Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor yang Memengaruhi Dukungan Suami Selama Masa Kehamilan dan Persalinan Ibu di Indonesia Yusuf, Ghina Gabrilla; Sari, Nurhalina; Yanti, Dhiny Easter
Jurnal Kesehatan Global Vol 6, No 3 (2023): Edisi September
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v6i3.5823

Abstract

Dukungan orang terdekat khususnya suami sangat dibutuhkan oleh ibu hamil, suami di harapkan untuk selalu memberikan motivasi, membantu, dan mendampingi ibu hamil baik selama masa kehamilan sampai persalinan, data Laporan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia  menunjukkan peran suami di Indonesia yang menemani pemeriksaan Kehamilan (89%) dan persalinan di rumah sakit (78%). Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang memengaruhi dukungan suami selama masa kehamilan dan persalinan ibu di Indonesia tahun 2017. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional dengan populasi sebanyak 14,193 dan sampel penelitian ini sebanyak 9160 pria kawin. Tenik sampling yang digunakan dengan Teknik purposive sampling. uji analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil analisis didapatkan suami yang mendukung sebanyak 1773(19,4%).  Analisis bivariat menunjukan bahwa ada hubungan antara umur suami (p 0,00; OR 4), tingkat pendidikan suami (p 0,00; OR 10), pekerjaan suami (p 0,035; OR 3,075), kuinti kekayaan (p 0,00, OR 1,8), daerah tempat tinggal ( p 0,00; OR 1,527), tempat tinggal suami berdasarkan pulau (p 0,00; OR 2,2), jumlah anak (p 0,00; OR 0,630) yang memengaruhi dukungan suami. Saran yaitu perlu adanya peningkatan sosialisasi tentang program suami siaga sehingga suami lebih memahami tentang kesehatan serta kebutuhan istri selama masa kehamilan dan persalinan sehingga mau untuk memberikan dukungannya terhadap istri.
DETERMINAN PERILAKU DALAM PENCEGAHAN PENULARAN TUBERCULOSIS (TB) PARU Firdayunsari, Firdayunsari; Amirus, Khoidar; Sari, Nurhalina
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v13i2.2416

Abstract

Banyaknya kasus TB paru di wilayah Lampung Timur, Puskesmas Labuhan Maringgai menempati posisi tertinggi dibandingkan dengan puskesmas lainnya sebesar 105 kasus. Namun jika dilihat dari data kunjungan rutin ke RSUD Sukadana kasus TB paru sebesar 217 kasus lebih besar jika dibandingkan dengan puskesmas yang ada, oleh karena itu sangatlah penting untuk melakukan penelitian di RSUD sukadana. Jenis penelitian kuantitatif, dengan mengunakan desain Cross sectional . Populasi penelitian ini adalah seluruh suspek TB paru bulan Agustus di RSUD Sukadana tahun 2023. Sampel dihitung dengan menggunakan perhitungan metode lameshow didapatkan sebanyak 100. Analisa data univariat, bivariat dengan chi square dan multivariat dengan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki perilaku pencegahan penularan TB paru dengan baik 59,0%, pendidikan dasar dan menengah 56,0%, sikap positif 63,0%, pengetahuan kurang baik 58,0%, mendapatkan dukungan keluarga yang tidak baik 56,0%, mendapatkan dukungan petugas kesehatan dengan tidak baik 64,0%. Ada hubungan pendidikan (p-value =0,023), sikap (p-value =0,033), pengetahuan (p-value =0,000), dukungan keluarga (p-value =0,007), dukungan petugas kesehatan (p-value =0,026). Faktor yang paling dominan berhubungan dengan perilaku pencegahan penularan TB paru di RSUD Sukadana tahun 2023 adalah pengetahuan dengan (CI 95%, p-value =0,000 dan OR=8,189). Penelitian ini menyarankan perlu adanya edukasi dan kesadaran melakukan yang komprehensif tentang TB paru, termasuk cara penularan, gejala awal, langkah-langkah pencegahan, dan pentingnya pengobatan yang tepat.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Stres Kerja Perawat di Instalasi Gawat Darurat dan Ruang Bedah RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Sari, Diana; Sari, Nurhalina; Aryawati, Wayan; Riyanti, Riyanti
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v14i2.298

Abstract

Perawat dalam menjalankan tugasnya menghadapi berbagai hal yang bisa memicu terjadinya stres. Situasi yang dapat mencetus terjadinya stres kerja adalah seperti beban kerja perawat yang tinggi, tanggung jawab yang sangat tinggi terhadap keselamatan manusia, dan harus maksimal dalam melayani pasien. Stres pada perawat sangat perlu diperhatikan, karena apabila seorang perawat mengalami stres yang tinggi akan berdampak pada kualitas pelayanannya. Tujuan penelitian diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan stress kerja perawat di Instalasi Gawat Darurat Dan Ruang Bedah RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2023. Desain penelitian analitik kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian seluruh perawat pelaksana di IGD dan Ruang Bedah RSUDAM pada bulan September 2022 sebanyak 79 orang. Teknik sampel menggunakan Total Populasi sebanyak 79 orang. Pengolahan data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian ada hubungan yang bermakna antara umur (p-value = 0,001, OR = 5,937), jenis kelamin (p-value = 0,003, OR = 4,571), pendidikan (p-value = 0,019, OR = 3,303), lama kerja (p-value = 0,001, OR = 5,353) dan beban kerja (p-value = 0,000, OR = 15,429) dengan stres kerja perawat di IGD dan Ruang Bedah RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Saran perlu telaah kebutuhan tenaga untuk menentukan kebutuhan tenaga perawat. Sehingga beban kerja yang diemban oleh perawat akan berkurang dan akan menurunkan tingkat stres para perawat. Pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan kepada pasien di IGD dan Ruang Bedah RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung.
Pengaruh Kayu Manis (Cinnamomun cassia) terhadap Kadar Glukosa Darah pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Nurhalina Sari; Diah Astika Winahyu; Dias Dumaika; Nadia Nur Azizah
Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/20evsz13

Abstract

Latar belakang: penderita diabetes mellitus (DM) tipe 2 mengalami peningkatan setiap tahunnya. Banyak penderita DM beralih menggunakan herbal yang dinilai sebagai pengobatan alami dan aman. Herbal yang digunakan antara lain, kayu manis (cinnamon cassia) yang kini banyak beredar di pasaran. Tujuan: diketahuinya pengaruh konsumsi rutin kayu manis terhadap kadar glukosa darah pada pasien DM tipe 2. Metode: penelitian menggunakan desain eksperimen pre-post pada satu kelompok yang diberikan dosis kayu manis sebesar 1 g hari selama 4 minggu. Sampel penelitian diambil secara sukarela sebanyak 10 responden yang berasal dari Posbindu Puskesmas Kemiling, Bandar Lampung. Pengukuran kadar glukosa dilakukan setiap minggu menggunakan alat uji glukosa yang telah tersertifikasi. Analisis data menggunakan uji t berpasangan. Hasil: pengamatan minggu pertama, terjadi penurunan rerata kadar glukosa responden sebesar 273.3 mg/dl + 69.2 (p-value 0.050). Pada pengamatan berikutnya, rerata glukosa menjadi 260.4 mg/dl + 53.7 (p 0.588), 235.8 mg/dl + 91.0 (p 0.264), dan 230.8 mg/dl + 82.0 (p 0.625). Perbandingan rerata awal pengamatan dan terakhir, didapatkan p-value 0.028. Kesimpulan: terdapat pengaruh konsumsi rutin kayu manis terhadap penurunan rerata kadar glukosa darah pada pasien DM tipe 2.
Analysis Of Risk Factors For Covid - 19 Patients Using Mechanical Ventilation At Abdul Moeloek Lampung Hospital Year 2021 Nanang Dismiantoni; Samino; Fitri Eka Sari; Torry Duet Irianto; Nurhalina Sari
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 6 No. 2 (2025): In Progress issue
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v6i2.846

Abstract

Considering that the number of confirmed cases of COVID-19 continues to increase, the Ministry of Health has issued Circular Letter Number HK 02.01/Menkes/ concerning Increasing the Capacity for Treatment of COVID-19 Patients in Hospitals Providing COVID-19 Services Issued 11/2021. This is especially true for patients on ventilators or in isolation rooms. This study aims to analyze the risk factors for COVID-19 patients who use ventilators at Abdul Moerok Hospital, Lampung in 2021. This research is a quantitative study using a cross-sectional design. The research was conducted at Abdul Moerok Regional Hospital from September 2022 to January 2023. The study population included 2,152 COVID-19 patients who were treated in hospital rooms and hospital wards. The sample was 337 people. Medical records are used as research instruments. Data were analyzed using univariate, bivariate and multivariate analysis. Respondents within 8 days after birth were 249 people (73.9%), 207 people (61.4%) had no complications, 250 people (74.2%) had oxygen saturation >90%, and 128 people were using a ventilator. people (38.0%). Relationship between age (p 0.001), gender (p 0.011), duration of Covid-19 disease (p 0.031), Covid-19 patients (p 0.001), and oxygen saturation (p 0.001), use of ventilators in Covid-19 patients. Oxygen saturation is the variable that has the greatest influence on the incidence of mechanical ventilation in Covid-19 patients, with a p-value of 0.001 and an OR of 68.285. It is hoped that the public will increase their knowledge so that they can avoid risk factors that can reduce oxygen saturation and maintain lung function
Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Hipertensi pada Tenaga Kesehatan di Lampung Selatan Rahmawati, Rizka; Farich, Achmad; Sari, Nurhalina; Muhani, Nova; Putra, Agung Pradana
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i2.17502

Abstract

ABSTRACT Until now, hypertension is still a global health problem because it is a silent killer disease. Health workers are figures who have an important role in providing examples of healthy living behavior but are often neglected in health checks, therefore research is needed in South Lampung to find out what risk factors are related to hypertension in health workers in South Lampung. This study aims to analyze factors related to the incidence of hypertension among health workers in South Lampung. This type of research uses observational analytics with a cross-sectional approach. Based on the results of the study, the frequency distribution of the prevalence of respondents based on female gender was 113 people (92.6%), most respondents were in the adult category (26-45 years), based on the results of blood pressure measurements, there were 66 people (54.1%) who did not experience hypertension, did not smoke as many as 117 people (95.9%), lacked fruit consumption as many as 119 people (97.5%), lacked vegetable consumption as many as 102 people (83.6%) and sufficient physical activity as many as 104 people (83.6%). There was no significant relationship between smoking, fruit consumption, vegetable consumption, physical activity, gender, age with the incidence of hypertension. There was no most dominant factor in the incidence of hypertension in health workers in South Lampung, but the variables smoking, physical activity, age and gender were confounding variables. There is no significant relationship between smoking, fruit consumption, vegetable consumption and physical activity on the incidence of hypertension in health workers.  Keywords: Risk Factors For Hypertension, Incident Of Hypertension, Health Workers  ABSTRAK Hingga saat ini hipertensi masih menjadi masalah kesehatan dunia karena merupakan penyakit the silent killer. Tenaga kesehatan merupakan sosok yang memiliki peran penting dalam memberikan contoh perilaku hidup sehat namun sering abai dalam pemeriksaan kesehatan, oleh karenanya perlu dilakukan penelitian di Lampung Selatan untuk mengetahui faktor risiko apa yang berhubungan dengan hipertensi pada tenaga kesehatan di Lampung Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalasis faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada kalangan tenaga kesehatan di Lampung Selatan. Jenis penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional.  Berdasarkan hasil penelitian didapatkan distribusi frekuensi prevalensi responden berdasarkan jenis kelamin perempuan sebanyak 113 orang (92,6%), sebagian besar responden masuk kedalam kategori dewasa (26-45 tahun), berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah yang dilakukan terdapat 66 orang (54,1%) tidak mengalami hipertensi, tidak merokok sebanyak 117 orang (95,9%), kurang konsumsi buah sebanyak 119 orang (97,5%), kurang konsumsi sayur sebanyak 102 orang (83,6%) dan cukup aktivitas fisik sebanyak 104 orang (83,6%). Tidak terdapat hubungan signifikan antara merokok, konsumsi buah, konsumsi sayur, aktivitas fisik, jenis kelamin, usia dengan kejadian hipertensi. Tidak terdapat faktor paling dominan kejadian hipertensi pada tenaga kesehatan di Lampung Selatan, namun variabel merokok, aktivitas fisik usia dan jenis kelamin merupankan variabel confounding. Tidak ada hubungan yang signifikan antara merokok, konsumsi buah, konsumsi sayur, aktivitas fisik, jenis kelamin dan usia terhadap keadian hipertensi pada tenaga kesehatan. Kata Kunci: Faktor Risiko Hipertensi, Kejadian Hipertensi, Tenaga Kesehatan
Penyuluhan kesehatan tentang stunting dan pencegahan nya dengan mengaplikasikan program DASHAT (Dapur Sehat) Nuryani, Dina Dwi; Aryastuti, Nurul; Sari, Nurhalina; Rafika, Echa; Yuliana, Eka; Setiawati, Endang; Fatmawaty , Desy
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 4 (2022): Promosi Dan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS)
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v2i4.239

Abstract

Background: Stunting is a chronic malnutrition problem caused by a lack of nutritional intake for a long time, resulting in growth disorders in children, namely the child's height is lower or shorter (short) than the normal standard of growth. From the results of the validation of data validation of families at risk of stunting in neighbourhood 5-16, Srengsem Village, Panjang District, Bandar Lampung, it is known that not many people know about stunting and how to prevent it. So that some of them think that their children/toddlers are shorter than their age due to genetic or hereditary factors so that they do not require further treatment. Purpose: Respondents can know, understand about stunting and its prevention by applying the Healthy Kitchen program Methods: The implementation of the method used in community service is carried out in 2 stages, namely, firstly, Public Health students explain stunting and its prevention by applying the Healthy Kitchen program using power points and secondly after being given counseling about stunting and its prevention by applying the Healthy Kitchen program, respondents were given questions and answers about stunting and its prevention by applying the Healthy Kitchen program and demonstrating the prepared Healthy Kitchen menu. Results: Respondents understand about stunting and its prevention by applying the Healthy Kitchen program. Conclusion: Respondents can understand stunting and its prevention by applying the Healthy Kitchen program and are expected to be able to apply it in their respective homes and in their daily food menu.   Pendahuluan: Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar normal pertumbuhannya. Dari hasil verifikasi validasi data KK yang beresiko stunting yang ada di Rt 5-16 Kelurahan Srengsem, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung diketahui bahwa belum banyak yang mengetahui stunting dan bagaimana pencegahan nya. Sehingga beberapa dari mereka beranggapan bahwa anak/ balitanya lebih pendek dari usianya adalah karena faktor genetik atau keturunan sehingga tidak memerlukan penanganan lebih lanjut. Tujuan: Responden dapat mengetahui, memahami tentang stunting dan pencegahan nya dengan mengaplikasikan program DASHAT (Dapur Sehat). Metode: Pelaksanaan metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan 2 tahap, yaitu pertama mahasiswa Kesehatan Masyarakat menjelaskan tentang stunting dan pencegahan nya dengan mengaplikasikan program DASHAT (Dapur Sehat) menggunakan power point dan kedua setelah diberikan penyuluhan tentang stunting dan pencegahan nya dengan mengaplikasikan program DASHAT (Dapur Sehat), responden diberikan tanya jawab tentang stunting dan pencegahan nya dengan mengaplikasikan program DASHAT (Dapur Sehat) dan mendemonstrasikan menu DASHAT yang telah disiapkan. Hasil: Responden memahami tentang stunting dan pencegahan nya dengan mengaplikasikan program DASHAT (Dapur Sehat). Simpulan: Responden dapat memahami tentang stunting dan pencegahan nya dengan mengaplikasikan program DASHAT (Dapur Sehat) dan diharapkan dapat mengaplikasikannya di rumah masing-masing dan pada menu makanan sehari-hari.
Edukasi perilaku hidup bersih dan sehat di tatanan sekolah SDN 1 Karang Maritim Bandar Lampung Sari, Nurhalina; Winahyu, Diah Astika; Ariningrum, Hardini; Amirus, Khoidar; Putri, Desna Sari; Manulang, Chanita Sari; Usfa, Hafiratul Fitri; Yuniar, Trisia Dira
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 3 No. 1 (2023): JOURNAL OF Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v3i1.309

Abstract

Pendahuluan: Munculnya berbagai penyakit yang sering menyerang anak usia sekolah (usia 6-10) ternyata umumnya berkaitannya dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), untuk itu diperlukannya edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat kepada anak mulai sejak usia 6-10 tahun. Tujuan: Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan terkait pentingnya menerapkan PHBS di lingkungan tatanan sekolah, hal ini dilakukan agar upaya untuk menurunkan penyakit yang muncul akibat kurangnya menjaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Metode: Metode yang dilakukan adalah dengan cara edukasi dengan menggunakan media video, berupa video animasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Penyuluhan ini di khususkan bagi siswa-siswi kelas 3 SDN 1 Karang Maritim Bandar Lampung. Hasil: Dalam penyuluhan ini dijelaskan pengertian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, edukasi membuang sampah pada tempatnya, dan memberikan contoh  cara mencuci tangan dengan baik dan benar. Simpulan: Dari penyuluhan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa siswa-siswi SDN 1 karang Maritim dapat meningkatkan pengetahuan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat cara mencuci tangan dengan baik dan benar dan membuang sampah pada tempatnya. Kata kunci: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat; Siswa; Edukasi.
Analysis Of Risk Factors For Covid - 19 Patients Using Mechanical Ventilation At Abdul Moeloek Lampung Hospital Year 2021 Nanang Dismiantoni; Samino; Fitri Eka Sari; Torry Duet Irianto; Nurhalina Sari
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 6 No. 2 (2025): June
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v6i2.846

Abstract

Considering that the number of confirmed cases of COVID-19 continues to increase, the Ministry of Health has issued Circular Letter Number HK 02.01/Menkes/ concerning Increasing the Capacity for Treatment of COVID-19 Patients in Hospitals Providing COVID-19 Services Issued 11/2021. This is especially true for patients on ventilators or in isolation rooms. This study aims to analyze the risk factors for COVID-19 patients who use ventilators at Abdul Moerok Hospital, Lampung in 2021. This research is a quantitative study using a cross-sectional design. The research was conducted at Abdul Moerok Regional Hospital from September 2022 to January 2023. The study population included 2,152 COVID-19 patients who were treated in hospital rooms and hospital wards. The sample was 337 people. Medical records are used as research instruments. Data were analyzed using univariate, bivariate and multivariate analysis. Respondents within 8 days after birth were 249 people (73.9%), 207 people (61.4%) had no complications, 250 people (74.2%) had oxygen saturation >90%, and 128 people were using a ventilator. people (38.0%). Relationship between age (p 0.001), gender (p 0.011), duration of Covid-19 disease (p 0.031), Covid-19 patients (p 0.001), and oxygen saturation (p 0.001), use of ventilators in Covid-19 patients. Oxygen saturation is the variable that has the greatest influence on the incidence of mechanical ventilation in Covid-19 patients, with a p-value of 0.001 and an OR of 68.285. It is hoped that the public will increase their knowledge so that they can avoid risk factors that can reduce oxygen saturation and maintain lung function
Hubungan Status Gizi, Keterpaparan Rokok Dan Riwayat Kontak Serumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedaton Bandar Lampung Alwa Ayu Azzahra; Achmad Farich; Khoidar Amirus; Nurhalina Sari; Agung Aji Perdana
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i2.719

Abstract

Abstrak TB adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Status gizi, keterpaparan asap rokok, dan riwayat kontak serumah merupakan faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena TB. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan status gizi, mencegah keterpaparan asap rokok, dan mengurangi riwayat kontak serumah dengan penderita TB dapat membantu menurunkan angka kejadian TB. Puskesmas kedaton menduduki urutan pertama dengan kasus tuberkulosis paru se Kota Bandar Lampung pada tahun 2020-2022. Pada tahun 2022 puskesmas kedaton memiliki jumlah kasus terbanyak dengan jumlah 90 (77%) kasus. Pada tahun 2023 dari bulan januari sampai juni kasus tuberkulosis paru sebanyak 112 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh status gizi, keterpaparan rokok dan riwayat kontak serumah dengan kejadian tuberkulosis paru pada pasien tuberkuloasis paru di wilayah kerja Puskesmas Kedaton Bandar Lampung. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan case control. Teknik untuk pengambilan jumlah sampel yaitu Purposive sampling, dan yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 132 orang. Analisa data menggunakan uji chi square dan analisa multivariat menggunakan regresi logistik ganda. Didapatkan sebagian besar responden memiliki status gizi cukup sebanyak 93 orang (70.5%), keterpaparan rokok sebanyak 81 orang (61.4%), riwayat kontak sebanyak 78 orang (59.1%). Ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan kejadian (p–value = 0,000), keterpaparan (p–value = 0,001), riwayat kontak (p–value = 0,000) dengan kejadian tuberkulosis paru. Riwayat kontak merupakan faktor dominan (p-value= 0,002) yang dapat mempengaruhi kejadian tuberkulosis paru sehingga masyarakat di himbau agar dapat menghindari kontak secara langsung dengan pasien tuberkulosis paru tanpa menggunakan pelindung diri seperti masker dikarnakan tuberkulosis paru menyebar melalui percikan dahak yang dikeluarkan pasien ketika batuk ataupun bersin. Kata kunci: Status gizi, keterpaparan rokok, riwayat kontak serumah, kejadian tuberkulosis paru
Co-Authors Abdullah, Rochman Aribowo Aditia Arief Firmanto Afriza, Zelda Nora Agung Aji Perdana Agung Supriyadi Alwa Ayu Azzahra Alwa Ayu Azzahra Amalia Amraini Anisa, Zahra Apriyani, Risma Aprizal Hendardi Ardika, Muhammad Fajar Aryastuti, Nurul Aryawati, Wayan Aulyya Rahmah Chanita Sari Manulang Christin Angelina F Christin Angelina Febriani Delima Selviyani Putri Desna Sari Putri Destriana Hasan Desy Fatmawaty Devi Kurnia Sari Dewi Sri Sumardilah Dewi, Friska Novira Maya Diah Astika Winahyu Diah Astika Winahyu Diana Sari Diana, Liza Dias Dumaika Dias Dumaika Diki Septian Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Dinda Dwi Fajarwati Dwi Nuryani, Dina Dwita Canggi Siregar Dwiyana, M Rizal Easter Yanti, Dhiny Echa Rafika Eka Yuliana Eka Yuliana Eka Yuliana Eliza Eka Nurmala Endang Setiawati Fahrul Syah Fani Santika Hermawan Farich, Achmad Fatmawaty , Desy Fatmawaty, Desy Febrianti Febrianti Febrianti Febrianti Febrianti Febrianti, Christin Angelina Firdayunsari, Firdayunsari Fitri Eka Sari Fitri Eka Sari Fitri Eka Sari Friska N M Dewi Hafiratul Fitri Usfa Hardini Ariningrum Hermawan, Dessy Hikmah Ifayanti K Widhi Indra Pagestu Khoidar Amirus Kiki Karlina Koidar Amirus Kurniati, Mala Lolita Sary Madeleine Randell Manjorang, Marlida Yuliza Manulang, Chanita Sari Marlida Yuliza Manjorang Miftah Lisalwa Lubis mislianti - Mislianti Mislianti Muhammad Ricky Pratama Muhani, Nova Nadia Nur Azizah Nanang Dismiantoni Nanang Dismiantoni Natalina Natalina Ni Gusti Ayu Dewi Rismasari Nova Muhani Nova Muhani Nova Muhani Nova Muhani Nova Muhani Nurmala, Eliza Eka Nurul Atika Prima Dian Furqoni Prince Syahtri Prince Syahtri Putra, Agung Pradana Putra, Indra Jaya Putri, Desna Sari Rafika, Echa Rahmadhan, Arif Rahmah, Aulyya Ramadayanti, Desty Monica Randell, Madeleine Rissa Afni Matinouva Rita Utari Rivan Nur Rizki Riyanti Riyanti Riyanti Riyanti Rizka Rahmawati, Rizka Robby Dewan Tanjung Samino Samino Samino Samino Samino Samino Samino Samino Saputra, Firman Dwi Sari, Fitri Eka Sekar Dewi Cahyani Selviyani Putri, Delima SETIAWATI, ENDANG Slamet Widodo Sri Wulandari Sri Wulandari Suralaga, Febri Anindita Susanto Susanto Taufiqqurokhim, Taufiqqurokhim Torry Duet Irianto Torry Duet Irianto Trisia Dira Yuniar Usfa, Hafiratul Usfa, Hafiratul Fitri Wayan Aryawati Winahyu, Diah Astika Windy Febriani Yanti, Dhiny Easter Yasi, Indi Iska Yelfi Yanti Yuli Yandara Yuliati Amperaningsih Yuniar, Trisia Dira Yusuf, Ghina Gabrilla Zakiyah Zakiyah Zakiyah Zakiyah Zaleha Ulfa Zelda Nora Afriza