p-Index From 2021 - 2026
10.193
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat ARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Kesehatan Tambusai J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan MAHESA : Malahayati Health Student Journal KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Multidisiplin Madani (MUDIMA) PELS (Procedia of Engineering and Life Science) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulawarman Jurnal Vokasi Kesehatan Bali Health Published Journal Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan (RAMMIK) Journal of Training and Community Service Adpertisi Jurnal Kesehatan Amanah Jurnal Pengabdian Kesehatan Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Journal for Quality in Public Health Jurnal manajemen informasi kesehatan Abdi Masyarakat UIKA Journal of International Multidisciplinary Research Holistik Analisis Nexus ASSYIFA: Jurnal Ilmu Kesehatan Proceeding International Conference Of Innovation Science, Technology, Education, Children And Health Ulil Albab Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia Proceeding International Conference Of Innovation Science, Technology, Education, Children And Health
Claim Missing Document
Check
Articles

LITERATURE REVIEW: ANALYSIS OF THE SYSTEM FOR RECORDING AND REPORTING EXTRAORDINARY EVENTS (KLB) IN HEALTH CARE FACILITIES Elsa Andara Dita Amellia Amellia; Fita Rusdian Ikawati; Achmad Jaelani Rusdi
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 10 No. 2 (2025): Health Information and Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jmis.v10i2.677

Abstract

Health service facilities (Fasyankes) play an important role in recording and reporting extraordinary events (KLB) as part of the national health system. However, there are still various obstacles in the recording and reporting system, such as discrepancies in patient identity, data duplication, reporting delays due to manual recording, and lack of digital infrastructure and training of health workers. This study aims to analyze the recording and reporting system of outbreak cases in health facilities based on a literature review of various previous studies. The method used was a literature review by analyzing relevant research results from 2019 to 2024. The results showed that implementing a digital system can improve the accuracy and efficiency of recording and reporting outbreak cases, enable early detection, and accelerate health interventions. However, obstacles such as limited human resources, high workload, and suboptimal coordination between agencies are still a challenge in implementing the system. Therefore, strengthening digital infrastructure, increasing the capacity of health workers, and optimizing coordination between agencies are needed to improve the effectiveness of the outbreak recording and reporting system in health facilities.
Implementasi Rekam Medis Elektronik di Rumah Sakit Amelia Septi Ayuni; Fita Rusdian Ikawati; Anis Ansyori
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jka.v8i1.723

Abstract

Electronic Medical Records (EMRs) are a crucial element in advancing healthcare services, driven by technological and legal advancements, offering benefits such as efficiency, data accuracy, and enhanced patient safety. However, EMR implementation faces challenges, including differences in user perceptions and technical obstacles, necessitating effective strategies to optimize their use. This study aims to describe the challenges and benefits of implementing electronic medical records in hospitals. This study is a literature review using the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analyses) framework. It was found that the success of EMR implementation in hospitals is influenced by ease of use, benefits, human resource readiness, and infrastructure. However, challenges such as medical staff resistance, budget constraints, accessibility, and data security risks persist. Effective change management and cost management strategies are necessary to ensure system sustainability. The implementation of Electronic Medical Records (EMRs) enhances healthcare service efficiency, information access, and patient safety. However, it faces challenges such as low digital literacy, system limitations, and inadequate medical staff commitment. Effective strategies are required for optimal EMR implementation..
Analisis Beban Kerja Petugas Rekam Medis RSUD DR. R. Soedarsono Pasuruan Tatsbita Sabrina; Lilik Afifah; Fita Rusdian Ikawati
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jka.v8i1.729

Abstract

Medical records are a hospital service that stores patient identity data and plays a role in making medical decisions. Analysis of the workload of medical records officers is needed to ensure efficiency and effectiveness in implementation. This study aims to identify and evaluate the workload of medical records officers at RSUD dr. R. Soedarsono Pasuruan using the Health Workload Analysis (ABK-KES) method. This study is quantitative descriptive in nature with data collection methods in the form of observation, interviews, questionnaires, and document review. Research findings reveal that there is inequality in the distribution of workload in various medical records units, which can impact the quality of hospital services. Therefore, researchers suggest that the workforce with D3 and D4 qualifications still needs to be increased to support higher quality services and it is necessary to optimize the number of workers and make the workload distribution more balanced. Hospital management is also advised to recruit D3 and D4 staff to be more competent in medical record management and training to increase the effectiveness of services at the hospital. Optimizing the workforce by ABK-KES, medical services are expected to operate more effectively so a strategy for optimizing the number and distribution of the workforce is needed to increase service efficiency.
PENDAMPINGAN PETUGAS DALAM MENGATASI KENDALA BRIDGING PADA SISTEM REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI PUSKESMAS DONOMULYO Fania Mizela Amanda; Ike Nur Rokhmadianti; Lusyta Hermawan; Lutfi Nurhidayah; Maulidya Ilham Alifia Yuliarini; Fita Rusdian Ikawati; Agus Syukron Ma’ruf
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendampingan petugas puskesmas dalam implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan langkah penting untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan dan mendukung transformasi digital di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Namun, dalam pelaksanaannya di Puskesmas Donomulyo masih ditemukan berbagai kendala pada proses bridging antara sistem RME dengan aplikasi BPJS Kesehatan, khususnya dalam penerbitan Surat Eligibilitas Peserta (SEP) dan sinkronisasi data pelayanan pasien. Permasalahan tersebut menyebabkan keterlambatan pelayanan, ketidaksesuaian data pasien, serta meningkatnya beban kerja petugas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi petugas puskesmas dalam mengidentifikasi kendala bridging, memberikan solusi praktis terhadap permasalahan yang terjadi, serta meningkatkan pemahaman petugas mengenai alur integrasi sistem RME dengan BPJS Kesehatan. Metode kegiatan dilakukan melalui observasi, wawancara, diskusi interaktif, serta pendampingan langsung kepada petugas dalam penggunaan sistem bridging RME. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan petugas dalam mengoperasikan sistem, melakukan validasi data pasien, serta menangani kendala teknis yang sering muncul pada proses bridging. Selain itu, koordinasi antarpetugas menjadi lebih baik sehingga proses pelayanan pasien dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan implementasi RME di Puskesmas Donomulyo dapat berjalan lebih optimal dan mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan berbasis digital.
Analisis Pengelolaan Klaim Prolanis di Klinik Pusdikarhanud Nadya Virgie Amanda Amanda; Fita Rusdian Ikawati; Lilik Afifah
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan (JMIAK) Vol. 9 No. 1 (2026): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v9i1.8004

Abstract

Penyakit kronis seperti diabetes melitus dan hipertensi berkontribusi besar terhadap peningkatan beban pelayanan kesehatan di Indonesia. Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan bertujuan meningkatkan kualitas hidup peserta melalui pengelolaan kesehatan berkelanjutan di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Namun demikian, pengelolaan klaim dan rendahnya partisipasi peserta masih menjadi tantangan dalam keberlanjutan program. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pengelolaan klaim Prolanis di Klinik Pusdikarhanud. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan enam informan yang dipilih secara purposive, terdiri dari tenaga medis, perawat, dan petugas administrasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme klaim telah berjalan secara sistematis, namun belum optimal karena ketidaklengkapan dokumentasi, keterbatasan integrasi sistem informasi, serta rendahnya partisipasi peserta dalam kegiatan senam. Kondisi tersebut berdampak pada keterlambatan dan kegagalan klaim. Diperlukan penguatan monitoring administrasi, optimalisasi sistem informasi, serta strategi peningkatan keterlibatan peserta untuk menjamin efektivitas dan keberlanjutan program.
Evaluasi Tantangan Implementasi Rekam Medis Elektronik Menggunakan Metode HOT Fit pada Layanan Rawat Jalan di Klinik Pusdikarhanud Annabila Ferdianna; Fita Rusdian Ikawati; Agus Syukron Ma'ruf
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan (JMIAK) Vol. 9 No. 1 (2026): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v9i1.8020

Abstract

Transformasi digital di bidang kesehatan mendorong fasilitas pelayanan kesehatan untuk mengadopsi Rekam Medis Elektronik (RME) guna meningkatkan efisiensi dan mutu pelayanan, khususnya pada layanan rawat jalan yang memiliki volume kunjungan tinggi. Namun, implementasi RME masih menghadapi berbagai tantangan dari aspek manusia, organisasi, dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan penerapan RME di layanan rawat jalan Klinik Pusdikarhanud menggunakan pendekatan Human, Organization, and Technology-Fit (HOT-Fit). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari informan kunci, yaitu Kepala Klinik, serta informan utama yang meliputi petugas rekam medis, perawat, bidan, dokter, dan apoteker. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek human, tantangan utama terdapat pada fase awal adaptasi dan keterbatasan pelatihan, meskipun kemampuan pengguna meningkat seiring pembiasaan. Dari aspek organization, dukungan manajemen sudah baik, namun konsistensi pengisian data antar unit masih perlu ditingkatkan. Dari aspek technology, infrastruktur dasar sudah tersedia, tetapi stabilitas sistem dan ketergantungan pada jaringan internet masih menjadi kendala. Secara keseluruhan, penerapan RME memerlukan penguatan pada aspek pelatihan, sarana prasarana, dan stabilitas sistem agar dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Digitalisasi Data Rekam Medis pada Unit Filling di Rumah Sakit Baptis Batu: Roadmap Implementasi Yogi Satrio Wibowo; Epa Dwi Harianti; Robertus Sutomo; Sisilia Alit Roro Tyasti; Fita Rusdian Ikawati; Anis Ansyori; Fikri Rahmat Maulana; Sayidatun Nisa Rushdiya Nayyara; Anisa Munifatun Nabillah; Nadya Virgie Amanda; Dwi Trisnawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i4.4569

Abstract

Peralihan sistem rekam medis dari manual ke elektronik merupakan langkah krusial bagi Rumah Sakit Baptis Batu untuk meningkatkan mutu pelayanan dan mematuhi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022. Unit filing di rumah sakit tersebut saat ini dihadapkan pada kendala efisiensi akibat tingginya volume kunjungan, keterbatasan ruang fisik, dan lambatnya pencarian berkas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memetakan tata kelola data rekam medis manual secara aktual dan merumuskan roadmap implementasi digitalisasi sebagai solusi strategis. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan tahapan meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam terhadap staf unit filing, penyusunan rancangan roadmap, serta sosialisasi dan evaluasi. Hasil analisis mengidentifikasi tiga permasalahan utama dengan bobot dampak tertinggi pada manajemen mutu: rendahnya efisiensi pencarian berkas yang memakan waktu 15–20 menit (40%), kerentanan keamanan data (35%), dan kurangnya akurasi dengan tingkat kesalahan data 5–10% (25%). Berdasarkan temuan tersebut, tim pengabdi merancang roadmap digitalisasi enam tahap yang mencakup: persiapan, pengadaan, migrasi digitalisasi, pelatihan staf, implementasi uji coba, serta monitoring evaluasi. Dokumen roadmap beserta bagan alur mitigasi risiko ini telah divalidasi, disosialisasikan, dan diserahkan kepada pihak manajemen rumah sakit. Kesimpulannya, roadmap ini berperan sebagai panduan navigasi bagi Rumah Sakit Baptis Batu dalam mewujudkan transformasi rekam medis elektronik yang terintegrasi, aman, dan berkesinambungan.
Analisis RME Pendaftaran Rawat Jalan Menggunakan Metode EUCS di RSUD Dr. Soegiri Lamongan Adinda Aulia Kusuma Rahayu; Fita Rusdian Ikawati; Lilik Afifah
ARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7 No 3 (2026): Mei
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/arteri.v7i3.659

Abstract

The use of Electronic Medical Record System (RME) in healthcare facilities has the main goal of improving the efficiency, accuracy, and quality of services provided to patients. Nonetheless, the successful implementation of this system depends heavily on the level of satisfaction of the end user, who in this case is the officer who operates the system. This study aims to analyze the satisfaction of outpatient enrollment officers with the use of the RME system in the patient enrollment section by adopting the End-User Computing Satisfaction (EUCS) approach as the analytical framework. This research was carried out at Dr. Soegiri Lamongan Hospital using a qualitative research method involving two outpatient registration officers as the main informants. Data collection was carried out through in-depth interviews and observations to obtain comprehensive information about the user experience in using the RME system. The results show that user dissatisfaction is most prominent in the format and timeliness dimensions. The interface display that is considered too congested and the delay in the data validation process are significant obstacles in the workflow of registration officers. As a solution, this study proposes a simplification of the user interface designed to speed up the process of verifying patient data. The interface design improvements are expected to improve the user experience so that outpatient registration officers can work more efficiently. Thus, the implementation of these improvements is expected to be able to support the implementation of more optimal health services and oriented towards user satisfaction
Literature Review: Analisis Penggunaan Rekam Medis Elektronik (RME) Sebagai Pendukung Manajemen Pelayanan Pasien di Fasyankes Lisa Febila Rahmadian; Fita Rusdian Ikawati; Agus Syukron Ma’ruf
Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/rmik.v5i1.1915

Abstract

Penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) untuk meningkatkan efisiensi, mutu, dan keselamatan pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran RME sebagai pendukung manajemen pelayanan pasien di fasilitas pelayanan kesehatan serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Metode penelitian ini merupakan literature review dengan pendekatan sistematis berdasarkan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses. Sebanyak 16 artikel nasional dan internasional yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis. Hasil penelitian ini RME terbukti meningkatkan efisiensi alur pelayanan, mempercepat akses dan keakuratan data pasien, mendukung pengambilan keputusan klinis dan manajerial, serta meningkatkan keselamatan pasien melalui dokumentasi yang terstruktur dan terintegrasi. Faktor pendukung meliputi komitmen manajemen, ketersediaan infrastruktur teknologi, integrasi sistem antar unit pelayanan, pelatihan sumber daya manusia, serta adanya standar operasional prosedur. Faktor penghambat meliputi keterbatasan kompetensi dan jumlah SDM, gangguan jaringan dan sistem, resistensi terhadap perubahan, peningkatan beban kerja pada tahap awal implementasi, serta belum optimalnya interoperabilitas sistem. Implementasi RME berhubungan erat dengan peningkatan efektivitas manajemen pelayanan pasien, namun optimalisasinya memerlukan penguatan kapasitas SDM, stabilitas infrastruktur, dan tata kelola sistem yang berkelanjutan.
Empowering Outpatients to Use Mobile JKN for Queue Registration at RSUD Bangil Alya Nurryta Putri; Fita Rusdian Ikawati; Lilik Afifah; Nur Hamid Abdullah; Dewi Anggih Surya Permatasari; Elsa Andara Dita Amellia; Shevia Dwi Nugraheni; Widya Lailatur Rofida; Syahfira Nur Jannah; Immaculata Vettha Sarasvati Widasari; Erva Mar’atul Mahmudah
AMK : Abdi Masyarakat UIKA Vol. 4 No. 4 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/amk.v4i4.2788

Abstract

Mobile JKN is a digital platform launched by BPJS Health to simplify access to healthcare services, particularly through its online queue registration feature. Despite its benefits, many users still struggle to operate the application due to limited digital literacy. This community service program aimed to enhance public competency in utilizing the Mobile JKN app for outpatient registration at RSUD Bangil. The activity involved direct health education, live app demonstrations, and personal guidance for patients and their families. Effectiveness was evaluated through pre- and post-activity questionnaires measuring knowledge improvement. The results indicated a significant increase in participants’ ability to independently use the online queue function. This initiative is expected to contribute to digital transformation in healthcare services and improve the efficiency of outpatient registration procedures.
Co-Authors Abdur Rauf, Abdur ACHMAD JAELANI RUSDI Adinda Aulia Kusuma Rahayu Agus Syukron Ma'ruf Agus Syukron Ma’ruf Agus Syukron Ma’ruf Agus Syukron Ma’ruf Agus Syukron Ma’ruf Akbar Novando Putra Wahandika Akbar Novando Putra Wahandika Alsadiana, Bella Chalista Alya Nurryta Putri Amelia Septi Ayuni Ameliya Maudi Putri Ana Fitriani Ananda Agustin Margareta Ananda, Aurelia Rizky Anis Ansyori Anis Ansyori Anis Ansyori Anis Ansyori Anisa Munifatun Nabillah Annabila Ferdianna Annastasia, Shinta Arief Efendi Arief Effendi Arnoldus Anugerah Agung Arnoldus Anugerah Agung Bulgis, Malikal Daroin, Himmatul Faroha Dewi Anggih Surya Permatasari dewi anggih surya permatasari Duana, Farma Dwi Trisnawati Elsa Andara Dita Amellia Elsa Andara Dita Amellia Amellia Epa Dwi Harianti Erva Mar’atul Mahmudah Evira Afrida Fania Mizela Amanda Farma Duana Farma Duana Fendi Kurniawan Ferrari, Raynald Fikri Rahmat Maulana Fitri Sari Maisyaroh Fitriyani, Endang HAMID ABDULLAH Harahap, Riska Mutiara Nova Hikmah Maulia Ike Nur Rokhmadianti Ilmawati, Sindi Adita Immaculata Vettha Sarasvati Widasari Immaculata Vettha Sarasvati Widasari Ivana Kusum Widyawati Jazilatul Maghfiroh Jazilatul Maghfiroh Kusuma Rahayu, Adinda Aulia Kusumaningrum, Tyas Kusumawati, Atik Leby, Maria Faustina Lestari, Zalsabila Cika Lilik Afifah Lilik Afifah Lilik Afifah Lisa Febila Rahmadian Lusyta Hermawan Lutfi Nurhidayah M. Syauqi Haris M. Yogi Riyantama Isjoni Maisaroh, Fitri Sari Margareta, Ananda Agustin Maulidya Ilham Alifia Yuliarini Ma’ruf, Agus Syukron Mirda, Yudita Vera Mochammad Anshori Mohammad Arfianova Febri Nashuha Muhammad Afif Nabor, Wihelmina Tista Nadya Virgie Amanda Nadya Virgie Amanda Amanda Ningsih, Dovi Dwi Mardiyah Nisak, Hoyrun Nugraheni, Shevia Dwi Nur Hamid Abdullah Nur Hidayati Nur Khamdiyatus Solicha Nuril Khabibatul Jamilah Oktoriani, Ervita Nindy Prabawati, Lintang Putri, Fenanda Berliana Putri Putri, Meuthia Berliana Qanita Muji Panglipuringtyas R. A. Rengganis Ularan R.A Rengganis Ularan Ramadhan, Hakam Fahmi Rengganis Ularan Retno Dewi Prisusanti Robertus Sutomo Rusfadir, Agustina Ryan Dwi Saputra Ryan Dwi Saputra Sabrina Rahma Sari Saepul Muslim Saepul Muslim Salsabila, Unik Hanifah Santy Irene Putri Sayidatun Nisa Rushdiya Nayyara Sepdiantara Putri May Fantri Shevia Dwi Nugraheni Sheyla Nur Afni Sheyla Nur Afni Silfina Choirun Nisa Silvia Intan Wardani Sisilia Alit Roro Tyasti Suhairi, Ariski Yantika Sunaryo, Hadi SUWITO SUWITO Syahfira Nur Jannah Syawalina Syukron Ma'ruf, Agus Tatsbita Sabrina Tirta Hadi Santoso Tirta Hadi Santoso Tyas Kusumaningrum Untung Slamet Suhariyono Untung Slamet Suhariyono Widya Lailatur Rofida Yogi Satrio Wibowo Yunifa, Nayada Ilfania Arokhta Zalsabila Cika Lestari