Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search
Journal : KESMAS

PENERAPAN SISTEM TANGGAP DARURAT KEBAKARAN DI GEDUNG-GEDUNG UNIVERSITAS Darea, Andrew Christy; Doda, Diana V. D.; Kaunang, Wulan P.J.
KESMAS Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebakaran merupakan masalah yang dapat terjadi kapan saja dan menimbulkan korban jiwa serta kerugian harta benda dan dokumen-dokumen penting. Kebakaran dapat terjadi di akibat kelalaian dari manusia maupun akibat dari faktor alam, kasus kebakaran yang dapat terjadi akibat tidak diterapkannya sistem tanggap darurat kebakaran yang efektif dan tidak tersedianya sarana proteksi dalam gedung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem tanggap darurat kebakaran di gedung-gedung universitas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan observasional  untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi dengan pengumpulan data secara in-depth interview. Metode pengambilan informan menggunakan teknik Purposive Sampling yaitu informan memiliki kecukupan dan pengetahuan tentang topik penelitian agar dapat memberikan informasi, dan gambaran mengenai sistem tanggap darurat, pengambilan informasi dilakukan dengan wawancara mendalam dengan 6 orang informan yang berada di 4 gedung yang dimasukkan dalam penelitian. Hasil wawancara mendalam dengan 6 informan menunjukan bahwa Lembaga Pendidikan dalam penelitian sudah mengerti tentang sistem tanggap darurat dan sudah mengetahui prosedur tanggap darurat namun belum memperlengkapi sarana proteksi, tim tanggap darurat dan simulasi tanggap darurat belum dilaksanakan disetiap gedung. Tim tanggap darurat di empat gedung tsb belum dibentuk karena dibeberapa gedung kekurangan sumber daya manusia untuk membentuk tim tanggap darurat, dan untuk dokumen sistem tanggap darurat belum tersedia. Hasil observasi langsung didapatkan bahwa dari empat gedung dalam penelitian ini, satu gedung belum mempunyai sarana proteksi aktif, dua gedung belum mempunyai sarana proteksi pasif dan satu gedung yang belum mempunyai sarana penyelamat jiwa. Hasil observasi dokumen ditemukan bahwa sebagian besar gedung tidak memiliki dokumen tanggap darurat yang menjadi patokan dalam melaksanakan dan menangani keadaan darurat. Penerapan sistem tanggap darurat kebakaran dalam Lembaga Pendidikan dalam penelitian ini belum efektif, oleh sebab itu pembentuk tim tanggap darurat dan melengkapi sarana proteksi kebakaran sangat diperlukan sehingga sistem tanggap darurat kebakaran bisa terlaksana dengan baik di setiap gedung. Kata Kunci : Sistem Tanggap Darurat Kebakaran ABSTRACTFire is a problem that can occur at any time, may cause fatalities and loss of property and important documents. Fires can occur as a result of natural factors, human negligence, not implementing an effective fire emergency response system and the unavailability of protective facilities in the building. This study aims to determine the application of fire emergency response systems in university buildings. This study used a qualitative method through an observational approach to identify and data collection through in-depth interviews. The purposive sampling technique was used to recruit the informant. The informant should have sufficient knowledge about the research topic to provide appropriate information and an overview of the emergency response system. In-depth interviews were administrated with six informants who were in four buildings that were included in the study. The results of in-depth interviews with 6 informants showed that the educational institutions in the study already understood the emergency response system and already knew emergency response procedures.  However, they had not adequately equipped with protection facilities and no emergency response teams.  The emergency response simulations had not been implemented in every building. Emergency response teams in the four buildings have not been formed because some buildings have limited human resources to perform emergency response team tasks. Documents for the emergency response system are not yet available. The results of direct observation showed that of the four buildings in this study, one building did not have active protection facilities, two buildings did not have passive protection facilities, and one did not have life-saving facilities. The result of document observation found that most of the buildings do not have emergency response documents that become a benchmark in implementing and handling emergencies. The implementation of the fire emergency response system in educational institutions in this study has not been effective, therefore forming an emergency response team and completing fire protection facilities is needed so that the fire emergency response system can be implemented properly in every building. Keywords : Fire Emergency Response System
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN APD PADA PEKERJA DI RUMAH SAKIT: SYSTEMATIC REVIEW Wasty, Inge; Doda, Vanda; Nelwan, Jeini Ester
KESMAS Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

APD merupakan peralatan yang mempunyai kegunaan untuk melindungi seluruh  bagian tubuh manusia dari bahaya kecelakaan di fasilitas layanan Kesehatan termasuk rumah sakit. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengetahuan pekerja di rumah sakit terhadap kepatuhan penggunaan APD yang digunakan oleh pekerja di rumah sakit di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode dengan pendekatan Systematic Review. Penelitian ini dilakukan pada April-Oktober 2020. Pencarian data menggunakan dua data jenis basis data yaitu Google Scholar dan Pubmed. Kata Kunci yang digunakan yaitu Pekerja di rumah sakit, pengetahuan, Kepatuhan Penggunaan APD. Proses pencarian artikel menggunakan metode PRISMA. Artikel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 16 artikel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan dapat mempengaruhi Kepatuhan penggunaan APD pada Pekerja di rumah sakit. Kesimpulan penelitian ini yaitu pengetahuan yang baik dapat mempengaruhi penggunaan APD pada pekerja di rumah sakit. Kata Kunci: Pekerja di rumah sakit, Pengetahuan, Kepatuhan Penggunaan APD  ABSTRACTPersonal protective equipment is equipment that has is the ability to protect a person from work related accident and occupational disease hazards in health care facilities. The purpose of this study was to determine the knowledge of compliance with the use of PPE in hospital works. This research is in the form of a systematic review with data search using two databases, namely Google Schollar and Pubmed. Keywords used are hospital workers, knowledge, personal protective equipment (PPE).The results of this study using the systematic review method show that knowledge can in fluence the compliance of PPE use among hospital works. Hospital workers have a good level of knowledge about the use of personal protective equipment. This research can be concluded that good knowledge can affect the use of personal protective equipment on workers in the hospital. Keywords: hospital workers, knowledge, Compliance with the use of PPE
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN ATASAN DAN STRES KERJA TERHADAP PEMBERIAN ASI OLEH IBU PEKERJA DI KECAMATAN MALALAYANG Tandaju, Dita A.; Doda, Diana V.; Asriffudin, Afnal
KESMAS Vol 10, No 4 (2021): VOLUME 10, NOMOR 4, APRIL 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASI merupakan sumber gizi yang terbaik bagi bayi dibawah usia tiga tahun. Cakupan pemberian ASI di Sulawesi Utara tahun 2019 sebanyak 50,9% dan masih jauh dari target Indonesia yaitu sebanyak 80%. Tujuan dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana hubungan dukungan atasan dan stress kerja dengan pemberian ASI oleh ibu pekerja di Kecamatan Malalayang. Dalam penelitian mamakai penelitian survey analitik  dengan memakai desain penelitian cross sectional study. Populasi ialah ibu pekerja yang memiliki bayi. Sampel yang diambil berjumlah 100 ibu pekerja yang memberikan ASI. Analisis data menggunakan uji chi square (p = 0,05). Hasil penelitian menunjukan ada hubungan dukungan atasan dengan pemberian ASI  ibu pekerja di Kecamatan Malalayang (ρ = 0,032), ada hubungan stres kerja dan pemberian ASI di Kecamatan Malalayang (p = 0,024). Kesimpulan dalam penelitian ini ialah adanya hubungan antara dukunga atasan terhadap pemberian ASI oleh ibu pekerja dan tidak adanya hubungan antara stress kerja terhadap pemberian ASI oleh ibu pekerja. Kata Kunci: Dukungan Atasan, Stres Kerja, Pemberian ASI ABSTRACTBreast milk is the best source of nutrition for infants under the age of three. Coverage of milk gained in north Sulawesi  in 2019  by 50,9% and still far from Indonesia's target of 80%. The purpose of this study is to find out how the relationship of superior support and work stress with breastfeeding to working mothers in Malalayang Subdistrict. In this study, I used analytical survey research using cross sectional study design. The population is working mothers who have babies. The samples taken amounted to 100 working mothers who gave breast milk. Analyze the data using the chi square test (p = 0.05). The results showed there is a relationship of superior support with the breastfeeding of working mothers in Malalayang Subdistrict (ρ = 0.032), there is a relationship of work stress and breastfeeding in Malalayang Subdistrict (p = 0.024). The conclusion of this study is that there is a relationship between the support of superiors towards breastfeeding by working mothers and the absence of a relationship between work stress to breastfeeding by working mothers. Keywords: Superiors Support, Job Stress, Breastfeeding 
Hubungan Antara Beban Kerja Dengan Stres Kerja Pada Perawat Pelaksana Di Ruang Isolasi Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kotamobagu Pasang, Melini T. I.; Doda, Diana V. D.; Korompis, Grace E. C.
KESMAS Vol 11, No 2 (2022): VOLUME 11, NOMOR 2, JANUARI 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak dari wabah Coronavirus Disease of 2019 (COVID-19) menimbulkan pengaruh yang serius pada tenaga kesehatan. Dampak yang paling berpengaruh yaitu kesehatan, dampak kesehatan yang ditimbulkan bukan hanya kesehatan secara fisik namun dapat memiliki efek serius pada kesehatan mental dan merujuk untuk munculnya keluhan stres kerja khususnya petugas kesehatan atau perawat. Kasus COVID-19 tidak bisa diprediksi, maka perlu adanya perkembangan ilmu kesehatan dalam penanganan COVID-19 khususnya pada perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan antara Beban Kerja dengan Stres Kerja pada Perawat Pelaksana di Ruang Isolasi COVID-19 Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kotamobagu. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan studi potong lintang Cross-Sectional, dilaksanakan di RSUD Kota Kotamobagu pada bulan Agustus - Oktober tahun 2021. Sampel sebanyak 62 responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Penelitian ini di ikuti oleh 62 responden dimana 53% berumur  28 tahun, mayoritas perempuan 71,6% dengan tingkat pendidikan D3 69,4% dan masa kerja  5 tahun 74%. Pada penelitian ini ditemukan 91,9% melaporkan mengalami stres ringan dan mempunyai beban kerja ringan 75,8%. Hasil penelitian ini menggunakan uji korelasi Somers’d. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini yaitu berdasarkan uji statistik diperoleh nilai korelasi koefisien sebesar 0,157 yang menunjukkan korelasi yang sangat lemah dengan nilai p = 0.153>0,05 artinya tidak ada hubungan antara beban kerja dengan stres kerja pada perawat pelaksana di ruang isolasi COVID-19 RSUD Kota Kotamobagu. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa beban kerja bukan satu-satunya faktor penting yang mempengaruhi stres kerja pada perawat pelaksana diruang isolasi COVID-19 RSUD Kota Kotamobagu. Saran untuk instansi rumah sakit agar bisa mengevaluasi faktor-faktor lain yang bisa menyebabkan stres pada perawat. Kata kunci: stres kerja, beban kerja, perawat pelaksana ruang isolasi COVID-19 ABSTRACTThe impact of the Coronavirus Disease of 2019 (COVID-19) outbreak has a serious impact on health workers. The most influential impact is health, the health impact caused not only physical health but can have a serious effect on mental health and refer to the emergence of complaints of work stress, especially health workers or nurses. COVID-19 cases cannot be predicted, so there needs to be the development of health science in handling COVID-19, especially in nurses. This study aims to find out the relationship between workload and work stress in the managing nurse in the isolation room of COVID-19 kotamobagu regional general hospital. This type of quantitative research using observational analytical methods with cross-sectional latitude cut study approach, was carried out at Kotamobagu Hospital in August - October 2021. A sample of 62 respondents using sampling techniques, namely total sampling. The instruments in the study used questionnaires. The study was followed by 62 respondents where 53% aged ≤ 28 years, the majority of women 71.6% with a D3 education level of 69.4% and a working period of ≤ 5 years 74%. In this study, 91.9% reported experiencing mild stress and having a light workload of 75.8%. The results of this study used the Somers'd correlation test. The results obtained in this study, based on statistical tests obtained a coefficient correlation value of 0.157 which showed a very weak correlation with a value of p = 0.153>0.05 means that there is no relationship between workload and work stress in the implementing nurse in the isolation room of COVID-19 Kotamobagu Hospital. The conclusion in this study that workload is not the only important factor that affects work stress in the implementing nurses in the isolation room of COVID-19 Kota Kotamobagu Hospital. Advice for hospital agencies to be able to evaluate other factors that can cause stress in nurses. Keywords: work stress, workload, COVID-19 isolation room managing nurse   
Hubungan Antara Pengetahuan Dan Sikap Dengan Tindakan Pencegahan Covid-19 Pada Pengemudi Taksi Online Di Kota Tomohon Pandelaki, Yordan Dharmaputra; Doda, Diana V.D.; Malonda, Nancy S.H
KESMAS Vol 11, No 1 (2022): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

COVID-19 menyebabkan dampak yang besar di sektor kesehatan dan tentunya juga di dalam sektor perekonomian dunia termasuk Indonesia. Permasalahan COVID-19 di masyarakat masih sangat besar contohnya physical distancing, memakai masker, masih sering di abaikan masyarakat yang menyebabkan bertambahnya kasus COVID-19 di Indonesia dengan sangat cepat. Pengemudi taksi online merupakan pekerjaan yang rentan terkena COVID-19 karena setiap saat ada penumpang baru yang masuk ke dalam mobil. Tujuan peelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan ttindakan pencegahan COVID-19 pada pengemudi taksi online di Kota Tomohon. Metode penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional study atau studi potong lintang. Penelitian ini mengambil total populasi dari pengemudi taksi online sebanyak 53 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner online dalam bentuk google form. Data di olah dengan uji statistik chi square dan uji alternatif Fisher Excat dan uji alternatif Continuity Correction. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar para pengemudi taksi online memiliki pengetahuan yang baik sejumlah 73,6%, sikap yang baik sejumlah 60,4% dan tindakan pencegahan yang baik sejumlah 66%. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan tindakan pencegahan, dimana responden yang memiliki pengetahuan yang baik melakukan tindakan pencegahan yang baik 74,4% lebih banyak di bandingkan dengan responden yang mempunyai pengetahuan yang kurang baik hanya 42,9% yang melakukan tindakan baik dengan  nilai p value 0,049 (<0,05) dan terdapat hubungan antara sikap dengan tindakan pencegahan dimana responden yang mempunyai sikap yang baik melakukan tindakan penyegahan COVID-19 yang baik 78,1% lebih banyak di bandingkan dengan responden yang memiliki sikap yang kurang baik hanya 47,6% yang melakukan tindakan baik dengan nilai p value 0,046 (<0,05). Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Tindakan Pencegahan Covid-19, Pengemudi Taksi Online ABSTRACTCOVID-19 has had a huge impact on the health sector and of course also in the world's economic sector, including Indonesia. The problem of COVID-19 in the community is still very large for example physical distancing, wearing masks, still often ignored by the community which causes an increase in COVID-19 cases in Indonesia very quickly. Online taxi drivers are jobs that are vulnerable to COVID-19 because every time there are new passengers who enter the car. The purpose of this study is to find out the relationship between knowledge and attitudes and COVID-19 prevention in online taxi drivers in Tomohon City.. This research method is a type of quantitative research using an analytical survey with a cross-sectional study approach or cross-sectional study. This study took the total population of online taxi drivers as many as 53 respondents. The research instrument used an online questionnaire in the form of a google form. The data were processed by using the chi square statistical test and the Fisher Excat alternative test and the Continuity Correction alternative test. The results showed that most of the online taxi drivers had good knowledge of 73.6%, good attitude of 60.4% and good precautions of 66%. The conclusion from the results of this study shows that there is a relationship between knowledge and preventive action, where respondents who have good knowledge take good preventive actions 74.4% more than respondents who have poor knowledge only 42.9% take action good with a p value of 0.049 (<0.05) and there is a relationship between attitudes and preventive measures where respondents who have good attitudes take good COVID-19 prevention measures 78.1% more than respondents who have poor attitudes good only 47.6% did good actions with p value 0.046 (<0.05). Keywords: Knowledge, Attitude, Covid-19 Precautions, Online Taxi Drive
Hubungan Antara Kebisingan dengan Tingkat Kelelahan Kerja pada Nelayan Ikan KM. Chorintias Tumumpa Manado Sandy Giano Tani; Diana Vanda D. Doda; Grace D. Kandou
KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Vol. 11 No. 3 (2022): VOLUME 11, NOMOR 4, JULI 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelelahan masih sering dikeluhkan oleh sebagian besar nelayan, dikarenakan berbagai macam faktor yang ada dikapal. Salah satunya adalah kebisingan yang timbul dari suara mesin pada kapal. Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kebisingan dengan tingkat kelelahan di nelayan ikan Kapal Motor Chorintias Manado. Jenis penelitian yang digunakan ialah survey analitik memakai desain cross sectional study menggunakan uji Spearman Rank. Responden dalam penelitian ini semuanya laki-laki dengan umur yang paling tinggi 35-44 tahun (40.6%). Nilai kebisingan yang paling tinggi terdapat di kamar mesin dengan tinggkat kebisingan 98 dB. Tingkat kelelahan paling tinggi yang dialami responden adalah kelelahan sedang (50.0%). hasil yang didapati adalah adanya hubungan antara kebisingan dengan tingkat kelelahan kerja dengan arah hubungan positif dimana semakin bising maka akan semakin berpengaruh pada tingkat kelelahan kerja (rhitung 0,582) dan (P-value 0,000). Kedepannya diharapkan adanya pengendalian kebisingan ditempat kerja pada sumber kebisingan seperti memasang peredam kebisingan dan getaran. Kata kunci: Kebisingan, Kelelehan Kerja, Nelayan Ikan ABSTRACTFatigue is still often complained by most fishermen, due to various factors that exist on the ship.  The only thing is the noise that arises from the sound of the engine on the ship.  The purpose of this study was to find out if there was a relationship between noise and fatigue levels in Kapal Motor Chorintias Manado fish fishermen.  The type of research used is analytical surveys using cross sectional study designs using the Spearman Rank test.  Respondents in the study were all men with the highest age of 35-44 years (40.6%). The highest noise value is found in the engine room with a noise level of 98 dB.  The highest level of fatigue experienced by respondents was moderate fatigue (50.0%).  The results found are the relationship between noise and work fatigue levels with the direction of positive relationships where the more noisy it will be more influential on the level of work fatigue (rhitung 0.582) and (P-value 0.000). In the future, it is expected that there will be noise control at work at noise sources such as installing noise and vibration cancellation. Keywords: Noise, Work Fatigue, Fisherman
Hubungan Beban dan Masa Kerja dengan Stres Kerja pada Pekerja Pengolah Kopra di PT.Royal Coconut Airmadidi Maria A.N.M. Kumambong; Diana V. D. Doda; Grace D. Kandou
KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Vol. 11 No. 4 (2022): VOLUME 11, NOMOR 4, Oktober - Desember 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres kerja adalah konsekuensi tindakan, situasi, dan kejadian eksternal yang menempatkan tuntutan psikologis ataupun fisik yang berlebihan pada individu. Pada kejadian stress kerja, ada beberapa faktor yang mempengaruhi stress kerja yaitu diantaranya beban kerja dan juga masa kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara beban dan masa kerja dengan stres kerja ada pekerja pengolah kopra di PT. Royal Coconut Airmadidi. Desain penelitian ini adalah survei analitik, dengan menggunakan uji pearson, didapatkan hasilnya mayoritas berada dikategori stress kerja ringan dengan jumlah mencapai 97,0% dan didapatkan pula adanya hubungan negatif dengan korelasi sedang antara beban kerja dengan stres kerja pada pekerja yang ada di tempat penelitian, dimana ketika semakin besar beban, maka semakin kecil tingkat stress kerja. Didapatkan juga tidak adanya hubungan antara masa kerja dengan stres kerja pada pekerja yang ada di tempat penelitian. Kedepannya disarankan agar pemberian tugas kerja yang seimbang dan diadakan pergantian tugas agar pekerja tidak merasa bosan dengan pekerjaan yang berulang-ulang. Kata kunci: Pekerja, Stres Kerja, Pengolah Kopra ABSTRACTJob stress is a consequence of external actions, situations, and events that place excessive psychological or physical demands on the individual. In the event of work stress, several factors influence work stress, including workload and length of work. The purpose of this study was to determine whether there is a relationship between workload and length of service with work stress among copra processing workers at PT. Royal Coconut Airmadidi. The design of this study is an analytical survey, using the Pearson test, the results obtained are the majority are in the category of mild work stress with the number reaching 97.0% and there is also a negative relationship with a moderate correlation between workload and work stress on workers at the research site. where the greater the load, the lower the level of work stress. It was also found that there was no relationship between the length of service and work stress on workers at the research site. In the future, it is suggested that the provision of balanced work assignments and task changes be held so that workers do not feel bored with repetitive work. Keywords: Workers, Job Stress, Copra Processors
Co-Authors Aaltje E. Manampiring Aaltje E. Manampiring Aaltje Ellen Manampiring Aaltje Ellen Manampiring Adam, Hilman Alexander S. L. Bolang Angelia, Anggi Ardiansa A.T Tucunan, Ardiansa A.T Arnold, Jhierren K. T. Arthur E. Mongan Asep Rahman Asriffudin, Afnal Asterlita Ryane Wenas B H. R. Kairupan Bambang Setiawan Batara, Graysela O. Budi T. Ratag Budi Tarmady Ratag Cambu, Dominikus Chlaudia Christinia Wua Christin Andolo Damajanty H. C. Pangemanan Damayanti, Niwayan Ayu Damopoli, R.F Danes, Vennetia Ryckerens Darea, Andrew Christy Darmawan, Arondino P. Dhea Cristina Josefien Botto Elvin A. Herlambang, Elvin A. Erawati, Yanti Erwin Adams Pangkahila Erwin Kristanto Essa, Artika L. Eva M. Mantjoro Freddy W. Wagey Frico Talumewo Gita Lara Br. Ginting, Tabitha Grace D. Kandou Grace Ester Caroline Korompis Grace Korompis Gumunggilung, Della Harsali F. Lampus Hedison Polii Herlina I. S. Wungouw Hery Widijanto I. S. Wungouw, Herlina Ibur, Chikita Amanda Iramaya R. Sumayku James Komaling Jeanette I. Ch. Manoppo Jehosua S. V. Sinolungan Jehosua S.V. Sinolungan Jehosua Sinolungan Jimmy Posangi Jonesius Eden Manopo Jootje M. L. Umboh Juliatri Juliatri Junita E. Katihokang Kairupan, Felly Aprilia Kalesaran, Angela Fitriani Clementine Karundeng, Intan Kevin A. G. Mandak Kolibu, Febi K. Lasarus, Loritma Lauden, Natalia Leyvita Husin Liando, Frisca Pricilia Lisay, Evanli Ken Risky Londok, Nirwana V.J Lumantow, Marfil Lydia E. N. Tendean Maino, Irny Evita Malonda, Nancy S. Malonda, Nancy S.H Mambu, Gloria Christy Manampiring, A.E Mantjoro, Eva M. Mantow, Nasrania Indah Trinity Maramis, Marchela Debora Margareth Sapulete Maria A.N.M. Kumambong Martha Marie Kaseke Masi, Gresty N.M Miftahul Huda Mokodompit, Rafika Momongan, Gishela S. Mondoringin, Lidya H. M. Moningka, Prezyllia Ulfrida Naue, Sitti H. Nelwan, Ester Jeini Ngantung, Edwin J. Nova Hellen Kapantow Oddi R Pinontoan Odi Roni Pinontoan Palandeng, Ora Et Labora I. Pandelaki, Yordan Dharmaputra Pandey, Blandina E. Pangalila, Cheisy M. Pasang, Melini T. I. Paul Y. Limuria, Paul Y. Petersen Jecson Pinontoan, Odie Pissu, Reza Rahayu H. Akili, Rahayu H. Renatta M. Nelwan Rianna J Sumampouw Richard Kowel, Richard Ricky C. Sondakh Rivelino Spener Hamel Rizald M. Rompas Rompas, Rizald M. Roring, Amanda Rorintulus, Shergina Junika Rumampuk, Hizkia Sajow, Ireine J.M. Sandy Giano Tani Sanggelorang, Sweetly Sapulete, Ivony M. Sefti Rompas Sekeon, Sekplin A.S. Senduk, Madeleine N. W. Septia, Nindirah Soeratinoyo, Dewi K. Sri Seprianto Maddusa Sriawan, Pajar Sumakul, Juschella J. Sumanti, Kevin Marvil Sumarsono Sumarsono Suoth, Lery F. Suwuh, Rendy Sylvia R. Marunduh Tahulending, Jane M. F. Talumedun, Alida P. Tandaju, Dita A. Tangkudung, Yesika Merzy Indah Tanriono, Yelvina Tatuil, Titania R.G Terok, Yunifi C. Thiessia Lady Mekel Tubagus, Ade P. Tuda, Joseft Sem Berth Tumiwa, Veijenia Irene Tuti Orangbio Tuwing, Sriyati Felly Veronica Waleleng Warbung, Yanti Yashinta Wariki, Windy M. V. Warouw, Finny Wasty, Inge Welong Seftian Surya Wulan P.J. Kaunang Wulan Pingkan Julia Kaunang Wungow, Herlina I. S. Yanty Haumahu, Yanty Yunus, Shalsabilla