cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,560 Documents
Pemanfaatan Limbah Ternak Sebagai Penghasil Bioenergi dan Pupuk Organik untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Desa Setiling, Batukliang Utara, Lombok Tengah Yanuartati, Baiq Yulfia Elsadewi; Ni Made Wirastika Sari; Bambang Dipokusumo; Hayati; Nurtaji Wathoni; I Gusti Ngurah A. Asasandi; Moh. Irfandi; Lalu Dodi N. Lauda
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i3.12791

Abstract

Pengelolaan limbah menjadi biogas dan pupuk organik merupakan salah satu aspek yang sangat krusial untuk dilakukan di Desa Setiling. Selain untuk mengatasi permasalahan tidak adanya pengelolaan sampah secara terpadu di desa yang memiliki agenda menjadi desa wisata, pengelolaan limbah ini juga dapat memberikan dampak ekonomi yang menguntungkan bagi masyarakat. Untuk menjadikan Setiling sebagai desa ekowisata berbasis edukasi, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi masyarakat pemanfaatan limbah ternak dan sampah organik yang diolah menjadi sumber bioenergi (biogas) dan pupuk organik. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif dengan melibatkan masyarakat sasaran, yaitu Kelompok Wanita Tani (KWT) Senamian Desa Setiling. Mereka akan dibantu oleh warga desa untuk membuat instalasi biogas untuk kepentingan kelompok memasak jamu. Pengadaan peralatan akan disediakan melalui pengabdian ini sebagai pilot percontohan bagi rumah tangga di desa. Instalasi ini merupakan inovasi yang dikonsultasikan dengan peneliti biogas Universitas Mataram dan juga dari Yayasan Rumah Energi. Sisa fermentasi biogas akan dikeluarkan dan ditampung untuk dijadikan pupuk bagi usaha tani KWT tersebut. Sisanya akan dijual. Output dari kegiatan ini adalah instalasi biogas yang lebih murah, pupuk organik yang bisa dimanfaatkan oleh kelompok tani dan juga dijual, dan publikasi ilmiah.
Identifikasi dan Pemetaan Problem Pembelajaran Siswa Berdasarkan Aspek Kepribadian, Motivasi, dan Lingkungan Belajar Sekolah Kelas IX Mata Pelajaran IPA di SMP Negeri 1 Batujaya Karawang Siregar, Julinda; Priharyanti, Rifani; Nurholipah; Destikasari; Irman; Hadi, Nur; Mas’udah, Hikmah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13191

Abstract

This study aims to analyze the effect of academic resilience on student engagement among Psychology students at Surabaya State University. Changes in the learning system in the digital era require students to have high adaptive skills to academic pressure, making academic resilience a crucial factor in maintaining learning engagement. The research approach used was a quantitative correlational approach, with a population of all active students in the 2025/2026 academic year. The study sample was determined using proportional stratified random sampling with a minimum of 200 respondents. The main instruments used included the Academic Resilience Scale (ARS-30) (Cassidy, 2016; adaptation by Erawati, 2024) and the Utrecht Work Engagement Scale for Students (UWES-9S) (Schaufeli et al., 2002; Carmona-Halty et al., 2019). Data analysis was performed using simple linear regression with SPSS version 26 to determine the effect of academic resilience on student engagement. The results showed that academic resilience had a positive and significant effect on student engagement. Students with high levels of academic resilience tend to demonstrate greater engagement in behavioral, emotional, and cognitive aspects during the learning process. These findings confirm that students' ability to cope with academic pressure and manage negative emotions is a protective factor against decreased learning engagement. Furthermore, descriptive analysis shows that levels of academic resilience and student engagement are in the moderate-high category, with variations based on year and gender. Theoretically, these results support Self-Determination Theory (Deci & Ryan, 2000), which states that students with high academic resilience have stronger intrinsic motivation because they are able to fulfill basic psychological needs for autonomy, competence, and social connectedness. Practically, the results of this study are expected to provide a basis for developing psychological interventions and learning strategies that support increased academic resilience and active student engagement in higher education.
Pemberdayaan Petani Kopi Sajang Melalui Edukasi Pembuatan Pestisida Nabati Untuk Mengendalikan Hama Kopi Pada Perkebunan Koperasi Bumi Tani Lestari Indonesia Suliartini, Ni Wayan Sri; Egi Maulana Firdaus; Zurriatun Toyyibah; Micko Aliansyah; Andika Dhanan Jaya; Ayu Ainurrahmah; Musthofa Salafy; Nadia Dwi Septianti; Dini Sartika; Nabila Azkiya Rosyida Wijayanti; Alisa Daswita Wulandari
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13296

Abstract

Desa Sajang di Kecamatan Sembalun, Lombok Timur dikenal sebagai sentra penghasil kopi, namun tanaman kopi petani sering menghadapi serangan hama yang serius. Penggunaan pestisida sintetis dapat menyebabkan dampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan, termasuk kontaminasi tanah dan air. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan di atas adalah penggunaan pestisida nabati (pesnab) yang terbuat dari bahan-bahan yang ada di lingkungan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan penegtahuan dan keterampilan petani kopi melalui edukasi pembuatan pestisida nabati yang ramah lingkungan. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi dengan penyuluhan dan demontrasi dengan melibatkan anggota Koperasi Bumi Tani Lestari Indonesia. Narasumber kegiatan adalah fasilitator pertanian organik. Peserta kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap materi yang diberikan. Hal ini dapat dilihat dari keseriusan peserta mendengarkan materi yang diberikan dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh peserta selama kegiatan diskusi. Berdasarkan hasil pre test dan post test, kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan petani tentang pestisida nabati sebesar 40% setelah mengikuti sesi penyuluhan dan praktik pembuatan pestisida nabati. Selain itu, petani menunjukkan minat yang tinggi untuk menerapkan teknik ini dalam praktik pertanian mereka, terlihat dari keterlibatan peserta dalam pembuatan pestisida nabati bersama narasumber. Peningkatan keterampilan dapat dilihat dari keterlibatan peserta dalam pembuatan pestisida nabati yang didemonstrasikan oleh narasumber. Peserta juga mulai memahami pentingnya beralih ke bahan alami yang lebih aman dan berkelanjutan dalam pengendalian hama. Melalui kegiatan ini, para petani diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia dan menerapkan praktik pertanian yang lebih sehat dan berkelanjutan
Promoting Citizenship Awareness Among Stateless Children: Advancing Global Goals for SDGs 1 and 5 Makhroja, Mega Nisfa; Karjaya, Lalu Puttrawandi; Suhaimi, Nor Suzylan; Ajis, Mohd. Naem; Anjani, Gesta Tri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i3.13329

Abstract

This community project highlights the socio-legal challenges faced by Indonesian female workers in Malaysia, particularly those engaged in mixed status marriages with refugees or undocumented individuals such as the Rohingya. These women and their children often experience vulnerabilities due to the absence of legal recognition, which hinders their access to education, healthcare, and citizenship rights. Malaysia’s non-signatory position to the UN Refugee Convention, coupled with restrictive national laws, further complicates their situation, while Indonesia also lacks legal provisions to accommodate such cases. In response, this project seeks to raise citizenship awareness, emphasizing the risks of marrying non-state actors and the implications of statelessness. Implemented in collaboration with Universiti Sains Malaysia, Universiti Utara Malaysia, and the Rohingya Learning Center, the initiative combines socialization, training, and mentorship to empower women with essential knowledge. By integrating social media campaigns and academic outputs, the program aims to promote the Sustainable Development Goals (SDGs) 1 (No Poverty) and 5 (Gender Equality), while also advocating for policy reforms. Through this approach, the project aspires to reduce vulnerabilities, strengthen community resilience, and contribute to broader discussions on migration and refugee rights in Malaysia.
Penyuluhan Pembuatan Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan dari Limbah Kulit Pisang di Desa Banyumas Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu Wulandari, Sri; Yuwita, Fitri; Koto, Hidayat
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i3.12448

Abstract

The abundant banana peel waste in Banyumas Village, North Bengkulu Regency, has not been optimally utilized, thus potentially polluting the environment. In fact, banana peels contain important nutrients such as potassium, phosphorus, and magnesium that are beneficial for soil fertility. This community service activity aims to increase community knowledge and skills in processing banana peel waste into environmentally friendly liquid organic fertilizer (POC) as an alternative solution to increase agricultural productivity. The implementation method includes lectures, demonstrations of POC production, and pretest and posttest evaluations to measure the increase in participant understanding. The results of the activity showed a significant increase in community knowledge and skills in utilizing banana peel waste to make POC. The community service participants were also active in the activity by providing responses to questions and enthusiastically demonstrating the stages of making liquid organic fertilizer from banana peel waste. This activity is expected to raise public awareness of the importance of organic waste management and provide appropriate technological solutions that can be implemented at the household and farmer group levels.
Inseminasi Buatan Menggunakan Pejantan Esotik Untuk Meningkatkan Mutu Genetik Sapi Lokal Di Di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat Lukman HY; Zaenuri, Lalu Ahmad; Sumadiasa, I Wayan Lanus; Yuliani, Enny; Aminurrahman; Musanip
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i3.12826

Abstract

Salah satu program perguruan tinggi yang sangat penting dilaksanakan oleh dosen adalah pengabdian pada masyarakat untuk mendukung program dinas peternakan. Perguruan tinggi dalam melaksanakan kegiatan pengabdian untuk mendukung peningkatan mutu Pendidikan Tinggi dan kesejahteraan rakyat secara terprogram dan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh setiap Dosen dapat memperkaya bahan ajar dan pemahaman masyarakat khususnya peternak terhadap tekhnologi inseminasi buatan pada kandang kelompok yang ada di desa atau Dusun Karang Bayan kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Untuk meningkatkan pengetahuan dan pendapatan peternak merupakan program peternakan kabupaten Lombok Barat. Kegiatan pengabdian semacam ini merupakan salah satu program dosen Fakultas peternakan di lingkungan Unram baik dari hasil-hasil penelitian maupun konsep yang diarahkan untuk memecahkan berbagai permasalahan di masyarakat. Metode/ Bentuk kegiatan bersifat penyuluhan, ceramah, praktek dan diskusi. Sasaran pengabdian ini adalah para peternak dan para petani yang tertarik untuk mengikuti tehnologi reprduksi di Kecamatan Lingsar Tujuan Pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pendapatan peternak melalui peningkatkan produktivitas ternak sapi local. Sumber dana PNBP bagi dosen-dosen di fakultas peternakan dapat melakukan kegiatan pengabdian, untuk memberikan motivasi peternak dan memberikan cara-cara untuk meningkatkan mutu genetic sapi local melalui IB. Inseminasi menggunakan pejantan unggul pendapatan petani peternak dapat meningkat. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memecahkan berbagai permasalahan peternak di masyarakat dan membantu meningkatkan pengetahuan dan pendapatan peternak di Kecamatan Linsar . Pengabdian pada masyarakat ini Dosen dapat merealisasikan ilmu pengetahuan tentang Penerapan Teknologi Reproduksi ternak dari hasil hasil penelitian dan pengalamann di lapangan.
Pendampingan Produksi Nila Filet pada Kelompok Pemuda Pembudidaya Ikan Nila di Desa Pohgading Timur, Lombok Timur Hamid, Hamid; Sumahiradewi, Luh Gede; Astuti, Ni Kadek Puji; Nufus, Chairun
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.12985

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan atas dasar adanya harapan dari Kelompok Pemuda Maju Bersama (KPMB) untuk dapat meningkatkan keuntungan dari produksi ikan nila yang dibudidayakan dengan sistem bioflok. Saat ini harga per kilogram penjualan ikan segar utuh rata-rata Rp.25.000. Keuntungannya berkisar antara Rp.1.000.000—Rp.1.500.000 per siklus/kolam (23%—36% dari biaya operasional). Tingkat keuntungan ini tergolong relatif kecil jika dibandingkan dengan agroindustri nila filet di Kabupaten Mesuji mencapai 83,06% (nilai tambah Rp 10.264 per kg). Mendasarkan pada kondisi permasalahan KPMB seperti diuraikan di atas, maka Fakultas Perikanan, Universitas 45 Mataram membantu memberikan alternatif untuk pemecahan masalahnya melalui kegiatan PkM, dengan tujuan: (1) meningkatkan pengetahuan mitra sasaran tentang cara mempertahankan mutu dan kehigienisan ikan; (2) meningkatkan keterampilan tentang teknik produksi, pengemasan, dan penyimpanan/pembekuan ikan nila filet; dan (3) memfasilitasi pembentukan jejaring pasar produk ikan nila filet. Kegiatan PkM ini melibatkan 9 (sembilan) orang anggota KPMB, dan 2 (dua) orang mahasiswa Fakultas Perikanan Universitas 45 Mataram. PkM ini dilakukan dalam beberapa tahapan, yaitu: kunjungan dan sosialisasi ke lokasi usaha mitra sasaran, pelatihan teknis (pemiletan, pengemasan, penyimpanan) ikan nila filet, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil dari seluruh rangkaian kegiatan PkM tersebut yaitu meningkatnya pengetahuan dan keterampilan peserta secara komprehensif tentang teknik penanganan ikan dalam mempertahankan mutunya, teknik pemiletan ikan, teknik pengemasan menggunakan vacuum dan sealer, teknik penyimpanan ikan nila filet, sampai dengan terbentuknya jejaring pasar yang bersedia mendistribusikan produk ikan nila filet tersebut ke konsumen.
Penggunaan Pohon Filogenetik Ikan Lemuru Dari Selat Lombok Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Materi Genetika di MAN2 Mataram Mahrus; Idrus, Agil Al; Syukur, Abdul; Raksun, Ahmad; Zulkifli, Lalu; Syauki, Lalu
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13034

Abstract

Materi Genetika pada mata pelajaran Biologi di Madrasah Aliyah (MA) Kelas 12 merupakan materi yang cukup sulit di dipahami oleh siswa karena sejumlah faktor di antaranya kurangnya sumber pembelajaran yang efektif, materinya abstrak, rumit dan sulit untuk dipraktekkan. Secara umum, materi Biologi di MA Kelas 12 terdiri dari: Evolusi, Bioteknologi, Materi Genetik (DNA dan RNA), Pembelahan Sel, serta Pewarisan Sifat. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman konsep keanekargaman gen yang bersifat abstrak menjadi lebih konkret kepada para siwa MAN2 Mataram. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini adalah ceramah, dan tanya jawab. Pohon Fiolgenetik merupakan suatu alat yang digunakan untuk mengetahui hubungan kekerabatan makhluk hidup antar spesies, berdasarkan data genetik atau morfologi. Keberadaan Pohon Fiolgenetik ini mampu menyajikan informasi tentang garis keturunan evolusi, seperti nenek moyang bersama dan hubungan percabangan antara kelompok organisme. Ikan lemuru (Sardinella spp.) merupakan jenis ikan laut pelagis kecil yang hidup secara berkelompok dan keberadaannya cukup melimpah di perairan Selat Lombok. Keanekaragaman ikan lemuru secara genetik merupakan salah satu sumber belajar bagi siswa MA Kelas 12 IPA pada topik materi Genetik. Materi yang digunakan pada kegiatan ini adalah pohon filogenetik ikan lemuru berbasis hasil penelitian. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaksananaan program pengabdian masyarakat di MAN2 Mataram telah bejalan dengan baik. Hal ini terlihat dari berbagai pertanyaan yang dilontarkan para siswa dan guru mereka pada saat diskusi. Dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan siswa dalam bidang genetika molekuler melalaui sosialisasi hasil penelitian genetika ikan pelagis kecil di perairan Selat Lombok.
Sosialisasi Pengunaan Alat Pelindung Diri (APD) Sebagai Upaya Preventif Paparan Emisi Kendaraan Pada Petugas Kebersihan Kota Mataram Ayunda, Rahmah Dara; Zubaidi, Fitriannisa Faradina; Khairil Pahmi; Ardiana Ekawanti; Citranggana Prajnya Dewi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13048

Abstract

Polusi udara akibat emisi kendaraan bermotor merupakan masalah kesehatan serius, terutama bagi kelompok berisiko tinggi seperti petugas kebersihan yang bekerja di area dengan kepadatan lalu lintas, seperti Kota Mataram. Paparan polutan berbahaya dapat menimbulkan gangguan pernapasan, menurunkan fungsi paru, hingga meningkatkan risiko penyakit kronis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petugas kebersihan Kota Mataram mengenai bahaya paparan emisi kendaraan serta pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), khususnya masker. Metode yang digunakan berupa ceramah interaktif, diskusi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan peserta, terutama terkait pemilihan masker yang tepat (N95), cara penggunaan masker dengan benar, dan identifikasi polutan berbahaya. Rata-rata skor pengetahuan meningkat pada post-test dari keseluruhan soal yang diberikan. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta kesadaran petugas kebersihan untuk melindungi diri dari paparan emisi kendaraan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku yang lebih konsisten dalam penggunaan APD sehingga menurunkan risiko gangguan kesehatan akibat polusi udara.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Korleko Melalui Inovasi Pengolahan Ampas Kelapa Menjadi Tepung Yang Bernilai Tambah Agustiani, Eka; Endang Astuti; Laila Wardani; Suharyati Pebria Ningsih
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13109

Abstract

Korleko Village in Labuan Haji District, East Lombok Regency, is the largest coconut-producing area in West Nusa Tenggara, but the utilization of coconut pulp waste is still very limited. This community service activity aims to empower housewives who are members of the Family Welfare Movement (PKK) through training in innovative ways to process coconut pulp into value-added flour. The implementation method includes coordination with village officials, outreach, training and practice in making coconut pulp flour, demonstrations of processed products, and evaluation of activity results. The training was held on February 12, 2025, at the Korleko Village Hall and was attended by 25 participants. The results showed an 80-90% increase in participants' knowledge and skills, where the community was able to produce an average of 350 grams of dry flour from 1 kg of wet coconut pulp and understood how to package and market the product. This activity has proven effective in increasing awareness of household waste management, opening new business opportunities, and strengthening the creative economy based on local potential.