cover
Contact Name
Mochamad Ainur Rhoviq
Contact Email
jp2m@unisma.ac.id
Phone
+6285649867672
Journal Mail Official
jp2m@unisma.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Gedung Al Ghazali lantai III Universitas Islam Malang Jl. MT. Haryono 193 Malang 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M)
ISSN : 27215156     EISSN : 27215148     DOI : 10.33474
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) dengan nomor registrasi ISSN 2721-5156 (cetak) 2721-5148 (online) adalah jurnal multidisiplin ilmu yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Islam Malang. Jurnal Ini mencakup banyak masalah secara umum dari hasil penelitian yang diimplementasikan kepada masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau gagasan dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Articles 632 Documents
Kolaborasi orang tua dan guru dalam memberikan kebutuhan emosi anak guna meningkatkan motivasi belajar Aini, Syarifah; Mina Laili, Mahsiani; Setiawati; Farihah; Nadiroh; Suhenti; Rustia, Winda; Ahyuroh; Suryati; Rahmah, Juanita; Wati, Widiana
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i1.23355

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan orangtua dan guru di PAUD Baitul Marhamah kelurahan Ketileng kota Cilegon dalam mendukung perkembangan emosional anak dengan memberikan kebutuhan emosi yang tepat hingga berimbas pada peningkatan motivasi belajar. Penelitian dan pengalaman menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memainkan peran penting dalam pembentukan karakter anak dan keberhasilan akademik mereka. Oleh karena itu, kegiatan ini melibatkan seminar, pelatihan, dan diskusi interaktif antara orangtua dan guru untuk memahami pentingnya kolaborasi dalam pengasuhan yang mendukung aspek emosional anak. Metode pengambilan data pada penelitian pengabdian Masyarakat ini menggunakan kualitatif deskriptif dan pendekatan PAR. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa saat observasi berlangsung pemahaman orang terkait kebutuhan emosi anak dengan total sebesar 35% dan 40% meningkat menjadi 85% dan 90% serta aspek motivasi belajar anak di rumah dengan total sebesar 45% dan 65% di sekolah menjadi 85% dan 95% setelah evaluasi dilakukan pasca seminar.
Optimizing the use of ai in elementary school learning: For teachers in the digital era Fadli, Muhammad Rijal; Santosa, Imam; Alfian, Alfian; Syofyan , Harlinda; Fatonah, Khusnul
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i1.23358

Abstract

The digital era requires teachers to have competence in utilizing technology, including artificial intelligence (AI), in the learning process. However, there are still many elementary school teachers who do not understand and implement AI optimally. Therefore, this Community Service activity aims to improve teachers' understanding and skills in using AI as a learning medium through interactive workshops. The community service method used in this activity is Participatory Action Research (PAR), which was carried out at State Elementary School Pejuang 7 Bekasi involving 31 teachers. The success evaluation is conducted through a pre-test before the training and a post-test after the training by measuring several key aspects, namely: (1) understanding of AI concepts in education, (2) technical skills in operating AI-based platforms, and (3) the ability to design AI-based learning strategies. The results of community service showed an increase in teachers' understanding of AI by 31%, which was shown through the difference in pre-test and post-test results. Before the workshop, most teachers did not understand AI in learning. Still, after the workshop, teachers were better able to integrate AI as a tool in designing more interactive and innovative learning. Optimizing the use of AI in elementary schools can contribute to improving the quality of learning that is more effective, interesting, and in accordance with current developments.
Edukasi kesehatan era digital: Peran augmented reality dalam meningkatkan kesadaran kelompok prolanis pasien diabetes Hidayati, Titiek; Mahanggoro, Tri Pitara; Fuadi, Akhsanul; Subroto, Bramastha Alfanda; Pratiwi, Adinda Aning
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i1.23378

Abstract

Edukasi bagi pasien diabetes melitus (DM) sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan manajemen penyakit guna mencegah komplikasi. Augmented Reality (AR) dipilih sebagai media edukasi karena mampu menyajikan informasi secara interaktif, menarik, dan mudah dipahami. Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku pasien untuk mencapai keberhasilan terapi. Oleh karena itu, diperlukan strategi edukasi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman pasien, terutama bagi kelompok prolanis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan AR dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku pasien DM kelompok prolanis serta melihat perubahan kadar gula darah sebelum dan sesudah edukasi. Studi ini menggunakan metode kuasi-eksperimental dengan desain pre-post test. Intervensi diberikan melalui program edukasi berbasis AR yang menampilkan visualisasi 3D komplikasi diabetes. Analisis data menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada variabel pengetahuan (p=0,03) dan perilaku (p=0,02) setelah intervensi. Sementara itu, kadar gula darah mengalami penurunan dari 193 mmHg menjadi 187 mmHg, meskipun perubahan ini tidak signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa edukasi berbasis AR efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku pasien DM kelompok prolanis. Meskipun penurunan kadar gula darah tidak signifikan, AR tetap berpotensi menjadi alat edukasi inovatif dalam mendukung manajemen DM jangka panjang.
Membangun kesadaran masyarakat dalam perlindungan lingkungan hidup Widjanarko, Mochamad; Khasan, Mohammad; Aryanto, Bayu; Wismar’ein, Dian
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i1.23380

Abstract

Hutan Muria menghadapi berbagai permasalahan lingkungan. Problem kerusakan sumber daya lingkungan dan peningkatan intensitas dan kualitas bencana seperti banjir, longsor dan kekeringan dalam dua dekade ini menjadi ancaman serius bagi masyarakat di Jepara, Pati dan Kudus. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam perlindungan lingkungan hidup di sekitar hutan Muria. Pengabdian dilakukan dengan metode diskusi kelompok terarah. Diskusi kelompok terarah dilakukan dua kali, pertama dengan peserta dari wakil empat dukuh, perangkat desa, anggota Pokdawis (Kelompok Sadar Wisata) dan perangkat desa dan diskusi kelompok terarah yang kedua diikuti oleh anggota kelompok tani Sari Rejo. Berdasarkan kegiatan pendampingan ini dapat disimpulkan bahwa 40 peserta terdiri dari wakil dukuh, anggota Pokdawis (Kelompok Sadar Wisata) dan perangkat desa dan 25 anggota kelompok tani Sari Rejo telah mendapatkan kesadaran bersama dan pengetahuan lebih dalam terkait Peraturan Desa (Perdes) Rahtawu Nomor 13 Tahun 2023 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan menitikberatkan pada kajian hukum bahwa peraturan desa ini merupakan satu-satunya peraturan desa yang ada di desa pinggir hutan Muria dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup agar masyarakat memiliki perilaku ekologis dan memiliki kualitas hidup dalam mewujudkan kemakmuran masyarakat melalui program Rahtawu Hijau.
Penerapan fly ash and bottom ash (FABA) sebagai perbaikan kesuburan tanah guna pertumbuhan dan hasil bawang merah Irawan, Jekki; Andriani, Dewi
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i1.23388

Abstract

Kebutuhan bawang merah terus meningkat setiap tahunnya akan tetapi produksi bawang merah terhambat akibat kondisi iklim dan serangan penyakit. Kelangkaan pupuk dan tingginya harga pupuk  menjadi penyebab keterbatasan produksi bawang merah. FABA (Fly Ash and Bottom Ash) menjadi solusi untuk memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah, sehingga harapannya mampu meningkatkan produksi bawang merah. Metode yang digunakan  Participatory Action Research (PAR) dengan empat tahapan, sosialisasi budidaya bawang merah dan pemanfaatan FABA, praktik lapang, pemeliharaan budidaya dan evaluasi. Hasil kegiatan ini dievaluasi dengan 3 kriteria tolak ukur pencapaian yaitu evaluasi partisipatif, formatif dan sumatif. Hasil evaluasi partisipatif menunjukkan bahwa setelah pendampingan 100% masyarakat mampu memahami teknik budidaya bawang merah, dan 96% mampu menjelaskan pemanfaatan FABA dan pengaplikasiannya untuk bawang merah. Hasil evaluasi formatif menunjukkan rangkaian kegiatan yang telah terlaksana di lapangan. Dimulai dari pengolahan lahan, penaman hingga pengendalian hama dan penyakit. Evaluasi Sumatif menunjukkan 92% masyarakat meningkat sangat banyak dalam memahi teknik budidaya bawang merah, dan 80 - 90 % kemampuan meningkat dalam mengolah dan mengaplikasikan FABA pada tanaman bawang merah. Secara keseluruhan pengaplikasian FABA pada bawang merah berjalan secara efektif di Desa Gampong Ladang Aceh Barat.
Pemberdayaan UMKM untuk keberlanjutan usaha melalui penguatan manajemen keuangan, operasional, dan legalitas (NIB) Prestianawati, Silvi Asna; Syafitri, Wildan; Tamin, Annaurah Kireina Akmal; Fawwaz, Muhammad
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i2.23402

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor strategis dalam perekonomian Indonesia, berkontribusi sebesar 61% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap lebih dari 90% tenaga kerja. Namun, masih banyak UMKM yang menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan, operasional, dan legalitas usaha. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keberlanjutan UMKM melalui pelatihan manajemen keuangan, operasional, serta asistensi pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB). Metode yang digunakan berupa seminar interaktif dan pendekatan experiential learning, yang mencakup pemaparan materi, diskusi kelompok, simulasi pencatatan keuangan, serta praktik langsung pendaftaran NIB. Kegiatan dilaksanakan pada 3 Oktober 2024 di Balai Desa Bantur, Kecamatan Bantur, dengan melibatkan 47 pelaku UMKM, bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) dan BRI KCP Universitas Brawijaya. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor literasi finansial peserta sebesar 36% berdasarkan pre- dan post-test. Sebanyak 68% peserta berhasil menyelesaikan pendaftaran NIB selama kegiatan berlangsung. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi finansial dan legalitas usaha dapat secara signifikan meningkatkan kesiapan UMKM dalam mengelola bisnis secara berkelanjutan. Program ini diharapkan menjadi model intervensi berkelanjutan melalui penguatan jejaring UMKM lokal dan akses terhadap layanan keuangan formal.
Psikoedukasi melalui majalah dinding sekolah untuk mendorong kesadaran diri dan perencanaan masa depan siswa Soerjoatmodjo, Gita Widya Laksmini; Widjaja, Yunus; Febriyantoro, Mohammad Trio; Valencia, Gracela; Valencia, Debora Michelle
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i2.23403

Abstract

Pengabdian ini bertujuan memberikan psikoedukasi kepada siswa SMA/K untuk mendukung pencapaian tugas perkembangan remaja, khususnya dalam membangun orientasi masa depan. Kegiatan berlangsung sepanjang Januari–Desember 2024 di 12 SMA/K/MA almamater mahasiswa Universitas Pembangunan Jaya yang mengambil mata kuliah Psikologi Pendidikan. Metode terdiri dari delapan tahap yang dikelompokkan ke dalam tiga alur utama: tahap persiapan (integrasi pengajaran-pengabdian, pembekalan mahasiswa, koordinasi sekolah), pelaksanaan (produksi poster tematik, penayangan di majalah dinding, pendampingan siswa), dan evaluasi (monitoring pembaca, refleksi guru, dokumentasi luaran). Hasil menunjukkan 10.232 siswa dan 528 guru mengakses poster sebagai pembaca, dengan data kuantitatif dari survey menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terkait perencanaan masa depan dan kesehatan mental. Data kuantiatif melalui wawancara dengan perwakilan guru mulai mengadaptasi materi psikoedukatif dalam bimbingan, sementara mahasiswa mengalami peningkatan kompetensi praktik edukatif. Dampak kegiatan meliputi peningkatan kesadaran reflektif siswa, pemberdayaan guru dalam konseling, dan pengalaman riil mahasiswa dalam intervensi berbasis sekolah. Luaran berupa 1 artikel media massa di Buletin Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara, 1 naskah book chapter dan dokumentasi audio visual untuk konten Youtube. Kegiatan ini direkomendasikan untuk diperluas menggunakan media digital guna menjangkau audiens lebih luas secara berkelanjutan.
Model komunikasi adaptif guna mendukung proses pembelajaran bagi penyandang disabilitas fisik di pendidikan dasar Hiswanti; Saputra, Ruswiati Surya; Pranawukir, Iswahyu; Alfazla
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i1.23409

Abstract

Salah satu tantangan utama dalam penerapan pendidikan inklusif di tingkat dasar adalah keterbatasan keterampilan komunikasi adaptif di kalangan guru, siswa, dan orang tua, terutama dalam menghadapi kebutuhan penyandang disabilitas fisik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan model komunikasi adaptif yang dapat mendukung proses pembelajaran secara efektif bagi siswa dengan disabilitas fisik. Metode yang digunakan mencakup simulasi interaksi melalui teknik role play, dialog interaktif, serta sesi tanya jawab yang dirancang untuk membangun pemahaman, empati, dan keterampilan praktis dalam komunikasi inklusif. Evaluasi dilakukan melalui analisis pre-test dan post-test terhadap peserta pelatihan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep komunikasi adaptif, penggunaan alat bantu komunikasi (seperti bahasa tubuh dan media visual), serta peningkatan rasa percaya diri dalam berinteraksi dengan siswa penyandang disabilitas fisik. Sebelum pelatihan, sebagian besar peserta belum memahami pendekatan komunikasi yang tepat dalam konteks disabilitas fisik, dan merasa ragu dalam membangun komunikasi dua arah. Setelah pelatihan, mayoritas peserta mampu menerapkan prinsip komunikasi adaptif secara lebih responsif dan inklusif. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti efektif dalam membentuk model komunikasi yang mampu menunjang proses pembelajaran inklusif di sekolah dasar.
Pelestarian kuliner tradisional melalui experiental learning pada pembuatan es cendol Mau, Daniel Pandu; Lestariningsih, Titin; Dachi, Andreas Aditama; Kusumawati, Natalia
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i1.23421

Abstract

Di tengah arus globalisasi, kuliner tradisional Indonesia seperti Es Cendol menghadapi risiko kehilangan identitas akibat dominasi gaya hidup modern. Program pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap nilai budaya dan teknik pembuatan Es Cendol menggunakan pendekatan experiential learning, yang mengedepankan pembelajaran melalui pengalaman langsung. Kegiatan ini melibatkan siswa SMP-IT Al Uswah Surabaya dalam tiga tahapan: pengenalan teori dan demonstrasi pembuatan, praktik langsung dalam kelompok, serta evaluasi dan refleksi. Peserta mempelajari sejarah, filosofi, serta teknik penggunaan bahan alami seperti daun pandan dan daun suji. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap nilai budaya Es Cendol, keterampilan teknis dalam proses pembuatan, dan apresiasi terhadap bahan alami. Metode ini efektif menanamkan kebanggaan dan tanggung jawab terhadap pelestarian kuliner tradisional. Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa experiential learning merupakan pendekatan yang relevan untuk melestarikan warisan budaya sekaligus mendorong kreativitas generasi muda. Temuan ini dapat menjadi model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pelatihan kuliner tradisional lainnya.
Inovasi pembelajaran TPQ dalam pemberdayaan masyarakat desa religius Saputro, Arief Joko; Sari, Dina Kartika; Putri, Fia Maulidiana; Rahayu, Fatikha; Said, Muchammad Ali Fiqri; Aliyati, Nur; Sadewo, Mochamad Arif Davi; Kusnarida, Elif; Bassyar, Muarif Tul; Abraham, M. Yusuf Shofiy Fiqri; Badi’ah, S. Riya Doutul; Munawwar, Munawwar
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i2.23431

Abstract

Desa religius dan berdaya merupakan konsep pembangunan desa yang menekankan pada penguatan nilai-nilai keagamaan serta peningkatan kemandirian masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan desa religius dan berdaya melalui pemberdayaan masyarakat dan pengembangan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) berbasis metode interaktif di Desa Wonoayu Kecamatan Wajak. Pendekatan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap program pemberdayaan yang diterapkan di Desa Wonoayu. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penguatan desa religius dan berdaya dapat dicapai melalui tiga strategi utama, yaitu (1) peningkatan peran aktif masyarakat dalam kegiatan sosial-keagamaan, (2) penguatan budaya gotong royong sebagai sarana membangun solidaritas sosial, dan (3) inovasi dalam sistem pembelajaran TPQ dengan metode interaktif, seperti penggunaan meneedia digital, storytelling, dan pembelajaran berbasis proyek. Implementasi strategi ini terbukti meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam pembangunan desa yang berkelanjutan. Dengan demikian, pengabdian ini merekomendasikan sinergi antara pemerintah desa, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam memperkuat aspek religius dan kemandirian desa.