Claim Missing Document
Check
Articles

The Influence of Work Discipline and Motivation on Job Satisfaction in Public Transportation Companies in Bandung City Apina Auliya; Andhika Mochamad Siddiq; Ridlwan Muttaqin
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 12 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v12i1.6204

Abstract

This study's backdrop is a decrease in staff attendance and a rise in tardiness., which indicate the existence of job satisfaction problems. Job satisfaction refers to the supportive or unsupportive feelings experienced by employees in carrying out their work, both in relation to their tasks and their personal conditions (Mangkunegara, 2017). The purpose of this research is to examine and examine the effect of work discipline and motivation on job satisfaction at a public transportation company in Bandung City. The population of this study consists of 70 employees. A quantitative technique is used as the research methodology, using information gathered by distributing surveys to all employees as research respondents. The study's results indicate that all variables are classified at a low level It seems from the results of the partial test that work discipline has a favorable influence on job satisfaction, although this effect is not statistically significant. Meanwhile, motivation has a positive and significant effect on job satisfaction. Simultaneously, work discipline and motivation have a positive and significant effect on employee job satisfaction. In light of these findings, one may deduce that the levels of job satisfaction, work discipline, and employee motivation at the public transportation company in Bandung City are in the low category. Therefore, efforts to enhance employee job satisfaction should focus on strengthening work motivation, accompanied by continuous improvements in work discipline.
Pengaruh Motivasi, Kedisiplinan dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai di Perusahaan CV. HD Trijaya Abadi. Nursyfa, Hasna; Siddiq, Andhika Mochamad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi, kedisiplinan, dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai di CV HD Trijaya Abadi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh pegawai perusahaan yang berjumlah 35 orang dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian disusun berdasarkan indikator motivasi, kedisiplinan, kepuasan kerja, dan kinerja pegawai yang diukur menggunakan skala Likert lima poin. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan motivasi, kedisiplinan, dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Namun secara parsial, hanya kepuasan kerja yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan motivasi dan kedisiplinan tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara individual. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa 63,9% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja pegawai lebih efektif dilakukan melalui peningkatan kepuasan kerja secara berkelanjutan, dengan tetap didukung pengelolaan motivasi dan kedisiplinan yang konsisten dalam lingkungan kerja perusahaan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan implikasi praktis bagi manajemen dalam merumuskan kebijakan sumber daya manusia yang lebih terarah dan berorientasi pada peningkatan kinerja.
Pengaruh Motivasi Kerja, Kompetensi Karyawan dan Disiplin Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT XYZ Juliawati, Sindy; Siddiq, Andhika Mochamad; Saputro, Arie Hendra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6269

Abstract

Sumber daya manusia (SDM) yang efektif merupakan elemen krusial dalam mencapai target organisasi. SDM berkualitas unggul yang dapat menghasilkan hasil kerja sesuai dengan visi yang telah ditentukan menjadi kunci utama dalam merealisasikan tujuan perusahaan. Diperlukan tenaga kerja yang ahli dan mampu menyesuaikan diri dengan cepat terhadap perubahan kondisi kerja. Salah satu aspek vital dalam hal ini adalah tingkat kepuasan karyawan terhadap pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak motivasi kerja, kemampuan profesional, dan kedisiplinan kerja pada kepuasan karyawan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Pengumpulan data dilakukan melalui distribusi angket kepada 35 partisipan. Teknik analisis melibatkan pengujian validitas, pengujian reliabilitas, analisis deskriptif, pengujian asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak SPSS. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa motivasi kerja, kemampuan profesional, dan kedisiplinan kerja secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Secara individual, hanya kemampuan profesional dan kedisiplinan kerja yang menunjukkan dampak signifikan, sedangkan motivasi kerja tidak memberikan pengaruh yang bermakna. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,537 menunjukkan bahwa ketiga variabel bebas tersebut dapat menjelaskan 53,7% variasi dalam kepuasan kerja karyawan, dengan sisa variasi dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Implikasi penelitian menyarankan bahwa perusahaan harus lebih menekankan upaya untuk meningkatkan kemampuan profesional dan kedisiplinan kerja karyawan sebagai strategi untuk menaikkan tingkat kepuasan kerja.
Optimizing The Financial Domain With Robotic Process Automation: Invoice Data Extraction Andre Suryaningprang; Yoyo Sudaryo; Riyandi Nur Sumawidjaja; Andhika Mochamad Siddiq; Dedi Supiyadi
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen Vol. 11 No. 1 (2025): JABM, Vol. 11 No. 1, January 2025
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.11.1.255

Abstract

Background: The industrialization process has led to the automation of business processes with the goal of economic efficiency. This research was conducted at a trading company that requires an effective administrative process with time efficiency. So this need becomes a reason for the need for technology. Currently, a new technology has emerged that will revolutionize how humans work in companies, namely Robotic Process Automation.Purpose: This study focuses on first, proposing a model in the scope of financial domain, especially in invoice processing and reconciliation. Second, proposing an RPA solution using UI Path which can be used to improve invoice processing and reconciliation processes. Design: This study uses the Design Science Research (DSR) methodology, so that the research object is the framework of the design itself. There are several steps taken to build RPA, namely (1) Problem Analysis and Motivation, (2) Determining Solution Goals, (3) Designing and Developing Solutions (4) performance evaluation. From the research, the results show that RPA performance has met expectations in terms of: speed.Finding/ Result: The findings of this study indicate that there are limitations in implementation due to variations in invoice formats across different companies. As a result, there is a need for ongoing adjustments and regular updates to the system and hardware to accommodate changes in invoice formats and business processes of each company.Conclusion: According to the study's findings it was concluded that RPA model has a good performance and has already met the side's expectations in terms of speed.Originality/ value (state of the art): The use of Robotic Process Automation (RPA) in financial processes, notably invoice data extraction, is a cutting-edge technology that improves financial efficiency and accuracy. This study, conducted on an Indonesian trading organization, reveals how RPA may be used to streamline financial workflows by automating repetitive, time-consuming procedures, minimizing human error, and enhancing data management processes. Keywords: financial domain, robotic process automation, Design Science Research (DSR), data management, invoice formats
Pengaruh Fitur Bargaining dan Kepercayaan terhadap Kepuasan Pengguna Aplikasi InDrive di Kalangan Mahasiswa Kota Bandung Patrick Cannavaro Hanas; Ridho Riadi Akbar; Andhika Mochamad Siddiq
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 1 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan layanan transportasi berbasis aplikasi mendorong munculnya fitur interaktif yang memberi keleluasaan bagi pengguna dalam menentukan nilai transaksi. InDrive menawarkan mekanisme bargaining yang memungkinkan negosiasi tarif antara pengguna dan pengemudi. Selain itu, kepercayaan menjadi faktor kunci dalam membentuk rasa aman, kenyamanan, dan keberlanjutan penggunaan layanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh fitur bargaining dan kepercayaan terhadap kepuasan pengguna aplikasi InDrive pada mahasiswa di Kota Bandung. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-verifikatif. Data diperoleh melalui kuesioner kepada 100 responden yang memenuhi kriteria purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan uji kualitas data, uji asumsi klasik, serta regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur bargaining dan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini mengindikasikan bahwa optimalisasi mekanisme tawar-menawar yang transparan serta penguatan kepercayaan pengguna berperan penting dalam meningkatkan kualitas layanan InDrive.
Pengaruh Beban Kerja dan Stres Kerja terhadap Burnout Pada Pegawai Salah Satu Instansi Pemerintah di Kota Bandung Farhan Nurkholis Sabiq; Andhika Mochamad Siddiq; Arie Hendra Saputro
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7185

Abstract

The growing incidence of employee overtime, particularly involving prolonged working hours, has become an important organizational concern because insufficient recovery opportunities may contribute to both physical and psychological exhaustion. Against this background, the present study examined the levels of burnout, workload, and work stress, while also evaluating the effects of workload and work stress on burnout among employees of a government institution in Bandung. A quantitative approach was employed by collecting questionnaire responses from 100 employees. The research data were processed using multiple linear regression analysis. The findings revealed that burnout, workload, and work stress were generally classified as moderately high. Regression testing further demonstrated that workload and work stress each had a positive and statistically significant relationship with burnout (p < 0.05). When analyzed simultaneously, both independent variables also exhibited a significant combined contribution to burnout. The regression model produced an Adjusted R Square value of 0.735, indicating that workload and work stress accounted for 73.5% of the variation in burnout, whereas the remaining 26.5% was associated with variables not incorporated into the present study. Overall, the findings suggest that increases in workload and work stress are likely to be accompanied by higher levels of employee burnout. These results highlight the importance of implementing balanced workload allocation and comprehensive work stress management initiatives to reduce the likelihood of burnout while promoting a healthier and more productive workplace.
PENGARUH KEADILAN ORGANISASI, DISIPLIN KERJA, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA PT. MULTI JASA CONSULTANT BANDUNG Tintin Hesti Meilani; Andhika Mochamad Siddiq
Jurnal Ekonomi Bisnis Kompetif Vol 4 No 3 (2025): aktor Penentu Minat Pembelian, Kinerja Karyawan, dan Pengelolaan Hubungan Pelangg
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/bisniskompetif.v4i3.2673

Abstract

Abstract This study aims to analyze the influence of organizational fairness, work discipline, and work motivation on employee job satisfaction at PT Multi Jasa Consultant Bandung. Using a quantitative approach with descriptive and verifiable methods, data was collected from respondents through questionnaires. The results of the partial testing showed that organizational fairness and work discipline had a positive and significant impact on improving job satisfaction. In contrast, work motivation was found to have no significant effect on job satisfaction in this research model. Simultaneously, the three independent variables were proven to affect job satisfaction with a significance value of 0.0025. A determination coefficient value (R2) of 0.418 indicates that 41.8% of the variation in job satisfaction can be explained by these three variables, while the rest is influenced by other factors outside the scope of this study. Keywords: Organizational Fairness, Work Discipline, Work Motivation, Job Satisfaction Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keadilan organisasi, disiplin kerja, dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Multi Jasa Consultant Bandung. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif, data dikumpulkan dari responden melalui kuesioner. Hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa keadilan organisasi dan disiplin kerja memiliki dampak positif dan signifikan dalam meningkatkan kepuasan kerja. Sebaliknya, motivasi kerja ditemukan tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dalam model penelitian ini. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut terbukti memengaruhi kepuasan kerja dengan nilai signifikansi 0,0025. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,418 mengindikasikan bahwa sebesar 41,8% variasi kepuasan kerja dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar lingkup kajian ini. Kata kunci: Keadilan Organisasi, Disiplin Kerja, Motivasi Kerja, Kepuasan Kerja
Pengaruh Beban Kerja, Work Life Balance, dan Employee Engagement terhadap Kepuasan Kerja: Penelitian Kuantitatif pada karyawan di Perusahaan Asuransi Tenaga Kerja Bandung Maudhy Rahmawati Hartono Putri; Ridlwan Muttaqin; Andhika Mochamad Siddiq
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9461

Abstract

Studi ini dirancang untuk mengukur sejauh mana beban kerja, work life balance serta employee engagement, memberikan dampak terhadap tingkat kepuasan kerja karyawan di Perusahaan Asuransi Tenaga Kerja Bandung. Latar belakang penelitian ini berawal dari tingginya tekanan operasional yang dialami karyawan, di mana sepanjang tahun 2025 terdapat 79.472 klaim yang harus diselesaikan oleh 36 karyawan, atau setara 184 kasus per orang setiap bulannya. Selain itu, setiap karyawan juga bertanggung jawab mengelola 73.565 peserta kelolaan secara bersamaan. Tingginya tekanan kerja tersebut berdampak pada meningkatnya angka absensi karyawan yang rata-rata mencapai 10,19% per bulan. Kondisi tersebut membuat work life balance karyawan terganggu dan employee engagement melemah, yang pada akhirnya berpotensi menurunkan kepuasan kerja. Dengan memanfaatkan total sampling, seluruh 36 karyawan diikutsertakan dalam penelitian ini, yang memanfaatkan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-verifikatif. Dengan mempergunakan SPSS, penulis melaksanakan beberapa analisa terhadap data yang terkumpul. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang dilengkapi dengan observasi lapangan, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen internal perusahaan. Pengujian instrumen mencakup uji validitas (Pearson) dan reliabilitas (Cronbach’s Alpha), serta empat uji asumsi klasik sebelum dilakukan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja (t=−0,878; p=0,387), sementara work life balance (t=4,246; p=0,000) dan employee engagement (t=4,934; p=0,000) masing-masing berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dengan kontribusi sebesar 47,6% (F=9,680; p=0,000; R²=0,476). Temuan ini mengindikasikan bahwa manajemen perlu memprioritaskan peningkatan work life balance dan penguatan employee engagement sebagai strategi utama meningkatkan kepuasan kerja karyawan.
Pengaruh Disiplin dan Motivasi terhadap Komitmen Organisasi pada Unit Pelayanan Publik Cimahi Ramlan Septiandi Kurnia; Andhika Mochamad Siddiq; Ridlwan Muttaqin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10124

Abstract

Komitmen organisasi pegawai menjadi isu krusial bagi keberlangsungan pelayanan publik, terutama ketika data kehadiran mengindikasikan lemahnya keterikatan pegawai terhadap institusi. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji sejauh mana disiplin kerja dan motivasi kerja mampu memengaruhi komitmen organisasi pegawai di Unit Pelayanan Publik (UPP) Cimahi. Metode dalam penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-verifikatif. Data dikumpulkan lewat kuesioner berskala Likert lima poin yang dibagikan kepada seluruh 50 pegawai sebagai responden, menggunakan teknik total sampling. Dari hasil pengolahan data menggunakan analisis regresi linier berganda, diperoleh persamaan Y = 8,848 + 0,759X1 + 0,174X2. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,832 menunjukkan bahwa kedua variabel bebas tersebut secara bersama-sama mampu menerangkan sebesar 83,2% dari keragaman komitmen organisasi pegawai. Pengujian secara parsial melalui uji-t memperlihatkan bahwa disiplin kerja (t = 3,302, Sig. = 0,002) maupun motivasi kerja (t = 4,358, Sig. = 0,000) sama-sama signifikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa masing-masing variabel memiliki pengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan komitmen organisasi karyawan. Adapun pengujian secara simultan melalui uji-F mengonfirmasi bahwa kedua variabel tersebut secara bersama-sama juga berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi (F = 116,004, Sig. = 0,000). Hasil ini menegaskan bahwa penguatan penegakan disiplin dan pengembangan program motivasi yang terencana dengan baik menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan komitmen pegawai, khususnya pada institusi yang bergerak di bidang pelayanan publik. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan komitmen organisasi memerlukan sinergi antara penegakan disiplin yang konsisten dan perancangan program motivasi kerja yang terstruktur, terutama pada unit pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Pengaruh Kompetensi, Pelatihan, dan Knowledge Management terhadap Kinerja Karyawan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) LPK MKS Feby Rahma Tiara; Recky Recky; Andhika Mochamad Siddiq; Kartika Nuradina
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11773

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan keterkaitan kompetensi, pelatihan, dan knowledge management dengan kinerja karyawan pada LSP LPK Mitra Kalyana Sejahtera. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei dan melibatkan seluruh 30 karyawan sebagai responden melalui teknik sensus. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert lima poin, kemudian dianalisis dengan regresi linear berganda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif terhadap kinerja dengan koefisien 0,312 dan nilai signifikansi 0,020. Pelatihan juga memberikan pengaruh positif dengan koefisien 0,271 dan nilai signifikansi 0,032. Sementara itu, knowledge management menghasilkan koefisien 0,361 dengan nilai signifikansi 0,005. Secara simultan, ketiga variabel membentuk model yang signifikan, ditunjukkan oleh nilai F sebesar 18,228 dan probabilitas kurang dari 0,001. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,678 mengindikasikan bahwa 67,8% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh kompetensi, pelatihan, dan knowledge management, sedangkan 32,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Perbandingan koefisien terstandarisasi menunjukkan bahwa kompetensi memberikan kontribusi relatif paling kuat, diikuti knowledge management dan pelatihan. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja memerlukan penguatan kapasitas individu, pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan operasional, serta sistem pengelolaan pengetahuan yang mampu menyimpan, membagikan, dan menerapkan informasi kerja secara efektif. Implikasi praktisnya adalah perlunya pemetaan kompetensi, evaluasi pascapelatihan, dan penguatan akses terhadap dokumen serta pengalaman kerja organisasi.