cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,560 Documents
Socialization of Organic Waste Processing in the Lembar Selatan Mangrove Ecotourism Area, West Lombok Ernawati; Suripto; Kamali, Siti Raudhatul; Widianti, Astrini; Rahayu, Rachmawati Noviana; Assyifa, Baiq Tiara Wimadhia
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9056

Abstract

In ecotourism areas, tourist activities are always a source of waste generation. Tourist visits can have a positive impact on the community's economy, but they also have a negative impact, namely increased waste generation. The Lembar Selatan Mangrove Ecotourism Area is an ecotourism destination in West Lombok which attracts more and more visitors from year to year. The increase in the number of visitors causes an increase in waste generation in tourist areas. Some rubbish is still dumped in mangrove forests, so a lot of rubbish is found in mangrove forests which are ecotourism objects. Integrated waste management is needed, especially through empowering local communities to overcome the problem of waste generation in the area. For this reason, socialization of waste processing into eco-enzyme products for the community was carried out with the aim of increasing awareness and economic independence of the community in managing waste. This socialization was carried out using lecture methods, demonstrations, focus group discussions and practice with female food traders who are members of the UMKM group and members of POKDARWIS of The Lembar Selatan Village as the target audience. The results show that the participants were very enthusiastic about taking part in this activity, causing their awareness, knowledge and skills to increase, especially regarding integrated waste management and processing organic waste into eco-enzyme products. It is hoped that the results of this activity will further increase the village's economic independence in managing waste in the Ecotourism Area of Lembar Selatan.
Pemanfaatan Aplikasi Keuangan berbasis Web (SEMETON BUMDES) untuk meningkatkan efektifitas Pengelolaan Keuangan pada BUMDes Desa Wisata Suryani, Embun; Sarifudin; Hidayati, Siti Aisyah; Akhyar, Muhammad
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9078

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan institusi yang dibentuk oleh pemerintah desa serta masyarakat untuk mengelola kegiatan-kegiatan ekonomi desa. Namun, BUMDes dalam menjalankan fungsinya juga dihadapkan pada permasalahan internal terkait keterbatasan kemampuan SDM, salah satunya adalah sistem akuntansi dan manajemen keuangan yang buruk, sehingga pengelolaan keuangan BUMDes menjadi tidak optimal. Hal inilah yang menjadi hambatan utama bagi BUMDes untuk mendapatkan akses permodalan ke lembaga keuangan formal. BUMDes tidak mampu menerapkan administrasi keuangan yang sesuai dengan standar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mendorong peningkatan kapasitas usaha dan akses pembiayaan BUMDes adalah dengan menyediakan sarana pencatatan transaksi keuangan yang terstandar dan sederhana. Melalui kegiatan penelitian selama dua tahun, telah dibentuk Aplikasi Keuangan untuk BUMDes berbasis web. Aplikasi ini sangat mudah digunakan dan telah memenuhi standar akuntansi pelaku usaha kecil mikro, dimana dalam hal ini adalah BUMDes. Aplikasi ini bernama “Semeton Bumdes”. Untuk itu, dilakukan pelatihan dan pendampingan penggunaan aplikasi keuangan Semeton BUMDes kepada pengelola BUMDes di desa wisata, Desa Kute Kecamatan Kute Kabupaten Lombok Barat. Pelaksanaan pembinaan ini menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal yang menekankan keterlibatan masyarakat dalam keseluruhan kegiatan mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program. Kegiatan ini terbagi menjadi tiga yaitu: 1) sosialisasi tentang upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman standar pencatatan dan pelaporan keuangan; 2) demonstration plot penggunaan aplikasi keuangan berbasis web bagi pengelola BUMDes; dan 3) pendampingan penggunaan aplikasi keuangan berbasis web bagi pengelola BUMDes Desa Kute. Melalui pelatihan dan pendampingan ini meningkatkan kemampuan pengelola BUMDes untuk memahami proses pencatatan keuangan menggunakan aplikasi pencatatan keuangan berbasis web (Semeton BUMDes).
Pemberdayaan Masyarakat Lingkar Tambang dalam Pengolahan Limbah Organik Adiansyah, Joni Safaat; Sukuryadi, Sukuryadi; Ariyanto, Ariyanto; Nurhayati, Nurhayati; Muliatiningsih, Muliatiningsih; Wijaya, Arif; Matrani, Bedy Fara Aga; Irawan Johari, Harry
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9084

Abstract

Pengelolaan sampah hingga saat ini belum optimal padahal sampah dapat diolah menjadi barang bernilai ekonomis. Keterbatasan pengetahuan dan minimnya keterampilan menjadi kendala dalam pengolahan limbah. Maka dari itu perlu adanya upaya untuk meningkatkan SDM dalam pengelolaan sampah organik maupun anorganik. Pemberdayaan masyarakat lingkar tambang dalam pengolahan limbah organic adalah prioritas utama untuk menciptakan lingkungan yang sehat, membuka lapangan pekerjaan, terciptanya produk unggulan desa ramah lingkungan di Desa Daha Kecamatan Hu’u. Pendekatan metode yang digunakan adalah melalui wawancara dan Focus Group Discussion (FGD) bersama masyarakat dan kelompok binaan PT STM. Pengolahan limbah organik dari aktivitas pertanian dan peternakan menjadi kompos berjalan dengan baik atas prakarsa yang dilakukan oleh kelompok binaan PT STM hingga saat ini. Namun pengelolaan limbah rumah tangga belum berjalan secara optimal dan bersifat temporal sehingga diperlukan integrasi dengan kelompok binaan PT STM untuk memperkuat jaringan kelompok karang taruna dalam mengelola sampah organic rumah tangga sebagai input tambahan dalam pembuatan kompos padat maupun cair. Hasil uji laboratorium kompos yang dihasilkan dapat menjadi rekomendasi dalam kegiatan hydroseeding lahan reklamasi kawasan PT STM.
Pengenalan Cara Kerja Irigasi Sistem Tetes Pada Masyarakat Kelompok Tani Di Desa Segala Anyar Kabupaten Lombok Tengah Negara, I Dewa Gede Jaya; Supriyadi, Anid; Wiradarma, Lalu Wirahman; Setiawan, Agustono; Hasyim; Karyawan, I Dewa Made Alit; Saidah, Humairo; Rohani; Suparjo; Pracoyo, Atas; Salehudin; Eniarti, Miko
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9146

Abstract

Masyarakat Desa Segala Anyar merupakan masyarakat yang berada di perbukitan sebelah selatan Pelabuhan Lembar, dengan kondisi medan berlereng. Sebagian besar Masyarakat memiliki lahan pekarangan dan kebun walaupun tidak begitu luas dengan kondisi berterasering. Sumber air Masyarakat berasal dari Sumur bor di lahan pribadi. Memperhatikan potensi lahan usahatani warga dengan kondisi rata-rata datar dan musim kemarau kesulitan akan air irigasi, maka perlu diberikan pengetahuan bagaimana caranya memanfaatkan air terbatas untuk usahatani dengan sistem irigasi yang efisien seperti dengan pemanfaatan irigasi tetes. Masyarakat perlu diberi pengenalan cara irigasi tetes memberikan air pada tanaman dengan media tanam polybag yang sederhana , sehingga nantinya dapat dipilih sebagai alteratif dalam mendukung usahatani di musim kemarau pada sawah tadah hujan yang ada. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengenalan cara irigasi yang efisien dengan sistem tetes sehingga dapat mendukung kegiatan pertanian masyarakat sawah tadah hujan di desa Segala Anyar dan mendukung penyediaan bahan pangan kebutuhan KEK Mandalika. Tahapan pengabdian dilakukan terdiri dari survey lokasi, tinjauan lahan pertanian, pengenalan irigasi tetes, diskusi dan tanya jawab serta evaluasi. Pengabdian ini telah berhasil memberi pengetahuan penggunaan irigasi tetes pada 15 kelompok tani di Desa Segala Anyar, penyuluhan telah memberi wawasan dan pengenalan cara irigasi tetes memberikan air pada titik tanaman pada peserta. Dengan demikian diharapkan Masyarakat nantinya dapat memilih sistem irigasi yang mungkin dipilih disesuaikan dengan potensi sumber air yang tersedia.
Penyuluhan Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Proyek Biopreneurship untuk Siswa SMP Di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Artayasa, I Putu; Merta, I Wayan; Sukarso, AA.; Kusuma, Anindita Suliya Hangesti Mandra
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9148

Abstract

Pengembangan bahan ajar yang relevan dengan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika masih minim dilakukan di KEK Mandalika. Bahan ajar yang telah digunakan berupa buku paket yang disediakan oleh sekolah, namun bahan ajar yang memfasilitasi siswa belajar secara mandiri dan berorientasi pada pengembangan kewirausahaan belum tersedia. Tujuan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah memberikan penyuluhan guru mengembangkan bahan ajar berbasis proyek biopreneurship. Pengabdian masyarakat dilakukan di SMPN 1 Pujut sebagai sampel SMP di KEK Mandalika Lombok dengan tahapan kegiatan mulai dari persiapan, pra-pelaksanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan di sekolah mitra, dilakukan penyuluhan pengembangan bahan ajar berbasis proyek biopreneurship. Pelaksanaan penyuluhan dilakukan bulan Agustus 2024, diikuti oleh 20 orang guru SMPN 1 dan SMPN 7 Pujut. Metode pelaksanaan pengabdian adalah ceramah, demonstrasi, dan diskusi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa guru sekolah mitra sebelumnya menggunakan buku cetak yang disediakan sekolah, namun buku tersebut belum sepenuhnya relevan dengan kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) terutama pada tema kewirausahaan sehingga guru harus menambahkan sumber bacaan lainnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah memberikan guru pengetahuan tentang tahapan pengembangan bahan ajar IPA berbasis proyek biopreneurship yang mendukung penerapan kegiatan P5 Kurikulum Merdeka. Kesimpulannya adalah pelaksanaan pengabdian memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pengetahuan guru membuat bahan ajar IPA berbasis proyek biopreneurship yang relevan dengan kegiatan P5 pada tema gotong royong, berpikir kritis, kreatif dan kewirausahaan.
Sosialisasi Pencegahan Stunting Dan Gizi Buruk Pada Masyarakat Pesisir Desa Cendi Manik, Sekotong, Lombok Barat Suyantri, Eni; Handayani, Baiq Sri; Lestari, Tri Ayu; Setiawan, Heru; Kurniawan, Ramdani; Hidayat, X.Zardht Alex; Larasati, Sri Aprilia Nur; Manisa, Safariyanti; Qudraty, Harsa Naunik; Agustini, Putu Linda; Umami, Lia; Purnamawati, Rena; Pebrianti, Hasita; Permatasari, Dian Dwi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9152

Abstract

Stunting dan gizi buruk merupakan permasalahan yang masih harus diselesaikan di Pulau Lombok. Diperlukan sinergi antar lembaga dan instansi untuk mengatasi permasalahan stunting dan gizi buruk. Kalangan akademisi, dosen dan mahasiswa adalah salah satunya. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, Tim Studi Independent melaksanakan sosialisasi pencegahan stunting dan gizi buruk kepada masyarakat pesisir Desa Cendi Manik Sekotong Lombok Barat. Kegiatan sosialisasi bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Desa Cendi Manik akan pentingnya pemenuhan gizi seimbang dan kebersihan lingkungan dalam upaya pencegahan stunting dan gizi buruk. Sosialisasi diberikan kepada ibu-ibu wali murid PAUD Permata Hati Desa Cendi Manik yang disampaikan dengan metode ceramah dan diskusi. Materi sosialisasi yang disampaikan yaitu terkait Pola Asuh Anak Usia Dini, Pola Makan yang Baik melalui slogan Isi Piringku serta pentingnya Air, Sanitasi dan Kebersihan. Selain kegiatan sosialisasi tersebut, diselenggarakan juga Lomba Mewarnai yang diikuti oleh seluruh murid PAUD Permata Hati yang bertujuan untuk mengenalkan makanan sehat berupa sayuran dan buah-buahan. Baik wali murid maupun murid PAUD Permata Hati mengikuti kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dengan antusias.
Processing Fly Ash and Bottom Ash (FABA) Waste into Briquettes as an Effort to Control Environmental Pollution at the West Sumbawa Steam Power Plant Suripto; Saleh, Khalifah; Syukriadinata, Agung
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9167

Abstract

Student work practice has been carried out at West Sumbawa PLTU with the aim of transferring knowledge and work experience to students, especially regarding processing FABA waste into briquettes as an effort to reduce environmental pollution. Work practice was done using a direct practice method accompanied by a supervisor from the West Sumbawa PLTU and guided by lecturers from the Environmental Science Study Program Mataram University. The results show that after following the work practice, students know how to process FABA waste into briquettes, experiment with the use and examine briquette biomass. Making briquettes begins with grinding corn cobs, sawdust and FABA waste, then continues with sieving until a uniform flour particle size is obtained, continuing to mix with tapioca flour (as an adhesive) and water until a paste is obtained, molding until a certain shape and size is obtained and drying until the briquettes are as received (AR) and dry basis (DB). The experimental results show that the use of 50 to 100% briquettes can effectively replace coal with the PLTU load remaining stable at 6000 kW. Briquettes in AR condition contain 15.85% total water, 12.67% ash, 43.97% volatile matter, 27.53 fixed carbon, 0.10% total sulfur, and a rough calorific value of 4039 Kcal/kg. In DB conditions, briquettes contain 15.05% ash, 52.24% volatile matter, 32.71% fixed carbon, 0.11% total sulfur, and a calorific value of 4799 Kcal/kg. This information is important for evaluating fuel performance, energy efficiency and emissions from briquette application in steam power plants.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Ecoprint Daun Mangrove (Sonneratia alba) Dengan Teknik Pounding Di Pulau Maitara Kota Tidore Kepulauan Abubakar, Salim; Aris, Muhammad; Subur, Riyadi; Iksan, Kusdi Hi; Wahidin, Nurhalis; Irham; Ahmad, Aditiyawan; Najamuddin; Achmad, M. Janib; Muksin, Darmiyati; Susanto, Adi Noman
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9184

Abstract

Mangrove plants can be used as natural dyes to replace synthetic dyes. One part of the mangrove plant that has the potential to be used is the leaves. Sonneratia sp is a type of mangrove that can be used as a raw material in making ecoprints, where the results of this type of ecoprint leave a light green trail with an even shape. All parts of the mangrove plant can be used as a coloring material for ecoprint products with the pounding method. The objectives of the PKM activity are: partners can learn about the benefits of Sonneratia alba mangrove leaves as raw materials for ecoprints, empowering the community in increasing innovative creativity through making ecoprints, applying Sonneratia alba mangrove leaf ecoprint making technology with the pounding method and getting quality ecoprint product motifs. The activity method carried out in the ecoprint making training is carried out through several stages, namely field surveys/observations, counseling and training. The results of the PKM provide knowledge about the benefits of Sonneratia alba mangrove leaves as raw materials for making ecoprint products and increasing creativity in making ecoprints with the pounding technique. This ecoprint training activity is not only for education or knowledge, but can also help improve the economy, this training activity gets positive value and support from the Maitara Island community, especially for the managers of the Ngusulenge mangrove tourism object, Maitara Tengah Village. This activity is a trigger to be more enthusiastic about working to utilize natural resources, especially mangrove forests. Ecoprint products are expected to be one of the typical souvenirs of Maitara Island and the ecoprint products produced are bags, tablecloths, handkerchiefs and headscarves.
Inisiasi Bank Pakan melalui Pelatihan Budidaya Hijauan Alternatif dan Pembuatan Silase Bagi Kelompok Ternak Raung Mandiri di Desa Jambearum Sari, Vega Kartika; Widianingrum, Desy Cahya; Yulianto, Roni; Steven, Syahrul; Basuki, Basuki; Suryono, M. Iqbal Krisna Hadi; Andreano, Rio Tito
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9192

Abstract

Sumberjambe District is one of the livestock centers in Jember Regency. The Raung Mandiri Livestock Group in Jambearum Village, Sumberjambe District, which was inaugurated at the end of 2023, already has 300 sheep. The problem faced is that members of the livestock group do not know alternative types of forage, how to propagate it and how to make silage. So far, food has been provided by searching for grass in the forest or in the fields every day, so it is hampered during the rainy season. The aim of this activity is to introduce alternative types of forage, cultivation methods and silage making in the context of initiating the Feed Bank. The methods used in carrying out activities include socialization and training, which involve participants taking an active role in activities that directly go into practice. The results of the activity showed that participants gain knowledge regarding alternative types of forage other than babandotan, elephant grass. Participants are able to reproduce, sow and plant forage seeds. Support for inputs for the initiation of the Feed Bank has been handed over in the form of chooper machines and forage seeds.
Sosialisasi Penggunaan Teknologi Tepat Guna Pada Pengolahan Minyak Kelapa di Industri Rumah Tangga Ihromi, Syirril; Nurhayati, Nurhayati; Ibrahim, Ibrahim; Ghazali, Mursal; Saputra, Irwan; Rajai, Lailatul
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9235

Abstract

Menyoroti tantangan yang dihadapi dalam metode pengolahan minyak kelapa tradisional, seperti proses yang membutuhkan waktu yang lama, rendahnya kualitas hasil, dan jumlah produksi yang terbatas. Penerapan teknologi tepat guna menjadi solusi dalam menjawab tantangan tersebut. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat (mitra) pentingnya teknologi tepat guna pada pengolahan minyak kelapa dalam skala rumah tangga. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode Participatory Rural Appraisal (PRA). Langkah – langkah pelaksanaan kegiatan yakni koordinasi dan sosialisasi kegiatan, pre test, penyuluhan penerapan teknologi tepat guna, post test. Hasil Kegiatan pengabdian ini memperlihatkan adanya peningkatan pengetahuan mitra tentang definisi, manfaat, tujuan, jenis – jenis Teknologi tepat guna dan cara kerja mesin mesin yang digunakan dalam pengolahan minyak kelapa. Peningkatan pengetahuan menjadi tahu sekali mencapai 72%.