Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL VECTOR AUTOREGRESSIVE INTEGRATED MOVING AVERAGE PADA DATA LOGGING Sasqia Aklysta Antaristi; Yundari Yundari; Hendra Perdana
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 12, No 3 (2023): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya (dalam proses)
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v12i3.67123

Abstract

Data Well Logging merupakan metode pengukuran besaran – besaran atau parameter fisika dan kimia batuan terhadap kedalaman lubang bor. Lapisan batuan dipengaruhi oleh elastisitas dan densitas batuan dalam waktu tertentu. Dengan kriteria tersebut, metode analisis deret waktu yang sesuai adalah VARIMA (Vector Autoregressive Integreted Moving Average). Model VARIMA adalah suatu metode yang digunakan untuk menganalisis data deret waktu dengan melibatkan faktor lokasi dan lebih dari satu variabel. Tujuan penelitian ini membahas tentang penggunaan model VARIMA untuk menganalisis data logging dengan menentukan model dan hasil peramalan data GR, LSD, dan SSD serta tingkat kebaikan model. Data yang digunakan adalah hasil Log Gamma Ray (GR), Long Spacing Density (LSD), dan Short Spacing Density (SSD) pada perusahaan XYZ dalam periode data kedalaman 1.4 m–98.8 m. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu mendeskripsikan data GR, LSD, dan SSD dilanjutkan uji stasioner ADF, melakukan differencing, mengidentifikasi model MACF dan MPACF, mengestimasi parameter, melakukan peramalan model VARIMA dan diakhiri perhitungan MAPE. Hasil pemodelan terbaik yang diperoleh adalah VARIMA (1,1,0). Tingkat kebaikan hasil peramalan GR kedalaman 99 m–100 m pada MAPE adalah 27,74% dikategorikan cukup baik. Hasil peramalan LSD menurut MAPE bernilai 10.90% tergolong baik. Hasil peramalan SSD bernilai 7.81% yang dikategorikan sangat baik. Kata Kunci:   Logging, Model Peramalan, Vector Autoregresive Integrated Moving Average
BILANGAN DOMINASI EKSENTRIK TERHUBUNG PADA GRAF SUNLET DAN GRAF BISHOP Bambang Poniman; Yundari Yundari; Fransiskus Fran
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 9, No 1 (2020): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.531 KB) | DOI: 10.26418/bbimst.v9i1.38587

Abstract

Diberikan  suatu himpunan titik pada suatu graf . Sebuah himpunan , dikatakan himpunan dominasi pada graf  jika semua titik yang tidak berada pada himpunan  bertetangga sedikitnya dengan satu titik dari . Kardinalitas minimum dari  disebut bilangan dominasi . Suatu himpunan  disebut himpunan dominasi eksentrik terhubung jika  adalah himpunan dominasi eksentrik dari  dan subgraf induksi dari himpunan dominasi eksentrik yang dibangun oleh    terhubung. Kardinalitas minimum dari setiap himpunan dominasi eksentrik terhubung disebut bilangan dominasi eksentrik terhubung dari  dan dinotasikan sebagai  Pada penelitian ini dikaji tentang bilangan dominasi eksentrik terhubung pada graf sunlet  dan graf bishop . Pada graf sunlet  dengan adalah banyaknya anting yang ditambahkan pada graf cycle. Pada graf bishop  dengan  dan  menjelaskan banyaknya baris dan kolom pada kotak papan catur. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa genap, dan ganjil. Pada graf bishop  dibatasi dengan  dan  genap. Lebih lanjut untuk  dengan  adalah , , , .Kata Kunci : eksentrisitas, titik eksentrik, subgraf induksi.
PENERAPAN INCESSANT ALLOCATION METHOD (IAM) PADA PENDISTRIBUSIAN LPG 3 KG DI PT X KABUPATEN KUBU RAYA Ayu Lestari; Yundari Yundari; Meliana Pasaribu
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 10, No 4 (2021): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v10i4.50493

Abstract

Pendistribusian Liquefied Petroleum Gasses (LPG) dimulai dari Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) ke perusahaan, selanjutnya LPG didistribusikan ke pangkalan untuk selanjutnya disalurkan ke konsumen. Jenis LPG yang banyak digunakan oleh masyarakat ialah LPG 3 kg. PT X merupakan salah satu perusahaan pendistribusi LPG 3 kg di Kabupaten Kubu Raya. PT X mendistribusikan LPG ke 13 pangkalan di Kabupaten Kubu Raya. PT X mempunyai dua sumber yaitu SPPBE dan gudang. Biaya pendistribusian LPG 3 kg sepenuhnya ditanggung oleh PT X. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian terkait pengoptimalan pengalokasian LPG 3 kg untuk meminimumkan biaya transportasi. Incessant Allocation Method (IAM) merupakan salah satu metode pada persoalan transportasi. IAM merupakan metode yang digunakan untuk menentukan solusi optimal dari masalah transportasi pada kasus seimbang atau tidak seimbang. Metode ini mengalokasikan permintaan (dari alokasi pertama ke alokasi terakhir) dalam sel biaya secara kontinu hingga permintaan dan persediaan terpenuhi. Permasalahan transportasi disusun dalam bentuk tabel transportasi. Tabel tersebut kemudian diselesaikan menggunakan IAM. Biaya transportasi dari perusahaan adalah Rp 18.407.000,00, sedangkan perhitungan biaya pendistribusian menggunakan IAM dengan mengalokasikan LPG 3 kg secara optimal adalah Rp 12.648.879,00. Dengan pengalokasian secara optimal, PT X dapat menghemat biaya sebesar Rp 5.758.121,00. Kata kunci: permintaan, biaya pendistribusian dan pengalokasian
BILANGAN KROMATIK LOKASI PADA GRAF BAYANGAN DAN GRAF MIDDLE DARI GRAF BINTANG Novia Kristefany Kabang; Yundari Yundari; Fransiskus Fran
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 9, No 2 (2020): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (888.48 KB) | DOI: 10.26418/bbimst.v9i2.39977

Abstract

Pewarnaan graf merupakan cara untuk memberi warna pada semua titik atau sisi pada suatu graf, dengan syarat kedua titik atau sisi yang bertetangga harus memiliki warna yang berbeda. Salah satu pengembangan teori yang berhubungan dengan pewarnaan graf adalah pewarnaan lokasi dan bilangan kromatik lokasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan bilangan kromatik lokasi dari graf bintang , graf bayangan dari graf bintang , dan graf middle dari graf bintang  dengan  Bilangan kromatik lokasi dicari dengan menerapkan pewarnaan lokasi pada ,  dan  Selanjutnya, dicari kelas warna dan kode warna untuk semua titik di ,  dan . Jika setiap titik memiliki kode warna yang berbeda, maka graf tersebut dikatakan memenuhi pewarnaan lokasi. Bilangan kromatik lokasi untuk graf  dinotasikan dengan . Berdasarkan penelitian ini, diperoleh ,  , dan  . Kata kunci: Pewarnaan lokasi, kelas warna, kode warna.
MINIMUM SPANNING TREE PADA JARINGAN FIBER OPTIC DI UNIVERSITAS TANJUNGPURA Neno Juli Triami; Yundari Yundari; Fransiskus Fran
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 9, No 1 (2020): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.585 KB) | DOI: 10.26418/bbimst.v9i1.38909

Abstract

Jaringan fiber optic merupakan suatu jaringan kabel yang dapat mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu lokasi ke lokasi lainnya dengan kecepatan tinggi. Dibandingkan dengan kabel lainnya, kabel fiber optic ini cenderung lebih tahan lama, lebih cepat dalam mengirim sinyal cahaya. Namun demikian, harganya relatif lebih mahal dari kabel yang lainnya. Oleh karena itu diperlukan cara untuk meminimalisir jaringan pada jaringan fiber optic, salah satu caranya dapat menggunakan minimum spanning tree. Pada saat ini, di Universitas Tanjungpura sudah menggunakan jaringan fiber optic untuk akses internet dari satu unit ke unit yang lainnya. Dalam penelitian ini dibahas mengenai penerapan beberapa algoritma sebagai alternatif untuk mendapatkan MST pada jaringan fiber optic di Universitas Tanjungpura. Hasil penelitian menunjukkan jika menggunakan algoritma Kruskal, algoritma Prim, dan algoritma Sollin diperoleh  panjang jaringan kabel yaitu 4310 meter sedangkan sebelum menggunakan MST diperoleh panjang kabel sebesar 8765 meter. Selanjutnya, untuk jaringan fiber optic yang terbentuk dari algoritma Kruskal dan algoritma Prim menghasilkan jaringan yang sama, namun untuk algoritma Sollin berbeda. Perbedaannya terletak pada akses dari Fakultas Hukum ke Rumah Sakit Untan dan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis ke Fakultas Kedokteran. Kata Kunci : algoritma Kruskal, algoritma Prim, algoritma Sollin
ANALISIS ANGKA KEMATIAN BAYI (AKB) DI KALIMANTAN BARAT DENGAN ROBUST PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (ROBPCA) Lina Astuti; Yundari Yundari
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 10, No 1 (2021): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v10i1.44669

Abstract

Principal Component Analysis (PCA) merupakan teknik analisis multivariat yang bertujuan mereduksi dimensi data dimana sejumlah variabel bebas yang masih saling berkorelasi, dengan mempertahankan sebesar mungkin varians data menjadi kumpulan data  baru yang tidak berkorelasi lagi. PCA sangat dipengaruhi oleh kehadiran pencilan (outlier) karena PCA didasarkan pada matriks kovarians yang sensitif terhadap keberadaan data outlier. Robust Principal Component Analysis (ROBPCA) merupakan suatu analisis komponen utama yang robust terhadap keberadaan outlier dalam data pengamatan. Dalam analisis ini menggabungkan konsep Projection Pursuit (PP) dan Minimum Covariance Determinant (MCD). Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan komponen utama dengan data yang terindikasi masalah multikolinearitas dan outlier, serta mendapatkan model persamaan terbaik yang diterapkan pada data Angka Kematian Bayi (AKB). Variabel-variabel bebas yang memengaruhi AKB yaitu, jumlah ibu hamil, jumlah persalinan yang ditolong tenaga kesehatan, jumlah tenaga medis, jumlah ibu hamil yang mengalami komplikasi kebidanan, dan presentase penduduk miskin. Pada proses awal data pengamatan dilakukan uji multikolinearitas dan selanjutnya menentukan komponen utama dengan PCA. Setelah mendapatkan komponen utama, dilakukan analisis regresi. Pendeteksian outlier menggunakan jarak robust Mahalanobis. Ketika terdapat outlier, maka proses dilanjutkan menggunakan ROBPCA. Hasil analisis menunjukkan bahwa ROBPCA dapat menghasilkan 2 komponen utama dari 5 variabel asal. Berdasarkan penelitian model regresi PCA dan ROBPCA sama-sama memiliki nilai R-square sebesar 0,4206 artinya bahwa penelitian ini mampu menjelaskan 42,06% varians Y. Akan tetapi pada Residual Standard Error (RSE) untuk model regresi PCA sebesar 3,526 lebih besar daripada model regresi ROBPCA yaitu sebesar 0,827. Model terbaik yang didapatkan untuk analisis Angka Kematian Bayi di Kalimantan Barat   adalah ROBPCA. Kata Kunci : PCA, robust, ROBPCA, outlier, R-square, RSE  
METODE MAXIMUM LIKELIHOOD DALAM PENAKSIRAN MODEL SPATIAL AUTOREGRESSIVE (Studi Kasus: Indeks Pembangunan Manusia Seluruh Provinsi di Indonesia pada Tahun 2016) Henny Priandini Amalia; Yundari Yundari; Helmi Helmi
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 8, No 3 (2019): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v8i3.33585

Abstract

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) adalah suatu indikator tingkat kualitas hidup manusia melalui berbagai faktor yang mempengaruhi. Pembangunan manusia terus mengalami kemajuan seiring dengan meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Data IPM setiap tahunnya pasti berbeda-beda, hal ini memungkinkan adanya saling ketergantungan dari faktor-faktor yang mempengaruhi IPM dengan terjadinya korelasi antardaerah. Permasalahan ini dapat dimodelkan dalam bentuk pemodelan spasial. Salah satu pemodelan spasial adalah model Spatial Autoregressive (SAR). Pada penelitian ini dilakukan pemodelan SAR dengan tujuan untuk menganalisis adanya dependensi spasial dari beberapa lokasi dan pengaruh faktor-faktor dari suatu variabel independen. Pada estimasi model SAR digunakan metode Maximum Likelihood dan diterapkan pada kasus IPM seluruh provinsi di Indonesia pada tahun 2016. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat dependensi lag spasial antarprovinsi yang berarti provinsi yang berdekatan memiliki nilai yang cenderung mirip. Uji dependensi spasial dilakukan pada matriks pembobot dengan metode queen contiguity dan diperoleh nilai p-value signifikan pada 5%. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat dependensi spasial antarprovinsi. Berdasarkan model yang telah diperoleh untuk masing-masing tetangga, disimpulkan bahwa semakin banyak jumlah tetangga sangat berpengaruh terhadap nilai estimasi persentase indeks pembangunan manusia seluruh provinsi di Indonesia pada tahun 2016. Kata Kunci : Regresi Spasial, Dependensi Spasial, IPM, Spatial Autoregressive. 
KESTABILAN LYAPUNOV PADA PEMODELAN RESPIRASI SELULAR DENGAN PETRI NET BERWAKTU Melinda Mareta Sari; Mariatul Kiftiah; Yundari Yundari
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 8, No 1 (2019): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.839 KB) | DOI: 10.26418/bbimst.v8i1.30515

Abstract

Respirasi sel merupakan proses perombakan molekul organik kompleks yang kaya akan energi potensial menjadi produk limbah yang berenergi lebih rendah (proses katabolik) pada tingkat seluler. Proses perombakan yang terjadi pada respirasi sel tersebut belum diketahui tingkat kestabilannya. Hal ini terjadi karena terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi keseimbangan pada setiap tahapannya. Berdasarkan kasus tersebut, untuk mengetahui tingkat kestabilan pada proses respirasi sel digunakan analisis kestabilan Lyapunov dengan menggunakan Petri Net berwaktu. Hal pertama yang dilakukan adalah membentuk model Petri Net dari sistem respirasi sel, kemudian membentuk matriks Incidence  dari model Petri Net yang telah terbentuk. Selanjutnya menyelidiki tingkat kestabilan dari sistem respirasi sel menggunakan analisis kestabilan Lyapunov. Sistem dikatakan stabil apabila memenuhi . Jika  tidak terpenuhi, langkah selanjutnya yaitu mencari vektor firing dari sistem tersebut menggunakan . Sistem dikatakan dapat distabilkan apabila memiliki vektor firing. Jika tidak terdapat vektor firing, maka dapat dikatakan bahwa sistem tersebut tidak dapat distabilkan. Hasil yang diperoleh dari analisis tersebut adalah  sistem dikatakan stabil, dapat distabilkan, dan tidak dapat distabilkan. Berdasarkan analisis kasus, hasil akhir yang diperoleh menyatakan bahwa sistem respirasi sel dalam proses perombakan molekul glukosa yang terjadi di dalam tubuh manusia tersebut adalah stabil. Kata Kunci : respirasi sel, petri net, kestabilan lyapunov.
ANALISIS DATA ANTRIAN DI PUSKESMAS PARIT HAJI HUSEIN 2 KOTA PONTIANAK Pranata Anggi; Yundari Yundari; Hendra Perdana
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 9, No 1 (2020): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.069 KB) | DOI: 10.26418/bbimst.v9i1.38670

Abstract

membangun kehidupan yang lebih sehat. Permasalahan yang sering terjadi pada puskesmas adalah lamanya prosedur di beberapa fasilitas pelayanan. Hal ini dapat diamati dari kedatangan pasien ke bagian pendaftaran, lalu pasien yang datang ke dokter, dan pasien mengambil obat di bagian instalasi farmasi. Sehingga diperlukan model sistem antrian yang sesuai dengan kondisi fasilitas pelayanan puskesmas. Tujuan penelitian adalah menganalisis proses kedatangan dan waktu pelayanan serta menganalisis model antrian yang sesuai di Puskesmas Parit Haji Husein 2 Kota Pontianak. Penelitian dilakukan dengan tahap yaitu pengumpulan data, analisis data, dan penarikan kesimpulan. Analisis data yang dilakukan untuk distribusi kedatangan dan waktu pelayanan pasien diuji dengan goodness of fit. Dari hasil analisis diperoleh model antrian bagian pendaftaran, poli anak, dan instalasi farmasi adalah (M/G/1):(FCFS/∞/∞). Pada bagian poli umum model antrian yang diperoleh adalah (M/G/2):(FCFS/∞/∞). Kesimpulan yang diperoleh berdasarkan kinerja antrian Puskesmas Parit Haji Husein 2 Kota Pontianak pelayanan pasien dibeberapa fasilitas pelayanan sudah berjalan baik. Dengan rata-rata jumlah kedatangan pasien (  tidak melebihi rata-rata kecepatan pelayanan pasien ( ). Kata Kunci: kolmogorov-smirnov, proses poisson, waktu antar kedatangan.
ANALISIS TINGKAT INFLASI DAN BI RATE MENGGUNAKAN VECTOR ERROR CORRECTION MODEL Enis Rahayu; Yundari Yundari; Shantika Martha
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 10, No 1 (2021): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v10i1.44668

Abstract

Vector error correction model (VECM) merupakan bentuk VAR yang terestriksi, karena itu VECM sering disebut sebagai VAR terbatas yang dirancang untuk digunakan pada data non stasioner yang diketahui memiliki hubungan kointegerasi.VECM berguna untuk memperkirakan adanya jangka pendek keduanya dan jangka panjang dari satu deret waktu lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kausalitas tingkat inflasi dan BI Rate dalam jangka pendek dan jangka panjang. Penelitian ini menggunakan metode vector error correction model (VECM) yang diterapkan pada data deret waktu dari tingkat inflasi  dan BI Rate beserta uji prasyarat yaitu uji stasioneritas data, uji lag optimal dan uji kointegrasi. Hasil uji stasioneritas menunjukkan tingkat inflasi dan BI Rate berada pada tingkat differensiasi pertama. Pengujian lag optimal menujukkan bahwa panjang lag optimal terletak pada lag 2. Sementara uji kointegrasi menujukkan tingkat inflasi dan BI rate memiliki hubungan jangka panjang (kointegrasi) satu dengan lainnya. Berdasarkan estimasi VECM maka diperoleh model VECM (2) sebagai model terbaik. Hasil model mengatakan bahwa ada hubungan kausalitas jangka pendek dan jangka panjang antara tingkat inflasi dan BI rate. Kata Kunci: Deret waktu, VECM, VAR, Kausalitas          
Co-Authors Adrian, Ferry Ahmad Yani T Alexander Ananda, Adelia Angraini, Wanda Aprizkiyandari, Siti Ariani, Prisilia Arizal, Arizal Asyrad, Adam Ayu Lestari Ayu Sri Utami Bambang Poniman Barita Riana Sitours Bayu Prihandono Brella Glysentia Vilgalita Chintya, Yuni Daniel Happy Putra Daska, Hipin Dea Rizki Darmawanti Dede Suratman Deni Winda Sari Desi Desi Ditanti Putri Shofia Eka Febrianti, Eka Eligia Helvianti Tri Lina P Elishabet Yohana Enis Rahayu Erlando Erlando Ervina Febyolga Evangelista, Gitta Evi Novian Evi Noviani Evy Sulistianingsih Fajria, Intan Luthfiani Fansiskus Fran Fikadila, Lisa Firhan Januardi Firmansyah, Dimas Fran, Fransiskus Fransiskus Fran Fransiskus Fran Hamdani Hamdani Hanssen, Calvin Helmi Helmi Helmi Helmi Helmi Helmi Helmi Hendra Perdana Hengki, Marius Henny Priandini Amalia Huda, Nur'ainul Miftahul HUDA, NUR’AINUL MIFTAHUL Huda, Nur’ainul Miftahul Ikbal Muhaimin Jonathan, Ryan Juwita, Dia Prima Laksono Trisnantoro Lauren, Nover Laurens Paskhia Dirda Rusanditia Lina Astuti Mariatul Kiftiah Martha, Shantika Meisita, Cheril Meliana Pasaribu Melinda Mareta Sari Mohamad Rif'at Mudinillah, Adam Muhammad Ilyas Mujiarti, Eka May Muslimah (F54210032) Nadia Putri Kurniawati Neno Juli Triami Neva Satyahadewi Nilamsari Kusumastuti Ningrum, Runi Aisyah Diyah Novia Kristefany Kabang Nurfadilah, Kori’ah NURFITRI IMRO’AH Nurfitri Im’roah Nurliantika, Nurliantika NUR’AINUL MIFTAHUL HUDA Pranata Anggi Priyatna, Tegar Rama Puspita, Urfila Dian Putra, Fajar Rahmana Putri Romanda Rachmawati, Febby Rahmah, Mhaulia Ramadhan, Rahul Ramadhanti, Tasya Redika Rif'at, Mohammad Rifatullah, Rohit Riski Apriadi Rivaldi, Syahrul Rizki, Setyo Wira Ryan Jonathan Safitri, Fauziah Sasqia Aklysta Antaristi Setyo Wira Rizki Setyo Wira Rizki Shantika Martha Shantika Martha Silvia, Elma Silvy Heriyanti Suryani Suryani Takuan, Julianus Tambunan, Ayu Oktavia Tamtama, Ray Udjianna Sekteria Pasaribu Utriweni Mukhaiyar Venti, Monalisa Wele, Bruno Sala Winanda Epriyanti Yudhi Yulis Jamiah Zada Almira Zubaidah Zubaidah