Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Membangun Percaya Diri Melalui Public Speaking Memberdayakan Wanita Buddhis Indonesia (WBI) Lampung Timur Widiyanto, Widiyanto; Seneru, Wistina; Kasrah, Rini; Dharma, Yudi; Kosasih, Ananda
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Inovasi kepada Masyarakat (PENAMAS) Vol. 3 No. 2 (2025): PENAMAS Juli 2025
Publisher : LPPM STIAB JINARAKKHITA LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60046/penamas.v3i2.176

Abstract

Public speaking adalah keterampilan penting yang dapat meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan berkomunikasi seseorang. Dalam konteks ibu-ibu anggota (WBI) Lampung Timur, banyak yang merasa kurang percaya diri berbicara di depan umum meskipun mereka memiliki peran penting dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Untuk mengatasi hambatan ini, kegiatan pengabdian masyarakat bertema "Membangun Percaya Diri melalui Public speaking" dirancang untuk memberdayakan mereka melalui pelatihan terstruktur. Metode pre-test dan post-test digunakan untuk mengukur peningkatan rasa percaya diri peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Alur penelitian mencakup identifikasi masalah, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi hasil. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan dan kepercayaan diri peserta, sehingga diharapkan mampu mendukung peran mereka dalam komunitas. Artikel ini membahas secara mendalam pendekatan, hasil, dan dampak kegiatan ini.
INTEGRATING BUDDHIST ETHICS AND SOCIAL HARMONY: A RELIGIOUS MODERATION FRAMEWORK INSPIRED BY THE NOBLE EIGHTFOLD PATH Widiyanto, Widiyanto; Yuliana, Euis Dewi; Burmansah, Burmansah
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 3 (2025): Vol. 2 No. 3 Edisi Juli 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i3.1206

Abstract

The purpose of this study is to describe how local factors through a Buddhist approach influence the practice of religious moderation in the village of Rajabasa Lama, Labuhan Ratu District, East Lampung Regency, Lampung Province. The primary focus of this research is on the role of Buddhists in internalizing and implementing the four main pillars of religious moderation, namely commitment to nationalism, tolerance, anti-violence, and appreciation of local culture in the life of the village community. This study uses a qualitative approach with a phenomenological method. Data collection techniques involve participatory observation, in-depth interviews, and documentation studies. According to Colaizzi, the research procedure refers to the seven stages of phenomenology, while informants were selected using purposive sampling techniques. Data are analyzed through pattern matching, explanation making, and time series analysis. The research results show that Buddhist communities in the village of Rajabasa Lama have successfully implemented religious moderation by integrating the values of the Hasta Arya Marga teachings in Buddhism and the principles of multiculturalism in social life. National commitment, a sense of tolerance, anti-violence, and appreciation for their local culture are reflected in inclusive attitudes, active tolerance, and participation in interfaith activities without creating exclusive boundaries. This moderation process is formed through the practice of wisdom, morality, and concentration expressed in peaceful, ethical, and dialogical social discourse, thus strengthening a harmonious collective identity.
Relief Borobudur: Catatan Visual Perjalanan Spiritual Laurent, Lieke; Riyanti, Fitri; Kassapa, Kassapa; Lestari, Sarah Ayu; Widiyanto, Widiyanto
Kajian dan Reviu Jinarakkhita: Jurnal Gerakan Semangat Buddhayana (Jinarakkhita Review & Studies: Journal of Buddhayana Spirit Movement) Vol 2 No 2 (2024): JGSB April-Oktober 2024
Publisher : LPPM STIAB JINARAKKHITA LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60046/jgsb.v2i2.125

Abstract

Borobudur Temple, Relief Borobudur is a Buddhist temple in Central Java, Indonesia, recognized as one of the most important world heritage sites. The temple is famous for its magnificent architecture and richly meaningful reliefs. Borobudur is not only a place of worship, but also a spiritual symbol of Buddhism and the path to enlightenment. The temple structure consists of ten levels, reflecting the three realms of Buddhism: Kamadhatu (the realm of lust), Rupadhatu (the realm of form), and ARupadhatu (the realm of formlessness). The reliefs on the temples reflect Buddhism and the life of the people in the past, including hunting stories and traditional arts. The Karmawibhanga, Jataka-Awadana, and Gandawyuha reliefs tell about moral teachings and the law of karma, which emphasizes the principle of cause and effect in human life. The temple acts as a means of information about the past, presenting a picture of social and cultural life. After being rediscovered by Sir Thomas Stamford Raffles in the 19th century, Borobudur has undergone repeated restoration to ensure its preservation. In 1991, UNESCO designated the place as a World Heritage Site. Apart from being an extraordinary work of art, Borobudur also teaches about morality, concentration, and wisdom, making it a spiritual place that blends art and philosophy.Borobudur, Kamadhatu, Rupadhatu, ARupadhatu.
PELATIHAN MENGAJAR DENGAN METODE ROLE PLAY BERBASIS PSIKODRAMA KEPADA TENAGA PENDIDIK SEKOLAH DASAR SWASTA PELOPOR DURI Sutawan, Komang; Widiyanto, Widiyanto; Susanto, Susanto; Priono, Priono; Sumarwan, Edi; Purwandoko, Edi
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Inovasi kepada Masyarakat (PENAMAS) Vol. 2 No. 1 (2024): PENAMAS Januari 2024
Publisher : LPPM STIAB JINARAKKHITA LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60046/penamas.v2i1.88

Abstract

Tujuan utama daripada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan mengajar dengan Metode Role Playing Berbasis Psikodrama Kepada Tenaga Pendidik Sekolah Dasar Swasta Pelopor Duri. Pemberian pelatihan secara virtual mengenai cara menjadi pendidik yang menggunakan psikodrama yang berlandaskan pada kegiatan eksplorasi tindakan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yakni melalui pendampingan menulis naskah drama dan praktik atau mendemonstrasikan metode role play. Hasilnya, tenaga pendidik mampu membuat naskah drama dan mampu menerapkan Metode Role Play Berbasis Psikodrama dalam kegiatan belajar mengajar, metode role play menjadi salah satu alternatif metode mengajar.
EDUCATIONAL COMMUNICATION MANAGEMENT IN ADDRESSING ALGORITHMIC BIAS AND PUBLIC TRUST CRISIS: DIGITAL LITERACY AND AI ETHICS STRATEGIES IN INDONESIA’S DIGITAL DEMOCRACY ERA Kusuma, Candra; Widiyanto, Widiyanto; Gautama, Sidartha Adi; Seneru, Wistina
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8901

Abstract

The rapid advancement of artificial intelligence in Indonesia’s digital democracy has precipitated algorithmic bias and a public trust crisis, necessitating robust educational strategies. This study investigates the role of educational communication management, digital literacy, and AI ethics in mitigating these challenges and restoring institutional credibility. Employing an explanatory quantitative approach with Structural Equation Modelling (SEM), the research analyzed data from 100 purposively selected students to test the relationships between communication governance, algorithmic perception, and trust. The results reveal that educational communication management significantly enhances decision-making effectiveness (?= 0.397$), while AI ethics significantly positively influences public trust (?= 0.298). Conversely, algorithmic bias was found to substantially impact decision-making dynamics (? = 0.414). Interestingly, digital literacy demonstrated a positive yet statistically non-significant direct effect on trust variables. The study concludes that educational communication management and AI ethics are pivotal pillars for modern educational governance. To address the trust crisis and algorithmic distortions, educational institutions must implement transparent communication strategies integrated with ethical AI principles, thereby fostering an inclusive and accountable digital information ecosystem. ABSTRAK Kemajuan pesat kecerdasan buatan dalam demokrasi digital Indonesia telah memicu bias algoritmik dan krisis kepercayaan publik, sehingga memerlukan strategi pendidikan yang kuat. Studi ini menyelidiki peran manajemen komunikasi pendidikan, literasi digital, dan etika AI dalam mengurangi tantangan ini dan memulihkan kredibilitas institusional. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif eksploratif dengan Pemodelan Persamaan Struktural (SEM), penelitian ini menganalisis data dari 100 mahasiswa yang dipilih secara purposif untuk menguji hubungan antara tata kelola komunikasi, persepsi algoritmik, dan kepercayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen komunikasi pendidikan secara signifikan meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan (?= 0,397), sedangkan etika AI secara signifikan berpengaruh positif terhadap kepercayaan publik (?= 0,298). Sebaliknya, bias algoritmik ditemukan berdampak substansial pada dinamika pengambilan keputusan (? = 0,414). Menariknya, literasi digital menunjukkan pengaruh langsung yang positif namun secara statistik tidak signifikan terhadap variabel kepercayaan. Studi ini menyimpulkan bahwa manajemen komunikasi pendidikan dan etika AI merupakan pilar penting bagi tata kelola pendidikan modern. Untuk mengatasi krisis kepercayaan dan distorsi algoritmik, lembaga pendidikan harus menerapkan strategi komunikasi transparan yang terintegrasi dengan prinsip-prinsip AI yang etis, sehingga mendorong ekosistem informasi digital yang inklusif dan akuntabel.  
Peningkatan Keterampilan UMKM melalui Pelatihan Pengolahan Keripik Pisang Varian Rasa di Desa Batu Agung Luwiha, Luwiha; Widiyanto, Widiyanto; Aprilianin Marwintaria Saputri, Vike; Ratna Sari, Dwi; Yudha Purnama, Trendi; Wartini, Sri
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Inovasi kepada Masyarakat (PENAMAS) Vol. 4 No. 1 (2026): PENAMAS Januari 2026
Publisher : LPPM STIAB JINARAKKHITA LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60046/penamas.v4i1.273

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah memiliki peran strategis dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama melalui pemanfaatan potensi lokal. Salah satu komoditas yang melimpah dan berpotensi dikembangkan adalah pisang, yang dapat diolah menjadi produk bernilai tambah seperti keripik pisang dengan inovasi berbagai varian rasa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu Wanita Buddhis Indonesia di Wihara Jaya Dipa, Desa Batu Agung, Kabupaten Lampung Selatan, dalam pengolahan keripik pisang lumer dengan berbagai varian rasa sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi, dengan pendekatan pretest dan posttest untuk mengukur perubahan pemahaman peserta. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan, meskipun peningkatan tersebut belum menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik. Secara kualitatif, kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan keterampilan praktis, antusiasme, serta motivasi peserta dalam mengembangkan usaha rumahan berbasis produk lokal. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan UMKM berbasis komunitas wihara berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat yang efektif, namun memerlukan pendampingan berkelanjutan agar dapat menghasilkan dampak ekonomi yang lebih optimal.