cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,798 Documents
Transfer Teknologi Sero Jaring Berbasis Partisipasi untuk Peningkatan Hasil Tangkapan Bibit Ikan Budidaya dan Domestikasi Nelayan Tradisional Desa Wawobungi, Konawe Abdul Muis Balubi; Syamsul Kamri; Ruslaini; Abdul Hamid; Bobby Afyudi; La Ode Muhammad Aslan; La Ode Aslin; Indrayani; Hasnia Arami; Asis Bujang; Arman Pariakan; Muhammad Manshur Taufiq
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15528

Abstract

This community service program aimed to enhance the capacity of traditional fishers in Wawobungi Village, Lalonggasumeeto Subdistrict, Konawe Regency, to construct, install, and operate sero jaring, a passive tidal-based fishing gear used to provide fish seed for aquaculture and domestication. The activity was conducted from April to July 2023 through a participatory technology transfer approach based on local assets. The program included site surveys, mapping of fish migration routes, designing a five-part sero structure, construction training, gear installation, and monitoring of catch composition. The results showed that sero jaring was able to capture multispecies commodities, including trevally, rabbitfish, grouper, Napoleon wrasse, squid, cuttlefish, sea catfish, scad, flying fish, and halfbeak. The highest catch frequencies were found in squid, trevally, and streaked spinefoot, indicating the potential of sero as a source of natural fish seed and coastal food resources. This activity demonstrated the strengthening of an assistance model that integrates fish migration route mapping, appropriate technology design, participatory monitoring, and downstream development toward floating net cages and integrated aquaculture. This program contributes to strengthening fishers’ economic capacity, reducing operational costs, improving ecological knowledge, and formulating a coastal fisheries empowerment model that can be contextually replicated. Keywords: Setnet; traditional fishers; small-scale fisheries; aquaculture fish seed; domestication; Wawobungi.
Pengolahan Limbah Pesisir Menjadi Produk Kreatif dan Bernilai Ekonomi Berkelanjutan di Desa Sambuli Latifa Fekri; La Ode Alirman Afu; Abdullah; Abdul Muis Balubi; Fatmawati; Asriyana; La sara; Hasan Eldin Adimu; Wa Ode Intiyani Mangurana
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15529

Abstract

: The coastal area of Sambuli Village has considerable potential in terms of marine resources and tourism development. However, coastal waste pollution remains a persistent issue that degrades environmental quality, diminishes natural aesthetics, and reduces tourist appeal. Therefore, a training program focused on processing coastal waste into creative products can serve as an integrated solution by improving environmental cleanliness while simultaneously generating new sources of income for local communities. This community service activity aims to provide education on the importance of environmental conservation through the reduction of plastic waste, as well as to equip the community with new skills in transforming waste materials into innovative and creative handicraft products. The partners involved in this program include the Sambuli Village government and the local community of Sambuli Village, Nambo District. The methods applied in this community service program consist of community education on coastal waste management and hands-on training in recycling waste into usable products. The results indicate an increase in community awareness regarding the importance of environmental protection through waste reduction, an improvement in community skills in converting waste into creative products with economic value, and support for both the village government and the community in preserving the coastal environment while encouraging the creative use of recycled materials in Sambuli Village.
Pelatihan Dan Pendampingan Produksi Pupuk Organik Berbasis Limbah Ternak Pada Peternak Sapi Di Desa Beririjarak Lombok Timur Hailuddin Hailuddin; Hasil Tamsil; Abdul Azis Bagis; Mukmin Suryatni
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15530

Abstract

Pengembangan usaha peternakan pada hakekatnya merupakan suatu proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat yang dapat menunjang pembangunan nasional. Oleh karena itu menjadi tugas dan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat baik pemerintah maupun swasta, dan tentu juga perguruan tinggi beserta civitas akademikanya. Pembangunan bidang peternakan sudah semestinya untuk terus ditingkatkan untuk dapat mensejahterakan peternak melalui peningkatan kesempatan kerja dan berusaha, khususnya pada kelompok lapisan masyarakat bawah dipedesaan. Pemberdayaan usaha masyarakat peternak khususnya tergolong belum intensif, dan masih terfokus pada obyek ternak itu sendiri baik untuk penggemukan maupun pengembang-biakannya. Sementara potensi lain sebagai diversifikasi usaha, seperti pemanfaatna kotoran ternak belum banyak dilirik para peternak. Dengan dasar itulah kegiatan pelatihan dan praktik kerja ini dilakukan pada kelompok peternak di Desa Beririjarak Lombok Timur. Pelatihan ini dilakukan selama sehari penuh tanggal 9 Mei 2026 berlokasi di kantor desa, mulai penyampaian materi, tanya jawab dan dilanjutkan dengan praktik pembuatan pupuk dikandang kelompok sampai dengan siap packing. Pupuk yang sudah siap jual, sudah ditunggu oleh pedagang pengumpul untuk dipasarkan keluar Beririjarak. Proses ini berjalan lancar dan sukses karena saat pelatihan dilibatkan juga produsen pupuk langsung sekaligus distributor pupuk organik wilayah Lombok umumnya. Dengan metode kolaboratif ini mendapat respon yang sangat positif dari para peserta, mengingat masalah kotoran ini menjadi sumber pencemar lingkungan di desa setempat. Keseriusan tim pendamping dan pelatih serta para peserta dalam pelaksanaan kegiatan ini merupakan modal utama (sebagai faktor pendorong) untuk mengatasi berbagai permasalahan komplek khususnya dalam mengatasi masalah pencemaran lingkungan
Analisis Pemanfaatan Media Pembelajaran Blooket Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas X Dan XI Pada Mata Pelajaran Biologi Fathimah Intan Athira; Mogan diah wari; Maulida Suryatni; M. Rayfan Fadillah; Lalu Japa; Lauhul Waro’ah; Ismawan Hariadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15540

Abstract

Pembelajaran biologi di sekolah menengah masih menghadapi permasalahan dan tantangan berupa rendahnya minant belajar siswa. Kondisi tersebut umumnya disebabkan oleh kurangnya variasi media pembelajaran yang digunakan untuk menarik perhatian siswa dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi menjadi salah satu solusi alternatif untuk meningkatkan minat belajar siswa. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaat media pembelajaran berbasis blooket dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas X dan XI pada mata pelajaran biologi di SMAN 1 Narmada dianalisis data tulisan ini. Pendekatan deskriptif kuantitatif berdasarkan dari indikator perasaan senang, perhatian, ketertarikan, partisipasi aktif, antusiasme dan ketekunan siswa selama mengikuti proses pembelajaran diterapkan data kegiatan ini. Data yang diperoleh dianalisis dengan pemberian skor yang menggunakan skala penelitian, kemudian diklasifikasikan dalam kategori minat belajar. Hasil kajian menujukan bahwa seluruh siswa berada pada kategori minat belajar “Baik” dan “Sangat Baik” setelah penerapan media pembelajaran berbasis blooket, tanpa adanya siswa yang termasuk dalam kategori “Cukup Baik” dan “Tidak Baik”. Temuan ini menunjukan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis blooket mampu menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan serta mampu mendorong keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran biologi. Media pembelajaran berbasis blooket efektif digunakan untuk meningkatakan minat belajar siswa di sekolah. Kata kunci: Blooket, Media Pembelajaran, Minat Belajar, Biologi.
Edukasi Pemanfaatan Limbah Lokal dalam Produksi Enzim: Strategi Meningkatkan Minat Belajar Biokimia Yunita Arian Sani Anwar; Muti’ah Muti’ah; Indra Cipta; Dini Hardianti; Diah Kartika Sari
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15546

Abstract

Bantiran Village, located in Pupuan District, Tabanan Regency, possesses significant agricultural and plantation potential, particularly in horticultural commodities such as durian, mangosteen, and cocoa. However, the high level of production also generates a considerable quantity of substandard fruits that do not meet market visual standards. This condition contributes to increased food loss at both the farmer and community levels. This Economy Social Activity (ESA) program aimed to utilize substandard fruits through product innovation by processing them into ice cream based on local resources. The methods employed included field observation, socialization, ice cream-making training, and evaluation. The activity was conducted on April 25, 2026, involving the local community of Bantiran Village, particularly members of the Family Welfare Empowerment (PKK) group and farmer groups. The results demonstrated an improvement in community understanding of the concept of substandard fruits, their processing potential, and practical skills in producing ice cream made from substandard cocoa fruits. The resulting product exhibited favorable taste, aroma, and texture characteristics and showed potential for commercialization as an additional source of income. This activity indicates that local resource-based product innovation can serve as an effective strategy to reduce food loss while enhancing the economic value of rural communities.
Peningkatan Kesadaran Literasi Lingkungan Melalui Sosialisasi Buku Mangrove di SMP 13 Desa Gerupuk Kecamatan Pujud Lombok Tengah Abdul Syukur; Agil Al Idrus; Mahrus; Lalu Zulkifli; Didik Santoso
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i1.15561

Abstract

Ekosistem mangrove di Desa Ketapang Raya memiliki nilai ekologis yang tinggi dan berpotensi sebagai sumber belajar IPA, terutama bagi guru dan siswa di sekolah sekitar seperti SMP Gerupuk, Kecamatan Pujud, Lombok Tengah. Terdapat 10 spesies mangrove beserta biota asosiasi (Mollusca, Crustacea, Echinodermata, ikan) yang melimpah. Namun, guru IPA belum memanfaatkan potensi tersebut dalam pembelajaran berbasis lingkungan untuk meningkatkan literasi sains. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan nilai ekosistem mangrove sebagai sumber belajar IPA serta menanamkan nilai konservasi lingkungan melalui pendidikan formal. Metode yang digunakan adalah pelatihan, diskusi, dan praktik lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif siswa dan guru dalam diskusi serta apresiasi terhadap materi pembelajaran berbasis mangrove. Luaran kegiatan berupa publikasi pada jurnal ber-ISSN dan terindeks SINTA.
A World Pharmacists Day 2025: Strengthening the Role of Pharmacists in the Community Through DAGUSIBU Awareness and Education: Strengthening the Role of Pharmacists in the Community Through DAGUSIBU Education Sari Rahmadhani; Khazanah Nurain Nurdin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15584

Abstract

World Pharmacists Day is a strategic momentum to increase public awareness of the role of pharmacists within the healthcare system. However, public understanding of pharmacists' functions remains limited and is often confined to their role in dispensing medications. This community service activity aimed to strengthen the role of pharmacists in the community through educational and outreach programs conducted in commemoration of World Pharmacists Day. The implementation methods included the delivery of educational materials, interactive discussions, and the dissemination of information regarding the rational use of medicines and the role of pharmacists as healthcare professionals. The general public served as the primary target audience of this activity. The results demonstrated an improvement in public understanding and awareness of pharmacists' roles as providers of drug information, health counselors, and community partners in maintaining health. Furthermore, the activity enhanced public trust in pharmacists as competent and reliable sources of health information. Therefore, World Pharmacists Day can be effectively utilized as a platform for public education and for strengthening the role of pharmacists within the community.
Pendampingan Penerapan Ekonomi Sirkular sebagai Tindak Lanjut Program Pengelolaan Sampah dan Limbah VCO pada KWT Al-Ummahat di Desa Lendang Nangka, Lombok Timur Ade Rezkika Nasution; Mutiara Mita Kasia; Mohammad Alwi Shahab; Shelly Sylvia Agustina; Farah Ainun Jamil
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15596

Abstract

This community service activity aims to be a follow-up to previous training, namely Management of Household Waste and VCO Waste produced by the Al Ummahat Women's Farmers Group (KWT) in Lendang Nangka Village, East Lombok Regency. Through assistance with circular economy principles, it is hoped that it can encourage the formation of business units based on sustainable waste processing at the KWT level. Implementation methods include intensive counseling and assistance that integrates three main pillars, namely environmental, economic and social aspects, as mandated in the Sustainable Development Goals (SDGs), especially SDG 1 (no poverty), SDG 12 (responsible consumption and production), SDG 13 (handling climate change), and SDG 15 (land ecosystem). The results of the activities showed a significant increase in participants' capacity, including understanding the concept of a circular economy (average increase of 52.4%), skills in processing organic waste into compost and organic liquid fertilizer (48.8%), as well as skills in recycling inorganic waste into marketable craft products (55.2%). This activity contributes to strengthening household economic resilience and environmental sustainability in Lendang Nangka Village.
Penguatan Kapasitas Masyarakat dalam Pengembangan Ekowisata Pengamatan Burung di Taman Wisata Alam Kerandangan M. Yamin; A. W. Jufri; Khairuddin; Didik Dantoso; Ade Andriyan; Andra Ade Riyanto
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15620

Abstract

Pengembangan ekowisata berbasis pengamatan burung (birdwatching) memiliki potensi besar sebagai alternatif konservasi sekaligus peningkatan ekonomi masyarakat lokal. Namun, kapasitas masyarakat di sekitar Taman Wisata Alam (TWA) Kerandangan masih terbatas dalam mengelola potensi tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas masyarakat melalui pelatihan identifikasi burung, pemanduan ekowisata, serta pengelolaan destinasi wisata yang berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi pelatihan partisipatif, pendampingan lapangan, dan evaluasi berbasis keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang jenis-jenis burung endemik, keterampilan komunikasi interpretasi alam, serta kemampuan menyusun paket wisata berbasis lingkungan. Kegiatan ini berhasil membentuk kelompok sadar ekowisata yang mulai mandiri dalam mengelola kegiatan birdwatching.
Peningkatan Kapasitas Masyarakat dalam Pengelolaan Limbah Organik dan Anorganik melalui Teknologi Biopori dan Pemanfaatan Sampah Plastik sebagai Media Tanam di Desa Kembang Karang Daya Lombok Timur Endang Purnama Dewi; Sirajuddin Haji Abdullah; Joko Sumarsono; Asih Priyati; Reza Kusuma Nurrohman; Sapitri Mustika Sari
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15629

Abstract

The issue of organic and inorganic waste remains a major challenge in Kembang Karang Daya Village, East Lombok Regency. Most residents do not yet sort their waste at the source, so organic and plastic waste is still disposed of or burned directly. This community service activity aims to improve the community’s knowledge and skills in source-based waste management through the application of biopore technology and the use of plastic waste as a growing medium for seedlings. The methods employed included an initial survey, outreach, training, technology transfer, mentoring, and activity evaluation. The activity involved the residents of Kembang Karang Daya Village, focusing on converting kitchen waste into compost through biopore infiltration holes and utilizing used plastic bottles as growing media for horticultural plants. The results of the activity demonstrated an increase in participants’ understanding of waste sorting and household waste management. The community was able to independently create and operate biopore holes and utilize plastic waste as a productive growing medium. This activity contributed to reducing the volume of household waste, improving environmental quality, and supporting the concepts of a circular economy and sustainable agriculture at the village level