Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Edukasi Media Visual Perilaku Cerdik Terhadap Peningkatan Kualitas Hidup Lansia Hipertensi di Era Integrasi Layanan Primer di Desa Bades Kecamatan Pasirian: The Effect of Visual Media Education on CERDIK Behavior Toward Improving the Quality of Life of Elderly with Hypertension in the Era of Primary Care Integration in Bades Village, Pasirian District Hasanah, Uswatun; Widhiyanto, Alwin; Sulistyono, R. Endro; Isnawati, Iin Aini
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.233

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang banyak dialami oleh lansia dan berdampak pada penurunan kualitas hidup. Di era integrasi layanan primer, upaya edukasi berbasis media visual seperti perilaku CERDIK menjadi strategi yang relevan dan aplikatif dalam meningkatkan pemahaman serta kualitas hidup lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi media visual perilaku CERDIK terhadap peningkatan kualitas hidup lansia hipertensi di Desa Bades, Kecamatan Pasirian. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian mencakup seluruh lansia hipertensi sebanyak 65 orang, dan sebanyak 46 responden dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi yang dilakukan pada bulan juni 2025. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner WHOQOL-BREF, dengan analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki kualitas hidup kategori sedang (67,4%), dan setelah intervensi meningkat menjadi 91,3%. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z sebesar -4,359 dengan p-value 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang sangat signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi media visual perilaku CERDIK efektif dalam meningkatkan kualitas hidup lansia hipertensi, sejalan dengan teori bahwa pendekatan edukatif yang sesuai dengan karakteristik lansia dapat meningkatkan kesadaran dan pengelolaan penyakit secara mandiri.
Hubungan Spiritualitas dan Self efficacy terhadap Resiliensi Perawat IGD RSUD dr. Haryoto Lumajang : Correlation between Spirituality And Self efficacy on Resilience Emergency Nurse of Public Hospital of dr. Haryoto Lumajang Fatimah, Yuliati; Isnawati, Iin Aini; Suhari; Handayani, Erna
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.234

Abstract

Pendahuluan: Resiliensi adalah kemampuan mengendalikan diri, menyelesaikan masalah dengan baik, dan mampu mengelola stres dengan mengubah cara berpikir ketika menghadapi masalah sehingga dapat menggunakan cara-cara yang efektif untuk bertahan hidup. Untuk memiliki kemampuan Resiliensi  salah satunya diharapkan memiliki tingkat spiritualitas dan self efficacy yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan tingkat Spiritualitas dan self efficacy terhadap resiliensi perawat IGD RSUD dr. Haryoto Lumajang Metode: Desain penelitian ini menggunakan analisis korelasi dengan pendekatan cross sectional, dengan responden perawat IGD RSUD dr. Haryoto Lumajang sebanyak 20 responden, metode pengambilan sample yaitu total sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan di analisis dengan menggunakan spearman rho. Hasil: Berdasarkan hasil data didapatkan Spiritualitas sedang sebanyak 16 (80%) responden dan spritualitas tinggi ada 4 (20%) responden, sedangkan Self efficacy dan Resiliensi semuanya menunjukkan hasil tingkat tinggi yaitu 20 (100%) responden. Data Analisis menggunakan spearman rho di dapatkan nilai p X1 terhadap Y 0,008 < 0,05 dan X2  terhadap Y <0,001 yang artinya H1 diterima, sehingga ada Hubungan Spiritualitas dan Self efficacy terhadap Resiliensi  Perawat IGD  RSUD dr. Haryoto Lumajang. Kesimpulan: Hasil penelitian ini ada Hubungan Spiritualitas dan Self efficacy terhadap Resiliensi  Perawat IGD  RSUD dr. Haryoto Lumajang, disarankan kepada rumah sakit untuk memberikan jadwal bimbingan spiritual atau pelathan emosi untuk meningkatkan relisiensi perawat  atau petugas lainnya.
HUBUNGAN ANTARA PERAWATAN TALI PUSAT DENGAN PELEPASAN TALI PUSAT Fauziah, Ana Lailatul; Isnawati, Iin Aini; Zakiyyah, Muthmainah; Farianingsih, Farianingsih
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.53300

Abstract

Infeksi tali pusat masih menjadi salah satu penyebab utama kematian bayi baru lahir di dunia, termasuk kasus Tetanus Neonatorum yang di Indonesia masih ditemukan, khususnya di Provinsi Jawa Timur.World Health Organization (WHO), mencatat sekitar 560.000 kematian bayi setiap tahun disebabkan oleh infeksi tali pusat. Jawa Timur memiliki jumlah kasus Tetanus Neonatorum tertinggi di Indonesia, menurut Profil Kesehatan Tahun 2025. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana perawatan tali pusat dilakukan dan kapan bayi baru lahir di PMB Ririn Kabupaten Lumajang pada tahun 2025. Penelitian dilakukan melalui desain survei analitik yang menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh bayi baru lahir di PMB Ririn dengan teknik total sampling. Variabel independen adalah cara perawatan tali pusat, sedangkan variabel dependen adalah waktu pelepasan tali pusat. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada bayi dengan perawatan tali pusat sesuai prosedur, 13,3% mengalami pelepasan cepat, 53,3% pelepasan normal, dan 33,3% pelepasan lambat. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara cara perawatan tali pusat dan waktu pelepasannya (p = 0,000; p < 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan perawatan tali pusat yang benar berperan penting dalam mendukung pelepasan tali pusat yang optimal dan tepat waktu pada bayi baru lahir sebagai upaya pencegahan komplikasi infeksi.
Co-Authors Achmad Kusyairi Achmad Kusyairi Achmad Kusyairi Achmad Ahmad Khomaedy Ainul Yaqin Salam Alfariz, Muhammad Alfiatul Alita Octa Ningtias Alwin Widhiyanto Andriyanto Gunawan Wibisono Ardiana, Yosinta Dwi Arif Eka Budiman Ayu Latifah Delia Agustin Devi Rizkiyah Diah Oktavia Ningsih Didit Reza Fahlusi dini ayu lestari Dini Wahyuni Dodik Hartono Dodik Hartono Dr. Ro’isah Eko Imam Prasetyo Elsye Elys Bariroh Fadlilah, Indah Lailatul Fajar Kholid Setiawan Farianingsih Farianingsih, Farianingsih Fatimah, Yuliati Fauziah, Ana Lailatul Grido Handoko Grido Handoko Sriyono Grido Handoko Sriyono Grido Handoko Sriyono Grido Handoko Sriyono Grido Handoko Sriyono H Nur Hamim Handayani, Erna Heni Wahyuni Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ika Setya Purwiyaningsih Ilda Ima Yulian Handayani Imroatul Maulidah Ayyub Khoiroh, Iswatin Khoiruni, Irma Rizqia Kusyairi, Achmad Lia Herlina Lia Herlina Liana Riskiyatus Sholehah Linda Agustin Marfuah Marfuah Maria Ulfatus Zuhria Mariani Mariani Mariani Moh. S. Guntur Muchammad Andri Maulidin Muh. Audini Mukhlisiddin Muhammad Iqbal Muhimmatul Lathifa Mutiara Anggraeny Mutmainnah Zakiyyah Nafolion Nur Rahmat Nafolion Nur Rahmat, Nafolion Nur Niaga Rahmatullah Nofolion Nur Rahmat Nur Hamim Nur Hamim Nur Hamim Nur ‘Azah Nuraini Nuraini Nurakhmawati, Eva Putri, Yuke Ambarwati R Endro Sulistyono Rahmatullah, Ryan Nur Riska Wati Riska, Awalani Risky Eko Wardana Rizka Yunita Ro'isah Ro'isah Roshinta Sony Anggari Ro‘isah Ro’isah Salsabila Putri Azhari Sanik Waras Sari, Djia Retno Silvia Nur Afkarina Siti Faaradila N.L.M Siti Fatimah Tus Zahroh SITI MARIA ULFA Siti Maryam Siti Nur Afifah Siti Romlah Siti Walidah Dewi Murni Siti Zainab Suhari Suhari Suprabowo, Wahyu Terapi Akupresur Titik Suhartini Usnia, Rovi Uswatun Hasanah Wahyusari, Shinta Wardoyo Wardoyo Widya Addiarto Windra Jayani Windyah susanti Zakariya Adib Yahya Zakiyyah, Muthmainah