p-Index From 2021 - 2026
8.932
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Nilai dan Makna Sejarah Baju Kurung Labuh Sebagai Baju Adat Khas Riau Prayoga, Ari; Bunari, Bunari; Yuliantoro, Yuliantoro
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3331

Abstract

Indonesia memiliki begitu banyak keberagaman, baik itu keberagaman pada suku, bahasa daerah juga kebudayaan dan adat istiadat tempatan, salah satu kebudayaan yang ada adalah budaya dalam berpakaian. Baju kurung labuh adalah baju kurung khas Riau yang dipakai kaum perempuan Melayu, memiliki arti mengurung yang memakainya, baik mengurung dalam Adat juga dalam Syariat, baju kurung ini biasanya dipakai pada upacara adat, acara resmi, juga pakaian harian. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu 1) Untuk mengetahui bentuk, warna, dan motif Baju Kurung Labuh Khas Riau, 2) Untuk mengetahui nilai, makna dan filosofi dalam bentuk, warna, dan motif Baju Kurung Labuh, 3) Untuk mengetahui peran pemerintah dalam melestarikan Baju Kurung Melayu khas Riau. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode Kualitatif. Baju Kurung Labuh adalah pakaian Melayu yang khususnya dipakai oleh kaum perempuan, baju kurung labuh ini sudah ada pada zaman kerajaan-kerajaan yang ada di Riau, salah satunya adalah kerajaan Siak Sri Indrapura, pada masa kerajaan baju kurung labuh ini dikenakan oleh istri raja serta anggota keluarga kerajaan, bahkan bisa dipakai oleh masyarakat luas akan tetapi penggunaan warna dan aksesoris seperti tanjak dan kain pada pakaian disesuaikan dengan aturan adat yang ada. Baju kurung labuh ini juga terkandung makna dalam bentuk pakaiannya, yakni makna mengurung orang yang memakainya agar terhindar dari aib dan malu, juga dari fitnah dan malapetaka.
MENGUNGKAP KISAH DIBALIK NAMA “DESA KOTA LAMA” : WARISAN SEJARAH KERAJAAN INDRAGIRI Yuliantoro Yuliantoro; Athira Agustin; Delka Yuni Zahra; Dian Andriani; Hendriadi Saputra; Mutia Hafizah; Roza Puspita Sari; Vinni Septri Wahdini; Viora Salsa Puja
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 5 (2024): September : Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v2i5.2544

Abstract

Many places have their own stories that can often provide lessons. However, many people do not know the origins of the area where they live, which triggers a sense of indifference to local identity and history in the local environment, as well as the case that the author found in Kota Lama Village. This research is expected to provide knowledge to the wider community about the identity and history behind the name Kota Lama Village. In compiling this research, researchers used a qualitative method with a descriptive approach and used a historical approach as a tool to examine and critically analyze the past phenomena under study. The results of the research indicate that the origin of the name of Kota Lama Village, which was once called the Kingdom of Negeri Menduyan, is inseparable from the historical story that occurred during the Indragiri Kingdom.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Audio Visual Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Sejarah Kelas XI SMA Negeri 10 Pekanbaru Sari, Syindi Puspita; Ahmal, Ahmal; Yuliantoro, Yuliantoro
JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling Vol 2, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jamparing.v2i2.3128

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis audio visual untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran sejarah kelas XI SMA Negeri 10 Pekanbaru. Tujuan penelitian ini bertujuan 1) untuk mengetahui pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis audio visual, 2) untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran interaktif berbasis audio visual pada pembelajaran Sejarah, 3) untuk mengetahui respon siswa terhadap media pembelajaran interaktif berbasis audio visual untuk meningatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (RD) yaitu untuk memvalidasi dan mengembangkan produk. Model pengembangan yang digunakan pada peneltian ini menggunakan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implement, Evaluate). Hasil penelitian ini menunjukkan jumlah penilaian yang diberikan oleh ahli media adalah 52 dengan persentase sebesar 94,5% dan nilai validasi tersebut masuk dalam kategori “Sangat Layak”, penilaian ahli materi adalah 45 dengan persentase 90% dan masuk dalam kategori “Sangat Layak”, Penilaian dari motivasi belajar siswa di kelas XI MIPA4 berjumlah 33 siswa sebesar 1869 dengan persentase 94,25% dengan kategori “Sangat Layak” dan respon siswa dikelas XI MIPA berjumlah 33 siswa memperoleh 1903 dengan persentase 96,11 % masuk kedalam kategori “Sangat Layak”.
Digitalisasi Arsip Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru Dalam Menunjang Riset Kesejarahan Tambun, Frengki Krisyonalvin Halomoan; Bunari, Bunari; Yuliantoro, Yuliantoro
JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling Vol 2, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jamparing.v2i1.1908

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh beberapa hal seperti perkembangan zaman pada saat ini sudah mengalami perubahan yang cukup signifikan, era digital yang membawa dampak postif, penyimpanan bentuk arsip dalam bentuk digital, serta keberadaan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru. Tujuan dari penelitian ini sendiri yakni  untuk mengetahui proses awal digitalisasi arsip kesejarahan, mengetahui bentuk dari digitalisasi arsip, serta mengetahui manfaat digitalisasi arsip sejarah dalam suatu penelitian sejarah. Dinas Perpustakaaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru atau yang lebih disingkat dengan sebutan DISPUSIP Kota Pekanbaru terbentuk dan dikepalai oleh 3 (tiga) bidang yaitu bidang pembinaan, bidang informasi layanan, bidang akuisisi. Salah satu fungsi dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru sendiri adalah sebagai perencanaan dan perumusan kebijakan di bidang perpustakaan dan kearsipan. Proses digitalisasi arsip di Dinas Perpustkaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru sendiri berawal dari proses pemeriksaan arsip dalam bentuk arsip fisik, kemudian dilanjutkan dengan pengindeksan arsip yang dapat mempermudah dalam mencari arsip, selanjutnya proses pemindaian (scanner) yang akan mengubah bentuk fiisk arsip menjadi bentuk digital, serta diakhiri dengan proses pengunggahan yang akan mengunggah bentuk digital arsip yang sudah melewati proses digitalisasi tadi ke situs-situs terpercaya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru seperti SIKN, JIKN, dan memorabilia.perpustakaanterbaik.com.
Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Game Tournament (TGT) Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Sejarah Siswa Kelas XI IPA 5 SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru Berkemajuan Ayub Dt, Arbaaz; Isjoni, Isjoni; Yuliantoro, Yuliantoro
JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling Vol 2, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jamparing.v2i1.1911

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan beberapa hal yaitu: untuk mengetahui kondisi awal motivasi belajar siswa sebelum menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe team game tournament pada saat pembelajaran sejarah. Untuk mengetahui aktifitas guru dan aktifitas siswa sesudah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe team game tournament pada saat pembelajaran sejarah. Untuk mengetahui kondisi motivasi belajar siswa sesudah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe team game tournament pada saat pembelajaran sejarah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan motivasi belajar siswa sebelum menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe team game tournament pada saat pembelajaran sejarah dengan persentase sebesar 42,01% kategori sangat rendah. Aktifitas guru menunjukan persentase pada siklus I sebesar 75,27% dengan kategori baik. Dan meningkat pada siklus II dengan persentase rata-rata sebesar 96,42% dengan kategori sangat baik. Aktivitas siswa pada siklus I memperoleh 73,26% dengan kategori baik, mengalami peningkatan pada siklus II dengan rata-rata persentase sebesar 87,85% kategori sangat baik. Sudah mencapai indikator keberhasilan yang sudah ditentukan sebesar 75%. Motivasi belajar siswa sesudah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe team game tournament siklus I 53,15% meningkat pada siklus II dengan persentase sebesar 86,07%. Artinya dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar siswa sudah mencapai indikator keberhasilan yang ditentukan sebesar 75%. 
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Mading Digital Untuk Meningkatkan Minat Belajar Sejarah Siswa Kelas X SMK Negeri 4 Pekanbaru Saidina, Alvita Mayu; Bunari, Bunari; Yuliantoro, Yuliantoro
JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling Vol 2, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jamparing.v2i2.2751

Abstract

Pembelajaran sejarah di sekolah cenderung monoton dan membosankan. Hal ini disebabkan karena kurangnya minat dan semangat dan motivasi untuk mempelajari sejarah. Guru sejarah perlu menggunakan strategi untuk mencapai lebih banyak pembelajaran sejarah yang bermakna, yaitu dengan mengembangkan media pembelajaran yang membangkitkan minat siswa dalam mempelajari sejarah. Peneliti memilih media pembelajaran yaitu media digital karena bisa menarik minat siswa dengan desain, konten yang sesuai dengan materi pelajaran sehingga metode pembelajaran menjadi menarik dan siswa termotivasi belajar sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk pengembangan media pembelajaran berbasis mading digital, mengetahui kelayakan media pembelajaran berbasis mading digital, mengetahui peningkatan minat sejarah siswa Kelas X SMK Negeri 4 Pekanbaru dengan menggunakan media pembelajaran Mading Digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development dengan model ADDIE. Hasil validasi oleh ahli media memperoleh 90% dengan kategori sangat layak, ahli materi memperoleh 90% dengan kategori sangat layak. Dari hasil angket minat siswa setelah menggunakan media mading digital diperoleh 85,44% pada dengan kategori sangat layak dan respon positif terhadap media pembelajaran media digital dengan memperoleh 85% dengan kategori sangat layak. Hal ini dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran media digital dapat meningkat minat belajar sejarah siswa kelas X SMK Negeri 4 Pekanbaru.
PELATIHAN PEMBUATAN MODUL SEJARAH LOKAL TERINTEGRASI MATERI PELAJARAN SEJARAH DI SMA BAGI GURU SEJARAH DI KECAMATAN RENGAT BARAT KABUPATEN INDRAGIRI HULU Fikri, Asyrul; Isjoni, Isjoni; Barkara, Refli Surya; Yuliantoro, Yuliantoro; Negara, Chandra Perwira; Warsani, Henki
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 6 (2024): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.6.331-337

Abstract

So far, history learning has only focused on the national events of a nation. In fact, local history is an integral part of national history. Local history is able to provide a sense of pride and a deep understanding of regional culture. For this reason, an integrated local history module is needed so that students' understanding is better. The creation of the module is carried out through 3 stages, namely preparation, implementation and evaluation. The resulting product is in the form of a local history module integrated with history lessons. The content in the module can be filled with local history material of Riau Province and iconic events in the area. In addition, modules can be filled with local terms that are close to the student's environment. Local historical elements are very important, because they can understand the struggle of ancestors in navigating their times and there are local wisdom values of a region. This service was carried out in Indragiri Hulu Regency because it was in accordance with the analysis of needs and its strategic location in developing local welfare modules.
Shifting Marriage Customs in the Clans of the Kenegerian Air Tiris Community, Kampar Regency Misrulina Misrulina; Ahmal Ahmal; Yuliantoro Yuliantoro
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 3, No 2 (2024): September 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v3i2.2687

Abstract

The purpose of this research is to find out the reasons for the ban on marriage between ethnic groups in the Air Tiris community, to find out the reasons for the shift in ethnic marriage traditions in the Air Tiris community, and to determine the impact of the shift in ethnic marriage traditions in the Air Tiris community. This research uses qualitative research methods, with data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. The subjects in this research were 1 tribal chief from the Air Tiris state, 1 person who committed marriages between tribes, 1 community member from the Air Tiris state, 3 young men and women from the Air Tiris state. The results of this research indicate a shift in tribal marriage traditions in the Air Tiris community, Kampar district. The causes of the shift in traditions in the people of the Water Water Country are educational factors, religious factors, economic factors and globalization factors. The impact of the shift in traditions in the people of Air Tiris is that people are starting to ignore the traditions that have been in effect for generations in society.
PEWARISAN NILAI-NILAI BUDAYA RUMAH LONTIOK KEPADA GENERASI MUDA Isjoni, Isjoni; Fikri, Asyrul; Riantama, M. Yogi; Yuliantoro, Yuliantoro
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 4 No. 4 (2019)
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to look at the process of inheriting the cultural values of lontiok houses to the younger generation of Kampar people specifically around the lontiok house environment. The research method is descriptive qualitative. Data collection techniques using observation and interviews. The analysis is data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of the study, namely, between traditional houses and cultural values can not be separated from the role of humans as cultural beings who inherit the culture. Inheritance of cultural values is done in two ways, namely through the tradition of hereditary from the ninik mamak to the younger generation and through tourism awareness groups (Pok derwis). education in schools is very important. This is done to preserve the culture so that it does not disappear in the midst of an increasingly developed and developing era.
Perkembangan Pembangunan Kabupaten Rokan Hilir Masa Bupati Annas Maamun (2006-2014) Nuraina, Nuraina; Isjoni, Isjoni; Yuliantoro, Yuliantoro
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i2.6465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi perkembangan pembangunan Kabupaten Rokan Hilir selama masa kepemimpinan Bupati H. Annas Maamun (2006–2014). Penelitian ini dilakukan di Bagansiapiapi, ibukota Kabupaten Rokan Hilir, menggunakan metode historis dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan signifikan dalam pembangunan infrastruktur pemerintahan, pertumbuhan ekonomi daerah, perluasan akses pendidikan, dan penguatan kohesi sosial lintas etnis. Salah satu capaian penting adalah transformasi kawasan Batu Enam menjadi pusat pemerintahan baru yang terintegrasi dan pelestarian budaya lokal melalui Perayaan Bakar Tongkang. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap historiografi lokal dan menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan pembangunan berbasis budaya.
Co-Authors adiva septiara Agusti Yuni Yanti Ahmad Faujiyanto Ahmal Ahmal Ahmal Ahmal ahmal, ahmal Ahmal, Ahmal Alkis Saputra Alya Putri Meirinda Andini Salina Apik Budi Santoso Apik Budi Santoso Ari Prayoga Asyrul Fiqri Athira Agustin Auralita Ayub Dt, Arbaaz Azhari Resta Eriansa Azru Raihani Satifa Damanik Bedriati Ibrahim Bedriati Ibrahim Bima Maulana Putra Bonita Padang Bonita Padang Bunari Bunari Bunari, Bunari Bunari, Bunari Cindy Ratnasari Dea Nanda Sartika Delka Yuni Zahra Desi Asmarianti Dewi Liesnoor Setyowati Dewi Liesnoor Setyowati Dewi Liesnoor Setyowati Dewi Mutiara Sari Dian Andriani Dorasi Br Hutapea Elisa Elisa Elta Andea Fera Andini Fikri, Asyrul Hafif Zulkhairi Hari Darmansyah Hartini, Hafshah Hendriadi Saputra Idzni Indah Puspa Sari Intan Almadina Iqbal Septama Yuda Ishak, Isjoni Isjoni Isjoni Isjoni Isjoni Jumili Arianto Kamaruddin Kamaruddin Lia Anggraini Lili Rahma Yuni M. Yogi Riantama Mahdatul Hilda Mairika Purnama Misrulina Misrulina Musni Hidayah Putri Mutia Hafizah Nabila Nadia Handayani Nadira Nurul Atika Nadya Wulan Dhari Negara, Chandra Perwira Nur Rahmawati Busyro Nuraina, Nuraina Patricia Endah Septiana Perwira Negara, Chandra Prayoga, Ari Putri Syafira Refli Surya Barkara Riantama, M. Yogi Ridho M. Salam Rini Selvia Rosita Manalu Roza Puspita Sari Saidina, Alvita Mayu Saka Mahardika Otav Nugraha Salsabila, Unik Hanifah Santa Yunita Br. Lubis Sari, Syindi Puspita Satria Bulkis Selfi Husvina Separen, Separen Shakila Mayval Siti Khairiyah Sri Oktavia Sri Supitri Romdania Sukmana, Meila Dita Supentri Suroyo Suroyo Suroyo Susan Fakhirah Tambun, Frengki Krisyonalvin Halomoan Tasya Amajirah Thriwaty Arsal Thriwaty Arsal Vinni Septri Wahdini Viora Salsa Puja Wahyu Ningsih Wahyuni, Nuriyah Walzumni Warsani, Henki Yanuar Al Fiqri Zahirman, Zahirman Zulpines Indira Putri