Claim Missing Document
Check
Articles

URGENSI PEMBAHARUAN HUKUM AUTOPSI DALAM PROSES PENYIDIKAN TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN UNTUK MENCAPAI KEBENARAN MATERIIL Naufal, Rifki Shofwan; Rusmiati, Elis; Ramdan, Ajie
Jurnal Legislasi Indonesia Vol 18, No 3 (2021): Jurnal Legislasi Indonesia - September 2021
Publisher : Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undang, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54629/jli.v18i3.737

Abstract

The functions of forensic autopsy in murder investigation process is to examine the victim’s body and provide definite informations about the victim’s death.  Forensic autopsy results will be used by Investigators as an evidence that can prove causal verband between the actions of the suspect and the death of the victim. But there are problems, incomplete autopsy regulation which results in uncertainty along with irregularities in the autopsy process in practice and the second problem is the autopsy function in the process of investigating the crime of murder in an effort to find and achieve material truth. Unclear and incomplete regulations related to autopsy caused unclear interpretation of the regulations regarding autopsy also differences in relation to application in investigation practice. The rule of forensic autopsy will affect the function of autopsy as the main examination standard to examines cause of death to achieve the truth of victim’s death. The renewal rule of forensic will be first step to optimize the development of forensic autopsy according to field requirements and to optimize the function of autopsy, so it will have the effect of reducing doubts on the disclosure of murder cases.
Alat Bukti Mata Uang Elektronik Pada Proses Penyidikan Dalam Rangka Pembaharuan Hukum Terhadap Tindak Pidana Pencucian Uang Budiman, Arief; Rusmiati, Elis; Rukmini, Mien
Jurnal Ilmiah Penegakan Hukum Vol. 12 No. 1 (2025): JURNAL ILMIAH PENEGAKAN HUKUM JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jiph.v12i1.8950

Abstract

This study aims to examine the legality and function of electronic currency evidence in Money Laundering Crimes. Existing laws that regulate electronic evidence also do not provide a clear understanding of whether this electronic currency evidence is evidence that can stand alone or is included in electronic evidence that has been previously regulated. The problem is focused on Electronic Currency Evidence which is a new form of evidence whose existence has not been explicitly and clearly regulated in the Criminal Procedure Code, ITE and the Money Laundering Crime Law. In order to approach this problem, a theoretical reference is used from the Legal Certainty Theory. The research method used in this study is normative juridical. Data were collected through literature and field studies, and data collection tools were document studies and interviews and analyzed descriptively qualitatively. The results of the study show that the existence of Electronic Currency has not been explicitly recognized in laws and regulations, although electronic evidence has been recognized in various regulations in Indonesia.
Integrasi Nilai Islam dan Kesehatan dalam Pariwisata: Penyuluhan untuk Masyarakat Margaluyu Pangalengan Rusmiati, Elis Teti; Cahya, Mochamad Robby Fajar; Gustina, Irwanti; Rahmadi, Muhamad Hanan; Dewi, Sari Amalia; Winata, Nanda Putu; Fazri, Muhammad Faizal
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i2.4088

Abstract

AbstrakPengabdian kepada Masyarakat (PKM) Kolaboratif di Desa Margaluyu dilatarbelakangi kurangnya pemahaman nilai-nilai Islam dalam pengelolaan pariwisata dan kurangnya kesadaran kesehatan lingkungan sehingga dibutuhkan pendekatan integratif sebagai solusinya. Tujuan kegiatan: (1) meningkatkan pemahaman masyarakat tentang integrasi nilai Islam dan kesehatan dalam kepariwisataan, (2) mendorong penerapan solusi praktis untuk menunjang kualitas hidup dan daya tarik wisata. Kegiatan diikuti 35 peserta terdiri dari pelaku usaha pariwisata, tokoh masyarakat, karang taruna, serta perangkat desa. Tahapan kegiatan (1) observasi dan analisis kebutuhan mitra, (2) perancangan materi integratif Islam-Kesehatan, (3) pelaksanaan penyuluhan dan simulasi, (4) evaluasi dampak melalui kuesioner dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan (1) pemahaman peserta meningkat, dengan rata-rata skor pre-test 57% naik menjadi 83% pada post-test. (2) penerapan solusi praktis mulai berjalan, seperti pelatihan sanitasi Islami, pengelolaan makanan halal-thayyib, serta rencana pembuatan tempat wudhu di area wisata. Peserta juga terlibat aktif dalam merumuskan langkah konkret. Keberhasilan kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan integratif antara agama dan kesehatan dapat menjadi solusi inovatif dalam penguatan pariwisata berkelanjutan di tingkat komunitas. Kata kunci: Kesehatan, Nilai Islam, Pariwisata Berkelanjutan, Pemberdayaan Masyarakat, Penyuluhan.
The Digital Transformation of Criminal Justice: A Comparative Examination of Indonesia’s E-Court System and Global Best Practices Barlian, Aristo Evandy A.; Latipulhayat, Atip; Rusmiati, Elis; Wulandari, Widati; Sukma, Ahmad Novindri Aji
Lex Scientia Law Review Vol. 9 No. 1 (2025): May, 2025: Law, Technology, and Globalization: Challenges and Innovations in th
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lslr.v9i1.14341

Abstract

In an era marked by the algorithmic mediation of human affairs, the pursuit of justice can no longer be disentangled from the architecture of digital systems that sustain it. The criminal justice system, long rooted in analog procedures and institutional inertia, faces an existential imperative: adapt or risk obsolescence. Within this context, digital transformation is not merely an administrative upgrade—it is a normative challenge to the principles of due process, transparency, and equality before the law. Indonesia’s hesitant transition toward e-criminal justice reveals a complex interplay of structural, legal, and epistemic limitations. This study aims to analyze the development of e-criminal justice in Indonesia by conducting a comparative assessment of successful digital judicial systems in the United States, the United Kingdom, and Singapore. Employing a normative legal research approach with a comparative legal method, this study examines primary and secondary legal sources to identify regulatory gaps, procedural challenges, and strategic solutions. The findings reveal that Indonesia’s legal framework remains insufficient in addressing key procedural safeguards, digital evidence authentication, and cybersecurity risks. Additionally, disparities in digital access, resistance from legal practitioners, and inadequate technological infrastructure hinder the effective implementation of e-criminal justice. Comparative analysis suggests that successful digital transformation requires a robust regulatory foundation, secure and interoperable digital platforms, structured judicial training programs, and policies ensuring digital inclusivity. To optimize its e-criminal justice framework, Indonesia must adopt a context-sensitive and adaptive strategy, balancing technological advancements with fundamental principles of procedural fairness and judicial integrity. Future research should explore the long-term impact of digitalization on judicial decision-making, the role of AI in legal processes, and the effectiveness of cybersecurity mechanisms in safeguarding judicial independence. This study contributes to the broader discourse on the intersection between technology and justice, providing recommendations for a sustainable and equitable digital transformation of Indonesia’s criminal justice system.
Transformasi Digital Manajemen SDM di Instansi Pemerintah: Adaptasi, Tantangan, dan Peluang Rahmadi, Muhamad Hanan; Rusmiati, Elis Teti
Petanda: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Vol 7, No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/petanda.v7i2.5174

Abstract

Transformasi digital dalam manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) di instansi pemerintah Indonesia tidak hanya mencerminkan tuntutan efisiensi birokrasi, tetapi juga menjadi indikator kesiapan institusi dalam mengadopsi perubahan struktural berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam proses adaptasi instansi pemerintah terhadap sistem e-Kinerja, e-Office, dan SIMPEG, serta menelaah tantangan struktural dan kultural yang menghambat proses digitalisasi, seperti resistensi terhadap perubahan, kesenjangan literasi digital, dan infrastruktur yang belum merata. Dengan pendekatan kualitatif melalui studi kasus di Kementerian PANRB serta pemerintah daerah DKI Jakarta dan Jawa Barat, penelitian ini mengungkap bahwa digitalisasi SDM memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan efisiensi, transparansi, dan fleksibilitas kerja. Namun demikian, keberhasilan transformasi digital sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan perubahan, dukungan kebijakan yang konsisten, serta kesiapan teknologi dan kompetensi SDM. Penelitian ini menyarankan pentingnya penguatan pelatihan digital berbasis kebutuhan, sertifikasi kompetensi ASN, serta integrasi sistem digital yang adaptif terhadap dinamika birokrasi. Kontribusi teoretis artikel ini terletak pada integrasi antara pendekatan e-Government dan teori perubahan organisasi Kotter, sedangkan kontribusi praktisnya meliputi rekomendasi kebijakan berbasis data untuk mempercepat akselerasi digitalisasi manajemen SDM di sektor publik Indonesia.
Judicial Considerations in Imposing Replacement Money Sanctions in Corruption Cases Involving State Land Transfer Lameng, Jihan Shavira Yosephin; Elis Rusmiati; Rully Herdita Ramadhani
JUSTISI Vol. 11 No. 3 (2025): JUSTISI
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/js.v11i3.4427

Abstract

The study aims to examine and analyze the judge's consideration in the imposition of replacement money in corruption cases involving state land transfer through the lens of justice drawing on progressive legal theory, and the theory of economic analysis of law, while also assesing strategies to maximize the recovery of state financial losses through the application of replacement money. The method of research is normative juridical method with a qualitative descriptive approach, focusing on secondary data such a legislation, court decisions, and legal literature. The research specification used is descriptive analytical. Novelty of this research lies in highlighting analyze the effectiveness of additional criminal sanctions in the form of replacement money in corruptions offenses involving state land transfer in optimizing the recovery of state finansial losses through progressive law theory and economic analysis of law approach. The Results indicate that the implementation of replacement money as an additional criminal sanctions is considered not to be optimal in maximizing the recovery of state financial losses, Judges' considerations in several decisions examined show that the imposition of replacement money has not implemented progressive legal theory, without considering other forms of losses impacted by corruption offenses involving state land transfer. This is due to the absence of parameters as guidelines in imposing of replacement money Conclusion, it can be known that although Article 18 paragraph (1) letter (b) of the Corruption Law has included the amount of replacement money payments balanced with the assets/objects obtained from corruption crimes, a more progressive approach are needed to ensure that the imposition of replacement money can effectively restore the state's financial losses. Therefore, it is necessary to calculate the amount of replacement money using the NJOP indicator in corruption cases involving state land transfer in line with efforts to optimize the return of state financial losses.
Integrasi Animated Drawings dalam Pembelajaran Karakter PAUD/SD untuk Meningkatkan Empati, Disiplin, dan Spiritualitas Rusmiati, Elis Teti; Sucahyo, Nur; Ismar, Widya; Cholidhazia, Putri; Saptorini, Yuli Diah; Yusrafiddin, Yusrafiddin
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v8i2.5379

Abstract

Para guru PAUD dan SD di daerah khususnya di Desa Sukarame Carita Kabupaten Pandeglang banyak mengalami keterbatasan dalam mengakses dan memanfaatkan media digital interaktif untuk penguatan pendidikan karakter di kelas. Kurangnya keterampilan guru dalam mengintegrasikan teknologi sederhana dalam pembelajaran berdampak pada rendahnya variasi metode pengajaran nilai-nilai karakter, seperti empati, disiplin, dan kesadaran spiritual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD dan SD dalam menggunakan aplikasi Animated Drawings sebagai media pembelajaran karakter yang inovatif dan interaktif. Jumlah peserta yang terlibat sebanyak 18 orang dari beberapa lembaga pendidikan anak usia dini dan sekolah dasar di wilayah sasaran. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik pembuatan media, implementasi di kelas, dan evaluasi. Tahapan pelaksanaan diawali dengan identifikasi kebutuhan, dilanjutkan dengan pelatihan berbasis praktik langsung, pendampingan implementasi, hingga evaluasi efektivitas penggunaan Animated Drawings dalam pembelajaran karakter. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengajarkan nilai empati, disiplin, dan kesadaran spiritual kepada peserta didik. Selain itu, penggunaan Animated Drawings terbukti mampu meningkatkan minat belajar anak dan memperkuat internalisasi nilai-nilai karakter secara lebih kreatif dan menyenangkan.
The Urgency of Regulating Trading in Influence: An Analysis of the Doctrine of Participation in Indonesian Criminal Law Sitorus, Talenta; Rusmiati, Elis; Sulistyani, Wanodyo
Corruptio Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25041/corruptio.v5i2.4025

Abstract

Trading in influence is a non-mandatory offense regulated under the United Nations Convention Against Corruption (UNCAC). Indonesia ratified the UNCAC through Law Number 7 of 2006. In practice, trading in influence has been prevalent in Indonesia; however, it is often prosecuted as bribery. Perpetrators are typically charged under Article 55 of the Criminal Code (concerning participation) in conjunction with bribery or gratuity provisions under the Corruption Eradication Act. This research employs a normative legal research method, analyzing laws, legal literature, and doctrines related to the concept of influence trading. The findings indicate an urgent need for explicit regulation of trading in influence within Indonesia’s legal framework. The current anti-corruption laws, particularly when applied alongside Article 55, do not comprehensively address cases where influence trading occurs without direct bribery but still results in financial losses to the state. Establishing clear legal provisions on trading in influence is essential to prevent legal uncertainty and close existing regulatory gaps.
CONTEMPT OF COURT: PENEGAKAN HUKUM DAN MODEL PENGATURAN DI INDONESIA / CONTEMPT OF COURT: LAW ENFORCEMENT AND RULE MODELS IN INDONESIA Afriana, Anita; Artaji, Artaji; Rusmiati, Elis; Fakhriah, Efa Laela; Putri, Sherly
Jurnal Hukum dan Peradilan Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Pusat Strategi Kebijakan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25216/jhp.7.3.2018.441-458

Abstract

Di Indonesia sesungguhnya banyak kasus yang terjadi berkaitan dengan pelecehan terhadap pengadilan dan aparat penegak hukum. Hal tersebut berpengaruh terhadap integritas dan kewibawaan lembaga peradilan sebagai benteng terakhir untuk mendapatkan keadilan. Namun, sampai saat ini di Indonesia belum ada ketentuan yang secara khusus mengatur tentang pranata Contempt of Court. Artikel ini merupakan bagian dari penelitian yang telah selesai dilakukan dengan metode yuridis normatif yang mengedepankan data sekunder dengan dilengkapi data primer berupa penelitian lapangan yang dilakukan pada beberapa pengadilan negeri yang ada di Indonesia. Pembahasan difokuskan pada permasalahan eksistensi pengaturan dan penegakan hukum Contempt of Court serta menentukan model pengaturannya di Indonesia.  Peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang Contempt of Court secara khusus sampai saat ini masih belum ada. Akan tetapi, pengaturannya telah tersebar dalam  Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Oleh karena itu, dari sekian kasus terkait dengan Contempt of Court baik berupa tindakan  maupun perbuatan yang sesungguhnya mengganggu keselamatan, ketenangan psikis maupun fisik, serta apa pun yang pada prinsipnya merupakan bentuk penghinaan terhadap pengadilan belum diberikan sanksi yang tegas tetapi hanya sekedar dikeluarkan dari ruang persidangan. Contempt of Court dapat terjadi baik di dalam ruang persidangan maupun di luar persidangan baik pada perkara pidana, perdata, maupun hubungan industrial.  Semakin meluaskan berbagai tindakan yang dapat dikategorikan sebagai contempt of court maka  perlu untuk mengatur Contempt of Court dalam bentuk aturan tersendiri.This crisis of public confidence greatly affects the integrity and authority of the judiciary as the last defence for justice. Many things happened related to the harassment of the courts and law enforcement agencies but until now in Indonesia there has been no provision specifically about contempt for the court. This article is a part of research that its used normative judicial method which gave priority to primary data with secondary and primary data. Therefore, field research was conducted by interviewing judge in some  district court in Indonesia. The purpose of this research is to know the existence of regulation and law enforcement of Contempt of Court in Indonesia and to determine the model of Contempt of Court arrangement that is in accordance with the judiciary in Indonesia, and  the summary is the laws and regulations governing the Contempt of Court in particular have so far not existed, but are scattered in the Criminal Code (Criminal Code), therefore in many cases both actions and deeds which in principle interfere with safety, psychic and physical calm which in principle is a form of humiliation to the court has not been given strict sanctions but only just removed from the courtroom. Contempt of Court can take place both within the courtroom and outside the court so that by extending the various actions that can be categorized as contempt of court, it is deemed necessary to regulate the Contempt of Court in the form of a separate rule.
Penanaman Nilai-Nilai Toleransi pada Anak Usia Dini Rusmiati, Elis Teti
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v6i2.3077

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Penanaman Nilai-Nilai Toleransi pada Anak Usia Dini ini bertujuan untuk membentuk sikap anak-anak yang lebih inklusif, saling menghormati, dan mampu hidup harmonis di tengah keragaman masyarakat. Melalui pemahaman nilai-nilai toleransi, anak-anak diharapkan dapat mengembangkan kemampuan untuk hidup secara harmonis dengan orang-orang yang berbeda latar belakang, budaya, agama, suku, ras, atau pandangan. Kegiatan ini melibatkan Penulis sebagai narasumber utama yang memberikan pemahaman tentang toleransi, berbagai metode interaktif, dan keterlibatan guru dan orang tua untuk mendorong pemahaman yang mendalam dan pembiasaan sikap Evaluasi dilakukan melalui observasi, kuesioner, dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran anak-anak tentang nilai-nilai toleransi, memperluas pemahaman mereka tentang perbedaan, dan membantu mereka mengembangkan kemampuan komunikasi yang baik dan empati. Kesimpulannya, kegiatan PkM ini memberikan kontribusi penting dalam membentuk karakter toleransi pada anak usia dini dan menciptakan dasar yang kuat untuk membangun masyarakat yang inklusif dan saling menghormati di masa depan.
Co-Authors Agus Takariawan Ajie Ramdan Amal Fathullah, Amal Anita Afriana Anita Afriana Ardilla, Merti Arief Budiman Arief Budiman Artaji, Artaji Asep Shodiqin Atip Latipulhayat Atmaja, Budi Arta Baihaki Baihaki Barlian, Aristo Evandy A. Bella Sari, Fianka Budi Arta Atmaja Cahya, Mochamad Robby Fajar Chatarina Umbul Wahyuni Cholidhazia, Putri Debora Sinaga, Debora Dewi, Sari Amalia Efa Laela Fakhriah Efa Laela Fakhriah Erika Magdalena Chandra Farol Medeline Fazri, Muhammad Faizal Filda Angellia Gustina, irwanti Hazar Kusmayanti Hutasoit, Binsar Mangaratua Ijud Tajudin IKE RACHMAWATI Ilma Aulia Nabila Imamulhadi Islamy, Yolanda Ismar, Widya Iswahyu Pranawukir Juraidi Kartib Bayu, Kartib Lameng, Jihan Shavira Yosephin Lies Sulistiani Louis Fernando Simanjuntak M.A.Heryanto Alfudholli Maryasih, Ni Luh Kerti Matogu, Faisal Mien Rukmini, Mien Mien Rumin Naufal Hibatullah, Muhamad Naufal, Rifki Shofwan Novida Anggraini Pambayun, Ellys Lestari Pambayun Putri, Sherly Putri, Sherly Radja Erland Hamzah Rahmadi, Muhamad Hanan Rahmaini Rahmaini Rifki Shofwan Naufal Rully Herdita Ramadhani Rumin, Mien Saptorini, Yuli Diah Septiana Puspitasari Setiawan, Alan Hidayat Shafira Nadya Rahmayani Sembiring Sherly Ayuna Putri Sherly Putri Simanjuntak, Louis Fernando Sitorus, Talenta Somawijaya Somawijaya Sucahyo, Nur Sukma, Ahmad Novindri Aji Taufiqurokhman, Taufiqurokhman Tri Handayani Wanodyo Sulistyani Widati Wulandari Widoyo, Heru Winata, Nanda Putu Windianingsih, Agustin yasef firmansyah Yoyoh Rohaniah YUSRAFIDDIN, Yusrafiddin