Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Development of the "SINEMA STARTUP" application for an ecosystem of startup idea creators using the SDLC and Lean Startup methods Budilaksono, Sularso; Febrianty, Febrianty; Nurzaman, Fahrul; Rosadi, Ahmad; Suwarno, Muhammad Anno; Harkandi Kencana, Woro; Suwartane, I Gede Agus
Sinkron : jurnal dan penelitian teknik informatika Vol. 7 No. 3 (2023): Article Research Volume 7 Issue 3, July 2023
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/sinkron.v8i3.12938

Abstract

Indonesia is a country with a dense population and among them are young people who have the potential to open new jobs. Many university graduates cannot be absorbed by the industry and they have to develop new businesses. The Central Statistics Agency (BPS) reported that the number of unemployed for the August 2020 period increased by 2.67 million people. The number of startups is growing and growing in Indonesia, but the main problems for startups are in the capital, human resources, customers, laws and regulations, and market segments. This research aims to develop the "Sinema Startup" application which aims to create and develop new startups in the right ecosystem. The research methodology uses a combination of SDLC (System Development Life Cycle) and Lean Startup methods with an Object Oriented approach. Respondents are potential startup creators, mentors, developers, testers, incubators, and investors. 1. Based on the results of User Acceptance Testing for the “Sinema Startup” Application, it was found that 93% of creators had no difficulty using the application and the remaining 7% had little difficulty. For mentors, 97% had no difficulty using the application and the remaining 3% had little difficulty. The limitations of this study are that not all stages of seeding, incubation, stocking, and publication can be carried out and the results monitored. The uniqueness of this research involves many users for testing, namely prospective startup creators, mentors, developers, testers, incubators, investors, students, and students. Testing this application requires a testing process that goes along with the growth of the Sinema Startup application.
Peningkatan Kualitas Layanan Desa Berbasis Digital Marketing bagi Komersialiasi Produk Desa Tertinggal Seuat Jaya Serang Hayurani, Herika; Purwaningsih, Endang; Budilaksono, Sularso; M. Rafly Afrizal Pratama; Dian Purnama Sari; Fathur Rizqy; Martha Riskiaty; Hafidz Putra Herlyansyah; Rio Griya Putra; Rogo Subandono
Info Abdi Cendekia Vol. 6 No. 2: Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/iac.v6i2.118

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan tambahan pengetahuan tentang pemanfaatan teknologi web dalam layanan desa melalui strategi digital marketing guna mendukung komersialisasi produk UMKM di Desa Seuat Jaya. Fokus utama adalah memberikan pemahaman mengenai cara memanfaatkan teknologi informasi untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan penjualan produk, sekaligus menerapkan teknologi penjualan online. Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi: (1) keterbatasan pemahaman tentang teknologi web dalam konteks layanan desa dan akses informasi terkait penjualan produk secara online, dan (2) kurangnya pengetahuan mengenai penerapan teknologi informasi serta penjualan online. Solusi yang dilakukan adalah melalui edukasi, pelatihan, dan pendampingan intensif dalam penggunaan teknologi web untuk layanan desa dan digital marketing, sehingga pelaku UMKM termotivasi dan terampil dalam memanfaatkan platform online guna komersialisasi produk. Kegiatan ini telah berhasil dilaksanakan dengan baik, terbukti dari peningkatan signifikan kesadaran dan pemahaman akan pentingnya penerapan teknologi informasi, disertai launching web company profile https://profil.digitaldesa.id/seuatjaya-serang dan penyempurnaan e commerce.
Pemberdayaan Kapasitas Peternak Lebah Madu melalui Teknologi dan Manajemen Usaha yang sederhana di Desa Lebakmuncang Kecamatan Ciwidey Budilaksono, Sularso; Sharon, Grace; Yusnita, Ummi; Kaemirawati, Diah Turis
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 3 November 2024
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, memiliki potensi besar dalam produksi madu berkualitas tinggi. Namun, peternakan lebah madu di desa ini masih dikelola secara tradisional tanpa penerapan teknologi modern, regulasi maupun manajemen usaha yang efektif. Kegiatan pengabdian masyarakat kolaborasi yang dilaksanakan pada tanggal 6-7 September 2024 bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para peternak lebah madu melalui pelatihan dan pendampingan yang berfokus pada teknologi produksi dan manajemen usaha. Metode pelaksanaan meliputi survei awal, pelatihan partisipatif, pendampingan lapangan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan peternak tentang teknik produksi modern, seperti penggunaan kotak lebah modern dan pemanenan madu higienis, serta manajemen usaha, termasuk pencatatan keuangan dan pemasaran digital. Namun, beberapa tantangan seperti keterbatasan akses terhadap teknologi dan modal usaha masih menjadi kendala yang perlu ditangani. Dampak awal kegiatan ini terlihat dari inisiatif peternak untuk mengadopsi teknologi yang diperkenalkan dan mulai memanfaatkan media digital untuk pemasaran madu. Dengan pendampingan berkelanjutan dan fasilitasi akses modal, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, daya saing, dan kesejahteraan para peternak lebah madu di Desa Lebakmuncang
Digitalization Strategy for Consignment, Franchising, and Partnership Networks Through the Implementation of e-KOlab (Electronics for Consignments, Franchising, Organizational Networks) (Study on MSMEs member of DPD IWAPI Bali Association) Farida, Farida; Febrianty, Febrianty; Budilaksono, Sularso; Suryani, Ni; Gorda , A.
International Journal of Multidisciplinary: Applied Business and Education Research Vol. 3 No. 3 (2022): International Journal of Multidisciplinary: Applied Business and Education Rese
Publisher : Future Science / FSH-PH Publications

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/ijmaber.03.03.05

Abstract

The province of Bali as a tourism area is feeling the impact of the Covid 19 pandemic. The indicator is the decline in the number of MSMEs. IWAPI (Indonesian Women Entrepreneurs Association) Bali Province which fosters MSMEs and Cooperatives as partners in this research requires a strategy that moves many elements to collaborate and co-optise together. The purpose of this study is: to bring together institutions, capital and MSME actors through digitalization or applications. The purpose of developing the application is to encourage MSMEs owned by Balinese women to operate locally with global quality. The research method used in this study is the OODA (Observe, Orient, Decide and Act) method. The first step is observation by collecting and observing primary data and secondary data of SMEs/IWAPI assisted. The second step is orientation by conducting root causal analysis with fishbone, SWOT and analysis of service policies towards MSMEs/IWAPI assisted, especially during pandemic recovery. The third step is Decide, namely developing e-collaborations. The last step is Act: implementation of e-collaboration, readiness testing there is application of e-collaboration. The e-Kolab application is a strategy for SMEs Scale Up and can be a Model Business Continuity Plan (BCP) in conducting business collaborations to apply the principle of local wisdom "PangPadePayu". The short-term strategy of this application will provide a digital service boost for MSME actors. While the long-term strategy is to build digital technology as a platform in MSME business processes; and the development of modern MSME business models.
STRATEGI PENYULUHAN DAN PELATIHAN BAGI SISWA SMK: “MEMBANGUN JIWA ENTREPRENEUR MELALUI PEMASARAN ONLINE DALAM ERA MAKING INDONESIA 4.0" Sujatini, Siti; Budilaksono, Sularso; Puspita Dewi, Euis; Malays Sari Sakti, Essy; Pramestari, Diah; Dinariana, Dwi; Suryani, Fitri; Henni, Henni
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i4.2101

Abstract

The entrepreneurship ratio is an indicator of a country's progress, currently Indonesia's entrepreneurship ratio is still low. Vocational education, especially at Vocational High Schools (SMK), has a crucial role in preparing the young generation to face the dynamics of industry 4.0 in Indonesia. This article aims to explain a community service approach that is focused on strengthening the entrepreneurial spirit of vocational school students through socialization and training strategies, especially in the context of online marketing. By utilizing the potential of digital technology, this activity is designed to increase students' understanding of the essence of entrepreneurship in the digital era to identify business opportunities and adapt to a rapidly changing economic environment. This article also links this initiative to the Making Indonesia 4.0 vision, which highlights the importance of mastering technology and creativity in driving sustainable economic growth. The implementation of this strategy is expected to make a significant contribution in preparing Indonesia's young generation to become strong economic actors in the industrial era 4.0.  The method of this activity is counseling and training, starting from preparing Extension Materials, Identifying Participants, Implementing Counseling, Training Workshops, Mentoring and Mentoring, Evaluation and Feedback. The results of this activity show that students basically already know the basic meaning of websites and Google sites, but do not yet understand how to access them, how to use websites, what are the advantages of using websites, etc. in more detail. . After this training and counseling, students (activity participants) can understand clearly. As for suggestions from the writing team, considering the large enthusiasm of the participants for this activity, activities like this need to be implemented in vocational schools and similar areas in other areas in Jabodetabek
EDUKASI PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK MELALUI DIVERSIFIKASI STROBERI BAGI PELAKU UMKM DI DESA WISATA LEBAK MUNCANG Pramestari, Diah; Budilaksono, Sularso; Sujatini, Siti; Yuliani, Nafisah; Sakti, Essy Malays Sari; Henni, Henni
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 7 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i7.2686

Abstract

Desa Lebakmuncang merupakan desa wisata dengan konsep pariwisata kreatif yang mengutamakan kekhasan lokal dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat desa. Potensi unggulan desa terdiri dari sumber daya alam. Salah satu komoditas unggulan perkebunan dari desa ini adalah stroberi. Hasil panen stroberi menjadi sumber ekonomi masyarakat, namun pengelolaannya belum maksimal dilakukan. Diversifikasi stroberi sudah dilakukan dalam skala kecil dan pasar yang sangat terbatas. Kegiatan edukasi diversifikasi yang dilakukan memiliki tujuan yaitu mendapatkan gambaran permasalahan yang dihadapi pelaku usaha, mendapatkan gambaran pemahaman diversifikasi dan jenis diversifikasi stroberi yang telah dilakukan, mendapatkan kendala yang dihadapi pelaku usaha dan memberikan ide rencana diversifikasi yang dapat dilakukan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara struktur dan sistematis, dimulai dengan penetapan daerah sasaran, menggali permasalahan nyata, perizinan, penyusunan materi, sosialisasi, pelaksanaan, monitoring evaluasi dan penyusunan laporan. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini adalah permasalahan yang dihadapi pelaku usaha stroberi desa Lebakmuncang, yaitu permasalahan harga jual, modal, teknologi dan kemampuan pelaku usaha. Permasalahan ini menjadi faktor utama penghambat keberlanjutan diversifikasi yang telah dilakukan. Kendala diversifikasi terbesar yang dihadapi pelaku UMKM stroberi adalah kendala pengetahuan dan ketrampilan. Pelaku usaha stroberi telah memahami dan melakukan diversifikasi menjadi stroberi frozen, selai, sirup, dodol dan krupuk atau manisan. Strategi pengembangan usaha perlu dilakukan untuk mengatasi kendala diversifikasi produk hilir stroberi. Strategi pengembangan usaha dapat dilakukan dengan kolaborasi dari beberapa pihak, yaitu petani, pelaku UMKM, masyarakat desa, pemerintah dan lembaga lokal, akademisi dan peneliti serta mitra komersial atau industri berbahan baku stroberi.
Edukasi Halal Awareness dalam Konsumsi dan Produksi di Desa Wisata Margaluyu, Pangalengan Kabupaten Bandung HS, Sufyati; Matondang, Nurkhafifah; Handayani, Tati; Nobelson, Nobelson; Miftah, Munasiron; Resti, Anggi Angga; Budilaksono, Sularso
Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdiekbis.v5i1.5528

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor yang sangat penting bagi perekonomian suatu daerah, termasuk Desa Wisata Margaluyu di Pangalengan, Kabupaten Bandung. Salah satu aspek krusial yang mendukung pariwisata adalah kuliner, karena makanan sering kali menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Dalam konteks global, termasuk di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam, kehadiran kuliner halal menjadi semakin penting. Desa Margaluyu memiliki potensi wisata yang besar, namun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya aspek halal masih perlu ditingkatkan untuk mendukung daya saing wisata dan kepercayaan konsumen. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran halal (halal awareness) dalam konsumsi dan produksi bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Sasaran program ini adalah para pelaku usaha kecil di Desa Margaluyu, termasuk pelaku usaha pengelola wisata. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan pelatihan, yang terdiri dari beberapa tahapan: 1) Pemberian kuesioner pre test dan post test yaitu sebelum dan sesudah pelaksanaan edukasi dan sosialisasi untuk mengetahui tingkat literasi terkait produk halal dan sertifikasi halal; 2) Penyuluhan tentang pentingnya halal dan manfaatnya; 3) Pelatihan teknis tentang cara memastikan kehalalan produk; 4) Pemberian pendampingan dan konsultasi bagi UKM untuk memperoleh sertifikasi halal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan tingkat pemahaman kesadaran halal 89,5% (post test) sebelumnya pre test (66,5%), konsumsi halal 89,5% (post test) sebelumnya  pre test (54,5%) dan pemahaman produk halal 88,5% sebelumnya (67,5%). Rekomendasi  agar program dapat dijalankan secara berkelanjutan untuk memastikan penerapan standar halal yang konsisten. Selain itu, perlu adanya dukungan dari pemerintah daerah, kerjasama antara masyarakat, dunia industri dan akademisi dalam keberlanjutan UKM.
Pemberdayaan Remaja Karang Taruna "SASAKA" Dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Pariwisata di Desa Patengan Kecamatan Rancabali Jawa Barat Yuliani, Nafisah; Suwartane, I Gede Agus; Budilaksono, Sularso
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v10i2.5411

Abstract

Remaja Karang Taruna memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas layananpariwisata di Desa Patengan Keterlibatan remaja memberikan dampak positif terhadap inovasilayanan dan kepuasan wisatawan. Faktor pendukung utama adalah antusiasme remaja dan potensiwisata, sedangkan penghambat utama adalah keterbatasan kapasitas dan modal. Keberhasianpelatihan layanan pelanggan di Desa Wisata Patengan yaitu Peningkatan pengetahuan pre test(21,4% menyatakan sangat baik) dan post test (78,6% menyatakan pemahaman meningkat baiksetelah mengikuti pelatihan), Peningkatan ketrampilan pre test (35,7% menyatakan seringmelakukan promosi desa) dan post test (42,9% menyatakan menerapkan keterampilanberkomunikasi yang baik, termasuk cara mendengarkan, berbicara dengan sopan, dan berinteraksidengan pelanggan, empati dalam pelayanan pelanggan), Sikap terhadap pelatihan pre test (64,3%peserta pelatihan menyatakan setuju bahwa pelatihan dapat meningkatkan ketrampilan diri) dan posttest (71,4% peserta menyatakan puas dengan materi yang diberikan yang ditunjukkan denganpeningkatan keterampilan dengan baik). Implementasi kegiatan PKM menunjukkan peningkatankualitas layanan yang ditunjukkan peningkatan yang signifikan dalam cara mereka berinteraksidengan wisatawan. Mereka lebih percaya diri dalam memberikan informasi dan menjawabpertanyaan, program pelatihan tidak hanya meningkatkan keterampilan layanan pelanggan tetapijuga memberdayakan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengembangan pariwisata desa
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI BANK SAMPAH DENGAN FITUR VISUALISASI DATA DAN GAMIFIKASI PADA BANK SAMPAH ANGGREK CERIA JAKARTA Ardian, Muhammad Rizky; Budilaksono, Sularso
IKRA-ITH Informatika : Jurnal Komputer dan Informatika Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-INFORMATIKA Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-informatika.v10i2.5456

Abstract

Penelitian ini mengembangkan sistem informasi bank sampah berbasis web di Bank Sampah AnggrekCeria Jakarta dengan fitur visualisasi data dan gamifikasi poin. Sistem dirancang untuk mengatasipencatatan manual, rendahnya partisipasi nasabah, dan ketiadaan data visual. Metode pengembanganmenggunakan waterfall melalui analisis, desain, implementasi, dan pengujian black box. Fitur utamameliputi pencatatan drop-off, poin reward, dashboard visualisasi, dan marketplace produk daur ulang.Hasil pengujian menunjukkan sistem berfungsi sesuai spesifikasi, mempermudah operasional, sertameningkatkan motivasi masyarakat mendukung daur ulang dan ekonomi sirkular
Empowerment of MSMEs in Bhinneka Village, Setu Babakan, and Pulau Untung Jawa Tourist Villages Through Web Applications and Indonesian Tourism Village Award Assessment Budilaksono, Sularso; Febrianty, Febrianty; Kencana, Woro Harkandi; Gantina, Devita
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v3i2.394

Abstract

The advent of information technology has permeated all aspects of life, facilitating a myriad of conveniences in daily human activities, including those within the tourism industry. The nomination of Bhinneka Village, Setu Babakan Betawi Cultural Village, and Pulau Untung Jawa tourist village for the 2021 Indonesian Tourism Village Award underscores the integration of technological advancements in the tourism sector. Nevertheless, Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) operating within these tourist villages confront several challenges related to the production, marketing, and sales of their offerings. To mitigate these challenges, tailored assistance and training programs are being deployed with the objective of empowering MSMEs to enhance their business operations and to adeptly leverage digital platforms for promotion, marketing, and sales activities. This initiative necessitates a collaborative approach, wherein managers of tourist villages, Pokdarwis, and MSME stakeholders collectively endeavor to execute both traditional and digital marketing strategies, thereby ensuring optimal service delivery to tourists. The deployment of the Wisataqu.id application emerges as a pivotal tool in this context, offering substantial support to tourism village managers and surrounding MSMEs in their pursuit of digital promotion and marketing. This integration of digital tools is poised to not only elevate the visibility and accessibility of these cultural destinations but also to stimulate local economies by fortifying the tourism sector's foundation— the MSMEs.
Co-Authors Achmad Fauzi Adidarma, Dedi Ahmad Rosadi Anggi Angga Resti Apriliyan, Reska Ardian, Muhammad Rizky Asrul Sani Azhari, Lukman Dermawan, Indra Devita Gantina Dewi , Euis Puspita Diah Turis Kaemirawati Dian Purnamasari Dinariana, Dwi Dyh Prinajati, Purnomosutji Effendi, Maya Syafriana Endang Purwaningsih Euis Puspita Dewi Euis Puspita Dewi, Euis Puspita Evi Syafrida Nasution Evi Syafrida Nasution Fahrul Nurzaman Farida Farida Fathur Rizqy Febrianty Febrianty Febrianty, Febrianty Fernas, Jafar Octo Firdaus, Venus Firdaus, Venus F Fitri Suryani Fitriansyah, Ahmad Gorda , A. Grace Sharon Hafidz Putra Herlyansyah Harkandi Kencana, Woro Herika Hayurani, Herika Idaman, Nur Ilona Vicenovie Oisina Jupriyanto . Karjono, Albertus Kencana, Woro Harkandi M. Rafly Afrizal Pratama Mahpud, Mahpud Malays Sari Sakti, Essy Marhalinda, Marhalinda Martha Riskiaty Matondang, Nurkhafifah Maulana, Alifaqul Melinda Malau Miftah, Munasiron Nizirwan Anwar Nobelson, Nobelson NOVIANTI, EVA Novita Mariana Nur Wahyuni Nurina Nurina Nurzaman, Fahrul Pramestari, Diah Purtiningrum, Susi Wagiyati Putriningrum, Susi Wagiyati Rahayu, Maryati Rezky, Moch Rio Griya Putra Rogo Subandono Sakti, Essy Malays Sari Sangkasari Paranita, Ekayana Shafenti, Shafenti Siti Komsiah, Siti Siti Sujatini, Siti Soleman, Soleman Sovitriana, Rilla Sufyati HS Sugara, Bayu Sujantini, Siti Suryani, Ni Suwarno, M.Anno Suwarno, Muhammad Anno Suwarno, Muhammad Anno Suwartane, I Gede Agus Syamsiar, Syamsiar Tati Handayani, Tati Thantawi, Ahmad Muhammad Trikariastoto, ST Trisnawati, Nana Ummi Yusnita Winarsih Winarsih Woro Harkandi Kencana Yuliani, Nafisah