Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTATION OF STRATEGIC MANAGEMENT FOR WASTE MANAGEMENT IN KALABAHI CITY: A Case Study at the Environmental Service of Alor Regency Obeth Bolang; Aloysius Liliweri; Ajis Salim Adang Djaha
Journal of Industrial Engineering & Management Research Vol. 4 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : AGUSPATI Research Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7777/jiemar.v4i2.463

Abstract

This research aimed to explain and analyze (1) the formulation of waste management strategies in Kalabahi City; (2) the implementation of waste management strategies in Kalabahi City; and (3) the control of waste management strategies in Kalabahi City. This research used a qualitative approach with a case study method. Using a purposive technique, the research location was determined to be conducted at the Environmental service of Alor Regency. The focus of this research is the implementation of strategic management with sub-research focusing on: (1) Strategy formulation, (2) Strategy implementation, (3) Evaluation/control of strategy. Informants were determined using a purposive technique. Data were obtained from both primary and secondary data sources, collected using interview, documentation, and observation techniques to be further analyzed using the Miles and Huberman analysis technique. The research results were then validated using triangulation techniques.The research results indicate that the development of strategies by Alor Regency’s Environmental Service in waste management needs to consider its strengths, weaknesses, opportunities, and threats. Based on the research findings, the current strengths of Alor Regency’s Environmental Service are the quantity of employees and their high work motivation. Meanwhile, the weaknesses of Alor Regency’s Environmental Service are the limited budget and the lack of operational support facilities. The opportunities currently available to Alor Regency’s Environmental Service include the construction of a new landfill (Final Waste Disposal Site – TPA) with more advanced waste management facilities, which can provide more options for waste management innovation. Additionally, the new budgeting period can also be a good opportunity to convince stakeholders to allocate funds for the Environmental Service's programs. On the other hand, Alor Regency’s Environmental Service also faces threats, such as low public knowledge and awareness of waste disposal and management, overlapping organizational structures in waste management and transportation, and inadequate attention to worker safety.
Makna Adat Moleb Ingga : (Studi Fenomenologi pada Orang Dengka di Desa Tuapukan, Kabupaten Kupang) Larastiana Sine; Aloysius Liliweri; Fitria Titi Meilawati
Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi Vol 2 No 1 (2022): April 2022
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.474 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna yang terkandung dalam adat Molebingga pada orang dengka. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan teori fenomenologi, dimana peneliti meneliti orang dengka yang tinggal di Desa Tuapukan, Kabupaten Kupang yang masih melakukan dan menjalankan adat ini sebagai informan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini yang ditemukan oleh peneliti dilapangan yaitu orang dengka dengan menjalankan adat ini, dapat memperkuat lagi hubungan persaudaraan yang terjadi antara antara om (saudara laki-laki dari ibu) dan keponakan (anak dari saudara perempuan om), dengan adat ini juga saling perhatian serta kasih sayang yang tulus yang diberikan baik itu om dan juga keponakan. Penelitian ini juga menemukan bahwa motif orang dengka menjalankan adat Molebingga yaitu karena kepercayaan orang dengka terhadap peristiwa kematian yang terjadi pada anggota keluarga mereka merupakan sebuah kesialan yang perlu mereka atasi atau singgkirkan yaitu dengan Molebingga ini.
Studi Etnografi Komunikasi Ritual Adat Tiba Meka Pada Masyarakat Wae Rebo Kecamatan Satar Mese Barat Kabupaten Manggarai Stenyke Claudia Ayu Lestari; Aloysius Liliweri; Maria Yulita Nara
Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi Vol 2 No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.044 KB)

Abstract

Dilatar belakangi dengan aktivitas komunikasi ritual adat tiba meka dengan tujuan untuk mengetahui aktivitas komunikasi ritual adat tiba meka pada masyrakat wae rebo kecamatan satar mese barat kabupaten manggarai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan metode etnografi komunikasi Dell Hymes, teknik pengumpulan data yang dipakai menggunakan data primer melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Adapun informan dari penelitian ini ada 7 orang yakni tetua adat (1 orang), serta masyarakat kampung yang menjadi bagian dalam upacara tersebut (4 orang), wisatawan (2 orang) dan tour guide (1 orang). Hasil dari penelitian ini menunjukkan aktivitas komunikasi dalm ritual adat tiba pada masyarakat wae rebo melalui Situasi komunikasi yaitu merujuk pada konteks waktu, tempat, suasana yang terjadi selama proses ritual adat tiba meka. Situasi yang terjalin ada dua yaitu situasi formal dan informal. Peristiwa komunikasi yang terjalin pada saat tiba meka sangat memadai yakni meliputi banyak hal sesuai dengan situasi dan konteks yang terjadi, partisipan yang terlibat, latar belakang terjadinya komunikasi baik tempat maupun waktu, serta norma yang berlaku. Tindakan komunikasi yang terjalin pada saat tiba meka di Wae Rebo baik secara verbal maupun nonverbal berupa nasehat, saran, larangan sangat baik.
The Comparative of Media Framing in 2019 Presidential Election Campaign Tri Nugraha SAKTI; Alo LILIWERI; Mirza RONDA
International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science Vol. 4 No. 2 (2023): International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science (Mar
Publisher : Indonesia Strategic Sustainability

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/ijesss.v4i2.383

Abstract

As is common knowledge, the euphoria of the election from one period to the next is a breath of fresh airfor the mass media crews to favor each other when reporting on events surrounding the campaign, includingthe presidential election. The fact information is worth selling, and a news report that is eagerly anticipatedby the public because it is a way of addressing the demand for information on the requirements of the peopleon specific people or groups of people who become newsworthy. National newspapers have a significantrole in establishing the reality of the campaign coverage of each Presidential Candidate (Capres). Theobjective of this research is to examine how Republika and Media Indonesia newspapers framing theircoverage of the 2019 Presidential Election Campaign between Joko Widodo and Prabowo Subianto throughnews articles published from 15 March to 31 March 2019. The method utilized in this study is qualitativeapprove a constructivist paradigm. The utilized theory is framing with the Zhong Dang and Pan Kosickimodel. The results demonstrated that there were ideological differences between Republika and MediaIndonesia, despite the fact that the ideology, editorial content, and ownership of the Republika newspaperdid not change during the 2019 presidential election campaign, when Mr. Eric Tohir was named campaignchairman for the presidential clone Joko Widodo. There appears to have been a shift in the delivery andframing of Joko Widodo's campaign coverage since 2014. And secondly, the prestige of political leaders.
Pelatihan Public Speaking Bagi Siswa SMA Kristen Mercusuar Kupang Veki E. Tuhana; Aloysius Liliweri; Silvania S.E. Mandaru; Juan A. Nafie; Vania Bunga
Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 6 No. 1 (2023): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persoalan utama ketika orang berbicara di depan umum adalah rasa takut dan tidak percaya diri. Hal ini bisa terjadi pada siapa saja terutama siswa dalam proses belajar di sekolah. Analisis situasi tim PKM pada siswa SMA Mercusuar menemukan adanya masalah ketika siswa berbicara di depan umum. Tujuan pelatihan ini untuk melatih siswa berbicara di depan umum. Public speaking merupakan komunikasi lisan berupa ceramah, presentasi, pidato, mempimpin sebuah acara, pembawa acara, moderator, presenter, penyiar, host, dan sebagainya. Dalam melaksanakan kegiatan ini tim PKM melakukan tahap perencanaan dan pelaksanaan. Tahap perencanaan meliputi survei, wawancara, dan observasi pada sekolah. Sedangkan tahap pelaksanaan meliputi pelatihan, pemberian materi, praktek dan post test. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa siswa Mercusuar dapat mempraktekkan teknik dasar public speaking mulai dari perkenalan dan ice breaking, experiential learning, merangkai kata penuh makna, melatih performance dalam public speaking, sum-up session dan closing. Hasil pelatihan juga menunjukkan siswa yang mempunyai pengetahuan baik tentang public speaking sebanyak 18 orang (80%). Sedangkan siswa yang mempunyai pengetahuan cukup sebanyak 2 orang (20%). Ada perubahan pengetahuan siswa tentang public speaking yang signifikan. Kata Kunci: pelatihan, public speaking, siswa
MAKNA RITUS KORE METAN (LEPAS KAIN HITAM) : (SEBUAH KAJIAN FENOMENOLOGI PADA KOMUNITAS WARGA BARU DI MOTA’AIN KABUPATEN BELU) Christina Alau Lopes; Liliweri Aloysius; Fitria Titi Meilawati
Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi Vol 3 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59895/deliberatio.v3i1.114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna ritus Kore Metan bagi komunitas warga baru di Motaain, Kabupaten Belu dan untuk mengetahui motif ritus Kore Metan bagi komunitas warga baru di Motaain, Kabupaten Belu. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dengan menggunakan teori fenomenologi dan pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam (in depth interview), observasi dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Kore Metan dimaknai sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada anggota keluarga yang telah meninggal. Kedua, sebagai tanda melepaskan masa dukacita. Ketiga, sebagai bentuk kepercayaan kepada leluhur. Berdasarkan hasil penelitian ini peneliti menemukan sinkretisme dalam ritus Kore Metan. Dalam motif “karena” atau yang disebabkan sebagai pengalaman masa lalu. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti melihat adanya kesamaan motif “karena” dari 5 (lima) informan yakni sebagai bentuk kepercayaan kepada leluhur atau nenek moyang yang memiliki peran dalam hidup komunitas warga baru di Motaain, Kabupaten Belu. Sedangkan motif “untuk” bertujuan pada komunitas warga baru di Motaain, Kabupaten Belu. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti melihat adanya kesamaan motif “untuk” dari 5 (lima) informan yakni agar terhindar dari segala malapetaka dan beban kehidupan.
THE DIALECTIC OF THE RELATIONSHIP BETWEEN PERTAKINA ADMINISTRATORS AND PERTAKINA MEMBERS IN ORGANIZATIONAL ACTIVITIES Nurul Suhesti; Alo Liliweri; Dewi Widowati
International Journal of Social Science Vol. 3 No. 2: August 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/ijss.v3i2.6310

Abstract

The phenomenon regarding Indonesian Migrant Workers (PMI) concerns the government in empowering their abilities after returning from working abroad. One non-governmental organization that houses the former PMI is the Association of Retired Workers and Families (PERTAKINA). The members who are former PMI are empowered in PERTAKINA organizational activities. There are organizational problems, namely the members' dissatisfaction with the management, which causes tension between the management and members. This research aims to find, understand and analyze the dialectics of the relationship between PERTAKINA and its members in organizational activities and to find the right relational communication model for PERTAKINA in organizational activities. This study uses Relational Dialectic Theory (RDT) to analyze these problems. The method used is a case study, with data collection techniques through interviews with PERTAKINA management and members and observation techniques in completing research data. The findings in the study indicate that members have dissatisfaction and distrust of the management, which causes tension in organizational activities. However, the members were reluctant to convey this openly to the organization's management, so it only became a conversation behind the management's back. Based on these findings, it becomes a new element in the relationship pole, namely tolerance as an element for Relational Dialectic Theory.
Hubungan Antara Tingkat Kecemasan Berkomunikasi Dengan Kemampuan Beradaptasi Mahasiswa Dalam Masa Pandemi Maria Yancenia Gude; Liliweri Aloysius; Fitria Titi Meilawati
Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi Vol 3 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59895/deliberatio.v3i2.166

Abstract

Kecemasan komunikasi menjadi kendala utama bagi individu dalam berinteraksi. Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Undana Angkatan Tahun 2020 mengalami kecemasan berkomunikasi dikarenakan perbedaan latar belakang sosial-budaya dan ditambah lagi dengan pandemi Covid-19 yang berakibat pada ditiadakannya kuliah tatap muka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan berkomunikasi dengan kemampuan beradaptasi mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Nusa Cendana Angkatan tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan metode yang digunakan adalah uji hubungan (korelasional). Hasil kajian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan antara kecemasan berkomunikasi dengan kemampuan beradaptasi mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Nusa Cendana Angkatan tahun 2020. Mahasiswa mengalami kecemasan berkomunikasi ketika beradaptasi dengan teman kuliahnya dikarenakan perbedaan latar belakang sosial-budaya. Demikian juga transisi metode perkuliah dari online ke offline menimbulkan kecemasan yang berkorelasi terhadap kemampuan beradaptasi. Kajian ini menggunakan Teori Pengelolaan Kecemasan dan Ketidakpastian atau Anxiety/Uncertainty Management Theory. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan kolerasi Pearson Product Moment diperoleh koefisien korelasi sebesar -0,860 dengan taraf signifikan 0,000. Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin tinggi kecemasan berkomunikasi maka semakin rendah kemampuan beradaptasi atau semakin rendah kecemasan berkomunikasi maka semakin tinggi kemampuan beradaptasi. Kajian ini merekomendasikan ada capacity building bagi mahasiswa untuk memiliki kompetensi adaptasi/akomodasi antarbudaya guna terciptanya efektivitas komunikasi.
HUBUNGAN ANTARA MOTIF MAHASISWA JURUSAN ILMU KOMUNIKASI FISIP UNDANA MENGAKSES FACEBOOK TERHADAP PEMILIHAN BERITA DI FACEBOOK Mansyur Wahyudi; Aloysius Liliweri; Silvania S. E. Mandaru
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 7 No 1 (2018): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v7i1.2016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan antara motif khlayak mengakses Facebook terhadap pemilihan berita di Facebook. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Kegunaan dan Kepuasan. Metode yang digunakan adalah Pendekatan Kuantitatif, metode Survei, dengan analisis Korelasi Pearsons Product Moment’s. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Proportionate Stratified Random Sampling, yakni dengan menarik sejumlah orang yang bersumber dari populasi Jurusan Ilmu Komunikasi sebanyak 404 sampel, sehingga diperoleh 80 mahasiswa yang dijadikan sebagai responden dalam penelitian ini berdasarkan perhitungan Rumus Solvin.Dari hasil penelitian diperoleh variabel x memiliki total mean score sebesar 3,51 dan pada variabel y memiliki total mean score sebesar 3,93. ini menunjukan kedua variabel saling berkaitan satu sama lain karena kedua mean score tersebut menujukkan skala ‘Setuju’.Hasil uji korelasi antara variabel x terhadap variabel y menggunakan rumus Pearson's Product Moment yakni sebesar 0.577. Hal tersebut mengindikasikan bahwa terdapat hubungan yang ‘SEDANG’ antara kedua variabel tersebut. nilai korelasi berada di antara 0.401 - 0.600. Sementara, faktor motif khalayak mengakses Facebook yang paling dominan dalam mempengaruhi pemilihan berita di Facebook adalah faktor pengalihan (diversi), yakni dengan nilai rata-rata sebesar 3,80.Hasil penelitian ini mendukung teori Uses and Gratification. khalayak berperan aktif dalam pemilihan media yang ingin digunakan. terdapat motif yang mendorong khalayak dalam pemilihan media tersebut. Hal ini ditunjukkan dalam penelitian dengan responden ‘Setuju’ terhadap ketiga dimensi yakni : motif kognitif, motif diversi, dan motif identitas personal.Kata Kunci : Motif, Facebook, Pemilihan Berita
Komunikasi Transendental dalam Ritual Membuat Periuk Tanah Oktaviana Lestry Kolo; Aloysius Liliweri; Ferly Tanggu Hana
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 8 No 1 (2019): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v8i1.2053

Abstract

This research aims to know transcendental communication in making soil stewpot ritual in Wolokoli Village of Bola Subdistrict of Sikka Regency. The object of this research is making soil stewpot rituals done by People in Wolokoli village. This is a phenomenological study with data collected technique through Observation, In-Depth Interview and Documentation. The result of this research showed that transcendental communication done by people in Wolokoli village of Bola Subdistrict of Sikka Regency. Transcendental communication of people in this village with God or ancestors’ soul or the other invisible strength believed by them happens in the ritual or in the production process of a traditional handicraft that known as unu tana Wolokoli. Especially for making the soil stewpot, a ritual held in the stone plate in one of the craftsman's houses corner and held by the craftsmen his own (woman only) helped by one of her family. This ritual held before makes the soil stewpot. Ritual held in the house corner aims to give offerings for ancestors’ souls in the hope of the ancestors’ souls always guide them in making soil stewpot process.
Co-Authors Ajis S Adang Djaha Ajis Salim Adang Djaha Ajis Salim Adang Djaha Amon Djobo Amtiran, Jeng Aletha Venay Asadoma, Johanis Catur SURATNOAJI Christina Alau Lopes Daga, Lukas L Daniel Herison Wadu David B.W. Pandie Dessy Lay Dewi Widowati Dian Wardiana Sjuchro Djaha, Ajis Salim Adang Elfrida Dana Riwoe Rohi Erasmus Nagi Noi Erna FEBRIANI Fahruddin FAIZ FATIN, Donatus Gin Felisianus Efrem Jelahut Ferly Tanggu Hana Fitria Titi Meilawati Fitria Titi Meilawati Fitria Titi Meilawati Frans Budiman Johannes Frans Gana Hamzah, Baharudin Hana, Ferly T. Hotlief Nope I Nengah Dasi Astawa I Putu Yoga Bumi Pradana Irmawati Irmawati Irmawati Irmawati Juan A. Nafie Kolianan, Jim Briand Kurnia, Maria Etfila Larastiana Sine Lenny M. Tamunu Lenny N. Tammunu Lenny Tamunu Lestari, Stenyke Claudia Ayu Magda Y. Laka Mahasar Reinheart F. Damanik Mandaru, Silvania S. E. Mansyur Wahyudi Maria Serafina Luruk Seran Maria V. D. P. Swan Maria Yancenia Gude Maria Yulita Nara Maria Yulita Nara Maria Yulita Nara Mas'amah, - Meilawati, Fitria Titi Melkisedek Noh Bernabas Cervesius Neolaka Merrie CH Nawa Monika Wutun Nafie, Juan A. Nahak, Hildigardis Maria Imakulata Nara, Maria Yulita Nenabu, Greogorius Neny Ismaya Rahayu WERDAYANTI Neolaka, Melkisedek N.B.C Neolaka, Melkisedek N.B.C. Nggadas, Drikben Eka Putra Nitanel Elia, Yandri Nursalam - Nursalam Nursalam Nurul Suhesti Obeth Bolang Oktaviana Lestry Kolo Petrus Ana Andung Pither Y. Boimau Pius Bumi Kellen Prischa Cornelia Banunaek Purwanti Hadisiwi Ronda, Mirza Rudi Rohi Sabina Gero Sanga, Abner P. R. Sayrani, Laurensius Petrus Seran, Herman Elfridus Shara M. Da Costa Silvania S. E. Mandaru Silvania S.E. Mandaru Sine, Anggraini Indah Lestari Sine, Larastiana Stenyke Claudia Ayu Lestari Tamunu, Lenny M. Tri Nugraha SAKTI Tuhana, - Vania Bunga Veki E. Tuhana Wadu, Hery William Djani Yermia Djefri Manafe Yohanes Maurits Reing Yohanes Suma Sago