Claim Missing Document
Check
Articles

Persepsi Apoteker dan Perawat tentang Efektivitas Pelatihan Aseptik Secara Daring: Studi Kualitatif Wasir, Riswandy; Apriningsih, Apriningsih; Ardhiyanti, Lusyta Puri
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v6i1.1524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi apoteker dan perawat mengenai efektivitas pelatihan secara daring dalam teknik aseptik. Dua puluh lima apoteker dan perawat yang telah menyelesaikan pelatihan daring dalam teknik aseptik direkrut untuk berpartisipasi dalam penelitian kualitatif ini. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasilnya mengungkapkan bahwa partisipan melihat beberapa keuntungan dari pelatihan secara daring, seperti fleksibilitas dalam hal waktu dan lokasi, penghematan biaya dan waktu, dan peningkatan aksesibilitas pelatihan. Namun, mereka juga mengidentifikasi beberapa kekurangan, termasuk interaksi yang terbatas dengan pelatih dan rekan, kesulitan teknis, dan kekhawatiran tentang validitas penilaian. Partisipan juga memberikan saran untuk meningkatkan kualitas pelatihan secara daring, seperti menggabungkan elemen interaktif dan latihan praktis, dan memastikan kredibilitas pelatih dan penilaian. Temuan ini memberikan wawasan tentang potensi manfaat dan tantangan pelatihan daring dalam teknik aseptik dan memberikan informasi dalam pengembangan program pelatihan daring yang efektif.
Implementation of Ventilator Associated Pneumonia (VAP) Prevention in Health Care and Its Effectiveness: Literature Review Rahayu Lestari, Mugi; Andriana, Bunga; Aguilera, Solita Claudya; Simanjorang, Chandrayani; Wasir, Riswandy; Apriningsih, Apriningsih
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 9 No 1 (2023): January-June
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v9i1.1903

Abstract

Background: The incidence of HAIs in developed countries is estimated at around 1/100 hospitalized patients, while in developing countries it is around 10/100 patients. Patients receiving mechanical ventilation accounted for 86% of HAI cases. As many as 9-27% of patients with ventilator installation have the possibility of suffering from VAP. Objectives: This study aims to describe the implementation of VAP prevention and its effectiveness in health care services. Research Metodes: This type of research is literature study through the search engines ScienceDirect, Google Scholar, and PubMed. Results: Of the thirteen articles obtained, there were six articles discussing the implementation of VAP prevention in health services, six articles discussing the effectiveness of VAP prevention in health services, and one article discussing both. Conclusion: Prevention of VAP in health services is carried out through surveillance and bundles. This prevention is very effective in reducing VAP cases in health care facilities if the implementation is optimal
KESADARAN TENAGA KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN INFEKSI NOSOKOMIAL DENGAN PERILAKU MENCUCI TANGAN Sekar Ayu Putri; Raudina Izzah; Sabrina Putri; Apriningsih; Chandrayani Simanjorang; Riswandi Wasir
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 18 No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v18i2.931

Abstract

Nosocomial infections are infections that are acquired or occurred in hospitals and are still a major health problem in the world. Hospitals as complex health units require good human resource management to provide optimal health care and prevent the spread of infections. Nosokomial infections can occur due to a number of factors, one of which is low awareness of the health energy of washing hands. The study aims to find out how high the level of healthcare awareness in Indonesia is in washing hands to prevent nosokomial infections and the factors that influence them. This study uses a literature review method using 11 literature sources from Google Scholar and Garuda. The results of this study are that the majority of health workers in Indonesia have had a good awareness in washing hands with a ratio of 44% – 77.4%. The author suggests to improve and strengthen hand washing behavior for health workers.
Peranan Kader Kesehatan dalam Kegiatan Posyandu Balita pada Masa Pandemi Covid-19 Krisdayani, Dwi Dini; Fadhilah, Nurul; Apriningsih, Apriningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 15 No 2 (2023): JIKM Vol. 15, Edisi 2, Mei 2023
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52022/jikm.v15i2.266

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Kader kesehatan memiliki peran yang sangat besar dalam pelaksanaan Posyandu karena kader dapat menjadi penggerak masyarakat dalam melaksanakan hidup sehat. Terutama pada masa pandemi COVID-19. Walaupun pelaksanaan posyandu terhambat, peran kader harus tetap berjalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran kader kesehatan dalam pelaksanaan posyandu balita pada masa pandemi COVID-19. Metode: Metode penelitian yang digunakan merupakan literature review dengan sumber data penelitian berasal dari jurnal yang diperoleh melalui melalui laman web Google Scholar dan Garuda dengan hasil yang diperoleh yaitu 10 jurnal. Hasil: Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa peran kader kesehatan dalam pelaksanaan Posyandu pada masa pandemi COVID-19 masih terlaksana dengan baik. Kader tetap melakukan penimbangan balita, pemberian vitamin A dan imunisasi, pencatatan dan pelaporan hasil kegiatan posyandu ke puskesmas, dan melakukan penyuluhan terkait balita serta COVID-19. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah Peran kader kesehatan dalam kegiatan posyandu balita di masa pandemi Covid-19 tetap berjalan dengan baik dari melakukan penimbangan balita, pemberian vitamin A dan imunisasi, pencatatan dan pelaporan hasil kegiatan posyandu ke puskesmas, dan melakukan penyuluhan terkait balita serta COVID-19 The Role Of Health Cadres In Toddler Posyandu Activities During The Covid-19 Pandemic Abstract Background: Health cadres have a very big role in the implementation of Posyandu because cadres can be a driving force for the community in carrying out a healthy life. Especially during the COVID-19 pandemic. Even though Posyandu implementation is hampered, the role of cadres must continue. The purpose of this study was to determine the role of health cadres in the implementation of Posyandu for toddlers during the COVID-19 pandemic. Method: The research method used is a literature review with research data sources derived from journals obtained through the Google Scholar and Garuda web pages with the results obtained, namely 10 journals. Results: The results of the study show that the role of health cadres in implementing Posyandu during the COVID-19 pandemic was still well implemented. Cadres continue to weigh toddlers, provide vitamin A and immunizations, record and report the results of posyandu activities to the puskesmas, and conduct outreach regarding toddlers and COVID-19. Conclusion: The conclusion from this study is that the role of health cadres in toddler posyandu activities during the Covid-19 pandemic continues to run well from carrying out toddler weighing, giving vitamin A and immunization, recording and reporting the results of posyandu activities to the puskesmas, and conducting counseling related to toddlers and COVID-19
EDUKASI PENINGKATAN KEBUGARAN LANSIA MELALUI SENAM CERIA Tri Siswantini; Purnamadyawati Purnamadyawati; Apriningsih Apriningsih; Mira Rahmi; Hasna Haura; Aufa A. Ulhaq; Belvaninda Zahira; Subandiah Subandiah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34539

Abstract

Abstrak: Secara alamiah lansia mengalami penurunan fungsi fisiologis, yang berdampak negatif pada kebugaran dan meningkatkan risiko penyakit degeneratif dan menurunkan kualitas hidup.Tujuan kegiatan ini adalahuntuk mengoptimalkan Kesehatan lansia,dengan memberikan edukasi tentang kesehatan lansia, melalui aktivitas olah raga secara teratur, ringan, sehat,aman dengan menyesuaikan tingkat kemampuan, kesanggupan dan kekuatan tubuh lansia masing masing.Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilakukan pada 30 warga lansia, Tangerang Selatan, Banten yang menjadi lanjutan kegiatan tahun sebelumnya. Kegiatan berupa edukasi dan simulasi senam ceria yang dapat dilakukan lansia dirumahnya (home exercise) secara teratur. Kegiatan dievaluasi menggunakan metode pretest dan psottest. Hasil PkM menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan yang terlihat dari adanya peningkatan nilai 80 sebesar 11% dan nilai 100 seebsar 19% serta adanya antusiasme warga lansia yang sangat baik.Abstract: Naturally, older adults experience a decline in physiological function, which harms fitness and increases the risk of degenerative diseases, and reduces quality of life. To optimize the health of older adults, it is necessary to conduct educational activities about older adult health, which explain that older adults should remain active, such as through regular, light, healthy, and safe exercise, adjusting to the level of ability, capacity, and strength of each older adult's body. The Community Service Activity (CSA) was conducted with 30 elderly residents of RW 010, Benda Baru, Pamulang Barat, South Tangerang, Banten, as a continuation of the previous year's activity. The activity consisted of education and simulation of cheerful exercises that the elderly can do at home (home exercise) regularly. The results of the CSA showed an increase in the level of knowledge, as seen from an 11% increase in the score of 80 and a 19% increase in the score of 100, as well as the enthusiasm of the elderly residents.
Implementation of an Education and Early Detection Program to Reduce the Risk of Occupational Lung Disease in Furniture Craftsmen in Sambirembe Village Ardyanto, Tonang Dwi; Myrtha, Risalina; Prabowo, Nurhasan Agung; Apriningsih , Hendrastutik; Dyanneza, Frieska; Kuncorowati, Niken Dyah Aryani; Nugroho, Novianto Adi; Suwandono, Adji; Sari, Maria Galuh Kamenyangan; Shofiyah, Laily
Sebatik Vol. 29 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v29i2.2640

Abstract

Furniture industry workers in Sambirembe Village, Sragen, face significant health risks from exposure to wood dust, particularly an increased risk of Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD). This research is prompted by the low awareness among workers regarding these risks and the minimal use of personal protective equipment (PPE). The objective of this program was to increase workers' and business owners' knowledge of lung health, promote early detection of COPD, and encourage the adoption of safer work practices. The method employed was an intervention that included health education and lung function screening via questionnaires and spirometry. The results revealed a critical knowledge gap, where over 85% of workers had never heard of COPD, even though 70% of them reported experiencing respiratory symptoms. Furthermore, over 90% of workers admitted to rarely using masks. The intervention, which combined education with personalized spirometry data feedback, proved effective in increasing worker awareness of tangible health risks. In conclusion, the education-based and health-screening intervention program successfully raised furniture workers' understanding of COPD risks. An approach that integrates information with personal medical evidence is crucial for promoting behavioural change in high-risk work environments.
Aspek gender dalam pola asupan gizi ibu hamil dan menyusui Angraeni, Fitri; Apriningsih, Apriningsih
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 11 (2026): Volume 19 Nomor 11
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i11.2005

Abstract

Background: Pregnancy and breastfeeding are among the most critical phases in a woman’s life cycle, during which nutritional needs increase significantly to support maternal health, fetal growth, and child development. One cultural factor contributing to nutritional problems among pregnant and breastfeeding women is gender inequality within households and society. Purpose: To explore gender-related aspects in the dietary patterns of pregnant and breastfeeding women. Method: This qualitative study employed a phenomenological design through in-depth interviews with eight informants, consisting of pregnant and breastfeeding women. Data analysis was conducted thematically to identify research themes. Results: Three main themes emerged from the study, namely changes in dietary patterns during pregnancy and breastfeeding, the role of gender in household food decision-making, and the impact of eating patterns on maternal and infant health. Conclusion: Gender inequality within the household has the potential to hinder optimal nutrition fulfillment for pregnant and breastfeeding women. Nutritional interventions should involve husbands and extended family members to ensure comprehensive support for maternal health.   Keywords: Breastfeeding; Diet; Gender; Nutrition; Pregnant Women.   Pendahuluan: Kehamilan dan menyusui merupakan suatu fase paling kritis pada siklus kehidupan seorang perempuan, sehingga kebutuhan terkait dengan gizi meningkat secara signifikan untuk menunjang kesehatan ibu, pertumbuhan janin, dan anak. Faktor budaya yang berkontribusi terhadap masalah gizi pada ibu hamil dan mneyusui salah satunya adalah adanya ketidaksetaraan gender dalam rumah tangga dan masyarakat. Tujuan: Untuk mengetahui aspek gender dalam pola asupan gizi ibu hamil dan menyusui. Metode: Penelitian kualitatif dengan desain fenomenologi melalui wawancara mendalam terhadap 8 informan, yang terdiri atas ibu hamil dan ibu menyusui. Analisis data yang dilakukan yaitu secara tematik untuk mengidentifikasi tema-tema hasil penelitian. Hasil: Tiga tema temuan utama dalam penelitian ini, yaitu perubahan pola asupan gizi selama kehamilan dan menyusui, kaitan gender dalam penentuan makan rumah tangga, serta dampak pola makan terhadap kesehatan ibu dan bayi. Simpulan: Ketidaksetaraan gender dalam rumah tangga berpotensi menghambat pemenuhan gizi optimal bagi ibu hamil dan menyusui. Intervensi gizi perlu melibatkan suami dan keluarga besar untuk memastikan dukungan menyeluruh terhadap kesehatan ibu.   Kata Kunci: Gender; Gizi; Ibu Hamil; Menyusui; Pola Makan.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MENGENAI KESEHATAN REPRODUKSI DI DEPOK Hanifah, Laily; Apriningsih, Apriningsih; Ardhiyanti, Lusyta Puri; Ismail, Rita; Purbasari, Ayu Anggraeni Dyah; Angraeni, Fitri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35623

Abstract

Abstrak: Masa remaja merupakan periode transisi yang ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial, sehingga remaja membutuhkan pemahaman yang baik mengenai kesehatan reproduksi. Namun, masih banyak remaja dan ibu kader yang memiliki pengetahuan terbatas terkait isu kesehatan reproduksi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja dan ibu kader mengenai kesehatan reproduksi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada kelompok remaja dan kader di Kecamatan Cilodong, dengan total 18 responden sebagai peserta. Metode edukasi yang digunakan adalah ceramah dengan penyampaian materi interaktif. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test yang terdiri dari 10 soal, kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test adalah 5,72 dan meningkat menjadi 9,78 pada post-test dengan nilai p=0,000 (p<0,05). Terdapat peningkatan pengetahuan sebesar 71% setelah diberikan edukasi. Dengan demikian, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja dan ibu kader mengenai kesehatan reproduksi.Abstract: Adolescence is a transitional period marked by physical, psychological, and social changes, during which adequate understanding of reproductive health is essential. However, many adolescents and community health cadres still have limited knowledge regarding reproductive health issues. Therefore, this community service activity aimed to improve the knowledge of adolescents and health cadres about reproductive health. This community service activity was carried out among youth groups and cadres in Cilodong Subdistrict, with a total of 18 respondents participating. The educational method applied was a lecture with interactive material delivery. Evaluation was conducted using pre-test and post-test questionnaires consisting of 10 questions, and data were analyzed using the Wilcoxon test. The results showed that the average pre-test score was 5.72, which increased to 9.78 in the post-test with a p-value of 0.000 (p<0.05). There was a 71% improvement in knowledge after the educational intervention. Thus, this activity was effective in enhancing the knowledge of adolescents and health cadres regarding reproductive health.
EDUKASI DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN UNTUK PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN HIPERTENSI PADA WARGA BINAAN Apriningsih, Apriningsih; Hasan, Khairunisa; Izzah, Raudina; Annajah, Safinah; Ichsan, Muchammad; Pebriyanti, Anisya; Yusuf, Huwaydi Azzam; Hanifa, Fahma Fadila
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.23398

Abstract

Abstrak: Hipertensi merupakan masalah penyakit tidak menular yang paling banyak terjadi di wilayah Pengasinan Kota Depok, dengan jumlah penderita sebanyak 9,21% dari total penduduk sebanyak 33 dari 358 orang. Intervensi terhadap hipertensi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang hipertensi, sehingga warga dapat lebih sadar akan pentingnya menerapkan langkah-langkah pencegahan dan pengendalian, baik pada diri sendiri maupun dalam lingkup keluarga. Kegiatan intervensi meliputi penyuluhan tentang hipertensi, pemeriksaan kesehatan, dan kegiatan senam bersama, dengan partisipasi 44 warga. Mitra dalam kegiatan ini adalah warga lansia Pengasinan, Kota Depok. Hasil tes menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi setelah intervensi, yang ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 64,9 menjadi 72,7.Abstract: Hypertension is a non-communicable disease that is most prevalent in RT 01 – 05 RW 003, Pengasinan Subdistrict, with the number of sufferers accounting for 9.21% of the total population, which is 33 out of 358 individuals. Intervention against hypertension aims to enhance public understanding of the condition, enabling residents to be more aware of the importance of implementing preventive and control measures, both personally and within the family scope. The intervention activities encompass hypertension education, health check-ups, and joint exercise sessions, with the participation of 44 residents. The partner in this endeavor is RW 08, Pengasinan Subdistrict, Sawangan District, Depok City. The evaluation results a significant increase in public knowledge about hypertension post-intervention, indicated by an elevation in the average knowledge score from 64.9 to 72.7.
PENGUATAN KAPASITAS MELALUI EDUKASI PENCEGAHAN ANEMIA DAN OBESITAS PADA DUTA DAN KADER PENDAMPING KAMPUNG SEHAT BEBAS ANEMIA (SAE) Apriningsih, Apriningsih; Syarifah, Ismi Farah; Anggiruling, Dwikani Oklita; Angraeni, Fitri; Sholihah, Nur; Wasir, Riswandy; Ismail, Rita; Fikri, Al Mukhlas
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35173

Abstract

Abstrak: Remaja putri rentan mengalami double malnutrition, yakni obesitas dan anemia, yang berdampak pada kesehatan reproduksi dan kualitas hidup; Pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas Duta SAE dan kader pendukung Kampung SAE dalam pencegahan obesitas, anemia, serta promosi kesehatan reproduksi; Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan tentang obesitas, anemia, dan kesehatan reproduksi kepada 18 peserta, dilanjutkan dengan demo dan simulasi pengolahan pangan lokal. Evaluasi efektivitas dilakukan dengan pre-test dan post-test; Terdapat peningkatan pengetahuan peserta. Sebanyak 83,3% (15 orang) meraih nilai 100, 11,1% (2 orang) nilai 90, dan 5,6% (1 orang) nilai 80. Tidak ada nilai di bawah 80 pada post-test. Rata-rata skor meningkat dari 92,22 menjadi 97,78; nilai minimum naik dari 70 ke 80, sementara maksimum tetap 100. Hasil ini menunjukkan peningkatan hardskill peserta dalam memahami pencegahan anemia dan obesitas.Abstract: Adolescent girls are vulnerable to double malnutrition, namely obesity and anemia, which affect reproductive health and quality of life. This service aims to improve the capacity of SAE Ambassadors and SAE Village supporters in preventing obesity and anemia, as well as promoting reproductive health. The activity was carried out through counseling on obesity, anemia, and reproductive health to 18 participants, followed by demonstrations and simulations of local food processing. The effectiveness was evaluated through pre-tests and post-tests. There was an increase in the participants' knowledge. A total of 83.3% (15 people) scored 100, 11.1% (2 people) scored 90, and 5.6% (1 person) scored 80. No one scored below 80 on the post-test. The average score increased from 92.22 to 97.78; the minimum score rose from 70 to 80, while the maximum remained at 100. These results indicate an improvement in participants' hard skills in understanding the prevention of anemia and obesity.
Co-Authors Adelia Putri Mahardika Adik Epy Arimby Adji Suwandono Adzkia Avisena Maghfiroh Afif Amir Amrullah Aguilera, Solita Claudya Agustina Agustina Ahid Nur Hidayati Aldera Aldera, Aldera Alifah S. A Alifah Safira Amperatmoko Alya Azis, Arkanaya Andriana, Bunga Angelina, Gabriela Anggiruling, Dwikani Oklita Angraeni, Fitri Annajah, Safinah Antarsih, Novita Rina Apriyanto, Mulono Arfaly A. P Arimbi Prashintya Simawang Astuti, Galuh Putri Kusuma Aufa A. Ulhaq AULIA RAHMA, FADILAH Ayu M. S Ayu Magdalena Natalia Situmeang AZUZ, FAIDAH Bagus Aprianto Belvaninda Zahira Cesilia M Dwiriani Chandrayani Simanjorang Dian P Dian Pertiwi Dian Pertiwi Dina Amalia Dudung Angkasa Duma Lumban Tobing Dyanneza, Frieska Dzakiyah, Rifda Nurul Eko Sutrisno Elysia Rahmatul Fitri, Asti Faridha, Noor Fauzana Annova Feda A. M Fikri, Al Mukhlas Fitriani, Mutiara Aisyah Hafidah, Farwah Halisah Suriani Hanifa, Fahma Fadila Hanifah, Fahma Fadila Harifuddin Harifuddin, Harifuddin Hasan, Khairunisa Haslinda B Anriani, Haslinda B Hasna Haura Hera, Agnes Gonxa Mulia Herbawani, Chahya Kharin Istanti, Novita Dwi Izzah, Raudina Izzati, Mutiara Nur Jatmiko, Najla Qonita Putri Jovanka A Karima, Ulya Qoulan Krisdayani, Dwi Dini Kuncorowati, Niken Dyah Aryani Laily Hanifah Lilla Puji Lestari Lintang Tyas Pramesti Lintang Tyas Pramesti Lusyta Puri Ardhiyanti Lutfiah Rahmayanti, Verina M. Reihan A Makkiyah, Feda Anisah Mardhiah, Himmatun Maria Galuh Kamenyangan Sari, Maria Galuh Kamenyangan Mira Rahmi Mira Rahmi Muchammad Ichsan Muhammad Reihan Arianda Mukti, Nurul Dwi Muzdhalifa Maulana , Intan Myrtha, Risalina Nabila A. A Nabila Aulia Ainaya Nadheem, Fathimath Ana Nashtiti, Diyah Sufi Nelvioni Tupitu Noor Alis Setiyadi Novita Istanti Nugroho, Novianto Adi Nur Intania Sofianita Nur Sholihah, Nur Nurcandra, Fajaria Nurul Fadhilah Nurul Pujiastuti Pebriyanti, Anisya Prabowo, Nurhasan Agung Pristya, Terry Yuliana Rahadian Purbasari, Ayu Anggraeni Dyah Purnamadyawati Purnamadyawati Putri PERMATASARI Putri Suryani Arifah Rahayu Lestari, Mugi Rahayu P. N Rahma Fadila, Syasa Ramadhanti, Ismaya Ratri Ciptaningtyas Raudina Izzah Renny Husniati Risatianti Kolopaking Risatianti Kolopaking, Risatianti Riswandi Wasir Riswandy Wasir Rita Ismail Rizki Amalia Rukmana, Olivia Meida Sabillah Al Adawiyah Sabrina Putri Sekar Ayu Putri Septifani, Alifa Dinda Septifani, Alifa Dinda Shofiyah, Laily Sisca Chairani Siti Madanijah Siti Madanijah Siti Nurhayati Sri Ndaru Arthawati Subandiah Subandiah Subhan Haris Sugiyatmi, Tri Astuti Syarifah, Ismi Farah Tonang Dwi Ardyanto Tri Astuti Sugiyatmi Tri Siswantini Tri Siswantini Ulya Qoulan Karima W W Widayani Wahyuningtyas Widya Andini, Widya Wirdatul Jannah Yessi Crosita Octaria Yoko Tristiarto Yusuf, Huwaydi Azzam