cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,203 Documents
PENDAMPINGAN DIGITALISASI KEUANGAN DAN PEMASARAN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS USAHA PADA UMKM RUANG AUDIO Al Afthoni, Insyirohul Qulub; Al Abrori, Muhammad Nabil; Prasetya, Bagus Hari; Fais, Muhammad; Rohman, Muhammad Syaifur
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.37232

Abstract

Abstrak: UMKM Ruang Audio merupakan usaha pembuatan miniatur sound system yang memiliki potensi pengembangan usaha, namun masih menghadapi permasalahan pencatatan keuangan manual dan pemasaran digital yang belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha melalui digitalisasi keuangan dan pemasaran. Metode pelaksanaan mencakup observasi awal dan wawancara untuk mengidentifikasi permasalahan mitra, perancangan sistem pencatatan keuangan digital, pembuatan akun pemasaran digital, serta pelatihan teknis berbasis praktik langsung yang dilanjutkan dengan monitoring dan evaluasi. Pendampingan melibatkan 1 pemilik usaha dan 10 karyawan sebagai peserta. Implementasi kegiatan meliputi penerapan sistem pencatatan keuangan berbasis Google Sheets, pembuatan akun Facebook Marketplace “Ruangau Dio”, serta pendaftaran lokasi produksi Ruang Audio pada Google Maps. Evaluasi dilakukan melalui observasi selama kegiatan dan evaluasi lanjutan satu minggu pascapendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan hardskill mitra sebesar 90%, peningkatan soft skill pemasaran digital sebesar 80%, serta peningkatan aksesibilitas lokasi usaha sebesar 100% melalui Google Maps.Abstract: Ruang Audio, a small and medium-sized enterprise (SME), manufactures miniature sound systems and has the potential for business development, but still faces challenges with manual financial recording and suboptimal digital marketing. This community service activity aims to improve business management capacity through financial and marketing digitalization. The implementation method includes initial observation and interviews to identify partner issues, design a digital financial recording system, create a digital marketing account, and provide hands-on technical training followed by monitoring and evaluation. The mentoring program involved one business owner and 10 employees. Implementation included the implementation of a Google Sheets-based financial recording system, the creation of a "Ruangau Dio" Facebook Marketplace account, and the registration of Ruang Audio's production location on Google Maps. Evaluation was conducted through observations during the activity and a follow-up evaluation one week after the mentoring. The results of the activity showed a 90% increase in partners' hard skills, an 80% increase in digital marketing soft skills, and a 100% increase in business location accessibility via Google Maps.
ASTA CITA HARMONI LINGKUNGAN: PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK MEWUJUDKAN SUSTAINABLE CITIES AND COMMUNITIES BERBASIS KOMPOSTER-BIN Thareq, Subhan Ilham; Dwinanda, Indah Gumilang; Apriani, Gradila; Aprillina, Iin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.37114

Abstract

Abstrak: Volume sampah rumah tangga yang terus meningkat berdampak pada kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian berfokus pemberdayaan masyarakat dalam pengolahan sampah rumah tangga melalui komposter-bin. Mitra dalam kegiatan pengabdian yakni organisasi TSAK yang bergerak dibidang mitigasi bencana yang beranggotakan 25 orang. Metode yang digunakan yakni partisipatoris dengan tahapan sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan, dan monitoring lanjutan. Evaluasi keberhasilan kegiatan menggunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur keberhasilan kegiatan mengenai pengetahuan, pemahaman, motivasi, dan penggunaan komposter-bin. Hasil kegiatan terjadinya perubahan pada mitra dalam pengolahan sampah rumah tangga yang ditunjukkan melalui penurunan angka “ketidaktahuan pengolahan sampah” dari 85% menjadi 15%. Sedangkan untuk “pemahaman pengolahan sampah melalui komposter-bin” meningkat menjadi 100% dari semula 85%. Aspek “motivasi pengolahan sampah mandiri” meningkat menjadi 100% dari sebelumnya 10%, dan aspek “keberlanjutan penggunaan komposter-bin” naik menjadi 90% dari 10%. Perubahan kondisi mitra menjadi pedoman keberhasilan kegiatan pengabdian dalam pengolahan sampah rumah tangga melalui komposter-bin dalam upaya mewujudkan sustainable citis and communities.Abstract: The increasing volume of household waste has an impact on the quality of the environment and public health. The community service activity focused on empowering the community in processing household waste through composter bins. The partner in the community service activity was the TSAK organization, which is engaged in disaster mitigation and has 25 members. The method used is participatory, with stages of socialization, technical training, mentoring, and follow-up monitoring. The evaluation of the success of the activity uses pre-test and post-test instruments to measure the success of the activity in terms of knowledge, understanding, motivation, and use of composter bins. The results of the activity showed a change in the partners' household waste management, as indicated by a decrease in the “lack of knowledge about waste management” from 85% to 15%. Meanwhile, “understanding of waste management through compost bins” increased to 100% from 85%. The aspect of “motivation for independent waste management” increased to 100% from the previous 10%, and the aspect of “sustainability of compost bin use” rose to 90% from 10%. The changes in the partners' conditions serve as a guideline for the success of community service activities in household waste management through compost bins in an effort to create sustainable cities and communities.
PROGRAM PERLINDUNGAN SUMBER AIR BERSIH DARI PENCEMARAN LIMBAH DOMESTIK DI KOTA SAMARINDA Sedionoto, Blego; Azmiardi, Akhmad; Fitrah, Muhammad Aidil
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36366

Abstract

Abstrak: Kualitas air merupakan faktor penting dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat khususnya di wilayah yang masih bergantung pada sumur gali. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam melindungi sumber air bersih dari cemaran limbah domestik melalui integrasi rekonstruksi fisik sumur dan penerapan teknologi sederhana berbasis tanah liat aktif Kutai. Kegiatan melibatkan 3 kepala keluarga dengan total 17 orang peserta sebagai mitra yang masih menggunakan sumur gali dan sumur bor dangkal sebagai sumber air bersih. Metode pelaksanaan meliputi tahap pra pelaksanaan, pelaksanaan perlindungan sumur, serta monitoring dan evaluasi kualitas air. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa perlindungan fisik sumur dengan lantai dan dinding kedap air serta pengolahan air menggunakan tanah liat aktif Kutai mampu menurunkan kadar MPN Coliform sebesar 99,93% dan E. coli sebesar 99,94%. Penerapan tanah liat aktif Kutai juga terbukti efektif dalam menurunkan kandungan mikroba patogen. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kualitas air bersih serta menjadi contoh penerapan teknologi tepat guna berbasis bahan lokal yang mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) poin 6 tentang akses air bersih dan sanitasi layak bagi semua.Abstract: Water quality is an important factor in improving public health, especially in areas that still depend on dug wells. This community service activity Empower the community to protect clean water sources from domestic waste contamination through the integration of physical reconstruction of wells and the application of simple technology based on Kutai active clay. The activity involved 3 heads of families with a total of 17 participants as partners, who still use dug wells and shallow bore wells as their source of clean water . The implementation method includes pre-implementation stage, well protection implementation, and water quality monitoring and evaluation. The results of the examination show that physical protection of wells with waterproof floors and walls and water treatment using Kutai active clay can reduce MPN Coliform levels by 99.93% and E. coli by 99.94%. The application of Kutai active clay has also been proven effective in reducing pathogenic microbe content. This activity increases community awareness and participation in maintaining clean water quality and serves as an example of the application of appropriate technology based on local materials that supports the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs) point 6 on access to clean water and proper sanitation for all. 
PENGUATAN PERAN KADER POSYANDU MELALUI EDUKASI MPASI SEBAGAI UPAYA DINI PENCEGAHAN STUNTING PADA PROGRAM GERBANG EMAS Ningrum, Dita Cahaya; Putri, Noviyati Rahardjo; Kusmawati, Iffah Indri; Megasari, Anis Laela; Larasati, Disa; Rahmah, Ulinuha Aufa
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.37384

Abstract

Abstrak:Stunting merupakan kondisi anak dengan tinggi atau panjang badan berada di bawah -2 standar deviasi (SD) menurut umur dari median standar pertumbuhan anak yang dikeluarkan oleh World Health Organization. Stunting masih menjadi masalah yang masih menjadi perhatian negara, terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah seperti Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan mengenai cara pemberian MPASI yang tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu tentang praktik pemberian MPASI yang tepat dengan metode edukasi ceramah edukatif. Mitra dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat kader posyandu sejumlah 20 kader di wilayah kerja puskesmas Ngoresan, Surakarta. Kegiatan edukasi ini diharapkan mampu menjadi tombak awal pemutus rantai stunting di Indonesia melalui kader posyandu. Evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan nilai pretest dengan rata-rata 8,7 menjadi nilai posttest rata-rata 9,2 yang diukur menggunakan kuesioner berisi 10 pertanyaan pilihan ganda terkait materi edukasi. Peningkatan pengetahuan kader ini dirasa sangat bermanfaat dan diharapkan dapat menjadi dampak jangka panjang yang dapat disalurkan kepada ibu balita di wilayah kerjanya.Abstract: Stunting is a condition in which a child's height or length falls below -2 standard deviations (SD) for age from the median child growth standards issued by the World Health Organization. Stunting remains a problem of national concern, especially in low- and middle-income countries like Indonesia. One cause is a lack of knowledge about the proper provision of complementary foods. This community service activity aims to improve the knowledge of integrated health post (Posyandu) cadres about the proper practice of providing complementary foods through educational lectures. The community service partners for this Posyandu cadre are 20 cadres in the Ngoresan Community Health Center, Surakarta. This educational activity is expected to be the first spearhead in breaking the chain of stunting in Indonesia through Posyandu cadres. The activity evaluation is assessed from the increase in pretest scores from an average of 8.7 to an average posttest score of 9.2. This increase in cadre knowledge is considered very beneficial and is expected to have a long-term impact that can be channeled to mothers of toddlers in the work area.
PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA MELALUI PEMANFAATAN HASIL BUDIKDAMBER MENJADI KUDAPAN KAYA GIZI Hidayanti, Lilik; Puspareni, Luh Desi; Andang, Asep; Nurzaman, Mochamad Herdi; Adiansah, Hamzah; Yusuf, Reyhan Ali; Khairunisa, Lubna Jaudah; Ramdani, Anisa Suci Rahma
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36637

Abstract

Abstrak: Ibu rumah tangga merupakan pilar utama keluarga yang tidak hanya berperan dalam pengasuhan anak, namun juga berpotensi mendukung ekonomi keluarga. Tujuan program pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan ibu rumah tangga dalam memanfaatkan hasil budikdamber menjadi kudapan kaya zat gizi. Sasaran dalam kegiatan adalah ibu rumah tangga yang berjumlah 50 orang yang terbagi dalam 10 kelompok dengan masing-masing kelompok berjumlah 5 orang. Lima kelompok merupakan perwakilan dari karang taruna dan 5 kelompok merupakan wakil PKK. Kegiatan meliputi perencanaan (FGD, penyiapan materi, penentuan tim pelaksana), pemberian edukasi, pelatihan dan praktik, pendampingan dan pemantauan serta evaluasi dan tindak lanjut. Evaluasi edukasi dengan kuesioner pre test post test, evaluasi pelatihan dengan unjuk kerja dan mampu membuat kudapan secara mandiri di rumah Hasil FGD diperoleh kesepakatan terkait jadwal, lokasi, dan pembentukan kelompok. Pemberian edukasi menunjukkan ada peningkatan skor pre test (5,7) dan post test (7,5). Setelah pelatihan sasaran mampu membuat secara mandiri kudapan hasil budikdamber. Perlu kegiatan lanjutan terkait Good Manufacturing Product (GMP) serta upaya memperoleh ijin sehingga jangkauan penjualan product menjadi lebih luas. Program pengabdian masyarakat ini didanai oleh DPPM Kemendiktisaintek melalui skema Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) dengan dukungan LP2M-PMP UNSIL.Abstract: Housewives are the main pillar of the family, not only playing a role in childcare but also potentially supporting the family economy. The purpose of this community service program is to increase the knowledge and skills of housewives in utilizing the results of budikdamber into nutritious snacks. The target of the activity is 50 housewives divided into 10 groups of 5 people each. Five groups are representatives of youth organizations and 5 groups are representatives of the Family Welfare Movement (PKK). Activities include planning (FGD, preparation of materials, determination of the implementation team), providing education, training and practice, mentoring and monitoring as well as evaluation and follow-up. Evaluation of education using pre-test and post-test questionnaires, evaluation of training through performance and the ability to make snacks independently at home. The FGD results obtained agreement regarding the schedule, location, and group formation. The provision of education showed an increase in pre-test scores (5.7) and post-test (7.5). After training, the target was able to independently make snacks from budikdamber. Further activities related to Good Manufacturing Practices (GMP) and obtaining permits are needed to expand product sales. This community service program is funded by the DPPM Kemendiktisaintek through PDB scheme, with support from the LPPM Universitas Siliwangi.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK PEMETAAN DIGITAL POTENSI WILAYAH DESA Prasetiyo, Prasetiyo; Eris, Igor Aviezena
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.37275

Abstract

Abstrak: Era Revolusi Industri 5.0 menuntut transformasi digital hingga tingkat desa, namun desa mitra di Kabupaten Banyuwangi masih terkendala dalam inventarisasi potensi wilayah akibat keterbatasan kompetensi teknis sumber daya manusia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas perangkat desa dalam memanfaatkan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) dan GPS untuk penyusunan peta digital potensi wilayah. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan 10 peserta, terdiri atas kepala dusun, perangkat desa, dan tokoh masyarakat. Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan akuisisi data lapangan berbasis smartphone, serta pengolahan data menggunakan QGIS dengan pendampingan intensif. Sistem evaluasi dilakukan melalui validasi produk peta mandiri serta observasi peningkatan kompetensi teknis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan kapasitas peserta dalam pemetaan digital. Meskipun evaluasi mengindikasikan adanya tantangan kesenjangan digital di mana peserta usia lanjut membutuhkan adaptasi teknologi lebih lama, program ini berhasil menghasilkan luaran peta digital dan basis data spasial yang valid. Produk tersebut menjadi landasan strategis bagi pemerintah desa dalam merumuskan perencanaan pembangunan berkelanjutan yang berbasis data.Era Revolusi Industri 5.0 mendorong transformasi digital hingga ke level desa, namun Desa Bayu yang berada di Kabupaten Banyuwangi mengalami kendala dalam inventarisasi potensi wilayah secara digital akibat keterbatasan kompetensi teknis sumber daya manusia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perangkat desa dalam memanfaatkan teknologi sistem informasi geografis (SIG) dan global positiong system (GPS) untuk menyusun peta digital dalam rangka optimalisasi potensi wilayah. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan partisipatif yang mencangkup sosialisasi, pelatihan akuisisi data di lapangan berbasis smartphone, serta pengolahan data spasial menggunakan perangkat lunak open source QGIS. Selain pelatihan secara tatap muka, pendampingan intensif juga dilakukan melalui media digital untuk memastikan keberlanjutan pemahaman peserta pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas peserta dalam hal kemampuan teknis dalam melakukan pemetaan digital. Meskipun hasil dari evaluasi menunjukkan adanya kesenjangan digital pada peserta usia lanjut yang membutuhkan waktu adaptasi teknolgi yang lebih lama dari peserta usia muda, program ini berhasil menghasilkan luaran berupa peta digital dan database spasial yang valid. Produk dari kegiatan ini mampu menjadi landasan strategis bagi Pemerintah Desa Bayu dalam merumuskan perencanaan pembangunan desa yang berkelanjutanAbstract: The era of Industrial Revolution 5.0 demands digital transformation down to the village level; however, the partner village in Banyuwangi Regency faces constraints in inventorying regional potential due to limited human resource technical competence. This community service aims to enhance the capacity of village officials in utilizing Geographic Information Systems (GIS) and GPS technology to compile digital maps of regional potential. The implementation method employed a participatory approach involving 10 participants, comprising hamlet heads, village officials, and community leaders. The activities included socialization, smartphone-based field data acquisition training, and data processing using QGIS, supported by intensive mentoring. The evaluation system was conducted through the validation of independently produced maps and observation of technical competence improvement. The results demonstrated a significant increase in participants' capacity regarding digital mapping. Although the evaluation indicated a digital gap challenge where older participants required longer technology adaptation times, the program successfully produced valid digital maps and spatial databases. These products serve as a strategic foundation for the village government in formulating data-driven sustainable development plans.The Industrial Revolution 5.0 era drives digital transformation down to the village level. However, Bayu Village in Banyuwangi Regency faces challenges in inventorying regional potential due to limited technical human resource competencies. This community service aims to enhance the capacity of village officials in Geographic Information System (GIS) and Global Positioning System (GPS) to compile digital maps of regional potency. The applied method employs participatory approach encompassing socialization, field data acquisition trained based on smartphone and spatial data processing using open source QGIS software. In addition to face-to-face training, intensive assistan ce was provided trough digital media to ensure sustainable participant understanding. The results indicate a significant capacity improvement towards technical capability to digitally map the village. Altough the evalation revealed a digital gap challenge among older participants who required longer adaptation times compared with the young age participants, the program sucessfully produces valid digital maps and spatial databases. These producs might be served as strategic foundation for the Bayu Village Government in formulating sustainable village development plans.
STRATEGI BRANDING DAN DIGITAL MARKETING UNTUK MEMPERLUAS JANGKAUAN PASAR KOPI GAYO TAKENGON Lubis, Adelina; Wijaya, Muslim; Tarigan, Raudha Anggraini
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36728

Abstract

Abstrak: Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha Kopi Gayo Takengon dalam memperkuat strategi branding dan digital marketing guna memperluas jangkauan pasar. Meskipun Kopi Gayo dikenal sebagai produk kopi premium, pelaku usaha di Takengon masih menghadapi kendala dalam membangun identitas merek yang konsisten dan memanfaatkan platform digital secara optimal. Kegiatan dilaksanakan di Desa Tawar Miko, Kabupaten Aceh Tengah, dengan melibatkan 20 peserta yang terdiri dari petani kopi, pengolah biji kopi, serta pelaku UMKM dan kedai kopi. Metode pelaksanaan meliputi pemetaan kebutuhan, pembekalan teori, pelatihan berbasis praktik, pendampingan, dan evaluasi. Materi difokuskan pada pengelolaan brand identity, storytelling produk, pembuatan konten digital, pengelolaan media sosial, serta strategi pemasaran melalui marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam membangun identitas merek yang kuat, menghasilkan konten visual yang menarik, serta mengelola platform digital secara konsisten. Selain itu, sebagian peserta mengalami peningkatan interaksi pelanggan dan penjualan. Program ini berkontribusi terhadap peningkatan daya saing Kopi Gayo Takengon di pasar nasional dan internasional.Abstract: This Community Service Program (PkM) aims to improve the capacity of Gayo Takengon coffee businesses in strengthening their branding and digital marketing strategies in order to expand their market reach. Although Gayo coffee is known as a premium coffee product, businesses in Takengon still face obstacles in building a consistent brand identity and optimizing the use of digital platforms. The activity was carried out in Tawar Miko Village, Central Aceh Regency, involving 20 participants consisting of coffee farmers, coffee bean processors, as well as MSME and coffee shop entrepreneurs. The implementation methods included needs mapping, theoretical training, practice-based training, mentoring, and evaluation. The material focused on brand identity management, product storytelling, digital content creation, social media management, and marketing strategies through marketplaces. The results of the activity showed an increase in the participants' ability to build a strong brand identity, produce attractive visual content, and manage digital platforms consistently. In addition, some participants experienced an increase in customer interaction and sales. This program contributed to increasing the competitiveness of Takengon Gayo Coffee in the national and international markets.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI MEDIA PEMBELAJARAN INOVATIF MELALUI PELATIHAN INTERAKTIF BERBASIS ASSURE, PORSI, DAN MENTIMETER Rosalina, Sinta; Setiawan, Hendra; Hermawati, Yeyen Nenden
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36087

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi menuntut guru untuk adaptif dalam merancang media pembelajaran inovatif, mengingat mayoritas pendidik masih mengandalkan pendekatan tradisional dan belum optimal mengintegrasikan teknologi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran inovatif melalui workshop berbasis ASSURE, PORSI (Poster Investasi), dan Mentimeter. Dengan metode pelatihan dan pendampingan langsung ini, melibatkan 15 guru dan 34 mahasiswa dalam pelaksanaannya. Workshop difokuskan pada penguatan keterampilan guru dalam merancang media pembelajaran yang interaktif, menarik, serta relevan dengan karakteristik peserta didik. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan diskusi reflektif terhadap hasil praktik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kreativitas dan pemahaman peserta terhadap penerapan teknologi pembelajaran berbasis model ASSURE, dengan rata-rata peningkatan kapabilitas pemahaman sebesar 88% setelah pelatihan. Kegiatan ini berkontribusi dalam mendorong guru agar lebih adaptif terhadap perkembangan digital di dunia pendidikan.Abstract: Technological developments require teachers to be adaptive in designing innovative learning media, given that the majority of educators still rely on traditional approaches and have not optimally integrated technology. This community service activity aims to improve teachers' abilities in developing innovative learning media through workshops based on ASSURE, PORSI (Poster Investment), and Mentimeter. With this direct training and mentoring method, 15 teachers and 34 students were involved in its implementation. The workshop focused on strengthening teachers' skills in designing interactive, engaging, and relevant learning media for the characteristics of the students. Evaluation was conducted through observation and reflective discussion of participants' practice results. The results of the activity showed an increase in participants' creativity and understanding of the application of learning technology based on the ASSURE model, with an average increase in understanding capability of 88% after training. This activity contributed to encouraging teachers to be more adaptive to digital developments in the world of education.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM BAGI GURU SMP Susanti, Susanti; Dwinata, Alona; Elvi, Mariyanti; Putri, Nurul Hilda Syani; Izzati, Nur; Fera, Mirta
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.37133

Abstract

Abstrak: Perkembangan IPTEK mengubah paradigma pendidikan menjadi berpusat pada siswa dengan menggunakan pendekatan pembelajaran aktif, partisipatif, dan bermakna yaitu pendekatan pembelajaran mendalam. Namun, berdasarkan observasi awal di salah satu SMP Negeri di kota Tanjungpinang, implementasinya belum terlaksana. Mayoritas guru belum memiliki pemahaman tentang bagaimana merancang perencanaan pembelajaran mendalam yang sesuai. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pendampingan dalam mengembangkan perencanaan pembelajaran mendalam. Kegiatan pendampingan dilakukan kepada guru-guru mata pelajaran yang berjumlah 33 orang. Metode pelaksanaan pengabdian terbagi atas 3 (tiga) tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Pelaksanaannya berbentuk pendampingan menggunakan metode ceramah, demonstrasi, dan praktik. Evaluasi dilakukan dengan memberikan angket umpan-balik, soal pretest posttest dan angket persepsi diri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan dengan kenaikan rata-rata skor 12,40. Secara keseluruhan 87.9% peserta merasa puas dengan pelaksanaan kegiatan PKM dan >65% peserta merasa mampu mengembangkan perencanaan pembelajaran mendalam untuk praktik pembelajaran di sekolah.Abstract: The development of science and technology has shifted the educational paradigm toward student-centered learning by using an active, participatory, and meaningful learning approach, namely deep learning. However, based on initial observations at one of the public junior high schools in Tanjungpinang, its implementation has not yet been carried out. Most teachers do not understand how to design appropriate deep learning lesson plans. The aim of this community service is to provide guidance in developing deep learning lesson plans. The guidance activities were conducted for 33 subject teachers. The implementation method of the community service is divided into three stages: preparation, execution, and evaluation. It is carried out in the form of guidance using lectures, demonstrations, and practice. Evaluation is conducted through providing feedback questionnaires, pretest and post test questions, and self-perception questionnaires. The results of the activity showed a significant increase in understanding, with an average score improvement of 12.40. Overall, 87.9% of participants were satisfied with the implementation of the PKM activities, and more than 65% of participants felt capable of developing in-depth learning plans for classroom practice in schools.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI DARI LIMBAH PETERNAKAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS JAGUNG DI KELOMPOK TANI ALONG KARYA Dalle, Nautus Stivano; Sikone, Hilarius Yosef; Djami Adi, Defiyanto; Sekar, Viktor Kevin; Jemahu, Kamel Kristian
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.35937

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Kelompok Tani Along Karya di Kelurahan Tenda, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam mengolah limbah peternakan menjadi pupuk bokashi yang bernilai guna. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan teori, praktik lapangan pembuatan bokashi menggunakan bahan lokal, serta pendampingan proses fermentasi dan evaluasi hasil. Efektivitas kegiatan diukur melalui pretest dan posttest sebanyak 10 soal terhadap 25 peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan tingkat pengetahuan dari 54,7% menjadi 87,3% setelah pelatihan. Bokashi yang dihasilkan memiliki karakteristik fisik yang baik dengan warna cokelat kehitaman, beraroma tanah segar, dan tidak berbau amonia. Aplikasi bokashi pada lahan jagung menunjukkan perbaikan struktur tanah, peningkatan kelembapan, serta kemudahan pengolahan lahan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kompetensi teknis dan kesadaran ekologis petani dalam menerapkan sistem pertanian terpadu berbasis zero waste farming. Hasil pelatihan diharapkan menjadi dasar bagi pengembangan penelitian terapan dan penerapan teknologi serupa di wilayah lain yang memiliki potensi limbah peternakan tinggi.Abstract: This community service program aimed to enhance the knowledge and practical skills of the Along Karya Farmers Group in Tenda Village, Langke Rembong District, Manggarai Regency, East Nusa Tenggara, in processing livestock waste into valuable bokashi fertilizer. The program was carried out through theoretical training, hands-on field practice using locally available materials, and mentoring throughout the fermentation and evaluation processes. Effectiveness was assessed through pretest and posttest involving 25 participants. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge, from 54.7% to 87.3% after the training. The bokashi produced exhibited good physical maturity, characterized by a dark brown color, earthy aroma, and the absence of ammonia odor. Application of bokashi to maize fields improved soil structure, increased soil moisture retention, and enhanced tillage ease. This activity successfully strengthened farmers’ technical competence and ecological awareness in implementing integrated zero-waste farming systems. The outcomes are expected to serve as a foundation for further applied research and the development of similar community-based technologies in other regions with high livestock waste potential.