Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penggunaan Metode Eksperimen Terhadap Hasil Belajar IPA Pada Siswa Kelas IV SDN 1 Sesean Kabupaten Toraja Utara Theresyam Kabanga; Surada Bangun Mangopo
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 1 (2020): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.108 KB) | DOI: 10.47178/elementary.v3i1.1001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode eksperimen terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SDN 1 Sesean. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan di SDN 1 Sesean, dalam proses belajar mengajar guru kurang menggunakan metode yang bervariasi dan inovatif. Dalam penelitian ini metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperiment Design dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Sesean tahun pelajaran 2018/2019, yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas A (Kelas Eksperimen) yang berjumlah 20 siswa, dan kelas B (Kelas Kontrol) yang berjumlah 20 siswa.Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah tes, observasi dan dokumentasi.Tes hasil belajar (Pretest dan Postest) dalam bentuk pilihan ganda. Teknik analisis data menggunakan aplikasi SPSS (Statistical Product and Service Solution)16.0 untuk statistik deskripstif dan inferensial.Hasil penelitian menunjukan bahwa metode eksperimen berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA SDN 1 Sesean. Rata-rata nilai pretest pada kelas kontrol sebesar 49,75 dan rata-rata nilai posttest sebesar 69,50 sedangkan rata-rata nilai pretest pada kelas eksperimen sebesar 52,25 dan rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 80,50. Hasil uji t menunjukkan nilai sig.(2-tailed)< 0,05 yaitu 0,000. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol.
PENGARUH DAYA INGAT DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP KRISTEN 1 TAGARI RANTEPAO Theresyam Kabanga'
AgroSainT Vol 2 No 2 (2011)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v2i2.389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang daya ingat, kebiasaan belajar dan prestasi belajar siswa kelas VIII. Untuk mengetahui pengaruh daya ingat dan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Kristen 1 Tagari Rantepao. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMP Kristen 1 Tagari Rantepao, sedangkan jumlah sampel adalah 32 orang yang diambil secara sampel sistematis. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel daya ingat sebagai variabel X1, variable kebiasaan belajar sebagai variabel X2, dan variabel prestasi belajar matematika sebagai variabel Y. Pengumpulan data untuk memperoleh skor dari masing-masing kelas dilakukan dengan memberikan tes yang berhubungan dengan daya ingat dan angket untuk mendapatkan data kebiasaan belajar, data prestasi belajar diperoleh dari nilai semester I tahun ajaran 2007/2008 Pengolahan hasil penelitian menggunakan teknik analisis deskriptif berupa skor rata-rata, standar deviasi, skor tertinggi, skor terendah, frekuensi, dan persentase dan analisis inferensial untuk menguji hipotesis dengan menggunakan analisis regresi linear ganda. Berdasarkan hasil analis dapat disimpulkan sebagai berikut: daya ingat dan kebiasaan belajar mempunyai pengaruh terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Kristen 1 Tagari Rantepao.
Budaya Ma’kombong Solusi Mendobrak Kesejahteraan Rumah Tangga Perdy Karuru; Yulianti Para’pak; Theresyam Kabanga’; David Ananta Somba; Mega Ba’ka
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i2.4883

Abstract

Kegiatan PKM ini dilakukan di Lembang Rantedada, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, pada bulan Juli sampai bulan September 2022. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan rumah tangga melalui budaya ma’kombongan. Kegiatan ini difokuskan pada pendampingan penanaman holtikultura (sawi, kangkung dan cabe rawit). Kegiatan diawali dengan pelatihan budiaya holtikultura kepada beberapa rumah tangga melalui bimbingan langsung oleh tenaga penyuluh pertanian. Rumah tangga ini dibentuk ke dalam kelompok yang disebut dengan ma’kombong. Kemudian dilanjutkan dengan bimbingan dan pendampingan penanaman holtikultura. Dalam kegiatan penanaman ini menggunakan pupuk kandang yang ada di sekitar masyarakat seperti kotoran ternak yang layak digunakan. Melalui kegiatan ini masyarakat khususnya setiap rumah tangga dapat meningkatkan kesejahteraannya dengan memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan budidaya holtikultura.
Pelatihan Pengolahan Limbah Rumah Tangga Menjadi Eco Enzim Theresyam Kabanga; Afra Andre Pasanda; Perdy Karuru
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i2.5114

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Sarira Kecamatan Makale Utara. Kegiatan pengabdian ini berdasarkan atas hasil observasi dan wawancara awal bahwa masih banyak terdapat limbah rumah tangga yang masih kurang dimanfaatkan masyarakat dengan baik, serta kurangnya pengetahuan masyarakat tentang tata cara pengolahan limbah rumah tangga yang baik. Metode yang digunakan yaitu metode partisipatif dimana masyarakat terlibat langsung dalam kegiatan pelatihan dengan mengumpulkan limbah rumah tangga seperti potongan buah dan sayur yang difermentasi selama satu minggu. Tahapan kegiatan pelatihan yaitu persiapan dan pelaksanaan. Langkah-langkah pembuatan eco enzim yaitu: 1) Ukur volume wadah, 2) Masukkan air bersih sebanyak 60% dari volume wadah, 3) Masukkan gula sesuai takaran yaitu 10% dari berat air, 4) Masukkan potongan sisa buah dan sayur sebesar 30% dari berat air, lalu aduk rata, dan 5) Tutup rapat dan beri label tanggal pembuatan dan tanggal panen. Kegiatan pengabdian ini dapat terlaksana dengan baik atas dukungan pemerintah dan masyarakat. Adapun hasil dari kegiatan pelatihan ini yaitu dapat mengedukasi masyarakat masalah pengolahan limbah rumah tangga dan memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi eco enzim. Masyarakat tidak lagi membuang limbah rumah tangga begitu saja namun diolah menjadi eco enzim dan dimanfaatkan sebagai filter udara, herbisida dan pestisida alami untuk tanaman.
Pemanfaatan Briket Biomassa Untuk Meningkatkan Produksi Tempe dan Menghemat Bahan Bakar Sallolo Suluh; Theresyam Kabanga; Frans Robert Bethoni; Dennis Lorenza; Risa Lasarus; Chendri Johan; Lery Alfriany Salo; Christof Geraldi Simon; Formanto Paliling
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5909

Abstract

Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu pengrajin tahu-tempe yang beralamat di Kelurahan Tallung lipu, Rantepao. Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan briket arang bambu petung sebagai bahan bakar penganti kayu bakar yang sering digunakan pengrajin tahu-tempe ini untuk meminimalkan penggunaan kayu bakar yang proses pembelian sudah meningkat. Metode pengabdian dilakukan dengan metode experimental dengan memanfaatkan bambu petung sebagai bahan bakar penganti kayu. Dimana di awali dengan demonstrasi pembuatan briket mulai proses pengarangan, penghalusan arang, pencampuran serta pencetakan briket. Kemudian penerapannya briket sebagai bahan bakar pada tungku pemanasan pengrajin dalam memasak bahan dasar tahu-tempe. Setelah dilakukan demonstrasi langsung terlihat masyarakat dalam ini pengrajin tahu-tempe merasa puas dengan penyalaan briket arang itu sendiri karena penyalaan bertahan lama dalam memasak bahan-dasar tempe yang menghemat produksi tempe mereka.
Budidaya Sayur Non Pestisida Di Pekarangan Rumah Sebagai Solusi Kemandirian Pangan Rumah Tangga Theresyam Kabanga; Sallolo Suluh
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5913

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Lemo Kabupaten Tana Toraja dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran warga masyarakat tentang pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya sayur non pestisida sebagai solusi kemandirian pangan rumah tangga. Kegiatan ini dilaksakan dosen bersama dengan mahasiswa KKT UKI Toraja selama dua bulan. Metode yang digunakan yaitu metode partisipatif dimana mahasiswa dan masyarakat terlibat langsung dalam kegiatan budidaya sayur nonpestisida di pekarangan rumah/tongkonan. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini yaitu terlaksananya kegiatan budidaya sayur non pestisida di pekarangan rumah/tongkonan di semua lingkungan. Dengan terlaksananya kegiatan budidaya sayur non pestisidadi pekarangan rumah dapat meningkatkan kemandirian pangan bagi warga Kelurahan Lemo.
Penerapan Teknologi Kumbung Jamur Tiram Di Kelurahan Tampo Makale Sebagai Upaya Pemberdayaan Dasawisma Vonnisye Vonnisye; Theresyam Kabanga; Adewidar Marano Pata’dungan; Arianto Sapu’; Ayudhi Fajar Lintin; Lediana Attha
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7498

Abstract

Keterbatasan pengetahuan dan keterampilan penggunaan teknologi kumbung jamur untuk peningkatan produksi jamur tiram dan keterbatasan teknologi pembuatan baglog jamur tiram dalam produksi baglog dalam jumlah yang banyak menjadi permasalah yang dihadapi oleh mitra. Mitra sasaran kegiatan adalah Kelompok Dasawisma Seruni yang berada di Kelurahan Tampo Makale, Kabupaten Tana Toraja. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam menerapkan teknologi budidaya jamur tiram khususnya pada teknologi kumbung jamur. Kegiatan dilakukan dalam bentuk penyuluhan dan pembuatan kumbung jamur. Metode pelaksanaan yaitu ceramah dan diskusi. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah yang dilanjutkan dengan kegiatan diskusi untuk mengevaluasi pengetahuan mitra terhadap materi yang diberikan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan bahwa mitra telah memahami materi yang disampaikan. Selain itu, kegiatan pelatihan dan pendampingan telah berhasil membuat kumbung jamur yang telah dilengkapi dengan instalasi pengabutan
Pemberdayaan Masyarakat Lembang Rantedada Melalui Pembinaan Sastra Lisan Berbasis Budaya Lokal Milka; Berthin Simega; Dina Gasong; Rita Tanduk; Herman Kandari; Theresyam Kabanga; Perdy Karuru; Elvira Pasila; Sallolo Suluh
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i2.8934

Abstract

Bahasa daerah dapat menjadi bukti adanya peradaban dan budaya yang diwariskan kepada generasi muda baik secara lisan maupun tertulis. Salah satu langkah strategis dalam melestarikan Bahasa daerah yaitu melalui pendokumentasian. Cerita rakyat (ulelean Toraya) yang terdapat di Masyarakat Toraja khususnya di Lembang (desa) Rantedada sudah jarang diperdengarkan kepada anak-anak usia sekolah. Guru TK dan guru Sekolah Minggu Gereja Toraja (SMGT) juga belum terampil dalam mendongengkan kisah-kisah dari cerita rakyat Toraja (ulelean Toraya). Permasalahan yang dihadapi mitra dapat diselesaikan melalui kegiatan pengabdian kepada Masyarakat yang berjudul Pemberdayaan Masyarakat Lembang Rantedada melalui Pembinaan Sastra Lisan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini melalui penyuluhan kepada orangtua dan pelatihan bagi siswa dan guru TK serta SMGT. Penyuluhan dan pelatihan sangat penting dilakukan sebagai Langkah awal dalam pelaksanaan PKM ini untuk menyamakan persepsi tentang pentingnya berkontribusi dalam pelestarian Bahasa Toraja
Analisis Kebutuhan Laboratorium PGSD Kabanga, Theresyam; Payung, Zatman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3186

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kebutuhan laboratorium program studi PGSD UKI Toraja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data utama dalam penelitian ini menggunakan kuisioner, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laboratorium merupakan salah satu kebutuhan pokok untuk program studi PGSD. Karena laboratorium akan menjadi sumber belajar yang efektif untuk mencapai kompetensi yang diharapkan oleh mahasiswa PGSD. Di dalam laboratorium akan banyak hal yang bisa dilakukan oleh mahasiswa untuk melakukan kegiatan praktikum dari teori yang telah diterima dalam kelas maupun melalui tugas. Laboratorium yang dibutuhkan yaitu: Laboratorium IPA, Laboratorium Matematika, Laboratorium IPS, Laboratorium PKN, Laboratorium Bahasa, Laboratorium Komputer, Laboratorium Microteaching, Laboratorium Seni.
Pengembangan Ekowisata Marimbunna Melalui Pelatihan Berbasis Kreativitas La'biran, Roni; Theresyam Kabanga'; Roberto Salu Situru’; Resnita Dewi; Weldi Basongan
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jurnalinovasi.v4i2.33151

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pendampingan masyarakat Tikala dalam pengembangan ekowisata Marimbunna di Kelurahan Tikala, Kabupaten Toraja Utara. Pendidikan dan pemberdayaan masyarakat merupakan fokus utama penelitian ini, dengan tujuan meningkatkan partisipasi masyarakat setempat dalam pengelolaan ekowisata secara berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan dan analisis dokumen terkait pengembangan ekowisata Marimbunna. Responden utama adalah masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan masyarakat Tikala telah memberikan kontribusi positif dalam pengembangan ekowisata Marimbunna. Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan partisipan dan program pendidikan telah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan ekowisata. Selain itu, adanya perencanaan strategis dan pengembangan produk wisata lokal telah memberikan nilai tambah bagi destinasi tersebut. Pendampingan juga memainkan peran penting dalam membangun kerjasama antara masyarakat setempat, pemerintah daerah, dan sektor swasta. Kerjasama ini diperlukan untuk mencapai tujuan bersama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, mempromosikan kebudayaan lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Meskipun demikian, penelitian ini juga menyoroti beberapa tantangan yang dihadapi dalam pendampingan, seperti perubahan perilaku masyarakat, manajemen konflik, dan keberlanjutan sumber daya alam. Oleh karena itu, diperlukan upaya lebih lanjut dalam mengatasi tantangan ini agar pengembangan ekowisata Marimbunna dapat berlangsung secara optimal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ekowisata berkelanjutan di daerah sejenis, serta menjadi referensi bagi pihak terkait dalam merancang program pendampingan masyarakat yang efektif dalam konteks pariwisata lokal.