Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN UNTUK PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN HIPERTENSI PADA WARGA BINAAN Apriningsih Apriningsih; Khairunisa Hasan; Raudina Izzah; Safinah Annajah; Muchammad Ichsan; Anisya Pebriyanti; Huwaydi Azzam Yusuf; Fahma Fadila Hanifa
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.23398

Abstract

Abstrak: Hipertensi merupakan masalah penyakit tidak menular yang paling banyak terjadi di wilayah Pengasinan Kota Depok, dengan jumlah penderita sebanyak 9,21% dari total penduduk sebanyak 33 dari 358 orang. Intervensi terhadap hipertensi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang hipertensi, sehingga warga dapat lebih sadar akan pentingnya menerapkan langkah-langkah pencegahan dan pengendalian, baik pada diri sendiri maupun dalam lingkup keluarga. Kegiatan intervensi meliputi penyuluhan tentang hipertensi, pemeriksaan kesehatan, dan kegiatan senam bersama, dengan partisipasi 44 warga. Mitra dalam kegiatan ini adalah warga lansia Pengasinan, Kota Depok. Hasil tes menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi setelah intervensi, yang ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 64,9 menjadi 72,7.Abstract: Hypertension is a non-communicable disease that is most prevalent in RT 01 – 05 RW 003, Pengasinan Subdistrict, with the number of sufferers accounting for 9.21% of the total population, which is 33 out of 358 individuals. Intervention against hypertension aims to enhance public understanding of the condition, enabling residents to be more aware of the importance of implementing preventive and control measures, both personally and within the family scope. The intervention activities encompass hypertension education, health check-ups, and joint exercise sessions, with the participation of 44 residents. The partner in this endeavor is RW 08, Pengasinan Subdistrict, Sawangan District, Depok City. The evaluation results a significant increase in public knowledge about hypertension post-intervention, indicated by an elevation in the average knowledge score from 64.9 to 72.7.
TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS: Efektivitas Front of Package (FoP) Nutrition Labelling Dalam Pengendalian Obesitas Aldera; Apriningsih, Apriningsih; Wasir, Riswandy
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 16 No 3 (2024): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v16i3.1590

Abstract

Ringkasan: Latar Belakang: Front of Package Nutrition Labelling (FoPNL) merupakan strategi pelabelan gizi sederhana di bagian depan kemasan untuk membantu konsumen memilih produk pangan yang lebih sehat sebagai upaya pengendalian obesitas. Tujuan: Mengetahui efektivitas FoPNL pada dewasa obesitas dalam pengendalian obesitas melalui tinjauan literatur sistematis. Metode: Systematic review menggunakan strategi pencarian PICO melalui database PubMed, Science Direct, NCBI, dan Scopus. Kriteria inklusi publikasi 2019-2024, populasi dewasa, free full text, bahasa Inggris dan Indonesia. Review menggunakan Critical Appraisal Skills Programme tools dengan 10 artikel yang memenuhi kriteria. Hasil: FoPNL efektif mengurangi prevalensi obesitas dan kelebihan berat badan melalui pengurangan asupan makanan dan minuman berkalori tinggi. Format FoPNL terbagi menjadi lima sistem: simple, numerik, kode warna, grade, dan peringatan. Efektivitas bergantung pada motivasi, kesadaran, pengetahuan konsumen, dan format yang digunakan. Simpulan: FoPNL dapat digunakan untuk pengendalian obesitas pada usia dewasa dengan mempertimbangkan format dan faktor konsumen. Saran: Diperlukan penelitian format FoPNL berbeda sebagai dasar pemilihan format sesuai masyarakat Indonesia.
Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan HIV/AIDS pada Kelompok Usia Dewasa di Kota Jakarta Pusat Tahun 2024 Hanifah, Laily; Hanifah, Fahma Fadila; Apriningsih; Ardhiyanti, Lusyta Puri
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/arkesmas.v9i2.15606

Abstract

ABSTRAK DKI Jakarta merupakan provinsi dengan jumlah kasus HIV terbanyak, mencapai 82.033 kasus dari tahun 2010 hingga Maret 2023. Kota Jakarta Pusat mencatatkan angka kumulatif kasus AIDS tertinggi, yaitu 1.284 kasus pada tahun 2021. Perilaku pencegahan individu memainkan peran penting dalam mengatasi kasus infeksi baru HIV. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor - faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain cross-sectional dan dilaksanakan di Kota Jakarta Pusat pada Mei 2024. Populasi penelitian terdiri dari masyarakat berusia 19-59 tahun yang tinggal di Kota Jakarta Pusat. Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan teknik proportional stratified random sampling, melibatkan 158 responden dari delapan kecamatan. Analisis univariat menunjukkan proporsi perilaku pencegahan HIV/AIDS sebesar 54,4%. Perilaku pencegahan HIV/AIDS ditemukan secara signifikan berhubungan dengan pengetahuan, sikap, keterpaparan informasi, sarana dan prasarana kesehatan, dan peran keluarga, menurut analisis multivariat. Faktor yang paling berhubungan terhadap perilaku pencegahan HIV/AIDS adalah sarana dan prasarana kesehatan (AOR=2,9, 95% CI = 1,19-7,08). Dapat disimpulkan bahwa peningkatan faktor-faktor tersebut dapat secara signifikan berkontribusi dalam pencegahan HIV/AIDS, sehingga pemerintah perlu meningkatkan edukasi, akses sarana kesehatan, dan dukungan keluarga, serta memastikan penyebaran informasi yang kredibel dan komprehensif untuk mendukung perilaku pencegahan HIV/AIDS di masyarakat. Kata Kunci: Perilaku, HIV, AIDS, Kelompok Usia Dewasa
Health Education on Diabetes Prevention for Family Empowerment and Welfare Women in Lembah Griya Indah Citayam Jatmiko, Najla Qonita Putri; Jannah, Wirdatul; Apriningsih
Salus Publica: Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Media Digital Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58905/saluspublica.v3i1.363

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a metabolic disease characterized by an increase in human blood sugar levels. Apart from that, an unhealthy lifestyle can also be a cause of diabetes mellitus. Unhealthy lifestyles can include lack of sleep, lack of physical activity such as exercising, not consuming enough fiber, and others. The number of cases of diabetes mellitus continues to increase every year. This can result because many people prefer food and drinks that contain quite a lot of sugar in them. West Java Province recorded an increase in the incidence of diabetes mellitus from 2019 to 2020, from 790,686 diabetes mellitus sufferers in 2019 to 1,218,294 in 2020. The regional health profile of Bogor City recorded that in 2017, 27,000 people were suffering from diabetes mellitus which then increased in 2020 to 71,462 people suffering from diabetes mellitus. This community service aims to provide education to PKK mothers regarding diabetes mellitus which includes definitions, symptoms, and prevention efforts using poster media. This community service was carried out on 10 respondents who were PKK mothers at the Lembah Griya Citayam Housing Complex. This activity uses a pre-test and post-test design which aims to determine differences in the level of knowledge of respondents regarding diabetes mellitus before and after the education was carried out. The statistical test used in this activity is the Paired Sample T-test. The test results show that poster education media with a p-value = 0.000 (p < 0.05) has a significant influence on increasing the level of knowledge of PKK mothers regarding diabetes mellitus. So it can be concluded that poster media is effective in increasing PKK mothers' knowledge about diabetes mellitus
Determinan Kelelahan Kerja pada Karyawan Gudang Perusahaan Fast Food Dina Amalia; Rizki Amalia; Apriningsih Apriningsih; Afif Amir Amrullah
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf13nk318

Abstract

Work fatigue can cause discomfort, decrease performance, and increase the potential for work errors. Therefore, research is needed that aims to analyze the determinants of work fatigue in warehouse employees at the fast food company PT X. The determinants studied in this cross-sectional study included age, marital status, smoking habits, sleep duration, workload, years of service, and work duration; involving 72 warehouse employees. Data was collected through filling out questionnaires and then analyzed using the Chi square test. The results of the analysis showed that the p-value for each determinant was: smoking habit = 0.021, sleep duration = 0.041, workload = 0.038, and work duration = 0.021. It was concluded that the main determinants of work fatigue are smoking habits and sleep duration.Keywords: food industry; warehouse employees; work fatigue; smoke; sleep duration ABSTRAK Kelelahan kerja dapat menimbulkan ketidaknyamanan, penurunan kinerja, dan peningkatan potensi kesalahan kerja. Maka diperlukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis determinan kelelahan kerja pada karyawan gudang perusahaan fast food PT X. Determinan yang diteliti dalam studi cross-sectional ini adalah mencakup usia, status pernikahan, kebiasaan merokok, durasi tidur, beban kerja, masa kerja, dan durasi kerja; dengan melibatkan 72 karyawan gudang. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner lalu dianalisis menggunakan uji Chi square. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai p untuk masing-masing determinan adalah: kebiasaan merokok = 0,021, durasi tidur = 0,041, beban kerja = 0,038, dan durasi kerja = 0,021. Disimpulkan bahwa  determinan utama kelelahan kerja adalah kebiasaan merokok dan durasi tidur.Kata kunci: industri makanan; karyawan gudang; kelelahan kerja;  merokok; durasi tidur
The Evaluasi Dampak Akreditasi Puskesmas Terhadap Kualitas Layanan Dan Pencapaian Uhc Di Indonesia Aulia Rahma, Fadilah; Wasir, Riswandy; Istanti, Novita Dwi; Apriningsih; Hanifah, Laily
Jurnal Khazanah Intelektual Vol. 9 No. 1 (2025): Khazanah Intelektual
Publisher : Brida Provinsi Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universal Health Coverage (UHC) is a crucial component of the Sustainable Development Goals aimed at ensuring access to quality healthcare without financial hardship. In Indonesia, the National Health Insurance Program (JKN-KIS) has achieved significant population coverage; however, challenges persist in ensuring healthcare quality, particularly in primary healthcare centers (Puskesmas). This study evaluates the impact of accreditation on improving the quality of primary healthcare services and its contribution to achieving UHC in Indonesia. Drawing from a literature review of 25 articles published between 2015–2024, accreditation has been shown to enhance service quality, particularly in responsiveness and patient satisfaction. Key supporting factors include continuous training, regulatory support, and effective management. However, challenges such as limited infrastructure, uneven distribution of healthcare workers, and administrative barriers remain significant, especially in remote areas. Accreditation plays a vital role in advancing UHC, but its success depends on strengthening infrastructure, improving healthcare worker competencies, and integrating accreditation into daily service practices.
Association Between Needle Sharing Behavior and HIV/HCV Coinfection Incidents In Injecting Drug Users in West Java (Analysis Of 2018-2019 IBBS Data) Mukti, Nurul Dwi; Pristya, Terry Yuliana Rahadian; Apriningsih, Apriningsih; Permatasari, Putri
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM)
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The 2018-2019 Integrated Biological and Behavioral Survey (IBBS) reported that HIV/HCV coinfection was most prevalent among injecting drug users (IDUs), reaching 69.7%. Needle sharing behavior among IDUs can increase the risk of exposure to bloodborne infection such as HIV and HCV. This study aimed to examine the association between needle sharing behavior and HIV/HCV coinfection among IDUs in West Java Province, using data from 2018-2019 IBBS and a cross-sectional study design. Respondent-Driven Sampling technique was employed in the 2018-2019 IBBS, yielding 1,478 samples. Data analysis was conducted up to the multivariate stage using Cox regression. The prevalence of HIV/HCV coinfection among IDUs in West Java was found to be 6.8%. Needle sharing behavior was not significantly associated with HIV/HCV coinfection among IDUs (APR: 0.77; 95% CI: 0.41–1.45; p-value = 0.424), with confounding variables being gender, history of incarceration, and duration of injecting drug use, where the most significant variable was a history of incarceration (APR: 3.29; 95% CI: 2.19–4.93; p-value < 0.001). Health interventions should prioritize IDUs with a history of incarceration. Strengthening health services and harm reduction programs in correctional facilities, providing education on HIV/HCV prevention, and developing reintegration programs for formerly incarcerated IDUs are necessary.
The role of community-based organizations in improving rural female adolescents’ knowledge, attitude, and haemoglobin level Apriningsih, Apriningsih; Ismail, Rita; Ciptaningtyas, Ratri; Sugiyatmi, Tri Astuti; Angkasa, Dudung; Nadheem, Fathimath Ana
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 14, No 3: September 2025
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v14i3.24321

Abstract

Addressing the prevalence of anemia in female adolescents requires the active engagement of multiple sectors. The COVID-19 pandemic has hampered the school-based weekly iron folate supplementation (WIFAS) program which may lead to an increased anemia prevalence in female adolescents. The role of community-based organizations in assisting preexisting programs is supposed to alleviate the prevalence effectively. This study aimed to analyze the role of a community-based organization (CBO) consisting of youth organizations and integrated services post cadres in a program to improve hemoglobin level in Sirnagalih Village, Bogor, West Java, Indonesia. This pre-experimental study involved 89 female adolescents. After the intervention conducted by the CBO, significant differences were identified in the level of knowledge, attitudes, and hemoglobin (Hb) levels of female adolescents (p<0.05). The linear regression test obtained a statistical model equation related to female adolescents' Hb levels after being assisted by the CBO (R = 0.821, p = 0.000). The variable role of CBO, understanding media information, initial Hb level, adherence to consuming WIFAS, and habits to consume iron enhancer food of female adolescents can explain the Hb levels as much as 82%.
Peran Strategis Layanan Kesehatan dalam Penanganan Korban Kekerasan Seksual Melalui Pendekatan Manajemen Mutu: Literature Review Jannah, Wirdatul; Apriningsih, Apriningsih
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding SENAM 2025: Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan seksual merupakan masalah serius yang berdampak luas bagi korban, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial, sehingga memerlukan penanganan yang cepat, tepat, dan berkualitas dari layanan kesehatan. Kajian ini bertujuan untuk mengulas peran strategis layanan kesehatan dalam penanganan korban kekerasan seksual melalui pendekatan manajemen mutu. Metode penelitian ini menggunakan literature review dengan mengacu pada pedoman PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Pencarian referensi dilakukan pada tiga database, yaitu Pubmed, Scopus, dan Google Scholar. Sebanyak 7 artikel dipilih berdasarkan berdasarkan kriteria relevansi dengan topik, terbit dalam lima tahun terakhir, dan membahas mutu layanan kesehatan bagi korban kekerasan seksual. Hasil kajian menunjukkan 2 fokus pembahasan utama, yaitu peningkatan kualitas layanan berbasis korban dan strategi perbaikan berkelanjutan dalam manajemen mutu layanan kesehatan. Peningkatan kualitas layanan berbasis korban diwujudkan melalui layanan yang ramah, aman, dan menyeluruh dengan mempertimbangkan aspek medis, psikologis, hukum, dan sosial. Sementara itu, strategi perbaikan berkelanjutan diperlukan untuk memastikan layanan yang adaptif, responsif, serta berorientasi pada kebutuhan korban melalui evaluasi berkala, pelatihan tenaga kesehatan, penguatan sinergi lintas sektor, dan edukasi publik. Kajian ini menegaskan pentingnya penerapan prinsip-prinsip manajemen mutu yang berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas layanan kesehatan bagi penyintas kekerasan seksual.
EFEKTIVITAS POSYANDU DALAM PENANGANAN DAN PENCEGAHAN STUNTING : A LITERATURE REVIEW Hera, Agnes Gonxa Mulia; Simanjorang, Chandrayani; Angelina, Gabriela; Fitriani, Mutiara Aisyah; Apriningsih, Apriningsih; Wasir, Riswandy
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.9982

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang masih banyak terjadi di Indonesia. Stunting disebabkan karena terjadinya malnutrisi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah bayi lahir.  Sekitar 37,5 juta orang menderita stunting, dan di seluruh dunia, Indonesia merupakan negara dengan angka stunting tertinggi kelima. Pada tahun 2019, prevalensi stunting di indonesia sebesar 27,7%.  Posyandu merupakan salah satu intervensi spesifik yang ditujukan untuk mengatasi penyebab langsung dan tidak langsung masalah gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas posyandu dalam penanganan dan pencegahan stunting. Penelitian ini menggunakan ini menggunakan metode literature review dengan pencarian literaturnya menggunakan database penelitian Google scholar dan Pubmed. Hasil studi menunjukan terdapat posyandu di beberapa daerah sudah efektif dalam penurunan dan pencegahan stunting. Terdapat salah satu faktor yang membuat posyandu kurang efektif adalah terdapat kader yang masih kurang memahami dalam penanganan dan juga program stunting, karena kader merupakan orang yang sangat berperan dalam program-program yang dijalankan oleh posyandu. Program yang telah dijalankan posyandu dalam penurunan dan pencegahan stunting yaitu dengan program fortifikasi zat besi pada makanan tambahan, pengecekan rutin tinggi badan, pemberian obat pencegahan massal cacingan, penanggulangan diare serta program sanitasi dasar. Oleh karena itu diharapkan agar peran posyandu dan kader dalam pemberian penyuluhan dna pelaksanaan program harus diperkuat guna menurunkan angka kejadian stunting.
Co-Authors Adelia Putri Mahardika Adik Epy Arimby Adji Suwandono Adzkia Avisena Maghfiroh Afif Amir Amrullah Aguilera, Solita Claudya Agustina Agustina Ahid Nur Hidayati Aldera Alifah S. A Alifah Safira Amperatmoko Alya Azis, Arkanaya Andriana, Bunga Angelina, Gabriela Anisya Pebriyanti Antarsih, Novita Rina Apriyanto, Mulono Arfaly A. P Arimbi Prashintya Simawang Astuti, Galuh Putri Kusuma Aufa A. Ulhaq AULIA RAHMA, FADILAH Ayu M. S Ayu Magdalena Natalia Situmeang AZUZ, FAIDAH Bagus Aprianto Belvaninda Zahira Cesilia M Dwiriani Chandrayani Simanjorang Dian P Dian Pertiwi Dian Pertiwi Dina Amalia Dudung Angkasa Duma Lumban Tobing Dyanneza, Frieska Dzakiyah, Rifda Nurul Eko Sutrisno Elysia Rahmatul Fitri, Asti Fahma Fadila Hanifa Faridha, Noor Fauzana Annova Feda A. M Fitriani, Mutiara Aisyah Hafidah, Farwah Halisah Suriani Hanifah, Fahma Fadila Harifuddin Harifuddin, Harifuddin Haslinda B Anriani, Haslinda B Hasna Haura Hera, Agnes Gonxa Mulia Herbawani, Chahya Kharin Huwaydi Azzam Yusuf Istanti, Novita Dwi Izzati, Mutiara Nur Jatmiko, Najla Qonita Putri Jovanka A Karima, Ulya Qoulan Khairunisa Hasan Krisdayani, Dwi Dini Kuncorowati, Niken Dyah Aryani Laily Hanifah Lilla Puji Lestari Lintang Tyas Pramesti Lintang Tyas Pramesti Lusyta Puri Ardhiyanti Lutfiah Rahmayanti, Verina M. Reihan A Makkiyah, Feda Anisah Mardhiah, Himmatun Maria Galuh Kamenyangan Sari, Maria Galuh Kamenyangan Mira Rahmi Muchammad Ichsan Muhammad Reihan Arianda Mukti, Nurul Dwi Muzdhalifa Maulana , Intan Myrtha, Risalina Nabila A. A Nabila Aulia Ainaya Nadheem, Fathimath Ana Nashtiti, Diyah Sufi Nelvioni Tupitu Noor Alis Setiyadi Novita Istanti Nugroho, Novianto Adi Nur Intania Sofianita Nurcandra, Fajaria Nurul Fadhilah Nurul Pujiastuti Prabowo, Nurhasan Agung Pristya, Terry Yuliana Rahadian Purnamadyawati Purnamadyawati Putri PERMATASARI Putri Suryani Arifah Rahayu Lestari, Mugi Rahayu P. N Rahma Fadila, Syasa Ramadhanti, Ismaya Ratri Ciptaningtyas Raudina Izzah Raudina Izzah Risatianti Kolopaking Risatianti Kolopaking, Risatianti Riswandi Wasir Riswandy Wasir Rita Ismail Rizki Amalia Rukmana, Olivia Meida Sabillah Al Adawiyah Sabrina Putri Safinah Annajah Sekar Ayu Putri Septifani, Alifa Dinda Septifani, Alifa Dinda Shofiyah, Laily Sisca Chairani Siti Madanijah Siti Madanijah Siti Nurhayati Sri Ndaru Arthawati Subandiah Subandiah Subhan Haris Sugiyatmi, Tri Astuti Tonang Dwi Ardyanto Tri Astuti Sugiyatmi Tri Siswantini Ulya Qoulan Karima W W Widayani Wahyuningtyas Wirdatul Jannah Yessi Crosita Octaria