Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Jus Daun Katuk terhadap Peningkatan Jumlah ASI pada Ibu Nifas di Posyandu Desa Jangka Keutapang Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen Nurlaili, Nurlaili; Bukhari, Bukhari
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 1 (2024): J-BIKES JULI
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i1.110

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi esensial bagi bayi baru lahir. Namun, data World Health Organization (WHO) tahun 2022 menunjukkan cakupan ASI eksklusif global masih rendah, dengan 60% bayi tidak mendapatkan ASI. Produksi ASI yang sedikit menjadi kendala awal yang umum dihadapi ibu nifas. Konsumsi jus daun katuk (Sauropus androgynus) secara tradisional dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI karena kandungan nutrisinya seperti protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, serta vitamin A, B, dan C. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemberian jus daun katuk terhadap peningkatan volume ASI pada ibu nifas di Posyandu Desa Jangka Keutapang, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menggunakan desain Quasi-eksperimen one-group pretest-posttest dengan populasi seluruh ibu nifas di wilayah tersebut 12 orang. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Volume ASI diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi pemberian jus daun katuk. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya peningkatan signifikan volume ASI setelah pemberian jus daun katuk (nilai t = 2,803; p = 0,017). Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian jus daun katuk berpengaruh positif terhadap peningkatan volume ASI pada ibu nifas. Disarankan bagi ibu nifas untuk mempertimbangkan jus daun katuk sebagai alternatif alami untuk meningkatkan produksi ASI.
EFEKTIVITAS SENAM JANTUNG SEHAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI KOTA LHOKSEUMAWE Maulida Sari, Maulida Sari; Wahyuni, Liza; Bukhari
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 4 No 1 (2025): EDISI APRIL 2025
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v4i1.154

Abstract

Hipertensi dapat mengganggu aliran darah, merusak pembuluh darah, dan bahkan dapat menyebabkan penyakit degeneratif yang menyebabkan kematian. Seiring bertambahnya usia, tubuh kehilangan kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Senam jantung sehat adalah salah satu cara non farmakologis untuk mencegah hipertensi pada orang tua. Senam jantung sehat adalah jenis olahraga yang berfokus pada kemampuan jantung, gerakan otot besar, dan kelenturan sendi, serta upaya untuk memasukkan oksigen sebanyak mungkin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah senam jantung sehat dapat membantu menurunkan tekanan darah pada orang lanjut usia yang menderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dan desain studi kasus. Sebanyak 12 orang yang menderita hipertensi terdaftar di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Lhokseumawe sebagai responden. Senam jantung sehat, sphygmomanometer, dan lembar observasi adalah instrumen yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua pasien mengalami penurunan tekanan darah yang signifikan setelah melakukan senam jantung sehat dua kali seminggu, yang dilakukan pada pagi hari selama 20 hingga 40 menit. Diharapkan bahwa responden akan dapat melakukan senam jantung sehat setiap hari untuk menjaga tekanan darah mereka stabil.
HUBUNGAN KEBIASAAN JAJAN MAKANAN JENIS KARIOGENIK DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA SISWA SD NEGERI 5 GANDAPURA KABUPATEN BIREUEN Bukhari; Fatna, Nesa; Al Ridha, Muttaqin
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 4 No 1 (2025): EDISI APRIL 2025
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v4i1.161

Abstract

Karies gigi merupakan masalah kesehatan global yang signifikan, terutama pada anak usia sekolah, dengan prevalensi tinggi di Indonesia akibat konsumsi makanan kariogenik. Meskipun berbagai upaya pencegahan telah dilakukan, prevalensi karies pada anak masih tinggi, menunjukkan perlunya intervensi yang lebih komprehensif. Penelitian ini esensial untuk memahami secara spesifik dampak pola konsumsi makanan kariogenik terhadap karies gigi pada anak sekolah di wilayah studi, sebagai landasan pengembangan intervensi keperawatan berbasis bukti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Kebiasaan jajan makanan jenis kariogenik dengan kejadian karies gigi pada siswa SD Negeri 5 Gandapura Kabupaten Bireuen. Studi deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional ini melibatkan 59 siswa kelas III, IV, dan V SD Negeri 5 Gandapura Kabupaten Bireuen sebagai sampel (total sampling). Instruen Penelitian berupa kuesioner untuk kebiasaan jajan kariogenik dan lembar checklist observasi serta anamnesis untuk kejadian karies gigi. Metode analisis data dilakukan dengan uji chi-square pada tingkat signifikansi α=0,05. Mayoritas responden memiliki kebiasaan jajan makanan kariogenik yang baik (58%) dan tidak mengalami karies gigi (58%). Hasil analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara kebiasaan jajan makanan jenis kariogenik dengan kejadian karies gigi (p=0,000). Siswa dengan kebiasaan jajan yang baik memiliki peluang 0,068 kali lebih kecil untuk mengalami karies gigi dibandingkan dengan yang berkebiasaan tidak baik. Terdapat hubungan signifikan antara kebiasaan jajan makanan jenis kariogenik dengan kejadian karies gigi pada siswa SD Negeri 5 Gandapura Kabupaten Bireuen. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya program edukasi kesehatan gigi yang lebih terarah, khususnya mengenai pola makan, untuk mencegah karies gigi pada anak sekolah.
Pengaruh Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Hernita, Hernita; Sari, Dwi Amalia; Bukhari, Bukhari; Fatna, Nesa; Veriana, Cut Maria; Umni, Putri; Yakin, Ainul
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 3 (2025): J-BIKES MARET
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i3.140

Abstract

Dalam era globalisasi yang semakin kompleks, media sosial telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari Generasi Z. Orang lain berpendapat bahwa media sosial adalah media online yang memungkinkan orang berinteraksi satu sama lain dan menggunakan teknologi berbasis web yang mengubah pesan menjadi percakapan interaktif. Namun, penggunaan media sosial juga dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan mental. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 29 April 2025 di SMA IT Muhammadiyah, Desa Geulanggang Teungoh kec. Kota juang kab Bireuen. Partisipan pada kegiatan ini terdiri dari usia remaja berjumlah 68 partisipan. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan tiga tahapan, dimana tahap pertama merupakan tahap persiapan. Pada tahap ini kelompok pengabdi melakukan survey pendahuluan untuk melihat permasalahan yang ada ditempat pelaksaan pengabdian. Pelatihan kesehatan mental ini dilakukan bertujuan untuk memberikan pengetahuan pada remaja tentang kesehatan mental dan bagaimana penanganannya. Penyuluhan ini menyoroti perlunya intervensi dan strategi untuk mengelola penggunaan media sosial dengan cara yang sehat, serta meningkatkan kesadaran tentang dampak potensial dari media sosial terhadap kesehatan mental
Hubungan Peran Perawat Sebagai Edukator Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Hipertensi A, Mahadzir Z.; Putra, Muakhir Syah; Bukhari, Bukhari; Zulbahri, Zulbahri
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 2 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss2.1917

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan peran perawat sebagai edukator dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Kota Juang, Kabupaten Bireuen. Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan total sampling sebanyak 60 responden. Variabel independen adalah peran edukasi perawat, sedangkan variabel dependen adalah kepatuhan minum obat yang diukur menggunakan kuesioner MMAS-8. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara peran perawat dengan kepatuhan minum obat (p = 0,028). Responden yang menilai peran perawat baik memiliki kepatuhan minum obat lebih tinggi (79,4%) dibanding kelompok yang menilai peran perawat buruk. Disimpulkan bahwa edukasi yang efektif dari perawat berkontribusi meningkatkan kepatuhan pasien hipertensi.
HUBUNGAN PERILAKU PERAWATAN KELUARGA DENGAN STATUS DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS JULI I KECAMATAN JULI KABUPATEN BIREUEN bukhari; Muakhir Syah Putra; Nesa Fatna
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 2 No 1 (2023): EDISI APRIL 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v2i1.78

Abstract

Diabetes melitus salah satu penyakit degenerative yang menjadi ancaman utama pada umat manusia. Dibetes mellitus kerap kali disebut dengan The Great Imitator, yaitu penyakit yang mengenai semua organ tubuh dan memunculkan aneka macam keluhan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku perawatan keluarga dengan status diabetes melitus di Juli I Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien diabetes Melitus di Juli I Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen yang berjumlah 55. Tehnik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan bahwa perilaku perawatan keluarga dengan status diabetes melitus banyak memiliki perilaku perawatan keluarga yang positif, dengan di peroleh nilai p-value = 0,001 yang menunjukkan angka < α = (0,05) sehingga dapat disimpulkan hipotesa kerja diterima artinya ada hubungan perilaku perawatan keluarga dengan status diabetes melitus di Juli I Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perilaku perawatan keluarga sangat berhubungan dengan status diabetes melitus. Diharapkan kepada keluarga agar selalu dapat memberi informasi kepada anggota keluarga yang menderita penyakit diabetes mellitus untuk dapat menjaga kesehatan dan melaksanakan pengobatan yang teratur serta menjaga pola makan rendah gula.
Pengaruh Pelaksanaan Hypnobirthing Terhadap Pengurangan Rasa Nyeri Pada Proses Persalinan Di Klinik Talitha Medan Hanum, Rina; Bukhari, Bukhari
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3366

Abstract

Banyak masalah yang bisa terjadi akibat nyeri persalinan yang tidak ditangani dengan baik. Nyeri saat persalinan disebabkan oleh kontraksi rahim yang dapat mengakibatkan peningkatan aktivitas sistem saraf simpatis yang dapat mempengaruhi kondisi psikologis termasuk persepsi ibu terhadap nyeri dan kecemasan selama persalinan. Berbagai cara dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi nyeri persalinan, diantaranya adalah metode non farmakologi dengan teknik Hypnobirthing. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Pelaksanaan Hypnobirthing Terhadap Pengurangan Rasa Nyeri Pada Proses Persalinan di Klinik Talitha Medan Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan one group pretest and post test without control design. Populasi adalah 15 orang ibu bersalin pada bulan September 2021. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan paired match pair test. Hasil penelitian menunjukkan dari 15 responden, sebelum diberikan Hypnobirthing mayoritas responden mengalami nyeri berat 6 orang (40,0 %) dan minoritas pengurangan rasa nyeri tak tertahankan 9 orang (60,0%). sesudah diberikan Hypnobirthing mayoritas responden mengalami rasa nyeri sedang 14 orang (93,3%) dan minoritas mengalami nyeri berat 1 responden (6,7%). Rerata Rasa Nyeri sebelum diberi Hypnobirthing adalah 2,60. Rerata Rasa Nyeri sesudah diberi Hypnobirthing adalah 1,07 dengan nilai ρ-value 0,000 (<0,05. Kesimpulan menunjukkan ada pengaruh pengurangan rasa nyeri sebelum dan sesudah dilakukan Hypnobirthing pada ibu bersalin di Klinik Talitha. Disarankan kepada tenaga kesehatan meningkatkan keterampilan (mengikuti pelatihan dan seminar) dalam upaya pertolongan persalinan dengan menggunakan metode Hypnobirthing.Kata Kunci : Hypnobirthing, pengurangan rasa nyeri, persalinanMany problems can occur due to labor pain that is not treated properly. Pain during labor is caused by uterine contractions which can result in increased activity of the sympathetic nervous system which can affect psychological conditions including the mother's perception of pain and anxiety during labor. Various methods are used to reduce labor pain, including non-pharmacological methods using Hypnobirthing techniques . The aim of the research is to determine the effect of implementing Hypnobirthing on reducing pain during the birth process at the Talitha Clinic in Medan in 2021. This research uses a quasi-experimental method with one group pretest and post test without control design. The population was 15 mothers giving birth in September 2021. Data analysis used univariate and bivariate analysis with paired match pair tests. The results of the study showed that of the 15 respondents, before being given Hypnobirthing, the majority of respondents experienced severe pain, 6 people (40.0%) and the minority experienced a reduction in unbearable pain, 9 people (60.0%). After being given Hypnobirthing, the majority of respondents experienced moderate pain, 14 people (93.3%) and the minority experienced severe pain, 1 respondent (6.7%). The average pain sensation before being given Hypnobirthing was 2.60. The average pain after being given Hypnobirthing was 1.07 with a ρ-value of 0.000 (<0.05. The conclusion shows that there is an effect of reducing pain before and after Hypnobirthing on women giving birth at the Talitha Clinic. It is recommended that health workers improve their skills (attend training and seminars) in efforts to assist childbirth using the Hypnobirthing method.Keywords: Hypnobirthing, pain reduction, childbirth
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN INFORMASI PENDERITA DBD DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KABUPATEN BIREUEN TAHUN 2025 Wahyuni, Sri; Bukhari, Bukhari; S, Anggi Pramono; Agustina, Ultari; Novita, Pipit; Suryati, Suryati; Fitriani, Erma
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 9 No 1 (2025): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v9i1.6648

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bireuen. enderita DBD memiliki peran penting dalam upaya pencegahan penularan melalui pengetahuan dan informasi yang dimiliki tentang penyakitnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan informasi penderita DBD dengan tindakan pencegahan penyakit DBD di Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan populasi seluruh penderita DBD yang berobat periode Januari-April 2025 sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Variabel penelitian meliputi pengetahuan penderita DBD, informasi yang diterima, dan tindakan pencegahan DBD. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Fisher's Exact Test dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Sebagian besar penderita DBD (60,0%) memiliki pengetahuan baik tentang DBD, 63,3% mendapat informasi yang memadai, dan 56,7% melakukan tindakan pencegahan dengan baik. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan tindakan pencegahan DBD (p-value = 0,032) dan hubungan yang signifikan antara informasi dengan tindakan pencegahan DBD (p-value = 0,041). Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan informasi penderita DBD dengan tindakan pencegahan penyakit DBD di Kabupaten Bireuen Tahun 2025.
Sosialisasi dan Pelatihan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Menggunakan Buku SDKI, SLKI dan SIKI Zaman, Badrul; Husna, Nurul; Bukhari; Faizah; Munawwarah, Khairiyatul; Rabial, Jihan; Nurlaili
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v2i1.72

Abstract

Dokumentasi keperawatan merupakan gambaran Tindakan yang diberikan perawat kepada pasien dalam asuhan keperawatan. Dokumentasi ini terdiri dari pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi dan evaluasi. Dokumentasi keperawatan harus dievaluasi terkait dengan penerapannya dalam pemberian asuhan keperawatan. Masih ditemukan keragaman dalam merumuskan diagnosis keperawatan karena beragamnya pendidikan keperawatan, pengetahuan perawat, bahkan perbedaan standar acuan yang digunakan.  Mahasiswa Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh belum terlalu kompeten dalam menerapkan asuhan keperawatan dengan menggunakan SDKI, SLKI dan SIKI. Sehingga diperlukan sosialisasi dan pelatihan dalam memberikan asuhan keperawatan terutama dalam perumusan diagnosis keperawatan. Tujuan pengabdian ini untuk menambah pengetahuan, ketrampilan serta penerapan buku SDKI, SLKI dan SIKI dalam penyusunan dokumentasi keperawatan. Metode pengabdian ini dengan cara sosialisasi dan memberikan demonstrasi dalam penulisan Asuhan Keperawatan dan pengumpulan informasi terkait pengetahuan mahasiswa keperawatan tentang penerapan SDKI, SLKI dan SIKI, pelatihan dengan pemberian materi, pendampingan serta evaluasi penerapan buku ini dalam asuhan keperawatan. Hasil yang didapat pengetahuan dan ketrampilan mahasiswa keperawatan meningkat dalam penggunaan buku SDKI, SLKI dan SIKI.
Factors Associated with Premarital Sexual Behavior Among Adolescents in Lhokseumawe City Juwita Maulani; Fitrayani Fitrayani; Hernita Hernita; Bukhari Bukhari
International Journal Of Health Science Vol. 5 No. 2 (2025): International Journal of Health
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijhs.v5i2.5537

Abstract

Free sexual behavior among teenagers is increasing in Lhokseumawe and triggering various social and health impacts. This study aims to analyze the factors associated with free sexual behavior quantitatively. This study uses an analytical design with a cross-sectional approach. A sample of 100 adolescents aged 15–19 years was selected using stratified random sampling. Data were collected using a structured questionnaire that had been tested for validity and reliability. Analysis used chi-square tests and logistic regression. A significant relationship was found between knowledge (p = 0.002), social media use (p = 0.000), peer influence (p = 0.001), parental role (p = 0.005), and religiosity level (p = 0.000) with promiscuous behavior. The most influential dominant factor is social media usage (OR=4.25; CI 95%: 2.1–8.6). Free sexual behavior among adolescents is influenced by various factors, with social media being the dominant factor. Family, school, and religious-based interventions are needed.