Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS MATERI HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA PADA BUKU PENDIDIKAN PANCASILA KELAS IV SD TERHADAP PEMBENTUKAN KOMPETENSI KEWARGANEGARAAN Ivo Ardila; Yakobus Ndona; Surya Dharma
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis materi hak dan kewajiban warga negara pada buku Pendidikan Pancasila kelas IV SD terhadap pembentukan kompetensi kewarganegaraan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi literatur (library research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dengan membaca, mencatat, dan mengolah informasi relevana. Analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) melalui tahapan reduksi data, penyajian data, interpretasi isi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi hak dan kewajiban dalam buku Pendidikan Pancasila kelas IV SD memuat unsur-unsur yang berpotensi mendukung kompetensi kewarganegaraan siswa, meliputi aspek civic disposition (materi memuat nilai tanggung jawab, disiplin, kepedulian sosial, toleransi, dan kepatuhan terhadap aturan), civic knowledge (materi memberikan pemahaman mengenai aturan, hak, dan kewajiban dalam konteks keluarga, sekolah, dan masyarakat) dan civic skills (materi disajikan melalui aktivitas pembelajaran seperti diskusi, refleksi, dan penyelesaian situasi kontekstual). Dengan demikian, materi hak dan kewajiban dalam buku Pendidikan Pancasila kelas IV SD memiliki potensi kontribusi terhadap penguatan kompetensi kewarganegaraan siswa, meskipun lebih dominan berfokus pada konteks kehidupan sehari-hari yang bersifat sederhana.
ANALISIS MUATAN NILAI-NILAI DEMOKRASI DALAM BUKU PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA SEKOLAH DASAR Al Hilal Hamdi Rambe; Yakobus Ndona; Surya Dharma
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15057

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the democratic values contained in the Pancasila Education Book for Elementary Schools/Islamic Elementary Schools (SD/MI) Grade VI. The research is motivated by the importance of democratic education from elementary school level as an effort to form participatory, responsible citizens who uphold the values of Pancasila. The study uses a qualitative research method with a content analysis approach. The data source is the Pancasila Education Book for Elementary Schools/IS Grade VI. Data collection techniques are carried out through documentation studies by identifying, classifying, and analyzing the democratic values contained in the materials, images, learning activities, assignments, and evaluations. Data analysis is carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that the book contains various democratic values including deliberation, freedom of opinion, tolerance, equal rights, responsibility, cooperation, participation, respect for diversity, and joint decision-making. The most dominant democratic values are found in Chapter 4 on Learning to Deliberate, followed by Chapter 5 on cultural and religious diversity and Chapter 7 on mutual cooperation. These findings indicate that the Pancasila Education textbook for grade VI has integrated democratic values comprehensively and contextually as a means of forming elementary school students' civic competence. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis muatan nilai-nilai demokrasi yang terkandung dalam Buku Pendidikan Pancasila SD/MI Kelas VI. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan demokrasi sejak jenjang sekolah dasar sebagai upaya membentuk warga negara yang partisipatif, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis isi (content analysis). Sumber data berupa Buku Pendidikan Pancasila SD/MI Kelas VI. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dengan mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menganalisis muatan nilai demokrasi yang terdapat dalam materi, gambar, aktivitas pembelajaran, tugas, dan evaluasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku memuat berbagai nilai demokrasi yang meliputi musyawarah, kebebasan berpendapat, toleransi, persamaan hak, tanggung jawab, kerja sama, partisipasi, penghormatan terhadap keberagaman, dan pengambilan keputusan bersama. Nilai demokrasi paling dominan ditemukan pada Bab 4 tentang Belajar Bermusyawarah, disusul Bab 5 tentang keberagaman budaya dan agama dan Bab 7 tentang gotong royong. Temuan ini menunjukkan bahwa buku Pendidikan Pancasila kelas VI telah mengintegrasikan nilai-nilai demokrasi secara komprehensif dan kontekstual sebagai sarana pembentukan kompetensi kewarganegaraan siswa sekolah dasar
Peran Kader Sekolah Lansia Mandiri Dalam Mewujudkan Lansia Tangguh Di Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah Kota Medan Elsa Prida Br Tarigan; Hodriani Hodriani; Ramsul Nababan; Julia Ivanna; Yakobus Ndona
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i2.2026.1049-1058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kader Sekolah Lansia Mandiri dalam mewujudkan lansia tangguh di Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini meliputi Lurah Petisah Tengah, pembina Sekolah Lansia Mandiri, kader Sekolah Lansia Mandiri, peserta Sekolah Lansia Mandiri, serta keluarga lansia di Kelurahan Petisah Tengah. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kader Sekolah Lansia Mandiri memiliki peran yang penting, antara lain sebagai pengelola kelompok, penyuluh, pembina, pelaksana kunjungan rumah, penghubung rujukan layanan, serta pelaksana pelaporan kegiatan. Dalam menjalankan perannya, para kader juga menghadapi beberapa tantangan. Meskipun demikian, kader tetap berupaya memberdayakan lansia agar mampu menjadi lansia tangguh melalui penerapan tujuh dimensi lansia tangguh, yaitu dimensi spiritual, fisik, emosional, intelektual, sosial kemasyarakatan, vokasional, dan lingkungan.
DEVELOPMENT OF DIGITAL COMICS MEDIA BASED ON PROBLEM BASED LEARNING TO INTERNALIZE SOLIDARITY VALUES IN GRADE V STUDENTS AT SD IT AL-MINAH Ulina Rahmayani; Yakobus Ndona; Zuraida Lubis; Daulat Saragi; Samsidar Tanjung; Winara
SOSIOEDUKASI Vol 15 No 3 (2026): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v15i3.8898

Abstract

The phenomenon of character crisis in the form of bullying at the elementary school level reflects a decline in moral values ​​and a dulling of empathy and solidarity among students. This study aims to develop, test the feasibility, practicality, and effectiveness of digital comic media based on Problem-Based Learning (PBL) assisted by Canva to internalize the value of solidarity in fifth-grade students of SD IT Al-Minah. This type of research is research and development (Research and Development) using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The research subjects involved 21 fifth-grade students. Data were collected through observation, interviews, expert validation questionnaires, education practitioners, student responses, and test instruments (pre-test and post-test). Data analysis techniques were carried out qualitatively and quantitatively. The results of the study show that PBL-based digital comic media meets the following criteria: (1) Very Feasible based on the validation test of material experts by 92% (Very Valid), media experts by 93% (Very Valid), and language experts by 96% (Very Valid); (2) Very Practical based on 93% of teacher responses, 82% of individual student responses (Very Practical), and 87% of large group trials (Very Practical); and (3) Effective based on significant improvements in cognitive and affective learning outcomes. The success of internalizing the value of solidarity was analyzed using Max Scheler's hierarchy of values, which showed a shift in students' behavioral motives from mere sensory pleasure to ethical-spiritual awareness, reflected through indicators of inclusive collaboration, active concern, and sharing. The developed PBL-based digital comic media proved valid, practical, and effective as an innovative instrument to suppress bullying behavior and internalize the value of solidarity at the elementary education level
Internalisasi Nilai-Nilai HAM melalui Pembelajaran Kewarganegaraan Digital untuk Mencegah Perundungan Siber di Sekolah Dasar Indah Mutia; Yakobus Ndona; Surya Dharma
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1104

Abstract

Perundungan siber (cyberbullying) di lingkungan sekolah dasar di Indonesia kini berkembang menjadi ancaman serius seiring dengan tingginya penetrasi internet sejak usia dini. Studi kasus ini bertujuan untuk menganalisis urgensi, kerangka integrasi konseptual, dan strategi implementasi internalisasi nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM) seperti hak atas martabat pribadi, perlindungan dari kekerasan, dan hak atas privasi. Melalui pembelajaran kewarganegaraan digital (digital citizenship) guna mencegah perundungan siber di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus sosio-pedagogis dan tinjauan literatur sistematis (systematic literature review). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencegahan perundungan siber tidak dapat mengandalkan pencapaian akademik kognitif siswa semata, melainkan menuntut penguatan perilaku etis di ruang digital yang terintegrasi dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Strategi intervensi dirancang melalui model Digital Citizenship Character Habituation (DCCH) berbasis proyek pembuatan poster digital yang menyasar ranah kognitif, afektif, dan konatif secara utuh. Selain itu, kolaborasi ekologis antara guru kelas sebagai fasilitator di sekolah dan orang tua sebagai pengawas aktivitas digital di rumah menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan ekosistem siber yang aman dan humanis bagi siswa sekolah dasar.