Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Buletin KKN Pendidikan

Peningkatan Kompetensi Guru dalam Project Based Learning melalui Temu Pendidik Daerah Aditama, Madya Giri; Shofyana, Maila Huda; Muslim, Rachmat Imam; Pamungkas, Imam; Susiati, Susiati
Buletin KKN Pendidikan Vol. 4, No. 1, Juni 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v4i1.18215

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka menuntut peningkatan kemampuan guru untuk menyesuaikannya. Salah satu poin utama dalam aplikasi kurikulum tersebut adalah penerapan metode Project Based Learning yang dianggap memiliki potensi besar dalam memaksimalkan kompetensi siswa. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk meingkatakan kompetensi guru di daerah Kota Pekalongan dalam memahami Project Based Learning dan penerapannya. Kegitan yang di selenggarakan di SMA Sains Cahaya Al Quran Pekalongan ini diikuti oleh 32 peserta, terdiri dari guru-guru yang berasal dari beberapa sekolah di kota pekalongan. Metode pelatihan diterapkan dalam kegiatan pengabdian ini yang dikemas dalam konsep Temu Pendidik Daerah. Fakta dilapangan yang telah terjadi bahwa mayoritas pendidik hanya memahami PjBL sebatas pemberian tugas keapada siswa, padahal PjBL lebih dari itu. Metode ini dapat memaksimalkan kompetensi siswa, menerapkan 6 profil pelajar pancaseila dengan maksimal, serta dapat membantu guru dalam penilaian apabila dikombinasikan dengan asesmen yang tepat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan selain meluruskan miskonsepsi tersebut juga untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam menyusun pembelajaran dalam era Merdeka Belajar.
Pemberdayaan Guru dalam Peningkatan Layanan Bimbingan Konseling di SD/MI Muhammadiyah Se-Surakata pada Era Komunikasi Global Prayitno, Harun Joko; Wulandari, Murfiah Dewi; Widyasari, Choiriyah; Nursalam, Nursalam; Malaya, Krisma Anugra; Bachtiar, Faisal Yusuf; Hermawan, Hengki; Wulandari, Desi Tri; Aditama, Madya Giri
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 2, Desember 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v2i2.11853

Abstract

Tata kelola penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran jenjang sekolah dasar dihadapkan banyak tantangan dan persoalan pada era komunikasi dan komputasi global ini. Layanan kegiatan bimbingan dan konseling dari guru kepada siswa dan orang tua/wali memerlukan adaptasi cepat supaya pendidikan dan pembelajaran mampu mengikuti perkembangan dan tunturan perubahan tersebut. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberdayakan dan meningkatkan layanan bimbingan konseling bagi guru-guru SD/MI Muhammadiyah Se-Surakarta pada era komunikasi dan komputasi global. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan holistik reflektif partisipatif (HRP). Kegiatan dirancang bersama dengan melibatkan kepala sekolah dan guru unggulan sebagai model layanan bimbingan. Kegiatan diteruskan dengan totorial KDT (Kelompok Disukusi Terpumpun), dan partisipasi aktif serta diakhiri dengan refleksi secara holistik. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah bahwa guru-guru SD/MI kemampuan layanan bimbingan dan konselingnya diperlukan pengayaan dan pemutakhiran secara berkala dan terus-menerus. Layanan bimbingan dan konseling guru-guru SD/MI perlu menyeimbangkan antara kompetensi profesional dan kompetensi sosial. Kompetensi sosial ini memerlukan jangka waktu dan proses yang lebih lama karena berhubungan dengan hakikat kemampuan dan kemandirian anak dalam berkehidupan bermasyarakat. Layanan bimbingan konseleling dari guru kepada anak-anak dan orang tua/wali pada era komunikasi dan komputasi global memerlukan adaptasi teknik dan strategi yang kontekstual.
Pengembangan Sistem Klasifikasi Kepustakaan dengan Dewey Decimal Classification (DDC) Anggraeni, Diah Bekti; Widyastuti, Widyastuti; Rahmawati, Fitri Puji; Aditama, Madya Giri
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 2, Desember 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v3i2.15734

Abstract

Perpustakaan suatu sekolah menjadi salah satu tolak ukur suatu sekolah dikatakan maju atau tidak. Perpustakaan yang ideal ialah yang memiliki ruang perpustakaan nyaman, bahan pustaka yang lengkap, serta pustaka-wan yang melakukan pelayanan secara COMFORT. SD Negeri 1 Gema-wang berada di Kecmatan Girimarto Kabupaten Wonogiri mempunyai koleksi pustaka yang memadai, akan tetapi sistem administratif per-pustakaan serta belum adanya sumber manusianya sebagai pustakawan. Perpustakaan di SD Negeri 1 Gemawang telah mendapatkan bahan pustaka baru dari Dinas Pendidikan yang belum ditata dan dilakukan pengadminitrasian. Pembuatan kategorisasi bahan pustaka yang dil-akukan di perpustakaan SD Negeri 1 Gemawang menggunakan sistem klasifikasi Dewey Decimal Classification (DDC). Mengklasifikasi bahan pustaka dengan menggunakan sistem klasifikasi DDC terdiri dari nomor klasifikasi, lalu diikuti 3 huruf awal nama pengarang kemudian satu huruf kecil dari judul buku. Penyusunan buku harus sistematis. Penyusunan pertama dimulai dari nomor klasifikasi, dimulai dari nomor klasifikiasi terkecil dari bahan pustaka di perpustakaan hingga ke terbesar, kemudian menurut abjad dari tiga huruf awal pengarang, dan menurut abjad terkecil dari huruf pertama judul. Dengan adanya pembu-atan kategorisasi bahan pustaka menurut DDC memberikan kemudahan bagi pustakawan dalam temu kembali koleksi. Selain itu, diharapkan dapat menumbuhkan minat baca para siswa-siswi dan menjadikan SD Negeri 1 Gemawang sekolah yang semakin maju dan berkembang.
Pengembangan Sistem Klasifikasi Kepustakaan dengan Dewey Decimal Classification (DDC) Anggraeni, Diah Bekti; Widyastuti, Widyastuti; Rahmawati, Fitri Puji; Aditama, Madya Giri
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 2, Desember 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v3i2.15734

Abstract

Perpustakaan suatu sekolah menjadi salah satu tolak ukur suatu sekolah dikatakan maju atau tidak. Perpustakaan yang ideal ialah yang memiliki ruang perpustakaan nyaman, bahan pustaka yang lengkap, serta pustaka-wan yang melakukan pelayanan secara COMFORT. SD Negeri 1 Gema-wang berada di Kecmatan Girimarto Kabupaten Wonogiri mempunyai koleksi pustaka yang memadai, akan tetapi sistem administratif per-pustakaan serta belum adanya sumber manusianya sebagai pustakawan. Perpustakaan di SD Negeri 1 Gemawang telah mendapatkan bahan pustaka baru dari Dinas Pendidikan yang belum ditata dan dilakukan pengadminitrasian. Pembuatan kategorisasi bahan pustaka yang dil-akukan di perpustakaan SD Negeri 1 Gemawang menggunakan sistem klasifikasi Dewey Decimal Classification (DDC). Mengklasifikasi bahan pustaka dengan menggunakan sistem klasifikasi DDC terdiri dari nomor klasifikasi, lalu diikuti 3 huruf awal nama pengarang kemudian satu huruf kecil dari judul buku. Penyusunan buku harus sistematis. Penyusunan pertama dimulai dari nomor klasifikasi, dimulai dari nomor klasifikiasi terkecil dari bahan pustaka di perpustakaan hingga ke terbesar, kemudian menurut abjad dari tiga huruf awal pengarang, dan menurut abjad terkecil dari huruf pertama judul. Dengan adanya pembu-atan kategorisasi bahan pustaka menurut DDC memberikan kemudahan bagi pustakawan dalam temu kembali koleksi. Selain itu, diharapkan dapat menumbuhkan minat baca para siswa-siswi dan menjadikan SD Negeri 1 Gemawang sekolah yang semakin maju dan berkembang.
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Project Based Learning melalui Temu Pendidik Daerah Aditama, Madya Giri; Shofyana, Maila Huda; Muslim, Rachmat Imam; Pamungkas, Imam; Susiati, Susiati
Buletin KKN Pendidikan Vol. 4, No. 1, Juni 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v4i1.18215

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka menuntut peningkatan kemampuan guru untuk menyesuaikannya. Salah satu poin utama dalam aplikasi kurikulum tersebut adalah penerapan metode Project Based Learning yang dianggap memiliki potensi besar dalam memaksimalkan kompetensi siswa. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk meingkatakan kompetensi guru di daerah Kota Pekalongan dalam memahami Project Based Learning dan penerapannya. Kegitan yang di selenggarakan di SMA Sains Cahaya Al Quran Pekalongan ini diikuti oleh 32 peserta, terdiri dari guru-guru yang berasal dari beberapa sekolah di kota pekalongan. Metode pelatihan diterapkan dalam kegiatan pengabdian ini yang dikemas dalam konsep Temu Pendidik Daerah. Fakta dilapangan yang telah terjadi bahwa mayoritas pendidik hanya memahami PjBL sebatas pemberian tugas keapada siswa, padahal PjBL lebih dari itu. Metode ini dapat memaksimalkan kompetensi siswa, menerapkan 6 profil pelajar pancaseila dengan maksimal, serta dapat membantu guru dalam penilaian apabila dikombinasikan dengan asesmen yang tepat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan selain meluruskan miskonsepsi tersebut juga untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam menyusun pembelajaran dalam era Merdeka Belajar.
Pemberdayaan Guru dalam Peningkatan Layanan Bimbingan Konseling di SD/MI Muhammadiyah Se-Surakata pada Era Komunikasi Global Prayitno, Harun Joko; Wulandari, Murfiah Dewi; Widyasari, Choiriyah; Nursalam, Nursalam; Malaya, Krisma Anugra; Bachtiar, Faisal Yusuf; Hermawan, Hengki; Wulandari, Desi Tri; Aditama, Madya Giri
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 2, Desember 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v2i2.11853

Abstract

Tata kelola penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran jenjang sekolah dasar dihadapkan banyak tantangan dan persoalan pada era komunikasi dan komputasi global ini. Layanan kegiatan bimbingan dan konseling dari guru kepada siswa dan orang tua/wali memerlukan adaptasi cepat supaya pendidikan dan pembelajaran mampu mengikuti perkembangan dan tunturan perubahan tersebut. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberdayakan dan meningkatkan layanan bimbingan konseling bagi guru-guru SD/MI Muhammadiyah Se-Surakarta pada era komunikasi dan komputasi global. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan holistik reflektif partisipatif (HRP). Kegiatan dirancang bersama dengan melibatkan kepala sekolah dan guru unggulan sebagai model layanan bimbingan. Kegiatan diteruskan dengan totorial KDT (Kelompok Disukusi Terpumpun), dan partisipasi aktif serta diakhiri dengan refleksi secara holistik. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah bahwa guru-guru SD/MI kemampuan layanan bimbingan dan konselingnya diperlukan pengayaan dan pemutakhiran secara berkala dan terus-menerus. Layanan bimbingan dan konseling guru-guru SD/MI perlu menyeimbangkan antara kompetensi profesional dan kompetensi sosial. Kompetensi sosial ini memerlukan jangka waktu dan proses yang lebih lama karena berhubungan dengan hakikat kemampuan dan kemandirian anak dalam berkehidupan bermasyarakat. Layanan bimbingan konseleling dari guru kepada anak-anak dan orang tua/wali pada era komunikasi dan komputasi global memerlukan adaptasi teknik dan strategi yang kontekstual.