cover
Contact Name
Andriyansah
Contact Email
andri@ecampus.ut.ac.id
Phone
+6281317682939
Journal Mail Official
andri@ecampus.ut.ac.id
Editorial Address
Universitas Terbuka, Jl. Cabe Raya Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten 15418
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Diseminasi : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Published by Universitas Terbuka
ISSN : 26552175     EISSN : 26552221     DOI : 10.33830/diseminasiabdimas
Core Subject :
Diseminasi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat registered with ISSN (Online): 2655-2221 and ISSN (Print): 2655-2175, is a media to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Diseminasi, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Social Education Science Sports Languages Business and Economy Engineering and Vocational Arts others
Arjuna Subject : -
Articles 155 Documents
PENGEMBANGAN ALAT PERMAINAN KOMPREHENSIF UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PAUD Sri Tatminingsih; Budi Hermaini; Mukti Amini; Titi Chandrawati; Siti Aisyah; Tedjo Djatmiko
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v5i2.6307

Abstract

Setiap guru PAUD harus memiliki kompetensi pedagogik, khususnya kompetensi dalam merancang bahan belajar dan menerapkan pembelajaran menggunakan bahan belajar yang sesuai dengan perkembangan anak didiknya. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Dosen Pendidikan Guru PAUD Universitas Terbuka (PGPAUD UT) bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik Guru PAUD melalui kegiatan pengembangan alat permainan komprehensif (APK). Metode pelaksanaan dilakukan melalui kegiatan luring dan daring. Mitra adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang dengan peserta 20 guru PAUD/TK yang berasal dari 10 lembaga terpilih. Pengukuran pencapaian PkM dilihat dari produk APK dan Sertifikat HKI yang dihasilkan dan hasil asesmen yang dilakukan terhadap semua peserta. Hasil PkM adalah lima produk APK, lima sertifikat HKI dan peningkatan kompetensi pedagogik sebesar 37%. Rekomendasi yang dapat disampaikan adalah kegiatan Pengembangan APK dapat dilanjutkan dan disebarkan kepada guru-guru PAUD di berbagai wilayah lainnya dan Guru yang telah mengikuti kegiatan ini dapat menyebarkan ilmu dan pengalamannya kepada sejawatnya.   Every PAUD teacher must have pedagogical competence, especially competence in designing learning materials and implementing learning using learning materials that are appropriate to the development of their students. Community service activities (PkM) for PAUD Teacher Education Lecturers at the Open University (PGPAUD UT) aim to improve the pedagogical competence of PAUD Teachers through comprehensive game tool development activities (APK). The implementation method is carried out through offline and online activities. The partner is the Pandeglang Regency Education and Culture Office with 20 PAUD/TK teachers participating from 10 selected institutions. The measurement of PkM achievement can be seen from the APK products and IPR Certificates produced and the results of assessments carried out on all participants. The results of PkM are five APK products, five IPR certificates, and an increase in pedagogical competence of 37%. The recommendation that can be made is that APK development activities can be continued and distributed to PAUD teachers in various other regions and teachers who have participated in this activity can spread their knowledge and experience to their colleagues.
UPAYA MENYUKSESKAN GERAKAN MEMASYARAKATKAN MAKAN IKAN (GEMARIKAN) DI TENGAH PANDEMI COVID-19 MELALUI PENYULUHAN PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN SECARA DARING Setijorini, Ludivica Endang; Yuliana, Ernik; Sadjati, Ida Malati; Made Sastrawan Putra, Anak Agung; Winata, Adi
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v6i1.5926

Abstract

Ikan merupakan salah satu bahan makanan yang banyak mengandung protein, salah satu jenis zat makanan esensial yang sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh. Walau kandungan proteinnya tinggi, namun masyarakat Indonesia masih sedikit yang gemar makan ikan, sehingga tingkat konsumsi ikan di Indonesia masih rendah. Masyarakat yang tidak terbiasa dengan budaya makan ikan, agak sulit untuk mengonsumsi ikan karena baunya yang amis. Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi bau amis ikan, di antaranya dengan mengolahnya menjadi hasil olahan ikan yang digemari masyarakat. Desa Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) adalah desa yang berhubungan langsung dengan lokasi kantor pusat Universitas Terbuka. Sama dengan skala nasional, tingkat konsumsi ikan masyarakat di desa juga ini relatif masih rendah. Untuk menyukseskan gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan) di Desa Pondok Cabe Ilir, kegiatan penyuluhan dilakukan di Majelis Taklim Muslimatul Hidayah, salah satu majelis taklim di Desa Pondok Cabe Ilir. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan metode penyuluhan kepada ibu-ibu anggota mejelis taklim, karena ibu-ibu dianggap memegang peranan penting di keluarga agar para anggota keluarga gemar makan ikan. Setelah penyuluhan, diharapkan ibu-ibu anggota Majelis Taklim Muslimatul Hidayah dapat menularkan sikap dan pengetahuannya kepada warga masyarakat lain. Kegiatan dilaksanakan dalam empat tahap. 1) Penyuluhan secara tatap muka tentang penggunaan fasilitas rapat secara daring. 2) Penyuluhan pengetahuan dengan materi kandungan nutrisi ikan dan pentingnya makan ikan (daring). 3) Pelatihan keterampilan pengolahan hasil perikanan tahap 1 (daring dan video). 4) Pelatihan keterampilan pengolahan hasil perikanan tahap 2 (daring dan video). Fish is a food ingredient that contains a lot of protein, one type of essential food substance that is really needed to maintain a healthy body. Even though the protein content is high, there are still few Indonesian people who like to eat fish, so the level of fish consumption in Indonesia is still low. People who are not used to the culture of eating fish find it quite difficult to consume fish because of its fishy smell. Several efforts can be made to overcome the fishy smell of fish, including processing it into processed fish products that are popular with the public. Pondok Cabe Ilir Village, Pamulang District, South Tangerang City (Tangsel) is a village that is directly connected to the location of the Open University head office. Similar to the national scale, the level of fish consumption in rural communities is still relatively low. To make the movement to promote fish eating (Gemarikan) a success in Pondok Cabe Ilir Village, outreach activities were carried out at the Muslimatul Hidayah Taklim Council, one of the taklim assemblies in Pondok Cabe Ilir Village. This activity was carried out using the counseling method for mothers who were members of the taklim assembly, because mothers are considered to play an important role in the family so that family members like to eat fish. After the counseling, it is hoped that the women members of the Muslimatul Hidayah Taklim Council can pass on their attitudes and knowledge to other members of the community. Activities are carried out in four stages. 1) Face-to[1]face counseling regarding the use of online meeting facilities. 2) Knowledge outreach with material on the nutritional content of fish and the importance of eating fish (online). 3) Stage 1 fishery product processing skills training (online and video). 4) Stage 2 fishery product processing skills training (online and video). Key words: Movement to popularize eating fish (Gemarikan), fish processing
PEMBERDAYAAN NELAYAN PENANGKAP RAJUNGAN DI DESA SEGARA JAYA, KECAMATAN TARUMA JAYA, KABUPATEN BEKASI Yuliana, Ernik; Endang Setijorini, Ludivica; Made Sastrawan Putra, Anak Agung; Sadjati, Ida Malati; Winata, Adi
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v6i1.5927

Abstract

Desa Segara Jaya, Kecamatan Taruma Jaya, Kabupaten Bekasi adalah desa yang berhubungan langsung dengan laut di kawasan pantai utara (Pantura) Pulau Jawa. Rajungan adalah hasil tangkapan utama nelayan di Segara Jaya. Berdasarkan hasil penelitian, panjang rata-rata rajungan hasil tangkapan nelayan lebih kecil dari pada ukuran yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Oleh karena itu, perlu upaya untuk memulihkan sumber daya rajungan di Segara Jaya. Salah satunya adalah dengan pemberdayaan nelayan penangkap rajungan. Kegiatan pemberdayaan nelayan dilaksanakan dengan metode penyuluhan kepada nelayan dan juga dengan mengampanyekan tentang kelestarian rajungan, karena nelayan memegang peranan penting pada kegiatan penangkapan rajungan. Setelah penyuluhan dan edukasi serta kampanye, diharapkan nelayan dapat menularkan sikap dan pengetahuannya kepada warga masyarakat lain. Penyuluhan pengetahuan dilaksanakan dalam empat tahap yaitu: penyuluhan pentingnya kelestarian sumber daya rajungan, penyuluhan pengetahuan tentang ukuran rajungan yang boleh ditangkap, kampanye pelestarian rajungan (melalui desain kaos), dan monitoring dan evaluasi. Dengan diberikannya penyuluhan diharapkan adanya peningkatan kesadaran nelayan untuk lebih selektif dalam melakukan penangkapan rajungan dan tidak menangkap rajungan di bawah ukuran yang telah ditetapkan Pemerintah. Segara Jaya Village, Taruma Jaya District, Bekasi Regency is a village directly related to the sea on the north coast of Java Island. Blue swimming crabs are the main catch of fishermen in Segara Jaya. Based on the results of the study, the average length of crab caught by fishermen is smaller than the size set by the government. Therefore, efforts are needed to restore the crab resources in Segara Jaya. One of them is by empowering crab catchers. Fishermen empowerment activities are carried out by counseling methods for fishermen and also by campaigning for crab sustainability, because fishermen play an important role in crab catching activities. After counseling and education as well as campaigns, it is hoped that fishermen can transmit their attitudes and knowledge to other members of the community. Knowledge education was carried out in four stages, namely: counseling on the importance of preserving blue crab resources, knowledge dissemination on the sizes of crabs that can be caught, crab preservation campaigns (through t-shirt designs), and monitoring and evaluation. By providing counseling, it is hoped that there will be an increase in fishermen's awareness to be more selective in catching crabs and not catching crabs below the size set by the Government.
PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH SEBAGAI SUMBER KETERSEDIAAN AROMATIK ALAMI UNTUK PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI DI DESA TAJUR HALANG Rubyasih, Arina; Wijayanti, Sukma Wahyu; Rusyana, Enang; Ekoresti, Stefani Nawati; Koesanto, Stefani Made Ayu Artharini
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v6i1.5994

Abstract

Peranan lahan pekarangan secara tidak langsung mampu mempengaruhi ekonomi rumah tangga, namun dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan rumah tangga bila dilakukan secara optimal. permasalahan utama di Desa Tajur Halang khususnya bagi RT 01 RW 02 Desa Tajur Halang Kec. Tajur Halang Kabupaten Bogor dalam program pegabdian kepada masyarakat di Desa Tajur Halang dapat ditinjau dari tingkat ekonomi masyarakat setempat dan dari kesadaran masyarakat terhadap  pemanfaatan lahan pekarangan yang tersedia. Kegiatan pengabdian dosen Universitas Terbuka ini berfokus pada peningkatan kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan bahan alam atau tanaman yang terdapat di lingkungan sekitar masyarakat secara tepat guna dan arif, peningkattan kreativitas masyarakat untuk dapat mengembangkan pembuatan lilin aromaterapi dari berbagai jenis tanaman aromatik lainnya yang pada akhirnya akan menumbuhkan kesadaran dan kreativitas masyarakat untuk memanfaatkan segala sumber daya potensial yang mereka miliki secara optimal. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah metode ceramah, demonstrasi, praktek, monitoring serta evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian semua warga belajar dapat memanfaatkan lahan pekarangan menjadi efektif dan dapat membuat lilin aromaterapi. The role of house yard can indirectly affect the household economy, also can be used to improve household welfare. The main problem in Tajur Halang Village, especially for RT 01 RW 02 Tajur Halang Village, Bogor Regency in the community service program in Tajur Halang Village can be viewed from the economic level of the local community and community awareness of the use of available yards. This Open University lecturer service activity focuses on increasing community creativity in utilizing natural materials or plants found in the environment around the community efficiently and wisely, increasing community creativity to be able to develop the manufacture of aromatherapy candles from various other types of aromatic plants which will eventually raise awareness and community creativity to optimally utilize all the potential resources they have. The methods used in this community service activity are lectures, demonstrations, practice, monitoring, and evaluation methods. The results of the community service activities for all learning residents can make effective use of the yard area and can make aromatherapy candles.
PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN SEMPIT MELALUI SISTEM AKUAPONIK PADA KELOMPOK KARANG TARUNA PANCASAKA, KELURAHAN PONDOK CABE ILIR, PAMULANG, TANGERANG SELATAN Farida, Idha; Sinar, Tengku Eduard Azwar; Yani, Diarsi Eka; Huda, Nurul; Sigit, Argadatta
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v6i1.6159

Abstract

Pemanfaatan lahan pekarangan sempit merupakan salah satu cara untuk mengantisipasi ketersediaan lahan bagi masyarakat yang semakin berkurang, akibat alih fungsi lahan dari sektor pertanian ke nonpertanian. Akuaponik merupakan salah satu pemanfaatan lahan pekarangan sempit untuk mendukung ketahanan pangan bagi masyarakat sekitar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) dilaksanakan di kelompok karang taruna Pancasaka RT 04/RW 09, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan sebanyak 20 orang. Adapun kegiatan abdimas Universitas Terbuka (UT) ini dibagi menjadi 6 tahap yaitu (1) tahap persiapan, (2) tahap penyuluhan sistem akuaponik, (3) tahap menyemai bibit tanaman dalam gelas plastik, (4) tahap menanam benih ikan, (5) tahap pemeliharaan tanaman dan ikan, (6) tahap panen tanaman dan ikan. Kegiatan abdimas  bertujuan (1) memberikan pengetahuan dan  informasi kepada kelompok karang taruna Pancasaka tentang kebun vertikal dengan menggunakan metode akuaponik, (2) meningkatkan kemampuan dan keterampilan anggota kelompok dalam memelihara tanaman sayuran dan ikan air tawar dengan menggunakan kolam terpal. Hasil kegiatan abdimas ini menunjukkan bahwa ada perubahan tingkat pengetahuan anggota kelompok karang taruna Pancasaka dari tidak tahu menjadi tahu tentang pemanfaatan sistem akuaponik dalam pekarangan sempit; memiliki keterlibatan yang tinggi dalam setiap tahapan proses abdimas UT, serta mampu mempraktekkan metode mina tani dengan sistem akuaponik. Utilization of yards is one way to anticipate the diminishing availability of land for the community, due to the conversation of land functions from the agricultural sector to the no agricultural sector. Aquaponics is one of the uses of yard land to support food security for the surrounding community. Community service activities were carried out in the Pancasaka youth group, RT 04/RW 09, Pondok Cabe Ilir Village, Pamulang South Tangerang, with 20 people. The UT community service activities are divided into 6 stges, namely (1) the preparation stage, (2)aquaponics system counselling stage, (3) the stage of sowing plant seeds in plastic cups, (4) level of planting fish seeds, (5) level of plant and fish preservation, (6) harvest stage of plant and fish . UT’s community service activities aim to (1) provide information to the Pancasaka youth group about vertical gardens using the aquaponics method, (2) to improve the abilities and skills of group members in caring for vegetables and freshwater fish using tarpaulinponds. The results of this community service activity indicated that there was a change in the level of knowledge of the members of the Pancasaka youth group from not knowing to knowing about the use of the aquaponics system in narrow yards; as well as having high involvement in every stage of the UT service process..  
GERAKAN BERSIH PANTAI DARI SAMPAH PLASTIK DAN PENANAMAN MANGROVE DI PESISIR DERMAGA PRESTASI POLTEKPEL BANTEN Setya, Dona; Mulyadi, Rama Agus; Tirtana, Denta; Syahputra, Fauzi; Sitepu, Mestiria Harbani; Nuzapril, Mulkan; Putri, Aprilia Syah; Handayani, Muliawati; Marlina, Eulis; Uddin, Soleh; Ricardo, Dapid; Nursyamsu; Amirullah; Nawawi, Cholis Imam; Dewi, Astri Kustina; Anggeranika, Vidiana; Muslim, Jusva Agus; Nurfadhlina
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v6i1.6207

Abstract

Dermaga Prestasi yang dibuat dan akan difungsikan sebagai wilayah edukasi wisata (Eduwisata) mengalami pencemaran dengan banyaknya sampah plastik yang berserakan di sepanjang pesisir pantai. Sampah plastik merupakan jenis sampah yang sulit terurai dan satu jenis sampah plastik membutuhkan waktu kurang lebih 20 tahun agar sampah plastik tersebut dapat terurai. Sampah plastik merupakan masalah utama yang harus diselesaikan dengan serius karena selain mencemari laut, sampah plastik juga dapat mengganggu kehidupan biota yang ada di laut. Sampah plastik yang memenuhi pesisir pantai dermaga prestasi juga sangat mempengaruhi keindahan pantai. Kondisi sampah plastik di pesisir dermaga prestasi sudah cukup memprihatinkan dan menjadi perhatian pada pengabdian kepada masyarakat (PKM) kali ini. Kegiatan PKM ini difokuskan dengan melakukan bersih-bersih pantai dan penanaman pohon mangrove sebagai upaya melestarikan lingkungan pesisir laut dengan melibatkan taruna-taruni Kementrian Perhubungan. Tujuan dari PKM ini adalah ikut berkontribusi dalam mengatasi sampah plastik dan pelestarian sumberdaya pesisir laut. Kegiatan positif seperti ini diharapkan terus dilakukan, guna membentuk pola pikir masyarakat agar tidak membuang sampah plastik ke laut. The prestasi dock which was created and will function as a tourism education area (Eduwisata) has been polluted by the large amount of plastic waste scattered along the coast. Plastic waste is a type of waste that is difficult to decompose and one type of plastic waste takes approximately 20 years for it to decompose. Plastic waste is a major problem that must be seriously resolved because apart from polluting the ocean, plastic waste can also interfere with marine biota. Plastic waste that fills the coast of the prestasi dock also greatly affects the beauty of the beach. The condition of plastic waste on the coast of the prestasi dock is quite apprehensive and has become a concern for community service (PKM) this time. This PKM activity is focused on cleaning the beach and planting mangrove trees as an effort to preserve the coastal marine environment by involving cadets from the Ministry of Transportation. The aim of this PKM is to contribute to overcome plastic waste and preserving coastal marine resources. It is hoped that positive activities like this will continue to be carried out, in order to shape the mindset of the people so as not to throw plastic waste into the sea.
UPAYA PENANGGULANGAN PEREDARAN UPAL DI KOTA DENPASAR MELALUI EDUKASI CIKUR (CIRI - CIRI KEASLIAN UANG RUPIAH) Wardani, Kadek Devi Kalfika Anggria; Jayanti, Kadek Irma Desiyana; Gorda, Anak Agung Ngurah Eddy Supriyadinata
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v6i2.6286

Abstract

Kota Denpasar sebagai ibu kota provinsi Bali memiliki aktivitas ekonomi yang signifikan, sehingga memiliki risiko peredaran uang palsu yang tinggi. Dengan demikian diperlukan langkah preventif untuk mencegah hal tersebut. Mengacu pada potensi masalah yang teridentifikasi, Tim Pengabdi melaksanakan edukasi mengenai uang palsu penting untuk melindungi masyarakat dari risiko finansial dan kejahatan peredaran uang palsu, serta untuk memastikan kepercayaan dan stabilitas dalam sistem keuangan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan mengenai ciri – ciri keaslian uang rupiah melalui edukasi CIKUR (Ciri – ciri Keaslian Uang Rupiah) dan upaya peredaran uang rupiah palsu. Sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah remaja di kota Denpasar. Hal ini dilakukan karena remaja memiliki peran strategis dalam membantu menanggulangi peredaran uang palsu di lingkungan sekitarnya. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode Participatory Action Research (PAR). Hasil yang diperoleh pada kegiatan ini yaitu kegiatan edukasi yang dilakukan secara efektif dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja mengenai ciri – ciri keaslian uang rupiah, bahaya peredaran uang palsu, dan upaya penanggulangannya. Kedepannya, perlu dilakukan edukasi yang lebih luas yang tidak hanya remaja tetapi ke semua kalangan masyarakat, sehingga peredaran uang palsu dapat berkurang dan masyarakat dapat lebih memahami ciri – ciri keaslian uang rupiah, serta upaya penanggulangannya.
PENGEMBANGAN STRATEGI PEMASARAN BERBASIS DIGITAL UMKM KERIPIK CEKER MEK SULESTRI Nonny Wukirasi Wijaya Patty; Gusi Putu Lestara Permana
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v6i2.6305

Abstract

Pengembangan strategi pemasaran melalui digital marketing perlu dilakukan oleh UMKM Keripik Ceker Mek Sulestri, mengingat saat ini dengan ketersediaanya jaringan internet di semua pelosok daerah terkhususnya Desa Sampalan Tengah. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah adanya peralihan pemasaran yang sebelumnya dilakukan secara konvensional dan tradisional ke arah digital marketing. Untuk pengguna smartphone yang selama ini hanya digunakan hanya untuk berkomunikasi dengan bertukar pesan, sudah saatnya dugunakan sebagai media untuk memasarkan produk. Dengan begitu, produk dipasarkan secara luas dan dapat meningkatkan pendapatan. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan beberapa tahapan yang dilakukan melalui tahap persiapan, plaksanaan pembuatan akun digital untuk pemasaran serta tahapan evaluasi. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian ini, berdampak positif bagi pelaku UMKM Keripik Ceker Mek Sulestri dalam segi pemahaman, pemanfaatan, serta kesadaran akan pentingnya pemasaran secara digital baik melalui media internet, media sosial dan media lainnya.
PENDAMPINGAN LITERASI MELALUI DISEMINASI KEGIATAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN Azzajjad, Muhammad Fath; Ahmar, Dewi Satria
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v6i1.6454

Abstract

SD Negeri 9 Mamboro adalah sekolah dasar yang berada di wilayah provinsi Sulawesi Tengah, kondisi kemampuan literasi dapat bervariasi secara signifikan tergantung pada berbagai faktor salah satunya adalah dukungan kemampuan guru dalam pengembangan profesional guru dalam hal literasi dan memberikan sumber daya yang diperlukan. Tujuan kegiatan PkM adalah untuk meningkatkan kemampuan literasi masyarakat, khususnya mereka yang berada di tingkat pendidikan dasar atau sekolah dasar. Hasil pendampingan kegiatan literasi diperoleh peningkatan kemampuan literasi siswa secara signifikan. Hasil pengamatan terhadap kegiatan proses belajar mengajar di kelas diperoleh data >50% siswa telah mampu menerapkan pembiasaan dan motivasi membaca, keterampilan menulis, keterampilan berbicara, keterampilan mendengarkan, berpikir kritis. SD Negeri 9 Mamboro is an elementary school located in the province of Central Sulawesi, the condition of students' literacy skills in literacy skills can vary significantly depending on various factors, one of which is the support of teachers' abilities in the professional development of teachers in terms of literacy and providing the necessary resources. The purpose of PkM activities is to improve the literacy skills of the community, especially those at the basic education or primary school level. The results of the literacy activity assistance significantly improved students' literacy skills. The results of observations of teaching and learning process activities in the classroom obtained data >50% of students have been able to apply reading habituation and motivation, writing skills, speaking skills, listening skills, and critical thinking.
WONOGIRI TEMPO DOELOE: MENINGKATKAN LITERASI VISUAL MELALUI PAMERAN FOTOGRAFI BERNILAI HISTORIS Wardhana, Adi Putra Surya; Putri, Risky Chairani
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v6i2.6543

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat Program Studi Fotografi Institut Seni Indonesia Surakarta bertujuan untuk meningkatkan literasi visual masyarakat Wonogiri pameran fotografi bernilai historis. Berdasarkan informasi dari mitra, Forum Taman Baca Masyarakat Kabupaten Wonogiri, tingkat literasi visual masyarakat Wonogiri masih stagnan meskipun sudah terjadi peningkatan sedikit. Kenyataan ini berkorelasi dengan kesadaran sejarah masyarakat yang masih rendah. Dampaknya adalah kreativitas dan inovatif untuk memanfaatkan potensi daerah masih belum maksimal. Oleh sebab itu, tim PKM Program Studi Fotografi ISI Surakarta merancang kegiatan pameran dan diskusi fotografi bertema Wonogiri Tempo Doeloe. Kegiatan ini dilakukan melalui beberapa tahap yang terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi-pelaporan. Hasil kegiatan PKM adalah terlaksananya pameran dan diskusi fotografi Wonogiri Tempo Doeloe di Baturetno Kabupaten Wonogiri pada 8 September 2023. Pameran fotografi memanfaatkan teknik storytelling agar pengunjung mendapat informasi dan pengalaman berdasarkan sumber visual dan oral. Indikator keberhasilan adalah antusiasme pengunjung dalam menanggapi kegiatan pameran dan diskusi. Pengunjung mengharapkan kegiatan pameran berbasis historis dapat dilakukan secara berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan PKM mendatang diharapkan dapat mengajak mitra-mitra lain yang memiliki komitmen untuk mengembangkan potensi Wonogiri melalui pameran fotografi berbasis kesejarahan.