Claim Missing Document
Check
Articles

PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG DIARE PADA ANAK DI PUSKESMAS ULIM KABUPATEN PIDIE JAYA Fauziah Andika; Nuzulul Rahmi; Chairanisa Anwar; Aris Maulana
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 3, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare pada balita yang lambat ditangani dapat menyebabkan beberapa komplikasi seperti gangguan elektrolit pada tubuh, dehidrasi bahkan sampai kematian. Pencegahan terhadap kejadian diare perlu disesuaikan dengan dan faktor risiko penularannya. Agen penyebab diare dapat berpa zat yang bersifat toksis, zat yang bersifat alergen, maupun infeksi dari mikroba seperti vvirus, bakteri dan parasit (Fitzwater, et al., 2011). WHO memperkirakan bahwa penyebab utama kejadian diare di negara-negara berkembang adalah Rotavirus dan bakteri Escherichia coli. Kedua agen penyakit tersebut sangat erat hubungannya dengan faktor lingkungan seperti hygiene sanitasi, kecukupan sarana air bersih dan air minum, serta kebersihan dan keamanan pangan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 4 Januari 2021 di Puskesmas Ulim Tahun 2021. Hasil dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi tentang diare pada anak danpentingnya menjada kesehatan anak. Kata Kunci: kejadian diare
EDUKASI KESEHATAN TENTANG MANFAAT TANAMAN HERBAL UNTUK PENYEMBUHAN LUKA PADA IBU PASCA BERSALIN Eva Rosdiana; Mutiawati Mutiawati; Rulia Meilina; Fauziah Andika; Finaul Asyura; Febri Yusnanda
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMasa nifas merupakan masa pemulihan pada ibu pasca persalinan. Masa nifas merupakan masa yang rentan karena organ reproduksi mengalami luka saat proses persalinan, sehingga dibutuhkan perawatan yang khusus agar luka persalinan dapat kembali pulih secara optimal. Salah satu perawatan  luka pasca bersalin yang menjadi tradisi di Aceh adalah penggunaan obat herbal sebagai jamu yang dikonsumsi pada masa nifas.  Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan ke pada ibu nifas tentang pemanfaatan tanaman herbal untuk penyembuhan luka pada ibu pasca bersalin. Kegiatan ini di laksanakan pada tanggal 03 Desember 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang yang terdiri dari perangkat desa, kader posyandu, dan ibu nifas. Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan sukses dan mendapatkan perhatian yang baik dari seluruh peserta sekaligus mendapatkan apresiasi dari perangkat desa. Kesimpulannya pelaksanaan edukasi kesehatan ini dapat memberikan tambahan pengetahuan ke pada peserta dan meningkatkan minat peserta untuk menggunakan bahan-bahan herbal sebagai obat tradisional untuk penyembuhan luka pasca persalinan.  
Penyuluhan Kesehatan Tentang Pentingya Pemberian Imunisasi Lanjutan/ Booster (DPT-HB-Hib dan Campak) pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Leupung Kabupaten Aceh Besar Faradilla Safitri; Fauziah Andika; Cut Asiah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 2, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract           Toddler is a general term for children aged 1-3 years (toddler) and preschool children (3-5 years). When the child is toddlers, begin to be given further immunization or booster immunization. Advanced immunization is a repeat of basic immunization to maintain the level of immunity and to extend the optimal protection period from further immunization and this is only obtained if the child has received complete basic immunization. About 1.5 million children in the world die each year because of diseases that can be prevented by immunization. The coverage of children under five who received further immunization / booster (DPT-HB-Hib and measles) in 2019 is 75.95%. This figure has met the 2019 Strategic Plan target of 70%. However, 50% of the provinces are still unable to achieve the target. One of the provinces with the lowest coverage is Aceh (26.91%). Puskesmas Leupung is one of the health centers in Aceh Besar District, based on 2019 data, the coverage of advanced immunization is still below UCI standards (below 80%).          Community Service Activities are a form of the contribution of Ubudiyah Faculty of Health Sciences lecturers in the implementation of higher education tridharma. This activity is also expected to improve health status. The service that has been carried out in this activity is in the form of health counseling with the theme "The Importance of Provision of Advanced Immunization / Booster (DPT-HB-Hib and Measles) to Toddlers". This health counseling was carried out in the work area of the Leupung Puskesmas, Aceh Besar District, which consists of 3 posyandu points, namely in Pulot Village on Thursday, July 16 2020, Deah Mamplam Village on Tuesday, July 21 2020 and in Meunasah Mesjid Village on Friday, 24 July 2020, which was held at 10.00 WIB until completion, the total number of mothers who attended this health counseling time was 46 people. The implementation of this health education is in collaboration with the Leupung Health Center, Aceh Besar District. Keywords: toodler, Advanced immunization/ booster
PENYULUHAN PEMAHAMAN TENTANG EDUKASI KESEHATAN TENTANG CARA PENGGUNAAN OBAT SECARA TEPAT DI SMKN 8 LHOKSEUMAWE Marniati Marniati; Fauziah Andika; Rulia Meilina; Muhammad Afrizal; Nurul Anjelini
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan siswa/siswi mengenai dunia kesehatan, terutama obat masih sangat terbatas, padahal obat merupakan bahan yang mudah kita temukan di sekitar kita. Obat harus selalu digunakan secara benar agar memberikan manfaat klinik yang optimal. Pada kegiatan ini dilakukan penyuluhan tentang penggunaan obat yang baik dan benar di SMKN 8 Lhokseumawe dimana akan diberikan penjelasan tentang obat. Penggunaan obat semakin banyak belum didukung pengetahuan siswa/siswi mengenai cara konsumsi hingga pembuangan limbah obat yang baik dan aman bagi lingkungan. Memberikan informasi yang benar penggunaan obat menjadi kebutuhan siswa/siswi maupun masyarakat agar terhindar dari dampak buruk kesehatan diri maupun lingkungan. Metode yang dipakai dalam mencapai tujuan tersebut adalah kegiatan sosialisasi atau penyuluhan kepada siswa/siswi SMKN 8 Lhokseumawe. Pada kegiatan penyuluhan tentang cara penggunaan obat yang baik dan benar akan membahas materi yang disosialisasikan yaitu penjelasan definisi umum obat dan penggunaannya, Kemudian penjelasan obat generic,obat paten,obat tradisional, dan obat bermerek.Kata Kunci : Rasional, pengetahuan, obatStudents' knowledge about the world of health, especially medicine, is still very limited, even though medicine is an ingredient that we can easily find around us. Medicines must always be used correctly to provide optimal clinical benefits. In this activity, counseling is carried out about the proper and correct use of medicines at SMKN 8 Lhokseumawe where an explanation about medicines will be given. The increasing use of drugs is not supported by students' knowledge regarding how to consume and dispose of drug waste properly and safely for the environment. Providing correct information on drug use is a necessity for students and the community to avoid negative impacts on personal health and the environment. The method used to achieve this goal is socialization or counseling activities for students of SMKN 8 Lhokseumawe. In counseling activities on how to use medicines properly and correctly, the material that will be socialized will be discussed, namely an explanation of the general definition of medicines and their use, then an explanation of generic medicines, patent medicines, traditional medicines and branded medicines.Keywords: Rational, knowledge, drug
PENDIDIKAN KESEHATAN PADA IBU TENTANG KUNJUNGAN MASA NIFAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOPELMA DARUSSALAM BANDA ACEH Faradilla Safitri; Asmaul Husna; Nuzulul Rahmi; Fauziah Andika
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 4, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa nifas ini menjadi masa yang paling rentan bagi ibu dikarenakan penyumbang kematian ibu yang paling besar dalam masa nifas. Para ibu nifas menjadi enggan ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya karena takut tertular virus covid-19, kunjungan nifas di rumah tidak bisa dilakukan secara maksimal, dikarenakan sesuai dengan peraturan bidan menunda melakukan kunjungan rumah untuk menghindari penyebaran virus covid-19. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ubudiyah Indonesia ini dilakukan berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya yaitu masih ada ibu nifas yang tidak melakukan dan tidak mendapatkan pelayanan masa nifas secara lengkap. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah dilaksanakan dari tanggal 20-23 Desember 2021. Ketua dan anggota pelaksana kegiatan memberikan edukasi kepada para ibu secara dor to dor (dari rumah ke rumah), dan media yang digunakan berupa brosur. Hasil yang diperoleh adalah para ibu dan keluarga memahami tentang pentingnya melakukan kunjungan masa nifas untuk memantau kondisi kesehatan ibu dan anak sehingga ibu dan keluaga akan melakukan kunjungan masa nifas ke tempat pelayanan kesehatan.Kata Kunci : Kunjungan masa nifas, pandemi covid-19. The postpartum period is the most vulnerable period for mothers because it is the largest contributor to maternal mortality during the postpartum period. Postpartum mothers are reluctant to go to the Puskesmas or other health facilities for fear of contracting the Covid-19 virus, postpartum visits at home cannot be carried out optimally, because according to regulations, midwives postpone home visits to avoid the spread of the Covid-19 virus. This community service carried out by a Lecturer of the Faculty of Health Sciences, Ubudiyah University, Indonesia, was carried out based on the results of research that had been carried out previously, namely that there were still postpartum mothers who did not do and did not receive complete postpartum services. This community service activity has been carried out from December 20-23, 2021. The chairperson and members of the implementing activities provide education to mothers door-to-door (from house to house), and the media used is in the form of brochures. The results obtained are that mothers and families understand the importance of conducting postpartum visits to monitor the health conditions of mothers and children so that mothers and families will make postpartum visits to health care facilities.Keywords: Postpartum visit, covid-19 pandemic.
EDUKASI PEMANFAATAN BIJI PALA SEBAGAI BAHAN ALAMI ANTI NYAMUK DI DESA KAJHU, ACEH BESAR Periskila Dina Kali Kulla; Zulwanis Zulwanis; Rulia Meilina; Fauziah Andika; Siti Samaniyah; Eva Rosdiana; Kesumawati Kesumawati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biji pala (Myristica fragrans Houtt) merupakan salah satu bahan dapur yang memiliki potensi sebagai anti nyamuk alami karena kandungan senyawa aktif seperti miristisin dan safrol. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Desa Kajhu, Aceh Besar, tentang manfaat biji pala sebagai alternatif ramah lingkungan dalam pengendalian nyamuk. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi pembuatan produk anti nyamuk berbasis biji pala, serta diskusi interaktif untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat Desa Kajhu memiliki minat yang tinggi dalam memanfaatkan bahan alami seperti biji pala untuk mengurangi dampak penggunaan bahan kimia sintetis. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemanfaatan sumber daya lokal untuk menciptakan produk yang inovatif dan ramah lingkungan. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis dan berkelanjutan dalam mengurangi masalah kesehatan yang disebabkan oleh nyamuk.Kata Kunci: Biji pala, anti nyamuk alami, edukasi masyarakat, sumber daya lokal, produk ramah lingkungan.Nutmeg seeds (Myristica fragrans Houtt) are a common kitchen ingredient with potential as a natural mosquito repellent due to their active compounds, such as myristicin and safrole. This study aims to educate the community of Kajhu Village, Aceh Besar, on the benefits of nutmeg seeds as an eco-friendly alternative for mosquito control. The methods include public outreach, demonstrations on producing nutmeg-based mosquito repellent products, and interactive discussions to enhance community knowledge. The results of the activity showed a high level of interest from the Kajhu Village community in utilizing natural ingredients like nutmeg seeds to reduce the impact of synthetic chemical use. Furthermore, this initiative successfully raised awareness about the importance of leveraging local resources to create innovative and eco-friendly products. This program is expected to provide a practical and sustainable solution to health issues caused by mosquitoes. Keywords: Nutmeg seeds, natural mosquito repellent, community education, local resources, eco-friendly products.
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PERAWATAN PAYUDARA DI PUSKESMAS LAMTEUBA KECAMATAN SEULIMUM KABUPATEN ACEH BESAR Chairanisa Anwar; Fauziah Andika; Eva Rosdiana; Soviawati Soviawati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 3, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The United Nations Children's Fund (UNICEF) said as many as 30 thousand infant mortality and 10 thousand deaths of children under five in the world in one year prevented through breastfeeding for 6 months, without giving additional food and drink to the baby so that breast care very important in increasing the production of breast milk. The number of babies in Indonesia who receive exclusive breastfeeding tends to decline because more and more babies under the age of 6 months are given formula milk. According to the Indonesian Health Demographic Survey (IDHS), the coverage of exclusive breastfeeding for infants 0-6 months in 2002 was 40%, in 2007 it fell to 32% and in 2010 it fell again to 27.2%. The cause of a pregnant woman not doing breast care, between others are caused by the following factors lack of information obtained from health workers, fear and laziness, and the availability of time to perform breast care during pregnancy. Breast Care It is very important that complications do not occur when breastfeeding the baby later. So a level of behavior is needed, especially for primigravida mothers, regarding the importance of breast care during pregnancyKeywords: breast care, pregnant women
EDUKASI KESEHATAN TENTANG STATUS GIZI DALAM MENURUNKAN ANGKA KEJADIAN STUNTING DI MAN 5 ACEH BESAR Fauziah Andika; Nuzulul Rahmi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 4, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aceh menduduki peringkat tiga nasional untuk angka stunting balita, di bawah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sulawesi Barat (sulbar). Saat ini, urainya, pemerintah gencar mengampanyekan gerakan pencegahan dan penanganan stunting. Sebab, prevalensi stunting bayi berusia di bawah lima tahun (balita) Indonesia pada 2018 sebesar 30,8%. Masalah kurang gizi dan stunting merupakan dua masalah yang saling berhubungan. Stunting pada anak merupakan dampak dari defisiensi nutrien selama seribu hari pertama kehidupan. Hal ini menimbulkan gangguan perkembangan fisik anak yang irreversible, sehingga menyebabkan penurunan kemampuan kognitif dan motorik serta penurunan performa kerja. Anak stunting memiliki rerata skor Intelligence Quotient (IQ) sebelas poin lebih rendah dibandingkan rerata skor IQ pada anak normal. Gangguan tumbuh kembang pada anak akibat kekurangan gizi bila tidak mendapatkan intervensi sejak dini akan berlanjut hingga dewasa Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2022 dengan melakukan penyuluhan kesehatan di MAN 5 Aceh Besar dengan jumlah peserta 52 orang siswa MAN 5 Aceh Besar. Hasil dari kegiatan ini adalah menambah pengetahuan dan wawasan tentang status gizi dalam menurunkan angka kejadian stunting. Kata Kunci : Stunting, Status GiziAceh is ranked third nationally for stunting rates for children under five, after East Nusa Tenggara (NTT) and West Sulawesi (sulbar). Currently, he explained, the government is aggressively campaigning for stunting prevention and handling. This is because the prevalence of stunting in infants under five years old (toddlers) in Indonesia in 2018 was 30.8%. Malnutrition and stunting are two interrelated problems. Stunting in children is the result of nutrient deficiency during the first thousand days of life. This causes irreversible physical development disorders of children, causing a decrease in cognitive and motor abilities as well as a decrease in work performance. Stunting children have an average Intelligence Quotient (IQ) score of eleven points lower than the average IQ score for normal children. Impaired growth and development in children due to malnutrition if they do not get intervention early on will continue into adulthood. This activity was carried out on August 15, 2022 by conducting health education at MAN 5 Aceh Besar with 52 participants from MAN 5 Aceh Besar students. The result of this activity is to increase knowledge and insight about nutritional status in reducing the incidence of stunting.Keywords: Stunting, Nutritional Status 
BAKTI SOSIAL LINGKUNGAN DAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA REMAJA DI SEKOLAH SMAN 14 KOTA BANDA ACEH TAHUN 2025 Rahmat Akbar; Ismail Ismail; Ratna Wilis; Finaul Asyura; Fauziah Andika; Faradilla Safitri
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan bakti sosial lingkungan dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SMAN 14 Kota Banda Aceh tahun 2025 dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah sekaligus membentuk pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini melibatkan seluruh warga sekolah, meliputi pembersihan area sekolah, pengelolaan sampah, penataan taman, serta edukasi PHBS melalui penyuluhan interaktif. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan partisipatif, di mana siswa, guru, dan pihak terkait bekerja sama secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kebersihan lingkungan sekolah, terbentuknya sikap peduli terhadap lingkungan, serta bertambahnya pengetahuan siswa terkait indikator PHBS, seperti mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan diri, dan mengonsumsi makanan sehat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan yang mendukung terciptanya sekolah yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan. 
EDUKASI PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN STATUS GIZI DAN MEMPERSIAPKAN GENERASI SEHAT DI SMP NEGERI 1 LHOKNGA ACEH BESAR Faradilla Safitri; Fauziah Andika; Ismail Ismail; Rahmat Akbar; Nazla Putri; Siska Sarina Mintia
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 8, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah gizi yang masih sering terjadi pada remaja putri dan dapat memberikan dampak terhadap kesehatan, konsentrasi belajar, serta produktivitas di masa depan. Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia karena mengalami pertumbuhan yang pesat dan kehilangan darah saat menstruasi sehingga kebutuhan zat besi meningkat. Kurangnya pengetahuan mengenai anemia dan cara pencegahannya menjadi salah satu faktor yang menyebabkan tingginya kejadian anemia pada remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai pencegahan anemia melalui kegiatan edukasi kesehatan. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan menggunakan media presentasi, diskusi interaktif, dan pembagian brosur. Kegiatan ini dilaksanakan pada siswi SMP Negeri 1 Lhoknga Aceh Besar dengan jumlah peserta sebanyak 36 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta sangat antusias mengikuti kegiatan edukasi dan terjadi peningkatan pemahaman mengenai pengertian anemia, penyebab, dampak, serta cara pencegahannya. Edukasi kesehatan mengenai anemia diharapkan dapat meningkatkan kesadaran remaja putri untuk menjaga pola makan yang sehat dan mengonsumsi tablet tambah darah sehingga dapat meningkatkan status gizi dan mempersiapkan generasi yang lebih sehat di masa mendatang.
Co-Authors Afni, Nur' Aja Marjulita Alfitri Wahyuni Anwar, Chairanisa Anwar, Chairanisa Ardhana Yulisma Aris Maulana Asmaul Husna Asmaul Husna Asnawiyah Asnawiyah Ayuni Safira Azimar Azimar Chairanisa Anwar Charanisa Anwar Cut Asiah Cut Deli Cut Siti Halizar Darmawan, Heri Dhirah, Ulfa Husna Ecie Kesumawati Eva Nadilla Eva Rosdiana Eva Rosdiana Eva Rosdiana Eva Rosdiana Fadia Aisya Faradilla Safitri Faradilla Safitri, Faradilla Febri Yusnanda Finaul Asyura Finaul Asyura Fitra Alvionida Fitria Fitria Fitria Hendri Priatna Herawati Herawati Hidayat, Toni Husda, Azkia Ida Mukhlisa Indah Amelia Putri Indah Amelia Putri Intan Saumi Intan Wahyuni Iskandar Iskandar Ismail Ismail Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kesumawati Khairaniswati Khairaniswati Kridawati, Atik Marniati Marniati Marniati Marniati Marniati Marniati, Marniati Meilina, Rulia Mufdalina Mufdalina Muhammad Afrizal Muhammad Naufal Muhammad Yusriza Syahputrai Mukhtar Mukhtar Murnia Suri Mutiawati Mutiawati Nadia Mustina Nazla Putri Nia Rayyanis Ningsih, Yustika Winda Nur Afriza Nurdin NurdinNurdin Nurfatin Nisa Nasri Nurhayati Nurhayati Nurul Anjelini Nuzulul Rahmi, Nuzulul Periskila Dina Kali Kulla Prima Hariyanto Prima Hariyanto, Prima Rahmad Akbar Rahmat Akbar Rahmat Akbar Ratna Wilis ratna willis Raudhatun Nuzul ZA, Raudhatun Rezeki, Sahbainur Rika Novita Rini Juwita Rizka, Miftahul Rizki, Geubrina Rosdiana, Eva Rouzatun Nisa Sahbainur Rezeki Sahbainur Rezeki Sahrina, Meila Sakdah, Nurul SAUDAH SAUDAH Savia, Novita Serianti, Putri Siska Sarina Mintia Siti Samaniyah Soviawati Soviawati Soviawati, Soviawati Sri Yanti Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Syafriadi Syafriadi Syamsuliani, Syamsuliani Syarifah Asyura Syarifah Asyura Syarifah Yanti Astrina Syarifah Yanti Astryna Syarifah Yanti Astryna TB, Desita Ria Yusian Ulfa Husna Dhirah Ulfa Rahmawati Yulianti Yulianti Yuna Nurliantika Yustika Wirda Ningsih Zein, Gebby Zulia Ananda Zulwanis, Zulwanis Zumaidar Zumaidar