Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH POJOK BACA TERHADAP PERILAKU LITERASI KREATIF ANAK SEKOLAH DASAR Sitanggang, Rohayati; Lisnasari, Srie Faizah; Jainab
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Edisi Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i2.3803

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pojok baca terhadap minat baca dan kreativitas siswa kelas 5 SD Swasta Anugrah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik dokumentasi sebagai sumber data utama, yang mencatat frekuensi kunjungan membaca dan jenis bacaan yang dipilih siswa selama Februari hingga Juni 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata siswa melakukan kunjungan membaca sebanyak 15 kali, dengan preferensi bacaan dominan pada cerita fiksi anak. Siswa yang sering membaca menunjukkan variasi bacaan yang lebih tinggi dan terlibat dalam aktivitas kreatif seperti menggambar tokoh cerita, menulis ulang, dan menceritakan kembali isi bacaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pojok baca tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan kreativitas siswa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan koleksi bacaan dan pengembangan aktivitas literasi lanjutan sebagai strategi peningkatan kualitas pendidikan literasi dasar. Kata Kunci: Minat Baca, Kreativitas, Pojok Baca, Literasi Siswa, Pendidikan Dasar
Islamic Activity Management Of Housewives In A Multi-Ethnic Village Syafnan, Syafnan; Lisnasari, Srie Faizah; Lubis, Fitriani Surayya
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i01.4306

Abstract

This study aims to reveal the morals of housewives in multi-ethnic villages, and border areas of the Province, both in the event of grief, joy, and village government activities. The research methodology is a qualitative phenomenological model, with the key data source being 16 housewives aged 30 to 47 years, the instrument used is a structured interview guide and processing data starting from the collection, validation, analysis, triangulation, and making conclusions. Research results:  The morals of Batusondat village housewives outside the home towards bereavement activities, Islamic behavior of Batusondat village housewives outside the home in responding to joy is: visiting with polite clothes and not newly bought ones. While in Sukamaju village are: visiting with polite clothes but with newly bought clothes, Batu Sondat village housewives apply the Islamic leadership model in fostering their children's morals by prioritizing giving examples of behaving in an Islamic manner. While in Sukamaju village: prioritizing a simple lifestyle, The contribution shown by housewives of Batusondat village in participating in the youth moral development program in the village PKK/Jorong is by giving the energy to do activities in activities and also giving money to participate in activities according to sincerity.
Pengabdian Internasional Di Universiti Malaya-Malaysia: Inovasi Hijau Untuk Penghidupan Berkelanjutan Bagi Masyarakat Pedesaan Di Malaysia Lita Nasution; Rikson Asman Fertiles Siburian; Dedi Holden Simbolon; Srie Faizah Lisnasari; Saipul Sihotang; Jacqueline Joseph; Riduan Sembiring; Desi Sri Pasca Sari Sembiring
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2026): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v8i1.30304

Abstract

Pengabdian ini mengeksplorasi penerapan inovasi hijau untuk penghidupan berkelanjutan di komunitas pedesaan di Malaysia melalui program pengabdian masyarakat internasional. Inisiatif ini mengintegrasikan praktik ramah lingkungan dalam bidang pertanian, energi terbarukan, ekowisata, dan edukasi lingkungan dengan pendekatan partisipatif. Metodologi mencakup pemetaan sosial, keterlibatan komunitas, dan implementasi teknologi percontohan seperti kompos dari limbah kelapa sawit, industri bambu lokal, serta panel surya skala kecil. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran dan kapasitas masyarakat, dengan partisipasi aktif pemuda dan pendidik dalam program edukasi lingkungan.. Pemberdayaan ekonomi terlihat dari terbentuknya usaha komunitas dan penggunaan alat keuangan digital. Studi ini menyimpulkan bahwa pendekatan holistik lintas sektor terhadap inovasi hijau dapat menjadi model yang layak untuk keberlanjutan pedesaan dan direplikasi di wilayah serupa. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan ilmu pembangunan berkelanjutan dan memberikan rekomendasi kebijakan untuk memperluas praktik hijau di tingkat akar rumput.
SOSIALISASI PEMBELAJARAN MENDALAM (DEEP LEARNING) SEBAGAI UPAYA PENGUATAN PEMAHAMAN GURU DALAM MENGHADAPI ERA KECERDASAN BUATAN Datten Br Ginting; Srie Faizah Lisnasari; Desti Ginting
JURNAL PKM IKA BINA EN PABOLO Vol 6, No 2: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT | JULI 2026
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/ikabinaenpabolo.v6i2.9500

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan. Guru perlu memiliki pemahaman yang memadai mengenai pendekatan pembelajaran yang mendorong kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan pemecahan masalah. Salah satu pendekatan yang relevan adalah pembelajaran mendalam (Deep Learning), yang menekankan pemahaman konseptual, keterlibatan aktif peserta didik, serta penerapan pengetahuan dalam konteks kehidupan nyata. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan penguatan pemahaman kepada guru mengenai konsep pembelajaran mendalam dan pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan pada 22 November 2025 di Sekolah Cerdas Bangsa, Kabupaten Deli Serdang, dengan melibatkan 25 guru dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini dan Sekolah Dasar. Metode kegiatan menggunakan sosialisasi partisipatif yang meliputi penyampaian materi, demonstrasi aplikasi berbasis AI, diskusi, tanya jawab, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, angket pemahaman, dan kuesioner kepuasan, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif persentase. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kehadiran peserta dan keterlaksanaan kegiatan masing-masing mencapai 100%, pemahaman peserta terhadap materi mencapai 92%, dan kepuasan peserta terhadap kegiatan mencapai 96%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan terlaksana sesuai rencana, materi dapat dipahami dengan baik, dan kegiatan memperoleh respons positif dari peserta. Namun, capaian pemahaman tersebut hanya menggambarkan kondisi peserta setelah kegiatan karena evaluasi tidak menggunakan pengukuran awal. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mendukung kesiapan guru menghadapi transformasi pendidikan berbasis kecerdasan buatan.Kata kunci: pembelajaran mendalam, kecerdasan buatan, guru, sosialisasi, pendidikan digital ABTRAKThe advancement of Artificial Intelligence (AI) has brought significant changes to education. Teachers need an adequate understanding of learning approaches that promote critical thinking, creativity, collaboration, communication, and problem-solving skills. One relevant approach is Deep Learning, which emphasizes conceptual understanding, active student engagement, and the application of knowledge in real-life contexts. This community service activity aimed to strengthen teachers’ understanding of Deep Learning concepts and the use of Artificial Intelligence in teaching and learning. The activity was conducted on November 22, 2025, at Cerdas Bangsa School, Deli Serdang Regency, involving 25 teachers from early childhood and elementary education levels. A participatory socialization method was employed through lectures, demonstrations of AI-based applications, discussions, question-and-answer sessions, and evaluation. Data were collected using observation sheets, a participant understanding questionnaire, and a satisfaction questionnaire and were analyzed using descriptive percentage analysis. The results showed that participant attendance and activity implementation each reached 100%, participants’ understanding of the material reached 92%, and participant satisfaction reached 96%. These findings indicate that the activity was implemented as planned, the material was well understood, and the program received positive responses from the participants. However, the reported level of understanding only reflects participants’ condition after the activity because no initial measurement was conducted. This activity represents an initial step toward supporting teachers’ readiness to face AI-driven educational transformation.Keywords: Deep Learning, Artificial Intelligence, Teachers, Community Service, Digital Education
PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN WANITA MELALUI EDUKASI JAMU WELLNESS CULTURE SEBAGAI WARISAN BUDAYA UNESCO DAN PEMANFAATAN HERBAL ALAMI PADA ANGGOTA DHARMA WANITA PERSATUAN LLDIKTI WILAYAH I Srie Faizah Lisnasari; Datten Datten; Naila Zuhra
JURNAL PKM IKA BINA EN PABOLO Vol 6, No 2: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT | JULI 2026
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/ikabinaenpabolo.v6i2.9411

Abstract

Literasi kesehatan merupakan kemampuan individu untuk memperoleh, memahami, mengevaluasi, dan menggunakan informasi kesehatan dalam pengambilan keputusan yang tepat. Peningkatan literasi kesehatan wanita menjadi penting karena perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga kesehatan diri, keluarga, dan masyarakat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui edukasi Jamu Wellness Culture, yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia, serta pemanfaatan herbal alami secara tepat dan aman. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi mengenai Jamu Wellness Culture dan pemanfaatan herbal alami untuk mendukung literasi kesehatan wanita. Kegiatan dilaksanakan pada 13 Mei 2026 di Kota Medan dengan melibatkan sekitar 20 peserta yang terdiri atas anggota Dharma Wanita Persatuan LLDIKTI Wilayah I dan perwakilan Dharma Wanita dari beberapa perguruan tinggi di Sumatera Utara. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, sesi tanya jawab, demonstrasi bahan herbal, serta evaluasi berdasarkan observasi partisipasi dan umpan balik peserta. Materi yang disampaikan meliputi konsep Jamu Wellness Culture, klasifikasi obat bahan alam, manfaat tanaman herbal bagi kesehatan wanita, serta penggunaan herbal yang aman dan bertanggung jawab. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat kehadiran peserta mencapai 100%, partisipasi peserta dalam diskusi berlangsung aktif, antusiasme peserta tinggi, dan umpan balik peserta menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai manfaat, keamanan, dan penggunaan herbal alami serta pentingnya pelestarian Jamu Wellness Culture sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya pemanfaatan herbal berbasis bukti dan pelestarian budaya lokal. Dengan demikian, edukasi kesehatan berbasis budaya lokal berpotensi menjadi salah satu strategi yang mendukung penguatan literasi kesehatan perempuan sekaligus pelestarian budaya tradisional.Kata kunci: literasi kesehatan; Jamu Wellness Culture; herbal alami; kesehatan wanita; pengabdian kepada masyarakat. ABSTRACTHealth literacy is essential for enabling individuals to access, understand, evaluate, and apply health information in making appropriate health-related decisions. Improving women's health literacy is particularly important because women play a strategic role in maintaining their own health, as well as the health of their families and communities. One approach to strengthening health literacy is through education on Jamu Wellness Culture, which has been recognized by UNESCO as an Intangible Cultural Heritage of Humanity, together with the appropriate and safe use of natural herbal medicines. This community service program aimed to provide education on Jamu Wellness Culture and the utilization of natural herbs to support women's health literacy. The program was conducted on May 13, 2026, in Medan, Indonesia, involving approximately 20 participants consisting of members of Dharma Wanita Persatuan LLDIKTI Region I and representatives of Dharma Wanita organizations from several higher education institutions in North Sumatra. An educational-participatory approach was employed through lectures, interactive discussions, question-and-answer sessions, demonstrations of herbal ingredients, and evaluation based on participant observation and feedback. The educational materials covered the concept of Jamu Wellness Culture, the classification of traditional herbal medicines, the benefits of medicinal plants for women's health, and the safe and responsible use of herbal products. The program achieved a 100% attendance rate, with active participation during discussions, high participant enthusiasm, and positive feedback indicating improved understanding of the benefits, safety, and appropriate use of natural herbs, as well as increased awareness of the importance of preserving Jamu Wellness Culture as part of Indonesia's cultural heritage. These findings suggest that culture-based health education has the potential to support women's health literacy while contributing to the preservation of traditional cultural heritage.Keywords: health literacy; Jamu Wellness Culture; natural herbs; women's health; community service.
Strategi manajemen pembelajaran berbasis AI untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi selaras dengan SDG 4 Srie Faizah Lisnasari; Jainab Jainab; Datten Datten; Pelista Pelista; Mhd. Rafi’i Ma’arif Tarigan; Abu Nizar Bahri Ibrahim
INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Vol 30 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/insania.v30i2.14162

Abstract

This study aims to explore and analyze the effectiveness of Artificial Intelligence (AI)-based learning management strategies in improving numeracy literacy skills of Elementary School Teacher Education (PGSD) students in the era of society 5.0. Using a mixed-method approach, data were collected through in-depth interviews, classroom observations, and quantitative tests. Interviews involved lecturers, students, and educational technology experts to explore implementation strategies and challenges of AI integration, while observations were conducted to observe the learning process. Quantitatively, the study used a quasi-experimental design by comparing the pre-test and post-test results between the experimental group (using AI) and the control group (conventional learning), each consisting of 32 students. Qualitative results show that AI-based learning management strategies are carried out systematically through needs mapping, selecting appropriate applications (such as GeoGebra AI and ChatGPT), and automatic monitoring of learning outcomes. AI encourages students to be more independent and interactive, although they still face technical constraints such as limited devices and internet networks. Quantitative results show a significant increase in the numeracy literacy skills of students in the experimental group compared to the control group, with the results of the independent sample t-test showing a significance value of 0.000 <0.05 and an average score difference of 10.11 points. These findings demonstrate that AI-based learning strategies are effective in strengthening students’ numeracy literacy and align with the principles of Sustainable Development Goal 4 (Quality Education). Therefore, AI integration in higher education is highly relevant for advancing sustainable educational practices and preparing future educators to meet the demands of Society 5.0.
Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Canva untuk Meningkatkan Hasil Belajar Nursakinah Nursakinah; Nurdiana Theresya; Azizah Azizah; Srie Faizah Lisnasari; Melyani Sari Sitepu; Abdul Rahman; Sinta Satria Dewi Pendit
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i1.7758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media Canva. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian siswa kelas IV SD Negeri Biro Palu yang berjumlah 31 orang siswa yang terdiri dari 16 orang laki-laki dan 15 orang perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar siswa, lembar observasi aktivitas guru, dan lembar observasi aktivitas siswa.  Hasil penelitian menunjukan terdapat peningkatan pada aktivitas guru, siswa yang berdampak pada meningkatnya hasil belajar siswa melalui model pembelajaran problem based learning berbantuan canva Penelitian  ini  memberikan  implikasi  praktis  bagi  guru untuk mendukung peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran problemd based learning berbasis media canva.
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR DI KELURAHAN LAUCIMBA KECAMATAN KABANJAHE KABUPATEN KARO KECAMATAN KABANJAHE KABUPATEN KARO Jainab Jainab; Srie Faizah Lisnasari; Pelista Pelista
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 Edisi Juli 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v2i2.2596

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar di Kelurahan Laucimba Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo melalui program bimbingan belajar. Kegiatan ini dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Quality Berastagi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendampingan belajar melalui bimbingan kelompok kecil dan bimbingan individual. Tahapan pelaksanaan meliputi koordinasi dengan masyarakat, identifikasi kesulitan belajar siswa, pengelompokan peserta berdasarkan kebutuhan belajar, pelaksanaan bimbingan membaca, menulis, dan berhitung, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program bimbingan belajar membantu siswa menjadi lebih aktif, percaya diri, dan termotivasi dalam belajar. Siswa juga menunjukkan peningkatan kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung. Kegiatan ini turut membantu orang tua yang memiliki keterbatasan waktu dalam mendampingi anak belajar di rumah. Dengan demikian, program bimbingan belajar dapat menjadi strategi pengabdian kepada masyarakat yang efektif dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar di lingkungan masyarakat.
PENGARUH PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL TARI DAERAH TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD INPRES LINGGA TENGAH KABUPATEN DAIRI Erdalina Sinulingga; Jainab Jainab; Srie Faizah Lisnasari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4644

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran muatan lokal di sekolah dasar yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurang mengaitkan materi dengan konteks kehidupan nyata siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal tari daerah terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas V SD Inpres Lingga Tengah Kabupaten Dairi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental melalui one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 31 siswa kelas V. Teknik pengumpulan data menggunakan angket motivasi belajar dan tes hasil belajar yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, yaitu uji t berpasangan (paired sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa, dengan nilai rata-rata meningkat dari 82,06 pada pretest menjadi 86,58 pada posttest. Hasil uji t menunjukkan t hitung = 22,334 > t tabel = 2,045 (α = 0,05), sehingga peningkatan hasil belajar signifikan. Selain itu, motivasi belajar siswa juga mengalami peningkatan dari 42,00 menjadi 44,13, dengan hasil uji t menunjukkan t hitung = 14,709 > t tabel = 2,045 (α = 0,05), yang berarti peningkatan motivasi belajar juga signifikan. Dengan demikian, pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal tari daerah terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa sekolah dasar, serta dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang inovatif, relevan, dan bermakna dalam konteks pendidikan berbasis budaya lokal.
PENGARUH STRATEGI GAMIFIKASI BERBASIS LINGKUNGAN TERHADAP KEMAMPUAN NUMERASI DAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV SD Erniati Br. Tarigan; Srie Faizah Lisnasari; Jainab Jainab
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi gamifikasi berbasis lingkungan terhadap kemampuan numerasi dan berpikir kritis siswa kelas IV di SD Negeri No. 043935 Simpang Katepul. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen melalui one group pretest-posttest design. Subjek penelitian terdiri dari 17 siswa yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan numerasi dan berpikir kritis sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, yaitu uji paired sample t-test untuk numerasi dan uji Wilcoxon untuk berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan yang signifikan pada kemampuan numerasi dengan nilai rata-rata dari 80,35 menjadi 87,82 (p < 0,05), serta kemampuan berpikir kritis dari 72,18 menjadi 83,41 (p < 0,05). Selain itu, distribusi nilai siswa mengalami pergeseran dari kategori rendah ke kategori tinggi setelah penerapan strategi pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi gamifikasi berbasis lingkungan efektif dalam meningkatkan kemampuan numerasi dan berpikir kritis siswa. Strategi ini mampu menciptakan pembelajaran yang kontekstual, menarik, dan bermakna, serta mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, strategi ini dapat menjadi alternatif inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar, khususnya dalam pengembangan keterampilan abad ke-21.
Co-Authors Abdul Rahman Abu Nizar Bahri Ibrahim Azizah Azizah Br Karo Sekali, Pelista Datten Br Ginting Datten Datten Datten, Datten Dedi Holden Simbolon, Dedi Holden Desi Sri Pasca Sari Sembiring, Desi Sri Pasca Sari Desti Ginting Eninta Br Barus Erdalina Sinulingga Erniati Br. Tarigan Eti Muliani Fatia Sundari Fitriani Surayya Lubis Gemala Widiyarti Gemala Widiyarti Haryanti, Suci Hasni Suciawati Iin Asvika Indra Prasetia Irwansyah Irwansyah Jacqueline Joseph Jainab Jainab Jainab Jainab Jainab Jainab Jainab Jainab Jainab Jainab Jainab Jainab Jainab Jainab, Jainab Juwita Tindaon, Juwita Karo Sekali, Pelista Br Karo, Sringena Br. Kartikawati, Atti Lubis, Fitriani Surayya Melyani Sari Sitepu Mhd. Rafi’i Ma’arif Tarigan Nabila M.Solin, Nida Wafiqah Naibaho, Jainab Naila Zuhra Nasution, Lita Nurdiana Theresya Nurhamidah Gajah Nursakinah Nursakinah Pa, Desi Adelia Br Pandapotan Tambunan Pelista Karo Sekali Pelista Pelista Pelista Pelista Pelista, Pelista Prahesti Tirta Safitri, Prahesti Tirta Rahman, Arief Aulia RENATO GEMA NUGRAHA HUTABARAT Riduan Sembiring Rikson Asman Fertiles Siburian RINCI SIMBOLON Rita Herlina Br PA Rupina Magdalena Br Tarigan Sahel, Sahel Saipul Sihotang Sekali, Pelista Br. Karo Sembiring, Riduan Sianturi, Rivai Wulan Rejeki Sidebang , Restio Sinta Satria Dewi Pendit Sinulingga, Erdalina Siregar, Hotma Tiolina Sitanggang, Rohayati Susanti, Dewi Afriany Syafnan Syafnan Syafnan Syafnan Tarigan, Erniati Br. Tarigan, Mhd. Rafi’i Ma’arif Tarigan, Rupina Magdalena Br Tarigan, Selvida Riahta br Ulfa Sri Rezeki Ulfah Sari Rezeki Widiyarti , Gemala Yatantri, Shefia Ana