Claim Missing Document
Check
Articles

KARAKTERISTIK WARNA IKAN ASIN SEPAT SEBAGAI INDIKATOR PENGAWET FORMALIN DI PASAR TRADISIONAL DESA TUNAS JAYA MUARADUA Syariani BR Tambunan; Nico Syahputra; Nurdin Amin
Biotik Vol 5, No 2 (2017): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v5i2.3015

Abstract

The danger of formalin may cause respiratory tract irritation, vomiting, dizziness, burning in the throat, liver damage, heart, brain, kidney and central nervous system. However, salted fish marketed is still found to contain formalin. The research covers the field of food and beverage chemistry which aims to describe formalin in salted fish sold in the Traditional Market of Tunas Jaya Village Muaradua. Of all fish populations of spicy fish all were sampled using purposive sampling technique based on texture and color. While the method used is Color Test. From the research of qualitative formalin on the salted fish of Sepat fish, it is known that from 30 samples of salted fish which in the society is expected to be more careful in choosing the salted fish sepat to be consumed not only based on the color and texture, but it does not contain formalin. The conclusion of this research is Formalin on Salted Fish Sepat that sold in Traditional Market of Desa Tunas Jaya Muaradua Year 2012 positively containing formalin equal to 60% in society.
TEKNIK PENGOLAHAN TANAH TERHADAP DAYA TUMBUH BEBERAPA VARIETAS JAGUNG DI KABUPATEN ACEH TENGGARA Syariani br Tambunan; Nico Syahputra Sebayang
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 6, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VI 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.097 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v6i1.4295

Abstract

Jagung adalah bagian dari komoditas pertanian yang cukup banyak di budidayakan petani, termasuk petani di Aceh Tenggara.  Bentuk Budidaya yang dilakukan adalah  ekstensisfikasi dan intensifikasi pertanaman jagung, diantaranya melalui pemakaian beberapa varietas jagung  pada teknik olah tanah. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat observasi visual daya tumbuh beberapa varietas jagung pada teknik olah tanah  di Kabupaten Aceh Tenggara. Penelitian telah dilaksanakan pada lahan kering di desa Mbarung Kecamatan Babussalam, dari bulan Maret  sampai Juli 2017. Eksperimen ini memakai  Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima  ulangan. Faktor penelitiannya adalah  jagung hibrida, yaitu: Teknik pengolahan tanah hanya pada barisan tanaman Petakan berukuran 4x5 meter. Benih jagung sebanyak 3 biji/lubang ditanam pada jarak 75x40 cm. Pupuk diberikan sebanyak 300-50-150 kg/ha Phonska-SP36-Urea. Hasil eksperimen ini menampakkan bahwa semua varietas  yang diuji pada teknik olah tanah memberikan produk pipilan kering lebih rendah dibanding rata-rata hasil pada deskripsinya, yaitu: hasil tertinggi pada Bima-6 (8,9 t/ha, deskripsinya 9,36 t/ha), diikuti Bima-5 (8,70 t/ha, deskripsinya 9,30 t/ha), Bima-14 Batara (8,41 t/ha, deskripsinya 10,10 t/ha), dan Bima-19 URI (8,37 t/ha, deskripsinya 10,60 t/ha). Namun demikian, varietas jagung ini mampu berdaptasi baik dan sangat berpotensi untuk dikembangkan pada lahan kering dengan teknik pengolahan tanah di Kabupaten Aceh tenggara. 
MUTU RENDEMEN DAN UJI ORGANOLEPTIK TEPUNG CABAI (Capsicum annuum L.) Nico Syahputra Sebayang; Sentosa Ginting Kartini; Satya Siahaan
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 6, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VI 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.262 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v6i1.4301

Abstract

Analisa  sensory  adalah suatu proses identifikasi, pengukuran ilmiah, analisis, dan interpretasi atribut-atribut produk melalui lima pancaindra manusia.  Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Mutu (Rendemen dan Uji Organoleptik) pada pembuatan tepung cabai. Penelitian ini menggunakan  Metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor dengan dua ulangan, dimana faktor I  adalah Suhu  Pengeringan (S) dengan 4 taraf yaitu : S1=50°C, S2=60°C, S3=70°C, S4=80°C dan faktor II yaitu lama pengeringan (L) dengan 4 taraf yaitu : L1=12 jam, L2=14 jam , L3=16 jam, L4=18 jam . Hasil penelitian menunjukkan Suhu pengeringan memberikan pengaruh berbeda sangat nyata terhadap rendemen dan kepedasan, pengaruh berbeda tidak nyata terhadap warna. Lama pengeringan memberikan pengaruh berbeda sangat nyata terhadap rendemen dan kepedasan, berbeda tidak nyata terhadap warna. Interaksi suhu dan lama pengeringan memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap rendemen, pengaruh berbeda tidak nyata terhadap kepedasan dan warna.
PERUBAHAN TEKSTUR, WARNA DAN KADAR AIR TAPE PISANG PASCA PEMANASAN Nico Syahputra Sebayang
Bionatural : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 1, No 2 (2014): BIONATURAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : STKIP BINA BANGSA MEULABOH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat penyimpanan yang tepat dan perubahan mutu tapai pisang pasca pemanasan. Ragi yang digunakan pada pembuatan tapai pisang dibeli dari pasar tradisional.  Penelitian dan pengujian laboratorium dilaksanakan di Laboratorium Kimia Hasil Pertanian dan Laboratorium Mikrobiologi Hasil Pertanian, jurusan Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian, kampus Universitas Sriwijaya di Indralaya.  Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 (dua) tahap, 3 (tiga) kali ulangan.  Pada tahap ini  parameter yang diuji meliputi tekstur, warna, kadar air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan yang nyata dan perbedaan yang tidak nyata.Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pemanasan, suhu penyimpanan dan interaksi keduanya berpengaruh nyata terhadap tekstur, warna (L), warna (a), warna (b), kadar air. Perlakuan terbaik  diperoleh pada kombinasi C2D1 (metode pemanasan dengan ultraviolet dan suhu penyimpanan 30°C) dengan karakteristik warna (a) dengan nilai 7, warna (b) dengan nilai 19,8, dan kadar air 82,83%                     Kata kunci :  Tapai pisang, tekstur, warna, kadar air, pemanasan 
PENETAPAN KADAR PEMANIS SINTETIS (SIKLAMAT) PADA ES PUTER YANG DI JUAL DI PASAR TRADISIONAL 16 ILIR PALEMBANG TAHUN 2013 Nico Syahputra Sebayang; Nurdewi Harahap; Husainah Yusuf
Bionatural : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 1, No 2 (2014): BIONATURAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : STKIP BINA BANGSA MEULABOH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menetapkan kadar pemanis sintetis (siklamat) pada Es Puter yang dijual di Pasar Tradisional 16 Ilir Palembang tahun 2013. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif observasional. Sampel penelitian adalah Es Puter yang dijual di Pasar Tradisional 16 Ilir Palembang tahun 2013, yang di ambil secara purposive berdasarkan harga dan rasa yang berjumlah 10 sampel. Untuk mengetahui adanya pemanis sintetis (siklamat) kadarnya di uji dengan metode Gravimetri. Analisa sampel dilakukan di Laboratorium Analisa air, makanan dan minuman Politeknik kesehatan jurusan Analis Kesehatan Palembang. Hasil Penelitian ini didapatkan bahwa dari 10 sampel Es Puter semuanya menggunakan pemanis sintetis (siklamat) ada yang memenuhi syarat dan tidak memenuhi syarat yang diperbolehkan. Sebanyak 4 sampel yang diperiksa berdasarkan harga Rp ≤ 2000 didapat hasil kadar siklamat pada kode sampel 2, 5, 9, 10 (minimal 0,69683 gr/ kg – maksimal 2,13173 gr/ kg), sedangkan 6 sampel Es Puter yang harganya Rp > 2000, didapatkan hasil kadar siklamat pada kode sampel 1, 3, 4, 6, 7, 8 (minimal 0,25179 gr/ kg – maksimal 2,4112 gr/ kg) semuanya memenuhi syarat hanya saja pada kode sampel 4 dan 5 kadar siklamatnya tidak memenuhi syarat, dan didapatkan dari 4 sampel Es Puter yang rasanya manis hambar, didapat hasil kadar siklamat pada kode sampel  1, 2, 3, 7   (minimal 0,25179 gr/ kg – maksimal 0,78982 gr/ kg), sedangakan 3 sampel yang rasanya manis sedang, didapat hasil kadar siklamat pada kode sampel 6, 8, 10 (minimal 1,17895 gr/ kg - 1,55781 gr/ kg) dan 3 sampel yang rasanya manis pahit, di dapat hasil kadar siklamat pada kode sampel 4, 5, 9 (minimal 1,87292 gr/ kg - 2,4112 gr/ kg).  Kata Kunci: Siklamat, Es Puter, Gravimetri
PENGARUH PASCA PEMANASAN DAN PENYINARAN ULTRAVIOLET TERHADAP PENYIMPANAN TAPAI PISANG Nico Syahputra; Gatot Priyanto; Agus Wijaya
Bionatural : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 5, No 2 (2018): BIOnatural : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : STKIP BINA BANGSA MEULABOH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.836 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk membandingkan dua metode pemanasan, penyimpanan yang tepat dan perubahan mutu tapai pisang selama penyimpanan. Ragi yang digunakan pada pembuatan tapai pisang dibeli dari pasar tradisional di Kota Palembang. Penelitian dan pengujian laboratorium dilaksanakan di Laboratorium Kimia Hasil Pertanian dan Laboratorium Mikrobiologi Hasil Pertanian, jurusan Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian, kampus Universitas Sriwijaya di Indralaya.  Kegiatan penelitian dilaksanakan dari bulan Oktober 2013 sampai Juli 2014.Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 (dua) tahap, 3 (tiga) kali ulangan.  Tahap pertama memiliki 2 perlakuan, yaitu  jenis metode pemanasan  (A1 : Oven; A2 : Ultraviolet 30 watt), dan lama pemanasan (B1 : 0 menit; B2 : 15 menit; B3 : 30 menit).    Parameter yang diuji meliputi angka lempeng total, total Saccharomyces cerevisiae, Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan yang nyata dan perbedaan yang tidak nyata.. Perlakuan terbaik diperoleh pada  kombinasi perlakuan pemanasan oven selama 15 menit.
PENGARUH MEDIA TANAM DAN PEMBERIAN PUPUK POSFAT TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis gueneensis jacg) YANG BERUMUR 0-3 BULAN Usman Junedi; Syariani Tambunan; Nico Syahputra Sebayang
Bionatural : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 5, No 1 (2018): BIONATURAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : STKIP BINA BANGSA MEULABOH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.904 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tanam dan pemberian pupuk posfat serta ada tidaknya interaksi antara kedua faktor tersebut terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit.Penelitian dilaksanakan di Desa Bambel Kecamatan Bambel  Kabupaten Aceh Tenggara, penelitian ini dilaksanakan pada bulan April s/d Juni 2017. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial, yaitu faktor media tanam dan faktor pemberian Pupuk posfat. Faktor media tanam terdiri dari 2 taraf yaitu tanah sub soil + pupuk kandang (M1) dan tanah sub soil + pasir (M2). Faktor pemberian Pupuk posfat terdiri dari 3 taraf yaitu 0 gram/liter air (F0), 0,5 gram/liter air (F1) dan 1 gram/liter air (F2). Sehingga terdapat 6 kombinasi perlakuan dan 18 plot percobaan, setiap plot percobaan terdiri atas 4 tanaman sehingga secara keseluruhan terdapat 72 tanaman. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm) umur 3, 6, 9 dan 12 minggu setelah pindah tanam (MSPT), diameter batang (cm) umur 3, 6, 9 dan 12 minggu setelah pindah tanam (MSPT) dan jumlah daun umur 3, 6, 9 dan 12 minggu setelah pindah tanam (MSPT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan media tanam dan perlakuan pemberian pupuk posfat berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati. Sedangkan interaksi antara media tanam dan pemberian pupuk posfat berpengaruh sangat nyata terhadap semua parameter yang diamati. Kata-kata kunci: Bibit kelapa sawit, media tanam, pupuk posfat.
UJI DAYA HAMBAT AIR REBUSAN BUAH PARE (Momordial charantia L) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli Nico Syahputra Sebayang; Husainah Yusuf; Nurdewi Harahap
Jurnal Bionatural Vol. 8 No. 1 (2021): Jurnal Bionatural
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi UP2M STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa “Uji Daya Hambat Air Rebusan Buah Pare (momordial charantia L) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli” penelitian ini dilakukan di Laboraturium Mikrobiologi Poltekes jurusan analis kesehatan Palembang. Penelitian dengan metode eksperimental ini bertujuan untuk mengetahui apakah air rebusan buah pare (momordial charantia L) dapat mengahmbat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan pada konsentrasi berapa yang tepat air rebusan dapat menghambat pertumbuhan bakteri escherichia coli. Sampel yang digunakan adalah buah pare yang dijual di pasar alang-alang lebar km 12. Dari pengamatan berdasarkan konsentrasi 10 b/v , didapat 0 mm atau tidak terbentuk zona hambat. Begitu juga dengan konsentrasi 20 %b/v, 30% b/v, 40% b/v,50% b/v tidak terbentuk zona hambat,kemudian konsentrasi 100 %. Hasil yang didapat juga 0 mmatau masih saja tidak terbentuk zona hambat. Dan kontrol negatif tidak terbentuk zona hambat maka dapat disimpulkan bahwa air rebusan buah pare tidak dapat menghambat ,terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli
Edukasi Peningkatan Imunitas Tubuh pada Masyarakat Kelurahan Lorok Pakjo di Masa Pandemi Covid-19 Saragih, Pestaria; Sebayang, Nico Syahputra; Aldafikin, Muhammad
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 1 No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/educate.v1i2.2046

Abstract

Olah raga senam merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat dan disukai banyak orang tidak terkecuali para ibu.  Gerakan gerakan senam yang bervariasi bisa menambah kesehatan dan membuat hati gembira sehingga imunitas tubuh meningkat. Untuk menambah imunitas tubuh, maka perlu diadakan edukasi senam kesegaran jasmani agar  terhindar dari resiko terinfeksi  Virus Covid 19. Kesadaran ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Cempaka untuk berolah raga khususnya senam sangat tinggi. Setiap Hari Minggu 80-90% dari keseluruhan anggota PKK ambil bagian untuk ikut senam bersama. Dengan mengikuti kegiatan olahraga senam ini, ibu-ibu PKK ini semakin sehat dan semakin akrab satu sama lain. Kegembiraan dan perasaan bahagia yang diperoleh lewat olah raga senam ini di bawa ke dalam keluarga. Aura positif setelah senam terpancar di wajah mereka yang ikut senam dan dapat dirasakan oleh setiap orang yang mereka temui. Kegiatan Senam kesegaran jasmani di kelurahan lorok pakjo harus tetap dilaksanakan agar imunitas warga tetap optimal
Dietary Fiber as a Good Functional Food Source (Thoyyib) for Digestion Mujianto, Mujianto; Harahap, Burhanuddin; Robbany, Muhammad Dusturuddin; Sebayang, Nico Syahputra
Edible: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Teknologi Pangan Vol 12, No 2 (2023): Edible: Jurnal Penelitian Ilmu dan Teknologi Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jedb.v12i2.7350

Abstract

People's diets have shifted from containing lots of carbohydrates, fiber and little fat to a healthy lifestyle which includes foods low in carbohydrates, low in fiber and high in protein. Changes in people's eating patterns accompany changes in disease patterns, from infectious diseases to degenerative and metabolic diseases. Several health problems, including heart disease, malignant tumors in the large intestine, and other complications are caused by diet. Therefore, solutions are needed to be provided to the community so that healthy living practices can be restored. Functional foods are natural food additives that have many benefits. Fiber-rich food products are functional foods because they are known to be very good (toyyib) for consumption by sufferers of degenerative diseases. Dietary fiber (DF) has long been researched and found to have many health benefits. Advances in research related to nutrition help food processing businesses. Scientists and sustainable food technologists are working to use dietary fiber in various food products. Vegetables, fruit and seaweed are foods with good sources of fiber. Even though it does not contain many nutrients, dietary fiber provides many health benefits, including controlling body weight (obesity), colon cancer, preventing gastrointestinal disorders, controlling diabetes, and reducing blood cholesterol levels and cardiovascular disease. Although dietary fiber is beneficial for health, it can also be dangerous, so the fiber tolerance limit is 30 grams/day.
Co-Authors Abdi, Zeni Adi Sutanto Adriansyah, Reza Afkar, Afkar Agus Wijaya Ahmad Afrizal, Hadi Aldafikin, Muhammad Alhanannasir, Alhanannasir Alhannanasir, Alhanannasir Ali Ikhwan Amelia, Prisilla Anggriani, Tera Ayu Sinta, Dela Ayu, Fidia Baroud, Najah Basri, Surya Berlian, Alviona Chuzaimah Chuzaimah, Chuzaimah Damat damat Desi Sri Pasca Sari Sembiring, Desi Sri Pasca Sari Dessy Tri Astuti Dessy Tri Astuti Dewi Savitri Dini, Chantika Dyah Roeswitawati Effendi Andoko Eka Rizki Meiwinda Ekawati Danial Endang Lastinawati, Endang Gatot Priyanto Hajimah, Hajimah Harahap, Burhanuddin Hawayanti, Erni Husainah Yusuf Husainah Yusuf Idealistuti, Idealistuti Iin Siti Aminah, Iin Siti Jabal Tarik Ibrahim Junifa, Febyanca Kemas Muhammad Wahyu Kiagus. A. Roni Legiso, Legiso Lestari, Refin Lili Zalizar Linda, Monica Lusia, Maria Madinah, Birral Mahdiyal Mahotra, Ilham Maulana Malik, Maulana Melis, Juliano van Minarni, Rosalia Moulyohadi, Yopie Muchsiri, Mukhtarudin Muhammad Dusturuddin Robbany Murtado, Asep Dodo Neni Marlina Nopitasari, Iin Nurayni, Nanda Nurdewi Harahap Nurdewi Harahap Nurdin Amin Parameswara, Prasetyo Pasca Sari, Desi Sri Pramuja, M. Oby Prayogi, Didi Prisiantika, Intan Purwanti, Yani Puspita, Diah Eka Rahayu Relawati Railia Karneta Rejelinge, Khairul Sabar Restyaningsih, Mega Bella Rizki Amelia, Kiki Rizki Ananda, Dea Robbany, Muhammad Dusturuddin Rosmawati, Henny Sahara, Harum Sakalena, Firnawati Saputra, Dio Saputra, Ilham Saragih, Pestaria Sari, Desi Sri Pasca Satria, Muhammad Randi Satya Siahaan Sentosa Ginting Kartini Silvyana, Silvyana Sri Yuniati Susanti - Diana SUSANTI DIANA Syariani BR Tambunan Syariani BR Tambunan Syariani br Tambunan Syariani Tambunan Syarif Husein, Syarif Tamba, Khairunissa Br Tambunan, Syariani Tino, Tino Tri Astuti, Desi Usman Junedi Vera Yani, Ade Wazhi Aminoto Pratama Wibowojo, Ari Yani, Ade Vera Yasa, Adiran Putra Yulhasmir, Yulhasmir Yuliana, Intan Yunita, Fera Zairani, Fitri Yetty