Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

UJI ANTIOKSIDAN PADA EKSTRAK ETANOL RIMPANG KUNYIT (CURCUMA LONGA L.) MENGGUNAKAN METODE DPPH (2,2-DIFENIL-1-PIKRILHIDRAZIL) Muhammad Anwar, La Ode; Cindy Junita Romli
Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/vt055345

Abstract

Kunyit (Curcuma longa L.), sebagai tanaman obat tropis dari famili Zingiberaceae, memiliki potensi antioksidan yang tinggi melalui kandungan kurkumin dan turunannya. Aktivitas antioksidan ini berperan penting dalam melindungi tubuh dari radikal bebas, sehingga menarik perhatian dalam penelitian fitoterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antioksidan ekstrak kunyit menggunakan metode DPPH. Ekstrak etanol kunyit dengan konsentrasi 10, 15, dan 20 ppm dimana setiap seri konsentrasi diteteskan larutan DPPH sebanyak 1 mL. Setiap konsentrasi ekstrak diukur pada panjang gelombang 517 nm menggunakan alat spektrofotometri UV-Vis. Analiisi data menggunakan regresi linear untuk mendapatkan nilai IC50. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak kunyit memiliki nilai IC50 sebesar 3,203 µg/mL, yang dikategorikan sebagai aktivitas antioksidan sangat kuat (IC50 <50 µg/mL). Aktivitas antioksidan menunjukkan hubungan positif dengan peningkatan konsentrasi ekstrak. Ekstrak kunyit memiliki potensi antioksidan yang sangat kuat, mendukung penggunaannya sebagai agen antioksidan alami.
UJI ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA L.): STUDI KUALITATIF DAN KUANTITATIF Muhammad Anwar, La Ode; Rini Afifah Puspitawati; Asyafa Nursyahada; Retno Tri Anjani; Salma Nabila; Wiwin Try Ayu Rombe
Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/466rbk90

Abstract

Peningkatan paparan radikal bebas akibat gaya hidup modern menjadi ancaman serius bagi kesehatan manusia. Kerusakan sel akibat radikal bebas dapat memicu berbagai penyakit degeneratif. Daun sirsak (Annona muricata L.), dengan kandungan senyawa fitokimia yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa antioksidan dari ekstrak daun sirsak secara kualtitatif dan kuantitatif. Uji antioksidan daun sirsak ditentukan menggunakan metode KLT untuk uji kualitatif dan peredaman DPPH untuk uji kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan adanya fluoresensi pada lempeng KLT dengan panjang gelombang 254 nm dan 365 nm serta nilai IC50 sebesar 10 µg/mL. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa daun sirsak memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi, sehingga berpotensi menjadi sumber antioksidan alami.
Inhibitor CARDS Toxin sebagai Pengobatan Pnemonia pada Biji Jintan Hitam (Nigella sativa): CARDS Toxin Inhibitor as Pnemonia Treatment in Black Cumin Seed (Nigella sativa) Anwar, La Ode Muhammad; Pramestyani, Embriana Dinar; Adiwisastra, Nuzul Gyanata; Muslih, Hamdan Faisal; Romli, Cindy Junita; Jannah, Zam Zam Zainatul; Harahap, Kurnia Pebriyanti; Okhanza, Awanda Pramudita; Lestari, Sri
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 7 No. 3 (2025): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v7i3.2459

Abstract

CARDS toxin is a protein component that triggers pnemonia. The purpose of this research is to find out what compounds can inhibit CARDS toxin in black cumin seed compounds. CARDS toxin was downloaded on the PDB site with the code 4TLW. The control used is hydroxychloroquine compound. The docking results showed inhibition of CARDS toxin, namely quercetin 3-(6''''-feruloylglucosyl)-(1->2)-galactosyl-(1->2)-glucoside (-16.4 kcal/mol), gramisterol (-10.0 kcal/mol), taraxerol (-9.6 kcal/mol) and quercetin (-9.0 kcal/mol) compared to the control. SwissADME pharmacokinetic values showed that the compounds were lipophilic, namely gramisterol and taraxerol. Absorption values showed that only quercetin 3-(6''''-feruloylglucosyl)-(1->2)-galactosyl-(1->2)-glucoside and quercetin compounds had high absorption values while other compounds were still very low. Only quercetin compound inhibited CYP1A2. Bioavailability values of all compounds were more than 10%. All plant compounds are possible to be synthesized (range score 1-10). Keywords:          CARDS Toxin, Pnemonia, Mycoplasma pneumoniae   Abstrak CARDS toxin merupakan kompenen protein pencetus penyakit pnemonia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui senyawa apa saja yang mampu menghambat CARDS toxin pada senyawa biji jintan hitam. CARDS toxin diunduh pada situs PDB dengan kode 4TLW. Kontrol yang digunakan adalah senyawa hydroxychloroquine. Hasil docking menunjukan terdapat penghambatan CARDS toxin yaitu quercetin 3-(6''''-feruloylglucosyl)-(1->2)-galactosyl-(1->2)-glucoside (-16.4 kcal/mol), gramisterol (-10.0 kcal/mol), taraxerol (-9.6 kcal/mol) dan quercetin (-9.0 kcal/mol) dibanding dengan kontrol. Nilai farmakokinenik SwissADME menunjukan senyawa bersifat lipofilik yaitu gramisterol dan taraxerol. Nilai absorbsi menunjukan hanya senyawa quercetin 3-(6''''-feruloylglucosyl)-(1->2)-galactosyl-(1->2)-glucoside dan quercetin memiliki nilai absorbsi yang tinggi sedanggkan senyawa lain masih sangat rendah. Hanya senyawa quercetin yang menghambat CYP1A2. Nilai bioavabilitas semua senyawa lebih dari 10%. Semua senyawa tanaman memungkinkan untuk dapat disintesis (range score 1-10). Kata Kunci:         CARDS Toxin, Pnemonia, Mycoplasma pneumoniae
Modulatory Effects of Noni (Morinda citrifolia L.) Fruit Polysaccharide Syrup on IgG Production and T Cell Activity Anwar, La Ode Muhammad; Sasmito, Ediati; Rasydy, La Ode Akbar; Ismoyowati, Tri Wahyuni; Hashim, Salma Hilmy Rusydi; Siregar, Rohani; Hutagaol, Emmelia Kristina; Bratajaya, Cicilia Nony Ayuningsih; Sartika, Aprilina; Sanjaya, Dandi; Rohmah, Hajar Nur Fathur; Ximenes, Joao Manuel Correia
Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Vol. 17 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/biosaintifika.v17i2.26258

Abstract

Noni fruit containing polysaccharides, has the potential to be developed into pharmaceutical products such as SPF syrup. The content of noni fruit polysaccharides is known to increase the proliferation of T lymphocyte cells, the regulation of the immune system molecularly, especially with regard to antibodies (IgG), CD4+, and CD8+, is still not widely studied. The aim of this study was to assess the impact of SPF syrup on the modulation of immunoglobulin G (IgG) and T lymphocytes. The study was conducted on female Wistar rats aged 8-9 months, which were given SPF syrup orally at doses of 25, 50, and 100 mg/kgBB for 31 days. Mice were vaccinated against hepatitis B every week. Blood samples were taken on day 31 to measure IgG levels by the ELISA method and T cells (CD4+ and CD8+) by flow cytometry. The results showed that SPF administration had a significant effect on IgG levels (p<0.05), and there were no significant changes in T lymphocyte cells (CD4+, CD8+) (p>0.05). Histopathological examination showed that long-term induction of hepatitis B caused damage to the liver and kidney, but SPF did not affect the condition of these organs. SPF that contains polysaccharides can be an innovative component in immunostimulant formulations.
EDUKASI DAN PENYULUHAN PENYAKIT KRONIS DI DESA PASIR GOMBONG Nuzul Gyanata Adiwisastra; Embriana Dinar Pramestyani; Hilmy, Salma; Marselina; Masita Sari Dewi; La Ode Muhammad Anwar; Zuhrah Giatamah
Jurnal Medika Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Medika Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/3w370677

Abstract

Penyakit kronik merupakan penyakit dengan durasi yang lama, serta umumnya perkembangannya lambat. Penyakit kronis dapat menimbulkan dampak bagi kesehatan lansia, dalam hal ini kesehatan jiwa yaitu kecemasan. Kecemasan merupakan suatu perasaan dimana seseorang merasa tidak aman dan terancam atas suatu hal atau keadaan. Penyakit kronis yang mengalami peningkatan yang pertama  yaitu hipertensi naik dari 25,8% menjadi 34,1%, diabetes mellitus naik dari 6,9% menjadi 8,5%, prevalensi stroke naik dari 7% menjadi 10,9% dan penyakit gagal ginjal kronik naik dari 2% menjadi 3,8%. edukasi dan penyuluhan penyakit kronis merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian masyarakat dalam memberikan edukasi dan memberikan perhatian kepada masyarakat yang berada di Desa Pasir Gombong RT.01/RW.05. Metode pengabdian masyarakat dilakukan dengan interaksi langsung, melalui pemberian kuesioner berisi pertanyaan, materi presentasi dari narasumber, leaflet dan kuesioner lanjutan setelah peserta menerima edukasi mengenai penyakit kronis. Hasil analisa data nilai pre-test (39.6%) dan post-test (83.4%) telah terjadi meningkatan pemahaman Masyarakat terkait edukasi kesehatan penyakit kronik.  
EDUKASI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG RASIONALITAS PENGOBATAN HIPERTENSI DAN PENYAKIT PENYERTA DIABETES PADA MASYARAKAT DESA KARANG ASIH, CIKARANG UTARA Marselina; Audrie Agustini Widiawati; Fadly Agung Fatah; Aeni Kusno; Antih Puspita Dewi; Evellia Priastuti; Hanifah Ikka Salamah; Cyto Yudha Kurniawan; Eka Ayu Riyanto; Destie Elmi Mufidah; Masita Sari Dewi; Nuzul Gyanata Adiwisastra; La Ode Muhammad Anwar; Salma Hilmy Rusydi Hashim; Ulyati Ulfah; Ike Maya Permanasari; Rosiana; Mohammad Haikhal Ramadani
Jurnal Medika Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Medika Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/00mx9951

Abstract

Hipertensi dan diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis dengan angka kejadian yang tinggi di Indonesia serta berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak ditangani secara tepat. Salah satu faktor utama dalam pengelolaan penyakit ini adalah kepatuhan terhadap terapi pengobatan yang rasional. Namun demikian, pemahaman masyarakat mengenai pentingnya penggunaan obat secara tepat dan berkelanjutan masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai rasionalitas pengobatan hipertensi dan diabetes melitus di Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara. Penelitian menggunakan eksperimen dengan desain pretest-posttest terhadap 30 responden yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel secara mudah. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah pelaksanaan edukasi kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah diberikan edukasi. Sebelum edukasi dilaksanakan, sebanyak 76,7 % responden berada pada kategori pengetahuan yang rendah. Setelah pelaksanaan edukasi, sebanyak 46,7 % responden memiliki tingkat pengetahuan yang sangat baik, dan 33,3 % berada pada kategori pengetahuan yang baik. Hasil analisis statistik menggunakan uji Paired Samples t-test menunjukkan nilai p lebih kecil dari 0,05, yang menunjukkan bahwa edukasi kesehatan memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah edukasi kesehatan berperan penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengobatan yang rasional. Oleh karena itu, program edukasi serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif dalam pengendalian penyakit kronis.
EFEKTIVITAS TERAPI HERBAL QING FEI PAI DU TANG TERHADAP NYERI SENDI DENGAN DIAGNOSIS SINDROM LEMBAB-DINGIN (HAN SHI ZHENG) DI PUSAT TERAPI BSM JAKARTA Hilman Rama Pratama; Hari Iskandar Kang; Stefanus Aditya; La Ode Muhammad Anwar
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hilman Rama Pratama / 224110019 / 2025 / The Effectiveness of Qing Fei Pai Du Tang Herbal Therapy on Joint Pain with a Diagnosis of Cold-Damp Syndrome (Han Shi Zheng) at the BSM Therapy Center Jakarta / Dr. Hari Iskandar Kang, B.C.M., M.C.M. Joint pain that arises after COVID-19 infection is a common manifestation of post- COVID conditions, often referred to as Long COVID. In Traditional Chinese Medicine (TCM), this condition is classified as Han Shi Zheng (cold-damp syndrome), characterized by joint stiffness, severe pain, and worsening symptoms in cold or humid environments. Qing Fei Pai Du Tang (QFPDT) is a classical herbal formula traditionally used to expel cold-damp pathogens, promote the circulation of Qi and Xue (blood), and warm the meridians. This study aimed to evaluate the effectiveness of QFPDT in reducing joint pain among patients diagnosed with Han Shi Zheng. A quasi-experimental one-group pre–post test design was applied, involving 30 patients at the BSM Therapy Center in Jakarta. Participants received QFPDT at a dosage of 6 grams per day for seven consecutive days. Evaluations were conducted using the Visual Analogue Scale (VAS) for pain, structured interviews, and tongue observations before and after therapy. The results showed an average reduction of 3.1 points in VAS scores, with 80% of participants experiencing significant pain relief. Tongue color changes from pale or purple to pink indicated improved Qi circulation and a reduction in pathological dampness. No serious adverse effects were reported. These findings demonstrate that QFPDT is clinically effective as a supportive therapy for alleviating joint pain in patients with Han Shi Zheng.
Effects of Ginger Brown Sugar Decoction on Reducing Primary Dysmenorrhea Pain with Yang Deficiency Syndrome Setiyawati, Erna; Nando, Aryaprana; Khuril R, Muslihatin; Anwar, Laode Muhamad; Xaverius , Franciscus
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 8 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i8.52072

Abstract

Menstrual pain (dysmenorrhea) affects approximately 45–95% of women of reproductive age in Indonesia and may interfere with daily activities. Dysmenorrhea is a gynecological disorder caused by an imbalance of progesterone in the blood, leading to pain. In Traditional Chinese Medicine (TCM), dysmenorrhea is referred to as tongjing and is often associated with yang deficiency syndrome. Ginger and palm sugar decoction has natural warming, anti-inflammatory, and analgesic effects, making it suitable for treating cold-type menstrual pain based on TCM principles. Objective: To determine the effect of ginger and palm sugar decoction on reducing primary dysmenorrhea in adolescents with yang deficiency syndrome. Methods: A quantitative study using a single-group pretest-posttest design without a control group. A total of 20 adolescent girls aged 10–18 were given the decoction three times a day for two days. The study was conducted at Mitshaqul Ummah Islamic Boarding School, Cianjur Regency. Results: The average pain score decreased from 4.10 to 1.75 after intervention. The Paired Sample T-Test showed a t-value of 14.104 (df = 19) with a significance level of p < 0.001, indicating a statistically significant reduction in pain. A 50% decrease was also found in seven key indicators of yang deficiency symptoms, based on a TCM physical constitution questionnaire. Conclusion: Ginger and palm sugar decoction significantly reduces the severity of primary dysmenorrhea and alleviates symptoms of yang deficiency. These findings are consistent with TCM principles, which emphasize warming the body and strengthening yang energy to relieve pain.
Pengaruh Konsumsi Ziziphus Jujuba Terhadap Kelelahan Akut Pada Remaja Dengan Sindrom Defesiensi Qi di Ponpes Mitsaqul Ummah Supangkat, Embang; Nando, Aryaprana; Khuril R, Muslihatin; Anwar, Laode Muhamad; Xaverius, Franciscus
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelelahan akut pada remaja merupakan permasalahan yang kian meningkat, terutama pada lingkungan berasrama seperti pondok pesantren yang memiliki aktivitas padat. Dalam perspektif Pengobatan Tradisional Tiongkok (PTT), kondisi ini banyak dikaitkan dengan sindrom defisiensi Qi, yakni ketidakseimbangan energi vital tubuh. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh konsumsi Ziziphus jujuba (Angco) terhadap kelelahan akut pada remaja dengan sindrom defisiensi Qi di Pondok Pesantren Mitsaqul Ummah, Cianjur, serta menganalisis perubahan tingkat kelelahan dan efektivitasnya dalam konteks kehidupan pesantren.. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe one group pre-post test. Subjek penelitian berjumlah 20 remaja yang memenuhi kriteria sindrom defisiensi Qi. Intervensi berupa konsumsi Angco dalam bentuk seduhan sebanyak tiga kali sehari sebelum makan selama enam hari berturut-turut. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner skala konstitusi tubuh TCM. Teknik analisis data meliputi uji statistik deskriptif, uji normalitas (Shapiro-Wilk), uji homogenitas (Levene), serta uji hipotesis menggunakan paired sample t-test dan Wilcoxon Signed Rank Test untuk membandingkan tingkat kelelahan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan yang signifikan pada tingkat kelelahan setelah intervensi konsumsi Angco. Berdasarkan uji paired t-test, terdapat perbedaan yang bermakna antara skor pre-test dan post-test (p < 0.05), yang didukung pula oleh hasil uji Wilcoxon. Temuan ini menyimpulkan bahwa konsumsi  Ziziphus jujuba  efektif dalam mengurangi kelelahan akut pada remaja dengan sindrom defisiensi Qi. Oleh karena itu, Angco dapat dijadikan sebagai alternatif terapi herbal berbasis bukti yang aman, alami, dan sesuai dengan pendekatan PTT dalam konteks pendidikan berasrama.
Uji Antibakteri Deodorant Spray Ekstrak Terpurifikasi Kombinasi Daun Jambu Air dan Daun Mangga Wati, Isna; Hashim, Salma Hilmy Rusydi; Anwar, La Ode Muhammad; Adrianto, Madyo
Majalah Farmasetika Vol 10, No 5 (2025)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v10i5.66509

Abstract

Keringat berlebih dapat menyebabkan timbulnya bau badan karena berinteraksi dengan proses metabolisme bakteri di kulit seperti Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Daun jambu air (Syzygium aqueum) dan daun mangga (Mangifera indica L.) mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, fenol, tanin dan saponin yang dapat berfungsi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui zona penghambatan antibakteri pada ekstrak serta sediaan deodorant spray dengan ekstrak terpurifikasi kombinasi daun jambu air dan daun mangga pada perbandingan 1:1, 1:2, 2:1 dan formula sediaan deodorant spray dengan konsentrasi 5% (F1), 7,5% (F2), dan 10% (F3) melalui metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukan zona hambat ekstrak terhadap Staphylococcus aureus berurutan yaitu 8,24±0,09 mm, 12,34±0,12 mm, dan 10,31±0,06 mm dan pada Pseudomonas aeruginosa yaitu 7,25±0,15 mm, 8,36 ±0,13 mm, dan 7,36±1,00 mm. Zona hambat sediaan deodorant spray terhadap Staphylococcus aureus sebesar F1 10,32±0,09 mm, F2 11,64±0,10 mm, dan F3 13,70±0,09 mm, terhadap Pseudomonas aeruginosa yaitu F1 7,34±0,12 mm, F2 9,32±0,09 mm, dan F3 10,68±0,05 mm. Kesimpulan daya hambat ekstrak kombinasi terbaik pada 1:2 yaitu 8,36±0,13 dan 12,34±0,12 mm, dan deodorant spray pada formula F3 13,70±0,09 dan 10,68±0,05 dalam kategori kuat. 
Co-Authors Aditya, Stefanus Adrianto, Madyo Aeni Kusno Agus, dr.Henry AGUS, HENDRY AL-ZAHRI, DESI PERMATA Angela, Simbolon Rosa Antih Puspita Dewi Armi, Armi Asyafa Nursyahada Audrie Agustini Widiawati Ayu, Yennyka Dwi Bachtiar Yusuf Habibi Cahyati, Putri Cicilia Nony Ayuningsih Bratajaya Cindy Junita Romli Cyto Yudha Kurniawan Dandi Sanjaya Destie Elmi Mufidah Dewi Ratnasari Dewi Safitri Dewi, Masita Sari Ediati Sasmito Eka Ayu Riyanto Embriana Dinar Pramestyani Embriana Dinar Pramestyani Emmelia Kristina Hutagaol Evellia Priastuti Fadly Agung Fatah Ferry Ferdian Nugraha Ferry Ferdian Nugraha Giatama, Ns.Zuhrah Hanifah Ikka Salamah Harahap, Kurnia Pebriyanti Hari Iskandar Kang Hilman Rama Pratama Hilmy, Salma Husein, Alfi Ike Maya Permanasari Ismoyowati, Tri Wahyuni Jannah, Zam Zam Zainatul Jenny Adilla Jamtoputri Kadarisman Sofian Irawan Khuril R, Muslihatin Kibtiyah, Azzahro Koniasari, Koniasari Laela Pazri Lina Herida Pinem Lita Hasni Fatna Suri Margaretha Pandiangan Marselina Marselina Marselina Masita Sari Dewi Masita Sari Dewi Mesu, Maria Antonia Mia Latifah Milinda Hidayani Mohammad Haikhal Ramadani Muhammad Khoirul Umam Muslih, Hamdan Faisal Nando, Aryaprana Ningsih, Nur Afni Delvia Agria Nur Aliyah, Dwi Nurul Hikmah Nurul Nuzul Gyanata Adiwisastra Okhanza, Awanda Pramudita Pipit Romadhona Pramestyani, Embriana Dinar Putri Utami, Nur Rochma Rachmita, Anisa Rafadillah, Dea Putri Rasydy, La Ode Akbar Rendi Saputra Retno Tri Anjani Rini Afifah Puspitawati Rohmah, Hajar Nur Fathur Romadhona, Pipit Romli, Cindy Junita Rosa Angela Rosiana Rosiana Rusydi, Salma Hilmy Salma Hilmy Rusydi Hashim Salma Nabila Salsabila, Dyas Sartika, Aprilina Setiyawati, Erna Simbolon Simbolon Siregar, Rohani Sri Lestari Supangkat, Embang Susi Hartati Syamsiar, Syamsiar Ulfah, Ulyati Wati, Isna Widyawati, Audrie Agustini Wiwin Try Ayu Rombe Xaverius , Franciscus Xaverius, Franciscus Ximenes, Joao Manuel Correia Yana Setiawan Zuhrah Giatamah Zuhrah Giatamah