Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : BAHASA DAN SASTRA

GAYA BAHASA DALAM KUMPULAN PUISI PERAHU KERTAS KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO (KAJIAN STILISTIKA) ARDIN, ANITA SAFITRI; LEMBAH, H. GAZALI; ULINSA, ULINSA
BAHASA DAN SASTRA Vol 5, No 4 (2020): Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.16 KB)

Abstract

ABSTRAK - Permasalahan dalam penelitian ini yaitu apa saja gaya bahasa yang digunakan dalam kumpulan puisi perahu kertas karya Sapardi Djoko Damono. Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan gaya bahasa dalam kumpulan puisi perahu keras karya Sapardi Djoko Damono. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis Miles Huberman, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa dalam kumpulan puisi perahu kertas karya Sapardi Djoko Damono digunakan a) gaya bahasa retoris yang terdiri atas gaya bahasa Aliterasi, Asonansi, Asindeton, Polisindeton, Histeron Proteron, Pleonasme, Prolepsis atau Antisipasi, dan Hiperbol. Selanjutnya, b) gaya bahasa kiasan yang terdiri atas gaya bahasa Persamaan atau Simile, Metafora, Personifikasi, Metonimia, Antonomasia, dan Hipalase. Gaya bahasa yang paling dominan digunakan dalam kumpulan puisi perahu kertas karya Sapardi Djoko Damono adalah gaya bahasa Aliterasi.                             Kata kunci: gaya bahasa, puisi. 
CAMPUR KODE PADA ACARA” RUMAH UYA” DI TRANS 7 Ferawati, Ferawati; Ulinsa, Ulinsa
BAHASA DAN SASTRA Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.442 KB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah (a) bagaimanakah wujud campur kode pada acara “Rumah Uya” di Trans 7 dan (b) apa saja jenis-jenis campur kode pada acara “Rumah Uya” di Trans 7. Penelitian ini bertujuan mendeskrispsikan wujud dan jenis-jenis campur kode pada acara “Rumah Uya” di Trans 7. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis data terdiri atas (a) reduksi data, (b) penyajian data, (c) penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa wujud campur kode pada acara “Rumah Uya” di Trans 7 meliputi: (a) wujud kata, contohnya: akang “kakak laki-laki”, (b) wujud frase, contohnya: neng gelis “nona cantik”,    (c) wujud klausa, contohnya: don’t make mami change “jangan buat mami berubah”, dan (d) wujud kalimat, contohnya: innallaha layanduru ilashalikum wailaa ajsamikum walakin yanduru ilaikulubikum  “sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk rupamu dan hartamu, tetapi Allah melihat hatimu dan amalanmu”.  Adapun jenis-jenis campur kode pada acara “Rumah Uya” di Trans 7 meliputi:  (a) campur kode ke dalam, contohnya: penutur menyelipkan kata teteh “kakak perempuan” ketika sedang mengguanakan bahasa Indonesia. Kata tersebut berasal dari bahasa Sunda, sehingga terjadilah percampuran antara bahasa Indonesia dan bahasa Sunda. (b) campur kode ke luar, contohnya: penutur menyelipkan kata devorce “bercerai” ketika sedang menggunakan bahasa Indonesia. Kata tersebut berasal dari bahasa Inggris, sehingga terjadilah percampuran antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Dan (c) campur kode campuran, contohnya: penutur menyelipkan kata single “sendiri” dan mas “kakak laki-laki” ketika sedang menggunakan bahasa Indonesia. Kata single berasal dari bahasa Inggris, sedangkan kata mas berasal dari bahasa jawa. Dari penyisipan kata-kata tersebut terjadilah percampuran antara bahasa Indonesia, bahasa Jawa, dan bahasa Inggris. Bahasa tersebut telah menyerap unsur bahasa asli (bahasa Jawa) dan bahasa asing (bahasa Inggris). Pada hasil penelitian ini para penutur dominan menggunakan campur kode bahasa Inggris dan bahasa Sunda. Kata Kunci: campur kode, rumah uya, wujud, jenis-jenis
PEMERTAHANAN BAHASA KAILI DIALEK RAI DI KELURAHAN TAIPA KECAMATAN PALU UTARA PERTIWI, GITA; LEMBAH, H. GAZALI; ULINSA, ULINSA
BAHASA DAN SASTRA Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.768 KB)

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini membahas tentang permasalahan bentuk-bentuk pemertahanan bahasa Kaili dialek Rai di Kelurahan Taipa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan mengenai bentuk-bentuk Pemertahanan Bahasa Kaili Dialek Rai di Kelurahan Taipa Kecamatan Palu Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Jenis data dalam penelitian ini adalah data berupa angka yang dihitung menggunakan metode statistik (rumus rata-rata) dan dibahasakan melalui bentuk kata-kata. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, angket dan dokumentasi. . Instrumen dalam penelitian ini adalah angket. Penyajian hasil analisis data mengikuti konsep Miles dan Hubermen yaitu pengumpulan data; reduksi data; penyajian data; dan penarikan kesimpulan yang berdasarkan rumus rata-rata dan konsep Damanik. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan hasil pemertahanan bahasa Kaili dialek Rai di Kelurahan Taipa Kecamatan Palu Utara adalah Hasil yang diperoleh adalah pemertahanan bahasa Kaili dialek Rai di ranah keluarga dikategorikan sudah bergeser dengan jumlah persentase 36,14% atau dibawah 40%. Pemertahanan bahasa Kaili dialek Rai di ranah ketetanggaan dikategorikan masih bertahan dengan jumlah persentase 59,66% atau mencapai 50% Sedangkan pemertahanan bahasa Kaili dialek Rai di ranah umum dikategorikan bergeser dengan jumlah persentase 44,38% diatas 40%. Berdasarkan  jumlah keseluruhan jawaban dalam tiga ranah tersebut maka diperoleh hasil secara umum bahwa pemertahanan bahasa Kaili dialek Rai di Kelurahan Taipa dikategorikan bergeser dengan jumlah persentase 42,63% atau dibawah 50%. Pemertahanan bahasa Kaili dialek Rai di kelurahan Taipa didukung oleh beberapa faktor, yaitu dari segi mitra tutur, prestise bahasa, lingkungan, media massa dan suasana.Kata Kunci: Pemertahanan Bahasa, Bahasa Kaili Dialek Rai, Kelurahan Taipa.  
Co-Authors Abdul Gafur Marzuki Abdul Kamaruddin Ade Nurul Izatti G. Yotolembah Agung Surya Laksana Aldri Frinaldi Ali Karim Ali Karim ARDIN, ANITA SAFITRI Arum Pujining Tyas Arum Pujiningtias Asri M. Nur Hidayah Asrianti Asrianti, Asrianti Azis, Sulihin B, M. Asri Cindy Afitasari Dandi Golontalo Deni Karsana Deni Karsana Efendi Enita Istriwati Erizar Erizar Erizar Erizar Erizar Erizar, Erizar Ervina Ervina Fadila Fadila Fadila Fadila, Fadila Ferawati Ferawati Fransikus Bustan Fransiskus Bustan Gazali Lembah Gladys Gisella Suade Gusti Ketut Alit Suputra Harmisa Harmisa Harmisa, Harmisa Hidayah, Asri M. Nur Himawan, Romi I Wayan Yudana Ida Nur'aeni Ida Nuraeni Idris Patekkai Idris Patekkai Idris Pattekai Idris Pattekai Indra Indra Iqlima Iqlima Irwansyah Irwansyah Irwansyah Irwansyah Istriwati, Enita Jamiluddin, Jamiluddin Julia Marfuah Juniati Juniati Laindjong, Nadia Pratiwi Lini Andriani M. Asri B M. Asri B M. Asri B Moh. Reza Muhammad Nasir Muhammad Nasir Muslimin Muslimin Muthia Aryuni Muthmainnah Muthmainnah Muthmainnah Muthmainnah Mutmainah Mutmainah nasfa, Widya Nelis Pradesa Nina Wati Ninawati Syahrul Noviana, Manda Eva Nur Fadilah Nur Halifah Nur Halifah Nuraedah Nursyamsi Nursyamsi Oringo, Vincent PERTIWI, GITA Purwaningsi, Utari Rinaldi Rinaldi Sahrudin Barasandji Salsabila, Unik Hanifah Samad, Muhammad Ahsan Santiana Santiana Santiana Santiana Sitti Harisah Solly Aryza Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sulihin Azis Susanti, Ariska Susi Sri Handayani Syamsuddin Tamrin Tamrin Tamrin Tamrin Taqyuddin Bakri Thresia Trivict Semiun Tungga, Jefri Utari Purwaningsi Wahyudi Rahmat Yunidar