Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Integrasi Nilai-Nilai Budaya Lokal dalam Civics Education Curriculum: Upaya Menumbuhkan Kesadaran Multikultural Peserta Didik Ardiansyah, Suriadi; Yorman; Felia Siska
Integralistik Vol. 36 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/integralistik.v36i2.24588

Abstract

This study aims to critically examine the integration of Sasak local cultural values into the Civic Education curriculum as a pedagogical strategy to foster students’ multicultural awareness at State Junior High School 1 Aikmel, East Lombok, West Nusa Tenggara. The local culture of the Sasak was selected due to its rich philosophical values that reflect social, religious, economic, aesthetic, political, and power dimensions making it highly relevant to character education. A descriptive qualitative method with an ethnographic approach was employed. Data were collected through participatory observations, in-depth interviews with teachers, students, and cultural figures, and documentation of traditional practices still preserved in the community. The findings reveal that local cultural values embedded in traditions such as srakala (birth ritual), besiru (social cooperation), drum beleq (traditional music), teacher (leadership figure), and paresean (symbol of strength and courage) can be contextually integrated into Civic Education materials. This integration makes learning more innovative, relevant, and meaningful, enabling students to grasp civic concepts in practical and experiential ways. Moreover, the approach cultivates students' character, particularly in tolerance, mutual respect, and openness toward cultural diversity. Learning grounded in local cultural values also enhances students’ active participation and nurtures democratic and inclusive classroom dialogue. In conclusion, integrating local cultural values into Civic Education is a strategic and innovative effort that not only builds multicultural awareness but also reinforces local identity and improves the quality of character education in a pluralistic and dynamic society.
Sosialisasi Dan Praktik Pembuatan Kotak Pensil Dari Stik Ice Cream Di Panti Asuhan Hamba Yorman, Yorman; Ayu, Destia; Adhista, Adhista
TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya Vol. 1 No. 1 (2024): TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya, November 2024
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/teras.v1i1.9

Abstract

Sosialisasi dan praktek pembuatan kotak pencil dari stik Ice Cream di Panti asuhan Hamba dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Inovasi Indonesia (HII) 1 November 2023. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di Panti Asuhan Hamba Pakem pada Rabu, 15 November 2023. Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak panti bersama para karyawan. Kegiatan ini di langsungkan pada pukul 15.00-17.00 yang diawali dengan sosialisasi singkat tentang tujuan kehadiran panitia dan manfaat kegiatan tersebut. Kegiatan kerajinan dari stik es krim adalah salah satu bentuk kreativitas tangan manusia yang memanfaatkan barang seadanya untuk memiliki nilai fungsi yang baru,tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kreativitas dan imajinasi,membantu penguraian sampah dan mampu memanfaatkan barang bekas yang tidak terpakai.
Pemanfaatan Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) untuk Peningkatan Efektivitas Pembelajaran dan Penulisan Karya Ilmiah: Studi Kasus pada Mahasiswa Baru Irhas, Irhas; Yorman, Yorman; Iriyani, Sri Astuti
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari, 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v4i1.1721

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan literasi digital dan efektivitas pembelajaran mahasiswa baru Fakultas Pendidikan Universitas Bumigora melalui pengenalan dan pemanfaatan teknologi Kecerdasan Buatan (AI). Di era digital saat ini, pemahaman dan keterampilan dalam menggunakan AI menjadi sangat krusial, terutama bagi mahasiswa yang dituntut untuk melakukan riset dan menyusun karya ilmiah secara efisien. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pelatihan intensif dan pendampingan individual yang mencakup pengenalan dasar AI, praktik penggunaan AI untuk mencari referensi, menyusun kerangka tulisan, serta mengecek tata bahasa. Kegiatan ini diikuti oleh 50 mahasiswa baru dari Fakultas Pendidikan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan mengenai potensi AI sebagai alat bantu akademik, dengan rata-rata peningkatan skor pre-test dan post-test sebesar 40%. Mahasiswa melaporkan bahwa mereka merasa lebih percaya diri dalam melakukan tugas-tugas penulisan dan riset setelah mengikuti program ini. Partisipasi aktif peserta juga menunjukkan tingginya antusiasme mereka terhadap inovasi pembelajaran. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi model bagi program serupa di masa depan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Kerangka Kerja Pengukuran Dampak Sosial (Social Impact) Jangka Panjang pada Program Pengabdian Masyarakat Perguruan Tinggi Iriani, Sri Astutui; Irhas, Irhas; Yorman, Yorman
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v4i2.1727

Abstract

Setiap tahun, perguruan tinggi di Indonesia menginvestasikan sumber daya yang sangat besar dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Namun, terdapat sebuah paradoks akuntabilitas: meskipun ribuan kegiatan dilaporkan selesai, dampak sosial jangka panjang yang nyata dari investasi besar ini sebagian besar tetap tidak terukur dan tidak diketahui. Praktik evaluasi yang dominan saat ini cenderung bersifat jangka pendek dan berfokus pada luaran (outputs) seperti jumlah peserta atau tingkat kepuasan, bukan pada hasil (outcomes) dan dampak (impact) transformatif yang berkelanjutan. Kesenjangan pengukuran ini menghambat pembelajaran strategis dan pembuktian nilai sejati PkM. Menjawab tantangan fundamental tersebut, artikel konseptual ini bertujuan untuk merumuskan dan mengelaborasi sebuah kerangka kerja teoretis yang komprehensif untuk pengukuran dampak sosial jangka panjang dari program PkM. Metode yang digunakan adalah perancangan model konseptual melalui sintesis literatur dari berbagai disiplin ilmu, termasuk teori evaluasi program, studi pembangunan, dan manajemen dampak sosial. Hasilnya adalah sebuah kerangka kerja holistik bernama "KERIS PkM" (Kerangka Evaluasi Reflektif & Impak Sosial Pengabdian kepada Masyarakat). Kerangka ini dibangun di atas empat komponen utama: (1) Landasan filosofis yang partisipatif dan berorientasi pada pembelajaran; (2) Kewajiban perumusan Teori Perubahan (Theory of Change) sebagai fondasi logis setiap program; (3) Lima Dimensi Dampak Holistik (Kapasitas Manusia, Modal Sosial, Ekonomi Lokal, Keberlanjutan Ekologis, dan Kelembagaan Komunitas) sebagai lensa analisis; dan (4) Perangkat Pengukuran Metode Gabungan (Mixed-Methods) yang diaplikasikan secara longitudinal. Disimpulkan bahwa adopsi KERIS PkM dapat memfasiliasi pergeseran paradigma fundamental dalam ekosistem PkM Indonesia, dari budaya pelaporan aktivitas menjadi budaya pembuktian dampak, pembelajaran berkelanjutan, dan pertanggungjawaban sosial yang otentik.
Internalisation of Anti-Corruption Education Values in Public Elementary Schools in Mataram City, Indonesia Yorman, Yorman; Suwarni, Suwarni; Jalaludin, Selamat
International Journal of Social Learning (IJSL) Vol. 5 No. 3 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher in cooperation with Indonesian Social Studies Association (APRIPSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ijsl.v5i3.434

Abstract

Anti-corruption education is a strategic effort to build a generation with integrity. This study aims to analyze internalising anti-corruption education values in Public Elementary Schools (Sekolah Dasar Negeri, SDN) in Mataram City from the perspective of social science education. A qualitative approach was used with a case study method involving teachers, students, and principals as informants. The study results indicate that anti-corruption values, such as honesty, responsibility, discipline, and justice, are integrated into the curriculum, teaching methods, and school culture. This internalisation process is strengthened through collaboration between schools, parents, and the community. The main obstacles faced are teachers' limited understanding of anti-corruption education and the lack of support for learning facilities. This study recommends teacher training and strengthening anti-corruption education policies to create an ecosystem supporting anti-corruption character formation.
Pelatihan Sumber Daya Manusia dan Manajemen UMKM pada Usaha Seni Kriya Ony Creative untuk Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Bisnis Sumitro, Sumitro; Yorman, Yorman
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 9 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, September 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v4i9.1710

Abstract

Usaha seni kriya memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus melestarikan nilai budaya lokal. Salah satu contoh adalah UMKM Ony Creative yang bergerak di bidang seni kriya, namun dalam pengelolaannya masih menghadapi berbagai kendala, khususnya pada aspek sumber daya manusia dan manajemen bisnis. Keterbatasan kapasitas tenaga kerja, pengelolaan keuangan yang belum terstruktur, serta strategi pemasaran yang belum optimal menjadi hambatan utama dalam pengembangan usaha. Untuk menjawab permasalahan tersebut, program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui pelatihan sumber daya manusia, workshop manajemen UMKM, serta pendampingan dalam penerapan sistem pencatatan keuangan dan strategi pemasaran berbasis digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam mengelola usaha secara lebih profesional. Perubahan positif terlihat pada pengelolaan administrasi dan keuangan yang lebih transparan, pembagian tugas kerja yang lebih terstruktur, serta peningkatan pemahaman dalam merancang strategi pemasaran. Program ini membuktikan bahwa pelatihan sumber daya manusia dan manajemen UMKM berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kapasitas pengelolaan bisnis. Dengan demikian, kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memperkuat daya saing Ony Creative dan menjadi model pengembangan bagi UMKM seni kriya lainnya.
Transformasi Kekuasaan: Analisis Perbandingan antara Demokratisasi dan Kebangkitan Otoritarianisme dalam Konteks Politik Kontemporer Sumitro; Yorman
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 3 No. 4 (2024): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Agustus 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/seikat.v3i4.1520

Abstract

Transformasi kekuasaan di era politik kontemporer merefleksikan dinamika kompleks antara proses demokratisasi dan kebangkitan otoritarianisme. Fenomena ini memperlihatkan bagaimana nilai-nilai demokrasi yang semula dianggap mapan menghadapi tantangan serius akibat munculnya rezim-rezim otoriter baru yang mengadopsi strategi modern, seperti manipulasi media, populisme, dan kontrol terhadap institusi-institusi demokratis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif perkembangan demokratisasi dan otoritarianisme, dengan menyoroti faktor-faktor sosial, ekonomi, dan budaya yang memengaruhi perubahan lanskap politik global. Pendekatan analisis perbandingan digunakan untuk memahami bagaimana mekanisme kekuasaan bertransformasi di berbagai negara, serta dampaknya terhadap stabilitas politik, partisipasi publik, dan hak-hak sipil. Hasil analisis menunjukkan bahwa proses demokratisasi tidak berjalan linear, melainkan kerap disertai kemunduran demokratis (democratic backsliding) yang membuka peluang bagi otoritarianisme baru. Kesimpulan ini menegaskan pentingnya penguatan lembaga demokratis, kesadaran politik masyarakat, dan kerja sama internasional dalam menjaga nilai-nilai demokrasi di tengah gelombang otoritarianisme global.  
Legitimasi Pemerintah dalam Perspektif Demokrasi Modern: Analisis atas Partisipasi Publik dan Akuntabilitas Politik Sumitro; Yorman
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 3 No. 5 (2024): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Oktober 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/seikat.v3i5.1578

Abstract

Legitimasi pemerintah merupakan fondasi utama bagi stabilitas politik dan keberlangsungan sistem demokrasi modern. Dalam konteks globalisasi dan keterbukaan informasi, legitimasi tidak lagi hanya ditentukan oleh proses elektoral formal, tetapi juga oleh sejauh mana pemerintah mampu melibatkan publik dan mempertanggungjawabkan kebijakan secara transparan. Penelitian ini menganalisis hubungan antara partisipasi publik dan akuntabilitas politik sebagai dua pilar penting dalam memperkuat legitimasi pemerintah. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan telaah pustaka kritis, penelitian ini mengeksplorasi mekanisme partisipasi warga negarabaik melalui pemilu, forum deliberatif, maupun gerakan sosialserta efektivitas mekanisme akuntabilitas politik seperti pengawasan parlemen, media independen, dan sistem hukum yang adil. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan kualitas partisipasi publik dan penguatan akuntabilitas politik tidak hanya memperkuat legitimasi pemerintah, tetapi juga memperkokoh kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi. Kajian ini menegaskan pentingnya inovasi dalam tata kelola pemerintahan dan adaptasi terhadap tuntutan masyarakat modern untuk menjaga relevansi demokrasi di tengah tantangan populisme, disinformasi, dan krisis kepercayaan politik. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam memahami dinamika legitimasi pemerintah dan arah perkembangan demokrasi di abad ke 21.  
Public Awareness of the Importance of Education in Segara Katon Village, Gangga District, North Lombok Regency Lestari, Mawaddah; Apriawan, Andika; Rahmadi, Didin Septa; Mawardi, Taufik; Yorman
International Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 2 (2023): International Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/ijssh.v1i2.1490

Abstract

This study aims to describe the perspective of the Segara Katon village community, Gangga District, North Lombok Regency on the importance of education for them. The approach in this study uses a descriptive method with a qualitative approach. This study provides a description and explanation of the conditions or symptoms faced. . Data collection techniques in this study use three types of techniques, namely observation, interviews, documentation. Descriptive qualitative research is declared valid if there is no difference between the reported data and what actually happens to the object being studied. The results of the study explain that educational awareness in Segara Katon village, the community does not prioritize education because they do not know the importance of education for survival. There are at least two factors that influence the level of awareness of the Segara Katon village community towards education, namely external factors and internal factors. External factors that influence include economic factors (economic limitations), family factors (support in the family), and environmental factors (social situations of the community). While internal factors are related to the motivation of the community itself to carry out education.
Application of the Talking Chips Cooperative Learning Model to Improve the Learning Outcomes of Students in Economics Nurul Laili Hidayati; Yorman; Lale Yaqutunnafis
International Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 3 (2023): International Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/ijssh.v1i3.1492

Abstract

The focus of this thesis from the Economic Education Study Programme at the Faculty of Teacher Training and Education, Nahdlatul Wathan University Mataram, is to apply the Talking Chips Cooperative Model to enhance the learning outcomes of Class X students at Nahdlatul Wathan Islamic High School (MA NW) Pepao in Lekor Village, Janapria District, for the 2023/2024 academic year. Economics is a crucial subject in education that supports the development of science and technology. Therefore, a teacher's ability to manage the class effectively is vital. Educators must use engaging media and methods to create a pleasant atmosphere, encouraging students to participate individually and in groups. This study aims to assess the application of the Talking Chips cooperative learning model in improving the learning outcomes of Class X economics students at Nahdlatul Wathan Islamic High School (MA NW) Pepao. Primary data from the research demonstrate that this collaborative learning model has increased students' economic subject performance. Observations of student activity revealed that the results in Cycle I were rated as "good," while in Cycle II, they improved to "very good." These findings indicate that implementing the Talking Chips cooperative learning model has effectively enhanced the economic learning outcomes for Class X students MA NW Pepao.