Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Asupan Vitamin E dan Vitamin C dengan Kadar Kolesterol Total pada Pasien Hiperkolesterolemia Amilia Yuni Damayanti; Akfina Rizki Anjana; Joyeti Darni
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2020.4.2.3599

Abstract

AbstractThis study aims to determine the correlation between vitamin E and vitamin C intake with total cholesterol levels in the hypercholesterolemic patient. The research design was cross-sectional type with 30 samples whose diagnosed with hypercholesterolemia in January 2019 at Tlogosari Kulon Health Center, Semarang. The intake of vitamin E and vitamin C was obtained using a semi-quantitative food frequency questionnaire (SQFFQ). Total cholesterol data were collected from the result of the patient’s blood test with cholesterol levels above 200 mg/dl. The analysis used was univariate and bivariate analysis to determine the correlation between the intake of vitamin E and vitamin C with total cholesterol levels. The bivariate analysis used the Spearman Rank. The average intake of vitamin C and E of respondents is classified as less, namely 34.51 mg and 0.12 mg in a day. There was no significant correlation between vitamin E intake and total cholesterol levels (p-value =0.13 ), there was no significant correlation between vitamin C intake and total cholesterol levels (p-value =0.39). Vitamin E and vitamin C intake are not related to total cholesterol levels in hypercholesterolemic patients. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan vitamin E dan vitamin C dengan kadar kolesterol total pada pasien yang mengalami Hiperkolesterolemia. Desain penelitian adalah cross sectional dengan (n=30) yang baru didiagnosa Hiperkolesterol pada bulan Januari 2019 di Puskesmas Tlogosari Kulon Semarang. Asupan vitamin E dan vitamin C diperoleh dengan menggunakan semi quantitative food frequency questionnaire (SQFFQ). Data kolesterol total diperoleh dari hasil tes laboratorium kimia darah pasien dengan kadar kolesterol di atas 200 mg/dl. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat untuk mengetahui hubungan antara asupan vitamin E dan vitamin C dengan kadar kolesterol total. Analisis univariat yang digunakan adalah uji normalitas dan bivariat adalah uji Spearman Rank. Rata-rata asupan vitamin C dan E responden tergolong kurang, yaitu 34,51 mg dan 0,12 mg per hari. Tidak ada hubungann signifikan antara asupan vitamin E dengan kadar kolesterol total (p-value =0,13 ), tidak ada hubungan signifikan antara asupan vitamin C dengan kadar kolesterol total (p-value =0,39). Asupan vitamin E dan vitamin C tidak berhubungan dengan kadar kolesterol total pada pasien Hiperkolesterolemia.
Asupan Kalsium dan Fosfor Berkaitan dengan Karies Gigi pada Anak Sekolah Amilia Yuni Damayanti; Joyeti Darni; Ruskiah Octavia
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2020.4.1.5260

Abstract

This study aims to determine the relationship between calcium and phosphorus intake with dental caries of school children. This study was an observational study with a cross sectional design. The sampling technique used purposive sampling, with a total sample of 96 subjects. This research was conducted in Madrasah Ibtidaiyah Nurussalam, Ngawi starting from April - May 2019. Data on dental caries status (DMF-T index) was obtained by dental examination by a dentist. Data on calcium and phosphorus intake were obtained by direct interviews regarding the amount and type of intake using the Semi-Quantitative Food frequency Quesionaire (SQFFQ) form and the 24 hour food recall form. Calcium and phosphorus data were processed using Nutrisurvey software and the Indonesian Food Composition Table (TKPI). Chi-square statistical tests were used to analyze the relationship between calcium and phosphorus intake and dental caries. The majority of MI students who experience caries are aged 10 and 11 years. Calcium and phosphorus intake of subjects was classified as inadequate (77,1% and 59,4%). There was a significant relationship between calcium intake with dental caries p = 0,031 (0,05) and phosphorus intake with dental caries p = 0,029 (0,05). Adequate intake of calcium and phosphorus can reduce the risk of dental caries in children. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan kalsium dan fosfor dengan karies gigi anak sekolah. Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan desain cross sectional. Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan jumlah sample sebanyak 96 subjek. Penelitian ini dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Nurussalam, Ngawi mulai dari bulan April - Mei 2019. Data status karies gigi (indeks DMF-T) diperoleh dengan melakukan pemeriksaan gigi oleh dokter gigi. Data asupan kalsium dan fosfor diperoleh dengan wawancara langsung mengenai jumlah dan jenis asupan menggunakan form Semi-Quantitative Food frequency Quesionaire (SQFFQ) dan form food recall 24 hours. Data kalsium dan fosfor diolah menggunakan software Nutrisurvey dan Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI). Uji statistik Chi-square digunakan untuk menganalisis hubungan anatar asupan kalsium dan fosfor dengan karies gigi. Mayoritas Siswa MI yang mengalami karies adalah usia 10 dan 11 tahun. Asupan kalsium dan fosfor subjek masih tergolong kurang (77,1% dan 59,4%). Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan kalsium dengan karies gigi p=0,031 (0,05) dan asupan fosfor dengan karies gigi p=0,029 (0,05). Asupan kalsium dan fosfor yang cukup dapat menurunkan resiko karies gigi pada anak.  
Pengaruh Larutan Madu terhadap Tekanan Darah Lanjut Usia Hipertensi Siti Aulia Musyayyadah; Joyeti Darni; Fathimah fathimah
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2019.3.2.3425

Abstract

This study aimed to determine the effect of honey solution intervention on systolic blood pressure and elderly diastole in the Aisyiyah Nursing Home Surakarta. Method of this research using Quasi-experimental approach with a pre-posttest control group design with 24 respondents selected by purposive sampling and divided into 4 groups there are O1 (70 gr honey), O2 (35 gr honey), K- (control with hypertension) and K+ (control with normotensive). Measurement of blood pressure using an Omron Sphygmomanometer. Paired Sample T-test was used to determine the effect of blood pressure before and after the intervention. The One Way ANOVA test was used to see differences in the average blood pressure data before the intervention. The results showed that there was an effect of honey solution on systolic blood pressure before and after intervention with p = 0,000 (p 0,05), as well as diastolic blood pressure in the statistical test, showed that there was an effect of honey solution on blood pressure diastole before and after intervention with p = 0,001 (p 0,05). So, there was a significant effect on the intervention of honey solution with 35 and 70 gr honey dose on systolic and diastolic blood pressure in the elderly.
The Effect of Healthy Breakfast Education with Islamic Comic Media on The Level of Knowledge of Elementary School Students Hafizhatunnisa Hafizhatunnisa; Amilia Yuni Damayanti; Joyeti Darni
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2018.2.2.3308

Abstract

The aims of this study was to look at the effect of healthy breakfast education with Islamic Comic Media on the level of knowledge of elementary school students. This study was a quasi-experimental type with pre-posttest control group design. The sampling was simple random method as many as 64 students, group A was given islamic comic media (n=32) and group B as control of the group (n=32). Nutrition knowledge level were obtained from filling out questionnaires. The influence of nutritional education media on increasing knowledge in both groups analyzed by Wilcoxon test, and continued with the Mann Whitney test. The results of the analysis showed that there was a significant increase in the level of knowledge in islamic comic group (p = 0,000). There is the influence of giving Islamic comic about healthy breakfast to elementary school-age students' knowledge.
Pengaruh Substitusi Sari Kurma Terhadap Daya Terima Marmalade Jeruk Pamelo Enka Angraini Ismail; Joyeti Darni; Inma Yunita Setyorini
Darussalam Nutrition Journal Vol 2, No 1 (2018): Darussalam Nutrition Journal
Publisher : University of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/dnj.v2i1.1956

Abstract

Banyaknya produksi jeruk pamelo di Indonesia, membuat pemanfaatan jeruk pamelo harus lebih dioptimalkan. Pengolahan jeruk menjadi marmalade memiliki kelebihan dibandingkan pengolahan lainnya, karena pengikutsertaan kulit jeruk yang umumnya menjadi limbah produksi. Kandungan gizi pada marmalade Jeruk pamelo dapat menurun akibat proses pengolahan. Variasi inovasi subtitusi sari kurma pada komposisi gula diharapkan dapat meningkatkan kembali kandungan gizi marmalade jeruk pamelo, sehingga dapat menjadi produk olahan yang bergizi tinggi. Pada penelitian ini digunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor tunggal dengan dua kali pengulangan. Terdapat empat kelompok formulasi yang digunakan. Sampel formulasi substitusi 0% diberi kode K, 15% diberi kode A, 35% diberi kode B, dan 45% diberi kode C, yang kemudian dianalisis daya terimanya untuk mengetahui respon konsumen terhadap produk yang dihasilkan. Berdasarkan hasil uji yang dilakukan, Terdapat pengaruh yang signifikan antara substitusi sari kurma terhadap daya terima marmalade jeruk pamelo. Tingkat kesukaan warna, rasa, serta tekstur terbanyak terdapat pada sampel dengan substitusi 30%, sedangkan kesukaan aroma terdapat pada sampel dengan substitusi 45%. Substitusi sari kurma dapat meningkatkan tingkat kesukaan terhadap produk yang dihasilkan. Akan tetapi, penambahan yang terlalu berlebihan dapat menurunkan tingkat kesukaan karena terlaku dominannya sifat kurma yang dihasilkan.
Pengaruh pemberian ekstrak daun alfalfa (Medicago sativa) terhadap kadar glukosa darah tikus hiperkolesterolemia Joyeti Darni, S.Gz., M.Gizi
Darussalam Nutrition Journal Vol 2, No 2 (2018): Darussalam Nutrition Journal
Publisher : University of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/dnj.v2i2.2601

Abstract

Background: Hypercholesterolemic as an indicator of cardiovascular disease is a major cause of morbidity and mortality in the world. Increased oxidative stress in hypercholesterolemic triggers lipid peroxidation effect directly on the cell membrane damage and initiate various diseases. The use of natural materials with relatively few side effects is an  hyperglycemic management alternative. Alfalfa stimulation of insulin secretion, and also improves insulin function by reducing plasma glucose. Experimental studies showed that Alfalfa leaf extract had an effective hypoglycemic activity. Objectives: To determine the effect of Alfalfa leaf extract on blood glucose level of hypercholesterolemic rats. Method: Pre-posttest randomized control group used twenty eight male Sprague Dawley rats were randomly divided into four groups, Sprague Dawley rats without treatment (control), Sprague Dawley rats with extract at dose 20 mg/200 g/d (X1), dose 40 mg/200 g/d (X2), dose 60 mg/200g/d (X3) for 21 days after the rats got hypercholesterolemic. Blood glucose level was measured by GOD-PAP method. Hypothesis test was analyzed by One Way Anova continued by Post hoc LSD test. Results: Alfalfa extract significant decrease in serum total cholesterol (p<0.000). Conclusion: The treatment of Alfalfa (Medicago sativa) leaf extract gives an effect of lower blood glucose level.
Hubungan antara overweight, kebiasaan sarapan dan pola tidur dengan prestasi akademik remaja santriwati di Islamic boarding school Hasanah Fatarizka Ali Ratibi; Amilia Yuni Damayanti; Joyeti Darni; Dianti Desita Sari
Darussalam Nutrition Journal Vol 3, No 1 (2019): Darussalam Nutrition Journal
Publisher : University of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/dnj.v3i1.2088

Abstract

Indonesia menduduki peringkat 69 dari 76 negara di dunia dalam hasil PISA (Programme International Student Assassment) pada tahun 2015. Banyaknya faktor yang dapat mempengaruhi prestasi akademik seorang siswa, diantaranya faktor kegemukan (overweight), kebiasaan sarapan dan pola tidur. Mengetahui hubungan antara overweight, kebiasaan sarapan dan pola tidur dengan prestasi akademik remaja santriwati di Islamic boarding school. Jenis penelitian ini menggunakan jenis analisis observasional dengan metode cross-sectional. Pengambilan data sampel menggunakan metode purposive sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 98 santriwati. Uji statistik yang digunakan yaitu uji Gamma untuk menganalisis hubungan antara variabel. P value overweight dengan prestasi akademik (p= 0,046) dan nilai r = -0,153, p value antara kebiasaan sarapan dengan prestasi akademik (p = 0,222) dan nilai r = 0,106, p value antara pola tidur dengan prestasi akademik (p= 0,789) dan nilai r = 0,022. Terdapat hubungan yang bermakna antara overweight dengan prestasi akademik, akan tetapi tidak ada hubungan yang bermakna antara kebiasaan sarapan dan pola tidur dengan prestasi akademik.
Pengaruh pemberian edukasi komik isi piringku terhadap pengetahuan dan asupan lemak pada anak gizi lebih Joyeti Darni
Darussalam Nutrition Journal Vol 4, No 1 (2020): Darussalam Nutrition Journal
Publisher : University of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/dnj.v4i1.3957

Abstract

Latar belakang: Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) gizi bagi anak sekolah dapat membentuk kebiasaan makan anak sejak dini agar tercapai keadaan individu yang lebih baik di masa yang akan datang. Gambar komik mampu menampilkan cerita sederhana dan tulisan dalam bahasa sehari-hari sehingga mudah dipahami. i. Metode: Penelitian quasi eksperiment dengan desain control group pretest-posttest. Subjek diambil dengan simple random sampling sebanyak 60 siswa SDN 44 Ampenan dan SDN 2 Cakrenegara yang berada pada kelas 4 atau 5.Subjek dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok dengan edukasi komik isi piringku dan kelompok edukasi tanpa komik isi piringku. Analisis data pengetahuan dan asupan lemak pada kedua kelompok diuji menggunakan uji paired t-test. Hasil: analisis menunjukan terdapat peningkatan skor pengetahuan paling tinggi terjadi pada kelompok perlakuan dengan delta 24,54 point, sedangkan kelompok kontrol sebesar 8,9 point. Asupan lemak pada kelompok perlakuan mempunyai delta sebesar 6,3 g, sedangkan pada kelompok kontrol delta sebesar 1,2 g. Kesimpulan: Hasil uji beda menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang bermakna pada peningkatan pengetahuan dan asupan lemak sesudah pemberian edukasi gizi komik isi piringku pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Background: Communication, Information and Education (IEC) of nutrition for school children can shape children's eating habits from an early age in order to achieve a better individual situation in the future. Comics are able to display simple stories and writing in colloquial so that they are easy to understand. Objective: to determine the effect of comic "isi piringku" on the level of knowledge and fat intake in children with over nutrition. Method: This is a quasi experimental study with control group pretest-posttest design. Subjects were taken by a simple random sampling of 60 students from the fourth and fifth grade of SDN 44 Ampenan and SDN 2 Cakrenegara. Subjects were divided into two groups, the group that was given education with comic Isi Piringku and the group that was given education without comic Isi Piringku. The analyze of the knowledge and fat intake data in two groups were using the paired t-test. Result: The analysis result showed that the highest knowledge enhancement occurred in the treatment group with a delta of 24.54 points, while the control group was 8.9 points. The fat intake in the treatment group has delta of 6,3 g, and the control group has delta of 1,2 g. Conclusion: The results of the different test showed that there were significant difference in the enhancement of knowledge and fat intake after providing nutrition education comic between the treatment group and the control grou
Analisis perbedaan jenis pembungkus terhadap kadar proksimat dan daya terima tempe biji lamtoro (Leucaena Leucocephala) Indahtul Mufidah; Fathimah Fathimah; Joyeti Darni; Nurul Azizah chairiyah
Darussalam Nutrition Journal Vol 2, No 2 (2018): Darussalam Nutrition Journal
Publisher : University of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/dnj.v2i2.2165

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan kekayaan sumber daya alam pangan  yang berlimpah salah satunya adalah biji-bijian yang memiliki zat gizi untuk memenuhi kebutuhan gizi dalam diet atau menu sehari-hari. Pada saat ini sudah banyak olahan dari biji-bijian salah satunya adalah tempe. Biji-bijian yang biasa digunakan dalam pembuatan tempe adalah biji kedelai. Jenis biji-bijian lain yaitu biji lamtoro dapat digunakan dalam pembuatan tempe. Plastik dan daun biasanya digunakan sebagai pembungkus tempe selama proses fermentasi. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui perbedaan penggunaan jenis pembungkus terhadap kadar proksimat dan organoleptik tempe biji lamtoro. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan rancangan acak lengkap 1 faktor. Analisis statistik yang digunakan independent T-test jika berdistribusi normal dan mann whitneyjika tidak berdistribusi normal dengan drajat kepercayaan 95 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan jenis pembungkus pada tempe biji lamtoro berbeda nyata terhadap kadar lemak, karbohidrat, air dan serat kasar (p < 0,05) namun tidak berbeda nyata terhadap kadar abu dan protein (p>0,05). Perbedaan jenis pembungkus tidak berbeda nyata terhadap organoleptik parameter warna, aroma, tekstur (p>0,05) dan berbeda nyata pada parameter rasa (p<0,05). Tempe yang dibungkus daun pisang memilki tingkat kesukaan lebih tinggi dari pada tempe yang dibungkus plastik.  
PENGGUNAAN CAKRAM GIZI SARAPAN PAGI SEBAGAI MEDIA EDUKASI UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN SISWA Retno Wahyuningsih; Joyeti Darni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol 1, No 2 (2020): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.033 KB) | DOI: 10.32807/jpms.v1i2.477

Abstract

Anak usia sekolah menjadi perhatian khusus, karena di usia ini anak sedang mengalami pertumbuhan yang pesat,sehingga kebutuhan akan zat-zat gizi juga mengalami peningkatan. Sarapan pagi diperlukan untuk anak usiasekolah, agar dapat meningkatkan fungsi kognitif dan prestasi belajar anak. Tujuan kegiatan adalah untukmeningkatkan pengetahuan anak sekolah melalui penyuluhan tentang sarapan pagi. Metode yang digunakanadalah penyuluhan (pemaparan melalui ceramah secara langsung) dengan media cakram gizi sarapan pagi danpengisian kuesioner pre-post test untuk mengetahui keberhasilan penyuluhan yang dilakukan. Didapatkan hasilrata-rata pengetahuan sebelum penyuluhan dengan skor benar >80% adalah sebanyak 87,5%, dan setelahpenyuluhan skor benar >80% adalah sebanyak 97,5%. Rata-rata skor pengetahuan sebelum penyuluhan termasukdalam kategori baik (nilai >80) sebanyak 87,5%, dan pengetahuan sedang sebanyak 12,5%. Setelah penyuluhandidapatkan skor pengetahuan baik sebanyak 97,5% dan sedang sebanyak 2,5%. Kesimpulannya terdapatpeningkatan pengetahuan sesudah diberikan penyuluhan tentang Sarapan pagi.