Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Entrepreneur Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Menengah Atas : Character Education in Forming a Generation of Entrepreneurs Based on Local Wisdom in High Schools Dedi Gunawan Saputra; Jimmy Malintang; Nur Wulandani; Azhariah Rachman; Desy Liliani Husain
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 2: Februari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i2.7077

Abstract

Pendidikan karakter memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya berkompeten secara akademik tetapi juga memiliki jiwa entrepreneur yang beretika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pendidikan karakter dapat diterapkan dalam membentuk jiwa kewirausahaan siswa SMA dengan pendekatan berbasis kearifan lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi di beberapa SMA yang telah mengimplementasikan program kewirausahaan berbasis karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter telah diterapkan dalam pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler, namun masih belum memiliki model yang baku. Selain itu, kearifan lokal memiliki potensi besar dalam memperkuat nilai-nilai karakter siswa, seperti kejujuran, gotong royong, dan kreativitas, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal dalam pengembangan usaha siswa. Beberapa tantangan utama dalam implementasi pendidikan karakter dalam kewirausahaan adalah kurangnya pelatihan guru, keterbatasan dukungan dari dunia usaha, serta kurangnya pemanfaatan teknologi dalam program kewirausahaan siswa. Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan pembelajaran berbasis proyek serta peningkatan kolaborasi dengan pelaku usaha lokal agar siswa mendapatkan pengalaman nyata dalam dunia bisnis. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dalam kewirausahaan juga perlu ditingkatkan agar siswa lebih inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan model ini, diharapkan sekolah dapat mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki keterampilan kewirausahaan, tetapi juga berkarakter kuat serta mampu mengembangkan usaha berbasis kearifan lokal secara berkelanjutan.
A Contextual Approach to Environmental Ethics in The Qur’an and Hadith: The Relevance of Islamic Values for Contemporary Society Jimmy Malintang; Sofia Yunus Putri; Derysmono; Nagita Histimuna Aisyah; Elok Widiana Sukmawati; Muhammad Zakir Bin Husain
Akademika : Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol. 22 No. 1 (2026): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | June 2026
Publisher : IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jkp.v22i1.1398

Abstract

This study explores environmental ethics from the perspective of the Qur’an and Hadith through a contextual approach, and examines the relevance of Islamic values for contemporary society. Using a qualitative library research method, the study analyzes normative texts of the Qur’an and Hadith, as well as scientific literature related to Islamic environmental ethics. The findings indicate that the Qur’an and Hadith provide ecological principles, including environmental balance (mizan), the prohibition of corruption or environmental destruction (fasad), cleanliness, resource conservation, and compassion for all living beings. The contextual approach allows these values to be translated into modern practices, such as value-based education, public policy, and sustainable social activities. Thus, Islamic environmental ethics is not only normative and moral but also practical, offering concrete guidance for contemporary society in preserving the earth and fostering an ecologically conscious civilization.
Improving Students’ Literacy, Numeracy, and Character through Creative and Innovative Technology-Based Learning Assistance in Elementary Schools Nur Asiah; Yudesta Erfayliana; Hasan Sastra Negara; Jimmy Malintang; Athaillah Farrel Inandra; Muhammad Rizky
Konsienti : Community Services Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Konsienti: Community Services Journal
Publisher : PT. TAKAZA INNOVATIX LABS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61536/konsienti.v4i2.804

Abstract

Rapid digital transformation has intensified the need for elementary schools to strengthen students’ literacy, numeracy, and character through meaningful technology-supported learning. This community service program aimed to improve these competencies through creative and innovative technology-based learning assistance. A participatory educational assistance design with a mixed-methods evaluative approach and a one-group pretest-posttest design was employed. The participants were 30 elementary school students selected through criterion-based participation at a partner school in Pangkalan Balai, South Sumatra, Indonesia. Data were collected using literacy and numeracy assessments, a character observation rubric, structured observation sheets, participant response questionnaires, and facilitator field notes. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics, normalized gain, Shapiro-Wilk tests, paired-samples t-tests, and Cohen’s d in IBM SPSS Statistics 25, while qualitative data were analyzed thematically. The results showed significant improvements in literacy, numeracy, and character, with all posttest scores exceeding pretest scores and p < .001. Numeracy showed the largest mean gain and effect size. Classroom observations also indicated stronger participation, collaboration, responsibility, and responsible technology use. The program therefore demonstrated the potential of integrated technology-based assistance to support students’ holistic development.