Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Manajemen Kolaborasi dan Komitmen Perusahaan Dalam Operasional Pelabuhan Sebagai Bentuk Implementasi Smart Port Dahri, Muhammad; Arisusanty, Dian Junita; Santoso, Agus Dwi; Moejiono, Moejiono
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i9.14549

Abstract

PT.terminal petikemas Surabaya telah mengimplementasikan smart port sejak tahun 2021 dan terus melakukan pengembangan hingga saat ini. Guna mendukung pengembangan smart port di masa adaptasi kebiasaan baru, maka komitmen perusahaan memegang kendali yang sangat besar, disamping perlu didukung dengan manajemen kolaborasi yang memadai. Manajemen kolaborasi merupakan bagian atau sub konsep dari manajemen yang berfokus pada efektivitas dan efisiensi dalam membangun kolaborasi atau kerjasama, yang memerlukan pengelolaan dan pengaturan khusus. Manajemen kolaborasi di PT.terminal peti kemas Surabaya diatur dalam sebuah etika bisnis perusahaan. Etika bisnis perusahaan ini mengatur hubungan dengan pemegang saham, hubungan dengan pengguna jasa, hubungan dengan pemasok, hubungan dengan kreditur, hubungan dengan aparatur pemerintah, hubungan dengan pekerja dan hubungan industrial, hubungan dengan pesaing, hubungan dengan masyarakat dan lingkungan, hubungan atasan terhadap bawahan, hubungan bawahan terhadap atasan, hubungan dengan media, hubungan serikat pekerja, hubungan dengan anak perusahaan, hubungan dengan pemerintah sebagai regulator, hubungan dengan legislatif, hubungan dengan lembaga yudisial, hubungan dengan investor dan Lembaga keuangan, hubungan dengan lembaga penelitian dan perguruan tinggi, hubungan dengan keselamatan dan kesehatan kerja, keamanan dan lingkungan kerja serta hubungan dengan debitur. Disamping manajemen kolaborasi, komitmen perusahaan merupakan faktor yang tidak kalah pentingnya dalam implementasi smart port. Komitmen merupakan inti daripada semua hubungan kerja yang sukses. Komitmen perusahaan terminal petikemas Surabaya diatur dalam sebuah visi, misi, nilai inti dan budaya perusahaan serta standar pedoman etika dan perilaku. Salah satu komitmen PT. terminal petikemas Surabaya yaitu Perusahaan akan selalu berusaha untuk memberikan pelayanan dengan kualitas terbaik kepada pengguna jasa pelabuhan yang diwujudkan dalam program pelayanan prima, Perusahaan juga berusaha melakukan pemeliharaan, perbaikan dan penataan berbagai fasilitas pelabuhan secara bertahap sesuai skala prioritas, agar ketersediaan fasilitas maupun peralatan tetap terjamin dengan kualitas memadai. Untuk dapat memberikan pelayanan dengan kualitas terbaik kepada pengguna jasa pelabuhan, perusahaan secara rutin mengadakan pertemuan dengan pengguna jasa pelabuhan serta memantau hasil pertemuan agar dapat mengetahui kebutuhan pengguna jasa pelabuhan tersebut dan dapat memberikan pelayanan sesuai kebutuhan dan keinginannya, disamping itu perusahaan melakukan dan memiliki sertifikat ISO 9001:2015 terkait Mutu, ISO 14001:2015 terkait lingkungan, ISO 45001:2018 terkait keselamatan dan kesehatan kerja, ISO 28000:2007 terkait keamanan informasi sebagai bentuk komitmen dalam hal standarisasi mutu dan sistem pelayanan jasa kepelabuhanan secara terintegrasi.
Analisis Perbandingan Kinerja Bongkar Muat Curah Kering pada Musim Kemarau dan Musim Hujan Berbasis Data Aplikasi PTOS-M di PT Berlian Manyar Sejahtera Alfaraby, Muhammad Nurullah; Arisusanty, Dian Junita; Gunarti, Monika Retno; Amrullah, Romanda Annas
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6877

Abstract

Penelitian ini menganalisis perbandingan kinerja bongkar muat curah kering antara musim kemarau dan musim hujan di PT. Berlian Manyar Sejahtera menggunakan data aplikasi PTOS-M. Tujuan penelitian adalah membandingkan lima indikator kinerja antara kedua musim dan mengkaji peran PTOS-M dalam rekapitulasi data operasional. Metode penelitian bersifat kuantitatif deskriptif komparatif dengan populasi seluruh kegiatan bongkar muat pada periode Maret 2024 hingga Februari 2025 dan sampel dipilih secara purposive berdasarkan kriteria kapal muatan sejenis dengan data lengkap di PTOS-M. Instrumen berupa data operasional PTOS-M, lembar observasi, dan pedoman wawancara, sedangkan teknik analisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji t independen, dan uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan deskriptif nyata pada berth time, idle time, dan produktivitas antara kedua musim, namun uji statistik tidak menghasilkan perbedaan signifikan. Data kualitatif menegaskan bahwa perbedaan operasional tetap bermakna praktis. Kesimpulannya adalah PTOS-M berperan penting dalam mempertahankan akurasi data meskipun berhadapan dengan variabilitas musiman.
The Effect of Changes in the Ship's Center of Gravity on Ship Stability on the MV. Meratus Larantuka Yuliananta, Pramanda; Firdaus Sitepu, Capt.; Junita Arisusanty, Dian; Suwondo, I'ie
International Journal of Science and Environment (IJSE) Vol. 6 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijse.v6i1.372

Abstract

Ship stability failure contributes significantly to global maritime accidents, particularly container ship capsizing due to cargo shift and ballast imbalance. This study analyzes the effect of changes in the center of gravity (G) on ship stability on the MV Meratus Larantuka, a domestic feeder container ship on the Eastern Indonesia route. Using a descriptive qualitative methodology, data collection included participatory observation of the loading and unloading process, clinometer readings, draft measurements, and semi-structured interviews with four senior officers (Master, Chief Officer, Chief Engineer, OOW) during sea practice in January 2026. Data analysis followed the Miles and Huberman model with iterative reduction-presentation-verification and source triangulation. The findings revealed that bay plan deviation caused a transverse shift of G of 1.2 meters, unbalanced ballast resulted in a virtual increase of G of 0.35 meters through the free surface effect, and uneven freshwater consumption triggered a 0.5 meter trim by bow. Stability calculations showed a reduction in GM from 0.85 m to 0.62 m with a 12 percent loss of GZ curve area, although remaining within IMO criteria through counter-ballasting. The conclusions emphasized optimization of real-time PlanMaster and daily ballast rotation SOPs to reduce the stability risk by 50 percent on the choppy Sulawesi route.