p-Index From 2021 - 2026
7.025
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemetaan Kemampuan Bahasa Inggris Mahasiswa Non-Jurusan Berbasis CEFR melalui Englishscore Arisandi, Vidya; Savitri, Citra; Suparman, Tarpan
SAWERIGADING Vol 31, No 2 (2025): Sawerigading, Edisi Desember 2025
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v31i2.1601

Abstract

This study aims to examine the English proficiency of non-English majors at a private university in Karawang using EnglishScore, an app-based assessment aligned with the Common European Framework of Reference for Languages (CEFR). The study employs a descriptive design combining quantitative data (descriptive statistics) with qualitative data (brief thematic analysis). Data were collected from N = 332 students through the EnglishScore app, which assessed reading, listening, grammar, and vocabulary, together with a short demographic questionnaire and brief follow-up interviews. Results indicated that 75.6% of students were at the A1 to A2 levels, with fewer reaching B1 or higher. In this study, the term “gaps” refers to the proportion of students performing below the expected proficiency for each assessed area; the largest gaps were observed in vocabulary (51.0%) and listening (29.3%). Grammar (22.3%) also required improvement, whereas reading (19.7%) showed the smallest gap. In the context of the studied program, these findings suggest the need to adapt the curriculum by prioritizing contextual vocabulary development, graded listening comprehension training, and explicit grammar instruction, alongside structured academic reading strategies, in English for General Purposes (EGP) and English for Specific Purposes (ESP) courses. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meneliti kemahiran bahasa Inggris mahasiswa dari program studi non-bahasa Inggris di sebuah universitas swasta di Karawang dengan menggunakan EnglishScore, asesmen berbasis aplikasi yang selaras dengan Common European Framework of Reference for Languages (CEFR). Penelitian ini menggunakan desain deskriptif yang memadukan data kuantitatif (statistik deskriptif) dan data kualitatif (analisis tematik singkat). Data dikumpulkan dari N = 332 mahasiswa melalui aplikasi EnglishScore, yang menilai aspek membaca, menyimak, tata bahasa, dan kosakata, disertai kuesioner demografis singkat serta wawancara tindak lanjut singkat. Hasil menunjukkan bahwa 75,6% mahasiswa berada pada level A1 sampai A2, dengan proporsi yang lebih kecil mencapai B1 atau lebih tinggi. Dalam penelitian ini, istilah “kesenjangan” merujuk pada proporsi mahasiswa yang berada di bawah tingkat kemahiran yang diharapkan untuk setiap aspek yang diukur; kesenjangan terbesar ditemukan pada kosakata (51,0%) dan menyimak (29,3%). Aspek tata bahasa (22,3%) juga memerlukan perbaikan, sedangkan membaca (19,7%) menunjukkan kesenjangan paling kecil. Dalam konteks program yang diteliti, temuan ini mengindikasikan perlunya adaptasi kurikulum dengan memprioritaskan pengembangan kosakata kontekstual, pelatihan pemahaman menyimak bertingkat, dan pengajaran tata bahasa secara eksplisit, di samping strategi membaca akademik yang terstruktur, dalam mata kuliah English for General Purposes (EGP) dan English for Specific Purposes (ESP).
ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN PADASISWA KELAS I SDN SUKAMAKMUR III ; Tarpan Suparman; Ayu Fitri
Jurnal Sekolah Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Buana Perjungan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/metjjp55

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui Analisis Kesulitan Membaca Permulaan pada Siswa Kelas I Di Sekolah Dasar Negeri Sukamakmur III di Dusun Tegalluhur, Sukamakmur, Kecamatan Telukjambe timur, Kabupaten Karawang. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-September 2022. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I SDN Sukamakmur III dengan jumlah 21 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, wawancara, dokumentasi serta tringulasi. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari rekdusi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan membaca permulaan berada pada titik keseuaian persentase yaitu , sehingga dapat dikatakan kurang, hasil persentase kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas I yang diperoleh yaitu 33%.
Analisis Program Jum’at Berbagi Pada Pembentukan Karakter Peduli Sosial Peserta Didik Di Sdi-Tq Al -Kautsar Nurul Hijriyyah Al Hanifah; Tarpan Suparman; Yayan Alpian
Jurnal Sekolah Dasar Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Buana Perjungan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/az1pdz84

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran, kelebihan, dan kelemahan Program Jum’at Berbagi di SDI-TQ Al-Kautsar dalam membentuk karakter peduli sosial peserta didik. Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan program berperan menumbuhkan empati, rasa syukur, kebersamaan, serta kepedulian sosial. Peserta didik tidak hanya memahami makna berbagi, tetapi juga membiasakan praktiknya di sekolah maupun di rumah. Program ini sekaligus menjadi sarana guru menanamkan nilai agama dan Pancasila melalui kegiatan nyata. Kelebihan program tampak pada terciptanya solidaritas dan suasana harmonis, sedangkan kelemahan meliputi keterlambatan makanan, pemborosan, menu kurang sesuai, dan kurang disiplin menjaga kebersihan. Secara keseluruhan, program terbukti efektif meski masih memerlukan evaluasi lanjutan.
The Effect of a Jigsaw Type Cooperative Learning Approach Towards Primary Students' Understanding Concepts of Science Learning in Primary Schools Anggy Giri Prawiyogi; Yulistina Nur DS; Tia Latifatusadiah; Tarpan Suparman; Hesti Widiastuti
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 10 (2024): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i10.8717

Abstract

This research is based on the results of observations and interviews at SD Al-Hikmah Indonesia that the learning carried out is still limited due to time so that only the target of material completion is pursued, while the achievement of learning outcomes and students' understanding of concepts is still lacking. Learning is only student-centered. For this reason, there is a need for appropriate and effective methods in learning. Therefore, researchers tried to use a jigsaw type cooperative learning approach to overcome this problem. This research uses a pretest-posttest control group design, data collection techniques using test and non-test data. Test data was obtained from pre-test and post-test results, while non-test data was obtained from questionnaires. This research took as subjects students of class IV A and students of class IV B. In this research three meetings were held which included pre-test, learning and post-test. After applying this approach, the average gain for the experimental class was 0.49 and the control class was 0.25. The results of the research show that there is an increase in students' post-test results in learning using the jigsaw type cooperative learning approach. So it can be concluded that there is an influence of this approach on science learning on the subject of natural resources. The results of this research are recommended as a reference for further research, especially research that uses a jigsaw type cooperative learning approach in learning natural resources in order to improve students' understanding of concepts better in the future.
PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP PENILAIAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (STUDI KORELASIONAL PADA SISWA KELAS X PERHOTELAN) Kaka Habibi; Tarpan Suparman; Ajat Sudrajat
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 14 No 1 (2026): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v14i1.6821

Abstract

The purpose of this study is to determine whether there is an influence of the family environment on the assessment of Islamic Religious Education learning outcomes in Class X Hospitality Students of State Vocational High School 2 Karawang. This type of research uses quantitative descriptive research. The object of this study is Class X Hospitality Students of State Vocational High School 2 Karawang. The population in this study was 70 students. Regarding data collection techniques using questionnaires and documentation. Based on the data analysis that has been done, it is known that the family environment influences learning outcomes in Islamic Religious Education learning in Class X Hospitality Students of State Vocational High School 2 Karawang. It is known that the results of the hypothesis test with a significance value of 0.001 <0.05 means that variable X influences variable Y. The calculated t value of 8.725> t table 1.995, meaning that the family environment variable (X) influences the learning outcome variable (Y). The level of relationship between the family environment and the assessment of student learning outcomes in the learning process of Islamic Religious Education in Class X Hospitality Students of State Vocational High School 2 Karawang is in the low category.
Etnomatematika: Analisis Literatur Review Pola Bilangan Motif Batik Jawa Barat terhadap Penguatan Karakter Siswa SD Imas Indah Mutiara; Intan Rozana; Tarpan Suparman
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i2.4647

Abstract

Batik merupakan warisan budaya Indonesia yang tidak hanya memiliki nilai filosofis tetapi juga mengandung unsur matematis. Etnomatematika hadir sebagai jembatan pedagogis yang memanfaatkan konteks budaya lokal, seperti motif Batik Sunda (Jawa Barat), untuk pembelajaran matematika sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis literatur mengenai potensi etnomatematika berbasis pola bilangan pada motif batik Jawa Barat sebagai sarana penguatan karakter siswa Sekolah Dasar (SD). Metode penelitian menggunakan analisis literatur sistematis terhadap 22 artikel ilmiah. Hasil analisis menunjukkan justifikasi teoritis yang kokoh, didasarkan pada tiga temuan utama. Pertama, validitas konsep matematika, khususnya pola bilangan (barisan ganjil dan aritmetika), terkonfirmasi secara eksplisit dalam motif Batik Garut dan Mega Mendung. Kedua, terdapat keselarasan kuat antara tujuan etnomatematika dengan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), dengan nilai dominan yang diidentifikasi adalah nasionalisme atau cinta budaya. Ketiga, teridentifikasi dua mekanisme penguatan karakter: (1) melalui filosofi motif (konten), seperti nilai kerja keras dan kebijaksanaan; dan (2) melalui proses pembelajaran (proses) yang menumbuhkan rasa ingin tahu, ketelitian, dan kejujuran. Disimpulkan bahwa etnomatematika pola bilangan batik Jawa Barat memiliki potensi kuat untuk penguatan karakter siswa SD. Penelitian ini merekomendasikan pergeseran dari studi eksplorasi ke Research & Development (R&D) untuk mengembangkan bahan ajar praktis, serta perlunya pelatihan bagi guru untuk mengintegrasikan filosofi batik dalam pembelajaran.
THE ROLE OF TEACHERS AS MOTIVATORS IN INSTILLING NATIONALISM VALUES AMONG STUDENTS AT SMP RAUDHATUL IRFAN RAWAMERTA Muhammad Mahyan Maliki; Tarpan Suparman; Lusiana Rahmataiani
Journal Civics And Social Studies Vol. 10 No. 1 (2026): Vol 10 No 1 Tahun 2026
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/1mq4w366

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran guru sebagai motivator dalam penanaman nilai nasionalisme, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, serta merumuskan solusi yang dapat diterapkan di SMP Raudhatul Irfan Rawamerta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan terdiri atas satu guru dan empat siswa. Data utama diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur; jawaban keempat siswa dianalisis sebagai rangkuman lintas-informan dan dibandingkan dengan keterangan guru. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menjalankan peran motivator melalui keteladanan dalam upacara, penyisipan pesan cinta tanah air, cerita perjuangan pahlawan, penggunaan video sejarah, diskusi, serta pelibatan siswa dalam peringatan hari besar nasional. Upaya tersebut mendorong kedisiplinan, penghormatan terhadap simbol negara, dan ketertarikan belajar sejarah, meskipun dampaknya belum merata. Hambatan utama meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, variasi metode yang belum konsisten, rendahnya minat sebagian siswa, dominasi penggunaan gawai dan media sosial, serta terbatasnya kegiatan kebangsaan di luar kelas. Solusi yang diperlukan mencakup pembiasaan pesan kebangsaan secara singkat dan rutin, penggunaan pembelajaran interaktif, penguatan program sekolah, peningkatan kompetensi guru, serta keterlibatan orang tua. Dengan demikian, peran guru sebagai motivator efektif ketika dilaksanakan secara konsisten, kontekstual, dan didukung oleh ekosistem sekolah serta keluarga. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan dalam pendidikan karakter kebangsaan siswa.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA TANGRAM TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS I SEKOLAH DASAR Khairi, Ahadiyah; Suparman, Tarpan; Fitri, Ayu
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45749

Abstract

The study aimed to analyze the effect tangram-assisted Problem Based Learning (PBL) on first grade elementary students mathematical critical thinking skills. This study employed a quantitative method with a one-group pretest posttest design. The participants were 20 first-grade students of SDIT Lampu Iman Karawang. Data were collected through a test consisting of six essay items developed based on indicators of critical thinking skills. The data were analyzed using descriptive statistic, the Shapiro-Wilk normality test, paired sample t-test, and N-gain score analysis. The results showed that the mean pretest score was 64,75 and increased to 88,30 in the posttest. The normality test indicated that both pretest and posttest data were normaly distributed. Furthermore, the pretest and posttest scores exhibited a significant difference, as evidenced by the paired sample t-test results (p < 0,001), indicating a significant difference between pretest and posttest scores. Therefore, the Problem Based Learning model assisted by tangram media had a significant effect on students’ mathematical critical thinking skills.
ANALISIS KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN KONSEP IPAS DI SEKOLAH DASAR Lutfia Fuziah; Tarpan Suparman; Depi Prihamdani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02 Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.46426

Abstract

Education plays a vital role in developing independent and high-quality human resources. This study aims to analyze the learning independence of fifth-grade students in Integrated Science, Mathematics, and Social Studies (IPAS) lessons at SDN Kertajaya II. The method used was descriptive qualitative research through observation, interviews, and documentation. The results of this study indicate that students’ learning independence is not yet uniform, as evidenced by the presence of students who lack self-confidence and remain dependent on others. Factors influencing independence include motivation, curiosity, and critical thinking skills. The roles of teachers and parents influence the development of students’ independence in fostering a sense of responsibility in the learning process; therefore, the development of independent learning is crucial for students to improve the quality of their learning outcomes.
Teachers’ Pedagogical Competence in Supporting Inclusive Students: A Case Study of Grade V at SDN Cikampek Utara III Muhamad Hafid Fahri; Tarpan Suparman; Andes Safarandes Asmara; Depi Prihamdani; Anggy Giri Prawiyogi
Journal of General Education and Humanities Vol. 5 No. 4 (2026): August
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v5i4.2010

Abstract

Inclusive education requires teachers to adapt instruction to diverse student characteristics and learning needs. However, how student identification, instructional adaptation, assessment, and follow-up operate as an integrated pedagogical process remains underexplored. This study analyzed teachers’ pedagogical competence in supporting inclusive students in Grade V at State Elementary School Cikampek Utara III. A qualitative case study involved two purposively selected Grade V homeroom teachers. Data were collected through classroom observations, semi-structured interviews, and documentation and analyzed using the Miles and Huberman model. The study established data trustworthiness through triangulation. The findings showed that teachers identified students’ abilities, needs, participation, and learning progress and used this information to adapt methods, media, tasks, learning time, and individual support. Teachers used assessment to monitor development and determine remedial activities, enrichment, and further instructional adjustments. Pedagogical competence was reflected in responsive instructional practices through a cyclical process of student identification, instructional adaptation, assessment, and follow-up action. Given the limited sample and single-school setting, the findings are context-specific. The study highlights the need for continuous professional development in inclusive pedagogy, differentiated assessment, collaborative planning, and structured teacher reflection.
Co-Authors (Kawakami Harue), 川上はる江 Ajat Sudrajat Alfina Dwi Damayant Alpian, Yayan Ambarura, Petrus Andes Safarandes Asmara, Andes Safarandes Anggy Giri Prawiyogi Annita Rosalina Anwar, Aang Solahudin Ardiyanti, Yusi Aris Riswandi Sanusi, Aris Riswandi Arisandi, Vidya Asmara, Andes Safarandas Ayu Fitri Ayu Fitri, Ayu Azhari, Asan Brio Alfatihah Damayant, Alfina Dwi DAMAYANTI, RIRIN Depi Prihamdani Depi Prihamdani Dewi Pertiwi Aghel Dewi, Sinta Maria Dhevi Susanti Fitriani Erwin Susanto Fajar, Muhammad Jelang Febry Angellyca Sulistianingrum Fitri Silvia Sofyan, Fitri Silvia Fitri.H, Ayu Haerudin Hamawati Hamawati Harmawati Harmawati Haryanti Mustika Haz, Alya Fera Rosa Hesti Widiastuti I Gusti Ayu Niken Launingtia, I Gusti Ayu Niken Imas Indah Mutiara Imas Indah Mutiara Inda Yulistiawati Intan Rozana Isyanto, H. Puji Kaka Habibi Khairi, Ahadiyah Lusiana Rahmataiani Lutfia Fuziah Mahpudin Maqfirah, Poetri AL-Viany Masdi Salimudin Ramdani Maya Rahmayanti Mayasari, Nanny Muhamad Hafid Fahri Muhammad Mahyan Maliki Mutiara, Imas Indah Nanny Mayasari Nur DS, Yulistina Nurul Hijriyyah Al Hanifah Oktapianti, Desti Oktavia, Windi Petrus Ambarura Pratiwi, Aprillia Hanna Prihamdani, Depi Puspita, Dea Rahman Rahman Rahmati, Audia Ramdani, Masdi Salimudin Rani Fitriyani Reni Endah Susanti Retnaningtyas, Dian Rosalina, Annita Sastraatmadja , Achmad Harristhana Mauldfi Savitri, Citra Saylendra, Nadya Putri Sifa Fauziah Sinta Maria Dewi Sinta Maria Dewi Sri Wulan Anggraeni Sulis Setiawati Susanti, Reni Endah Tazkia Putri Kusumastuti Tia Latifatu Sadiah Tia Latifatu Safiah Tia Latifatu Sa’diyah Tia Latifatusadiah Tika Nurjanah Ujiati Cahyaningsih Yayan Yayat Suryati Yudi Firmansyah Yulistina Nur DS Yulistina Nur DS