Claim Missing Document
Check
Articles

Innovation Qris Adoption On MSMES In The Cashless Society Era: The Role Of Smoothness, Security & Convenience Riwu, Yonas Ferdinand; Natonis, Sari Angriany; Aman, Dominikus T. Kopong; Manongga, Irience R Agatha
JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS Vol 4 No 2 (2025): Edisi September 2025- Desember 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Tjut Nyak Dhien Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/jmdb.v4i2.1957

Abstract

Purpose – This study aims to analyze the influence of smoothness, security, and convenience on the decision to use QRIS by MSME actors in Kupang City. The focus of this research is in the context of the adoption of digital payment system technology in the MSME sector. Novelty – The novelty of this research lies in the focus of the MSME study area in Kupang City which has rarely received attention in the QRIS adoption study. This approach provides a more specific contextual understanding, as well as provides practical contributions for regulators and financial service providers. Method – Quantitative approximation was used in this study by collecting data through questionnaires to MSME actors using QRIS. The data analysis technique used was multiple linear regression to determine the influence of each variable on the decision to use QRIS Findings – The results of the study show that smoothness, security, and convenience have a positive and significant influence on the decision to use QRIS. Smoothness and security factors play an important role in forming trust and convenience in transactions, while ease increases the desire of MSMEs to adopt the technology. Limitations and Implications – This study is limited to the scope of MSMEs using QRIS in the Kupang City area, so generalizations to the wider population need to be cautious. The results of this study can be a reference for practitioners, financial service providers, and policymakers to improve QRIS implementation strategies through improving infrastructure, education, and digital literacy in the MSME sector.
Smart Consumer Purchasing Decisions: The Moderating Role of Lifestyle Yonas Ferdinand Riwu; Sari Angriany Natonis; Junita Cestilia Nenabu
International Journal of Asian Business and Management Vol. 3 No. 5 (2024): October 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijabm.v3i5.11442

Abstract

This research aims to analyze the influence of price on the purchase decision of Samsung smartphones with lifestyle as a moderating variable in Faculty of Economics and Business Undana Kupang students. This study uses a quantitative approach with a sample of 95 people. Data were collected using questionnaires and analyzed using simple linear regression and MRA tests with the help of IBM 29 SPSS. The results of this study show that price has a positive effect on purchase decisions, meaning that higher prices are considered indicators of product value or superiority, thus encouraging consumers to make purchases., in addition, lifestyle weakens the relationship between price and purchase decisions, meaning that the influence of price on purchase decisions becomes less significant because of consumer lifestyles. In this context, even if the price of a product or service is higher or lower, consumers' purchasing decisions are influenced more by their lifestyle than by the price itself. Smart consumers tend to price as their lifestyle improves. Smart customer signals a significant shift in the way people think about purchasing. They are beginning to realize that price does not always reflect the true value of a product. In many cases, savvy consumers are willing to pay more for higher quality, appeal, or ethical values
Pendekatan Komprehensif Manajemen Kesehatan Ternak Babi bagi Peternak Melalui program pengabdian masyarakat Gaina, Cynthia Dewi; Tangkonda, Elisabet; Loe, Fadhy Risckhy; Riwu, Yonas Ferdinand; Amalo, Filphin Adolfin; Selan, Yulfia Nellymalik; Widi, Antin Yeftanti Nugrahening
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana Vol 18 No 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jpkmlppm.v0i0.17793

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang manajemen kesehatan ternak babi pada peternakan rakyat pada kelompok ternak skala rumah tangga di Kupang, NTT. Kegiatan ini meliputi pelatihan dan penyuluhan mengenai pencegahan dan penanganan penyakit ternak, serta protokol biosekuriti, dan pengelolaan keuangan peternak. Selain itu, pelatihan juga mencakup tata kelola keuangan yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan peternak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peternak mengenai penyakit wabah African Swine Fever (ASF), Hog Cholera serta potensi penyakit babi lainnya dan praktik kesehatan ternak secara keseluruhan. Para peternak yang mengikuti pelatihan ini mampu menerapkan protokol biosekuriti dengan lebih baik dan meningkatkan praktik kesehatan ternak mereka. Implementasi program ini terlihat dari peningkatan pemahaman peternak, dan peningkatan produktivitas ternak. Evaluasi pasca-pelatihan menunjukkan adanya penurunan kasus penyakit dan peningkatan kesejahteraan ternak. Program ini membuktikan bahwa pelatihan yang berfokus pada manajemen kesehatan ternak yang baik dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan peternak dan keberlanjutan peternakan rakyat. Oleh karena itu, kegiatan PkM ini diharapkan dapat diterapkan di berbagai wilayah lain untuk mencapai hasil yang serupa dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi peternakan rakyat.
Strategi Pengembangan Produk Unggulan Desa Berbasis One Village One Product (OVOP) Melalui Kolaborasi Pentahelix Di Kabupaten Rote Ndao Arthana, I Komang; Da Lopez, Viktorianus Mahendra; Nursiani, Ni Putu; Riwu, Yonas Ferdinand; Ekasari, Juendiny Chrisna
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9556

Abstract

Kabupaten Rote Ndao merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang memiliki peluang untuk pengembangan potensi lokal. Fenomena ini menuntut adanya strategi pembangunan yang tepat untuk memastikan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Namun, setelah beberapa tahun berlalu, masih diperlukan upaya untuk mengidentifikasi dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh masing-masing desa tersebut. Dalam hal ini, perlu adanya eksplorasi lebih jauh serta mengembangkan potensi yang dimiliki Kabupaten Rote Ndao, terutama dalam konteks pembangunan ekonomi berbasis lokal. Salah satu pendekatan yang dinilai efektif untuk mengoptimalkan potensi desa adalah melalui konsep One Village One Product (OVOP). Konsep ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan satu produk unggulan di setiap desa yang memiliki nilai ekonomi, budaya, atau sumber daya alam yang khas. Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan kolaborasi multipihak yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Di sinilah model analisis Pentahelix menjadi positioning yang relevan. Pentahelix adalah kerangka kolaborasi yang melibatkan lima elemen utama, yaitu pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, komunitas, dan media. Kolaborasi ini dirancang untuk menciptakan sinergi dalam mengidentifikasi, mengembangkan, dan mempromosikan produk unggulan desa. Hasil penelitian ini meliputi produk unggulan Kabupaten Rote Ndao, publikasi jurnal ilmiah internasional bereputasi, dan satu artikel pada media massa cetak/elektronik.
PENGARUH PRODUK BUNDLING DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN PRODUK GLAD2GLOW DI KOTA KUPANG Labi, Alfa Irene; Salean, Debryana Y; Riwu, Yonas F; Kurniawati, Merlyn
GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 6 No 6 (2025): GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70581/glory.v6i6.22559

Abstract

Industri skincare lokal di Indonesia menunjukkan pertumbuhan pesat seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan perawatan kulit. Dalam menghadapi persaingan yang ketat, strategi pemasaran seperti produk bundling dan peningkatan kualitas menjadi krusial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh simultan antara produk bundling dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian konsumen Glad2Glow di Kota Kupang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 96 responden menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan produk bundling memberikan pengaruh positif namun tidak signifikan secara parsial. Namun secara simultan, kedua variabel tersebut memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini mengisi gap literatur karena sebelumnya belum ada studi yang meneliti pengaruh simultan variabel tersebut dalam konteks merek lokal seperti Glad2Glow. Kontribusi penelitian ini terletak pada implikasi praktisnya terhadap strategi pemasaran yang efektif bagi brand lokal, serta menegaskan bahwa kualitas produk merupakan faktor utama dalam proses pengambilan keputusan konsumen Kata Kunci : Produk Bundling, Kualitas Produk, Keputusan Pembelian, Glad2Glow, SEM-PLS
Peran UMKM untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Selatan Wehelmina M.Ndoen; Markus Bunga; Petrus E.de Rozari; Jackline H. Lada; Yonas F.Riwu; Konstantia Amol; Lidia Hartarti
JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI) Vol. 8 No. 2 (2025): JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI)
Publisher : Fakultas Hukum dan Ekonomi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan usahamikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan bagian terbesar dalam perekonomian nasional, merupakan partisipasi masyarakat dalam berbagai sektor kegiatan perekonomian. UMKM selama ini dapat terbukti sebagai kutup pengaman dimasa krisis, melalui mekanisme penciptaan lapangan kerja dan nilai tambah, keberhasilan dalam meningkatkan UMKM berarti memperkokoh bisnis di masyarakat.Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui menganalisis bagaimna peran UMKM untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten TTS.Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM dikabupaten TTS berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan tolok ukur adanya peningkatan pendapatan masyarakat, mendapat dan meninkmati pendidikan yang layak,memiliki perumahan yang layak serta dapat menikmati fasilitas kesehatan dengan baik. Disisi lain peran tersebut hanya dapat dinikmati masyarakat yang berada pada lingkup ibukota kecamatan dan kota Soe saja sedangkan masyarakat yang berada di pedalaman pedesaan kurang dapat merasakan peran UMKM tersebut karena terbatasnya sarana dan prasarana untuk menjangkau  sampai ke desadesa yang ada di kabupaten TTS.Implikasi dari hasil penelitian ini adalah perlu adanya pembentukan UMKM sampai pada desa desa agar dapat mendorong tingkat pendapatan masyarakat dan juga perlu adanya perbaikan sarana dan prasarana
MENGENALKAN KEAJAIBAN NTT MELALUI MUSEUM: STRATEGI KREATIF UNTUK MENGGUGAH MINAT GENERASI MUDA Da Lopez, Viktorianus Mahendra; Riwu, Yonas Ferdinand; Nastiti, Dyah Wahyu; Wiguna, I Nyoman Arya; Klau, Herlina Helmy; Bon, Sergius Fribontius; Arthana, I Komang
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.32154

Abstract

Abstrak: Museum sebagai penjaga warisan budaya mengalami penurunan minat dari generasi muda, padahal memiliki potensi sebagai ruang edukatif yang menyenangkan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong partisipasi generasi muda dalam mengenalkan keajaiban NTT melalui strategi kreatif berbasis media sosial dan melatih softskill penggunaan media sosial. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan oleh dua narasumber dan workshop oleh satu narasumber, dengan fokus pada peran museum serta pelatihan pembuatan konten promosi. Kegiatan dilaksanakan di Aula UPTD Museum Daerah Provinsi NTT dan melibatkan 84 peserta (69 siswa dan 15 guru dari 15 SMA/SMK). Evaluasi dilakukan melalui angket (sebanyak 5 soal) untuk mengukur kepuasan dan minat siswa menjadi digital ambassador. Hasil menunjukkan 97% peserta merasa puas dan 100% siswa aktif membuat dan mengunggah konten promosi museum ke media sosial. Namun, lima sekolah masih memerlukan pelatihan tambahan. Kegiatan ini disarankan untuk dilakukan secara berkala dan konten siswa dipublikasikan melalui kanal resmi museum untuk meningkatkan literasi budaya generasi muda.Abstract: Museums as guardians of cultural heritage have experienced a decline in interest from the younger generation, even though they have the potential to be fun educational spaces. This activity aims to encourage the participation of the younger generation in introducing the wonders of NTT through creative strategies based on social media and training soft skills in using social media. The methods used include counseling by two speakers and a workshop by one speaker, focusing on the role of museums and training in creating promotional content. The activity was carried out in the Hall of the NTT Provincial Museum UPTD and involved 84 participants (69 students and 15 teachers from 15 high schools/vocational schools). The evaluation was carried out through a questionnaire (5 questions) to measure student satisfaction and interest in becoming digital ambassadors. The results showed that 97% of participants were satisfied and 100% of students actively created and uploaded museum promotional content to social media. However, five schools still need additional training. This activity is recommended to be carried out periodically and student content published through the museum's official channels to improve cultural literacy for the younger generation.
Pelatihan dan implementasi arsip digital di Desa Oeltua, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur Yonas Ferdinand Riwu; Klaasvakumok Jehezkielomi Kamuri; Marianus Saldanha Neno
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.25446

Abstract

AbstrakPengabdian kepada masyarakat (PKM) dengan program pelatihan dan implementasi arsip digital dilakukan atas dasar kebutuhan Desa Oeltua  yang telah dilaksanakan pada Mei 2024. PKM ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan, serta mampu mengimplementasikan arsip digital pada desa Oeltua. Metode yang digunakan dalam PKM dilakukan melalui 3 tahapan yaitu 1). Mediasi, sebagai langkah awal untuk membangun kemitraan dengan perangkat desa Oeltua. 2). Penyuluhan, pengenalan manfaat arsip digital. 3). Pendampingan implementasi aplikasi arsip digital. Hasilnya membawa manfaat besar bagi organisasi pemerintah Desa Oeltua yaitu peralihan arsip konvensional menuju arsip digital sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan arsip dan melayani Masyarakat. Digitalisasi arsip adalah langkah penting menuju masa depan yang lebih hijau (ekonomi hijau) dan berkelanjutan yang dilakukan Desa Oeltua. Kata kunci: arsip digital; desa oeltua; ekonomi hijau; pelatihan AbstractCommunity Service (CS) with training programs and implementation of digital archives is carried out based on the needs of Oeltua village. This CS aims to provide knowledge and skills, and be able to implement digital archives in Oeltua village. The method used in CS is carried out through 3 stages, namely 1). Mediation, as a first step to build partnerships with Oeltua village officials. 2). Counseling, introduction to the benefits of digital archives. 3). Assistance in the implementation of digital archive applications. The results bring great benefits to the Oeltua Village government organization, can increase effectiveness and efficiency in managing archives and serving the community. The digitization of archives is an important step towards a greener future (green economy) and sustainable carried out by Oeltua Village Keywords: digital archive; green economic; oeltua village; training.
Mendorong inovasi kewirausahaan perempuan melalui literasi digital di GMIT Genesaret Danau Ina Ronald P. C. Fanggidae; Yonas Ferdinand Riwu; Yuri Sandra Faah; Yoan Tania Sinlae
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29071

Abstract

AbstrakDi era digital yang terus berkembang, literasi digital menjadi kunci penting dalam mendorong inovasi dan kreativitas, terutama bagi perempuan yang ingin mengembangkan potensi kewirausahaan mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kewirausahaan dan digital marketing, agar para mendapatkan pengetahuan tentang kegiatan wirausaha dan memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan kegiatan wirausaha mereka. Penggunaan metode yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah ceramah, diskusi, pelatihan dan pendampingan bagi mitra dengan target luaran yang ingin dicapai adalah mitra dapat memiliki pemahaman dan pengetahuan tentang kewirausahaan dan bagaimana mereka dapat menggunakan teknologi digital dalam berwirausaha. Hal ini dikarenakan, kelompok perempuan GMIT Genesaret Danau Ina Kota Kupang adalah mereka yang sudah memiliki skill namun pemanfaataannya belum maksimal karena masih menjalani wirausaha secara tradisional dan belum dimanfaatkan secara maksimal tekonologi digital. Hasil dari kegiatan ini membentuk pemahaman mitra untuk mempunyai pemikiran kedepan untuk memanfaatkan teknologi digital dan pemahaman yang lebih mendalam mengenai literasi digital. Kata kunci: inovasi; kewirausahaan; literasi digital; perempuan; GMIT AbstractIn the ever-growing digital era, digital literacy is an important key in encouraging innovation and creativity, especially for women who want to develop their entrepreneurial potential. This activity aims to provide entrepreneurship and digital marketing training, so that they gain knowledge about entrepreneurial activities and utilize digital technology in developing their entrepreneurial activities. The use of methods applied in this community service activity is lectures, discussions, training and mentoring for partners with the target output to be achieved is that partners can have an understanding and knowledge of entrepreneurship and how they can use digital technology in entrepreneurship. This is because the GMIT Genesaret Danau Ina Kupang City women's group are those who already have skills but their utilization has not been maximized because they are still doing traditional entrepreneurship and have not utilized digital technology optimally. The results of this activity form an understanding of partners to have forward-thinking to utilize digital technology and a deeper understanding of digital literacy.Keywords: innovation; entrepreneurship; digital literacy; women; GMIT.
Green Marketing Communication as a Strategy for Sustainable Brand Image Formation at Maida Coffee Lopez, Viktorianus Mahendra Da; Riwu, Yonas Ferdinand; Adi, Achwan Noorlistyo
Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Vol. 7 No. 2 (2025): Dinasti International Journal of Education Management And Social Science (Decem
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijemss.v7i2.5829

Abstract

This study examines the implementation of green marketing at Maida Coffee Shop, a local micro-business in Kupang, Indonesia, that has built a reputation for environmental concern despite its operational scale. The research addresses how the coffee shop integrates sustainability principles into its marketing and operational practices. Using a descriptive qualitative method, data were collected through in depth interviews with the owner and direct observation. The findings reveal that Maida Coffee actively constructs a green brand identity through strategic environmental communication, notably its "Saving Forests Through Coffee" (“Menjaga Hutan Lewat Kopi”) campaign, and robust collaborations with environmental communities. These efforts are central to its brand narrative. However, a gap exists between this communicated environmental awareness and its operational practices. Limitations in waste management, energy efficiency, and the adoption of biodegradable packaging were identified, primarily constrained by cost, technology, and local consumer purchasing power. The study concludes that while Maida Coffee effectively uses narrative and communication to build a sustainable brand image, it is in a transitional phase toward more comprehensive green business practices. Recommendations focus on strengthening operational consistency, inclusive pricing strategies, and enhanced consumer education to align its green identity with tangible actions
Co-Authors Adi, Achwan Noorlistyo Aman, Dominikus K. T Aman, Dominikus K.T Amtiran, Paulina Y Amtiran, Paulina Y. Anderias U. T. Anabuni Antin Yeftanti Nugrahening Widi Arjuna Purba Arthana, I Komang Beka, Amrina Lopes Bere, Meilinda Cristianti Carolyne Bon, Sergius Fribontius Bora'a, George R.C.L Bria, Eleonora Fransiska Bukka, Maria Florensia Yosefin Bunga, Markus Chindri, Yassensia Debeata Da Lopez, Viktorianus Mahenda Da Lopez, Viktorianus Mahendra Dhae, Yosefina K I D D Djo, Rini Aryani Dominikus K.T.Aman Dominikus Kopong T. Aman Ekasari, Juendiny Chrisna Elisabet Tangkonda Fadhy Risckhy Loe Fahik, Maria Efanggelina Fanggidae, Apriana H. J Fanggidae, Apriana H.J. Fanggidae, Ronald P. C Fanggidae, Ronald P. C. Fanggidae, Ronald Patrick Costantin Fedho, Grardiana Claudia Fia, Faya Koriana Filphin Adolfin Amalo Foenay, Christien C. Fransiska Mariana Unenor Ga Mage, Indah Lestari Gaina, Cynthia Dewi Hallan, Markus A. K. B Hartaman, Hidayat Hastuti, Krisdayanti Hida, Valen Yehezkiel Hurit, Maria Brialin Husein, Febriani J. C. I Nyoman Arya Wiguna Irience R.A. Manongga Itu, Maria Aryani Jachielin Helvinda Lada Jackline H. Lada Jegaut, Patrisia Astuti Junita Cestilia Nenabu Kaho, Adelita Throci Klaasvakumok Jehezkielomi Kamuri Klau, Herlina Helmy Klau, Theresia Adisanti H. Konstantia Amol Korenguru, Izzat D J Kuta, Maria Claudia Beka Labi, Alfa Irene Lau, Rosalinda Tantris Lidia Hartarti Loe, Fadhy Risckhy Lopez, Viktorianus Mahendra Da Maak, Clarce Sarliana Marianus S. Neno Marianus S.Neno Marianus Saldanha Neno Markus Bunga Merlyn Kurniawati Meyok, Mysheilla Moensaku, Familya Maria D.L. Musdalifa Musdalifa Nadia Sasmita Wijayanti Nahak, Roswita Nalle, Karni Jublina Nastiti, Dyah Wahyu Natonis, Sari Angriany Nenabu, Junita Cestilia Neno, Marianus S Ni Putu Nursiani Ningrum, Martiana Ratri Nursiani , Ni Putu Pandi Resi, Angel Naysila Penu Dima, Dicky Pratama Petrus E.de Rozari Rati, Dyah Anggita Rian Ara Mali, Yohanes Don Bosko Rolland E. Fanggidae Ronald P. C. Fanggidae Ruhu, Yholand F Sabha, Adrianus Salean, Debryana Y Sari Angriany Natonis Selan, Yulfia Nellymalik Simanjuntak, Olaf Tri Wilopo Sinlae, Yoan Tania Sonia Virgarini Nawi Sonnya Marliani Suki, Priska Henderina Taebenu, Melinda Talo, Destiana Olok Thonak, Dian C. Timuneno, Tarsisius Ulin, Bhara A D Utoyo, Hipolitus Leonardo Wehelmina M.Ndoen Wolo, Adventa Dete Yaris, Benyamin Yoan Tania Sinlae Yuri S. Fa’ah Yuri Sandra Faah Yuri Sandra Faah Yuri Sandra Fa’ah Yuri.S.Fa’ah