cover
Contact Name
Dr. Kaswanto, SP, MSi
Contact Email
kaswanto@apps.ipb.ac.id
Phone
+628121939739
Journal Mail Official
jkebijakan@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Pertanian Bogor (PSP3-LPPM IPB), Gedung Utama Kampus IPB Baranangsiang, Jl. Raya Pajajaran No.7, Bogor 16129, Jawa Barat
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan
ISSN : 23556226     EISSN : 24770299     DOI : https://doi.org/10.29244/jkebijakan
Jurnal Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan merupakan jurnal terbitan kerjasama antara Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Pertanian Bogor (PSP3-LPPM IPB) dan Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (PERHEPI) Alamat Penerbit Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Pertanian Bogor (PSP3-LPPM IPB), Gedung Utama Kampus IPB Baranagsiang, Jl. Raya Pajajaran No.7, RT.02/RW.05, Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat 16129 P: +62 251 8345 724 F: +62 251 8344 113 E: psp3@apps.ipb.ac.id
Articles 191 Documents
STRATEGI ADAPTASI DAN MITIGASI PENURUNAN EMISI GAS RUMAH KACA (GRK) MELALUI SEKTOR TRANSPORTASI DI KOTA BOGOR Falatehan, A Faroby; Widyastutik; Prihartono, Rendy
RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian dan Lingkungan Vol 11 No 3 (2024): Desember
Publisher : Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) dan Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jkebijakan.v11i3.60430

Abstract

Sektor transportasi merupakan salah satu penyumbang utama emisi gas rumah kaca (GRK) di Kota Bogor, yang berdampak pada penurunan kualitas udara dan perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi mitigasi dan adaptasi yang paling relevan untuk menurunkan emisi GRK dari sektor transportasi di Kota Bogor. Berdasarkan analisis, peremajaan armada angkutan umum muncul sebagai strategi mitigasi paling efektif, dengan bobot prioritas tertinggi. Kebijakan ini melibatkan penggantian kendaraan lama dengan teknologi ramah lingkungan, seperti bus listrik atau berbahan bakar gas. Selain itu, reformasi sistem transit dan penerapan manajemen parkir mendukung pengurangan emisi melalui peningkatan aksesibilitas transportasi umum dan pengendalian penggunaan kendaraan pribadi. Di sisi lain, strategi adaptasi seperti pembatasan jumlah kendaraan dan peningkatan ruang terbuka hijau juga dinilai penting untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan meningkatkan kualitas lingkungan. Rekomendasi kebijakan mencakup integrasi berbagai strategi ini melalui insentif finansial, pembaruan regulasi, dan edukasi publik untuk menciptakan sistem transportasi yang berkelanjutan dan rendah emisi. Penelitian ini memberikan panduan strategis bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan transportasi ramah lingkungan yang efektif di Kota Bogor.
PENGUATAN KELEMBAGAAN PESANTREN DALAM BUDIDAYA IKAN PATIN DI PESANTREN MIFTAHUL ULUM KALIMANTAN SELATAN Situmeang, Widya Hasian; Pratama , Agief Julio; Salsabila, Sarah
RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian dan Lingkungan Vol 12 No 1 (2025): April
Publisher : Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) dan Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jkebijakan.v12i1.57253

Abstract

Penguatan kelembagaan pesantren dalam budidaya ikan patin merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola unit usaha pesantren. Kajian ini bertujuan untuk memahami strategi penguatan kelembagaan pesantren dalam budidaya ikan patin dan meningkatkan kemampuan dalam mengelola unit usaha pesantren dalam mencapai kemandirian. Metode kualitatif digunakan dengan wawancara dan observasi sebagai pendekatan utama untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong dan menghambat kelembagaan pesantren, serta untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) santri dan alumni Pondok Pesantren Miftahul Ulum. Hasil penelitian menunjukkan Pondok Pesantren Miftahul Ulum berhasil meningkatkan produksi dan kualitas ikan patin, menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi pesantren dan komunitas sekitarnya. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami dinamika kelembagaan dalam konteks budidaya perikanan di pesantren, dengan implikasi praktis yang berguna untuk pengembangan di masa depan.
ESTIMASI NILAI EKONOMI DAN STRATEGI PENGELOLAAN HUTAN RAKYAT PADA HUTAN ORGANIK MEGAMENDUNG, BOGOR Fadhilah, Azka Rahmah; Ismail, Ahyar; Pramudita, Danang
RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian dan Lingkungan Vol 12 No 1 (2025): April
Publisher : Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) dan Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jkebijakan.v12i1.59265

Abstract

Jumlah penduduk Indonesia yang selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya menyebabkan kebutuhan akan lahan turut meningkat, sehingga berpotensi terjadinya alih fungsi lahan. Perubahan fungsi lahan dari pertanian ke non pertanian akan berdampak pada menurunnya kualitas lingkungan dan mengakibatkan terjadinya lahan kritis. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk merehabilitasi lahan kritis adalah dengan melakukan rehabilitasi hutan dan lahan (RHL). Salah satu hasil dari RHL yang berada di Kabupaten Bogor, Jawa Barat adalah Hutan Organik Megamendung. Keberadaan hutan organik memberikan banyak manfaat, di antaranya sebagai tempat penyerapan karbon, daerah resapan air, hingga sumber keanekaragaman hayati. Berdasarkan hal tersebut tujuan dari penelitian ini, yaitu mengestimasi nilai guna ekonomi dari Hutan Organik Megamendung; mengestimasi nilai non-guna ekonomi dari Hutan Organik Megamendung; dan merumuskan alternatif strategi pengelolaan Hutan Organik Megamendung yang berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan harga pasar, benefit transfer, dan PROMETHEE. Hasil penelitian menunjukkan nilai guna Hutan Organik Megamendung sebesar Rp1.589.532.870 per tahun; nilai non-guna Hutan Organik Megamendung sebesar Rp8.845.125 per tahun; dan alternatif pengelolaan yang dapat diprioritaskan adalah pengoptimalisasian lahan dengan sistem agroforestri.
POTENSI AKUAPONIK UNTUK KETAHANAN PANGAN DI DESA MULYAHARJA Indriastuti, Cecilia Eny; Mulya, Muhammad Arif; Wiyoto, Wiyoto; Kusumanti, Ima; Iskandar, Andri; Permatasari , Sheny; Priatna, Moh. Fahri Aulia; Fachrezi, Muhammad Hafidz; Maha, Indah Permata Sari Br; Firdausi, Amalia Putri; Ramadhani, Dian Eka; Kurniawinata, Mohamad Iqbal; Hendriana, Andri; Wahyudi, Imam Tri; Rangkuti, Gavrilan Hafiz; Anassyahtira, Aliffia; Rivasa, Varel Raihan
RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian dan Lingkungan Vol 12 No 1 (2025): April
Publisher : Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) dan Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jkebijakan.v12i1.60358

Abstract

Perikanan budidaya di Desa Mulyaharja memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan melalui penerapan sistem akuaponik, yang mengintegrasikan budidaya ikan dan tanaman dalam satu ekosistem. Namun, tantangan seperti rendahnya pengetahuan masyarakat, keterbatasan dana, dan kurangnya dukungan infrastruktur menghambat optimalisasi sistem ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengembangan akuaponik sebagai alternatif solusi untuk ketahanan pangan di Desa Mulyaharja. Metode analisis SWOT digunakan untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi. Beberapa strategi diusulkan, termasuk edukasi, pengembangan infrastruktur, penerapan teknologi pemantauan kualitas air, serta kerjasama dengan pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat. Hasil analisis menunjukkan bahwa akuaponik dapat diterapkan secara berkelanjutan dengan dukungan pelatihan teknis, pengelolaan limbah, dan diversifikasi sumber pendapatan. Dengan strategi ini, Desa Mulyaharja memiliki potensi untuk meningkatkan produktivitas, menekan penggunaan lahan dan air, serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat secara ekonomis dan ekologis.
IDENTIFIKASI KOMODITAS UNGGULAN DAN TIPOLOGI PERTANIAN KABUPATEN BOJONEGORO Korniati, Ena; Lende, Deviana Asnat; Cahya, Utik Tri Wulan; Wisnubroto, Erwin Ismu
RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian dan Lingkungan Vol 12 No 1 (2025): April
Publisher : Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) dan Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jkebijakan.v12i1.60533

Abstract

Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, memiliki potensi besar di sektor pertanian yang didukung oleh hasil produksi tanaman pangan seperti padi, jagung, dan kedelai. Namun, alih fungsi lahan akibat aktivitas industri, seperti Blok Cepu yang dikelola Exxon Mobil, telah memberikan dampak negatif pada kondisi sosial ekonomi petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat produksi dan produktivitas sektor pertanian di Bojonegoro serta mengevaluasi komoditas pertanian strategis menggunakan data sekunder dari BPS Bojonegoro tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan sembilan indikator komoditas unggulan, yang dikelompokkan menjadi tiga komponen utama: (1) produktivitas jagung dan realisasi pupuk (NPK, Petroganik, Urea); (2) ternak ayam, sapi potong, dan kambing potong; (3) produktivitas padi, tebu, dan realisasi pupuk Petroganik. Temuan ini menyoroti pentingnya pengelolaan pupuk yang optimal dan dukungan terhadap komoditas strategis untuk mendorong keberlanjutan sektor pertanian di Bojonegoro. Strategi pengembangan yang holistik diperlukan untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi dampak alih fungsi lahan.
STRATEGI PENURUNAN EMISI METANA PADA PADI SAWAH ORGANIK SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI PERTANIAN BERKELANJUTAN Mumpuni, Restu Puji; Pratama, Agief Julio; Nurulhaq, Muhammad Iqbal; Dewi, Ratih Kemala; Wiraguna, Edi; Situmeang, Widya Hasian; Budiarto, Tri; Mardisiwi, Ririh Sekar
RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian dan Lingkungan Vol 12 No 1 (2025): April
Publisher : Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) dan Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jkebijakan.v12i1.60733

Abstract

Sektor pertanian terutama padi sawah merupakan penyumbang emisi gas rumah kaca terutama gas metana. Gas metana dihasilkan dari proses dekomposisi bahan organik secara anaerobik di sekitar perakaran tanaman padi, terutama yang terus digenangi. Penambahan bahan organik pada padi organik juga merupakan penyumbang gas metana. Strategi untuk menurunkan emisi metana pada budidaya padi sawah organik perlu dilakukan, apalagi saat ini produk beras organik memiliki nilai tambah ekonomi dan daya saing yang lebih baik terutama dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan produk yang sehat dan ramah lingkungan. Beberapa upaya untuk menurunkan emisi metana antara lain irigasi padi secara intermiten, pemilihan varietas padi yang lebih tahan terhadap genangan air dan berumur pendek, perlunya mengelola sisa-sisa tanaman secara tepat dengan mengomposkannya dan cermat dalam menggunakan pupuk organik yang dapat membantu mengurangi emisi metana. Kombinasi berbagai strategi budidaya yang menekan produksi emisi metana di atas diharapkan dapat meningkatkan keberlanjutan sistem padi sawah organik dan mendukung program pertanian cerdas iklim.
STRATEGI PEMENUHAN KEBUTUHAN PANGAN DI IBU KOTA NUSANTARA (IKN), KALIMANTAN TIMUR Mulyono, Joko; Yofa, Rangga Ditya; Septanti, Kartika Sari; Setyaningrum, Widyadhari Febriani; Irawan, Aldho Riski
RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian dan Lingkungan Vol 12 No 1 (2025): April
Publisher : Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) dan Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jkebijakan.v12i1.62161

Abstract

Kebijakan pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur berdampak terhadap peningkatan jumlah penduduk dan kebutuhan pangan. Kebutuhan pangan Kalimantan Timur masih dipasok dari luar daerah akibat, produksinya tidak mencukupi. Kajian ini bertujuan untuk menghitung proyeksi kebutuhan pangan pokok dan merumuskan strategi untuk memenuhinya di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis diskriptif kualitatif. Kebutuhan pangan dihitung dari total konsumsi pangan rumah tangga dan non rumah tangga. Data dan informasi yang diperoleh dianalisis dan disintesis untuk merumuskan strategi pemenuhan kebutuhan pangan di IKN. Hasil analisis menunjukkan proyeksi kebutuhan pangan pokok di IKN tahun 2024-2045 semakin meningkat, baik konsumsi rumah tangga maupun non rumah tangga. Pemenuhan kebutuhan pangan IKN melalui pola perdagangan menjadi strategi jangka pendek. Strategi jangka menengahnya melalui mekanisme cadangan pangan di IKN. Peningkatan produksi komoditas pangan domestic menjadi strategi jangka Panjang. Pemerintah harus segera menyiapkan dan merumuskan strategi dan langkah konkrit untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan pangan untuk menjaga stabilitas ekonomi, sosial, dan politik.
PERSEPSI PELAKU USAHATANI TERHADAP KEBIJAKAN DAN PROGRAM INVESTASI PUBLIK DI SEKTOR PERTANIAN Hotsawadi; Setyawati, Dewi; Amaliah, Syarifah; Hermawan, Iwan; Widyastutik
RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian dan Lingkungan Vol 12 No 1 (2025): April
Publisher : Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) dan Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jkebijakan.v12i1.62166

Abstract

Investasi publik di sektor pertanian diharapkan dapat peningkatan produksi dan kesejahteraan petani. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pelaku usaha terhadap kebijakan dan program investasi publik di sektor pertanian. Sampel responden sebanyak 300 petani yang mengusahakan komoditas padi, jagung, kedelai, sayuran, kakao dan sawit di lima kabupaten (Subang, Indramayu, Pacitan, Lombok Utara dan Luwuk Utara). Persepsi petani berdasarkan analisis Importance Performance Analysis (IPA) menunjukkan bahwa sarana produksi, alat mesin pertanian dan infrastruktur secara umum harus dipertahankan kinerjanya. Sedangkan faktor lainnya seperti sumberdaya manusia, riset dan pengembangan, pemanfaatan teknologi, pembiayaan, kebijakan pemerintah, bantuan pemerintah serta kelembagaan, fasilitasi dan kemitraan, responden petani memiliki tingkat kepentingan dan juga persepsi kinerja yang sangat bervariasi antar lokasi sampel dan jenis komoditas. Sebagai upaya optimalisasi investasi publik, kegiatan pendampingan oleh kementerian lembaga, pihak swasta maupun perguruan tinggi kepada para petani sangat diperlukan.
KONTRIBUSI TANAMAN ENERGI HUTAN RAKYAT TERHADAP PENDAPATAN PETANI KTH MUKTI BERKAH DESA MEKARSARI, SERANG Yusuf, Rizal Maulana; Trison, Soni; Refani, Afda; Ichwandi, Iin; Kurnia, Tsanie Ditya
RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian dan Lingkungan Vol 12 No 1 (2025): April
Publisher : Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) dan Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jkebijakan.v12i1.62519

Abstract

Pengelolaan tanaman energi dengan memanfaatkan hutan rakyat dapat menjadi solusi dalam mengatasi isu perubahan iklim dan dapat memberikan sumber pendapatan perekonomian petani. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan tanaman energi di hutan rakyat dan mengetahui besar kontribusi terhadap pendapatan rumah tangga petani yang dihasilkan dari tanaman energi dengan memanfaatkan hutan rakyat. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purpossive sampling dengan jumlah responden 60 petani KTH Mukti Berkah di Desa Mekarsari, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan tanaman energi di hutan rakyat yang dilakukan petani KTH Mukti Berkah meliputi penyiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan pemanenan. Tanaman energi yang berada pada lahan hutan rakyat adalah jenis tanaman gamal dan limbah kayu. Kontribusi tanaman energi yang ada di hutan rakyat sebesar 2,14% terhadap rata-rata pendapatan bersih petani dan proyeksi penanaman tanaman energi di hutan rakyat serta produk turunannya (daun dan pupuk kompos) dari tanaman gamal memiliki kontribusi sebesar 27,09% terhadap rata-rata pendapatan bersih petani KTH Mukti Berkah. Pengelolaan tanaman energi dengan memanfaatkan hutan rakyat memberikan kontribusi terhadap sumber pendapatan petani KTH Mukti Berkah di Desa Mekarsari.
REKOMENDASI STRATEGI KEBERLANJUTAN PERTANIAN PERKOTAAN BERBASIS KOMUNITAS DI KECAMATAN CEMPAKA PUTIH, JAKARTA PUSAT Frimawaty, Evi; Arifin, Hadi Susilo; Fauzia, Assyifa
RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian dan Lingkungan Vol 12 No 1 (2025): April
Publisher : Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) dan Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jkebijakan.v12i1.62599

Abstract

Pertanian perkotaan di Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, menghadapi berbagai tantangan terkait dengan keterbatasan lahan, perubahan lingkungan, dan ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi strategi yang dapat diimplementasikan untuk keberlanjutan komunitas pertanian perkotaan yang dapat memperkuat ketahanan pangan di pusat kota, khususnya di Kecamatan Cempaka Putih. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) melalui FGD (Focus Group Discussion) dengan pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi keberlanjutan pertanian perkotaan berbasis komunitas di Kecamatan Cempaka Putih dapat diimplementasikan melalui pemanfaatan teknologi pertanian serta penguatan kolaborasi antara masyarakat, sektor swasta, dan pemerintah. Analisis SWOT mengindikasikan bahwa pemanfaatan kekuatan dan peluang yang tersedia perlu diarahkan pada strategi agresif, seperti integrasi agrofishery, pengembangan pertanian vertikal dan hidroponik, serta penguatan ekosistem pasar lokal. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang mendukung, termasuk pemberian insentif bagi komunitas pertanian perkotaan, fasilitasi investasi, serta penyediaan infrastruktur dan pendampingan berkelanjutan. Implementasi strategi ini menjadi langkah krusial dalam meningkatkan ketahanan pangan, serta mendukung keberlanjutan lingkungan, ekonomi, dan sosial masyarakat setempat.