cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,560 Documents
Sosialisasi Potensi Megapoda Sebagai Atraksi Wisata Di Taman Wisata Alam Kerandangan Lombok Barat Yamin, M.; A. Wahab Jufri; Jamaludin; Khairuddin; Didik Santoso; Andra Ade Riyanto
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13113

Abstract

Taman Wisata Alam (TWA) Kerandangan dihuni berbagai jenis flora dan fauna salah satunya burung gosong kaki merah (Megapoda). Burung ini sebarannya terbatas dan memiliki sejumlah keunikan, sarangnya berupa gundukan tanah bentuk lingaran, berdiameter mencapai belasan meter dan tinggi mencapai dua meter, telur dipendam di dalam tanah, sarang dibaangun gotong rotong dan digunakan bersama bersama oleh beberapa ekor induk burung. Keunikan ini merupakan potensi yang besar sebagai atraksi wisata dan sumber belalajr. Namun, potensi ini belum dimanfaat secara optimal, masih sangat terbatas karena kurangnya pengetahuan masyarakat dan minimnya pengelolaan berbasis konservasi. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan potensi Megapoda sebagai atraksi wisata berbasis edukasi dan konservasi di TWA Kerandangan. Kegiatan pengabdian ini melibatkan lima orang dosen dari program sarjana Pendidikan Biologi FKIP Universitas Mataram. Kegiatan pengabdian ini telah dilakukan dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan kepada 25 orang peserta dari kelompok wisata Kerandangan Forest di Desa Kerandangan. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, pengamatan lapangan, serta evaluasi pengetahuan peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai ekologi Megapoda dan pentingnya pelestarian habitatnya. Selain itu, masyarakat mulai menunjukkan minat dalam mengembangkan wisata edukatif berbasis konservasi. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju pengelolaan wisata berkelanjutan yang melibatkan masyarakat lokal.
Pupuk Organik Kaji Sebagai Alternatif Pemanfaatan Limbah Ternak – Pertanian Di Desa Dukuh Dempok Kabupaten Jember Pusparani, Syafina; Suci Ristiyana; Rina Kumalasari; Yusuf Rachmandhika; Ika Purnamasari; Tri Wahyu Saputra; Yagus Wijayanto; Wildan Muhlison; Irwanto Sucipto; Ahmad Ilham Tanzil
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13134

Abstract

Komoditas utama pertanian di desa Dukuh Dempok, Kabupaten Jember, Jawa Timur merupakan padi yang menghasilkan sebanyak 50% limbah jerami yang belum termanfaatkan. Sebagian petani juga memiliki hewan ternak berupa sapi dan domba yang kotoran ternak tersebut Sebagian besar belum termanfaatkan dan menjadi limbah yang cukup mengganggu lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan memberikan solusi terkait permasalahan limbah pertanian-peternakan melalui pembuatan pupuk organik Kaji (Kandang Jerami). Melalui kegiatan pengabdian ini, petani yang berasal dari kelompok tani dapat memperoleh informasi terkait manfaat pupuk organik dan cara pembuatan pupuk organik yang berasal dari limbah pertanian-peternakan yang belum termanfaatkan. Kegiatan pengabdian ini juga mampu memberikan solusi mengurangi limbah yang mengganggu lingkungan menjadi produk yang memiliki nilai tambah yaitu berupa pupuk organik. Pembuatan pupuk organik ini juga menjadi pendukung kemandirian petani dalam memproduksi pupuk secara mandiri yang dapat digunakan dalam kegiatan budidaya pertanian.
Pelatihan Pembuatan Website Pembelajaran berbasis Google Sites bagi Guru Di SMP Negeri 23 Banjarmasin Rizkiana, Fitria; Raden Roro Ariessanty Alicia Kusuma Wardhani; Okviyoandra Akhyar
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13197

Abstract

This community service activity aimed to enhance teachers’ competence in developing digital learning media through a training program on creating learning websites using Google Sites at SMP Negeri 23 Banjarmasin. The training was motivated by the need for teachers to adapt to the rapid development of information and communication technology in the learning process. The program was conducted using a training and mentoring approach, which included stages of socialization, demonstration, hands-on website creation practice, and evaluation. The activity involved 27 teachers, and the evaluation was carried out using a closed-ended questionnaire covering two aspects: teachers’ enthusiasm and understanding of the training materials. The analysis revealed that, in terms of enthusiasm, 85.19% of participants were categorized as very high and 14.81% as high. In the aspect of understanding, 59.26% of participants were categorized as very high and 40.74% as high. These findings indicate that the training was highly effective in enhancing participants’ motivation and ability to develop learning websites. The program had a positive impact on improving teachers’ digital literacy and encouraging the integration of technology-based learning in schools. It is recommended that similar training programs be continued through follow-up mentoring and expanded to other schools to strengthen digital transformation in education.
Pemberdayaan Berbasis Lingkungan Hidup di Desa Kabuaran Lumajang: Pengolahan Sampah Anorganik Basuki, Basuki; Claudie Virginia Aracely; Salma Ardhli Tufa; Sri Wahyuni; Sholiha Nabita; Mohammad Rizal Romadhon
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13230

Abstract

Kabuaran Village in Lumajang faces challenges related to suboptimal inorganic waste management. Waste is often burned, resulting in air pollution. Through a community service program, the initiative aims to empower residents in processing inorganic waste. The activity began with observation, problem identification, and the discovery of low public awareness regarding the utilization of inorganic waste. To increase awareness and utilization of inorganic waste, the proponent held various activities, starting with socialization or counseling, followed by training in making handicrafts from recycled materials and techniques for marketing these products. This activity aims to meet sustainable development goals (SDGs) 12 and 13 related to consumption, production, and climate change. The results of the activity showed an increase in community understanding and skills in processing inorganic waste into economically valuable craft products. The community was also motivated to reduce waste burning and switch to recycling. This activity is expected to be sustainable and become an example for other villages in managing waste more responsibly.
Membangun Pondasi Sekolah Adiwiyata Melalui Edukasi Lingkungan di Ponpes Mu’alimin Muhammadiyah Boarding School Narmada Lombok Barat Adiansyah, Joni; Nurhayati, Nurhayati; Ibrahim, Ibrahim; Sukuryadi, Sukuryadi; Johari, Harry; Ghazali, Mursal
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13266

Abstract

This community engagement program aimed to lay the foundations for the Indonesian “Sekolah Adiwiyata” (Eco‑School) model at Mu’alimin Muhammadiyah Boarding School (MBS) Narmada, West Lombok. Responding to uneven teacher understanding of environmental education, we designed a short, participatory capacity‑building intervention that combined an interactive presentation, guided discussion, and a rapid pre–post assessment. The activity was conducted on 20 September 2025 with 18 participants—boarding school leaders, the principal, and teachers. Content focused on (a) Adiwiyata concepts, goals, and benefits; (b) eligibility requirements; and (c) practical preparation strategies including establishing an Adiwiyata Team, drafting a one‑year School Environmental Work Plan (RKLS), integrating environmental values into lesson plans (RPP), and documenting evidence. Baseline insights indicated that more than half of the teachers did not yet understand the Adiwiyata concept. Following the session, all participants reported understanding the concept and were able to articulate its four core components (policy, curriculum, participatory activities, and eco‑friendly facilities). Discussion emphasized cultural relevance by linking ecological stewardship to Islamic values, which helped reframe Adiwiyata as a moral mission rather than mere compliance. The program also generated an agreed roadmap for curricular alignment and initial school‑wide practices (waste segregation and simple composting). We conclude that a targeted, context‑sensitive workshop can rapidly improve foundational knowledge and unlock organizational readiness for Eco‑School transformation, provided it is followed by structured mentoring and systematic documentation.
Sharing Knowledge Dalam Rangka Memperingati Hari Lingkungan Hidup 2025: Environmental Sustainability In Mining Industry Sukuryadi, Sukuryadi; Adiansyah, Joni; Nurhayati, Nurhayati; Muliatiningsih, Muliatiningsih; Wijaya, Arif; Ariyanto, Ariyanto; Matrani, Bedy; Johari, Harry; Palahuddin, Palahuddin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13289

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2025 dengan tema Environmental Sustainability in Mining Industry. Tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para pemangku kepentingan termasuk karyawan industri pertambangan, mahasiswa, dan masyarakat sekitar mengenai praktik keberlanjutan lingkungan di sektor pertambangan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sharing knowledge yang meliputi seminar interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus berbasis pengalaman nyata di lapangan. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep green mining, pengelolaan limbah tambang yang ramah lingkungan, serta strategi rehabilitasi lahan pascatambang. Dampak kegiatan terlihat pada meningkatnya komitmen peserta dalam menerapkan prinsip keberlanjutan di lingkungan kerja maupun komunitas. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model kolaborasi antara akademisi, industri, dan masyarakat dalam mendorong praktik pertambangan yang lebih berkelanjutan.
Penyuluhan Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Bagi Pengusaha Orang Pribadi Dan Badan Di Kelurahan Kekalik Jaya Kecamatan Sekarbela Kota Mataram Senpati, I Dewa Ketut Yudha; Alwi, Muhammad; Sahri; Fatimah, Siti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i3.13330

Abstract

Kelurahan Kekalik Jaya terdapat berbagai pengusaha orang pribadi maupun pengusaha berbentuk badan yang pada umumnya bergerak pada bidang perdagangan. Adapun usaha-usaha tersebut antara lain toko Alat Tulis menulis, klontong, apotek , Usha bidang olah raga , persewaan dan beberapa jenis usaha lainnya seperti toko pakaian, serta usaha-usaha lainnya. Usaha-usaha ini merupakan salah satu potensi penerimaan pajak penghasilan oleh pemerintah. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan apa yang pengetahuan tentang kewajibab apa saja yang harus dipenuhi wajib pajak seperti tata cara menghitung , menyetor dan melaporakan pajak terutang secara online. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan ini adalah dengan ceramah dan Focus Group Discussion (FGD) . Adanya kegiatan ini para pengusaha baik orang pribadi maupun berbentuk badan ( Perseroan) akan dapat memenuhi kewajiban perpajakan karena sudah mempunyai pengetahuan cara menghitung, menyetor dan melaporkan pajak terutang secara online.. Penghitungan perpajakan dilakukan berdasarkan UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) sehingga wajib pajak ini dapat memenuhi kewajiban perpajakannya dengan mudah.
Peningkatan Pemeliharaan Kambing Peranakan Etawa (PE) sebagai Ternak Kambing Perah di Kelompok Ternak Tunas Maju Desa Setanggor Karni, Ine; Septian, I Gede Nano; Wandira, Ica Ayu; Saedi, M. Ridwan; Aminurrahman; Amalyadi, Rezki; Anwar, Khairil; Putra, Ryan Aryadin; Gifari, Zaid Al; Nurjanah, Luluk Lailatun; Pertiwi, Eva Amalia; Firhamsah, Ikhwan; Suryadi, Muh. Aidil Fitriyan Fadjar; Dohi, Muhammad; Sadia, I Nyoman
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i3.12756

Abstract

Peranakan Etawa (PE) goats have significant potential as dairy livestock producing high-quality milk, yet their management in the Tunas Maju Livestock Group, Setanggor Village, remains focused on meat production. The main issues include limited knowledge of dairy goat management, efficient feeding, and livestock health practices. This community service aimed to improve farmers’ skills through socialization, training on feed formulation, and livestock health management. The approach combined lectures, discussions, and practical demonstrations to strengthen applied understanding. The results indicated that farmers gained greater awareness of the potential of PE goats as milk producers, improved their knowledge of balanced feeding, and recognized the importance of animal health practices. Despite challenges in inadequate housing facilities, the program positively impacted farmers’ capacity in dairy goat management, thereby supporting community welfare and strengthening the local economy
Pemanfaatan Potensi Pakan Lokal Dalam Peningkatan Produksi Daging Dan Susu Kerbau Di Desa Sangiang Kecamatan Wera Wandira, Ica Ayu; dohi, muhammad; yanuarianto, oscar; amin, muhammad; karni, ine; aminurrahman; nano septian, i gede; aryadin putra, ryan; amalyadi, rezki; al gifari, zaid; amalia pratiwi, eva; lailatun nurjanah, luluk; firhamsah, ikhwan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i3.12764

Abstract

This community service program was carried out in Sangiang Village, Wera District, Bima Regency, with the aim of enhancing the use of local feed resources to improve buffalo meat and milk production. Sangiang Village was chosen as the program location due to its relatively large buffalo population and the abundance of local feed resources, which had not yet been optimally utilized by farmers. The activities were conducted using a participatory approach, consisting of program socialization, extension activities on feed management, and hands-on training in processing local feed through fermentation and storage. Continuous monitoring and evaluation were undertaken to ensure the objectives were achieved. The results showed improvements in farmers’ knowledge, skills, and awareness regarding the use of alternative feed resources such as corn stover, cassava leaves, sweet potato leaves, and groundnut straw. Farmers also began adopting the introduced feed processing techniques, enabling them to provide quality feed reserves throughout the year. This program not only strengthened farmers’ technical capacity but also contributed to improved buffalo productivity in terms of daily weight gain and milk yield, while supporting food
Sosialisasi dan Edukasi Pembuatan Pewarna Alami Dedaunan Sebagai Pewarna Kain Tenun Sesek Pada Kelompok Pengrajin Tenun Kembang Sukses Desa Kembang Kerang Daya Kecamatan Aikmel Lombok Timur Majdi, Muhamad; Widiati, Bidarita; Melinda, Tina; Pramana, Dandi; Pribadi, Ryan Satria
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13036

Abstract

In the process of producing sesek woven fabric, many weavers in Kembang Kerang Daya Village still use synthetic (chemical) dyes that can have negative impacts on both environmental and human health. The purpose of this activity is to provide education and socialization to the Kembang Sukses weaving group regarding the production of natural dyes from leaves to help maintain environmental health. The educational and socialization activities were carried out over three days using lecture, discussion, and practical methods. A total of 19 participants from the Kembang Sukses weaving group took part in this activity. The results of this activity showed a significant change in the knowledge level of the Kembang Sukses weavers after receiving education and socialization. This was demonstrated by an increase in the category of products using natural dyes from 0% to 60%, a decrease in the use of synthetic dyes from 100% to 50%, an increase in knowledge about the environmental impacts of synthetic dyes by 20% (from 50% to 70%), and an improvement in the weavers’ ability to produce natural dyes up to 80%. Keywords: syntethetic, natural-dyes-from-leaves, environmental-health