cover
Contact Name
Prima Ratna Sari
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
+6281323179779
Journal Mail Official
abdimasgaluh@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Galuh Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274 Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 27160211     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/ag.v7i1.18089
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang memuat artikel pengabdian kepada masyarakat dari seluruh bidang ilmu. Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat memuat artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari para dosen maupun pengabdi lainnya dari berbagai institusi yang terkait dengan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 963 Documents
DIGILOKAL: Optimalisasi Kompetensi Digital Siswa melalui Pelatihan Konten Kreatif, Promosi Wisata, dan Penguatan Literasi Media Maryani, Sri; Yogaswara, Angga; Pitrianti, Siti
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.21060

Abstract

Program DIGILOKAL merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital produktif siswa SMP Muhammadiyah Pangandaran melalui pelatihan konten kreatif, promosi wisata lokal, dan penguatan literasi media. Kegiatan ini didasari oleh rendahnya kapasitas digital siswa di tengah tuntutan Kurikulum Merdeka yang menekankan literasi digital kontekstual. Metode Participatory Rural Appraisal (PRA) digunakan untuk menggali kebutuhan dan potensi lokal dalam merancang pelatihan berbasis project-based learning. Pelatihan mencakup penggunaan aplikasi Canva dan CapCut, etika media, serta public speaking. Evaluasi melalui pretest dan posttest menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek manajemen digital (+72%), proses teknis (+62,3%), dan pemahaman sosial kemasyarakatan (+38%). Program ini juga menghasilkan platform DIGILOKAL LMS sebagai media pembelajaran berkelanjutan, serta membentuk komunitas praktisi digital sekolah. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual dan partisipatif efektif dalam meningkatkan literasi digital siswa, sekaligus berkontribusi pada penguatan identitas lokal dan pemulihan ekonomi daerah berbasis pariwisata digital.
Pengembangan Nilai Edukatif Berbasis Gender dengan Teknik Sosiodrama di Komunitas Literasi Untukmu Si Kecil Kelurahan Sumbersari Kabupaten Jember Umniyyah, Zahratul; Setyari, Agustina Dewi; Rahayu, Nurhadianty; Wardhani, Yanuaresti Kusuma; Sampurna, Hadi; Aprilia, Desi; Amelia, Nurul Indah Rizki
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.20683

Abstract

Penguatan nilai-nilai kesetaraan gender sejak dini merupakan langkah penting dalam membentuk generasi yang adil dan inklusif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan nilai edukatif berbasis gender melalui teknik sosiodrama pada anak-anak usia 7–14 tahun di Komunitas Literasi Untukmu Si Kecil (RB-USK), Kelurahan Sumbersari, Kabupaten Jember. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif dengan model edukasi interaktif yang terdiri atas: (1) diskusi awal bersama pengurus komunitas untuk pemetaan karakter peserta; dan (2) pelaksanaan sosialisasi dan edukasi tentang peran gender, perbedaan jenis kelamin dan gender, serta pengenalan profesi tanpa batasan gender. Materi disampaikan melalui narasi sederhana, visual edukatif, dan dialog terbuka yang dilanjutkan dengan latihan sosiodrama sebagai bentuk penguatan nilai. Hasil kegiatan menunjukkan adanya respons positif dari anak-anak terhadap konsep peran gender yang fleksibel, ditandai dengan keberanian mereka dalam menyebutkan cita-cita tanpa hambatan stereotip. Anak laki-laki dan perempuan mulai menunjukkan pemahaman bahwa pekerjaan rumah, pilihan profesi, dan hobi bukanlah hak eksklusif berdasarkan jenis kelamin. Kegiatan ini juga memperkuat kapasitas pengurus komunitas dalam mengintegrasikan pendekatan literasi berbasis gender. Disarankan agar kegiatan lanjutan dilakukan secara berkesinambungan melalui pelatihan kreatif, pementasan, dan pembuatan media belajar yang ramah anak.
Edukasi kepada Masyarakat tentang Bahaya Pinjaman Online di Boyolali Siswandari, Siswandari; Susilaningsih, Susilaningsih; Muchsini, Binti; Hamidi, Nurhasan; Sohidin, Sohidin; Jaryanto, Jaryanto
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.19564

Abstract

Salah satu masalah keuangan yang akhir-akhir ini dialami masyarakat adalah terjerat hutang yang sangat besar dari pinjaman yang dilakukan, termasuk pinjaman online atau pinjol. Jika pihak yang meminjam melakukan penunggakan pembayaran cicilan hutang, maka jumlah uang yang harus dibayar akan terus semakin besar. Kondisi seperti ini sebenarnya dapat dihindari jika masyarakat memahami bagaimana mekanisme perhitungan bunga majemuk atau compound interest. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya pinjaman online untuk keberlangsungan hidup mereka. Dengan memberikan edukasi ini diharapkan masyarakat memiliki kesadaran terkait berbagai risiko yang sangat mungkin terjadi seperti risiko keuangan dan risiko kejiwaan. Risiko yang terkait dengan keuangan antara lain membuat seseorang tambah miskin, kehilangan kesempatan untuk melakukan peminjaman uang pada lembaga keuangan manapun, dan kehilangan pekerjaan. Sementara itu risiko kejiwaan antara lain depresi, kehilangan ingatan, dan bunuh diri. Edukasi dilakukan melalui pembelajaran menekankan pada pemberian ilustrasi tentang bunga majemuk, dan penyadaran masyarakat tentang bahaya pinjaman online dan berbagai dampak negatifnya melalui berbagai contoh nyata yang terjadi di masyarakat. Di samping itu, pemanfaatan koperasi (yang bukan menjadi kedok rentenir) dapat menjadi alternatif yang baik sebagai tempat melakukan pinjaman. Objek pengabdian ini adalah masyarakat desa Dibal kecamatan Ngemplak di kabupaten Boyolali, dengan 90% tingkat pendidikan penduduk desa Dibal adalah sekolah dasar dan sekolah menengah. Sementara itu sekitar 73% penduduk bekerja sebagai tani, buruh tani, dan buruh harian lepas. Mengingat demografi masyarakat di desa Dibal tersebut, maka edukasi ini sangat penting dilakukan agar masyarakat lebih berhati-hati ketika memilih tempat melakukan pinjaman.
Pemberdayaan Siswa Melalui Sosialisasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dalam Membangun Kemandirian Kesehatan di SDN 3 Kelurahan Serangan Dayanti, Made Ari Riska; Tapa, I Gede Fery Surya; Handayani, Ni Made Risma
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.18278

Abstract

Pemberdayaan siswa melalui sosialisasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan langkah penting dalam membangun kemandirian kesehatan sejak dini. Dengan mengenalkan berbagai jenis tanaman obat beserta manfaatnya, siswa dapat memahami cara memanfaatkan sumber daya alam di sekitar mereka untuk menjaga kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman guru serta murid mengenai manfaat tanaman obat keluarga (TOGA) dalam menjaga kesehatan melalui edukasi dan sosialisasi di SDN 3 Kelurahan Serangan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi pemanfaatan TOGA, serta diskusi interaktif untuk memastikan peserta memahami cara budidaya dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai jenis-jenis TOGA dan manfaatnya dalam pengobatan tradisional serta pola hidup sehat. Selain itu, terjadi peningkatan minat dalam membudidayakan TOGA di lingkungan sekolah maupun rumah. Kesimpulannya, edukasi mengenai TOGA efektif dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat sekolah, serta dapat menjadi langkah awal dalam mengintegrasikan pemanfaatan TOGA ke dalam gaya hidup sehat.
Pelatihan Pengendalian Bahaya Fisik dan Mekanis pada Pengolahan Sampah di Bank Sampah Induk (BSI) Rumah Harum Kota Depok Utami, Ika Wahyu; Safitri, Dian Mardi; Putri, Larasati Rizki; Najih, Muhammad; Suudi, Bambang Cholis
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.20551

Abstract

Kegiatan pengolahan sampah di tingkat komunitas memiliki risiko keselamatan kerja yang tinggi, khususnya bahaya fisik dan mekanis. Namun, aspek ini sering diabaikan dalam pelatihan keselamatan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pekerja dalam mengenali dan mengendalikan bahaya fisik serta mekanis di lingkungan Bank Sampah Induk (BSI) Rumah Harum Kota Depok. Pelatihan dilaksanakan secara edukatif dan partisipatif, dengan melibatkan tujuh peserta yang merupakan perwakilan inti dari tim operasional mitra. Materi pelatihan mencakup definisi bahaya fisik dan mekanis, teknik identifikasi dan analisis risiko, strategi pengendalian, serta penggunaan APD. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, serta kuesioner akhir pelatihan. Hasil pre-test menunjukkan rata-rata skor 65,71 dan meningkat menjadi 74,29 pada post-test. Meskipun terdapat penurunan skor pada sebagian peserta, pelatihan tetap menunjukkan tren peningkatan pemahaman secara umum. Kuesioner menunjukkan bahwa seluruh peserta menilai materi relevan, penyampaian efektif dan pelatihan bermanfaat. Seluruh responden juga menyatakan perlunya pendampingan lanjutan serta mengharapkan topik lanjutan seperti penyusunan SOP keselamatan kerja. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya keselamatan kerja dan membuka peluang penguatan praktik K3 di sektor pengelolaan sampah. Ke depan, pelatihan lanjutan dan pendampingan teknis sangat direkomendasikan agar dampak pelatihan lebih optimal dan berkelanjutan.
Edukasi Remaja Tentang Pencegahan HIV/AIDS Melalui Penerapan Sikap Budaya Kagaluhan di Desa Sukamulya Baregbeg Ciamis Rohmah, Siti; Heryani, Sri; Fatimah, Siti; Hardaniyati, Hardaniyati; Heriyanti, Silvia Widyani
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.18847

Abstract

Di Indonesia, HIV AIDS pertama kali ditemukan di Provinsi Bali. Hingga saat ini HIV AIDS sudah menyebar di 407 dari 507 kabupaten/kota (80%) di seluruh provinsi di Indonesia. Berbagai upaya penanggulangan sudah dilakuakan oleh pemerintah bekerjasama dengan berbagai lembaga di dalam maupun di luar negeri. Fenomena remaja yang terungkap belakanggan ini adalah banyaknya remaja yang hamil diluar nikah, aborsi, prostitusi dan penyebaran vidio porno. sarana informasi tentang kesehatan dan penyakit menular seksual (PMS) khususnya HIV/AIDS dibeberapa Sekolah Menengah Atas sangat masih kurang baik berupa bacaan yang mendidik maupun penyuluhan dari pihak-pihak yang terkait. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS dengan sikap pencegahannya di Desa Sukamulya Ciamis. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah desain pre dan post implementasi penyuluhan. Pengabdian dilaksanakan di Desa Sukamulya Ciamis, jumlah Responden 15 – 20 remaja yang bersedia menjadi responden. hasil dari penfabdian  ini nilai koefisien korelasi sebesar 1,00. Kriteria signifikasi korelasi dapat dikatakan ada hubungan yang signifikan, dibuktikan dengan nilai Sig. (2-talled) hasil perhitungan lebih kecil dari nilai 0,05 atau 0,01. Hasil pengabdian menunjukan adanya keeratan hubungan antara dua variabel yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu pengetahuan tentang HIV/AIDS dan sikap pencegahan HIV/AIDS melalui Sikap Budaya Kegaluhan. Dapat ditentukan tingkat kekuatan hubungan antar variabel memiliki hubungan sempurna dengan nilai koefisien korelasi dengan hasil perhitungan lebih kecil dari nilai 0,05 atau 0,01. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Pengetahuan memiliki pengaruh terhadap perubahan sikap pencegahan HIV/AIDS melalui Penerapan Sikap Budaya Kagaluhan.
Peran Sinergi Produk Susu–Durian Lokal dan Psikoedukasi Keluarga untuk Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Desa Tempuran Utami, Cahyaning Rini; Auli, Lailatuzzahro Al-Akhda; Maghfiroh, Khoirin
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.21014

Abstract

Penguatan kapasitas kader posyandu melalui pemanfaatan potensi pangan lokal merupakan strategi penting untuk menurunkan risiko gizi buruk pada balita. Desa Tempuran, Kabupaten Pasuruan, memiliki ketersediaan susu sapi segar dan durian montong yang selama ini belum diolah secara optimal. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui enam tahapan, meliputi identifikasi masalah dan potensi lokal, perencanaan program, pelatihan pembuatan yoghurt dan permen susu–durian, psikoedukasi keluarga, pendampingan simulasi klinik psikologis, serta monitoring dan evaluasi. Analisis dilakukan dengan observasi lapangan, dokumentasi, serta uji pre-test dan post-test menggunakan paired sample t-test (α=0,05). Hasil menunjukkan bahwa kader posyandu yang mayoritas berusia produktif mampu meningkatkan keterampilan teknis dalam pasteurisasi susu, proses fermentasi yoghurt, serta pengolahan permen dengan pengendalian suhu kritis. Evaluasi daya terima menunjukkan produk berbasis susu–durian memiliki potensi diterima sebagai pangan fungsional. Selain itu, terjadi peningkatan signifikan pada pengetahuan kader, yaitu pemahaman family well-being dari 51,2% menjadi 84,3%, teknik komunikasi dari 53,5% menjadi 82,7%, dan strategi pendampingan gizi keluarga dari 52,1% menjadi 83,5%. Integrasi pelatihan pangan lokal dengan psikoedukasi dan simulasi klinik psikologis terbukti memperkuat kapasitas kader dalam mendukung gizi balita dan kesejahteraan keluarga. Peran sinergi produk susu–durian lokal dengan psikoedukasi kader mampu menjadi model pemberdayaan masyarakat yang relevan diterapkan di wilayah lain. Disarankan keberlanjutan program melalui pendampingan lanjutan serta pengembangan jejaring kemitraan untuk memperluas dampak pengabdian. 
Mengolah Pangan Lokal Menjadi Potensi Olahan Pangan Melalui Pemasaran dan Pengembangan Usaha Warga Kampung Buti Kabupaten Merauke Sumarsono, Adi; Widyastuti, Rosmala; Sunarni, Sunarni; Hermansyah, Agus Kichi; Rado, Rudini Hasyim
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.18610

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah pemberdayaan masyarakat dalam memaksimalkan potensi bahan pangan lokal guna peningkatan perekonomian keluarga. Cara yang dilakukan pada kegiatan ini meliputi teori dan praktik dengan menerapkan lima langkah kegiatan yaitu analisa kebutuhan mitra, pelatihan, pemasaran, pengembangan usaha, dan evaluasi. Hasil kegiatan yaitu peningkatan pengetahuan, keterampilan dari praktik pengolahan makanan, peningkatan pemahaman dalam pemasaran produk dan pengembangan usaha. Antusias mitra dalam mengikuti program pengabdian ini sangat diapresiasi, selain ketercapaian program sesuai tahapan juga pemahaman yang meningkat dengan kesadaran dalam memaksimalkan pangan lokal menjadi produk olahan pangan yang bernilai jual. Melalui hasil pengabdian ini, dapat meningkatkan sumber ekonomi keluarga dan dapat menjadikan kemandirian pangan mitra. 
Pemanfaatan Pigmen Tumbuhan Lokal sebagai Sumber Belajar dalam Eksperimen Kimia Leba, Maria Aloisia Uron; Komisia, Faderina; Tukan, Maria Benedikta
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.20878

Abstract

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan dan mempraktikkan pemanfaatan pigmen tumbuhan lokal sebagai indikator pH dalam eksperimen kimia kepada siswa SMA Kristen Maktihan, Besikama, Timor-Nusa Tenggara Timur. Sekolah ini belum memiliki laboratorium kimia serta keterbatasan alat dan bahan praktikum, sehingga pembelajaran kimia jarang disertai eksperimen. Kegitan pembelajaran yang dilakukan berbasis eksperimen menggunakan sumber pigmen lokal yakni pigmen rimpang kunyit, daun bayam merah, bunga kencana ungu, dan umbi ubi jalar ungu sebagai salah satu sumber belajar. Keempat pigmen ini diuji dalam larutan sampel hahan kimia rumah tangga diantaranya sampo, sabun mandi, soda kue, detergen, kapur siri, cuka dan jeruk nipis. Hasil kegiatan menunjukkan setiap pigmen memiliki respon warna berbeda dalam setiap sampel (berdasarkan sifat keasaman/pH). Kegiatan ini meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan ilmiah (kemampuan mengamati, mengklasifikasi, mengukur, dan mengkomunikasikan hasil),  menumbuhkan sikap ilmiah, rasa ingin tahu, dan motivasi belajar siswa.
Penguatan Kohesi Sosial dalam Upaya Meningkatkan Kesiapsiagaan Remaja dalam Menghadapi Bencana Tsunami Melalui Sosialisasi dan Edukasi Budhiana, Johan; Dewi, Rosliana; Sanjaya, Waqid
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.20357

Abstract

ABSTRAKIndonesia terletak pada pertemuan tiga lempeng tektonik, sehingga rawan terjadi tsunami. Penting mereduksi dampaknya melalui kesiapsiagaan. Pengoptimalan peran remaja melalui sosialisasi dan edukasi tentang kohesi sosial sangat krusial. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah penguatan kohesi sosial dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan remaja dalam menghadapi bencana tsunami melalui sosialisasi dan edukasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam bentuk nonformal dengan melakukan sosialisasi dan edukasi. Kegiatan ini dilaksanakan selama sehari di SMPN 3 Surade Kabupaten Sukabumi. Sasaran adalah remaja SMPN 3 Surade Kabupaten Sukabumi sebanyak 40 orang. Instrumen adalah kuesioner kesiapsiagaan yang mengacu pada skala guttman. Analisis data menggunakan uji statistik paired sample t test. Terdapat perbedaan rata-rata skor pretest dan posttest variabel kesiapsiagaan (p = < 0,001). Penghitungan cohen’s-d variabel kesiapsiagaan menunjukkan nilai sebesar 5,5 yang berarti terdapat efek besar sosialisasi dan edukasi kohesi sosial dalam peningkatan kesiapsiagaan remaja. Penguatan kohesi sosial dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan remaja dalam menghadapi bencana tsunami melalui sosialisasi dan edukasi dinilai memiliki keefektifan besar. SMPN 3 Surade Kabupaten Sukabumi diharapkan mampu mengadakan pelatihan kesiapsiagaan secara berkala yang melibatkan simulasi bencana tsunami