Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Work Life Balance, Lingkungan Kerja, dan Kedisiplinan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan CV. FA Chemical Salsha Billa Azhar Setiawan; Andhika Mochamad Siddiq
eCo-Buss Vol. 8 No. 1 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i1.2775

Abstract

Riset ini dimaksudkan untuk menganalisis pengaruh Work Life Balance, Lingkungan Kerja, dan Kedisiplinan Kerja pada Kepuasan Kerja karyawan pada CV. FA Chemical. Pendekatan kuantitatif dengan teknik sampel jenuh yang melibatkan seluruh populasi, yaitu 79 karyawan sebagai responden. Pengumpulan data melalui angket dan dianalisis dengan SPSS mempergunakan uji, seperti uji validitas, reliabilitas, regresi linear berganda, uji t, uji f, serta uji asumsi klasik. Work Life Balance dan Lingkungan Kerja berkontribusi positif dan signifikan pada Kepuasan Kerja, sementara Kedisiplinan Kerja tidak berkontribusi signifikan. Secara simultan, ketiga variabel memberikan kontribusi sebesar 86% pada variasi Kepuasan Kerja karyawan. Nilai R sebesar 0,927 menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara ketiga variabel independen dengan kepuasan kerja. Selain itu, nilai Durbin-Watson sebesar 1,934 menandakan tidak adanya autokorelasi, sehingga model regresi layak dipergunakan. Keseimbangan yang baik antara kehidupan pribadi dan pekerjaan serta lingkungan kerja yang nyaman menjadi faktor utama dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Di sisi lain, meskipun kedisiplinan diperlukan untuk kelancaran operasional perusahaan, pengaruhnya terhadap tingkat kepuasan kerja tidak signifikan. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk lebih mengutamakan peningkatan Work Life Balance dan menciptakan lingkungan kerja yang mendukung guna meningkatkan kepuasan serta produktivitas karyawan secara menyeluruh.
PENGARUH REWARD TERHADAP MOTIVASI DAN DAMPAKNYA PADA PERUMDA TIRTA RAHARJA KABUPATEN BANDUNG Andhika Mochamad Siddiq
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Selodang Mayang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v12i1.560

Abstract

This study aims to reveal whether Rewards can be a variable that controls employee satisfaction through work motivation. Rewards themselves are something that is highly anticipated and sought after by employees and are used by many organizations to increase work motivation and job satisfaction. Various research results have shown that rewards directly and indirectly affect job satisfaction through work motivation. There are 100 employees of PERUMDA Tirta Raharja Bandung Regency who became the sample in this study. This number was obtained using the Slovin technique with a margin of error of 5%. Path Analysis techniques are used to reveal the magnitude of the direct and indirect effects of this research model, as well as determine a more effective path to increase Employee Job Satisfaction. The t-test and the Sobel test are used to test the hypothesis of this study. The results of this study indicate that Rewards have a direct effect on Employee Job Satisfaction, as well as motivation that is able to mediate the indirect effect of Rewards on Employee Job Satisfaction. The results of the direct effect are higher than the indirect effect, so the most effective path used is the Direct Effect of Rewards on Job Satisfaction. Penelitian ini berutujuan unutk mengungkap apakah Reward bisa menjadi variabel yang mengontrol kepuasan pegawai melalui motivasi kerja. Reward sendiri merupakan sebuah hal yang sangat ditunggu dan dicari oleh pegawai yang memang digunakan oleh banyak organisasi untuk meningkatkan motivasi kerja dan kepusan kerja. Dalam berbagai hasil penelitian disebutkan bahwa Reward sendiri berpengaruh secara positif kepada kepuasan kerja secara langsung dan tidak langsung melalui motivasi kerja. Terdapat 100 Pegawai PERUMDA Tirta Raharja Kabupaten Bandung yang menjadi sampel dalam penelitian ini. Jumlah tersebut didapat menggunakan teknik slovin dengan margin error sebesar 5%. Teknik Analisis Jalur digunakan untuk mengungkap besaran pengaruh langsung dan tidak langsung dari model penelitian ini, serta menentukan jalur yang lebih efektif untuk meningkatkan Kepuasan Kerja Pegawai. Uji t dan Uji Sobel digunakan untuk menguji hipotesis dari penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Reward berpengaruh secara langsung terhadap Kepuasan Kerja Pegawai, begitupun motivasi yang mampu memediasi pengaruh tidak langsung dari Reward terhadap Kepuasan Kerja Pegawai. Hasil pengaruh langsung lebih tinggi daripada pengaruh tidak langsug, sehingga jalur yang paling efektif digunakan adalah Pengaruh Langsung dari Reward terhadap Kepuasan Kerja
The Influence of Work Discipline and Motivation on Job Satisfaction in Public Transportation Companies in Bandung City Apina Auliya; Andhika Mochamad Siddiq; Ridlwan Muttaqin
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 12 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v12i1.6204

Abstract

This study's backdrop is a decrease in staff attendance and a rise in tardiness., which indicate the existence of job satisfaction problems. Job satisfaction refers to the supportive or unsupportive feelings experienced by employees in carrying out their work, both in relation to their tasks and their personal conditions (Mangkunegara, 2017). The purpose of this research is to examine and examine the effect of work discipline and motivation on job satisfaction at a public transportation company in Bandung City. The population of this study consists of 70 employees. A quantitative technique is used as the research methodology, using information gathered by distributing surveys to all employees as research respondents. The study's results indicate that all variables are classified at a low level It seems from the results of the partial test that work discipline has a favorable influence on job satisfaction, although this effect is not statistically significant. Meanwhile, motivation has a positive and significant effect on job satisfaction. Simultaneously, work discipline and motivation have a positive and significant effect on employee job satisfaction. In light of these findings, one may deduce that the levels of job satisfaction, work discipline, and employee motivation at the public transportation company in Bandung City are in the low category. Therefore, efforts to enhance employee job satisfaction should focus on strengthening work motivation, accompanied by continuous improvements in work discipline.
Pengaruh Motivasi, Kedisiplinan dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai di Perusahaan CV. HD Trijaya Abadi. Nursyfa, Hasna; Siddiq, Andhika Mochamad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi, kedisiplinan, dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai di CV HD Trijaya Abadi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh pegawai perusahaan yang berjumlah 35 orang dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian disusun berdasarkan indikator motivasi, kedisiplinan, kepuasan kerja, dan kinerja pegawai yang diukur menggunakan skala Likert lima poin. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan motivasi, kedisiplinan, dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Namun secara parsial, hanya kepuasan kerja yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan motivasi dan kedisiplinan tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara individual. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa 63,9% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja pegawai lebih efektif dilakukan melalui peningkatan kepuasan kerja secara berkelanjutan, dengan tetap didukung pengelolaan motivasi dan kedisiplinan yang konsisten dalam lingkungan kerja perusahaan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan implikasi praktis bagi manajemen dalam merumuskan kebijakan sumber daya manusia yang lebih terarah dan berorientasi pada peningkatan kinerja.
Pengaruh Motivasi Kerja, Kompetensi Karyawan dan Disiplin Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT XYZ Juliawati, Sindy; Siddiq, Andhika Mochamad; Saputro, Arie Hendra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6269

Abstract

Sumber daya manusia (SDM) yang efektif merupakan elemen krusial dalam mencapai target organisasi. SDM berkualitas unggul yang dapat menghasilkan hasil kerja sesuai dengan visi yang telah ditentukan menjadi kunci utama dalam merealisasikan tujuan perusahaan. Diperlukan tenaga kerja yang ahli dan mampu menyesuaikan diri dengan cepat terhadap perubahan kondisi kerja. Salah satu aspek vital dalam hal ini adalah tingkat kepuasan karyawan terhadap pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak motivasi kerja, kemampuan profesional, dan kedisiplinan kerja pada kepuasan karyawan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Pengumpulan data dilakukan melalui distribusi angket kepada 35 partisipan. Teknik analisis melibatkan pengujian validitas, pengujian reliabilitas, analisis deskriptif, pengujian asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak SPSS. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa motivasi kerja, kemampuan profesional, dan kedisiplinan kerja secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Secara individual, hanya kemampuan profesional dan kedisiplinan kerja yang menunjukkan dampak signifikan, sedangkan motivasi kerja tidak memberikan pengaruh yang bermakna. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,537 menunjukkan bahwa ketiga variabel bebas tersebut dapat menjelaskan 53,7% variasi dalam kepuasan kerja karyawan, dengan sisa variasi dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Implikasi penelitian menyarankan bahwa perusahaan harus lebih menekankan upaya untuk meningkatkan kemampuan profesional dan kedisiplinan kerja karyawan sebagai strategi untuk menaikkan tingkat kepuasan kerja.
Optimizing The Financial Domain With Robotic Process Automation: Invoice Data Extraction Andre Suryaningprang; Yoyo Sudaryo; Riyandi Nur Sumawidjaja; Andhika Mochamad Siddiq; Dedi Supiyadi
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen Vol. 11 No. 1 (2025): JABM, Vol. 11 No. 1, Januari 2025
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.11.1.255

Abstract

Background: The industrialization process has led to the automation of business processes with the goal of economic efficiency. This research was conducted at a trading company that requires an effective administrative process with time efficiency. So this need becomes a reason for the need for technology. Currently, a new technology has emerged that will revolutionize how humans work in companies, namely Robotic Process Automation.Purpose: This study focuses on first, proposing a model in the scope of financial domain, especially in invoice processing and reconciliation. Second, proposing an RPA solution using UI Path which can be used to improve invoice processing and reconciliation processes. Design: This study uses the Design Science Research (DSR) methodology, so that the research object is the framework of the design itself. There are several steps taken to build RPA, namely (1) Problem Analysis and Motivation, (2) Determining Solution Goals, (3) Designing and Developing Solutions (4) performance evaluation. From the research, the results show that RPA performance has met expectations in terms of: speed.Finding/ Result: The findings of this study indicate that there are limitations in implementation due to variations in invoice formats across different companies. As a result, there is a need for ongoing adjustments and regular updates to the system and hardware to accommodate changes in invoice formats and business processes of each company.Conclusion: According to the study's findings it was concluded that RPA model has a good performance and has already met the side's expectations in terms of speed.Originality/ value (state of the art): The use of Robotic Process Automation (RPA) in financial processes, notably invoice data extraction, is a cutting-edge technology that improves financial efficiency and accuracy. This study, conducted on an Indonesian trading organization, reveals how RPA may be used to streamline financial workflows by automating repetitive, time-consuming procedures, minimizing human error, and enhancing data management processes. Keywords: financial domain, robotic process automation, Design Science Research (DSR), data management, invoice formats
Green Accounting for Eco Friendly Bamboo Products in the "Virageawie" Community Group of Disabled People in Cimareme – West Bandung Regency Siddiq, Andhika Mochamad; Hamdani, Deni; Tawaqal, Rizki Surya
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 15, No 1 (2026): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v15i1.115021

Abstract

By incorporating green accounting into the manufacturing of eco-friendly bamboo-based goods, this community service initiative aims to increase the Difabel Virageawie Community's economic independence. The initiative was started in response to a number of issues that the community was facing, such as low use of digital marketing platforms, uneven product quality, lack of standardized production processes, and low financial literacy. The activity's primary goals were to improve participants' digital marketing abilities, increase their proficiency in financial records based on environmental principles, and create a more organized and sustainable bamboo production process. The techniques used included needs analysis, interactive training, hands-on workshops, mentoring, and the creation of digital tools that are accessible to people with disabilities. The creation of Standard Operating Procedures (SOPs), branding, digital marketing, and Green Accounting ideas were all covered in the course. The findings showed notable advancements: members' average income rose by 35%, their comprehension of financial reporting climbed by 63%, and their proficiency with digital marketing increased by 72%. In order to facilitate the advertising of digital products, an accessible website was also effectively created. All things considered, this initiative effectively improved the community's financial capacity, entrepreneurial ability, and sustainable economic practices. Keywords: Bamboo products; Digital Marketing; Disability Empowerment; Environmental sustainability; Green Accounting