Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN BERDASARKAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI BENDA YANG ELASTIS DI SEKOLAH DASAR Wijayanti, Putri Tri; Mawaddah, Alfiani; Hermita, Neni; Barokah, Rifqa Gusmida Syahrun
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i1.18801

Abstract

Artikel ini membahas implementasi media pembelajaran berbasis pemecahan kasus dalam pembelajaran materi benda yang elastis di sekolah dasar. Tujuan utama dari pendekatan ini adalah meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep elastisitas benda melalui keterlibatan aktif dalam menyelesaikan permasalahan kontekstual. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran yang dirancang dengan skenario kasus nyata mampu meningkatkan minat belajar, kemampuan berpikir kritis, dan pemahaman konseptual siswa. Pendekatan ini juga membantu guru dalam menyampaikan materi secara lebih menarik dan bermakna. Disarankan agar model ini diterapkan lebih luas dalam berbagai mata pelajaran di sekolah dasar.
IMPLEMENTASI MEDIA DIORAMA FOTOSINTESIS BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN IPAS KELAS IV SDN 37 PEKANBARU Pajriati, Nikmah; Fiani, Findi Rinta; Hermita, Neni; Baroqah, Rifqa Gusmida Syahrum
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i1.19291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi penggunaan media diorama fotosintesis berbasis Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran IPAS di kelas IV SDN 37 Pekanbaru. latar belakang penelitian ini adalah sulitnya siswa memahami materi abstrak seperti proses fotosintesis tanpa bantuan media konkret. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi dan praktik langsung terhadap 29 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas belajar, tes lisan, dan hasil Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan diorama menunjukkan partisipasi aktif dan pemahaman siswa secara lisan. Namun, pada evaluasi tertulis menggunakan LKPD, hasil yang diperoleh siswa belum optimal karena keterbatasan waktu dan pelaksaan tes yang dilakuka secara berkelompok. Sebagian siswa menunjukkan bahwa mereka kesulitan dalam mengorganisasi jawaban secara tertulis dan bekerja sama dengan efektif. Meskipun demikian, penilaian aspek afektif menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mampu bekerja sama, berkomunikasi, bertanggung jawab, percaya diri, dan menghargai pendapat teman. Dengan demikian, penggunaan diorama berbasis PBL dapat dikatakan efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, meskipun perlu perbaikan dalam evaluasi tertulis dan teknik kerja kelompok.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA VISUAL INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN KONSEP GERAHANA MATAHARI DI SEKOLAH DASAR farid tri febrian; Intan Putri Kamilah; Neni Hermita; Rifqa Gusmida Syahrun Barokah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6330

Abstract

Pembelajaran konsep gerhana matahari di sekolah dasar masih menghadapi tantangan karena miskonsepsi siswa yang disebabkan oleh sifat materi yang abstrak dan kurangnya media visual. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model Problem Based Learning (PBL) yang didukung oleh media simulasi sederhana dalam pembelajaran IPA dan untuk menguji efektivitasnya terhadap pemahaman konseptual dan keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan desain metode campuran dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, telaah pustaka, dan penilaian kinerja siswa menggunakan lembar kerja siswa (LKPD). Media pembelajaran yang terdiri dari alat simulasi yang mewakili posisi Matahari, Bulan, dan Bumi, dikembangkan dan diimplementasikan pada siswa kelas enam di SD Negeri 136 Pekanbaru. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam aspek kognitif (skor rata-rata 88–91), afektif (80–100), dan psikomotor (90–100). Siswa juga menunjukkan peningkatan keterlibatan, rasa ingin tahu, dan kemampuan untuk mengekspresikan pemahaman ilmiah secara mandiri. Dengan demikian, penggunaan media simulasi berbasis PBL terbukti efektif dan layak digunakan dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan kualitas pemahaman dan keterampilan ilmiah siswa sekolah dasar.
Analisis Penerapan Eksperimen ‘Pingpong Spinning’ Terhadap Pemahaman Siswa Kelas IV SD Negeri 159 Pekanbaru pada Konsep Gaya Gesek dan Gaya Gravitasi Tria Putri Salsabilla; Yuni Ariesty; Neni Hermita; Rifqa Gusmida Syahrun Barokah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6373

Abstract

This study aims to analyze the application of the experimental method 'Pingpong Spinning' on the understanding of fourth-grade students at SD Negeri 159 Pekanbaru regarding the concepts of friction force and gravitational force. The experimental method was chosen to provide students with direct experience in observing physical phenomena, thereby enhancing their conceptual understanding. The research involved 30 students divided into three heterogeneous groups. The results showed that Group 1 achieved the highest score, reflecting a very good understanding, while Groups 2 and 3 demonstrated lower levels of understanding. These findings indicate the need for reinforcing concepts for students who are still facing difficulties. Therefore, it is recommended that learning be more interactive and involve group discussions and additional experiments to deepen students' understanding. Providing constructive feedback is also considered important to help students recognize their mistakes and improve the quality of science learning in elementary schools.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN ALAT PERAGA UNTUK MEMAHAMI KONSEP SISTEM PERNAPASAN MANUSIA PADA SISWA SD KELAS V Dela Puspita; Haya Nisrina Afifah; Neni Hermita; Rifqa Gusmida Syahrun Barokah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6379

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di tingkat sekolah dasar masih menghadapi tantangan, khususnya dalam membantu siswa memahami konsep abstrak seperti sistem pernapasan manusia. Pendekatan konvensional yang bersifat satu arah membuat siswa kurang aktif dan berdampak pada rendahnya pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang dipadukan dengan alat peraga sederhana dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem pernapasan manusia. Penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan subjek siswa kelas V SDN 136 Pekanbaru sebanyak sembilan orang. Pembelajaran dilaksanakan dalam lima tahap PBL orientasi pada masalah, pengorganisasian siswa, penyelidikan, penyajian hasil, dan evaluasi. Alat peraga berupa model paru-paru dari balon dan botol bekas digunakan untuk membantu visualisasi proses pernapasan. Data kuantitatif diperoleh melalui Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan pemahaman secara signifikan, baik dari aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Nilai rata-rata kognitif siswa mencapai kategori baik hingga sangat baik, dengan keterlibatan aktif dalam diskusi dan praktik langsung. Selain itu, penggunaan alat peraga meningkatkan minat belajar dan kemampuan bekerja sama siswa. Dengan demikian, model PBL berbantuan alat peraga sederhana terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA, khususnya dalam memahami sistem pernapasan manusia secara lebih konkret dan menyenangkan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MATERI SIMBIOSIS PADA SISWA KELAS 3 SDN 37 PEKANBARU Mufthia Urfa; Risda Ramada Fitri; Neni Hermita; Rifqa Gusmida Syahrun Barokah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6478

Abstract

ABSTRACT Science learning at elementary school level needs to be designed contextually and fun so that students can understand the concept more deeply. However, in reality, there are still obstacles where students have difficulty in understanding symbiosis material because the learning approach is too theorical and does not involve students actively. This study examines the application of the Problem Based Learning (PBL) model combined with the role-playing method in learning symbiosis material for 3rd grade elementary school students. The purpose of this study is to describe how the combination of PBL and role-playing can be applied in symbiosis learning to improve students understanding of concepts and active participation. The study was conducted on 25 students in 3rd grade at a public elementary school, with data collection techniques through observation and learning outcome test. The result show that the application of the PBL model combined with the role-playing method can help students understand the types of symbiosis more realistically through the roles of living things played. In addition, this approach also has a positive impact on increasing students enthusiasm for learning, cooperation, and critical thinking skills. Thus, the combination of the PBL model and role-playing is effective in improving the quality of science learning In elementary school.
IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI SUMBER ENERGI MELALUI EKSPERIMEN LAMPU DARI MINYAK DAN AIR DI SDN 188 BUNGA RAYA Putri Handayani, Wulandari; Neni Hermita, Rifqa Gusmida Syahrun Barokah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6500

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of implementing the Problem Based Learning (PBL) model through a lamp experiment using cooking oil and water in enhancing third-grade students’ understanding of energy sources. The research was conducted at SDN 188 Bunga Raya involving 25 students. A descriptive quantitative method was used, with data collected through observation, tests, and documentation. Students were divided into groups to carry out a simple experiment designed to connect science learning with meaningful real-life experiences. The results showed that 80% of groups achieved mastery based on group worksheets, and 88% of students scored above the Minimum Mastery Criteria in the individual evaluation. These findings indicate that the PBL approach combined with simple experiments is effective in improving students’ conceptual understanding of energy, creating meaningful, engaging, and contextually relevant learning experiences.
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM KONSEP WUJUD ZAT DAN PERUBAHANNYA MELALUI EKSPERIMEN HUJAN PELANGI DI SDN 188 PEKANBARU Nadia Koesvahana; Dhiya Sutrina, Neni Hermita; Rifqa Gusmida Syahrun Barokah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6501

Abstract

This study examines the effectiveness of Problem-Based Learning (PBL) through a rainbow rain experiment to improve students' understanding of matter states and changes at SDN 188 Pekanbaru. Using a qualitative approach, 25 fourth-grade students were observed through worksheets, documentation, and pre-test–post-test design. The experiment used water, food coloring, and cooking oil to visualize density and solubility concepts. The learning applied five PBL syntaxes: problem orientation, student organization, guided investigation, developing artifacts, and problem-solving evaluation. Results showed average scores increased from 48 to 75 (56.25%), with all students scoring above 60. Students were actively engaged, showing improved critical thinking and scientific skills. The study concludes that combining PBL with simple, hands-on experiments can be an effective and practical science teaching strategy in elementary education.
ANALISIS PENGGUNAAN EKSPERIMEN ‘BENDA MENARI’ DALAM MATERI PERAMBATAN BUNYI TERHADAP PEMAHAMAN SISWA KELAS V DI SDN 159 PEKANBARU: - Lisa Jamiatu Safitri; Innaya Meidini Sastri; Neni Hermita; Rifqa Gusmida Syahrun Barokah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6510

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep perambatan bunyi pada pembelajaran IPA di sekolah dasar, yang disebabkan oleh sifat materi yang abstrak dan kurangnya pengalaman konkret dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penggunaan eksperimen “Benda Menari” terhadap pemahaman konsep perambatan bunyi pada siswa, serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah melalui pengalaman langsung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode eksperimen sederhana. Subjek penelitian terdiri dari 31 siswa di SDN 159 Pekanbaru. Proses pembelajaran menerapkan model Problem Based Learning yang melibatkan kegiatan eksperimen, diskusi kelompok, dan evaluasi. Instrumen yang digunakan meliputi Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dan soal pilihan ganda untuk menilai keterampilan proses dan pemahaman konsep. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai LKPD sebesar 83,4 dan nilai post-test siswa sebesar 83,5. Sebagian besar siswa berada pada kategori sangat baik dan baik. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan eksperimen meningkatkan partisipasi aktif, kemampuan berpikir kritis, dan pemahaman konseptual siswa. Kesimpulannya, eksperimen “Benda Menari” efektif dalam menyampaikan konsep fisika yang abstrak secara konkret dan meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan.
PENGUATAN KONSEP SISTEM GERAK MANUSIA MELALUI INTEGRASI TARI ZAPIN DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR Ismara Latifa Susiani; Zahwa Aulia; Neni Hermita; Rifqa Gusmida Syahrun Barokah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai konsep sistem gerak manusia dengan memanfaatkan Tari Zapin sebagai media pembelajaran. Latar belakang dari penelitian ini adalah kesulitan siswa dalam memahami hubungan antara tulang, otot, dan sendi ketika pembelajaran disampaikan secara teoritis dan kurang dikaitkan dengan pengalaman nyata. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan melibatkan 18 siswa kelas VI sebagai subjek. Proses pembelajaran dilakukan melalui lima pertemuan dengan pendekatan Problem Based Learning yang menggabungkan materi IPA dan unsur budaya lokal melalui aktivitas menari. Data dikumpulkan pre-tes awal dan post-tes, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan perhitungan N-Gain untuk mengukur peningkatan hasil belajar. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa setelah mengikuti pembelajaran, dengan skor rata-rata N-Gain berada dalam kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi unsur budaya, seperti Tari Zapin, dapat menjadi strategi efektif untuk menjelaskan konsep abstrak secara lebih konkret dan menyenangkan. Selain memperkuat pemahaman konsep, pendekatan ini juga menanamkan rasa cinta terhadap budaya lokal. Oleh karena itu, pembelajaran IPA yang dikaitkan dengan kearifan lokal berpotensi menjadi alternatif inovatif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar.
Co-Authors Ade Rahma, Ade Adelia Junita Adhinda Chaerani, Zola Afifah afliyani, anisah nur Aisyah Amini Hendarsih Aisyah Rahmadani Alya Syifa Devany Amanda, Yola Amelia Andani Amenda, Arvinalde Anggriani, Mitha Dwi Anisa, Elfi Aprilia, Azzahra Rizqita Ardiaulya, Vidola Arunita Simanjuntak Attasya Fadila Efendi Az-Zahra, Dinda Khoirunnisa Azura Salsabilla Beby Oktavia Br. Sitorus, Fristi Maryati Charlina, Charlina Cyndi Togi Marito Sitorus Dela Puspita Dendi Arjuna Dewi Nasien Dewi Sulistianingsih Dewi Sulistianingsih Dhini Ramadhani Dhiva Meisa Aryenda Dhiya Sutrina, Neni Hermita Disma Maryulis Dita, Rokiya Dwi Andini Dwi Sentia Edlin, Zahara Elsa Oktavia , Resti Erlisnawati Ernalia, Urfa Fani Rhofiqhohrahmah farid tri febrian Farid Tri Febrian Fatmawilda Fauziyyah, Farida Hadziqotul Fiani, Findi Rinta Fifi Alayda Zahra Ginting, Nurul Agustina Gustimal Witri Hadriana Hadriana Hajar Nurul Izzati Haya Nisrina Afifah Haya Nisrina Afifah Hendri Marhadi Herda, Suci Nurzazili Herman, Fina Violina Hidayat, Damar Hikmah, Intan Nurul Humaira, Jihan Ilham Febrian Syah Innaya Meidini Sastri Intan Arini Intan Putri Kamilah Ismara Latifa Susiani Izzati, Hajar Nurul Job Psalmer Jason Junita, Adelia Khairina, Fatilah Lefli Keharhua Lia Rahayu Lisa Jamiatu Safitri Lusita Sari M. JAYA ADI PUTRA, S.Si, M.Pd, M. JAYA ADI M. Nur Mustafa M. Rahmad ' Mahmud Alpusari Maisyaroh Maria Ulfa Mawaddah, Alfiani Mitraturahmah Mufthia Urfa Muhammad Fendrik Muhammad Ikhsan Mulyani, Eva Mulyani, Eva Astuti Munjiantun , Munjiantun Muthyara Sadillah Mutiara Putri Nadia Koesvahana Nafisha Naila Fauza Nailah Ansariah Neni Hermita Nikma Tulzahra Nindya Destri Nur Rizkya Nur Asiah Nur Islami Nuraini Nurul Agustina Ginting Nurwijayanti Oktadika, Utari Pajriati, Nikmah Puspita Sari, Dian Putri Anita Putri Handayani, Wulandari Putri, Ayu Manca Rajagukguk, Ruth Maret Tasya Ramadhani, Laras Ratna Puspita Sari Reni Reni Reni Reni, Reni Reva Anandita Rhomadhona, Wulan Ria Novianti Risda Ramada Fitri Rizka Munthia Rizkya, Nindya Destri Nur Samsul Bahtiar Selly Perisca Putri Sintia Rahmadhani Siti Fatimah Siti Fatimah Siti Nurbaiti Suci Nurzazili Herda Suroyo Suroyo Suroyo Syaharani, Fitri Tarigan, Tiffany Valeria Br Tasikin, Syariah Thania Revinza Tri Fadillah Tria Putri Salsabilla Vania agustin Wafi Lathifah Miranty Wella Afriza Misfa Widyadhari, Zulaikha Wijayanti, Putri Tri Yospi Merlin Yuli Agustina Yulia Respi Yuni Ariesty Zahwa Aulia Zetra Hainul Putra Zulaikha Widyadhari