Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : Exact Paper In Compilation (EPIC)

Keanekaragaman Serangga pada Pertanaman Bawang Merah Kabupaten Jombang Berbasis Blue Light Trap Rohmawati, Arizka; Nasirudin, Mohamad
Exact Papers in Compilation (EPiC) Vol. 5 No. 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/epic.v5i2.907

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu tanaman hortikultural yang komoditasnya strategis dan mempunyai nilai ekonomi tinggi. Budidaya bawang merah juga tidak jauh dari serangan hama dan penyakit sehingga membatasi produktivitas bawang merah. Cara mengendalikan hama serangga pada malam hari supaya tidak merusak lingkungan yaitu dengan memasang alat perangkap serangga dengan menggunakan lampu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman serangga pada lahan pertanian bawang merah yang terperangkap oleh alat Automatic solar blue light trap di Kecamtan Plandaan, Kabuh, dan Ngusikan Kabupaten Jombang sebanyak enam kali ulangan. Serangga yang terperangkan akan dipanaskan dan diberi alkohol untuk mengawetkan serangga. Setelah itu dilakukan identifikasi dan dikelompokkan tingkat famili. Pada penelitian ini diperoleh 19 famili serangga dengan jumlah 8.405 individu. Famili serangga tersebut terdiri dari Cocinellidae, Nitidulidae, Chrysomellidae, Cucucijae, Dytiscidae, Scarabaeidae, Lyctidae, Curculionidae, Dermestidae, Tenebrionidae, Anthribidae, Derodontidae, Noctuidae, Cicadellidae, Thyreocoridae, Cecidomyiidae, Tipulidae, Eurytomidae, dan Delphacidae. Berdasarkan hasil analisa data di 3 kecamatan diperoleh sebagai berikut; Plandaan 5 famili (598 individu), Kabuh 13 famili (6.375 individu), dan Ngusikan 14 famili (1.432 individu). Nilai indeks keanekaragaman (H’) yaitu Plandaan 0.4243, Kabuh 0.99387, dan Ngusikan 0.82146. Nilai indeks keanekaragaman tertinggi berada di Kecamatan Kabuh. Sedangkan nilai indeks dominansi (C) yaitu Plandaan 0.812, Kabuh 0.446, dan Ngusikan 0.634.
Rancang Bangun E-Book Budidaya Bawang Merah Meiliawati, Wanda; Nasirudin, Mohamad; Sifaunajah, Agus; Yuliana, Anggi Indah
Exact Papers in Compilation (EPiC) Vol. 6 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/epic.v6i1.1077

Abstract

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap bawang merah di wilayah Kabupaten Jombang, maka dibutuhkan inovasi-inovasi yang dapat memberikan dampak positif terhadap kemajuan bidang pertanian yang ada. Salah satu aspek yang dapat mendukung kemajuan adalah dengan adanya sistem informasi E-Book Komoditas Bawang Merah. Sistem E-Book Komoditas Bawang Merah adalah aplikasi berbasis web yang ditujukan kepada masyarakat terkait pengetahuan dan pemahaman tentang komoditas bawang merah di wilayah Kabupaten Jombang. Dari sistem tersebut, akan memberikan informasi yang terstruktur dan terorganisir tentang budidaya bawang merah dengan memanfaatkan pendekatan sistem informasi. Hal ini akan membantu petani atau pembudidaya dalam memahami proses budidaya secara menyeluruh dan langkah-langkahnya yang perlu diambil. Selain itu, sistem ini juga memberikan informasi terkait kondisi tanaman, umur tanaman dan petunjuk dalam penentuan tanaman agar sesuai dengan lahan yang ada. Untuk mewujudkan hal tersebut, penulis merancang dan membangun sistem informasi E-Book Komoditas Bawang Merah . Penelitian ini menggunakan metode R&D (Research and Development). Hasil pengujian menggunakan Black Box menunjukkan bahwa fungsionalitas dari sistem informasi ini telah berjalan dengan baik. Hasil akhir yang didapatkan dari penelitian ini adalah sistem informasi E-Book komoditas bawang merah memberikan wawasan bagi masyarakat untuk meningkatkan hasil pertanian bawang merah.
Pemberian Kombinasi Pupuk Kandang Dan Kalium Sulfat Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Jambu Air (Syzygium aqueum) Ali, M. Musyafa; Nur Qomariah, Umi Kulsum; Nasirudin, Mohamad
Exact Papers in Compilation (EPiC) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/epic.v6i3.1190

Abstract

Apel mawar merupakan salah satu komoditas hortikultura yang digemari oleh masyarakat Indonesia. Budidaya menggunakan planter bag populer karena beberapa keunggulan, seperti berbuah lebih cepat dan tanaman lebih pendek, membuatnya lebih mudah dipanen. Perawatan yang tepat, terutama dalam penggunaan pupuk organik dan anorganik, sangat mempengaruhi hasil yang diharapkan oleh petani. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kombinasi pupuk kandang dan kalium sulfat terhadap tinggi tanaman, diameter batang, jumlah pucuk daun baru, dan kehijauan daun. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dengan observasi setiap 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pupuk berpengaruh terhadap jumlah pucuk daun baru pada tanaman apel mawar (Syzygium aqueum). Perlakuan terbaik adalah KH6 (100 gram kalium sulfat, 200 gram kotoran kambing, dan 200 gram kotoran sapi), tetapi tidak berbeda secara signifikan dengan KH2 (150 gram kalium sulfat, 250 gram kotoran kambing, dan 250 gram kotoran sapi) dan KH8 (150 gram kalium sulfat, 150 gram kotoran kambing, dan 150 gram kotoran sapi). Kombinasi pupuk juga mempengaruhi kehijauan daun pada 14 DAT tetapi tidak berpengaruh pada 28 DAT dan 42 DAT. Perlakuan H2 (200 gram kotoran kambing dan 200 gram kotoran sapi) menghasilkan daun paling hijau dibandingkan dengan semua perlakuan lainnya tetapi tidak berbeda secara signifikan dengan KH3 (100 gram kalium sulfat, 250 gram kotoran kambing, dan 250 gram kotoran sapi). Kata kunci: Apel Mawar, Kotoran Kambing, Kotoran Sapi, Pupuk Kalium Sulfat. ABSTRAK Jambu air adalah salah satu komoditas hortikultura yang disukai oleh masyarakat Indonesia. Budidaya menggunakan planter bag populer karena beberapa keuntungan, seperti waktu berbuah yang lebih cepat dan tanaman yang lebih pendek sehingga lebih mudah dipanen. Perawatan yang tepat, terutama dalam penggunaan pupuk organik dan anorganik, sangat memengaruhi hasil yang diharapkan oleh petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi pupuk kandang dan kalium sulfat terhadap tinggi tanaman, diameter batang, jumlah tunas daun baru, dan kehijauan daun. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif dengan pengamatan setiap 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pupuk mempengaruhi jumlah tunas daun baru pada tanaman jambu air (Syzygium aqueum). Perlakuan terbaik adalah KH6 (100 gram kalium sulfat, 200 gram pupuk kandang kambing, dan 200 gram pupuk kandang sapi), tetapi tidak berbeda signifikan dengan KH2 (150 gram kalium sulfat, 250 gram pupuk kandang kambing, dan 250 gram pupuk kandang sapi) dan KH8 (150 gram kalium sulfat, 150 gram pupuk kandang kambing, dan 150 gram pupuk kandang sapi). Kombinasi pupuk juga mempengaruhi kehijauan daun pada 14 HST tetapi tidak mempengaruhinya pada 28 HST dan 42 HST. Perlakuan H2 (200 gram pupuk kandang kambing dan 200 gram pupuk kandang sapi) menghasilkan daun yang paling hijau dibandingkan dengan semua perlakuan lainnya tetapi tidak berbeda signifikan dengan KH3 (100 gram kalium sulfat, 250 gram pupuk kandang kambing, dan 250 gram pupuk kandang sapi). Kata-kata Kunci: Jambu Air, Pupuk Kandang Kambing, Pupuk Kandang Sapi, Pupuk Kalium Sulfat.
Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Terong Ungu (Solanum Melongena L.) Akibat Pemberian Limbah Lele Dan Pupuk Anorganik Fitria, Lailatul; Yuliana, Anggi Indah; Nasirudin, Mohamad
Exact Papers in Compilation (EPiC) Vol. 7 No. 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/epic.v7i3.1565

Abstract

Terong ungu merupakan salah satu komoditas pertanian jenis sayuran yang disukai masyarakat Indonesia.Salah satu cara untuk memperbaiki kesuburan tanah adalah dengan menggunakan pupuk organik, sehingga sifat fisik, kimia, dan biologi tanah dapat dipulihkan. Salah satu usaha tersebut adalah dengan menggunakan pupuk organik dengan memanfaatkan air limbah ikan lele. Limbah lele berpotensi memberikan perbaikan kesuburan tanah dalam jangka panjang, jika dikombinasikan dengan pupuk anorganik dengan dosis optimal dapat meningkatkan pertumbuhan tanman terong ungu secara signifikan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan dua faktor, yaitu air limbah lele (L) dan pupuk anorganik (A). Perlakuan air limbah lele terdiri dari 5 taraf yaitu L0 (tanpa limbah lele), L1 (limbah lele 100 ml/tanaman), L2 (limbah lele 200 ml/tanaman), L3 (limbah lele 300 ml/tanaman), L4 (limbah lele 400 ml/tanaman), dan pupuk anorganik terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu A0 (tanpa pupuk anorganik), A1 (pupuk anorganik 50% dosis 8, 695 gram urea, 5,5 gram SP36, 2,5 gram KCl/ tanaman), A2 (pupuk anorganik 100% dosis 17,39 gram urea, 11 gram SP36, 5 gram KCl / tanaman). Dengan demikian, terdapat total 15 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA untuk mengidentifikasi pengaruh signifikan antar perlakuan, diikuti oleh uji BNT pada taraf 5% jika terdapat perbedaan yang nyata. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan. Faktor limbah lele (L) berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, umur berbunga, bobot buah, diameter buah dan bobot basah. Faktor pupuk anorganik berpengaruh nyata terhadap semua parameter kecuali pada parameter jumlah daun. Adapun interaksi air limbah lele dan pupuk anorganik (LA), berpengaruh nyata terhadap parameter umur berbunga perlakuan L4A1 dengan umur berbunga paling cepat.
Co-Authors Abdul Latif abdul Latif Achmad Kholilur Rahman Achmad Miftahul Huda Adi Ardiansyah, Adi Afdholi, Zakiyuddin Al Afif Kholisun Nashoih Aghni Akbar Hidayat, Muhammad Agung Pramana Warih Marhendra Agus Suhadi Agus Suhadi Ahmad Hamdan Zainul Hasan Ahmad Septyo Baktiar Ainiyah, Qurotul Aji Setyo Hartono Al Aziz, Mokhammad Saifulloh Al Ibrahim, Tegar Bara Ali, M. Musyafa Alifadeyana, Laily Amal, Muhammad Ichlasul Ambar Susanti Ambar Susanti Amin Setyo Leksono Ana Mariatul Khiftiyah Ananda, Viona Anandita, Septian Ragil Andani, Nur Faisal Anggi Indah Yuliana Anton Muhibuddin Anton Muhibuddin Anwar, Achmad Sholichul Ardiansya, Widi Ardyah Ramadhina Irsanti Putri Ari Viqri Zakaria Arifuddin Ahmad, Arifuddin Ario Wibowo, Rendy ashar, salim Aviv, Romadhon Luqman Bachtiar Ali Baehaqi Bajuri, Mohammad Fahmi Bima Prakasa Cahaya , Fitria Nur Canggih Nailil Maghfiroh Choirunnisa, Adinda Tiara Dawam Cahya Defi Kartika Dyah Ayu Sri Hartanti Effendi, Akmal Hidayat Fachry Abda El Rahman Faizah, Mazidatul Febrianti, Arista Sasa Bela Fitria, Lailatul Fitriana, Dista Fitroh, Mayada Fatwatul Galuh Ramadhan, Galuh Gatot Ciptadi Gladys Agnescia Sumampouw Hadi Saptiono Hajjah, Rihlatil Hambali, Nur Habib Ahmad Hari Winarno, Dwi Hariono, Tholib Hartanti , Dyah Ayu Sri Hartanti, Dyah Ayu Sri Hasan, Ahmad Hamdan Zainul himmatul Aliyah, himmatul Idi Afrili Adam Indah Fitriani Indana, Izzatul Indradewa, Rhian Islakhul Anam, Muhammad Izzatul Indana Juwita Ratna Dewi Kartika, Defi Khakim, Achmad Latif Nur Khanifah, Dian Khasanah, Kharisma Wahyu Khasanah, Siti Nikmatun Khoir, Muhammad Abil Khotim Fadhli Khusnul Mei Sintia Laila Ma'rufah Lailatus Saadah Lucky Aulia Ayu Luthfi Mufidatur Rohmah M Abdu Na'im M Abdu Naim M Afim Ihza Fernanda M Amir Ma'sum M Yoga Hadi M. Aliyul Wafa M. Wildan Tijanuddaroro Ma'rufah, Laila Maf'ulah, Siti Maghfiroh , Canggih Naili Maghfiroh, Canggih Nailil Maharani Pertiwi K. Mahfudin, Sayyid Majidah, Ni'matul Maratus Sholihah, Maratus Mariatul Zulfa Maulida, Pusparani Maulidiya, Fifin Izzatul Mazidatul Faizah Mega Kirana Dewi Mei Sintia, Khusnul Meiliawati, Wanda Moh. Edy Marzuki Mohammad Hanif Yuhdi Mufidah, Khusna Niswatul Mughoyaroh, Syaviratul Muhamad Iin Pranata Muhammad Arif Hakim Muhammad Farid Nasrulloh Muhammad Ichlasul Amal Mulia Ni’matul Jannah Nerisa Agnesia Widianto Nia Kurniawan Nudin, Muhammad Nur Iman Nur Cahaya , Fitria Nur Laili Laili Sa’adah Nur Qomariah, Umi Kulsum Nur Sa’adah Nuriyah, Selvia Azka Nurul Annisa Sholehah Nurul ‘Aini Pangesti, Meligia Diage Puspaningrum , Yessita Puspaningrum, Yessita QOMARIYAH, SITI NUR Qomariyah, Umi Kulsum Nur Qusyairiy, Dewi Masruroh Ahmad Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmad Yulianto, Rahmad Richi Yasir Arrokhim Riska Damayanti, Riska Riska Rahmawati Rizka Mudyanti Robihah, Ismi Rohman, Achmad Ali Fathur Rohmat Hidayat Rohmat Hidayat Rohmat Hidayat Rohmat Hidayat Rohmawati, Arizka RR. Ella Evrita Hestiandari Saihul Atho’ A’laul Huda Saputra, Fajar Sidik Dwi Seken, Ido Adimas Sholeh Abdul Baqi Sifaunajah, Agus Siska Binti Qoirot Siti Aminah Siti Aminah Siti Aminatuz Zuhria Siti Mukarromah Siti Nur Qomariyah Siti Nur Qomariyah Siti Sulaikho Soleh, Mohamad Sahrul Putra Solly Aryza Sudarminto, Ahmad Suhadi, Agus Sujono Sujono, Sujono Susanti, Ambar Susanti, Ambar Syamsiar, Syamsiar Umar Khasan Widya Pertiwi Widya Pertiwi Yessita Puspaningrum Yudhy Wardhani Yudhy Wardhani Yudithia Adi Wicansa Zahrotun Nisak Zakaria, Ari Viqri Zuhria , Siti Aminatuz Zuhria, Siti Aminatuz Zulfikar