Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING MELALUI MEDIA MINIATUR GUNUNG MELETUS DALAM MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV DI SDN 147 PEKANBARU Oktadika, Utari; Junita, Adelia; Hermita, Neni; Barokah, Rifqa Gusmida Syahrun
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.3352

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) yang diintegrasikan dengan pemanfaatan media miniatur gunung berapi dalam upaya meningkatkan partisipasi aktif dan pemahaman konseptual siswa kelas IV SD pada materi letusan gunung berapi di SDN 147 Pekanbaru. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dipilih sebagai metodologi penelitian untuk mengkaji fenomena secara mendalam dalam konteks alami. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas IV yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif untuk mengamati interaksi dan keaktifan siswa, tes diagnostik dan formatif untuk mengukur pemahaman konsep, serta dokumentasi visual (foto dan video) sebagai bukti pendukung. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model PBL yang didukung oleh media miniatur gunung berapi berjalan sangat efektif. Hal ini terlihat dari peningkatan signifikan pada tingkat partisipasi siswa dalam setiap tahapan pembelajaran, serta adanya peningkatan yang substansial pada pemahaman konseptual mereka terhadap materi letusan gunung berapi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis masalah yang dikombinasikan dengan media miniatur gunung berapi tidak hanya memberikan pengaruh positif terhadap keterlibatan siswa, tetapi juga secara signifikan meningkatkan kualitas pemahaman mereka terhadap materi IPAS yang kompleks.  
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MELALUI EKSPERIMEN GERAK ROTASI DAN REVOLUSI BUMI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VI SD NEGERI 192 PEKANBARU Herman, Fina Violina; Ramadhani, Laras; Hermita, Neni; Barokah, Rifqa Gusmida Syahrun
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.3424

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model Problem Based Learning (PBL) melalui eksperimen rotasi dan revolusi Bumi terhadap hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri 192 Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif deskriptif, melibatkan 30 siswa. Pembelajaran mengikuti tahapan PBL: identifikasi masalah, eksperimen, diskusi, dan pemaparan hasil. Hasil menunjukkan skor pemahaman konsep rotasi Bumi sebesar 90 dan revolusi Bumi 85, dengan ketepatan jawaban 90, partisipasi diskusi 80, dan kerapian penulisan 70. Secara keseluruhan, hasil belajar tergolong “baik”. Temuan ini menunjukkan bahwa PBL berbasis eksperimen dapat meningkatkan pemahaman konsep dan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran IPA.  
Karya dari Limbah: Pemberdayaan Komunitas Belajar TPA Asy Syukri melalui Kerajinan Daur Ulang Anggriani, Mitha Dwi; Alpusari, Mahmud; Mulyani, Eva Astuti; Barokah, Rifqa Gusmida Syahrun; Guslinda; Marhadi, Hendri; Erlisnawati
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.19201

Abstract

Background: Kegiatan pelatihan pemanfaatan limbah plastik dan resin untuk pembuatan kerajinan gantungan kunci di TPA Asy Syukri dirancang sebagai upaya pemberdayaan edukatif yang menyasar anak-anak usia sekolah dasar dan menengah pertama. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran lingkungan, menumbuhkan kreativitas, dan memperkenalkan konsep kewirausahaan sederhana sejak dini. Program ini dilaksanakan selama tiga hari dan melibatkan peserta dari kalangan anak-anak sekolah dasar dan menengah pertama. Metode: Metode pelaksanaan mencakup analisis kebutuhan, perancangan program, workshop dan praktik langsung serta evaluasi. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak tidak hanya mampu menghasilkan produk kerajinan dari limbah plastik, tetapi juga memahami pentingnya daur ulang dan menjaga lingkungan. Evaluasi melalui angket dan wawancara menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi serta perubahan sikap positif terhadap pengelolaan sampah. Kesimpulan: Kegiatan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan model edukasi berbasis lingkungan dan keterampilan hidup di lembaga nonformal seperti TPA. Pelatihan sederhana namun bermakna ini dapat menjadi alternatif pembelajaran kontekstual yang efektif dalam membentuk generasi yang kreatif dan peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.
Motivasi Guru SD dalam Pelatihan Pembuatan Buku Saku Edukasi Lingkungan Berkelanjutan di Indragiri Hulu Alpusari, Mahmud; Mustafa, M. Nur; Mulyani, Eva Astuti; Fendrik, Muhammad; Anggriani, Mitha Dwi; Guslinda; Barokah, Rifqa Gusmida Syahrun
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): December
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v5i3.1888

Abstract

The training on creating sustainable environmental education pocketbooks in Indragiri Hulu was motivated by the urgent need to raise environmental awareness and responsibility from an early age. The declining concern for environmental issues among the younger generation is a major concern, as many elementary school students are not yet accustomed to implementing environmentally friendly behaviors in their daily lives. The goal of this training was to improve teachers' skills and motivation in writing pocketbooks that incorporate sustainable environmental education values and enrich students' learning experiences. The training methods included material development, theories on environmental education and pocketbook production techniques, hands-on practice, and evaluation of the process and resulting product. The training results demonstrated an increase in teachers' motivation and skills in producing applicable and contextual environmental education pocketbooks. These pocketbooks are expected to be an effective learning medium for instilling environmental values in students and contributing to environmental conservation efforts. The success of this training has the potential to serve as a model for teacher competency development and environmental education programs in other elementary schools.
Deep Learning Pedagogy through STEM Coding for Elementary Teachers: Strengthening Computational Thinking and Curriculum Implementation Readiness Hermita, Neni; Barokah, Rifqa Gusmida Syahrun; Putra, M. Jaya Adi; Suroyo, Suroyo; Asiah, Nur
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): December
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v5i3.2004

Abstract

Abstract This community service programme applied Deep Learning Pedagogy through STEM Coding to strengthen computational thinking (CT) and curriculum implementation readiness among elementary teachers in Bengkalis Regency. A total of 50 teachers from 22 schools participated in a staged instructional sequence, beginning with conceptual reinforcement of CT and STEM in primary science, followed by unplugged coding demonstrations, plug-in coding practice using Scratch for Arduino, and the production of teacher outputs in the form of STEM-coding lesson plans (RPP) and microteaching rehearsals. Evaluation included a CT post-test and assessment of these teacher outputs. The average CT post-test score was 79.3, with 82% reaching mastery (≥70). Eight RPPs were produced, and six met ready to implement status based on objective alignment, activity coherence, classroom feasibility, and formative assessment criteria. The main constraints were uneven digital facilities and variation in articulating CT as observable learner behaviour. This programme provides an initial foothold for gradual scaling and aligns with SDG 4, Asta Cita, and the Eight Graduate Profile Dimensions.
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN BERDASARKAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI BENDA YANG ELASTIS DI SEKOLAH DASAR Wijayanti, Putri Tri; Mawaddah, Alfiani; Hermita, Neni; Barokah, Rifqa Gusmida Syahrun
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i1.18801

Abstract

Artikel ini membahas implementasi media pembelajaran berbasis pemecahan kasus dalam pembelajaran materi benda yang elastis di sekolah dasar. Tujuan utama dari pendekatan ini adalah meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep elastisitas benda melalui keterlibatan aktif dalam menyelesaikan permasalahan kontekstual. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran yang dirancang dengan skenario kasus nyata mampu meningkatkan minat belajar, kemampuan berpikir kritis, dan pemahaman konseptual siswa. Pendekatan ini juga membantu guru dalam menyampaikan materi secara lebih menarik dan bermakna. Disarankan agar model ini diterapkan lebih luas dalam berbagai mata pelajaran di sekolah dasar.
Pemberdayaan Guru SD Kabupaten Bengkalis melalui Integrasi Kegiatan Coding Berbasis STEM untuk Meningkatkan Kemampuan Computational Thinking Barokah, Rifqa Gusmida Syahrun; Hermita, Neni; Putra, M. Jaya Adi; Suroyo, Suroyo; Asiah, Nur; Witri, Gustimal; Nasien, Dewi
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 7 (2025): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.7.399-406

Abstract

Characterized by rapid technological progress, education today demands teachers who are not only digitally literate but also capable of fostering computational thinking (CT) in students. However, many elementary teachers still face challenges in integrating coding and STEM principles into classroom learning. This community service program was designed to empower elementary school teachers in Bengkalis Regency through the integration of STEM-based coding to enhance their CT skills. The two-day program involved 50 teachers from 22 schools and employed a combination of conceptual sessions on deep learning and CT, unplugged coding practices using Kids First Coding and Robotics (Smart Bricks), plug-in coding practices with Scratch for Arduino (S4A) and workshops to develop STEM-based science lesson plans (RPP) showcased through microteaching. Results revealed an average post-test CT score of 79.3, with 82% of teachers achieving mastery (≥70). Teachers successfully created innovative lesson plans integrating CT into science topics such as phase changes of matter and the solar system. The microteaching sessions showed that participants could contextualize coding-STEM learning effectively. Teacher reflections emphasized the need for continuous training, sufficient facilities, and the establishment of a coding-STEM teacher community. In conclusion, integrating STEM-based coding effectively enhanced teachers’ CT skills and pedagogical competence while supporting the goals of Indonesia’s Merdeka Curriculum.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA VISUAL INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN KONSEP GERAHANA MATAHARI DI SEKOLAH DASAR farid tri febrian; Intan Putri Kamilah; Neni Hermita; Rifqa Gusmida Syahrun Barokah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6330

Abstract

Pembelajaran konsep gerhana matahari di sekolah dasar masih menghadapi tantangan karena miskonsepsi siswa yang disebabkan oleh sifat materi yang abstrak dan kurangnya media visual. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model Problem Based Learning (PBL) yang didukung oleh media simulasi sederhana dalam pembelajaran IPA dan untuk menguji efektivitasnya terhadap pemahaman konseptual dan keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan desain metode campuran dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, telaah pustaka, dan penilaian kinerja siswa menggunakan lembar kerja siswa (LKPD). Media pembelajaran yang terdiri dari alat simulasi yang mewakili posisi Matahari, Bulan, dan Bumi, dikembangkan dan diimplementasikan pada siswa kelas enam di SD Negeri 136 Pekanbaru. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam aspek kognitif (skor rata-rata 88–91), afektif (80–100), dan psikomotor (90–100). Siswa juga menunjukkan peningkatan keterlibatan, rasa ingin tahu, dan kemampuan untuk mengekspresikan pemahaman ilmiah secara mandiri. Dengan demikian, penggunaan media simulasi berbasis PBL terbukti efektif dan layak digunakan dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan kualitas pemahaman dan keterampilan ilmiah siswa sekolah dasar.
Analisis Penerapan Eksperimen ‘Pingpong Spinning’ Terhadap Pemahaman Siswa Kelas IV SD Negeri 159 Pekanbaru pada Konsep Gaya Gesek dan Gaya Gravitasi Tria Putri Salsabilla; Yuni Ariesty; Neni Hermita; Rifqa Gusmida Syahrun Barokah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6373

Abstract

This study aims to analyze the application of the experimental method 'Pingpong Spinning' on the understanding of fourth-grade students at SD Negeri 159 Pekanbaru regarding the concepts of friction force and gravitational force. The experimental method was chosen to provide students with direct experience in observing physical phenomena, thereby enhancing their conceptual understanding. The research involved 30 students divided into three heterogeneous groups. The results showed that Group 1 achieved the highest score, reflecting a very good understanding, while Groups 2 and 3 demonstrated lower levels of understanding. These findings indicate the need for reinforcing concepts for students who are still facing difficulties. Therefore, it is recommended that learning be more interactive and involve group discussions and additional experiments to deepen students' understanding. Providing constructive feedback is also considered important to help students recognize their mistakes and improve the quality of science learning in elementary schools.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN ALAT PERAGA UNTUK MEMAHAMI KONSEP SISTEM PERNAPASAN MANUSIA PADA SISWA SD KELAS V Dela Puspita; Haya Nisrina Afifah; Neni Hermita; Rifqa Gusmida Syahrun Barokah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6379

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di tingkat sekolah dasar masih menghadapi tantangan, khususnya dalam membantu siswa memahami konsep abstrak seperti sistem pernapasan manusia. Pendekatan konvensional yang bersifat satu arah membuat siswa kurang aktif dan berdampak pada rendahnya pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang dipadukan dengan alat peraga sederhana dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem pernapasan manusia. Penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan subjek siswa kelas V SDN 136 Pekanbaru sebanyak sembilan orang. Pembelajaran dilaksanakan dalam lima tahap PBL orientasi pada masalah, pengorganisasian siswa, penyelidikan, penyajian hasil, dan evaluasi. Alat peraga berupa model paru-paru dari balon dan botol bekas digunakan untuk membantu visualisasi proses pernapasan. Data kuantitatif diperoleh melalui Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan pemahaman secara signifikan, baik dari aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Nilai rata-rata kognitif siswa mencapai kategori baik hingga sangat baik, dengan keterlibatan aktif dalam diskusi dan praktik langsung. Selain itu, penggunaan alat peraga meningkatkan minat belajar dan kemampuan bekerja sama siswa. Dengan demikian, model PBL berbantuan alat peraga sederhana terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA, khususnya dalam memahami sistem pernapasan manusia secara lebih konkret dan menyenangkan.