cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,523 Documents
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MELALUI PELATIHAN MODEL PEMBELAJARAN TERINTEGRASI KEARIFAN LOKAL SUMATERA UTARA Simarmata, Gayus; Pasaribu, Sunggul; Priyanti, Dwi; Siahaan, Anton Luvi; Simamora, Benjamin A; Hartati, Risma; Arisetya, Dian; Zulmawati, Zulmawati; Hutagalung, Insenalia Sampe Roly; Siahaan, Rina Devi Romauli; Lumbangaol, Sudirman TP.; Purba, Yoel Octobe; Siregar, Junifer; Silitonga, Immanuel Doclas Belmondo
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32361

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan model pembelajaran yang terintegrasi dengan kearifan lokal Sumatera Utara. Pelatihan ini diikuti oleh 20 guru SMA HKBP Nommensen Pematangsiantar dan berlangsung selama lima hari di Pematangsianatr. Metode pelatihan meliputi workshop, diskusi kelompok, dan simulasi kelas yang menekankan pada penggunaan elemen budaya lokal seperti ulos, cerita rakyat, dan sejarah lokal dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kompetensi guru meningkat dari 60% pada pre-test menjadi 90% pada post-test, mencerminkan peningkatan sebesar 30%. Selain itu, 90% guru mulai mengimplementasikan kearifan lokal dalam pembelajaran sehari-hari setelah mengikuti pelatihan. Meskipun demikian, beberapa kendala seperti kesulitan dalam memahami dan mengadaptasi kearifan lokal ke dalam kurikulum, serta keterbatasan waktu dan sumber daya masih dihadapi oleh para guru. Untuk memastikan keberlanjutan peningkatan kompetensi, direkomendasikan adanya pelatihan lanjutan, workshop berkala, dan pendampingan berkelanjutan. Hasil penelitian ini juga mengindikasikan bahwa pelatihan berbasis kearifan lokal sangat efektif dan harus dipertimbangkan dalam kebijakan pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta melestarikan budaya lokal.
PEMBERDAYAAN UMKM KOSTARI MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING DAN DETERGEN, BERBASIS RAMAH LINGKUNGAN DI ERA SOCIETY 5.0 Sari, Meci Nilam; Diawati, Prety
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32393

Abstract

Pelatihan sabun cuci piring dan detergen ini adalah salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang dapat meningkatkan perekonomian dan finansial annggota KOSTARI. KOSTARI adalah komuntas pengusaha tangguh dan mandiri, pada PKM ini anggota kostari yang hadir adalah sebanyak 50 orang yang aktif dalam berbagai sektor usaha. Metode yang dilakukan pada PKM ini adalah dengan observasi langsung kepada peserta sehingga terapan pemberian ilmunya dapat lebih baik. Dengan pemanfaatan bahan yang aman untuk kulit dan lingkungan merupakan salah satu langkah sukses dalam pembuatan sabun ini. Selain mengolah sabun pelatih ini juga dilakukan E-commerce karena hasil sabun yang diproduksi juga harus siap dan berani terjual dipasaran nantinya.
PELATIHAN PENINGKATAN LITERASI PERPUSTAKAAN DESA DI DESA TELADAN KECAMATAN TINGGI RAJA ASAHAN Rahmayanti, Sri; Dailami, Dailami; Hanina, Hanina; Zulia, Cik
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32394

Abstract

Pendidikan berbasis masyarakat bergerak yaitu asumsi bahwa masyarakat yang ada, apakah masyarakat desa atau kota, mempunyai potensi untuk mengatasi masalah yang dihadapi dengan menggunakan sumber daya yang dimiliki, dengan memobilitasi tindakan masyarakat untuk mengatasi masalah kemiskinan. Program pemberdayaan masyarakat memberikan solusi untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi masyarakat Desa Teladan Kecamatan Tinggi Raja Kabupaten Asahan, progam pemberdayaan melalui pemanfaatan sarana prasarana yang ada di desa, menjadi tempat serba guna dalam pengembangan kreatifitas pendidikan. Berdirinya program pemberdayaan melalui perpustakaan desa menciptakan masyarakat desa Teladan menjadi desa pintar yaitu dalam terwujudnya masyarakat desa mampu menguasai bahasa asing, membuka usaha dalam bidang literasi pendidikan yang selalu aktif, dituntut untuk mampu mengelola, menguasai, mengetahui dan berpengalaman untuk memacu kreatifitas. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dengan cara pelatihan, dan pemberdayaan pembentukan perpustakaan desa..
STUDI FENOMENOLOGI HUKUMAN CAMBUK TERHADAP PROSTITUSI ONLINE DI KOTA BANDA ACEH DAN LHOKSEUMAWE Ar, Baharuddin; Nurainiah, Nurainiah; Zulfadli, Zulfadli
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32395

Abstract

Perjuangan masyarakat Aceh atas hukum Islam tidak terhenti hanya pada tingkat pengakuan hukum Islam sebagai subsistem hukum yang hidup di masyarakat (living law), tetapi sudah sampai pada tingkatan legalisasi dan legislasi. Salah satu bentuk hukum yang disebutkan di dalam setiap qanun syariat Islam yakni hukuman cambuk. Masyarakat Aceh menempatkan hukum Islam sebagai pedoman hidupnya (living law). Dalam Islam, praktik prostitusi dikenal dengan istilah perzinaan atau orang yang berbuat zina. Dalam bahasa Aceh lumrah disebut lonte atau sesekali kita mendengar istilah pelacur, di Indonesia dikenal dengan sebutan pekerja seks komersial. Sejatinya, pelacuran bukan mata pencaharian, namun kegiatan tersebut kini dianggap sebagai satu pekerjaan karena dapat menghasilkan uang. Terkait pemberlakuan hukuman, seyogyanya pelaku zina tersebut dihukum dengan hukuman cambuk sebagaimana yang terdapat dalam qanun No. 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayah. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji lebih dalam terkait dengan peluang dan tantangan pemberlakuan hukuman cambuk terhadap pelaku Jarimah Jinayah prostitusi online di Banda Aceh dan Lhokseumawe dan untuk mengetahui respon masyarakat adat Aceh terhadap prostitusi online yang terjadi di Banda Aceh dan Lhokseumawe. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan sosiologis (Sociological Approach) dengan teknik penelitian library research dan field research, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi hukuman cambuk sebagaimana tertera dalam qanun Nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat belum berjalan dengan baik dan efektif di Kota Banda Aceh dan Lhokseumawe. Formulasi syariat Islam lebih kepada tertulis saja tanpa adanya praktek yang utuh atau dengan kata lain lebih kepada keinginan para pemimpin ketimbang kemauan masyarakat itu sendiri. Syariat Islam di Aceh seringkali menjadi simbol legitimasi para penguasa dalam menjalankan roda politiknya. Hal ini terkadang belum tentu dapat sevisi dan semisi dengan kepentingan agama. Selanjutnya, masyarakat melihat bahwa prostitusi yang terjadi di Aceh merupakan sebuah kerusakan yang terjadi di bumi dan kerusakan terhadap orang lain. Kejadian ini menyebabkan citra dan kultur masyarakat Aceh menjadi buruk. Hal yang melatarbelakangi terjadinya prostitusi online di Banda Aceh dan Lhokseumawe di antaranya adalah faktor keluarga, minimnya penanaman nilai agama sejak usia dini, rendahnya kualitas pendidikan bagi perempuan, faktor ekonomi, disebabkan oleh gaya hidup yang serba modern, susah mencari pekerjaan dan penghasilan dari bekerja sebagai PSK lebih tinggi dibandingkan dengan pekerjaan lainnya, sehingga terjerumus dalam prostitusi ini.
SOSIALISASI MENGENAI PENGGUNAAN E-COURT SYSTEM DI PENGADILAN AGAMA DENPASAR Yoga, Kadek Denta Brata; Mahadewi, Kadek Julia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32396

Abstract

Perkembangan teknologi informasi sekarang ini mempunyai dampak terhadap banyak aspek kehidupan, termasuk sistem peradilan Indonesia. Mahkamah Agung atau biasa disingkat MA telah memperkenalkan e-Court sebagai bentuk reformasi peradilan pada era digital. e-Court memiliki banyak manfaat, seperti pendaftaran perkara secara online (e-Filing), pembayaran online (e-Payment), pengiriman dokumen persidangan secara elektronik (e-Litigasi), dan panggilan online (e-Summons). Meskipun demikian, implementasi e-Court di PA Denpasar masih menghadapi beberapa masalah, seperti gangguan sistem, keterbatasan waktu dalam menjawab, dan belum sepenuhnya mencakup semua aspek persidangan. Permasalahan yang akan peneliti analisis yakni bagaimana pelaksanaan penggunaan sistem e-Court di Pengadilan Agama Denpasar dan Bagaimana hambatan dalam pelaksanaan penggunaan sistem e-Court di Pengadilan Agama Denpasar? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan e-Court di Pengadilan Agama Denpasar dan hambatan yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan e-Court di PA Denpasar telah berjalan selaras dengan Peraturan Mahkamah Agung No. 3 Tahun 2018 yang diperbarui menjadi Peraturan Mahkamah Agung No. 7 Tahun 2022. Namun, terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaannya, seperti gangguan sistem, keterbatasan waktu dalam menjawab, dan belum sepenuhnya mencakup semua aspek persidangan.
PEMBINAAN BAGI GURU SMP UNTUK PENGUATAN LITERASI DAN NUMERASI SISWA DI KECAMATAN JORLANGHATARAN Simamora, Aprido. B.; Manalu, Andriono; Simamora, Rianita; Sihombing, Grace Maria; Simatupang, Samuel Mangapoi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32427

Abstract

Literasi dasar merupakan salah satu keterampilan yang diperlukan siswa di abad ke-21. Ada 6 literasi dasar menurut Wefusa (2015) yaitu: literasi bahasa, literasi sains, literasi matematika, literasi digital, literasi finansial dan literasi budaya dan kewargaan. Literasi dan Numerasi merupakan sarana peserta didik dalam mengenal, memahami, dan menerapkan ilmu yang didapatkan di bangku sekolah dalam kehidupan nyata, baik di dalam lingkungan sekolah maupun luar sekolah. Memberikan pelatihan dan pembinaan kepada guru mata pelajaran dan guru kelas sangat penting untuk meningkatkan Literasi dan Numerasi peserta didik. Penggunaan media berbasis lingkungan sekitar, strategi belajar, pembuatan bahan dan materi ajar perlu ditingkatkan. Rencana pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat terkait dengan pemahaman Literasi dan Numerasi berupa koordinasi dan implementasi dengan kepala sekolah, guru, dilaksanakan di kecamatan Jorlanghataran. Langkah-langka yang dilakukan oleh tim pengabdian yaitu menyusun materi-materi, strategi, media yang dapat digunakan untuk meningkatkan Literasi dan Numerasi: (1) Apa sumber belajar berbasis lingkungan yang tepat untuk kegiatan Literasi dan Numerasi siswa?; (2) Bagaimana strategi yang digunakan untuk membangun Literasi siswa dan Numerasi siswa?. Tim pengabdian juga merancang instrumen tes awal dan tes akhir. Guna mendapatkan luaran yang diharapkan, maka tim pengabdian merencanakan untuk melaksanakan kegiatan Workshop.
PELATIHAN PENGGUNAAN CHATBOT ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) KEPADA GURU-GURU SD MAWAR UNTUK MENINGKATKAN KOSA KATA BAHASA INGGRIS Napitupulu, Selviana; Hutauruk, Bertaria Sohnata; Sinaga, Anggun Tiur Ida; Simarmata, Radode Kristianto; Manurung, Anggun
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32429

Abstract

Artificial Intelligence (AI) merupakan sistem yang dikembangkan dan terus berinovasi dalam bidang studi yang yang dibuat baik pada mesin ataupun komputer yang memiliki kecerdasan sama atau bahkan lebih seperti manusia. Pengabdian ini dalam bentuk pelatihan tentang penggunaan chatbot Artificial Intelligence (AI) dalam meningkatkan kemampuan guru guru dalam menggunakan teknologi agar bisa diaplikasikan dalam proses belajar mengajar dikelas. Tujuan pelatihan ini adalah menumbuhkan dan mengembangkan minat dan kreativitas peserta pelatihan dalam menggunakan IPTEK dengan menghadirkan media pembelajaran berbasis ICT (Information Communication Technology) ke dalam kelas yaitu aplikasi chatbot yang dapat digunakan untuk mengirim pesan digital. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan dalam penggunaan aplikasi chatbot AI mengenai pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran bahasa Inggris serta bagaimana mempraktikkannya melalui aplikasi android; memfasilitasi peserta dengan belajar secara mandiri. Lebih lanjut, kegiatan ini juga mengasah keterampilan peserta untuk membuat dan menyampaikan gagasan dalam berkomunikasi secara tertulis dalam aplikasi chatbot. Kegiatan ini dilakukan melalui metode ceramah dan demonstrasi. Kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung(handsonpractice). Metode demonstrasi dan contoh lebih banyak melibatkan penguraian dan cara memperagakan sesuatu melalui contoh-contoh atau dengan kata lain learning bydoing atau learning by practice yang menekankan pada belajar sambil praktik, jadi bukan hanya sekadar teori. Jadi,peserta pelatihan diberi kesempatan untuk mempraktikkan dalam menggunakan chatbot AI. Selain itu, peserta membuat suatu tulisan pendek untuk percakapan dalam aplikasi chatbot dengan dibantu oleh tim pengabdi dan mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini. Hasil pelatihan ini diharapkan menunjukkan bahwa semua peserta antusias, senang, dan termotivasi karena aplikasi ini masih asing bagi peserta. Peserta juga telah mengetahui penggunaan aplikasi ini, sehingga secara tidak langsung dapat belajar mandiri kapan dan dimanapun peserta berada.
URGENSI PENANAMAN NILAI-NILAI KEPEMIMPINAN PADA SISWA DALAM MENGHADAPI PROBLEMATIKA PASCA PENDIDIKAN MENENGAH Latif, Ikhwan Rahmatika; Arta, Karuni Humairah; Najamudin, Najamudin; Kesha, Cut Nabilla; Muharrir, Muharrir; Ridha, Arrazy Elba
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32455

Abstract

Pendidikan bukan hanya tentang penguasaan materi pelajaran, tetapi juga tentang membentuk karakter dan sikap yang akan membawa siswa meraih keberhasilan di masa depan. Kepemimpinan adalah salah satu nilai yang harus ditanamkan dalam proses pendidikan agar para siswa dapat menjadi individu yang tangguh dan siap menghadapi tantangan kehidupan setelah lulus dari tingkat pendidikan menengah. Atas dasar tersebut pelaksanaan pengabdian untuk menindaklanjuti itu dilakukan oleh tim pengabdi dengan menggunakan metode sosialisasi dengan menggunakan kuesioner sebagai uji tingkat pemahaman dan pengaplikasian nilai kepemimpinan pada siswa kelas XII di Sekolah MAN 2 Aceh Barat. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian tersebut, mayoritas siswa kelas XII baik dari jurusan IPA dan IPS telah memahami materi dan mampu menyelesaikan contoh-contoh kasus problematika yang disajikan dalam kuesioner ketika di akhir pemaparan materi. Hal ini menjadi modal penting bagi para siswa MAN 2 Aceh Barat untuk dapat memimpin dirinya sendiri dan mampu menghadapi berbagai probelmatika yang akan mereka hadapi secara nyata pasca menyelesaikan studinya di sekolah menengah atas.
SOSIALISASI TENTANG KONSULTASI PUBLIK PENYUSUNAN NASKAH AKADEMIK DAN RANCANGAN UNDANG-UNDANG TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NO. 34 TAHUN 2014 TENTANG PENGELOLAAN KEUANGAN HAJI. Riyanti, Ratna; Heriyanti, Yuli; Hasan, Samsurijal
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32457

Abstract

Konsultasi publik ini bertujuan untuk memahami masalah-masalah yang terjadi dalam penyelenggaraan ibadah haji dan penanganan masalah-masalah itu. Dengan konsultasi publik ini dapat disimpulkan, bahwa hampir semua kegiatan dalam penyelenggaraan ibadah haji menghadapi berbagai masalah. Masalah dijumpai sejak dari pendaftaran, penetapan BPIH, pembinaan, pelayanan transportasi, akomodasi, kesehatan, katering, perlindungan jemaah haji, lembaga penyelenggara ibadah haji, panitia penyelenggara, dan petugas haji. Untuk menyelesaikan berbagai masalah itu, penulis berpendapat, UU Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji perlu direvisi. Materi muatan yang perlu direvisi antara lain mengenai pembatasan pendaftar haji, organisasi penyelenggara, panitia penyelenggara, petugas haji, dan biaya penyelenggaraan ibadah haji. Isu politisasi pengelolaan dana haji dari tahun ketahun tak pernah reda diperbincangkan, lebih-lebih diperparah dengan isu adanya “pemanfaatan” dana haji oleh pemerintah untuk kepentingan pembiayaan infrastruktur negara disebabkan oleh minimnya ketersediaan anggaran negara, kondisi makin diperuncing dan bahkan kadang dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan seakan-akan umat Islam hanya dimanfaatkan dana hajinya dan tidak jelasnya kebermanfaatan yang akan kembali kepada calon jamaah haji, data kami dapatkan dari beragam sumber yang kredibel baik cetak maupun non cetak yang relevan dengan tema bahasan.
PENYULUHAN TENTANG PENTINGNYA PERANAN KALIUM, KALSIUM DAN MAGNESIUM BAGI TUBUH DI DESA ROHOMONI Niwele, Amelia; Lihi, Maryam
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32462

Abstract

Kalium, kalsium dan magnesium diketahui dapat menurunkan tekanan darah. Mineral – mineral tersebut menghambat terjadinya konstriksi pembuluh darah yang menyebabkan penurunan resistensi perifer sehingga terjadi penurunan tekanan darah. Tujuan kegiatan pengabdian ini di lakukan kepada masyarakat Rohomoni untuk lebih meningkatkan pengetahuan masyarakat tersebut tentang penting kadar kalium,kalsium dan magnesium bagi tubuh dan mineral-mineral ini bisa didapatkan dari bahan-bahan alam yang ada di daerah mereka salah satunya Daun sukun. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat Rohomoni kecematan pulau haruku kabupaten maluku tengah. Pelaksanaan kegiatan ini meliputi tahapan ceramah, demonstrasi dan praktik, tanya jawab serta diakhiri dengan pembagian leaflet. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengetahuan awal peserta yang rendah terlihat dari pre test yang dilakukan dan terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah dilakukan edukasi.