Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN POLA ASUH DENGAN STATUS GIZI BALITA USIA 12-24 BULAN DI DESA CIPARI PARI TIMUR KECAMATAN SULTAN DAULAT KOTA SUBULUSSALAM Ulfa Husna Dhirah; Sahbainur Rezeki; Alfitri Wahyuni; Raudhatun Nuzul ZA; Finaul Asyura; Nurhayati Nurhayati; Syarifah Yanti Astryna; Fauziah Andika
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5246

Abstract

AbstrakStatus gizi balita merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kesehatan masyarakat, terutama pada usia 12–24 bulan yang merupakan periode emas pertumbuhan. Faktor pola asuh orang tua, khususnya ibu, sangat berpengaruh dalam menentukan asupan makanan dan status gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh dengan status gizi balita usia 12–24 bulan di Desa Cipari Pari Timur, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh balita usia 12–24 bulan di Desa Cipari Pari Timur, dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang yang diambil secara total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner untuk menilai pola asuh dan pengukuran antropometri (BB/U, TB/U, BB/TB) untuk menentukan status gizi. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (? = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pola asuh yang baik (58%) dan status gizi balita normal (62%). Analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh dengan status gizi balita (p-value < 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah pola asuh orang tua, khususnya dalam pemberian makanan dan perawatan sehari-hari, berhubungan erat dengan status gizi balita. Disarankan kepada orang tua untuk meningkatkan praktik pola asuh gizi yang baik serta kepada tenaga kesehatan desa agar terus memberikan edukasi mengenai pemenuhan gizi optimal pada balita. 
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN TERHADAP PEMAHAMAN MASYARAKAT TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH DI KECAMATAN SUMBAWA KABUPATEN SUMBAWA Eva Rosdiana; Rini Juwita; Chairanisa Anwar; Fauziah Andika; Sahbainur Rezeki
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5409

Abstract

Latar Belakang : Masalah pengelolaan sampah menjadi isu penting dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan pencemaran lingkungan, meningkatkan risiko penyakit, dan menurunkan kualitas hidup masyarakat. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah di Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah pemberian edukasi kesehatan, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat setelah diberikan edukasi kesehatan, dengan nilai signifikansi p < 0,05. Kesimpulan : Hal ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berpengaruh positif terhadap pengetahuan responden dalam pengelolaan sampah. Saran : Oleh karena itu, pemberian edukasi secara berkala dan terstruktur disarankan sebagai strategi untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kata Kunci: edukasi kesehatan, pemahaman masyarakat, pengelolaan sampah, promosi kesehatan
EVALUASI KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI PENINGKATAN KASUS DBD DI GAMPONG LUTUENG KABUPATEN PIDIE Finaul Asyura; Fauziah Andika; Rahmad Akbar; Chairanisa Anwar; Ulfa Husna Dhirah; Rulia Meilina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5582

Abstract

Latar Belakang demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Gampong Lutueng Kabupaten Pidie mengalami peningkatan kasus DBD dalam beberapa tahun terakhir, sehingga diperlukan evaluasi kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi peningkatan kasus DBD berdasarkan aspek pengetahuan, sikap, dan tindakan pencegahan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif. Sampel berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji univariat dan chi-square. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa 62% masyarakat memiliki pengetahuan baik, 58% memiliki sikap positif, namun hanya 46% yang memiliki tindakan pencegahan baik. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan tindakan pencegahan (p = 0.002), tetapi tidak terdapat hubungan signifikan antara sikap dan tindakan (p = 0.078). Kesimpulan kesiapsiagaan masyarakat Gampong Lutueng berada pada kategori sedang. Pengetahuan masyarakat baik, namun belum sepenuhnya diterapkan dalam tindakan pencegahan DBD. Diperlukan peningkatan edukasi dan pemberdayaan masyarakat untuk menurunkan risiko penularan DBD.
ANALISIS CASE CONTROL KEJADIAN DIABETES MELITUS TIPE II PADA WANITA DI PUSKESMAS KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH Nuzulul Rahmi; Fauziah Andika; Ulfa Rahmawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5592

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih tinggi di Indonesia, khususnya pada remaja putri. Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 menunjukkan prevalensi anemia pada remaja putri mencapai 32%. Salah satu upaya pencegahan adalah program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) yang dilakukan di sekolah. Namun, kepatuhan konsumsi TTD masih rendah, dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan, sikap, serta persepsi remaja terhadap manfaat TTD. Penyuluhan kesehatan dipandang sebagai strategi edukasi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan motivasi remaja putri dalam mengonsumsi TTD. Penyuluhan kesehatan berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai konsumsi tablet tambah darah terutama jika dilakukan dengan metode yang sesuai dengan karakteristik remaja. Salah satu strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi TTD adalah melalui penyuluhan kesehatan. Penyuluhan memberikan kesempatan bagi remaja putri untuk memperoleh informasi secara langsung, interaktif, dan kontekstual mengenai pentingnya konsumsi TTD, efek samping yang bisa terjadi, serta cara pencegahannya. Tujuan dilakukannya penyuluhan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putri untuk rutin mengkonsumsi tablet tambah darah agar tidak terjadi anemia. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini dilakukan pada 2-3 Juni 2025 di SMAN 9 yang hadiri oleh siswi kelas XI yang berjumlah 33 orang. Kegiatan pendidikan kesehatan ini melibatkan peran aktif mahasiswa S1 Ilmu Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ubudiyah Indonesia.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA Faradilla Safitri; Fauziah Andika; Ismail Ismail; Rahmat Akbar; Cut Siti Halizar; Siska Sarina Mintia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5828

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada remaja putri dan dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan serta aktivitas belajar. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kejadian anemia adalah tingkat pengetahuan remaja mengenai penyebab, gejala, dan cara pencegahannya. Pengetahuan tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti faktor individu, keluarga, media sosial, dan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan remaja putri tentang anemia di SMP Negeri 1 Lhoknga Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas IX sebanyak 36 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan rendah tentang anemia yaitu sebanyak 23 orang (63,9%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat pengaruh faktor individu (p = 0,006) dan faktor media sosial (p = 0,011) terhadap pengetahuan remaja tentang anemia. Sementara itu, faktor keluarga (p = 0,292) dan faktor sekolah (p = 1,000) tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan remaja tentang anemia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor individu dan media sosial memiliki peran penting dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai anemia. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi kesehatan yang lebih efektif melalui berbagai media informasi untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pencegahan anemia.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG KESEHATAN MENTAL DAN KESAHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA DI MAN 6 ACEH BESAR Asmaul Husna; Fauziah Andika; Ratna Willis
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental pada remaja sangat penting di terapkan di lingkungan sekolah sehingga di lingkungan sekolah terjadi interaksi antar sekolah. Siswa dapat berinteraksi dengan teman sebayanya, dengan kakak tingkat, adik tingkat, maupun dengan guru yang mendidik mereka. Seseorang yang mempunyai sehat mental dapat berinteraksi dengan baik di lingkungan sekolah dan sekitarnya. Dalam berinteraksi terkadang terdapat konflik, baik dari lingkungan sesama teman ataupun konflik yang terjadi dalam diri individu tersebut. Konflik yang di alami dapat menyebabkan gangguan pada diri individu sehingga mudah mengalami penyakit mental. Remaja, sebagai pewaris masa depan bangsa, memiliki peran krusial dalam proses pembangunan. Menurut World Health Organization (WHO), remaja adalah penduduk dalam rentang usia 10-19 tahun. Jumlah kelompok usia 10-19 tahun di Indonesia menurut sensus penduduk 2010 sebanyak 43,5 juta atau sekitar 18% dari jumlah penduduk. 
MENGENAL DAN MENCEGAH PENULARAN TUBERKULOSIS: EDUKASI KESEHATAN DI LINGKUNGAN MASYARAKAT PUSKESMAS BAITURRAHMAN Siti Samaniyah; Finaul Asyura; Fitria Fitria; Murnia Suri; Syarifah Yanti Astryna; Syarifah Asyura; Kesumawati Kesumawati; Fauziah Andika; Muhammad Naufal; Ida Mukhlisa; Periskila Dina Kali Kulla
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai cara penularan dan pencegahan TBC menjadi salah satu faktor tingginya penyebaran penyakit ini.Tujuan Kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga mengenai TBC melalui edukasi kesehatan di lingkungan Puskesmas Baiturrahman. Kegiatan dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) beserta Apoteker Banda Aceh dengan metode penyuluhan interaktif, diskusi, dan pembagian media informasi edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai gejala, cara penularan, dan langkah pencegahan TBC. Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan paru-paru serta aktif dalam upaya pencegahan penularan TBC di lingkungan sekitarnya. 
EDUKASI KESEHATAN TENTANG MANFAAT TANAMAN HERBAL UNTUK PENYEMBUHAN LUKA PADA IBU PASCA BERSALIN Eva Rosdiana; Mutiawati Mutiawati; Rulia Meilina; Fauziah Andika; Finaul Asyura; Febri Yusnanda
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMasa nifas merupakan masa pemulihan pada ibu pasca persalinan. Masa nifas merupakan masa yang rentan karena organ reproduksi mengalami luka saat proses persalinan, sehingga dibutuhkan perawatan yang khusus agar luka persalinan dapat kembali pulih secara optimal. Salah satu perawatan  luka pasca bersalin yang menjadi tradisi di Aceh adalah penggunaan obat herbal sebagai jamu yang dikonsumsi pada masa nifas.  Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan ke pada ibu nifas tentang pemanfaatan tanaman herbal untuk penyembuhan luka pada ibu pasca bersalin. Kegiatan ini di laksanakan pada tanggal 03 Desember 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang yang terdiri dari perangkat desa, kader posyandu, dan ibu nifas. Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan sukses dan mendapatkan perhatian yang baik dari seluruh peserta sekaligus mendapatkan apresiasi dari perangkat desa. Kesimpulannya pelaksanaan edukasi kesehatan ini dapat memberikan tambahan pengetahuan ke pada peserta dan meningkatkan minat peserta untuk menggunakan bahan-bahan herbal sebagai obat tradisional untuk penyembuhan luka pasca persalinan.  
BAKTI SOSIAL LINGKUNGAN DAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA REMAJA DI SEKOLAH SMAN 14 KOTA BANDA ACEH TAHUN 2025 Rahmat Akbar; Ismail Ismail; Ratna Wilis; Finaul Asyura; Fauziah Andika; Faradilla Safitri
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan bakti sosial lingkungan dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SMAN 14 Kota Banda Aceh tahun 2025 dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah sekaligus membentuk pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini melibatkan seluruh warga sekolah, meliputi pembersihan area sekolah, pengelolaan sampah, penataan taman, serta edukasi PHBS melalui penyuluhan interaktif. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan partisipatif, di mana siswa, guru, dan pihak terkait bekerja sama secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kebersihan lingkungan sekolah, terbentuknya sikap peduli terhadap lingkungan, serta bertambahnya pengetahuan siswa terkait indikator PHBS, seperti mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan diri, dan mengonsumsi makanan sehat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan yang mendukung terciptanya sekolah yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan. 
PENINGKATAN LITERASI MASYARAKAT TENTANG INTERAKSI OBAT DENGAN HERBAL ‘OBATKU AMAN’ DI DESA RUMPET Siti Samaniyah; Finaul Asyura; Fitria Fitria; Fauziah Andika; Murnia Suri; Syarifah Asyura; Intan Saumi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penggunaan obat herbal di masyarakat semakin meningkat karena dianggap lebih alami dan minim efek samping. Namun, pengetahuan masyarakat mengenai potensi interaksi antara obat modern (obat kimia) dengan herbal masih rendah, sehingga dapat menimbulkan risiko penurunan efektivitas terapi maupun peningkatan efek toksik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi masyarakat tentang interaksi obat dengan herbal melalui “Obatku Aman” di Desa Rumpet. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi interaktif, penyuluhan berbasis audiovisual, dan simulasi kasus interaksi obat-herbal yang sering dijumpai. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan September 2025. Sasaran kegiatan adalah masyarakat usia produktif dan lansia yang sedang atau berpotensi menggunakan obat dan herbal secara bersamaan. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test mengenai pemahaman interaksi obat-herbal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan tingkat pengetahuan masyarakat, dari rata-rata 50% sebelum penyuluhan menjadi 85% setelah pelaksanaan. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan sikap dalam berkonsultasi kepada tenaga kesehatan sebelum menggunakan obat atau herbal secara bersamaan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan keamanan penggunaan obat di tingkat masyarakat desa. Kata kunci: Literasi obat, Interaksi obat-herbal, Edukasi masyarakat, Keamanan penggunaan obat, Desa Rumpet. Abstract The use of herbal medicines is increasing in the community because they are considered more natural and have fewer side effects. However, public awareness of the potential interactions between modern (chemical) drugs and herbal medicines remains low, which can lead to a risk of reduced therapeutic effectiveness or increased toxic effects. This community service activity aims to increase public literacy about drug-herbal interactions through "Obatku Aman" in Rumpet Village. The methods used include interactive outreach, audiovisual-based counseling, and simulations of frequently encountered drug-herbal interactions. This activity will be carried out in September 2025. The target group is productive-age and elderly people who are currently or potentially using drugs and herbal medicines simultaneously. Evaluation will be conducted by comparing pre-test and post-test results regarding understanding of drug-herbal interactions. The results of the activity show a significant increase in the level of community knowledge, from an average of 50% before the counseling to 85% after the implementation. In addition, participants showed a change in attitude in consulting with health professionals before using drugs or herbal medicines simultaneously. This activity is expected to become a model for ongoing education to increase awareness and safety of drug use at the village level. Keywords: Drug literacy, drug-herb interactions, public education, drug safety, Rumpet Village.
Co-Authors Afni, Nur' Aja Marjulita Alfitri Wahyuni Anwar, Chairanisa Anwar, Chairanisa Ardhana Yulisma Aris Maulana Asmaul Husna Asmaul Husna Asnawiyah Asnawiyah Ayuni Safira Azimar Azimar Chairanisa Anwar Charanisa Anwar Cut Asiah Cut Deli Cut Siti Halizar Darmawan, Heri Dhirah, Ulfa Husna Ecie Kesumawati Eva Nadilla Eva Rosdiana Eva Rosdiana Eva Rosdiana Eva Rosdiana Fadia Aisya Faradilla Safitri Faradilla Safitri, Faradilla Febri Yusnanda Finaul Asyura Finaul Asyura Fitra Alvionida Fitria Fitria Fitria Hendri Priatna Herawati Herawati Hidayat, Toni Husda, Azkia Ida Mukhlisa Indah Amelia Putri Indah Amelia Putri Intan Saumi Intan Wahyuni Iskandar Iskandar Ismail Ismail Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kesumawati Khairaniswati Khairaniswati Kridawati, Atik Marniati Marniati Marniati Marniati Marniati Marniati, Marniati Meilina, Rulia Mufdalina Mufdalina Muhammad Afrizal Muhammad Naufal Muhammad Yusriza Syahputrai Mukhtar Mukhtar Murnia Suri Mutiawati Mutiawati Nadia Mustina Nazla Putri Nia Rayyanis Ningsih, Yustika Winda Nur Afriza Nurdin NurdinNurdin Nurfatin Nisa Nasri Nurhayati Nurhayati Nurul Anjelini Nuzulul Rahmi, Nuzulul Periskila Dina Kali Kulla Prima Hariyanto Prima Hariyanto, Prima Rahmad Akbar Rahmat Akbar Rahmat Akbar Ratna Wilis ratna willis Raudhatun Nuzul ZA, Raudhatun Rezeki, Sahbainur Rika Novita Rini Juwita Rizka, Miftahul Rizki, Geubrina Rosdiana, Eva Rouzatun Nisa Sahbainur Rezeki Sahbainur Rezeki Sahrina, Meila Sakdah, Nurul SAUDAH SAUDAH Savia, Novita Serianti, Putri Siska Sarina Mintia Siti Samaniyah Soviawati Soviawati Soviawati, Soviawati Sri Yanti Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Syafriadi Syafriadi Syamsuliani, Syamsuliani Syarifah Asyura Syarifah Asyura Syarifah Yanti Astrina Syarifah Yanti Astryna Syarifah Yanti Astryna TB, Desita Ria Yusian Ulfa Husna Dhirah Ulfa Rahmawati Yulianti Yulianti Yuna Nurliantika Yustika Wirda Ningsih Zein, Gebby Zulia Ananda Zulwanis, Zulwanis Zumaidar Zumaidar