cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,560 Documents
Penerapan Metode Irigasi Tetes Guna Mendukung Kegunaaan Air yang Efisien di Desa Ketangga Kecamatan Suwela Kabupaten Lombok Timur Hermawan, Hendri; Alawiyah, Tutik; Imani, Nuansa Putty; Saidah, Humairo; Irawan, Almira Ursula; Zamharia, Martiana; Ardhanareswari, Putu Diah; Aini, Rohadatul; Kencana, Ida Bagus Adi; Natalia, Elya; Widyasari, Ni Made Cahya Devi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9019

Abstract

Water scarcity and rainfall uncertainty in Ketangga Village is one of the adversities in developing rainfed agriculture. This condition causes the agricultural land then more often left not planted during the dry season. Ketangga Village is located on the slopes of Mount Rinjani and has very fertile land and the best quality agricultural products. For this reason, the Mataram University Real Work Lecture Team (K.K.N.) held the introduction of Drip Irrigation to the Swela Village community so that villagers can still grow crops even with limited water. The activity was carried out in two stages, namely socialization, whereby resource persons from agricultural extension workers were presented, and drops of irrigation demonstrations were made on the land of one of the residents. Counseling and demonstrations have been carried out and are running well. The community was very enthusiastic about welcoming this activity, as seen from the many participants who attended counseling. The Swela community feels happy because those who previously did not know about drip irrigation technology now know how to make their drips using simple and accessible materials to find in the market. While spreading information about appropriate technology for agriculture businesses on dry land, this activity is also expected to stimulate community creativity in overcoming difficulties in providing irrigation water for their agricultural businesses.  
Inventarsasi UMKM Desa Tanjung Dalam Mendukung Pengembangan Potensi Ekonomi Kreatif Pedesaan Suteja, I Wayan; Hasyim; Rohani; Salehudin; Supriadi A, Didi; Hartana; Guruhsetra T., R., H
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9036

Abstract

Desa Tanjung memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekonomi kreatif,pedesaan terutama di bidang kuliner. Kekayaan dan ragam kuliner tradisional yang unik dengan cita rasa yang khas dan sumber daya alam yang melimpah merupakan peluang emas untuk pengembangan dan peningkatan poteni ekonomi pedesaan dalam uapaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi pertumbuhan UMKM di Desa Tanjung dalam pengembangan, penguatan dan peningkatan potensi ekonomi kreatif pedesaan. Inventarisasi UMKM pedesaan adalah upaya untuk mengklasifikasi kegiatan usaha kecil dan menengah masyarakat desa agar lebih mudah dan terukur pengembangan program penguatan yang dapat diakukan lebih lanjut. Metode penelitian yang digunakan adalah studi lapangan dan analisis deskriptif. Penelitian ini lebih ditekankan pada penguatan dan pengklasifikasian konsep ekonomi kreatif pedesaan dengan mengindentifikasi, mengklasterisasi sektor-sektor UMKM yang memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Penelitian ini juga membahas dampak tumbuhnya ekonomi kreatif terhadap pembangunan ekonomi pedesaan, termasuk kontribusi ekonomi kreatif terhadap terbukanya lapangan kerja dan kemampuan terhadap inovasi produk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman yang lebih baik tentang potensi pertumbuhan ekonomi UMKM yang berbasis kreatif serta implikasinya bagi kemajuan ekonomi dan pembangunan desa.
Optimalisasi Implementasi Marketing Mix Pada Home Industry Minyak Kelapa Di Desa Medas Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat Rusminah HS; Hilmiati; M. Ilhamuddin; Suryatni, Mukmin; Wahyunadi; Sarifudin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9037

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan bimbingan kepada para pengusaha Home Industry minyak kelapa untuk dapat mengembangkan usahanya secara effektif dan effisien dan memberikan penyuluhan dan bimbingan tentang strategi pemasaran yang akan digunakan, guna peningkatan pendapatan. Metode yang akan digunakan dengan ceramah, tanya jawab dan bimbingan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 30 Maret 2024. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini berjalan lancar sesuai dengan rencana. Pengabdian kepada Masyarakat ini dinilai positif dan bermanfaat, karena sangat relevan dengan kebutuhan. Mereka berharap kegiatan ini terus dilakukan pembinaan agar usaha yang dilakukan terus berkembang dan mendatangkan keuntungan , sehingga pendapatan masyarakat dapat ditingkatkan.
Sosialisasi Berbagai Jenis Kupu Kupu Taman Hutan Raya Pulau Lombok Sebagai Materi Pengayaan Biologi Di SMAN 1 Narmada Ilhamdi, Mohammad Liwa; Idrus, Agil Al; Santoso, Didik; Zulkifli, Lalu; Wirajagat , Cahyadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9038

Abstract

Pembelajaran materi pengayaan yang kontekstual di sekolah belum dilakukan karena tidak ada buku dan media VCD pembelajaran kontekstual yang menyajikan dari hasil penelitian. Faktor ini yang menjadi permasalahan utama mitra dan tawaran penyelesaiannya adalah dengan mensosialisasikan materi pengayaan keanekaragaman hayati khususnya kupu-kupu yang ada di sekitar sekolah. Taman Hutan Raya Pulau Lombok dekat sekali lokasi dengan sekolah mitra. Pembelajaran berbasis lingkungan sekitar atau CTL (Contextual Teaching and Learning) siswa dapat melihat secara nyata, mengalami sendiri materi pelajaran yang ada di sekitar lingkungannya sehingga sangat menyenangkan. selanjutnya dengan CTL dapat meningkatkan hasil belajar Siswa dibelajarkan dengan buku dan VCD yang berisi materi pelajaran yang ada di sekitar siswa. Hasil belajar siswa di SMPN sekitar taman wisata Suranadi masih di bawah standar KKM 75. Metode kegiatan ini adalah sosialisasi, pembelajaran dan pendampingan. Tujuan dari kegiatan ini untuk mensosialisasikan berbagai Jenis Kupu-Kupu Indah sebagai Materi Pengayaan Keanekaragaman Hayati di SMAN 1 Narmada. Setelah selesainya pelaksanaan kegiatan ini juga akan dilaksanakan pendampingan pembelajaran yang dilakukan guru untuk melaksanakan pembelajaran berbasis lingkungan. Hasil pengabdian sebagai berikut 1) telah dilakukan sosialisasi berbagai jenis kupu-kupu indah sebagai materi pengayaan keanekaragaman hayati di SMAN 1 Narmada 2) peserta kegiatan pengabdian 100% mengikuti, menanggapi dan memahami materi sosialisasi. Kesimpulan sosialisasi berbagai jenis kupu-kupu indah sebagai materi pengayaan keanekaragaman hayati di SMAN 1 Narmada dalam kegiatan pengabdian ini terlaksana dengan baik dengan antusiasme peserta kegiatan yang tinggi.
Penguatan Watak dan Budaya Tertib Berlalulintas Pada Usia Dini Dengan Metode Bermain Sambil Belajar Bagi Siswa TK Dwijendra di Kota Mataram Suteja, I Wayan; Hasyim; Rohani; Sideman, I A O Suwati; Salehudin; Agustawijaya, Didi Supriadi; Mahendra, Made; Hartana; Ngudiyono
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9039

Abstract

Menurut definisi Dewan Keamanan Nasional (1996), kecelakaan adalah rangkaian peristiwa yang tidak disengaja yang terjadi di jalan umum atau lokasi lain yang digunakan untuk lalu lintas kendaraan dan mengakibatkan kematian, cedera, atau kerusakan harta benda. Menurut Austroad (2002) dalam Indriastuti, A.K. et al. (2008), faktor manusia (pengemudi) secara umum menjadi faktor utama yang memberikan kontribusi paling besar terhadap kecelakaan lalu lintas. Data dari Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat menunjukkan bahwa antara tahun 2015 dan 2023, telah terjadi lebih dari 1600 kejadian kecelakaan yang berhubungan dengan sepeda motor, yang mencakup lebih dari 76% (>75%) dari seluruh pelanggaran lalu lintas yang berhubungan dengan sepeda motor. Mayoritas pengendara ini adalah laki-laki. Tingkat kematian akibat insiden ini lebih dari 400 orang per tahun. Hal ini menunjukkan bahwa perilaku pengendara sepeda motor di jalan raya yang tidak dapat diprediksi dan tidak dapat diatur dapat berkontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas setiap tahunnya. Peningkatan sikap mental pengemudi diperlukan untuk mengatasi tiga penyebab utama terjadinya kecelakaan: kecerobohan, kurang disiplin, dan melebihi batas kecepatan. Sejak kecil hingga mampu mengemudikan kendaraan bermotor (memiliki Surat Izin Mengemudi), pengemudi di Kota Mataram masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai praktik berkendara yang aman dan pola lalu lintas yang tertib. Penting bagi anak-anak untuk mempelajari cara menggunakan peralatan keselamatan lalu lintas di jalan raya agar seiring dengan bertambahnya usia mereka dan menjadi pengendara atau pengguna sepeda motor (di atas usia 17 tahun), mereka sudah semakin mahir dalam mengendalikan mobil dan memiliki kesadaran yang lebih besar terhadap kendaraan. keamanan. Memperkenalkan pengetahuan keselamatan pada anak kecil sejak dini dapat membantu mereka lebih siap dalam berkendara di jalan raya nantinya. Pendekatan pengajaran tata tertib lalu lintas dan fasilitas keselamatan jalan melalui bermain sambil belajar tentunya merupakan cara yang berhasil untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Namun, mungkin agak sulit untuk mempertahankan perhatian mereka dalam jangka waktu lama, karena mereka masih sangat muda. Teknik-teknik seperti ini kepada anak kecil perlu terus diajarkan agar dapat mengurangi kemungkinan terjadinya pelanggaran lalu lintas saat berkendara di jalan raya yang berdampak pada kecelakaan ketika sudah dewasa. Hal ini secara tidak langsung akan berdampak pada potensi terciptanya ketertiban lalu lintas di kawasan Kota Mataram dan sekitarnya.
Urgensi Sosialisasi Dampak Penggunaan Zat Adiktif terhadap Kesehatan Remaja di Sekolah Menengah Pertama (SMP) M. Yamin; Jufri, A. Wahab; Jamaluddin; Khairuddin; Riyanto, Andra Ade
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9040

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap pengaruh lingkungan dan perubahan sosial. Pada masa ini, cenderung masih emosional dan labil. Tantangan yang dihadapi remaja saat ini adalah maraknya penggunaan zat adiktif, dalam berbagai bentuk seperti rokok, alkohol, maupun narkotika. Penggunaan zat adiktif di kalangan remaja tidak hanya mengancam kesehatan fisik, tetapi juga berdampak buruk pada perkembangan mental dan sosial. Selain itu, dapat menyebabakan penyempitan pembuluh darah, penyakit jantung coroner, naiknya kadar gula secara drastis, kemandulan, impoten, meningkatnya kadar lemak yang ada dalam tubuh dan meningkatnya kelahiran prematur, pendidikan, dan kehidupan sehari-hari secara keseluruhan. Kesehatan remaja merupakan aspek penting yang harus mendapatkan perhatian serius dari berbagai pihak. Oleh karena itu, sosialisasinya pada siswa mengenai dampak negatifnya terhadap kesehatan menjadi penting.
Kebun Sains : Wahana Belajar Perubahan Iklim Dan Kearifan Lokal Bagi Pelajar Dan Masyarakat Rohyani, Immy Suci; Ahyadi, Hilman; Isrowati; Ernawati; Widiyanti, Astrini
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9042

Abstract

Pengintegrasian pendidikan perubahan iklim dan kearifan lokal ke dalam Kurikulum Merdeka, implementasi masih sulit untuk dijalankan. Wahana kebun sains merupakan suatu inovasi yang dapat mengatasi permaslaahan tersebut. Program pengabdian ini ditujukan untuk mensosialisasikan dan mengembangkan wahana pembelajaran kebun sains mengakomodir kebutuhan belajar terkiat perubahan iklim dan kearifan lokal bagi pelajar dan masyarakat. Wahaan kebun sains dapat di jadikan sebagai kelas, laboratorium, dan tempat belajar, berdiskusi, dan memahami teori-teori serta implementasi perubahan iklim dan kearifan lokal pelajar dan masyarakat. Metode pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode pembelajaran langsung (hands-on) dan Trainer of Training (TOT), yaitu keterlibatan secara langsung dalam berbagai kegiatan pengabdian yang akan dilaksanakan untuk tujuan menata dan menggembangkan Wahana Kebun Sains, manajemen organisasi, promosi dan pemasaran produk yang ditujukan bagi tim pendamping atau volunteer. Implementasi kegiatan langsung di ujicobakan pada siswa tingkat dasar. Hasil kegiatan ini adalah terdapat perubahan signifikan dalam sikap dan perilaku siswa dan masyarakat terhadap lingkungan. Mereka menjadi lebih peduli dan proaktif dalam mengadopsi praktik ramah lingkungan di kehidupan sehari-hari. Pengurangan penggunaan plastik, pembuatan kompos dari sampah organik, dan praktik daur ulang menjadi beberapa contoh perubahan perilaku yang diamati.
Pendampingan Penyusunan Kurikulum Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMAN 1 Sekotong Hadiprayitno, Gito; Suana, I Wayan; Syazali, Muhammad; Wirajagad, Gde Cahyadi; Suyantri, Eni; Larasati, Sri Aprilia Nur; Manisa, Safariyanti; Sunardi, Dwi Zainul
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9043

Abstract

Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan upaya dalam mewujudkan perilaku siswa yang sesuai dengan nilai-nilai yang sejalan dengan pembelajaran paradigma baru. Salah satu sekolah yang menerapkan P5 ini ialah SMAN 1 Sekotong. Karena itu diperlukan pendampingan penyusunan kurikulum P5 yang bertujuan untuk membantu pendidik dan kepala satuan pendidikan dalam mengembangkan projek penguatan profil pelajar Pancasila. Kegiatan pendampingan penyusunan kurikulum ini dilakukan dilakukan melalui beberapa tahap kegiatan, diantaranya ialah (1) membentuk tim fasilitator P5, (2) identifikasi kesiapan sekolah dalam menjalankan P5, dan (3) menentukan dimensi dan tema P5. Pendampingan ini diawali dengan melakukan wawancara mendalam dan FGD pada tim fasilitator P5 yang ada di sekolah. Hasil wawancara tersebut dijadikan sebagai acuan dalam mengembangkan draft kurikulum P5. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa tema P5 SMAN 1 Sekotong terkait gaya hidup berkelanjutan ialah “Mangroveku Berkembang, Banjir Robku Berkurang”. Secara umum, kurikulum yang disusun terdiri dari (1) kegiatan yang harus dilakukan sebelum memulai projek, (2) tahapan dalam melaksanakan projek, (3) dimensi, elemen, dan sub elemen profil pelajar Pancasila, (4) aktivitas yang harus dilakukan oleh siswa, dan (5) refleksi dan assesmen formatif. Kurikulum P5 yang disepakati akan diterapkan padda tahun pelajaran 2024/2025.
Keputusan Pengolahan Produksi Daun Tembakau Virginia Di Desa Gapura Kecamatan Pujut Lombok Tengah Jufri, Akhmad; Sahri; Huzaini, Moh.; Wahyunadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9044

Abstract

Pengolahan produksi daun tembakau virginia di Desa Gapura Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah sebagian besar dilakukan dengan cara pengovenan dan hanya sedikit dilakukan dengan cara perajangan. Beberapa tahun terakhir ini terjadi peningkatan permintaan produk tembakau rajangan sehingga banyak petani tembakau yang mengolah produksi daun tembakaunya dengan cara perajangan. Adanya fenomena ini dipandang penting untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat terkait keputusan pengolahan produksi daun tembakau virginia. Tujuan pengabdian untuk memberikan pemahaman kepada petani dalam mengambil keputusan pengolahan daun tembakau virginia dengan cara pengovenan atau perajangan. Kegiatan Pengabdian dilakukan dengan metode penyuluhan sekaligus FDG (focus discussion group) diantara petani tembakau virginia, mitra serta staf desa gapura. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa petani tembakau memahami dengan baik berbagai aspek yang dipertimbangkan dalam mengambil keputusan mengolah produk daun tembakau dengan cara pengovenan atau perajang serta memahami perbandingan biaya dan pendapatan ekonomis yang diperoleh dari pemilihan keputusan cara pengolahan yang digunakan. Hasil pemantauan diketahui sebagian petani mengolah produksi daun tembakau virginia dengan cara perajangan karena perajangan dipandang lebih peraktis dan sedikit menggunakan tenaga kerja.
Pelatihan Dan Pendampingan Publikasi Artikel Ilmiah Di Jurnal Terakreditasi Untuk Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru-Guru SMPN 17 Mataram Kusuma, Anindita SHM; Artayasa, I Putu; Ilhamdi, Mohammad Liwa; Setiawan, Heru; Sakaroni, Rubiyatna; Aini, Jannatul
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9045

Abstract

Penyebaran gagasan atau kontribusi intelektual seseorang atau sekelompok orang dapat dilakukan melalui suatu proses yang disebut publikasi dan untuk guru, karya tulis ilmiah mereka dapat diungkapkan melalui publikasi dalam bentuk artikel penelitian. Kegiatan PkM dilatarbelakangi permasalahan mitra yang meliputi kurangnya akses sumber informasi untuk menemukan jurnal terakreditasi dan jurnal yang sesuai dengan bidang keilmuan penelitian yang telah dilakukan, kurangnya informasi terkait cara mengkases jurnal yang tepat dan cara membuat akun di jurnal, guru masih kesulitan dalam melakukan submit artikel di jurnal. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Hasil dari pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu 1) pengetahuan guru tentang jurnal terakreditasi dan tidak terakreditasi nasional pada saat pretest adalah hanya 28% guru yang memahami tentang jurnal terakreditasi dan tidak terakreditasi nasional dan saat posttest naik menjadi 100%, 2) pengetahuan guru tentang jurnal yang sesuai dengan keilmuan masing-masing pada saat pretest hanya 42% guru yang mengetahui tentang jurnal yang sesuai bidang kelimuan masing-masing dan pada saat posttest naik menjadi 100%, 3) pengetahuan guru tentang cara mengakses jurnal yang sesuai dengan keilmuan masing-masing pada saat pretest hanya 42% guru yang mengetahui tentang cara mengakses jurnal yang sesuai dengan keilmuan masing-masing dan pada saat posttest naik menjadi 100%, 4) pengetahuan guru tentang cara membuat akun di jurnal pada saat pretest hanya 23% guru yang mengetahui tentang cara membuat akun di jurnal dan pada saat posttest naik menjadi 100%, 5) pengetahuan guru tentang cara submit artikel ke jurnal pada saat pretest hanya 9% guru yang mengetahui tentang cara submit artikel ke jurnal dan pada saat posttest naik menjadi 85%. Saran rekomendasi yakni berdasarkan kegiatan pengabdian yang telah dilakukan adalah bahwa perlu adanya pendampingan yang lebih intens berkaitan publikasi artikel dan karya ilmiah lain, dan kegiatan pengabdian ini perlu dilanjutkan secara berkesinambungan.