cover
Contact Name
Eka Vidya Putra
Contact Email
ekavidyaputra@gmail.com
Phone
+628116601294
Journal Mail Official
abdi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : 2656369X     EISSN : 26848570     DOI : https://doi.org/10.24036/abdi
Jurnal Abdi bertujuan untuk memfasilitasi publikasi artikel yang disarikan dari hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal Abdi ini membatasi pengabdian masyarakat yang berada dalam ruang lingkup bidang: Pembangunan manusia dibidang pendidikan dan Sosio-Humaniora, Pengentasan kemiskinan, Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal. Pengembangan Ekonomi, Kewirausahaan, Industri Kreatif.
Articles 548 Documents
Pemberdayaan Masyarakat Desa dalam Peningkatan Inovasi Pengelolaan Sampah Menjadi Barang Bernilai Guna di Nagari Salayo Tanang Bukit Sileh Kabupaten Solok Syafrini, Delmira; Fadilah , Muhyiatul; Amelia, Lia; Susilawati, Nora; Sylvia, Ike; Permata, Bunga Dinda; Yolanda, May Nessa; Rahman, Sabar Aulia
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i1.1731

Abstract

Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah menjadi strategi penting dalam mewujudkan pembangunan desa berkelanjutan, khususnya pada wilayah dengan potensi wisata seperti Nagari Salayo Tanang Bukit Sileh, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok. Nagari ini menyimpan keindahan alam yang memukau dan berpotensi sebagai Kawasan wisata. Namun memiliki permasalahan utama yang seringkali dihadapi yaitu tingginya volume sampah rumah tangga, pertanian, dan aktivitas pasar yang tidak diimbangi dengan ketersediaan sarana pengelolaan yang memadai, termasuk tidak tersedianya tempat pengumpulan sampah permanen. Akibatnya sampah banyak ditumpuk di pinggir jalan, area permukiman, bahkan dibuang ke sungai yang menyebabkan pencemaran lingkungan dan banjir. Padahal sampah tersebut merupakan sumber daya penting yang dapat diolah menjadi barang bernilai guna dan bernilai jual. Permasalahan ini menjadi alasan pentingnya pemberdayaan masyarakat Nagari Salayo Tanang Bukit Sileh. Sebagai solusi dari permasalahan yang dihadapi mitra, dilakukan pelatihan pada tanggal 14- 28 Juli 2025 pengelolaan sampah berbasis masyarakat sesuai dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), dengan memanfaatkan sampah organik dan anorganik yang dihasilkan masyarakat. Bentuk kegiatan yang diberikan adalah sosialisasi dan pelatihan pengelolaan sampah rumah tangga dan hasil tani menjadi barang bernilai guna. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah organik dan anorganik, pembuatan pupuk kompos dan ekoenzim, serta pengolahan sampah anorganik menjadi produk kerajinan yang mendukung peningkatan ekonomi masyarakat di Nagari Salayo Tanang Bukit Sileh.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Nagari Tangguh Bencana Berbasis Modal Sosial dan Kearifan Lokal Syafrini, Delmira; Mardhiah, Desy; Ikhwan; Fahmi, Khairul; Hasmira, Mira Hasti; Nora, Desri; Saputra, Hanafi; Kartika, Rani; Deptiana Sari, Manya; Saputri, Fadilla; Arone, Chikita
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i1.1732

Abstract

Nagari Salayo Tanang Bukit Sileh, yang terletak di Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, adalah sebuah wilayah yang diberkahi dengan kekayaan alam. Dengan ketinggian 900–1.200 meter di atas permukaan laut, nagari ini memiliki tanah yang subur, membuat sebagian besar penduduknya mengandalkan hidup dari sektor pertanian, perkebunan, dan perhutanan. Namun, di balik keindahan alamnya, nagari ini juga menyimpan potensi kerentanan bencana yang tinggi, seperti gempa bumi, erupsi gunung, longsor, dan banjir bandang. Sayangnya, pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang kesiapsiagaan dan mitigasi bencana masih sangat rendah. Permasalahan ini mendorong pentingnya pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan nagari tangguh bencana berbasis modal sosial dan kearifan lokal. Sebagai solusi, dilakukan serangkaian kegiatan pemberdayaan. Masyarakat diberikan edukasi mengenai jenis dan karakteristik bencana di wilayah perbukitan dan pegunungan. Mereka juga diperkenalkan dengan berbagai gejala alam yang menjadi pertanda bencana, serta tindakan spontan yang harus dilakukan saat bencana terjadi. Edukasi ini juga menekankan pentingnya kearifan lokal sebagai panduan dalam memperkuat tindakan kolektif. Pengetahuan ini sangat krusial karena dapat memengaruhi keselamatan masyarakat. Bentuk kegiatannya berupa sosialisasi dan pelatihan yang bertujuan meningkatkan pemahaman warga. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang potensi bencana, tanda-tanda alam, risiko, serta aspek kesiapsiagaan dan mitigasi bencana. Hal ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun ketahanan masyarakat Nagari Salayo Tanang Bukit Sileh dalam menghadapi ancaman bencana di masa depan.
SITANGGAP: Edukasi Batasi Garam dan Penyedap Cegah Hipertensi di Kelurahan Tamanjaya Setiyono, Andik; Maulidi Tanjung , Muhamad Fajar; Rusman, Kharisma Nurul Fazrianti
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i1.1745

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang terus meningkat. Pada tahun 2023 jumlah penderita hipertensi diperkirakan mencapai 215.661 kasus dan menempati urutan ke 2 dari sepuluh penyakit terbanyak di kota Tasikmalaya.  Salah satunya Kelurahan Tamanjaya yang merupakan wilayah dengan tingkat kesadaran gizi masyarakat yang masih rendah dan prevalensi faktor risiko hipertensi yang cukup tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam mengendalikan hipertensi melalui pendekatan edukatif SITANGGAP (Batasi Takaran Garam dan Bumbu Penyedap). Metode yang digunakan adalah penyuluhan partisipatif berbasis kelompok dengan melibatkan kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan ibu rumah tangga sebagai sasaran utama dengan jumlah peserta 36 orang. Materi disampaikan secara interaktif menggunakan media leaflet, poster, dan demonstrasi makanan rendah garam. Evaluasi dilakukan dengan pretest dan posttest untuk mengukur perubahan pengetahuan. Hasil uji wilcoxon menunjukkan hasil sebesar 0,001 < 0,05, artinya bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pengetahuan pre-test dengan nilai post-test peserta setelah intervensi edukasi, serta adanya komitmen perubahan perilaku konsumsi garam yang lebih sehat. Program SITANGGAP ini juga mendapat dukungan positif dari kader dan aparat kelurahan untuk dijadikan program kegiatan rutin kelurahan kaitannya dengan praktik membatasi takaran garam dan bumbu penyedap. Implikasi dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif berbasis komunitas yang sederhana, kontekstual, dan melibatkan peran kader lokal efektif dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pencegahan hipertensi.
Pelatihan Pemodelan Pembelajaran Berbasis Guided Inquiry untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogi Guru MGMP Biologi Provinsi Jawa Tengah Agustina, Putri; Saputra, Alanindra; Zuhud Abdillah, Fito; Silviana Aringsih, Putri; Setyaningsih, Eko
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i1.1749

Abstract

Pembelajaran merupakan sebuah sistem yang kompleks dengan komponen yang saling berkaitan. Banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran salah satunya adalah kompetensi guru. Guru diharapkan menguasai setidaknya empat kompetensi yaitu kompetensi profesional, kompetensi pedagogi, kompetensi sosial, dan kompetensi kepribadian. Salah satu wujud kompetensi pedagogi adalah kemampuan mengimplementasikan model pembelajaran sesuai dengan karakteristik materi yang diajarkan. Inkuiri terbimbing menjadi salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat digunakan. Berdasarkan hasil observasi awal dan beberapa penelitian terdahulu, masih belum banyak guru yang mampu memahami konsep inkuiri terbimbing, membuat perencanaan pembelajaran menggunakan model inkuiri terbimbing, serta mengimplementasikan model pembelajaran inkuiri terbimbing di kelas. Solusi yang ditawarkan adalah dengan mengadakan pelatihan tentang perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dengan model inkuiri terbimbing. Metode pelaksanaan kegiatan adalah dengan pelatihan yang terbagi menjadi tiga kegiatan yaitu pemaparan materi, praktik pembelajaran dengan model inkuiri terbimbing, dan penugasan mandiri. Penugasan mandiri meliputi penyusunan modul ajar dan video pembelajaran dengan menggunakan model inkuiri terbimbing. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 2 sampai dengan 9 November 2024. Kegiatan diikuti oleh 132 guru Biologi SMA seJawa Tengah. Pemaparan materi dan praktik pembelajaran dilaksanakan secara luring sedangkan penugasan mandiri berupa praktik penyusunan modul ajar dengan model inkuiri terbimbing dan diskusi pengembangan pembelajaran dengan model inkuiri terbimbing dilaksanakan secara daring asynchronous melalui Google Classroom. Hasil pretest dan postest menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kompetensi sebelum dan sesudah pelatihan. Beberapa faktor yang menjadi kendala pelaksanaan kegiatan ini antara lain: (1) beberapa guru masih kurang familiar dengan penggunaan Google Classroom sehingga masih kesulitan dalam pengiriman tugas; (2) beberapa guru masih kesulitan membedakan pembelajaran dengan inkuiri terbimbing dan discovery sehingga beberapa modul ajar yang dikembangkan menggunakan sintaks discovery learning.
Pendampingan Praktik Ibadah Haji Berbasis PBL bagi Mahasiswa di Perguruan Tinggi Indonesia dan Thailand Eneng Muslihah; Hasbullah, Hasbullah; Usman Ismail; Ilzamudin Ma’mur; Asep Syahrul Mubarok
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i1.1753

Abstract

Ibadah haji bukan hanya sekadar kewajiban religius, tetapi juga menjadi pengalaman spiritual yang mendalam dan transformatif bagi pemeluknya dan memerlukan persiapan yang sangat matang. Kenyataannya, tidak semua umat muslim memiliki pengetahuan yang cukup, sehingga mengalami kendala ketika hendak menjalankan ibadah haji. Dalam hal ini, mahasiswa merupakan elemen penting dan memiliki posisi yang strategis dalam upaya edukatif di masyarakat. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktik serta menjadi solusi bagi kebutuhan mahasiswa yang memerlukan bimbingan haji secara langsung. Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menjalankan ibadah haji secara mandiri dan penuh penghayatan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode Participation Action Research (PAR). Metode ini di pilih untuk membentuk pemahaman peserta yang baik serta sesuai dengan kondisi dan kebutuhan mereka. Program dilaksanakan dalam bentuk pendampingan dan pelatihan. Partisipan dalam kegiatan ini adalah mahasiswa di dua perguruan tinggi yakni Perguruan Tinggi Darul Ma’arif Pattani Thailand dan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini telah berjalan dengan baik. Penggunaan model pembelajaran berbasis praktik (practice based learning) dalam program pengabdian ini telah menunjukkan hasil capaian yang signifikan. Peserta pendampingan berhasil menunjukkan capaian yang baik dalam aspek teoritis maupun aplikasinya pada simulasi praktik ibadah haji. Penggunaan teknologi yang lebih canggih serta pengembangan materi dapat digunakan untuk pelaksanaan program serupa yang lebih baik.
Ecopreneurship: Inovasi Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah dengan Pemasaran Digital Bagi Masyarakat Kelurahan Ledok Kota Salatiga Aryadi, Adit; Sugiman, Sugiman; Farizka Maylani, Amanda; Setianto Wibowo, Hery
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i1.1755

Abstract

Pengolahan minyak jelantah yang tidak tepat dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan. Pada tingkat rumah tangga, pengelolaan limbah minyak jelantah umumnya belum terintegrasi dengan sistem daur ulang bernilai tambah, sehingga berpotensi mencemari lingkungan dan belum memberikan kontribusi ekonomi yang optimal bagi masyarakat. Artikel ini membahas pelaksanaan program mengabdian kepada masyarakat (PKM) oleh Tim KKN UNNES Giat 12 di Dusun Krasak, Kelurahan Ledok, Kota Salatiga, yang bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan minyak jelantah menjadi produk lilin aromaterapi bernilai ekonomi melalui pendekatan ecopreneurship berbasis pemberdayaan komunitas. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan observasi dan identifikasi masalah, pengumpulan bahan baku, pelatihan teknis produksi dan pengemasan, serta edukasi pemasaran digital kepada 15 ibu PKK sebagai peserta. Urgensi program ini terletak pada integrasi aspek pengelolaan limbah, penguatan kapasitas kewirausahaan hijau, dan peningkatan literasi pemasaran digital sebagai strategi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Produksi lilin dilakukan dengan metode pencampuran minyak jelantah dan parafin, penambahan pewarna serta minyak esensial, dan pengemasan produk dengan identitas merek. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat pemahaman peserta mencapai rata-rata 90%, yang mengindikasikan efektivitas transfer pengetahuan dan keterampilan.
Pelatihan Praktis Model Pembelajaran Proyek Green Living Values Activities Berbasis Digital Bagi Guru Pendidikan Pancasila di Purwakarta Kokom Komalasari; Iim Siti Masyitoh; Dede Iswandi; Pitria Sopianingsih; Elda Dwi Pratiwi; Ghifari Ramadhika Permana
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i1.1761

Abstract

Hasil need assessment menunjukkan kebutuhan guru Pendidikan Pancasila dalam meningkatkan kemampuan praksis mendesain model pembelajaran Green Living Values Activities berbasis digital. Di sisi lain, dosen UPI memiliki kepakaran dalam pembelajaran kotekstual Green Living Values yang perlu didesiminasikan kepada guru Pendidikan Pancasila. Oleh karena itu perlu melakukan sinergi dengan MGMP Pendidikan Pancasila untuk melakukan kegiatan pelatihan dalam pengembangan model Green Living Values Activities berbasis digital pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Kegiatan pelatihan menggunakan Model in-on-in service training yang terdiri atas kegiatan In-service Training, On- Service Training, dan In-Service Training dengan Metode penyampaian materi pelatihan dikombinasikan antara pemaparan teori Pembelajaran Green Living Values Education dalam bentuk kegiatan simulasi, latihan, diskusi dan presentasi pada guru PPKn pada SMP di Kabupaten Purwakarta yang tersebar di 17 Kecamatan yang berjumlah 88 orang. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan: 1) Materi Pelatihan berupa konsep model dan langkah-langkah penerapannya, desain modul ajar, dan media pembelajaran Green Living Values Activities berbasis digital dalam Pendidikan Pancasila dengan pendekatan deep learning; 2) Pelaksanaan Kegiatan Pelatihan dilakukan melalui model in-on-in service training; dan 3) Hasil pelatihan mampu meningkatkan kemampuan teoritis dan praktis guru Pendidikan Pancasila dalam Pembelajaran Green Living Values Activities Berbasis Digital dengan Pendekatan Deep Learning. Peserta merespon positif persiapan dan pelaksanaan kegiatan pelatihan dan menghendaki keberlanjutan kegiatan pengembangan kompetensi pedagogik dalam kerangka penerapan pendekatan deep learning.
Evaluasi Program Bimbingan Teknis Pelatihan Tenaga Konselor Perlindungan Perempuan dan Anak Audi, M. Rizki; Nur Eva
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i1.1766

Abstract

Tren peningkatan kasus kekerasan, menunjukkan urgensi kebutuhan akan tenaga pendamping yang kompeten dan terlatih. Tujuan program ini adalah mengevaluasi program bimbingan teknis (bimtek) pelatihan tenaga konselor perlindungan perempuan dan anak yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Malang perspektif pengambil kebijakan. Program bimtek dilakukan melalui pelatihan selama empat hari yang mencakup materi teoritis dan praktik lapangan. Pihak dalam program ini melibatkan 52 peserta yang terdiri dari delegasi kecamatan serta organisasi masyarakat dan keagamaan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif, program ini melibatkan dua subjek dari DP3A, yaitu Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak dan seorang staf bidang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dan studi dokumentasi, dengan analisis data menggunakan model evaluasi CIPP. Analisis data menggunakan model evaluasi CIPP digunakan untuk membedah komponen Context (relevansi kebutuhan), Input (strategi kolaborasi dengan pihak terkait), Process (kendala pelaksanaan), dan Product (dampak keberhasilan). Hasil program menunjukkan bahwa program ini dinilai berhasil dalam aspek konteks dan input, di mana perencanaan program didasarkan pada kebutuhan yang nyata dan melibatkan kolaborasi strategis dengan Himpunan Psikologi Malang Raya. Meskipun terdapat kendala pada proses, seperti ketidaksesuaian domisili dan komitmen peserta. Program bimtek ini menghasilkan perubahan yaitu: (1) peningkatan kapasitas konselor dalam penanganan kasus, (2) terbentuknya sistem koordinasi yang terstruktur antara konselor desa dengan UPT, dan (3) peningkatan keaktifan pelaporan kasus dari masyarakat. Implikasinya, program bimtek ini terbukti menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kapasitas konselor dan memperkuat sistem perlindungan di tingkat komunitas.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Biochar Plus sebagai Upaya Pemanfaatan Limbah Biomassa pada Kelompok Tani Suka Maju Efriyana Oksal; Yanetri Asi Nion; Abdul Hadjranul Fatah; Chuchita Chuchita; Zimon Pereiz; Azmi Malya Zaki; Alvin Sienna Atviaputra; Rahman Rahman; Yosie Andriani; Suniti Suniti
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i1.1767

Abstract

Pemanfaatan limbah biomassa pascapanen pada lahan gambut masih belum optimal sehingga berpotensi menimbulkan penumpukan limbah dan belum adanya pemanfaatan pengolahan limbah pascapanen oleh kelompok Tani Suka Maju. Inovasi yang ditawarkan dalam kegiatan pengabdian ini adalah penerapan biochar plus, yaitu biochar yang diperkaya bahan organik atau nutrien tambahan sehingga berfungsi sebagai pembenah tanah sekaligus pupuk ramah lingkungan. Keterbatasan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengolah limbah biomassa serta minimnya pendampingan teknologi menjadi kendala dalam penerapan inovasi tersebut. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani dalam memanfaatkan limbah biomassa menjadi biochar plus sebagai upaya mendukung pertanian berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan pembuatan biochar plus, demonstrasi, dan pendampingan penerapan di lahan. Kegiatan dilaksanakan pada Kelompok Tani Suka Maju di Desa Habaring Hurung, Palangka Raya, Kalimantan Tengah pada tahun 2025 dengan melibatkan 15 orang petani. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman petani dari rata-rata 48% menjadi 85% serta meningkatnya keterampilan dalam pembuatan biochar plus dan minat penerapannya di lahan pertanian. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan partisipatif efektif dalam memberdayakan petani untuk memanfaatkan limbah biomassa menjadi produk bernilai guna serta mendukung pengelolaan lahan gambut yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Peningkatan Pemahaman Parenting di Era Digital dalam Upaya Mewujudkan Keluarga Berkarakter dan Sejahtera Marwan, Marwan; Friyatmi, Friyatmi; Yulhendri, Yulhendri; Rino, Rino; Afdal, Zul; Sofya, Rani; Sofia, Nita; S, Armida
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i1.1769

Abstract

Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua tentang parenting di era digital dalam mewujudkan keluarga berkarakter dan sejahtera di Kelurahan Ulak Karang Selatan. Permasalahan utama mitra adalah masih terbatasnya literasi digital orang tua dalam mendampingi anak menggunakan teknologi secara bijak. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan tatap muka yang terdiri atas penyampaian materi oleh narasumber dan sesi tanya jawab interaktif, dengan melibatkan 20 orang tua (Ibu-Ibu PKK) yang menjadi mitra sekaligus partisipan pada kegiatan pengabdian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen kuis berbasis daring yang diberikan sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) kegiatan untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Data dianalisis secara deskriptif melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test, yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan, sehingga kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat kapasitas orang tua dalam mendampingi anak di era digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan parenting digital bagi Ibu-Ibu PKK di Ulak Karang Selatan. Kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 12 dan 13 Juli 2025 bertempat di Kantor Lurah Ulak Karang Selatan. Kegiatan ini telah meningkatkan pemahaman parenting Ibu-Ibu PKK dari rata-rata skor 68 (pre test) menjadi 81 (post test). Pelaksanaan pelatihan ini juga dianggap berhasil oleh peserta dengan tingkat kepuasan peserta sebesar 91,72.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 1 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 4 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 2 (2022): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2021): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 1 (2021): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2020): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 1 (2020): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 2 (2019): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 1 (2019): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat More Issue