Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Jurnal Pepadu

IDENTIFIKASI AWAL PELUANG DAN TANTANGAN BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DI DUSUN KOKOQ LAUQ 1 DESA KELAYU SELATAN SELONG LOMBOK TIMUR Yuliana Asri; Septiana Dwiyanti; Rangga Idris Affandi; Wastu Ayu Diamahesa; Damai Diniariwisan; Thoy Batun Citra Rahmadani; Muhammad Sumsanto; Laily Fitriani Mulyani; Sahrul Alim; Nuri Muahiddah
Jurnal Pepadu Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v4i2.2582

Abstract

Freshwater fish farming activities in Kokoq Lauk 1 sub village have started to develop in recent years. The availability of water from the Menemeng River which passes through several sub village in the Kelayu Village, including Kokoq Lauq 1, has supported the development of freshwater fish farming activities. However, one of the main problems in aquaculture activities along this river is the decreasing water quality due to uncontrolled disposal of household waste and garbage. The decrease in water quality greatly affects the productivity of aquaculture activities such as the growth rate of fish, the survival rate and the spread of disease in the cultivated fishes. This activity is an initial identification of opportunities and challenges in the development of freshwater fish farming in Kokoq Lauk 1. The results of this initial study will be used as recommendations for further community service activities.
PELATIHAN BUDIDAYA NILA KOLAM TERPAL DI DESA GRIMAK, LOMBOK BARAT UNTUK MENCEGAH STUNTING Muahiddah, Nuri; Azhar, Fariq; Affandi, Rangga Idris; Diniariwisan, Damai; Diamahesa, Wastu Ayu
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah stunting masih menjadi tantangan serius di Desa Grimak Indah, Lombok Barat, dengan prevalensi yang cukup tinggi di kalangan anak-anak. Upaya pencegahan stunting melalui peningkatan asupan gizi sangat diperlukan, salah satunya melalui pemanfaatan sumber protein yang terjangkau dan mudah diakses oleh masyarakat setempat. Oleh karena itu, program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan budidaya ikan nila dengan menggunakan kolam terpal sebagai solusi praktis dan ekonomis untuk meningkatkan ketahanan pangan dan asupan protein di desa tersebut. Kegiatan pelatihan meliputi berbagai aspek teknis budidaya ikan nila, seperti persiapan dan pembuatan kolam terpal, pemilihan bibit unggul, teknik pemberian pakan, serta pengelolaan kualitas air dan kesehatan ikan. Selain itu, program ini juga memberikan edukasi mengenai pentingnya konsumsi protein hewani dalam pencegahan stunting, serta bagaimana memanfaatkan hasil budidaya secara optimal. Hasil dari pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Grimak Indah dalam budidaya ikan nila, sehingga dapat memperkuat ketahanan pangan keluarga dan berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting di wilayah tersebut. Keberhasilan program ini diukur melalui peningkatan jumlah kolam terpal yang dibangun dan produksi ikan nila yang stabil, serta peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya asupan gizi yang seimbang.
Edukasi Potensi Ekologis dan Ekonomi Mangrove Bagi Masyarakat Pesisir Dusun Ujung Betok, Jerowaru Diniariwisan, Damai; Asri, Yuliana; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Affandi, Rangga Idris; Dwiyanti, Septiana; Alim, Sahrul; Diamahesa, Wastu Ayu; Sumsanto, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Scabra, Andre Rachmat
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.7129

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran penting secara ekologis dan ekonomis bagi masyarakat pesisir, namun kesadaran masyarakat terhadap nilai tersebut masih rendah. Banyak lahan mangrove di pesisir Ujung Betok yang mulai rusak dan beralih fungsi menjadi dermaga tradisional atau bahkan sekedar tempat pembuangan sampah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Dusun Ujung Betok terhadap potensi ekologi dan ekonomi mangrove. Metode pelaksanaan terdiri atas survei lokasi dan edukasi langsung berupa sosialisasi interaktif di lapangan. Edukasi diberikan melalui diskusi dan penyampaian materi tentang jenis mangrove, manfaat ekologis seperti pencegahan abrasi dan habitat biota, serta manfaat ekonomis seperti potensi hasil olahan dan ekowisata. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang ditandai dengan antusiasme dan kemampuan menjelaskan kembali materi, serta munculnya kesadaran terhadap pentingnya konservasi. Edukasi mangrove secara langsung efektif dalam meningkatkan literasi masyarakat dan berpotensi mendorong keterlibatan aktif mereka dalam upaya konservasi berbasis manfaat berkelanjutan.
APLIKASI PENGUNAAN JARING INSANG SEBAGAI PENUNJANG DALAM MEMENUHI KETERSEDIAAN PAKAN PADA BUDIDAYA LOBSTER DI TELUK EKAS Sumsanto, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Asri, Yuliana; Diniarti, Nanda; Marzuki, Muhammad; Affandi, Rangga Idris; Diniariwisan, Damai; Diamahesa, Wastu Ayu; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Dwiyanti, Septiana
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.7198

Abstract

Guna menghadapi permasalahan tentang ketersediaan pakan karena peningkatan harga, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan pakan alternatif pengganti. Pakan alternatif pengganti yang dapat digunakan adalah dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada di sekitar lokasi budidaya. Potensi kelimpahan jenis ikan yang ada di Teluk Ekas dapat digunakan sebagai pakan bagi lobster dengan penangkapan secara langsung menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan. Penggunaan alat tangkap ikan ini diharapkan dapat menunjang ketersediaan pakan selama proses budidaya lobster dan menekan penggunaan pakan buatan. Budidaya lobster di Indonesia masih bergantung pada ikan rucah sebagai pakan utama. Ikan rucah mengandung protein tinggi yang mampu memenuhi kebutuhan protein organisme budidaya untuk mendukung pertumbuhan. Selain itu, harganya terjangkau dan ketersediaannya cukup melimpah. Kelimpahan stok ikan rucah yang tinggi ini belum dimanfaatkan dengan baik oleh para pembudidaya karena keterbatasan alat tangkap yang mendukung, sehingga para pembudidaya hanya mengandalkan hasil tangkapan oleh para nelayan yang setiap hari pergi mencari ikan. Salah satu upaya dalam merespons persoalan untuk mengamankan stock pakan lobster berupa ikan  rucah adalah dengan inovasi teknologi penangkapan ikan menggunakan jaring insang. Para pembudidaya belum memahami bahwa kelimpahan sumberdaya ikan yang ada di sekitar KJA dapat dimanfaatkan sebagai pakan dalam proses budidaya. Kelompok pembudidaya yang tergabung dalam Pokdakkan Pasir Putih diberikan pendampingan melalui penyuluhan dan Focus Group Discussion (FGD) untuk mempelajari, mempraktekkan dan menggunakan jaring insang guna memenuhi stok pakan bagi lobster yang dibudidayakan.
BIMBINGAN TEKNIS PENANGANAN PASCA PANEN BULU BABI DI KOPERASI PRIMA NUSANTARA: BIMBINGAN TEKNIS PENANGANAN PASCA PANEN BULU BABI DI KOPERASI PRIMA NUSANTARA Asri, Yuliana; Hizbulloh, Lalu; Affandi, Rangga Idris; Lumbessy, Salnida Yuniarti; Scabra, Andre Rahmat; Diamahesa, Wastu Ayu; Mulyani, Laily Fitriani; Alim, Sahrul; Lestari, Dewi Putri
Jurnal Pepadu Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i3.7861

Abstract

Sea urchins are a highly nutritious and economically valuable fishery product. In West Nusa Tenggara (NTB), particularly in Lombok, the public is still largely unaware of the benefits and market value of sea urchins in international markets such as Japan and Korea. Sea urchin gonads are consumed by Koreans and Japanese, and their high nutritional content is believed to improve health performance. However, there are obstacles in the sea urchin market development is the lack of proper standard operating procedures in post-harvest handling. Appropriate and standardized post-harvest techniques are not yet widely known or disseminated among sellers and sea urchin business actors. Prima Nusantara Cooperative is one of the cooperatives that supplies fishery products, including sea urchins, to exporting companies. Based on this, the current community service activity was conducted at Prima Nusantara Cooperative in East Lombok, targeting the cooperative staff. The aim is to provide both theoretical socialization and hands-on training to enhance the staff’s knowledge and skills in post-harvest handling of sea urchins. Through this technical guidance, it is expected that the quality of sea urchin products sold to exporters will improve and be more competitive in the Japanese and Korean markets. The method used during the technical training included presentation of materials on proper sea urchin handling procedures, followed by field practice involving sea urchin sampling, hands-on demonstrations, and direct mentoring through each stage of the process. The post-harvest handling stages included harvesting (collection), cleaning, shell breaking, rinsing, weighing, packaging, and storage at low temperatures.
PELATIHAN BUDIDAYA NILA KOLAM TERPAL DI DESA GRIMAK, LOMBOK BARAT UNTUK MENCEGAH STUNTING Muahiddah, Nuri; Azhar, Fariq; Affandi, Rangga Idris; Diniariwisan, Damai; Diamahesa, Wastu Ayu
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5909

Abstract

Masalah stunting masih menjadi tantangan serius di Desa Grimak Indah, Lombok Barat, dengan prevalensi yang cukup tinggi di kalangan anak-anak. Upaya pencegahan stunting melalui peningkatan asupan gizi sangat diperlukan, salah satunya melalui pemanfaatan sumber protein yang terjangkau dan mudah diakses oleh masyarakat setempat. Oleh karena itu, program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan budidaya ikan nila dengan menggunakan kolam terpal sebagai solusi praktis dan ekonomis untuk meningkatkan ketahanan pangan dan asupan protein di desa tersebut. Kegiatan pelatihan meliputi berbagai aspek teknis budidaya ikan nila, seperti persiapan dan pembuatan kolam terpal, pemilihan bibit unggul, teknik pemberian pakan, serta pengelolaan kualitas air dan kesehatan ikan. Selain itu, program ini juga memberikan edukasi mengenai pentingnya konsumsi protein hewani dalam pencegahan stunting, serta bagaimana memanfaatkan hasil budidaya secara optimal. Hasil dari pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Grimak Indah dalam budidaya ikan nila, sehingga dapat memperkuat ketahanan pangan keluarga dan berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting di wilayah tersebut. Keberhasilan program ini diukur melalui peningkatan jumlah kolam terpal yang dibangun dan produksi ikan nila yang stabil, serta peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya asupan gizi yang seimbang.
GERAKAN BERSIH PANTAI SEBAGAI UPAYA MENGURANGI SAMPAH PADA LINGKUNGAN PESISIR DI PANTAI ELAK-ELAK, SEKOTONG Diniariwisan, Damai; Affandi, Rangga Idris; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Diamahesa, Wastu Ayu; Sumsanto, Muhammad; Scabra, Andre Rachmat
Jurnal Pepadu Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i1.4168

Abstract

Waste is the result of discarded unused materials which generally come from human activities. The rapid development in the tourism sector, especially at Elak-elak Beach, Sekotong, West Nusa Tenggara, has made the waste problem quite crucial. The aim of this beach clean movement activity is a form of community service to reduce the amount of rubbish on Elak-elak beach, so that it can preserve the environment and increase its attraction for tourists. The method used begins with location observations followed by the implementation of beach clean-up activities. The total number of participants who participated in this activity was 116 people. This activity succeeded in collecting various kinds of waste, ranging from organic and inorganic waste, where organic waste consisted of leaves and tree twigs. Meanwhile, inorganic waste is dominated by plastic waste such as cans, mineral water bottles, straws, plastic food wrap and styrofoam. A survey was also conducted on several tourist visitors regarding waste, where basically the visitors had a good understanding of waste. The beach clean movement activity ends with collecting the resulting rubbish which will then be transported to the landfill. The beach clean movement is a form of concern for environmental management. It is hoped that the activity can help raise awareness and raise people's sense of concern for the cleanliness and sustainability of the environment, especially beaches. Further service activities can be carried out by providing assistance and training to coastal communities.
EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING MELALUI SOSIALISASI PENTINGNYA NUTRISI IKAN DI DESA PERSIAPAN AWANG, LOMBOK TENGAH Diniariwisan, Damai; Junaidi, Muhammad; Dwiyanti, Septiana; Diniarti, Nanda; Sumsanto, Muhammad; Diamahesa, Wastu Ayu; Larasati, Chandrika Eka; Mulyani, Laily Fitriani
Jurnal Pepadu Vol 5 No 2 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i2.4401

Abstract

Stunting in children under five years old is the most common nutritional problem in Indonesia, namely around 30.8%. Stunting is characterized by a body height that is shorter than the average height of children in the same age. The high number cases of stunted toddlers has become a concern for the Government, where various efforts have been made to reduce the stunting rate, one of which is through socialization. Based on the results of location survey, Awang Preparation Village, in Central Lombok Regency has never received stunting socialization, so there are still many people who don't know about stunting and the benefits of fish nutrition to prevent stunting itself. The method for this activity is socialization which consists of 2 stages, namely 1) preparation which includes material preparation and timing, and 2) implementation, namely the ongoing socialization activity. This activity was attended by a total of 29 participants from among women consisting of housewives and teenagers. The results obtained after the socialization activities were that participants had a better understanding of what stunting is and how to prevent it. Apart from that, participants also know what the nutritional content of fish is so that it can be a solution to prevent stunting. Increasing maternal knowledge and awareness of the dangers of stunting can be an early indicator of a decline in stunting cases.
PELATIHAN BUDIDAYA IKAN HIAS SKALA RUMAH TANGGA UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI DESA KARANG BONGKOT Sumsanto, Muhammad; Diamahesa, Wastu Ayu; Rahmadhani, Thoy Batun Citra; Diniariwisan, Damai; Asri, Yuliana; Setyono, Bagus Dwi Hari; Affandi, Rangga Idris
Jurnal Pepadu Vol 5 No 2 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i2.4960

Abstract

Kemiskinan dan tekanan ekonomi merupakan masalah yang dihadapi oleh banyak rumah tangga di daerah pedesaan. Desa Karangbongkot adalah salah satu desa yang terletak di Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan, salah satu strategi yang dapat dipertimbangkan adalah melalui pengembangan budidaya ikan hias skala rumah tangga. Budidaya ikan hias dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi rumah- tangga miskin, karena tidak membutuhkan modal yang besar dan dapat dikelola dengan sumber daya lokal yang tersedia. Dalam pelaksanaan pengabdian ini, tim dari Universitas Mataram menggunakan metode partisipatif. Pendekatan partisipatif masyarakat adalah suatu metode dimana masyarakat secara aktif terlibat dan berperan dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi sebuah proyek atau program. Setelah implementasi program pengabdian kepada masyarakat tentang budidaya ikan hias skala rumah tangga di Desa Karang Bongkot sebagian besar peserta yang mengikuti pelatihan dasar dan praktik lapangan menunjukkan peningkatan pemahaman tentang teknik budidaya ikan hias. Secara keseluruhan, program pengabdian kepada masyarakat tentang budidaya ikan hias skala rumah tangga di Desa Karang Bongkot menunjukkan hasil yang positif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan pendapatan masyarakat. Namun, keberlanjutan dan pengembangan lebih lanjut masih diperlukan untuk mengatasi tantangan yang ada dan memastikan dampak jangka panjang yang lebih besar.
Edukasi Potensi Ekologis dan Ekonomi Mangrove Bagi Masyarakat Pesisir Dusun Ujung Betok, Jerowaru Diniariwisan, Damai; Asri, Yuliana; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Affandi, Rangga Idris; Dwiyanti, Septiana; Alim, Sahrul; Diamahesa, Wastu Ayu; Sumsanto, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Scabra, Andre Rachmat
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.7129

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran penting secara ekologis dan ekonomis bagi masyarakat pesisir, namun kesadaran masyarakat terhadap nilai tersebut masih rendah. Banyak lahan mangrove di pesisir Ujung Betok yang mulai rusak dan beralih fungsi menjadi dermaga tradisional atau bahkan sekedar tempat pembuangan sampah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Dusun Ujung Betok terhadap potensi ekologi dan ekonomi mangrove. Metode pelaksanaan terdiri atas survei lokasi dan edukasi langsung berupa sosialisasi interaktif di lapangan. Edukasi diberikan melalui diskusi dan penyampaian materi tentang jenis mangrove, manfaat ekologis seperti pencegahan abrasi dan habitat biota, serta manfaat ekonomis seperti potensi hasil olahan dan ekowisata. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang ditandai dengan antusiasme dan kemampuan menjelaskan kembali materi, serta munculnya kesadaran terhadap pentingnya konservasi. Edukasi mangrove secara langsung efektif dalam meningkatkan literasi masyarakat dan berpotensi mendorong keterlibatan aktif mereka dalam upaya konservasi berbasis manfaat berkelanjutan.
Co-Authors Abidin, Z Adriana Monica Sahidu Agustin, Pradita Ayu Ahyani, Dina Aini, Nila Robiatul Alis Mukhlis Andre Rachmat Scabra Andriana, Ina Eka Angga, Prayogi Dwina Asri, Yuliana Atiatun Shalehah Aula Husnul Fajri Badrun Badrun Badrun Bagus Dwi Hari Setyono Bagus Dwi Hari Setyono Batun Citra Rahmadani, Thoy Chandrika Eka Larasati, Chandrika Eka Chen, Peter Damai Diniariwisan Damai Diniariwisan Damai Diniariwisan DEDI JUSADI Devi Wahyuni Cahyani Dewi Putri Lestari Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Dina Ahyani Dina Ahyani Diniariwisan, Damai Dwi Budi Santoso Dwina Angga, Prayogi Dwiyanti, Septiana Fadliana Khofiatun Fariq Azhar Fitriani, Laily Fitriani Hadzriil Jeeffry , Ku Haini, Naufara Hak, Muhammad Bai`ul Hizbulloh, Lalu Idris Affandi, Rangga Ina Eka Andriana Juli Ekasari Kaswadi, Hendri Khofiatun, Fadliana Laily Fitriani Laily Fitriani Mulyani Laily Fitriani Mulyani Lalu Hizbulloh Lumbessy, Salnida Yuniarti Masumoto, Toshiro Maudina, Finda Mia Setiawati Miranti, Sevia MUHAMMAD AGUS SUPRAYUDI Muhammad Amin Muhammad Junaidi Muhammad Junaidi Muhammad Marzuki Muhammad Sumsanto Mulyani, Laily Fitriani Mutiara, Ni Luh Nanda Diniarti Naufara Haini Nisa, Haerunnisaa Nunik Cokrowati Nunik Cokrowati Nuri Muahiddah Nurul Aeni Panosa, Alief Erwanda Pebrianti, Ni Luh Mutiara Putri Lestari, Dewi Rahmadani, Thoy Bathun Citra Rahmadani, Thoy Batun Citra Rahmadhani, Thoy Batun Citra Ramdani, Nursuci Rangga Idris Affandi Retno Palupi RR. Ella Evrita Hestiandari Sadikin Amir Sahrul Alim Sapto Andriyono Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Sevia Miranti Shalehah, Atiatun Sitti Hilyana Syawalina Fitria Thoy Batun Citra Rahmadani Thoy Batun Citra Rahmadani Thoy Batun Citra Rahmadani Thoy Batun Citra Rahmadani Toshiro Masumoto Toshiro Masumoto Widia Lestari Windi Yuastika Yuastika, Windi Yuliana Asri Yuliana Asri Yuliana Asri Yuliana Asri Yuliana Asri YUSRIN YUSRIN Zaenal Abidin