Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Motivasi Kerja dan Kepemimpinan terhadap Kinerja Karyawan dengan Stres Kerja sebagai Variabel Mediasi Indira Salsabilla; Recky Recky; Andhika Mochamad Siddiq; Gurawan Dayona Ismail
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11923

Abstract

Eksplorasi ini bermaksud menginvestigasi dampak dorongan profesional serta gaya manajerial terhadap capaian output staf, dengan memosisikan tekanan psikologis okupasional sebagai perantara pada entitas PT Inbisco Niagatama Semesta. Keberhasilan korporasi sangat berlandaskan pada efektivitas kerja personalia. Stimulasi internal yang kuat serta arahan atasan yang mumpuni memiliki korelasi linear dalam eskalasi produktivitas, sementara beban psikis yang melampaui batas memiliki tendensi destruktif bagi efisiensi operasional. Metodologi berbasis angka diimplementasikan melalui skema survei lapangan terhadap seratus individu di PT Inbisco Niagatama Semesta. Melalui implementasi teknik sampling jenuh, seluruh unit dalam semesta populasi dikonversi menjadi sumber data utama yang diukur mempergunakan instrumen berskala Likert pentadik. Adapun prosedur inferensi statistik dioperasikan dalam kerangka kerja Structural Equation Modeling berpendekatan Partial Least Square (SEM-PLS) dengan mengeksploitasi kapabilitas perangkat lunak SmartPLS 4. Konstruk penelitian ini mengonfigurasikan motivasi serta kepemimpinan sebagai faktor eksogen, ketegangan mental sebagai penghubung, dan efektivitas kerja pegawai sebagai variabel endogen. Proyeksi temuan mengindikasikan adanya signifikansi positif antara antusiasme kerja maupun pola kepemimpinan terhadap derajat luaran karyawan, di mana stres okupasional berperan sebagai jembatan dalam hubungan tersebut. Secara akademik, kajian ini dihajatkan mampu memperkaya khazanah literatur manajemen talenta, sekaligus menjadi basis argumentatif bagi organisasi dalam merumuskan strategi penguatan produktivitas melalui optimasi insentif psikologis, kemapanan manajerial, serta mitigasi tekanan kerja yang sistematis.
Pengaruh Konten Digital serta Iklan terhadap Brand Awareness pada Instagram Sate Koja Hilman Fauzan; Ridho Riadi Akbar; Andhika Mochamad Siddiq
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12184

Abstract

Kajian dilakukan guna  menganalisis dampaknya konten digital juga iklan pada  brand awareness pada Instagram Sate Koja. Rancangan penelitian menerapkan metode numerik melalui pendekatan deskriptif dan pembuktian. Pendekatan tersebut digunakan untuk menggambarkan kondisi setiap variabel penelitian sekaligus menguji hubungan antara konten digital, iklan, dan brand awareness pada objek yang diteliti. Sebanyak 100 orang yang mengetahui atau pernah memperoleh informasi tentang Sate Koja dari Instagram ditetapkan sebagai responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert. Kuesioner disusun berdasarkan indikator pada masing-masing variabel sehingga dapat menggambarkan persepsi responden terhadap aktivitas pemasaran yang dilakukan melalui Instagram Sate Koja. Pengolahan data dengan IBM SPSS mencakup pengujian validitas dan reliabilitas, kajian deskriptif, pemeriksaan asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, koefisien hubunganya, koefisien determinasi, dilakukan uji parsial (uji t), serta pemeriksaan bersamaan (diuji F)Temuan deskriptif menempatkan konten digital, iklan, dan brand awareness di dalam kategori baik. Secara parsial, uji t membuktikan bahwasannya konten digital maupun iklan memberikan dampak yang menguntungkan dan bermakna terhadap brand awareness. Pengujian simultan melalui uji F juga memperlihatkan bahwasannya kedua faktor tersebut secara serentak memberikan dampak terhadap brand awareness. Instagram Sate Koja secara signifikan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan konten yang relevan dan didukung oleh aktivitas iklan mampu memperkuat tingkat pengenalan merek di kalangan audiens Instagram. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi konten digital yang menarik dan aktivitas periklanan yang tepat berperan dalam meningkatkan pengenalan merek di kalangan pengguna Instagram. Nilai koefisien determinasi 0,847 berarti konten digital dan iklan menerangkan 84,7% variasi brand awareness, sedangkan 15,3% lainnya diuraikan oleh unsur lain di luar kajian.
Pengaruh Kompetensi dan Pelatihan terhadap Kinerja Petugas Penindakan Kepabeanan dan Cukai di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Purwakarta Raden Andhika Rahman; Arie Hendra Saputro; Andhika Mochamad Siddiq; Ridlwan Muttaqin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12680

Abstract

Efektivitas pengawasan lalu lintas barang, pencegahan pelanggaran, dan pemenuhan ketentuan kepabeanan serta cukai sangat dipengaruhi oleh kinerja petugas penindakan. Variasi dan kerumitan pola pelanggaran mengharuskan petugas menguasai kompetensi yang sesuai serta mengikuti pelatihan yang berorientasi pada kebutuhan operasional. Studi ini menguji keterkaitan kompetensi dan pelatihan dengan kinerja petugas, baik secara individual maupun secara bersama-sama. Penelitian menerapkan desain kuantitatif eksplanatori dengan total sampling terhadap 35 responden. Data diperoleh melalui kuesioner berskala Likert 1–5, kemudian diolah menggunakan regresi linear berganda. Prosedur analisis mencakup statistik deskriptif, pengujian validitas dan reliabilitas, pemeriksaan asumsi klasik, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Nilai corrected item-total correlation seluruh indikator berada pada kisaran 0,610–0,858, sedangkan Cronbach’s alpha berkisar antara 0,883 dan 0,921. Hasil estimasi memperlihatkan bahwa kompetensi berkorelasi positif dan signifikan dengan kinerja (B=0,447; t=4,433; p<0,001). Pelatihan juga menunjukkan hubungan positif dan signifikan (B=0,642; t=4,863; p<0,001). Secara simultan, kedua prediktor tersebut signifikan dalam menjelaskan kinerja (F=30,720; p<0,001), dengan R² sebesar 0,658. Secara relatif, kontribusi pelatihan sedikit lebih besar, meskipun dampaknya tetap ditentukan oleh relevansi materi, pendekatan pembelajaran yang aplikatif, kesetaraan akses, kecukupan fasilitas, dan keberhasilan penerapan hasil pelatihan di tempat kerja. Atas dasar temuan tersebut, penelitian mengusulkan pemetaan kompetensi berdasarkan jabatan, pelatihan berbasis skenario, evaluasi setelah pelatihan, serta integrasi pengembangan sumber daya manusia dengan indikator kinerja operasional.
PENGARUH STRATEGI RETENSI KARYAWAN TERHADAP TURNOVER KARYAWAN DENGAN LOYALITAS KARYAWAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PT. BUMANIK Tammy Putra Ramdhany; Recky Recky; Andhika Mochamad Siddiq; Kartika Nuradina; Prinska Damara Sastri
Jurnal Daya Saing Vol. 12 No. 2 (2026): JURNAL DAYA SAING (JDS)
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/dayasaing.v12i2.2969

Abstract

This study focuses on evaluating the impact of employee retention strategies on employee turnover, with employee loyalty serving as a mediating variable at PT Bumanik. The research employed a quantitative explanatory approach. The sample consisted of 120 active employees selected using a purposive sampling technique. Data were collected through a questionnaire using a five-point Likert scale and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS software. The findings indicate that employee retention strategies have a positive and significant effect on employee loyalty. Conversely, both employee loyalty and employee retention strategies have a negative and significant effect on employee turnover. The mediation analysis confirms that employee loyalty significantly mediates the relationship between employee retention strategies and employee turnover. Overall, the implementation of effective employee retention strategies has been proven to enhance employee loyalty while simultaneously reducing turnover at PT Bumanik.
PERAN MEDIASI KOMUNIKASI ORGANISASI DALAM HUBUNGAN CHANGE READINESS DAN KINERJA OPERASIONAL (STUDI KASUS: BANDARA HUSEIN SASTRANEGARA BANDUNG) Purnama Safril Hudya; Recky Recky; Gurawan Dayona Ismail; Andhika Mochamad Siddiq; Kartika Nuradina
Jurnal Daya Saing Vol. 12 No. 2 (2026): JURNAL DAYA SAING (JDS)
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/dayasaing.v12i2.3021

Abstract

The success of transformation in the airport sector depends not only on the readiness of human resources but also on how effectively communication functions across organizational units. This study focuses on Husein Sastranegara Airport, Bandung, to investigate whether Organizational Communication serves as a bridge (mediator) between Employee Change Readiness and Operational Performance. Employing a quantitative explanatory research design, the study involved the entire population of 65 employees using a total sampling technique. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM), a variance-based structural equation modeling approach, through SmartPLS version 4. Of the five hypotheses tested, two significant relationships were identified: change readiness positively influences communication effectiveness, and communication effectiveness positively influences operational performance. However, the direct relationship between change readiness and operational performance was found to be insignificant. Furthermore, mediation analysis confirmed that organizational communication acts as a significant mediator, indicating that employee readiness for change contributes to operational performance only when supported by an effective organizational communication system
PENGARUH PELATIHAN, MOTIVASI KERJA, DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI KLINIK PRATAMA X Salsabila Desindria; Recky Recky; Andhika Mochamad Siddiq; Kartika Nuradina
Jurnal Daya Saing Vol. 12 No. 2 (2026): JURNAL DAYA SAING (JDS)
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/dayasaing.v12i2.3022

Abstract

The goal of this study is to “investigate the impact of training, work motivation, and compensation on employee performance at Klinik Pratama X”. This study uses a “quantitative method with an associative approach”. The sample group consists of 59 employees at Klinik Pratama X, and the full population was chosen as the sample using a saturation sampling method. Data were gathered by a “questionnaire and analyzed using SPSS Version 25 with multiple linear regression”. Before hypothesis testing, the data were checked for validity, reliability, and classical assumptions. The study's findings reveal that “training had no positive or significant influence on employee performance, with a significance level of 0.734”. Conversely, “job motivation and compensation have positive and substantial effects on employee performance, with p-values of 0.018 and 0.000, respectively”. At the same time, “training, work motivation, and salary all have a substantial effect on employee performance, with a p-value of 0.000, The coefficient of determination (R²) of 0.471 shows that these three variables account for 47.1% of the variation in employee performance, with the remaining 52.9% impacted by other factors”.