Claim Missing Document
Check
Articles

GERAKAN LITERASI PEDAGOGIK BAGI GURU UNTUK PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN DI SDN DURI KEPA 17 PAGI DAN SDN JELAMBAR BARU 01 PAGI Susanto, Ratnawati; Febrianti, Nurul; Husna, Nia Iftahul; Putri, Astri Anggita; Umri, Cut Alfina; Ramadhanti, Dita; Dwiyanti, Karina
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v5i1.2455

Abstract

AbstractSDN Duri Kepa 17 Pagi and SDN Jelambar 01 Pagi have problems over pedagogic competency values that focus on the ability to understand the characteristics of the students. This is due to the absence of pedagogic pedagogy development programs for teachers after graduating from lectures and the challenges and developments of the era that influenced learning styles and educational interactions. So the solution offered is the accompaniment of Pedagogic Literacy Movement for the characteristics of learners. Method of implementation of socialization, training, self-evaluation, reflective pedagogical paradigm, exploration, simulation, documentation, discussion of friendship, mapping and practice. Objectives Outcome targets: (a) Training and advisory services of knowledge up to the formation of pedagogic competence, (b) Products: Modules, Worksheets, PPR matrices, Journal of Friendship, Matrix Johari Window and TSM, (c) HaKI, (d) Journal of Abdimas Esa Unggul University and additional procedural of SNIPMD, (e) Publication on Esa Superior University repository. The result obtained is an increase in pedagogic literacy. The conclusion is that there are improvements: (a) School paradigm as a learning organization, (b) pedagogic theory knowledge, (c) variation of teaching approach, (d) variation of teaching style, (e) communication model, (f). Ability to identify the characteristics of students, (g) attitude of entry behavior. Keywords: school literacy movement, pedagogic literacy movement, quality of learning Abstrak SDN Duri Kepa 17 Pagi dan SDN Jelambar 01 Pagi memiliki permasalahan atas nilai-nilai kompetensi pedagogik yang berfokus pada kemampuan memahami karakteristik anak didik. Hal ini disebabkan karena tidak terdapatnya program pengembangan kompetensi pedagogik bagi guru setelah lulus dari perkuliahan dan berbagai tantangan dan perkembangan era yang berpengaruh pada gaya belajar dan interaksi edukatif. Maka solusi yang ditawarkan adalah pendampingan Gerakan Literasi Pedagogik untuk karakteristik peserta didik. Metode pelaksanaan sosialisasi, pelatihan, evaluasi diri, paradigma pedagogik reflektif, eksplorasi, simulasi, dokumentasi, diskusi pertemanan, pemetaan dan praktek. Tujuan Target luaran: (a) Jasa pelatihan dan pendampingan pengetahuan hingga kepada terbentuknya kompetensi pedagogik, (b) Produk : Modul, Lembar kerja, matriks PPR, Jurnal Pertemanan, Matrikx Johari Window dan TSM, (c) HaKI, (d) Publikasi pada Jurnal Abdimas Universitas Esa Unggul dan tambahan proceding SNIPMD, (e) Publikasi pada repository Universitas Esa Unggul. Hasil yang diperoleh adalah peningkatan literasi pedagogik. Kesimpulannya adalah terdapatnya peningkatan: (a) Paradigma sekolah sebagai organisasi pembelajaran, (b) pengetahuan teori pedagogik, (c) variasi pendekatan mengajar, (d) variasi gaya mengajar, (e) model komunikasi, (f). Kemampuan mengidentifikasi karakteristik anak didik, (g) sikap melakukan entry behavior. Kata kunci: gerakan literasi sekolah, gerakan literasi pedagogik, mutu pembelajaran
PENINGKATAN KETERAMPILAN MANAJEMEN PROSES PEMBELAJARAN INOVATIF DAN INTERAKTIF DI SMP St. ANDREAS, JAKARTA Susanto, Ratnawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v4i2.2282

Abstract

AbstractThe problems of national education which are the focus of the Community Service Program (AbdiMas) to schools are based on: (1) the tendency of learning on teacher activities, (2) identical use of lecture and demonstration methods in teacher activities, and (3) learning materials that emphasize more on concepts rather than competencies. So it is needed the skills of management of innovative and interactive learning process as teacher pedagogic competence.. Implementation of training is given to educators at SMP St. Andreas, Jakarta. using presentation methods, lectures, and active participation of participants in discussions, questions and answers, demonstrations and practices and simulations. The data presentation is done by using quantitative and qualitative analysis. By using Talent Search Matrix the results show that: (1) 62.5% of teachers are in a position to exceed the standard / exceed expectations in building innovative and interactive learning in total from the overall dimensions of social constructivism as well as the use of teaching methods and tools; (2) 25% of teachers have occupied the position of meeting the potential standards and performance of innovative and interactive learning process through the dimension of social constructivism, the use of teaching methods and tools; (3) 12.5% of teachers are in sufficient position to facilitate innovative and interactive learning. The conclusion is that partner schools are ready to design future roles in innovative and interactive learning. Keywords: management skills process learning, innovative, interactive AbstrakPermasalahan pendidikan nasional yang menjadi fokus program Pengabdian bagi Masyarakat (AbdiMas) kepada sekolah berdasar pada: (1) kecenderungan pembelajaran atas aktifitas guru, (2) identiknya penggunaan metode ceramah dan demonstrasi dalam aktifitas guru, dan (3) materi pembelajaran yang lebih menekankan pada konsep daripada kompetensi. Proses pembelajaran ini berlangsung menjadi sebuah warisan budaya sebuah ruang kelas. Maka sangat dibutuhkan keterampilan manajemen proses pembelajaran inovatif dan interaktif sebagai kompetensi pedagogik guru. Pelaksanaan pelatihan diberikan kepada para pendidik di SMP St. Andreas, Jakarta. dengan menggunakan metode presentasi, ceramah, dan partisipasi aktif peserta dalam diskusi, tanya jawab, demonstrasi serta praktek dan simulasi. Penyajian data dilakukan dengan menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif . Dengan menggunakan Talent Search Matrix diperoleh hasil bahwa: (1) 62,5% guru menempati posisi melampaui standar/melebihi harapan dalam membangun pembelajaran yang inovatif dan interaktif secara total dari keseluruhan dimensi konstruktivisme sosial maupun penggunaan metode dan alat pengajaran; (2) 25% guru telah menempati posisi memenuhi standar potensi dan kinerja proses pembelajaran yang inovatif dan interaktif melalui dimensi konstruktivisme sosial, penggunaan metode dan alat pengajaran; (3) 12,5% guru berada pada posisi cukup dalam memfasilitasi pembelajaran inovatif dan interaktif. Kesimpulan yang diperoleh adalah sekolah mitra siap untuk merancang peran masa depan dalam pembelajaran inovatif dan interaktif. Kata kunci : keterampilan manajemen proses pembelajaran, inovatif, interaktif
KETERAMPILAN MANAJEMEN KELAS MELALUI GERAKAN SEDERHANA SENAM OTAK (BRAIN GYM) DI SD PELITA 2, JAKARTA BARAT Susanto, Ratnawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v3i2.1740

Abstract

AbstractThe problems of national education faced today and become a part of concern to provide guidance in the form of education and training in program Service for People (AbdiMas) to schools is the findings on: (1) The focus of learning is still based on cognitive and tend to emphasize the left brain (2 ). The learning approach is oriented mainly to the teachers, and less attention to the needs and problems of children's learning, and (3) learning environment that is not conducive to optimizing the potential of the child. So much needed classroom management skills as teacher competence in understanding, diagnosing, facilitating the creation of a learning environment that is safe, comfortable, fun, natural (stress-free) and facilitate the child learns to move information capture and engage the senses Senses as device dimensions of learning. It can be created through conditioning learning/customizing of brain exercise with movement PACE and the combination of some simple movements of other, learners can define learning goals, coordinating the movements to the rhythm of learning, have a social environment and a positive emotional, process skills pay attention (noticing), development process, a good learning attitude, aspreciation to yourself and others and celebrating the success of self. The training given to the teachers and students of Pelita 2 Primary School in Yayasan Budhi Bakti.Keywords: Classroom Management Skills, Gymnastics brain, Brain Gym, PACE. AbstrakPermasalahan pendidikan nasional yang dihadapi saat ini dan menjadi bagian perhatian untuk melakukan pendampingan berupa pendidikan dan pelatihan dalam program Pengabdian bagi Masyarakat (AbdiMas) kepada sekolah adalah adanya temuan atas: (1)  Fokus pembelajaran yang masih berbasis kognitif  dan cenderung menekankan pada otak kiri (2). Pendekatan pembelajaran yang masih berorientasi pada guru, dan kurang memperhatikan kebutuhan dan permasalahan belajar anak, dan (3) Suasana pembelajaran yang belum kondusif  untuk mengoptimalkan potensi anak.  Maka sangat dibutuhkan keterampilan manajemen kelas sebagai kompetensi guru dalam upaya memahami, mendiagnosa, memfasilitasi terciptanya suasana belajar yang aman, nyaman, menyenangkan, alami (bebas stress) dan memfasilitasi anak belajar menangkap informasi dengan bergerak dan melibatkan penca indera sebagai dimensi perangkat belajar. Hal ini dapat diciptakan melalui pengkondisian belajar/pembiasaan senam otak dengan gerakan PACE dan kombinasi beberapa gerakan sederhana lainnya, peserta didik dapat menentukan tujuan belajarnya, mengkordinasikan gerakan untuk irama belajar, memiliki lingkungan sosial dan emosional yang positif, keterampilan proses memperhatikan (noticing), pengembangan proses, sikap belajar yang baik, aspresiasi pada diri dan orang lain serta merayakan keberhasilan diri.  Pelaksanaan pelatihan diberikan kepada para pendidik dan peserta didik SD Pelita 2 di Yayasan Budhi Bakti.Kata Kunci : Keterampilan Manajemen Kelas, Senam otak,  Brain Gym, PACE.
Pelatihan Multimedia bagi Guru dalam Menunjang Pembelajaran Daring Syofyan, Harlinda; Susanto, Ratnawati; Ulum, M. Bahrul
International Journal of Community Service Learning Vol 5, No 4 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.815 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v5i4.41361

Abstract

Pandemi covid-19 mengakibatkan proses belajar mengajar di Indonesia harus dilaksanakan secara online/daring. Hal seperti ini terjadi di SDN 1 Jelambar Baru, sekolah negeri yang berada di wilayah Jakarta Barat. Situasi pembelajaran daring menimbulkan tantangan dan permasalahan bagi guru dan siswa. Berdasarkan hasil identifikasi terdapat permasalahan yaitu tuntutan dan kebutuhan guru untuk meningkatkan keterampilannya dalam membuat media untuk mendukung pembelajaran online di masa pandemi COVID-19. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, solusi yang telah diusulkan adalah dengan mengadakan pelatihan pembuatan bahan ajar multimedia. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi, pelatihan, refleksi diri, dan simulasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan PKM ini adalah: (1) kesesuaian materi dengan yang diinginkan oleh guru SDN Jelambar Baru 01, (2) mendapat respon positif dari guru dengan bukti kehadiran 100% dan kegiatan interaktif 67%, dan, (3) beberapa peserta memahami materi yang telah disampaikan dan yang ditandai dengan peningkatan penggunaan penggunaan power point 7%, Google Meet 7%, Props 40%, dan video snimation sebesar 25%.
ANALYSIS OF LECTURERS’ PROFESSIONALITY TOWARDS PRE- SERVICE TEACHERS’ PROFESSIONAL COMMITMENT (CAPACITY BUILDING OF TEACHER TRAINING AND EDUCATION FACULTY) Ratnawati Susanto
JURNAL INDRIA (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal) Vol 3, No 3 (2018): Special Issue International Conference on Elementary Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.972 KB) | DOI: 10.24269/jin.v3i3.1437

Abstract

Institutes of Teacher’s Education (LPTK) requires to develop some steps to strengthen its internal capacity through lecturer professionalism in shaping professional commitment. Research is needed to create creative and futuristic strategies to overcome the problems: (1) the professionalism of pre-service teacher graduates is still low, (2) Institutes of Teacher’s Education have not meet the standard, (3) pre-service teachers have not been professional. The research was conducted in teacher training and education faculty and the subjects were 161 active students (saturated sampling). Survey method was applied with causal analysis and questionnaire as data collection instrument. Result showed that (1) lecturers were quite professional, (2 pre-service teachers had high commitment to their profession, (4) it had a positive, strong and very significant effect between professional lecturer and commitment to their profession. The research recommends: (1) improving the capacity of lecturers’ professionalism, (2) optimizing students' perceptions on professional lecturers, (3) involving parent roles and related research, (4) developing the lecturer professional and research planning (RIP) policy on learning and academic culture in in Institutes of Teacher’s Education 
PENGARUH KETERAMPILAN MANAJEMEN KELAS TERHADAP KUALITAS PROSES PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR PADA KELAS TINGGI Dena Kaifal Kurni; Ratnawati Susanto
Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 01 (2018): Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jipgsd.v2i01.232

Abstract

Class management skills are skills that must be possessed and mastered by educators in the learning process. This research is motivated by a phenomenon that shows that the low quality of the learning process of students and the low skills of educators in classroom management. The purpose of this study was to determine whether there was an influence and the degree of influence of class management skills on the quality of the learning process in the high class. This research is a quantitative research using survey method. Determination of the number of samples was determined using the Slovin formula and obtained a sample of 108 respondents. Data collection techniques in this study use questionnaires. The results of the first hypothesis test with t test, obtained t count = 5.391> t table = 1.982 with a significance of 0.006 <0.05 means reject H0 and accept H1. Based on these data, it means that the variables of classroom management skills have a positive and significant effect on the quality variable of the learning process. The second test result with the coefficient of determination (R2), obtained an R value of 0.938, means that the correlation is very strong. As for the value of the coefficient of determination (R2), shows the R square number of 0.879 or 87.9%, meaning that the variation in the quality of the learning process can be explained by the variables of class management skills. The remaining 12.1% can be explained by other variables outside the research variable.Keywords: Class Management, Learning ProcessKeterampilan manajemen kelas merupakan keterampilan yang harus dimiliki dan dikuasai oleh pendidik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini dilatarbelakangi pada fenomena yang menunjukkan bahwa rendahnya kualitas proses pembelajaran peserta didik dan rendahnya keterampilan pendidik dalam memanajemen kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dan besar tingkat pengaruh keterampilan manajemen kelas terhadap kualitas proses pembelajaran pada kelas tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Penentuan jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dan diperoleh sampel sebesar 108 responden. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket. Hasil uji hipotesis pertama dengan uji t, diperoleh thitung = 5,391 > ttabel = 1,982 dengan sigifikansi 0,006 < 0,05 berarti tolak H0 dan terima H1. Berdasarkan data tersebut, berarti variabel keterampilan manajemen kelas berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kualitas proses pembelajaran. Hasil pengujian kedua dengan koefisiensi determinasi (R2), diperoleh nilai R sebesar 0,938, berarti korelasinya sangat kuat. Sedangkan untuk nilai koefisiensi determinasi (R2), menunjukkan angka R square sebesar 0,879 atau 87,9%, berarti bahwa variasi variabel kualitas proses pembelajaran dapat dijelaskan oleh variabel keterampilan manajemen kelas. Sisanya, 12,1% dapat dijelaskan oleh variabel lain di luar variabel penelitian.Kata Kunci: Manajemen Kelas, Proses Pembelajaran.
Analisis kompetensi dan peran coach akademik terhadap kemampuan guru dalam menerapkan strategi pengembangan kompetensi pedagogik Ratnawati Susanto; Yuli Azmi Rozali
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/169300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis paradigma baru pedagogik dalam kaitan kompetensi dan peran coach akademik terhadap kemampuan guru dalam menerapkan strategi pengembangan kompetensi pedagogik. Menjadi sebuah kajian mendalam terhadap kebutuhan pengembangan kompetensi pedagogik berdasarkan hasil penelitian pengembangan model kompetensi pedagogik pada guru Sekolah Dasar di Kecamatan kebon Jeruk dan Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Grogol Petamburan. Penelitian kuantitatif dan pengolahan data dengan tools Partial least square (PLS). Teknik pengumpulan data menggunakan instumen angket dengan skala likert, Pengambilan sampel dengan sampling jenuh dengan jumlah sampel 29 orang guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh dari kompetensi Coach Akademik terhadap peran Coach terkait kemampuan guru dalam menerapkan strategi pengembangan kompetensi pedagogik.
Profil kompetensi pedagogik: gender sebuah peran kunci Ratnawati Susanto; Noni Agustina; Yuli Azmi Rozali; Widarto Rachbini
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 9, No 2 (2021): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/164300

Abstract

Fenomena yang terjadi di lapangan ditemukan bahwa rendahnya kompetensi pedadodik guru di sekolah dasar. Sehingga diperlukan upaya reflektif mengenai bagaimana melakukan ulang kembali upaya mengkonstruk dan mempertajam praktek kebiasaan pedagogik. Dalam hal ini gender memegang peran kunci pembaharuan pedagogic. Adapun pembaharuan kompetensi pedagogik tersebut mencakup kompetensi mengenai dimensi pengetahuan, reflektif, emosi dan pola komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah gender menjadi faktor prediktor dalam pembentukan profil kompetensi pedagogik. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Pengambilan sampel dengan purposive sampling dengan jumlah sampel 20 orang guru di Sekolah Dasar Negeri Duri Kepa 05 Pagi Provinsi DKI Jakarta. Penggunaan instrumen angket dengan skala likert dengan lima alternatif jawaban. Analisis data menggunakan tools Partial least square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh positif dan perbedaan rata-rata secara signifikan pada gender perempuan terhadap profil kompetensi pedagogik
Readiness for learning ability through experiences Ratnawati Susanto
COUNS-EDU: The International Journal of Counseling and Education Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/0020220735310

Abstract

Learning through experience is a process that facilitates the ability to experience in observing, thinking, feeling, doing and experimenting for the formation of a 4Cs-based student competency profile (communication, collaboration, creativity, critical thinking and problem solving) which is the basis for the needs of the 4.0 revolution era. The level of student learning readiness through experience is largely determined by the teacher's ability to implement pedagogic knowledge and pedagogical competency models. The purpose of this study was to examine the readiness of students' learning abilities through experiences that were formed through the contribution of the level of pedagogical knowledge abilities and pedagogic competence models from teachers. Quantitative research with data collection instruments using Likert scale questionnaires, data analysis techniques using smart PLS, the population is 220 teachers and 220 students of public and private elementary schools in the region which is in area II of the West Jakarta Municipal Education Sub-Department, DKI Jakarta Province. The sampling technique was done by purposive side. The results showed that: (1) there was a positive and significant contribution to the ability to implement pedagogic knowledge on the pedagogical competency model, (2) there was a positive and significant contribution to the ability to implement pedagogic knowledge on learning through experience, (3) there was a positive and significant contribution to the ability to implement the model. pedagogic competence on learning through experience, and (4) there is a dominant factor from each indicator as a construct forming variables that contribute to learning through experience.
Distance Learning During Covid-19 Pandemic: Students’ Engagement in English Foreign Language Class Noni Agustina; Ratnawati Susanto; Sri Lestari; Chelsea Chelsea; Yona Yona; Selindah Selindah; Diana Diana
Alsuna: Journal of Arabic and English Language Vol 4 No 2 (2021): Case Studies in Classroom
Publisher : Prodi Bahasa Arab dan Lembaga Bahasa Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/alsuna.v4i2.1758

Abstract

Purpose - This study aims to explore students’ behaviour, emotional, and cognitive engagement in EFL class during Covid-19 pandemic. Design/methodology/approach - A qualitative approach with class observation, interview, and questionnaire was undertaken to examine the students’ engagement. Teachers and student of two public junior senior high schools in Jakarta, Indonesia involved voluntarily to this study. 5 teachers’ (1 man and 4 women) classes were observed and they were interviewed. 467 (187 male and 280 female) students were administered the questionnaire and 9 of them were interviewed. Findings - The result suggested that the students were disengaged behaviourally, emotionally, and cognitively in English class during distance learning. It occurred due to some factors such as uninteresting learning activities, unstable signal, and lack of students’ understanding. The study provides practical implications for English language teachers. They need to construct the interesting and various learning activities and effective strategies to gain their students’ engagement. Originality/value - Abundance of literatures investigated teaching and learning practices during Covid-19. However, a few studies examined students’ engagement in distance learning. Thus, this study concerned on students’ engagement in EFL class for junior high school level. Paper type – Research paper
Co-Authors Adam Astrada . Agustina, Noni Aldina Siti Nur Aliyah Alfina Umri, Cut Alfina, Maya Tahta Alfira, Alyannida Anandha, Siti Afina Anggraini, Dwi Putri Anita Dewi Athifah, Annisah Nur Br, Gempita Besella Budilaksono, Sularso Cahyaningrum, Dian Erisa Nurmala Chelsea Chelsea Citra Sukma Melati Dena Kaifal Kurni Diah Aryani, Diah Diana Diana Diani, Septi Bela Didi Herwansah Dita Ramadhanti Dwi Rohman Soleh Dwi Setiyadi Dwiyanti, Karina Endah Juwandani Erry Yudhya Mulyani Evi Syafrida Nasution Farhan F, Farhan F Febriani, Erna Febryna, Nurul Fikri, Ahmad Dzaki Fillah, Fillah Fitria Fitria H, Dita Hapudin, Muhammad Soleh Harlinda Syofyan Hendrawan, Belinda Bilqiis HENI OKTAVIA Henny Sanulita Heriyanti Heriyanti Herwansah, Didi Husna, Nia Iftahul Ika Setiawati, Ika Indah Mentari Indah Mentari, Indah Intan Pandini Lestari, Tantri Hartika Lestari, Tantri Hertika Lufi Nabila Lumbantoruan, Jitu Halomoan M. Bahrul Ulum Mahwar Alfan Nisa Mari anti Mawarni Mawarni Melati, Citra Sukma Melinda Tesaniloka Mevia, Dhefa Arta Mira Asmirajanti Mulyo Wiharto Nirmalawaty, Caroline Monica Nisa, Mahwar Alfan Nisa’I, Siti Haerotun Nizirwan Anwar Nurlinda, Belina Dwi Nurlinda, Bellina Dwi Nurul Febrianti Nuzulaeni, Ine Oktafiani Oktafiani, Oktafiani Oktian Fajar Nugroho Panji Kuncoro Hadi Pertiwi, Ratih Prasetyo, Muhammad Aji Pratiwi, Neisya Puspasari, Atika Putri Anggraeni Widyastuti Putri, Astri Anggita Rahma, Maulitha Ramadhanti, Dita Rani Mahareka Ratih ratih ratih Reka Rahayu Rika Mutiara, Rika Rivaldi, Azi Rosyid, Ainur Rozali, Yuli Asmi S, Ferdy Safiani A. Faaroek Sari, Inggrid Devi Putri Arum Selindah Selindah Setiyati, Ritta Siagian, Rima Cesara Debora Simorangkir, Sahat T Simorangkir, Sahat T. Siregar, Desnita Siswanto, Maya Afriana Sofyan, Harlinda Sri Lestari Stefanny, Berliana Sugiharta, Rizki Sugiharto, Rivan Sulaeka, Bela Sumarni Sumarni Syahrizal Dwi Putra Tesaniloka P, Melinda Tesaniloka, Melinda Tobing, Lidya Agatha Lumban Ulum, M. Bahrul Ummanah Ummanah, Ummanah Umri, Cut Alfina Vebryanti Vebryanti - Vebryanti, Vebryanti Vionalita, Gisely Wahyuni, Munika Yestri Widarto Rachbini Yeni Duriana Yeni Duriana Wijaya, Yeni Duriana Yolanda, Yona Dwi Yona Yona Yulhendri Yulhendri Yuli Azmi Rozali Yuli Azmi Rozali Yuli Azmi Rozali Yuliati Yuliati Yulis, Erna Yumeldasari, Yumeldasari Zahar, Iwan Zuas, Ega Amalia