Claim Missing Document
Check
Articles

ANALYSIS OF STUDENT ERRORS IN SOLVING STUDENT MATHEMATICS UAS QUESTIONS ACCORDING TO CASTOLAN CRITERIA Idris, Mustamin; Lembang, Ulvina Tangke; Rizal, Muh.; Lefrida, Rita
JME (Journal of Mathematics Education) Vol 9, No 2 (2024): JME
Publisher : Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31327/jme.v9i2.2068

Abstract

This study aims to analyze the errors made by students in completing final semester exam (UAS) questions in the field of mathematics, namely linear programming, matrices and transformation geometry. The subjects of this study were students of class XI Nursing at SMK Kesehatan Indonesia Jaya Parigi. In determining the research subjects, purposive sampling technique was used . The data collection technique for this study used documentation of essay questions for the final semester exam and documentation of student answer sheets and interviews. The data analysis technique used according to Miles and Huberman is condensation of UAS and interview results data, presenting UAS and interview results data and drawing conclusions. The results of this study indicate that the errors made by students are conceptual errors, procedural errors and technical errors. Indicators of conceptual errors made by students are not being able to interpret problems/use terms, concepts, and principles, students are not able to choose formulas/properties correctly and students are not able to apply formulas/properties accurately. Indicators of procedural errors are inconsistencies in the solution steps with the questions asked and not being able to complete the questions until the final stage. Indicators of technical errors are errors in arithmetic operations and errors in moving numbers or arithmetic operations from one step to the next. Factors causing errors made by UAS participants are not understanding the questions well, lack of mastery of concepts in Matrix, Linear Programs and Transformation Geometry materials, rarely practicing reworking examples of questions, students only see and read examples of questions. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan soal ujian akhir semester (UAS) pada bidang studi matematika yaitu materi program linear, matriks dan geometri transformasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI Keperawatan SMK Kesehatan Indonesia Jaya Parigi. Dalam penentuan Subjek penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan dokumentasi soal uraian (essay) ujian akhir semester dan dokumentasi lembar jawaban siswa serta wawancara. Teknik analisis data yang digunakan menurut Miles dan Huberman yaitu kondensasi data hasil UAS dan hasil wawancara, menyajikan data hasil UAS dan wawancara dan penarikan kesimpulan. Dari hasil analisis lembar jawaban siswa pada materi program linear persentase jawaban salah 52%, persentase jawaban slah pada materi matriks 76% dan persentase jawaban salah pada materi geometri transformasi 50%. Hasil penelitian ini menunjukkan kesalahan yang dilakukan oleh siswa yaitu kesalahan konsep, kesalahan prosedur dan kesalahan teknik. Indikator kesalahan konsep yang dilakukan siswa tidak dapat menginterpretasikan masalah/menggunakan istilah, konsep, dan prinsip, siswa tidak dapat memilih rumus/sifat dengan tepat dan siswa tidak dapat menerapkan rumus/sifat secara akurat. Indikator kesalahan prosedur adalah ketidaksesuaian langkah penyelesaian dengan soal yang ditanyakan dan tidak dapat menyelesaikan soal sampai tahap akhir. Indikator kesalahan teknik adalah kesalahan pada operasi hitung dan kesalahan dalam memindahkan angka atau operasi hitung dari satu langkah ke langkah berikutnya. Faktor penyebab kesalahan yang dilakukan peserta UAS adalah tidak memahami soal dengan baik, penguasaan konsep pada materi Matriks, Program Linear dan Geometri Transformasi yang masih kurang, jarang berlatih mengerjakan kembali contoh-contoh soal siswa hanya melihat dan membaca contoh soal. 
Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Berdasarkan Gaya Belajar Aryanto, Aryanto; Gandung Sugita; Anggraini; Mustamin Idris
Jurnal Pendidikan Matematika : Judika Education Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika:Judika Education
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/judika.v8i2.14716

Abstract

This study aims to describe students' mathematical reasoning ability in solving story problems of two-variable linear equation system. The method used is qualitative with a descriptive approach. The results showed that; (1) students with visual learning styles understood the information well through graphs, but were less thorough in numerical manipulation and verbal instructions, causing calculation errors and mathematical modeling (2) auditorial students were able to understand the problem and plan the solution well, but were less thorough in calculations and had difficulty transferring information to mathematical form, resulting in incorrect answers, (3) kinesthetic students understood the problem and planned the solution, but experienced errors in calculations due to difficulty understanding abstract information, lack of accuracy, and difficulty focusing for a long time. Therefore, it can be concluded that the reasoning ability of 8th grade students of SMPK BK Palu is quite good, it just needs to increase the accuracy of the students themselves.   Keywords: Mathematical Reasoning, SPLDV, Learning Style.
Analisis Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VII pada Operasi Hitung Bilangan Bulat Nurhaliza, Saripa; Anggraini, Anggraini; Mustamin Idris; Gandung Sugit
Jurnal Pendidikan Matematika : Judika Education Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika:Judika Education
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/judika.v8i2.14732

Abstract

The purpose of this study was to obtain a description of the Analysis of Students' Mathematical Concept Understanding of Grade VII SMP Negeri 3 Ampibabo in Integer Arithmetic Operations who have high, medium, and low mathematical abilities in solving integer arithmetic operations problems. This type of research is qualitative research. The subjects in this study were 3 students taken from 20 grade VII students of SMP Negeri 3 Ampibabo in the odd semester of 2024/2025. Subjects were selected based on test scores and subject teacher recommendations. Data were obtained from the results of written tests and interviews with research subjects. The results showed that subjects with high abilities could meet 3 indicators, namely restating concepts, Classifying objects according to certain properties, and Presenting concepts in various forms of mathematical representation. Subjects with medium abilities could meet 2 indicators, namely restating concepts, and Presenting concepts in various forms of mathematical representation. Subjects with low mathematical abilities only met 1 indicator, namely restating concepts. Thus, it can be concluded that the level of students' mathematical concept understanding of integer arithmetic operations varies depending on their mathematical abilities. Students with higher mathematical abilities demonstrate better and more comprehensive understanding of concepts.   Keywords: Analysis, Conceptual Understanding, Integer Arithmetic Operations, Mathematical Ability.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG PADA SISWA SMAN 1 PARIGI Hamka; Mustamin Idris
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah (PBM) dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung, (2) mengetahui apakah pembelajaran dengan model PBM memberikan hasil belajar Matematika yang lebih baik dari model pembelajaran langsung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen, dengan rancangan penelitian menggunakan One-Shot Case Study Design. Hipotesis penelitian adalah: (1) terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang mengikuti model PBM dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung, (2) model PBM memberikan hasil belajar matematika yang lebih baik dari model pembelajaran langsung. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X PMIA SMA Negeri 1 Parigi yang terdaftar pada tahun ajaran 2015/2016. ­Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling, kelas yang menjadi sampel penelitian adalah kelas X PMIA B dan kelas X PMIA C. Hasil perhitungan uji t diperoleh thitung = 2,75 dan ttabel = 2,000 pada taraf signifikan 0,05, karena nilai thitung > ttabel, maka H1 diterima. Hasil analisis data diperoleh skor rata-rata kelas eksperimen 10,45 dengan varians 5,56 dan skor rata-rata kelas kontrol 9,00 dengan varians 4,68. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan uji t dan hasil analisis statistik deskriptif variabel hasil belajar dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang mengikuti model PBM dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung, (2) pembelajaran dengan model PBM memberikan hasil belajar Matematika yang lebih baik dari model pembelajaran langsung. Kata Kunci: Model PBM , model pembelajaran langsung, hasil belajar matematika. Abstract: The aim of this study was: (1) determine significant differences in learning outcomes among students who take the learning problem-based learning model (PBL) with the learning of students who take the direct learning model, (2) determine the learning model PBL Mathematics learning outcomes better than model direct learning. This research is a quantitative experiment, the research design using One-Shot Case Study Design. The hypothesis of this study is: (1) there is a significant difference between the learning outcomes of students who take the PBL model with the learning of students who take the direct learning model, (2) PBL model of learning mathematics results were better than direct learning model. The population in this study were all students of class X PMIA Negeri 1 Parigi enrolled in the academic year 2015/2016. The sampling technique in this study was done by using simple random sampling. Hypothesis test results obtained by tcount = 2.75 and ttable = 2.000 at significant level 005, because tcount > ttabel, then H1 accepted. Results of data analysis obtained an average score of experiment class 10,45 with variance 5,56 and the average score of the control class 9 with variance 4.68. Based on the results of hypothesis testing results and data analysis can be concluded that: (1) there is a significant difference between the learning outcomes of students who take the learning model PBL with the learning of students who take the direct learning model, (2) PBL learning model learning outcomes Mathematics better than direct learning model. Keywords: PBL model, direct instructional model, mathematics learning outcomes.
ANALISIS PEMECAHAN MASALAH ALJABAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 PALU Moh. Zain; Mustamin Idris; Muh. Rizal
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 3 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemecahan masalah aljabar siswa kelas kelas VIII SMP Negeri 3 Palu berdasarkan langkah-langkah Polya ditinjau dari tingkat kemampuan matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Palu yang berkemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah. Hasil penelitian ini adalah: (1) tahap memahami masalah, siswa yang berkemampuan matematika tinggi dan sedang mengidentifikasi hal yang diketahui dengan kalimat pernyataan dan hal yang ditanyakan diidentifikasi dengan kalimat pertanyaan. Selain itu kedua siswa dapat mengubah kalimat verbal ke dalam model matematika sedangkan siswa yang berkemampuan matematika rendah tidak dapat memahami masalah, (2) tahap membuat rencana, siswa yang berkemampuan matematika tinggi dan sedang mampu membuat hubungan antara informasi yang diketahui dengan masalah yang ditanyakan sedangkan siswa yang berkemampuan matematika rendah tidak memiliki satupun rencana, (3) tahap melaksanakan rencana, siswa yang berkemampuan matematika tinggi dan sedang dapat menerapkan strategi-strategi pemecahan masalah dengan tepat, tetapi siswa yang berkemampuan matematika tinggi lebih menguasai konsep aljabar dan teliti dalam melakukan operasi hitung pada bilangan bulat dibandingkan dengan siswa yang berkemampuan matematika sedang dan (4) tahap memeriksa kembali, siswa yang berkemampuan matematika tinggi dan sedang memeriksa kembali langkah-langkah penyelesaiannya dan siswa yang berkemampuan matematika tinggi meyakini kebenaran jawabannya dengan mencari kesesuaian antara penyelesaian dengan hal yang diketahui. Kata Kunci: Analisis pemecahan masalah, aljabar, langkah-langkah Polya Abstract: This study aimed to describe the problem solving class grade students of SMP Negeri 3 Palu based measures Polya. This research is a qualitative research. The subjects were students of class VIII SMP Negeri 3 Palu mathematics capable of high, medium and low. The results of this study were (1) the stage of understanding the problems of students capable of mathematical high and being able to change the verbal sentence into a mathematical model and used his knowledge of sentence statement and question while subject capable lowly mathematics can not understand the problem, (2) the stage of making plan subject capable mathematics height and being able to make connections between the existing information with the question asked, while a subject capable lowly mathematics do not have any plans, (3) stages of carrying out the plan subject capable of mathematical high and being able to implement strategies for solving problems appropriately, but subject capable of math higher the master concept of algebra and conscientious in performing arithmetic operations on integers as compared to subjects with enabled maths medium and (4) stage to looking back the subject of high caliber and was checking out the steps completion and subject capable of mathematical high ascertain the accuracy of the answer to recalculated in different ways. Keywords: Analysis of problem solving, algebra, steps Polya
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT DAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DI KELAS VII SMP NEGERI 14 PALU Mirnawati Muin; Mustamin Idris; Rita Lefrida
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 4 No. 3 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa pada materi operasi hitung bilangan bulat dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dan model pembelajaran langsung di kelas VII SMP Negeri 14 Palu. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu perbedaan hasil belajar siswa pada materi operasi hitung bilangan bulat dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dan model pembelajaran langsung di kelas VII SMP Negeri 14 Palu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen dengan rancangan penelitian menggunakan One-Shot Case Study Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 14 Palu yang terdaftar pada tahun ajaran 2016/2017 dan terdiri dari 10 kelas yang berjumlah 270 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling. Kelas yang menjadi sampel penelitian adalah siswa kelas VII Kenanga sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 27 orang dan siswa kelas VII Matahari sebagai kelas kontrol yang berjumlah 27 orang. Hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen 72,63 dengan standar deviasi 15,27 dan kelas kontrol 63,58 dengan standar deviasi 13,89. Berdasarkan perhitungan uji hipotesis diperoleh thitung = 2,30 dan ttabel = 2,000 pada taraf signifikan 0,05, karena nilai thitung > ttabel, maka H1 diterima dan H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran langsung. Kata Kunci: Model pembelajaran kooperatif tipe NHT, model pembelajaran langsung, hasil belajar. Abstract: The objective of this research is to know the difference of students achievement on addition and substraction of integer with using cooperative learning of NHT and direct learning in grade VII SMP Negeri 14 Palu. The hypothesis of this research is the difference of students achievement on addition and substraction of integer with using cooperative learning of NHT and direct learning in grade VII SMP Negeri 14 Palu. This research is experimental quantitative research with the research design using One-Shot Case Study Design. The research population is all students of grade VII SMP Negeri 14 Palu in the academic year 2016/2017 with 270 students. The sampling technique is done by simple random sampling. Classes which in the research samples are grade VII Kenanga as the experimental grade which consist of 27 students and grade VII Matahari as the control grade which consist of 27 students. From the achievement of data analysis, it obtained an average value of experimental grade is 72,63 with the deviation standard is 15,27 and the average value of control grade is 63,58 with the deviation standard is 13,89. Based on the hypothesis test calculations obtained tcount = 2,30 and ttable = 2,000 at the significant level of 0.05, because the value tcount > ttable , then H1 is accepted and H0 is rejected. So that it can be concluded that there is significant diference of achievement among students who follow the cooperative learning of NHT with the students who follow the direct learning. Keywords: Cooperative learning of NHT, direct learning, achievement.
PROFIL PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SMP ISLAM TERPADU QUROTA A’YUN PALU DITINJAU DARI GAYA BELAJAR AUDITORY Zakiah Rohmah; Sutji Rochaminah; Mustamin Idris
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 4 No. 4 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui deskripsi tentang profil pemecahan masalah matematika siswa SMP Islam Terpadu Qurota’ayun Palu ditinjau dari gaya belajar auditory. Proses pemecahan masalah matematika menggunakan tahapan Polya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil pemecahan masalah siswa bergaya belajar auditory dalam memahami masalah membaca dengan suara keras, sehingga mampu mengemukakan hal yang diketahui dan yang ditanya namun tidak menuliskannya dengan lengkap. Merencanakan pemecahan masalah dengan menggunakan metode gabungan dan menjelaskan perencanaan pemecahan masalah dengan fasih. Melaksanakan apa yang telah direncanakan dan sesekali bergumam pada diri sendiri. Memeriksa jawaban menggunakan cara yang berbeda. Kata kunci: profil pemecahan masalah, gaya belajar, auditory Abstract: The purpose of this study to determine the description of the profile of student's mathematical problem solving SMP Integrated Islamic Qurota'ayun Palu terms of learning styles. The process of mathematical problem solving using Polya stages.The research results show that profile problem solving students: subject auditory in understand a problem reading aloud, order to be able to make thing is known and which were asked but not wrote them with complete. Plan problem solving by using the methoda mixture to do planed and explain planing a problem with fluent. Check the answers using a technique that different. Keywords: profile problem solving, learning styles, auditory
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI DIAGRAM VENN DAN OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT DAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DI KELAS VII MTs ALKHAIRAAT BOBO Haryati Ruslan; Mustamin Idris; Linawati
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan perbedaan hasil belajar siswa pada materi diagram venn dan operasi himpunan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dan model pembelajaran langsung di kelas VII MTs Alkhairaat Bobo. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu perbedaan hasil belajar siswa pada materi diagram venn dan operasi himpunan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dan model pembelajaran langsung di kelas VII MTs Alkhairaat Bobo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen dengan rancangan penelitian menggunakan One-Shot Case Study Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas VII MTs Alkhairaat Bobo yang terdaftar pada tahun ajaran 2016/2017, sebanyak 3 kelas yang berjumlah 72 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling. Kelas yang menjadi sampel penelitian adalah Kelas VII A sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 24 orang dan kelas VII B sebagai kelas kontrol yang berjumlah 24 orang. Hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen 12,13 dengan standar deviasi 2,79 dan kelas kontrol 10,46 dengan standar deviasi 2,75. Berdasarkan perhitungan uji hipotesis diperoleh thitung = 2,09 dan ttabel = 2,021 pada taraf signifikan 0,05, karena nilai thitung > ttabel, maka H1 diterima dan H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran langsung. Kata Kunci: Model pembelajaran kooperatif tipe NHT, model pembelajaran langsung, hasil belajar. Abstract: The purpose of this research is to know the difference in student learning outcomes on the material a venn diagram and set operations using the learning model cooperative learning model and NHT directly in Class VII MTs Alkhairaat Bobo. The hypothesis of this research is done in IE the difference in student learning outcomes on the material a venn diagram and the operation of the set cooperative learning model by using the type and model of the NHTdirect learning in Class VII MTs Alkhairaat Bobo. This researchis a quantitative research experiments with design research using the One-Shot Case Study Design. The population in this research the wholesaler VII MTs Alkhairaat Bobo are registered on the 2016/2017 school year, as lantas three classes totaled 72 student The technique of sampling is done with simple random sampling. The research sample which became the class adalab Class VII a. as class experiments amounted to 24 persons and classes VII B grade as controls that add up to 24 people. The results of the data analysis diperoJeh average value of experimental class at 12 with a standard deviation of the control class and 2.79 at 10 with the standard deviation is. Calculation based on hypothesis test obtained t hitu = 2.09 and t = table 2.021 at significant levels 0.05, because the value t calculate the t table, then HI Ho accepted and rejected. So it can be concluded that there is a significant learning outcome differences between students who follow learning with cooperative learning model type NHT with the students who follow learning with a learning model directly. Keywords: Cooperative learning of NHT, direct learning, achievement.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI OPERASI HITUNG BENTUK ALJABAR DI KELAS VII A SMP KRISTEN BALA KESELAMATAN PALU Riska; Ibnu Hadjar; Mustamin Idris
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Tujuan utama penelitan ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa pada materi operasi hitung bentuk aljabar di kelas VII A SMP Kristen Bala Keselamatan Palu. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang mengacu pada rancangan penelitian oleh Kemmis dan Mc. Teggart yang terdiri atas: 1) perencanaan tindakan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) pengamatan tindakan, dan 4) refleksi tindakan. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII A sebanyak 28 orang, dan dipilih 3 orang siswa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi operasi hitung bentuk aljabar di kelas VII A SMP Kristen Bala Keselamatan Palu, dengan mengikuti tahap-tahap sebagai berikut: (1) menyampaikan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa, (2) menyajikan materi operasi hitung bentuk aljabar, (3) mengorganisasikan siswa kedalam kelompok belajar, (4) membimbing siswa dalam menyelesaikan LKS, (5) memberikan tes, dan (6) memberikan penghargaan. Kata Kunci: Kooperatif STAD, hasil belajar, operasi hitung bentuk aljabar. Abstract:The main purpose of this research is to describe the application model of cooperative learning type STAD in order to increase the result of students learning on system material of algebraic counting operation operations at the VII A Grade of SMP Christian Salvation Army Palu.This research was Classroom Action Research (CAR) that referred to Kemmis dan Mc. Teggart research design, that was 1) planning, 2) acting, 3) oserving, and 4) reflecting. The research subject of this research was the students in grade VII A a total 28 people, and choose 3 students as the informant. The research refer that the application of STAD Model can improve the students’ achievement of algebraic counting operation operations on grade VII A of SMP Christian Salvation Army Palu, It follow the phases: 1) delivering the learning objective and motivates students, 2) presenting algebraic counting operation material, 3) organizing students in learning group, 4) supervising students in finishing students in learning sheet, 5) giving task, and 6) giving award. Keyword :STAD Cooperative, Learning Achievement, Algebraic Counting Operations.
PROFIL PEMECAHAN MASALAH ARITMATIKA SOSIAL SISWA KELAS VIII SMP LABSCHOOL UNTAD PALU DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIKA Reksy Meilando; Mustamin Idris; I Nyoman Murdiana
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemecahan masalah siswa kelas VIII SMP Labschool Untad Palu dalam menyelesaikan masalah aritmatika sosial ditinjau dari kemampuan matematika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang didasarkan pada langkah pemecahan masalah yang dikemukakan oleh Polya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek yang memiliki kemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah dalam memecahkan masalah aritmatika sosial adalah sebagai berikut: 1) tahap memahami masalah siswa yang memiliki kemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah melakukan pembacaan masalah secara berulang, serta menggunakan pengetahuannya tentang kalimat “pernyataan” dan kalimat “pertanyaan” dalam memahami masalah, (2) tahap membuat rencana pemecahan masalah subjek yang memiliki kemampuan matematika tinggi memiliki rencana pemecahan masalah dengan menggunakan rumus “kerugian = harga beli–harga jual”, subjek yang memiliki kemampuan sedang memiliki rencana pemecahan masalah dengan menggunakan rumus “harga beli = harga jual + kerugian”, sedangkan subjek berkemampuan matematika rendah hanya langsung “mengalikan kerugian dengan harga jual”3) tahap melaksanakan rencana pemecahan masalah subjek yang memiliki kemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah melaksanakan sesuai rencana dan mengerjakan menggunakan kemampuannya dalam menghubungkan konsep yang berupa simbol-simbol dan mengoperasikan simbol-simbol untuk menemukan solusi dari masalah yang diberikan, 4) tahap memeriksa kembali hasil pekerjaan subjek yang memiliki kemampuan matematika tinggi melakukan pemeriksaan kembali hasil pekerjaannya sebelum dan sesudah penyelesaian akhir, sedangkan subjek yang memiliki kemampuan matematika sedang dan rendah tidak melakukan pemeriksaan kembali terhadap hasil pengerjaannya. Kata kunci: Profil pemecahan masalah aritmatika sosial; Kemampuan matematika Abstract: The objective of this research is to describe the solving problem of students class VIII SMP Labschool Untad Palu in finishing social arithmetic problem in terms of mathematical ability. This research used qualitative method based on problem solving step who proposed by Polya. The results showed that subjects who have high, medium, and low math ability in solving the social arithmetic story were as follows: 1) the step of understanding the problems of students who have high, medium, and low mathematics ability read the problem repeatedly and used their knowledge about "statement" sentence and "question" sentence in understanding the problem, (2) the step of solving problem plan of subjects who have high mathematics ability has solving problem plan by using the formula "loss = purchase price-selling price", subjects who have medium ability has a solving problem plan of completion by using the formula "purchase price = selling price + loss", while the subjects who have low math ability was only "multiply the loss with the price selling "3) the step of undertaking a solving problem plan of subjects with high, medium, and low mathematical abilities performing as planned and working out their ability to connect concepts in the form of symbols and operate the symbols to find the solutions of the problems given, 4) the step of re-examining the results of the subjects’ work who have high mathematical ability did the re-examine the results of their work before and after the final settlement, while the subjects who have medium and low mathematical ability did not do the re-examination of the results of their works. Keywords: Profile of Solving Problem of Social Arithmetic, Math Ability
Co-Authors Abdul Munir Aditya, Ahmad TaufiK Ahmad Ahmad Ahmad Ahmad Ainun Mardiah M. Liname Aisun, Putri Alfisyahra Alfisyahra Alfisyahra Alfisyahra, Alfisyahra Amelia, Reski Amik, Zakiah Magfiratul Amrah Hazanah Andryanto Tahir Anggraini Anggraini Anggraini Anggraini Anggraini Anggraini Anggun Nurfaadilla Annisa Marpudin Annisa, Marsiana Dwi Arsyad Said Aryanto Aryanto Asis, Nurasia Asri Hente Baharuddin Paloloang Baharuddin Paloloang Bahraeni Bakri M Bakri Mallo Bakri Mallo Busra Busra Busra Busra Busra Busra, Busra Darmiati Darmiati Dasa Ismaimuza Dasa Izmaimusah Daud Karel Walanda Dewi, Arum Resiana DIAN APRIANI Didit Dermawan Djafar, Yuniarti H Dwi Permatasari Eka Elisabet Linda Mariana Kayan Fachri Fajriani Fitriani Ayuningtias Gandung Sugit Gandung Sugita Gita Destiana Hamka Haryati Ruslan Holyness Nurdin Singadimedja I Gede Darma Wisilayasa I Nyoman Murdiana I Nyoman Murdiana I Nyoman Murdiana Ibni Hadjar Ibnu Hajar Ike A Budiman Indah Suarni Ira Kusnia Vani Jaeng, Maxinus Jaeng, Maxinus Kadong, Ekslesya Evangelin Karniman, Tegoeh S. Lembang, Ulvina Tangke Linawati Linawati Lumi, Jesica Lupna, Lupna Maisaroh Maisyarah Maisyarah Maisyarah Marinus Barra Tandiayuk Masruri Masruri Masruri Maxinus Jaeng Meggi Rahayu Meilando, Reksy Meinarni, Welli Meldawati Simaa Mery Napitupulu Miftahul Mifta Mirnawati Mirnawati Mirnawati Muin Moh. Zain Muh Hasbi Muh Hasbi Muh. Hasbi Muh. Hasbi Muh. Rizal Muh. Rizal Muh. Rizal Muh. Rizal Muhammad Azwar Muhammad Rivai Muin, Mirnawati Nisa, Ainun Norma Norma Norma Nur Afni Nur Awalia Nur Hayatin Nur Inayah Nur Safitri Nurfadilah Nurfadilah Nurhaeda Nurhaliza, Saripa Nurhayadi Nurhayadi Nurhayadi Nurhayadi Nurmala Nurmala Nurmasita M. Saahi Nurpaida Nurpaida Nurul Afiyah Nurul Agmita L Nurul Alfahira Nurul Hikmah Oktaviani Nurlinda Sari Pathuddin Pildayani Pildayani, Pildayani Qitra Sandi Rahim, Nur Mei Sakin Rahma Nasir Rahma Nasir Rahma Nasir Rahma Nasir Rahmamina Minarahma Ramadhan Asilaka Reksy Meilando RENAWATI, RENAWATI Reski Amelia Richard Albert Walanda Rifai, Mohammad Rifal, Mohammad Riska Riska Riska Rita Lefrida Rita Lefrida Rizal, Muh Rizal, Muh Rohmah, Zakiah Ropang, Marlita Rosyidah, Anni Syakhiyatur Ruslan, Haryati Sali, Elisabet Salsabila Aski SANDY SAPUTRA Sari, Triana Meida SATRIYAS ILYAS SITTI ZAHRA Sri Mastuti Suarni, Indah Suciati, Indah Sukayasa Sutji Rochaminah Syakinah Novia Putri Pontoh Tahir, Andryanto Tegoeh S Karniman Tegoeh S Karniman Teguh Purnomo Teguh Purnomo, Teguh Tika Widiani Triana Meida Sari Ulvina Tangke Lembang Vani, Ira Kusnia Welli Meinarni Widiastuti, Ira Yuni Rahma Tanti Yuyun Selasti Zain, Moh. Zakiah Rohmah Zidan H.L, Moh. Zuhaina