cover
Contact Name
Eka Vidya Putra
Contact Email
ekavidyaputra@gmail.com
Phone
+628116601294
Journal Mail Official
abdi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : 2656369X     EISSN : 26848570     DOI : https://doi.org/10.24036/abdi
Jurnal Abdi bertujuan untuk memfasilitasi publikasi artikel yang disarikan dari hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal Abdi ini membatasi pengabdian masyarakat yang berada dalam ruang lingkup bidang: Pembangunan manusia dibidang pendidikan dan Sosio-Humaniora, Pengentasan kemiskinan, Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal. Pengembangan Ekonomi, Kewirausahaan, Industri Kreatif.
Articles 507 Documents
The Peningkatan Pengetahuan Kelompok IRT di Kelurahan Sirantau Melalui Diversifikasi Produk Kerupuk Ikan Rucah Marnida Yusfiani; Rini Selly; Cut Meuthia Rani; Hermanto Hermanto; Sindy Gamaeka Putri; Muhammad Zakiyul Fikri; Muchsin Harahap; Rabiah Afifah Daulay; Rina Syadilla; Christin Angeline Laia; Nazwa Ramadhani; Monalisa Situmorang; Dita Aulianti; Risma Karolina Barus; Betesda Valentina Ginting
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i2.1197

Abstract

Ikan rucah merupakan ikan yang cacat fisik dan rusak akibat penanganan yang kurang baik dalam proses bongkar muat maupun sortasi yang mengakibatkan nilai ekonomis ikan menjadi rendah. IRT Kelurahan Sirantau yang pada umumnya merupakan istri nelayan memiliki keterbatasan pengetahuan pengolahan ikan rucah sebagai lauk pauk sumber protein. Perlunya pemberdayaan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat dengan tujuan meningkatkan pengetahuan diversifikasi olahan ikan rucah menjadi kerupuk ikan rucah dengan tingkat penerimaan yang baik pada Kelompok IRT Produktif . Kegiatan PkM dilaksanakan melalui melalui Focus Discuccion Group (FGD) pelatihan Diversifikasi produk ikan rucah menjadi kerupuk ikan rucah serta pendampingan masyarakat pada pengujian kesukaan terhadap beberapa sampel kerupuk yang dibuat pada Kelompok IRT Produktif yang dilaksanakan pada September – Oktober 2024 di Kelurahan Sirantau Kota Tanjungbalai. Pemberdayaan melalui pelatihan diversifikasi olahan ikan rucah menjadi kerupuk ikan rucah memberikan hasil peningkatan pengetahuan kepada mitra masyarakat Kelompokk IRT Kelurahan Sirantau, Kota Tanjungbalai. Hasil pretest diperoleh rata-rata skor 13.13 dan posttest sebesar 74. Terjadi peningkatan pengetahuan mitra pada diversifikasi olahan produk ikan rucah sebesar 54,67 serta hal ini berbanding lurus dengan signifikansi berdasarkan Uji T Berpasangan diperoleh bahwa hasil  bahwa postest memberikan pengaruh. Pada pelatihan pembuatan kerupuk ikan rucah mitra mampu mengikuti dan membuat kerupuk ikan rucah dengan resep yang telah diberikan. Mitra Kelompok IRT mampu menentukan uji sensori dari produk ikan rucah yang telah dibuat. Hasil uji sensori kerupuk ikan rucah yang dihasilkan dengan rata-rata >7 yang berarti dapat diterima konsumen dengan kategori pada parameter tekstur 8.01, aroma 7.89, rasa 8.45, dan kenampakan sebesar 7.61. Pelatihan PkM ini dapat direplikasi di daerah pesisir lain dengan potensi dan bahan lokal serupa. Keberlanjutan kegiatan PkM tahap selanjutnya pada pelatihan pengemasan produk dan pemasaran digital agar berdampak terhadap ekonomi lebih berkelanjutan dengan ruang lingkup yang lebih besar di kecamatan.
Ekstensifikasi Usaha Pengrajin Gerabah Melalui Diversifikasi, Pemasaran Digital , dan Ekspor Produk Imron Mawardi; Tika Widiastuti; Dien Mardhiyah; Muhammad Ubaidillah Al-mustofa; Eka Puspa Dewi; Diaz Tulus Anandri; Bintang Hanifian Syahdana; Fihrist Rayhan Deqauni; Nauval Fadhillah Gusti Wijaya
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i2.1198

Abstract

Desa Mlaten, Mojokerto, merupakan pusat kerajinan gerabah dengan potensi besar sebagai komoditas unggulan ekonomi lokal. Namun, produk yang dihasilkan masih terbatas pada cobek, dengan pemasaran yang terbatas di Jawa Timur dan Bali. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pengrajin gerabah di Desa Mlaten melalui diversifikasi produk, pemasaran digital, dan ekspor. Program pengabdian masyarakat ini meliputi pelatihan diversifikasi produk, pemasaran digital, dan ekspor untuk pengrajin. Pelatihan ini dilakukan dengan pendekatan pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta, dengan skor pre-test rata-rata 77 dan post-test 86, meningkat 9%. Program ini juga memperkenalkan pendekatan baru dalam mengintegrasikan pelatihan ekspor untuk sektor kerajinan berbasis potensi lokal di desa Mlaten, yang belum pernah diterapkan sebelumnya. Dibandingkan dengan program pengabdian sebelumnya, yang hanya berfokus pada pelatihan produk lokal, program ini juga memasukkan aspek digitalisasi dan ekspor untuk membuka pasar internasional. Program ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk pengrajin di pasar global dan berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi desa.
Edukasi Bahan Kimia dalam Pembuatan Sabun Cuci Piring dan Demo Interaktif di SMAS Babul Maghfirah Aceh Besar Nanda Suriaini; Auliyaa Raaf; Muhammad Dani Supardan; Satriana Satriana
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i2.1204

Abstract

SMAS Babul Maghfirah merupakan salah satu sekolah swasta yang ada di kabupaten Aceh Besar yang berjarak 5,5 km dari Universitas Syiah Kuala. Sekolah ini menganut sistem boarding school dimana siswa-siswinya melakukan kegiatan belajar di kelas serta tinggal di asrama yang sudah disediakan. Salah satu kebutuhan harian di asrama adalah sabun cuci piring, yang umumnya masih dibeli dari luar. Minimnya pengetahuan siswa dan pengelola asrama mengenai bahan kimia dan prosedur pembuatan sabun menjadi kendala. Oleh karena itu, kegiatan edukasi dan demo interaktif tentang bahan kimia dalam pembuatan sabun cuci piring sangatlah penting, terutama dalam menghemat pengeluaran dan meningkatkan keterampilan siswa dan guru. Kegiatan ini dimulai dengan (1) survei lokasi dan wawancara kepada pihak pengelola terhadap masalah yang dihadapi, (2) pre-test terhadap siswa yang menjadi tim kelompok kerja (pokja) kegiatan untuk menilai tingkat pengetahuan siswa dan (3) edukasi dan demo interaktif. Kegiatan ini berhasil memperkenalkan pendekatan edukatif berbasis bahan kimia sederhana di lingkungan sekolah asrama, yang masih jarang diterapkan. Sejumlah 30 siswa kelas X berhasil membuat sabun cuci piring secara mandiri. Diharapkan dari kegiatan ini, dapat mendorong kemandirian siswa dan pengelola asrama dalam memproduksi sabun cuci piring bahkan dapat menjadi peluang usaha untuk dipasarkan kepada masyarakat sekitar.
Pengembangan Eco Print sebagai Peluang Bisnis Fashion Ramah Lingkungan di Nagari Matua Hilia Rizki Syafril; Tri Kurniawati; Sri Zulfia Novrita; Bintang Pratama Putra; Putri Maisuri; Zahra Ayuni Yasmin
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.1214

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Nagari Matua Hilia, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dengan fokus pada pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pengembangan teknik ecoprint sebagai peluang bisnis fashion ramah lingkungan. Latar belakang kegiatan ini adalah ketergantungan ekonomi masyarakat pada sektor pertanian tradisional, rendahnya tingkat pendidikan, serta belum optimalnya pemanfaatan sumber daya lokal untuk usaha kreatif. Mitra utama program adalah kelompok PKK Nagari Matua Hilia yang memiliki potensi namun menghadapi keterbatasan keterampilan dan akses pasar. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan pemerintah nagari, pelatihan pembuatan dan pengembangan produk ecoprint, pelatihan pemasaran, pembentukan wadah usaha, serta pemilihan Duta Ecoprint untuk sosialisasi berkelanjutan. Kegiatan ini mengintegrasikan pendekatan pelatihan, pendampingan, kolaborasi dengan dinas terkait, dan strategi pemasaran berbasis e-commerce, media sosial, serta pameran. Hasil yang dicapai pada tahap ini meliputi peningkatan keterampilan anggota PKK dalam produksi ecoprint, terbentuknya produk awal yang memiliki nilai seni dan ramah lingkungan, serta meningkatnya kesadaran akan peluang pasar lokal dan ekspor. Dampak program mencakup pemberdayaan perempuan, diversifikasi produk, peningkatan pendapatan, dan penguatan identitas budaya lokal. Program ini menunjukkan bahwa pengembangan ecoprint berbasis sumber daya lokal dapat menjadi strategi efektif untuk menggerakkan ekonomi kreatif pedesaan secara berkelanjutan, sekaligus mendukung pelestarian lingkungan dan pencapaian indikator kinerja perguruan tinggi.
Workshop Media Pembelajaran Berbasis Digital di Smk Negeri 7 Pontianak Warneri Warneri; Witarsa Witarsa; Muhammad Basri; Haris Firmansyah; Shilmy Purnama; Zuri Astari
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i2.1217

Abstract

Pelatihan ini dirancang untuk mengatasi rendahnya literasi digital di kalangan guru SMK yang menghambat penggunaan media pembelajaran interaktif di kelas. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, program ini memperkenalkan dua media digital, Padlet dan Lumio, yang sebelumnya belum digunakan oleh guru-guru di sekolah mitra. Tujuan kegiatan adalah (1) meningkatkan keterampilan guru dalam menggunakan media pembelajaran berbasis digital, dan (2) meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi interaktif. Kegiatan melibatkan 56 guru dari SMK Negeri 7 Pontianak dan dilaksanakan melalui penyampaian materi, pendampingan, serta praktik langsung dalam dua sesi: pemaparan urgensi media digital, dan pelatihan teknis penggunaan Padlet dan Lumio. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesiapan guru dalam mengadopsi teknologi digital, dengan partisipasi aktif dan antusiasme yang tinggi selama workshop. Kegiatan ini menguji efektivitas pelatihan singkat berbasis praktik langsung dalam mendorong transformasi keterampilan digital guru serta menegaskan pentingnya strategi pelatihan aplikatif dalam literatur pengabdian masyarakat, khususnya pada konteks adopsi teknologi pendidikan di tingkat sekolah menengah kejuruan.
Peningkatan Produksi dan Jangkauan Pemasaran UMKM "Rizqi" Melalui Mesin dan Marketplace Abidatul Izzah; Yohan Bakhtiar; Ratna Widyastuti; Benni Agung Nugroho; Saiful Arif; Devina Rosa Hendarti; Ahmad Dony Mutiara Bahtiar
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.1219

Abstract

Indonesia memiliki potensi produksi bawang merah karena tingginya konsumsi masyarakat. Melihat potensi ini, Bapak Surasa dari, Kota Kediri mendirikan usaha bawang merah goreng “Rizqi” sejak 2018. Bapak Surasa menjalankan usaha ini secara mandiri dan manual. Hanya bagian perajangan yang menggunakan alat kayu yang didorong. Selain itu, masalah lain yang ditemui adalah seiring berjalannya waktu jumlah pelanggan tidak bertambah karena pemasaran yang dilakukan masih sebatas menitipkan produk ke warung dan pedagang keliling. Hal ini karena bapak Surasa belum mencoba pemasaran online untuk memperluas jangkauan pemasaran. Oleh karena itu, dalam program pengabdian masyarakat ini, tim pengabdian menawarkan sejumlah solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut antara lain dengan memanfaatkan teknologi mesin perajang untuk menambah kapasitas produksi dan memanfaatkan marketplace untuk memperluas jangkauan pemasaran. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dimulai dari pengadaan alat perajang dan dilanjutkan dengan pelatihan penggunaan alat. Kemudian dilanjutkan dengan membuatkan toko online di marketplace sekaligus pelatihan penggunaannya. Tim pengabdian juga melakukan pendampingan proses penggunaan alat dan pemasaran online. Hasil dari program pengabdian masyarakat ini adalah penerapan teknologi alat perajang sehingga UMKM bawang goreng Rizqi mampu menghasilkan enam kali lipat yakni 60kg setiap kali produksi. Di sisi lain, sampai akhir kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan, UMKM bawang goreng Rizqi sudah mendapat 2 pesanan dari luar kota Kediri yakni Surabaya dan Lamongan masing-masing 5 pcs. Selanjutnya diharapkan UMKM bawang goreng Rizqi mampu memanfaatkan teknologi mesin perajang yang telah diberikan dan aktif memasarkan produk di marketplace yang telah dibuat.
Pendampingan Penyusunan Modul Ajar dan Pengajaran berbasis Digital bagi Guru Bahasa Inggris MA Banyuwangi Devinta Puspita Ratri; Zuliati Rohmah; Pratnyawati Nuridi Suwarso; Wahyu Diny Sujannah
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.1220

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada guru Bahasa Inggris Madrasah Aliyah di Kabupaten Banyuwangi dalam pembuatan modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka dan penerapan pengajaran berbasis digital. Kurikulum Merdeka, sebagai inovasi terkini dalam pendidikan di Indonesia, memberikan keleluasaan kepada guru untuk merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan konteks lokal. Namun, para guru menghadapi tantangan dalam merancang modul ajar yang responsif terhadap Kurikulum Merdeka serta memanfaatkan teknologi digital dalam proses pengajaran. Metode pendampingan dilakukan melalui 1 pertemuan bimbingan teknis secara daring, 4 sesi pendampingan langsung secara luring dalam merancang modul ajar yang relevan dan inovatif dan juga pendampingan lebih lanjut secara asynchronous melalui google classroom. Selain itu, pengajaran berbasis digital diterapkan untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan efektivitas pembelajaran. Berdasarkan kegiatan di lapangan, hasil PkM menunjukkan bahwa peserta pelatihan menunjukkan bahwa pendampingan pembuatan modul ajar Kurikulum Merdeka dan pengajaran berbasis digital mampu meningkatkan kompetensi guru Bahasa Inggris Madrasah Aliyah di Kabupaten Banyuwangi. Hasilnya, para guru mengalami peningkatan pemahaman tentang Kurikulum Merdeka dan mampu mengembangkan modul ajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Selain itu, pelatihan penerapan teknologi digital dalam pengajaran juga dapat diserap dengan baik oleh para peserta dan dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa serta memperluas akses mereka terhadap sumber belajar yang beragam sehingga dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di Madrasah Aliyah serta memperkuat implementasi Kurikulum Merdeka di Kabupaten Banyuwangi.
Penyuluhan Kesehatan tentang Bahaya Tertelan Jarum Pentul di Pesantren Indra Yovi; Adrianison Adrianison; Adhimas Brahmantyo; Irene Oinike
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.1222

Abstract

Aspirasi jarum pentul merupakan kondisi emergensi yang dapat menimbulkan komplikasi berat hingga kematian bila tidak segera ditangani. Jarum masuk melalui epiglotis yang terbuka menuju trakea dan paling sering tersangkut di bronkus utama kanan karena sudut anatominya. Data RSUD Arifin Achmad periode 2018-2022 mencatat 24 kasus aspirasi benda asing trakeobronkial, yang sebagian besar berupa jarum pentul dengan 75% kasus terjadi pada usia <18 tahun dan lebih banyak pada perempuan. Untuk meningkatkan kewaspadaan, dilakukan penyuluhan kesehatan kepada 162 siswi di salah satu pesantren di Kabupaten Siak. Kegiatan penyuluhan meliputi presentasi menggunakan media PowerPoint, diskusi interaktif serta evaluasi pengetahuan dengan pre-test dan post-test berisi sepuluh soal pilihan ganda. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan peserta setelah penyuluhan dibandingkan sebelum kegiatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pemahaman mengenai bahaya aspirasi jarum pentul dan dapat dijadikan strategi preventif praktis di lingkungan pesantren maupun komunitas remaja putri.
Edukasi Masyarakat Pedesaan Pertanian dalam Pemanfaatan Sampah Organik Vi'in Ayu Pertiwi; smiana Khusnul Khatimah; Marceline Kurnia Desile; Risma Maulinda
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.1225

Abstract

Sampah masih menjadi salah satu permasalahan penyumbang isu lingkungan. Masyarakat pedesaan masih kurang memperhatikan masalah sampah organik khususnya limbah rumah tangga maupun pertanian. Tujuan pemberdayaan kepada masyarakat pedesaan yang mayoritas bermatapencaharian sebagai petani diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan, minat dan ketrampilan masyarakat dalam mengelola sampah organik supaya dapat mengurangi beban masalah kelangkaan dan mahalnya pupuk maupun pestisida pertanian. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui edukasi dan pelatihan kepada komunitas lokal masyarakat yaitu kelompok tani sebanyak 30 orang untuk diberikan pengetahuan dan pelatihan dalam mengolah sampah organik rumah tangga dan pertanian menjadi ecoenzyme dan pupuk kompos. Tahapan pelatihan dilakukan dengan persiapan pelaksanaan dengan penyiapan alat dan bahan, pelaksanaan pre- test, pemberian materi pengetahuan tentang ecoenzyme dan pupuk organik serta diskusi bersama petani, dilanjutkan dengan pelaksanaan pelatihan pembuatan ecoenzyme dan pelatihan pembuatan pupuk organik serta diakhiri dengan post-test dengan instrument yang sama dengan pre tes yaitu kategori pengetahuan, minat dan ketrampilan. Kegiatan edukasi ini untuk menumbuhkan kesadaran dan ketrampilan dalam mengelola sampah yang selama ini hanya dianggap sebagai masalah. Ecoenzyme dimanfaatkan untuk menambah nutrisi tanaman, mencegah hama penyakit pada tanaman pertanian serta sebagai campuran dalam pembuatan kompos. Hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat untuk mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah organik dari limbah rumah tangga maupun pertanian menjadi produk yang bermanfaat menunjukkan respon yang tinggi di kategori pengetahuan, minat dan ketrampilan masyarakat.
Peningkatan Pengetahuan Kader tentang HIV/AIDS melalui Pelatihan Kader Defia Roza; Murniati Murniati; Yessi Fadriyanti; Yosi Suryarinilsih; Zolla Amely Ilda; Yuliva Yuliva
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.1228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan kader tentang HIV/AIDS sebelum dan sesudah diberikan pelatihan kader, menggunakan metode uji t sampel berpasangan. Sampel penelitian terdiri dari 31 kader yang tersebar di wilayah kerja Puskesmas Anak Air Kota Padang. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan kader setelah intervensi pelatihan Kader diberikan. Peningkatan ini relevan dengan literatur yang ada, yang menunjukkan bahwa program penyuluhan dan pelatihan intensif efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kompetensi kader di bidang pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS. Pada awal penelitian, tingkat pengetahuan kader tentang HIV/AIDS relatif rendah, yang dapat dikaitkan dengan keterbatasan akses terhadap informasi yang akurat dan pelatihan yang memadai. Setelah intervensi, terdapat peningkatan signifikan dalam pengetahuan yang diukur dengan p-value < 0,05, yang mengindikasikan dampak positif dari pelatihan kader. Meskipun demikian, tantangan dalam menjaga keberlanjutan peningkatan ini masih ada, seperti keterbatasan sumber daya dan stigma sosial yang berkelanjutan. Hasil ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan program pelatihan yang berkelanjutan bagi kader di Indonesia.

Filter by Year

2019 2025