Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENERAPANPENDEKATANBRAIN BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKANHASILBELAJAR SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 13 KOTA TERNATEPADAKONSEP GETARANDAN GELOMBANG Ika Dyah Ulmawati; Nurlaela Muhammad; Sumarni Sahjat
SAINTIFIK@ Vol 3, No 1 (2018): Edisi Maret 2018
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.633 KB) | DOI: 10.33387/sjk.v3i1.1108

Abstract

Tujuan dari penelitian inia dalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelasVIII A SMP Negeri 13 Kota Ternate pada konsep getaran dan gelombang dengan penerapan pendekatan brain based learning. Desain penelitian ini  adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Adapun subjek penelitian adalah siswa kelas VIII A dengan 25 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal-soal tes dalam bentuk essay  pada  tahap evaluasi, lembar  observasi untuk guru dan lembar aktifitas siswa. Pada siklus I terdiri atas 8 soal essay dengan jumlah skor total 54, dan pada siklus II terdiri dari 9 soal essay dengan jumlah skor total 51. Setelah data dianalisis, diperoleh pada siklus I aktivitas guru 55,57%, aktivitas siswa rata-rata54,4%, jumlah siswa yang tuntas sebanyak 13 orang atau 52%. Pada siklus II data yang diperoleh, aktivitas siswa meningkat menjadi 80,26%, aktivitas guru 80%, jumlah siswa yang tuntas belajar sebanyak 20 orang atau 80% . Hal ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan brain based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada konsep getaran dan gelombang KataKunci: Brain based learning, Hasil Belajar, Getaran dan Gelombang.
PENGARUH KEMAMPUAN NUMERIK TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 6 KOTA TIDORE KEPULAUAN PADA KONSEP MOMENTUM DAN IMPULS Khairudin Sillia; Nurdin A Rahman; Astuti Salim; Sumarni Sahjat
SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 2 (2021): SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA EDISI OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.289 KB) | DOI: 10.33387/saintifik.v6i2.3659

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan numerik terhadap hasil belajar fisika dan besar pengaruh kemampuan numerik terhadap hasil belajar fisika siswa pada konsep momentum dan impuls. Penelitian ini menggunakan metode korelasi dengan jenis ex post facto dan instrumen yang digunakan adalah soal tes dalam bentuk pilihan ganda dan essay. Adapun teknik pengumpulan data berupa Tes soal yakni bentuk essay yang berjumlah 15 item dengan skor total 130 dan soal pilihan ganda dengan pilihan benar 1 dan salah 0 serta teknik analisis data menggunakan statistik uji-t. Berdasarkan analisis data, disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kemampuan numerik terhadap hasil belajar fisika siswa. Hal ini dapat ditunjukkan dengan perolehan data yang dianalisis menggunakan uji regresi sederhana dan di peroleh Y= 2,84 + 3,19 X, pengujian keberartian persamaan regresi diperoleh Fhit Ftab;  Fhit =20,16 dan Ftab = 4,20, untuk kelinieran persamaan regresi diperoleh Fhit Ftab, Fhit = 2,25 dan Ftab = 2,64 koefisien korelasi diperoleh nilai r = 0,64 sedangkan untuk menguji keberartian korelasi diperoleh thit = 4,40 dan ttab = 2,05. Kata kunci: kemampuan numerik, hasil belajar.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VIII-C SMP Negeri 7 Kota Ternate pada Konsep Getaran dan Gelombang Ibrahim Badin; Sumarni Sahjat; Nurlaela Muhammad
SAINTIFIK@ Vol 4, No 2 (2019): EDISI OKTOBER 2019
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.604 KB) | DOI: 10.33387/sjk.v4i2.1376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipetalking stick terhadap hasil belajar siswa kelas VIII-C SMP Negeri 7 Kota Ternate pada materi getaran dan gelombang. 2) Berapa besar pengaruh hasil belajar siswa kelas VIII-C SMP Negeri 7 Kota Ternate dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe talking stickpada materi getaran dan gelombang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen  dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional yang menggambarkan pengaruh antara variabel X terhadap Y. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik tes dalam bentuk soal essay dan non tes berupa angket, kemudian teknik analisis data menggunakan uji statistik dan korelasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model kooperatif  tipe Talking Stick terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan uji hipotesis dengan menggunakan uji statistik keberartian regresi dan keberatian korelasi guna untuk melihat pengaruh model Kooperatif Tipe Talking Stick terhadap hasil belajar siswa diperoleh nilai Fhit Ftab atau 9,628 16,919  dan thit ttab atau 9,00 22,362 sehingga hipotesis yang menyatakan terdapat pengaruh antara penggunaan model kooperatif  tipe Talking Stick terhadap hasil belajar siswa  dapat diterima.Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara  penggunaan model kooperatif tipe Talking Stickterhadap hasil belajar siswa pada konsep getaran dan gelombang di SMP Negeri 7 Kota Ternate, sedangkan besar pengaruh model kooperatif tipe Talking Stick terhadap hasil belajar siswa ditunjukan dengan kooefisien determinan yaitu sebesar 64%. Kata Kunci: Kooperatif Tipe Talking Stick,Hasil Belajar, Getaran dan Gelombang
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KONSEP KALOR Sumarni Sahjat
EDUKASI Vol 13, No 1 (2015): Edisi Januari 2015
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.301 KB) | DOI: 10.33387/j.edu.v13i1.27

Abstract

Model pembelajaran reciprocal teaching adalah suatu model pembelajaran yang menerapkan empat strategi pemahaman mandiri, yaitu merangkum atau meringkas bahan ajar, membuat pertanyaan, mampu menjelaskan, dan dapat memprediksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran fisika konsep kalor dengan menggunakan model Reciprocal teaching.Jenis penelitian yang digunakan adalah tipe komparatif, sedangkan desain penelitian eksperimen tipe control group pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kota Ternate yang berjumlah 120 siswa yang tersebar dalam 4 kelas dengan teknik pengambilan sampelnya dengan cara cluster sampling atau acak kelas setelah diperoleh 2 kelas sebagai sampel penelitian, kemudian kedua kelas diacak untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol yang masing-masing kelas berjumlah 30 siswa. Untuk teknik pengumpulan data yaitu menggunakan tes. Tes dilakukan sebelum dan sesudah pembelajaran, bentuk soal tes yang digunakan yaitu dalam bentuk essay yang berjumlah 9 item dengan skor total 58. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji kesamaan dua rata-rata (uji-t).Hasil perhitungan  didapat nilai thitung = 9,45 dan ttabel = 2,00 dengan dk = 54 dan taraf nyata 0,05. Dari hasil perhitungan dapat dikatakan bahwa thitung  ttabel atau 9,45  2,00 dengan demikian Ha diterima dan H0 ditolak yang berarti terdapat perbedaan hasil belajar fisika dengan menggunakan model reciprocal teaching dan pembelajaran konvensional dengan besar perbedaannya 16,25 atau 55,62 %. Kata kunci : Reciprocal teaching, hasil belajar siswa.
PELATIHAN PEMBUATAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) PLAYDOUGH SEBAGAI SUMBER BELAJAR Sumarni Sahjat; Farida Samad
EDUKASI Vol 17, No 1 (2019): Edisi Januari 2019
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.287 KB) | DOI: 10.33387/j.edu.v17i1.1077

Abstract

Minimnya kemampuan, kreativitas dan pengalaman guru PAUD dalam memanfaatkan alat dan bahan yang tersedia walaupun secara sederhana dalam pembelajaran di kelas merupakan salah satu alasan diadakan kegiatan Program Pengabdian Masyarakat (PPM) tentang Alat Permainan Edukatif (APE) yakni playdough di gugus PAUD Kota Ternate khususnya di gugus PAUD Ternate Tengah.  Adapun tujuan kegiatan PPM ini adalah untuk memberikan pengetahuan/pemahaman tentang APE playdough kepada guru-guru PAUD di gugus Ternate Tengah untuk meningkatkan kemampuan motorik halus, memberikan  keterampilan kepada guru PAUD tentang APE playdough sebagai salah sumber belajar di lingkungan sekolah. APE merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam pembelajaran anak di TK karena alat permainan tersebut akan menunjang kegiatan pembelajaran anak secara efektif dan menyenangkan serta mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki anak  secara optimal.  Dalam pelaksanaan  kegiatan pengabdian ini guru PAUD gugus Ternate Tengah diberikan pelatihan pembuatan APE playdough berupa tanya jawab, demonstrasi ,diskusi dan evaluasi kegiatan. Luaran yang dicapai yaitu meningkatkan pengetahuan, kemampuan, pengalaman dan kreatifitas guru-guru PAUD se-gugus Kota Ternate dalam memanfaatkan playdough sederhana menjadi alat permainan edukatif (APE), terjalinnya kerjasama guru-guru PAUD terkait dan institusi Universitas dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran bagi anak usia dini, publikasi jurnal dan publikasi media massa. Keywords: playdough , APE, sumber belajar
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN FISIKA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PDEODE DAN MODEL PBL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 5 KOTA TERNATE PADA MATERI KALOR Sakinah Gay; Sumarni Sahjat; Fatma Hamid
EDUKASI Vol 20, No 1 (2022): EDISI MEI 2022
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/j.edu.v20i1.4484

Abstract

This study aims to determine: 1) The effectiveness of the physics learning model using the PDEODE (Predict-Discuss-Explain-Observe-Discuss-Explain) learning model and the PBL (Problem Based Learning) learning model on the physics learning outcomes of class VII students at SMP Negeri 5 Kota Ternate Academic Year 2021/2022. 2) Student activities on the implementation of the PDEODE learning model (Predict-Discuss-Explain-Observe-Discuss-Explain) and the Problem Based Learning (PBL) model on the physics learning outcomes of Class VII students of SMP Negeri 5 Ternate City for the 2021/2022 academic year. The type of research used is experimental and design research. The population in this study were class VII students who were in SMP Negeri 5 Ternate City, amounting to 130 spread over 5 classes and the sample in this study was part of the population, namely 26 students in class VII-4 as the experimental class I by applying the PDEODE learning model and 26 students of class VII-3 as experimental class II by applying the PBL learning model with the research design used is one-group pretest-posttest. The instrument used in this study was a multiple-choice test for cognitive learning outcomes and non-test in the form of student activity sheets. Data analysis used IBM SPSS 20.0, which is a parametric statistical test to test the hypothesis.
Pelatihan Pengembangan E-Worksheet Berbasis Inkuiri Terintegrasi Pendidikan Karakter untuk Pengembangan Kecakapan Guru Abad ke-21 Dewi Amiroh; Sumarni Sahjat
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v5i1.1724

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan kecakapan guru abad ke-21 dalam pemahaman lembar kerja siswa LKS berbasis inkuiri terintegrasi karakter dan pengembangannya yang dikemas dengan menggunakan teknologi atau e-worksheet di SMP Negeri 11 Kota Ternate. Metodenya meliputi penyampaian materi tentang inkuiri dan pendidikan karakter pada pembelajaran, pelatihan pemahaman LKS, pelatihan penggunaan software flipbook untuk mengembangkan e-worksheet, pelatihan upload e-worksheet yang telah dikembangkan menggunakan flipbook pada domain website, serta pendampingan perancangan e-worksheet yang berbasis inkuiri terintegrasi pendidikan karakter. Kegiatan ini dilakukan selama tiga bulan. Hasil kegiaatan ini menunjukkan bahwa kemampuan dan keterampilan guru dalam mengembangkan e-worksheet berbasis inkuiri terintegrasi karakter mengalami peningkatan. Hasil kegiatan ini secara garis besar telah mencapai target sebagaimana direncanakan sebelumnya yaitu melibatkan seluruh guru di SMP Negeri 11 Ternate yang berjumlah 14 orang. Ketercapaian tujuan pendampingan e-worksheet inkuiri terintegrasi karakter secara umum sudah baik, namun karena keterbatasan waktu sehingga tidak semua materi disampaikan secara detail. Meskipun demikian, guru telah mampu mendisain e-worksheet inkuiri terintegrasi karakter dengan baik yang menunjukkan tercapainya target kegiatan.
ANALISIS KEMAMPUAN MULTIREPRESENTASI SISWA SMA KELAS X TERHADAP KONSEP GAYA DENGAN MENGGUNAKAN REPRESENTATIONAL OF FORCE CONCEPT INVENTORY (RFCI) Nurmala Ibrahim; Sumarni Sahjat; Dewi Amiroh Dewi Amiroh
SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 1 (2022): SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA EDISI MARET 2022
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.998 KB) | DOI: 10.33387/saintifik.v7i1.4999

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) mengetahui tingkat pemahaman siswa SMA  Negeri 1, SMA Negeri 4, dan SMA Negeri 5 kota Ternate  kelas X IPA terhadap konsep gaya ditinjau dari jawaban soal RFCI. 2) mengetahui persentase siswa SMA  Negeri 1, SMA Negeri 4, dan SMA Negeri 5 kota Ternate kelas X IPA yang mempunyai kemampuan pada representasi verbal, gambar, vektor, dan grafik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan  metode survei. Subjek penelitian ini adalah 90 siswa kelas X, masing-masing sekolah 30 siswa di SMA Negeri 1, SMA Negeri 4, dan SMA Negeri 5 kota Ternate. Pemahaman konsep gaya pada penelitian ini ditunjukkan oleh hasil tes siswa dengan menggunakan soal RFCI, sedangkan persentase siswa yang mempunyai kemampuan representasi verbal, gambar, vektor, dan grafik diperoleh dengan mengelompokkan kemampuan representasi setiap siswa kemudian dicari persentase secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman siswa di SMA Negeri 1 kota Ternate rata-rata kemampuan  representasi 66, 167, SMA Negeri 4 nilai rata-rata 64,19, dan SMA Negeri 5 adalah  65,42. Besar persentase  siswa SMA Negeri1 kota Ternate yaitu verbal = 68,3%, gambar 70,3%, vektor  = 68% dan grafik = 47,5%.besar persentase siswa SMA Negeri 4 kota ternate yaitu verbal 68,9%, gambar  = 66,11%, vektor = 60,6%, dan grafik = 39,16%. Sedangkan persentase kemampuan representasi siswa SMA Negeri 5 kota Ternate yaitu verbal 70,5%, gambar = 74,16%, vektor = 62%, dan grafik 36,6% pada materi gaya.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS) TERHADAP HASIL BELAJAR RANAH KONGNITIF SISWA PADA KONSEP FLUIDA STATIS Astuti Salim; Sumarni Sahjat; Sri Rahayu Samula; Nasrun Balulu
SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 1 (2022): SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA EDISI MARET 2022
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.614 KB) | DOI: 10.33387/saintifik.v7i1.4996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui adakah pengaruh penggunaan model pembelajaran Children Learning in Science (CLIS) terhadap hasil belajar siswa kelas XI IPA SMA Negeri 9 Halmahera Tengah, dan 2) mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Children Learning in Science (CLIS) terhadap hasil belajar siswa kelas XI IPA SMA Negeri 9 Halmahera Tengah pada konsep Fluida Statis. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi prettes-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI IPA di SMA Negeri 9 Halmahera Tengah yang terdiri dari dua kelas. Pretest dilakukan pada dua kelas untuk mengetahui kemampuan dasar setiap kelas, agar dapat ditentukan kelas kontrol dan kelas eksperimen. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa 1) penggunaan model pembelajaran Children Learning in Science (CLIS) sangat berpengaruh terhadap hasil belajar ranah kongnitif siswa kelas XI IPA SMA Negeri 9 Halmahera Tengah, dan 2) penggunaan metode pembelajaran Children Learning in Science (CLIS) berpengaruh positif terhadap hasil belajar ranah kongnitif  siswa kelas XI IPA SMA Negeri 9 Halmahera Tengah pada konsep Fluida Statis
Pengembangan Bahan Ajar IPA Berorientasi High Order Thinking Skills dan Pendidikan Karakter Melalui Problem Based Learning Sumarni Sahjat; Ariyanti Jalal; Mardia Rahman
EDUKASI Vol 21, No 1 (2023): EDISI MEI 2023
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/j.edu.v21i1.5843

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan perangkat dengan produk hasilnya adalah  bahan ajar IPA  berorientasi High Order Thinking Skills dan pendidikan karakter melalui Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kota Ternate. Penyusunan bahan ajar IPA yang dilakukan oleh guru di SMP Negeri 3 Kota Ternate masih mengacu pada buku guru,  belum memuat pengembangan High Order Thinking Skills dan penanaman nilai-nilai karakter. Oleh sebab itu dalam penelitian ini peneliti mengembangkan bahan ajar berorientasi High Order Thinking Skills dan pendidikan karakter melalui Problem Based Learning. Metode penelitian pengembangan perangkat pembelajaran ini menggunakan metode yang disusun oleh Thiagarajan yaitu model 4D. Metode ini terdiri dari 4 tahap pengembangan, yaitu define, design, develop, dan disseminate. Berdasarkan hasil penilaian dari expert judgement yaitu guru dan siswa menunjukkan bahwa bahan ajar IPA  berorientasi High Order Thinking Skills dan pendidikan karakter melalui Problem Based Learning  memenuhi kriteria cukup valid sehingga layak digunakan sebagai salah satu media penunjang dalam pembelajaran.